Operasi Katarak Bantu Pasien Kembali Produktif dan Mandiri

Operasi Katarak Bantu Pasien Kembali Produktif dan Mandiri

Liputan6.com, Jakarta – Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdulla Salem Al Dhaheri menilai operasi katarak tidak sekadar menjadi layanan untuk memulihkan penglihatan. Tindakan tersebut juga dapat membuka kembali kesempatan seseorang untuk beraktivitas, bekerja, dan hidup lebih mandiri.

Menurut Abdulla, gangguan penglihatan akibat katarak dapat membatasi berbagai aktivitas seseorang. Ketika penglihatan kembali membaik setelah operasi, pasien memiliki kesempatan lebih besar untuk belajar, bekerja, hingga meningkatkan kualitas hidup.

“Kami ingin memberdayakan masyarakat yang membutuhkan agar mereka memiliki kesempatan untuk hidup lebih mandiri,” ujarnya saat menghadiri bakti sosial operasi katarak gratis yang digelar Kementerian Kesehatan bersama Noor Dubai Foundation di Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Purwokerto, Jawa Tengah pada Jumat (7/8/2026).

Tak hanya memberikan layanan kepada masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan Indonesia. Sekitar 10 hingga 12 dokter residen mendapat kesempatan belajar secara langsung bersama dokter spesialis senior selama pelaksanaan operasi.

Chief Executive Officer Noor Dubai Foundation Manal Taryam mengatakan pihaknya mengapresiasi dukungan Pemerintah Indonesia dan Kedutaan Besar UEA dalam pelaksanaan program tersebut.

Ia berharap kerja sama di bidang kesehatan mata antara kedua pihak dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan mata.

“Ini sangat penting bagi kami untuk menjalin kerja sama ini. Ini menambahkan nilai kepada pekerjaan kami dan ini juga membantu kami untuk melayani sebanyak mungkin orang,” ucap Manal.

Kerja Sama Kemenkes dengan Noor Dubai Foundation

Kerja sama antara Kementerian Kesehatan RI dan Noor Dubai Foundation sendiri telah dirintis sejak 2025 melalui dukungan dana hibah senilai 294.222 Dirham.

Kerja sama tersebut menyasar masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas layanan kesehatan. Sebelumnya, program serupa telah memfasilitasi operasi katarak gratis bagi ratusan warga di Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Abdulla berharap kerja sama Indonesia dan UEA di bidang kesehatan tidak berhenti pada kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi kemanusiaan dapat terus dikembangkan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat dan memberikan dampak yang lebih luas.

Dengan demikian, operasi katarak tidak hanya membantu seseorang kembali melihat dengan lebih baik, tetapi juga dapat menjadi langkah untuk mengembalikan kemampuan mereka menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri.

Sumber : https://kesehatan.liputan6.com/ibu-dan-anak/read/8266690/operasi-katarak-bantu-pasien-kembali-produktif-dan-mandiri

Harga Kripto 11 Agustus 2026: Bitcoin dan Ethereum Melemah, XRP Masih Tertekan

Harga Kripto 11 Agustus 2026: Bitcoin dan Ethereum Melemah, XRP Masih Tertekan

Liputan6.com, Jakarta – Harga kripto jajaran teratas mayoritas bergerak melemah pada perdagangan Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 07.15 WIB. Koreksi terjadi pada bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), XRP, dan sejumlah altcoin besar lainnya, meski beberapa aset seperti solana (SOL) dan tron (TRX) masih mencatat penguatan dalam sepekan terakhir.

Mengutip coinmarketcap.com, harga kripto kapitalisasi pasar terbesar bitcoin (BTC) turun 1,86% dalam 24 jam terakhir. Namun, selama sepekan terakhir BTC masih menguat 0,79%. Saat ini, harga bitcoin berada di posisi US$ 63.914,53 atau sekitar Rp 1,14 miliar dengan asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran Rp 17.800 per dolar AS.

Harga Ethereum (ETH) juga melemah 2,57% dalam 24 jam terakhir. Meski begitu, selama tujuh hari terakhir ETH masih bertambah 0,75%. Kini, harga Ethereum berada di level US$ 1.871,80 atau sekitar Rp 33,32 juta.

Sementara itu, harga tether (USDT) relatif stabil dengan penurunan tipis 0,02% dalam 24 jam terakhir dan tidak berubah dalam sepekan terakhir. Saat ini, harga USDT berada di posisi US$ 0,9990.

BNB dan Solana Masih Bertahan

Harga binance coin (BNB) terkoreksi 1,07% dalam 24 jam terakhir, tetapi masih mencatat kenaikan 1,65% dalam sepekan. Saat ini, harga BNB berada di posisi US$ 598,92.

Adapun USDC bergerak stabil di sekitar US$ 0,9998, dengan kenaikan 0,01% dalam 24 jam terakhir dan 0,01% dalam sepekan terakhir.

Harga XRP melemah 2,32% dalam 24 jam terakhir dan turun 5,96% dalam tujuh hari terakhir. Kini, harga XRP berada di posisi US$ 1,00, sekaligus menjadi salah satu kripto dengan pelemahan terdalam selama sepekan terakhir.

Di sisi lain, solana (SOL) turun 1,31% dalam 24 jam terakhir, tetapi masih menguat 3,21% dalam sepekan. Saat ini, harga SOL berada di posisi US$ 75,82.

Harga tron (TRX) masih mampu mencatat kenaikan 0,06% dalam 24 jam terakhir dan naik 0,56% dalam sepekan, dengan harga berada di level US$ 0,3305.

Hyperliquid dan Dogecoin Masih Tertekan

Sementara itu, hyperliquid (HYPE) justru menjadi salah satu aset dengan koreksi harian terbesar di jajaran teratas setelah turun 1,53% dalam 24 jam terakhir. Meski demikian, selama sepekan terakhir HYPE masih menguat 1,97% dengan harga berada di US$ 54,94.

Harga dogecoin (DOGE) juga melemah 0,14% dalam 24 jam terakhir dan turun 0,66% dalam sepekan. Kini, harga DOGE berada di posisi US$ 0,06965.

Selain itu, cardano (ADA) turun 2,93% dalam 24 jam terakhir dan melemah 2,00% dalam sepekan, sedangkan chainlink (LINK) justru menguat 1,00% dalam sehari dan naik 1,58% dalam tujuh hari terakhir ke level US$ 8,30.

Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto global tercatat turun 1,23% menjadi US$ 2,18 triliun. Dengan asumsi kurs Rp 17.800 per dolar AS, nilai kapitalisasi pasar tersebut setara sekitar Rp 38.804 triliun.

Volume perdagangan kripto global dalam 24 jam terakhir mencapai US$ 55,27 miliar, menunjukkan aktivitas transaksi masih cukup tinggi meski pasar bergerak di zona merah.

Sumber : https://www.liputan6.com/crypto/read/8266699/harga-kripto-11-agustus-2026-bitcoin-dan-ethereum-melemah-xrp-masih-tertekan

Karhutla Bromo Capai 176,20 Hektare, Tim Gabungan Perkuat Pemadaman

Karhutla Bromo Capai 176,20 Hektare, Tim Gabungan Perkuat Pemadaman

Probolinggo, MCI News – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, masih dalam penanganan tim gabungan hingga Sabtu (08/08/2026) malam seperti yang dikutip di website bnpb.go.id. Kebakaran yang terjadi sejak Senin (03/08/2026) tersebut meliputi kawasan Gunung Bromo Watu Gede di Kabupaten Probolinggo dan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Jantur di Kabupaten Malang. Luas lahan terdampak diperkirakan mencapai 176,20 hektare dan masih dalam proses pendataan.

Berdasarkan pemutakhiran penanganan hingga pukul 21.30 WIB, tim gabungan masih melakukan penanganan api yang mendekati area JLKT. Sementara itu, titik api yang sempat muncul di jalur Jemplang menuju Watu Gede di wilayah Kabupaten Malang telah dikondisikan oleh tim darat sehingga tidak lagi terdapat titik api di lokasi tersebut.

Meski demikian, titik panas masih terpantau mengeluarkan asap di kawasan Pusung Ledok Bedor. Kondisi cuaca di wilayah Bromo dilaporkan cerah dengan kecepatan angin sedang. Tim gabungan terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi perubahan arah maupun penyebaran api akibat kondisi medan dan angin.

Penanganan karhutla dilakukan melalui operasi darat dan udara. Unsur yang terlibat meliputi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Kabupaten Malang, TNBTS, Polisi Kehutanan, Perum Perhutani, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat.

Untuk operasi darat, petugas menggunakan satu unit truk pemadam, metode manual gepyok, dan sprayer. Sementara untuk menjangkau titik api yang sulit diakses melalui jalur darat, operasi udara dilakukan dengan mengerahkan dua unit helikopter.

Satu helikopter merupakan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Puspenerbal TNI AL dengan kapasitas angkut air 1.000 liter. Satu unit lainnya merupakan dukungan BNPB dengan kapasitas angkut air 1.000 liter. BNPB juga berkoordinasi dengan Danlanud untuk menyiapkan posko dan mendukung pelaksanaan operasi udara di Lanud Abdulrachman Saleh.

BPBD Provinsi Jawa Timur turut memberikan dukungan logistik dan personel untuk mempercepat penanganan karhutla. Namun, proses pemadaman masih menghadapi sejumlah kendala, terutama kontur lereng Kaldera Bromo yang terjal, kondisi angin, serta lokasi titik api yang berada di kawasan hutan dengan akses terbatas.

Kondisi tersebut membuat operasi udara menjadi bagian penting dalam penanganan, terutama untuk menjangkau wilayah yang tidak dapat diakses secara optimal oleh petugas melalui jalur darat.

Sebagai langkah pengamanan, Balai Besar TNBTS telah melakukan penutupan sementara sebagian kawasan wisata Gunung Bromo sejak Senin (03/08/2026) pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penutupan mencakup pintu masuk wisata Gunung Bromo dari arah Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang.

BNPB bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan secara terpadu melalui operasi darat maupun udara. Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan titik api, mencegah kebakaran meluas, serta memastikan kondisi kawasan tetap aman.

Selain karhutla di Bromo, laporan BNPB juga mencatat sejumlah kejadian kebakaran dan kekeringan di wilayah lain. Kekeringan di Kota Salatiga, Jawa Tengah, berdampak terhadap sekitar 160 kepala keluarga atau 480 jiwa di Kelurahan Kumpulrejo. BPBD Kota Salatiga telah mendistribusikan 10.000 liter air bersih.

Karhutla juga terjadi di Kabupaten Banyumas dengan luas sekitar 2 hektare, Kabupaten Ponorogo sekitar 10 hektare, Kabupaten Trenggalek sekitar 1,5 hektare, serta kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani di Kabupaten Lombok Timur dengan luas terdampak diperkirakan sekitar 30 hektare. Seluruh kejadian tersebut tidak dilaporkan menimbulkan korban jiwa.

Sumber : https://mcinews.id/2026/08/10/karhutla-bromo-capai-17620-hektare-tim-gabungan-perkuat-pemadaman/

Plant Stanol Ester Bantu Turunkan Kolesterol low-density lipoprotein

Plant Stanol Ester Bantu Turunkan Kolesterol low-density lipoprotein

Jakarta, MCI News – Kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL) yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular karena berperan dalam pembentukan plak pada pembuluh darah. Upaya menjaga kadar LDL dapat dilakukan melalui pola makan sehat, aktivitas fisik, pengelolaan berat badan, serta strategi lain sesuai kondisi masing-masing. Informasi mengenai manfaat plant stanol ester kembali menjadi perhatian, Minggu (09/08/2026) seperti yang di kutip di website Halodoc.

Plant stanol ester merupakan senyawa yang berasal dari stanol tumbuhan dan dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol di usus halus. Mekanisme tersebut membuat lebih sedikit kolesterol dari makanan dan empedu yang masuk ke dalam aliran darah.

Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi plant stanol ester dalam jumlah yang memadai dapat membantu menurunkan kadar LDL. European Food Safety Authority (EFSA) menyebut konsumsi 1,5 hingga 3 gram sterol atau stanol tumbuhan per hari dapat memberikan efek penurunan kolesterol, dengan manfaat maksimal umumnya terlihat setelah sekitar dua hingga tiga minggu.

HEART UK juga merangkum bukti bahwa konsumsi 1,5 hingga 3 gram plant stanol atau sterol setiap hari dapat menurunkan kadar kolesterol sekitar 7 hingga 12,5 persen. Produk pangan yang diperkaya senyawa tersebut umumnya dianjurkan dikonsumsi bersama makanan untuk membantu mengoptimalkan efeknya.

Penelitian klinis sebelumnya menunjukkan efek penurunan LDL dapat mulai terlihat dalam waktu relatif singkat. Salah satu studi terhadap konsumsi 2 gram stanol per hari mencatat kadar LDL turun sekitar 9,9 persen setelah delapan hari dan 10,2 persen setelah 15 hari.

Secara alami, stanol tumbuhan terdapat dalam sejumlah bahan pangan seperti biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran, buah, dan sumber pangan nabati lainnya. Namun, jumlah stanol yang diperoleh dari makanan sehari-hari relatif kecil dibandingkan asupan yang digunakan dalam penelitian untuk memperoleh efek penurunan LDL.

Karena itu, plant stanol ester lebih banyak ditemukan pada produk pangan yang telah difortifikasi, seperti sejumlah produk olesan, yoghurt, minuman yoghurt, serta produk pangan lainnya. Konsumsi sebaiknya mengikuti petunjuk pada produk dan tidak dianggap sebagai pengganti pengobatan yang telah diresepkan dokter.

Pengelolaan kolesterol tetap perlu dilakukan secara menyeluruh. Mengurangi asupan lemak jenuh, memperbanyak makanan berserat, rutin beraktivitas fisik, menjaga berat badan, tidak merokok, serta melakukan pemeriksaan kadar kolesterol secara berkala merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan jantung.

Bagi seseorang yang memiliki kadar kolesterol tinggi atau sedang menjalani terapi penurun kolesterol, penggunaan produk yang mengandung plant stanol ester sebaiknya dibicarakan dengan tenaga kesehatan. Hal ini penting agar strategi pengelolaan kolesterol disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan terapi yang sedang dijalani.

Catatan redaksional: klaim dalam bahan awal mengenai “studi terbaru di jurnal kesehatan medis 2026” tidak dicantumkan karena sumber jurnal spesifiknya tidak tersedia. Angka 7–10 persen dan periode 2–3 minggu tetap memiliki dukungan dari bukti ilmiah dan penilaian EFSA.

Sumber : https://mcinews.id/2026/08/10/plant-stanol-ester-bantu-turunkan-kolesterol-low-density-lipoprotein/

Ilmuwan AS Bikin Virus Buatan Pemungkas Bakteri Pakai AI

Ilmuwan AS Bikin Virus Buatan Pemungkas Bakteri Pakai AI

Tim ilmuwan asal Amerika Serikat (AS) dari Universitas Stanford dan Arc Institute mengukir terobosan besar yang mendobrak batas sains modern. Mereka sukses memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk merancang virus baru yang sama sekali tidak ditemukan di alam.

Laporan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science, Kamis (6/8/2026), menunjukkan bahwa AI kini tak cuma pandai merangkai kata atau gambar, tetapi juga sanggup merancang sistem biologis utuh pada skala genom.

Dalam riset berisiko tinggi tersebut, para peneliti menggunakan dua ‘model bahasa genom’ buatan bernama Evo 1 dan Evo 2 untuk merancang bakteriofag –sejenis virus yang khusus menginfeksi dan membasmi bakteri.

Bekerja Mirip ChatGPT, tapi Susun Kode Genetik

Secara teknis, model Evo 1 dan Evo 2 bekerja dengan prinsip yang mirip seperti model bahasa besar (Large Language Model) pada AI teks. Bedanya, jika AI biasa memprediksi susunan kata, Evo 1 dan 2 bertugas menebak dan menyusun urutan genetik.

Basis data pelatihannya pun tak main-main. AI ini disuport jutaan data genom alami dari berbagai organisme, mulai dari virus, bakteri, hingga makhluk hidup yang lebih kompleks seperti tanaman dan hewan.

Dari cetak biru digital yang dihasilkan AI, para peneliti kemudian menyintesis hampir 300 genom secara kimiawi di laboratorium. Eksperimen ini berhasil menetas menjadi 16 bakteriofag buatan dengan variasi struktur dan profil kebugaran yang beragam.

Lebih Ampuh Basmi Bakteri Dibanding Virus Alami

Hasil uji laboratorium menunjukkan potensi yang amat menjanjikan. Saat diadu di dalam wadah eksperimen, virus rekayasa AI ini terbukti jauh lebih agresif dan efektif membunuh bakteri E. coli ketimbang virus pembunuh bakteri yang terbentuk secara alami di alam.

Pencapaian ini melompati batasan yang selama ini ada pada metode genomika sintetis konvensional, seperti teknik evolusi terarah maupun rekayasa rasional.

Senjata Baru Lawan Superbug dan Pandemi Masa Depan

Keberhasilan merancang virus buatan ini dinilai bakal membuka pintu bagi lahirnya terapi biologis jenis baru. Salah satu yang paling dinanti adalah pengembangan terapi fag adaptif yang sanggup menyesuaikan diri untuk menghadapi superbug—bakteri kebal obat atau patogen berbahaya yang berevolusi dengan sangat cepat.

Lebih dari sekadar membasmi bakteri, para peneliti menegaskan bahwa langkah awal desain genom berbasis AI ini merupakan fondasi penting bagi kemajuan ilmu kedokteran masa depan.

Di kemudian hari, teknologi serupa diharapkan bisa dipakai untuk merancang sistem biologis dan pengobatan skala besar yang jauh lebih kompleks.

Sumber : https://www.inilah.com/ilmuwan-as-bikin-virus-buatan-pemungkas-bakteri-pakai-ai

Ditjen Pesantren Resmi Terbentuk, Mandatnya Kini tak Cuma Soal Pendidikan

Ditjen Pesantren Resmi Terbentuk, Mandatnya Kini tak Cuma Soal Pendidikan

Kementerian Agama (Kemenag) RI resmi menaikkan status pengelolaan pondok pesantren dari direktorat setingkat Eselon II menjadi Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren atau Eselon I.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 16 Tahun 2026 yang ditandatangani Menteri Agama Nasaruddin Umar pada 4 Agustus 2026 sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 18 Tahun 2026.

Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan terbitnya PMA tersebut menandai berakhirnya proses panjang pembentukan Ditjen Pesantren sekaligus menjadi momentum pembenahan struktur Ditjen Pendis.

“Alhamdulillah, setelah melalui proses panjang, terbit PMA terbaru yang mengatur Ortaker Kementerian Agama. Ada dua hal baru yang paling mendasar, yaitu terbentuknya Ditjen Pesantren dan perubahan pada Ditjen Pendidikan Islam,” ujar Kamaruddin Amin dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Perubahan tersebut tidak hanya memisahkan urusan pesantren dari struktur Ditjen Pendidikan Islam (Pendis), tetapi juga memperluas ruang kebijakan pemerintah terhadap pesantren.

Ke depan, penguatan pesantren tidak berhenti pada fungsi pendidikan, melainkan mencakup dakwah, pendidikan nonformal hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bukan Sekadar Eselon I

Kenaikan status kelembagaan ini penting karena menentukan seberapa besar pesantren memperoleh ruang dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan negara.

Selama ini, urusan pesantren berada dalam lingkup struktur pendidikan Islam.

Dengan terbentuknya Ditjen tersendiri, pesantren mendapatkan satu institusi yang secara khusus memiliki mandat mengelola dan mengembangkan ekosistem pesantren.

Kamaruddin menyebut perubahan tersebut sebagai bentuk perhatian sekaligus pengakuan negara terhadap keberadaan pesantren di Indonesia.

Artinya, pesantren tidak lagi semata dipandang sebagai lembaga pendidikan keagamaan. Negara mulai menempatkannya sebagai bagian dari ekosistem pembangunan umat yang memiliki fungsi sosial lebih luas.

Mandat Pesantren Meluas

Perubahan paling strategis terlihat pada arah kebijakan yang akan dibawa Ditjen Pesantren.

Jika sebelumnya perhatian pemerintah lebih banyak diarahkan pada sektor pendidikan, struktur baru memungkinkan pengembangan pesantren dilakukan secara lebih komprehensif.

Di dalamnya terdapat fungsi dakwah, pendidikan nonformal serta pemberdayaan pesantren.

Kamaruddin berharap perubahan tersebut dapat mendorong pesantren menjadi model pendidikan Islam yang memiliki karakter khas Indonesia sekaligus mampu berkontribusi lebih besar terhadap masyarakat.

“Kita berharap pesantren ke depan akan berkembang menjadi prototipe pendidikan Islam khas Nusantara yang mampu melestarikan tradisi dan mengambil peran penting dalam membangun peradaban bangsa dan pemberdayaan umat,” harap Kamaruddin.

Pernyataan tersebut menunjukkan agenda Ditjen Pesantren berpotensi bergerak dari sekadar penguatan kelembagaan menuju pengembangan kapasitas pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah dan pemberdayaan masyarakat.

Struktur Mulai Dipisahkan

Pemisahan kelembagaan tersebut juga mengubah arsitektur organisasi Kemenag. Ditjen Pesantren kini memiliki struktur sendiri, sementara Ditjen Pendis diarahkan kembali pada fungsi pendidikan Islam yang lebih spesifik.

Struktur Ditjen Pesantren terdiri atas Sekretariat Direktorat Jenderal, Direktorat Bina Pendidikan Muadalah dan Diniyah Formal, Direktorat Ma’had Aly, Direktorat Bina Dakwah Pesantren dan Pendidikan Nonformal, serta Direktorat Pemberdayaan Pesantren.

Sementara itu, Ditjen Pendidikan Islam terdiri atas Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Direktorat Kurikulum dan Kesiswaan Madrasah, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah, Direktorat Kelembagaan dan Sarana Madrasah, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, serta Direktorat Pendidikan Agama Islam.

Pembagian tersebut memperlihatkan adanya diferensiasi mandat yang lebih jelas antara pengelolaan pesantren dan pendidikan Islam secara umum.

Ujian Setelah Dibentuk

Tantangan berikutnya bukan lagi soal pembentukan lembaga, melainkan bagaimana struktur baru tersebut menghasilkan kebijakan yang benar-benar dirasakan pesantren.

Setelah PMA diundangkan, Kemenag akan memasuki tahapan pengisian pejabat untuk mengoperasikan struktur Ditjen Pesantren.

Tahap ini menjadi penting karena efektivitas lembaga baru akan sangat ditentukan oleh kemampuan menerjemahkan mandat besar tersebut menjadi program yang konkret.

Dengan kewenangan yang lebih luas, Ditjen Pesantren memiliki peluang untuk menghubungkan kekuatan tradisi pesantren dengan kebutuhan pembangunan masa kini.

Pendidikan tetap menjadi fondasi, tetapi dakwah, kemandirian ekonomi dan pemberdayaan masyarakat dapat menjadi bagian integral dari agenda pengembangan pesantren.

Jika arah tersebut berhasil diwujudkan, pembentukan Ditjen Pesantren tidak berhenti sebagai perubahan struktur birokrasi Kemenag.

Kebijakan itu dapat menjadi titik awal perubahan cara negara memandang pesantren, dari lembaga pendidikan keagamaan menjadi salah satu kekuatan strategis dalam membangun sumber daya manusia, ketahanan sosial dan pemberdayaan umat.

Sumber : https://mozaik.inilah.com/news/ditjen-pesantren-resmi-terbentuk-mandatnya-kini-tak-cuma-soal-pendidikan

Muktamar NU ke-35 Harus Jadi Ajang Adu Gagasan dan Jaga Ukhuwah

Muktamar NU ke-35 Harus Jadi Ajang Adu Gagasan dan Jaga Ukhuwah

Menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35, kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyerukan agar forum permusyawaratan tertinggi organisasi tersebut berlangsung dalam suasana riang gembira, penuh persaudaraan, dan mengedepankan adu gagasan.

Seruan itu disampaikan dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) Majelis Alumni IPNU yang mempertemukan sejumlah tokoh dan kader NU untuk membahas kepemimpinan serta arah organisasi menjelang Muktamar.

Dalam forum tersebut, kandidat Ketua Umum PBNU Hery Haryanto Azumi menilai seluruh kandidat yang maju dalam kontestasi kepemimpinan merupakan kader terbaik NU yang memiliki niat untuk mengabdi. Karena itu, kompetisi seharusnya tidak menjadi alasan untuk merusak hubungan persaudaraan di antara warga Nahdliyin.

“Muktamar ke depan harus menjadi forum yang riang gembira bagi semua kandidat. Siapa pun yang maju adalah kader terbaik Nahdlatul Ulama yang memiliki niat mengabdi. Karena itu, yang harus dikedepankan adalah adu gagasan, kompetisi yang sehat, dan ukhuwah antarsesama Nahdliyin,” ujar Hery.

Menurut Hery, dinamika kontestasi kepemimpinan merupakan sesuatu yang wajar dalam organisasi sebesar NU. Namun, seluruh tahapan menuju Muktamar harus tetap berpegang pada akhlak, etika organisasi, serta tradisi persaudaraan yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan Nahdlatul Ulama.

Ia mengingatkan agar Muktamar tidak berubah menjadi arena yang mempertajam perpecahan. Sebaliknya, forum tersebut harus menjadi ruang untuk mempertemukan gagasan mengenai arah NU di tengah perubahan zaman.

Silatnas Majelis Alumni IPNU yang dimoderatori Idy Muzayyad tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh NU, di antaranya Menteri Agama Nasaruddin Umar, KH Zulfa Musthofa, KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam, Prof Masykuri Abdillah, dan KH Marsudi Syuhud.

Selain membahas kontestasi kepemimpinan, forum tersebut juga menyoroti tantangan NU memasuki abad kedua. Perubahan teknologi, ekonomi, geopolitik, sosial, hingga perkembangan peradaban global dinilai membutuhkan respons organisasi yang lebih adaptif.

Hery mengatakan NU harus mampu mempertahankan tradisi sekaligus menghadirkan jawaban atas persoalan baru yang muncul di masyarakat.

“NU harus tetap relevan terhadap situasi yang semakin kompleks. NU harus relevan bagi jam’iyah, relevan bagi negara, dan relevan untuk dunia. Memasuki abad kedua, NU dituntut mampu menjaga tradisi sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai tantangan zaman,” tegasnya.

Ia menyebut jaringan pesantren, kekuatan ulama, dan jutaan warga Nahdliyin yang tersebar di Indonesia maupun berbagai negara sebagai modal besar NU untuk memperkuat perannya.

Dengan kekuatan tersebut, NU dinilai memiliki peluang untuk tidak hanya mempertahankan tradisi keislaman, tetapi juga meningkatkan kontribusi dalam pembangunan bangsa dan menghadapi berbagai persoalan di tingkat global.

Silatnas Majelis Alumni IPNU menjadi salah satu ruang dialog menjelang Muktamar NU ke-35. Berbagai gagasan yang muncul diharapkan dapat memperkaya pembahasan mengenai kepemimpinan dan masa depan organisasi.

Sumber : https://mozaik.inilah.com/news/muktamar-nu-ke-35-harus-jadi-ajang-adu-gagasan-dan-jaga-ukhuwah

5 Cara Memilih Pisang yang Manis dan Matang Pas, Cek Warna dan Aromanya

5 Cara Memilih Pisang yang Manis dan Matang Pas, Cek Warna dan Aromanya

Liputan6.com, Jakarta – Memahami cara memilih pisang yang manis dan matang pas penting agar buah yang dibeli memiliki rasa enak, tekstur lembut, dan siap disantap. Pisang yang dipilih dengan tepat juga membantu menjaga kualitas serta kandungan nutrisinya tetap optimal.

Banyak orang kesulitan membedakan pisang yang matang sempurna dengan yang masih mentah atau terlalu matang. Kesalahan memilih dapat membuat rasa pisang menjadi hambar, terlalu bertepung, atau cepat lembek dan membusuk setelah dibeli.

Perhatikan warna kulit, bintik cokelat kecil, tekstur yang empuk namun padat, serta aroma manis khas pisang. Kombinasi tanda-tanda ini membantu Anda mendapatkan pisang dengan rasa paling manis dan kematangan yang pas untuk dikonsumsi. Simak ulasan lengkapnya yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (8/8/2026).

1. Perhatikan warna kulit pisang

Warna kulit merupakan petunjuk paling mudah untuk menilai kematangan pisang. Pisang yang matang pas umumnya memiliki warna kuning cerah dan merata di hampir seluruh permukaan kulitnya. Sedikit warna hijau di bagian ujung masih dapat diterima, terutama jika pisang tidak langsung dikonsumsi.

Warna kuning menandakan proses pematangan telah berlangsung baik sehingga pati di dalam buah mulai berubah menjadi gula alami yang membuat rasanya lebih manis. Sebaliknya, pisang yang masih dominan hijau biasanya belum matang dan teksturnya cenderung keras serta rasanya kurang manis.

Hindari pula pisang yang kulitnya sudah dipenuhi bercak hitam besar atau tampak kusam karena kondisi tersebut sering menandakan buah terlalu matang dan lebih cepat membusuk. Memilih pisang dengan warna kuning yang segar dan merata membantu Anda mendapatkan buah dengan rasa manis, tekstur lembut, dan kualitas yang masih baik.

2. Pilih yang memiliki bintik cokelat kecil dan merata

Banyak orang mengira bintik cokelat pada kulit pisang menandakan buah sudah tidak bagus, padahal tidak selalu demikian. Bintik kecokelatan yang kecil dan tersebar merata justru sering menjadi tanda bahwa pisang telah matang secara alami.

Pada tahap ini, sebagian besar pati di dalam buah sudah berubah menjadi gula sederhana sehingga rasa pisang menjadi lebih manis dan aromanya lebih kuat. Pisang dengan bintik kecil biasanya juga memiliki tekstur yang lebih lembut dibandingkan pisang kuning polos. Namun, penting untuk membedakan antara bintik kecil dan bercak hitam besar.

Jika bercaknya besar, menyatu, atau disertai bagian kulit yang lembek, kemungkinan buah sudah terlalu matang dan kualitasnya menurun. Untuk konsumsi langsung, pilih pisang yang berwarna kuning dengan sedikit bintik cokelat kecil karena kombinasi ini umumnya menghasilkan rasa paling manis dan kematangan yang pas.

3. Cek tekstur buah

Selain warna, tekstur menjadi indikator penting dalam memilih pisang yang matang pas. Cara mengeceknya cukup dengan menekan buah secara perlahan menggunakan jari. Pisang yang baik akan terasa empuk, kenyal, dan padat, bukan keras seperti batu dan bukan pula terlalu lembek.

Tekstur yang sedikit lentur menandakan daging buah sudah matang dan siap dimakan. Jika pisang terasa keras, kemungkinan proses pematangannya belum sempurna sehingga rasanya kurang manis dan agak sepat. Sebaliknya, pisang yang terlalu lembek, berair, atau berlendir menandakan buah sudah lewat matang dan mulai mengalami penurunan kualitas.

Tekstur yang tepat juga memengaruhi kenyamanan saat dikonsumsi, terutama untuk dimakan langsung, dibuat jus, atau dijadikan campuran makanan lain. Memilih pisang dengan tekstur empuk namun tetap padat membantu Anda memperoleh buah yang manis, segar, dan tidak cepat rusak setelah dibeli.

4. Cium aromanya

Aroma merupakan tanda alami yang sering terlupakan saat memilih pisang. Pisang yang matang sempurna biasanya mengeluarkan harum manis yang lembut dan khas, terutama di bagian ujung buah atau dekat tangkainya. Aroma ini muncul karena terbentuknya senyawa volatil selama proses pematangan, yang juga berkaitan dengan meningkatnya rasa manis buah.

Saat memilih di pasar atau supermarket, cobalah mencium aromanya secara ringan tanpa perlu menekan buah terlalu keras. Jika pisang hampir tidak beraroma, kemungkinan buah masih belum matang. Sebaliknya, bila baunya sangat menyengat, terlalu tajam, atau tercium aroma asam dan fermentasi, hal itu dapat menjadi tanda pisang sudah terlalu matang atau mulai membusuk.

Aroma yang seimbang biasanya menunjukkan kualitas buah yang baik dan rasa yang lebih enak saat dimakan. Mengandalkan indera penciuman bersama warna dan tekstur akan membuat pilihan pisang menjadi lebih akurat.

5. Sesuaikan dengan waktu konsumsi

Memilih pisang sebaiknya disesuaikan dengan kapan buah tersebut akan dikonsumsi:

  • Jika ingin langsung dimakan hari itu, pilih pisang yang sudah berwarna kuning cerah dengan sedikit bintik cokelat kecil karena rasanya biasanya paling manis dan teksturnya sudah lembut.
  • Untuk konsumsi satu hingga dua hari ke depan, pisang kuning mulus tanpa banyak bercak lebih ideal karena masih memiliki daya simpan yang lebih baik.
  • Sementara itu, jika Anda berencana menyimpannya selama beberapa hari, pilih pisang yang masih memiliki sedikit warna hijau di ujung atau sepanjang tangkainya. Pisang jenis ini akan terus matang secara alami pada suhu ruangan.

Hindari menyimpan pisang mentah di lemari es karena proses pematangannya bisa terganggu. Dengan menyesuaikan tingkat kematangan dengan rencana konsumsi, Anda dapat menikmati pisang pada kondisi terbaiknya sekaligus mengurangi risiko buah cepat lembek atau terbuang sia-sia.

Pertanyaan Seputar Memilih Pisang Manis dan Matang Pas

Bagaimana cara mengetahui pisang sudah matang sempurna?

Pisang matang sempurna ditandai dengan kulit berwarna kuning cerah, terkadang dengan sedikit bercak cokelat atau semburat hijau di ujungnya. Teksturnya akan terasa empuk saat ditekan, dan mengeluarkan aroma manis yang khas. Kulitnya juga akan lebih mudah dikupas.

Apa arti bintik cokelat pada kulit pisang?

Bintik kecoklatan kecil dan merata pada kulit pisang menunjukkan bahwa buah tersebut matang secara alami dari pohonnya dan rasanya cenderung lebih manis. Namun, hindari pisang dengan bintik hitam besar karena bisa menandakan buah sudah terlalu matang atau berpotensi cepat busuk.

Bagaimana tekstur dan aroma pisang yang matang?

Pisang yang matang sempurna akan terasa empuk dan lembut saat ditekan perlahan, serta memiliki tekstur halus dan tampak bersinar. Dari segi aroma, pisang matang umumnya mengeluarkan aroma manis dan khas yang harum lembut.

Bagaimana cara memilih pisang berdasarkan rencana konsumsi?

Untuk langsung dimakan, pilih pisang kuning dengan atau tanpa bercak cokelat. Jika ingin dikonsumsi dalam satu hingga dua hari, pisang kuning mulus tanpa banyak bercak adalah pilihan tepat. Bagi yang berencana mengonsumsi pisang beberapa hari ke depan, disarankan memilih pisang yang masih memiliki warna hijau di ujung-ujungnya.

Sumber : https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8265051/cara-memilih-pisang-yang-manis-dan-matang-pas

Indomaret Volleyball Tournament 2026 Dongkrak Pembinaan Atlet Probolinggo

Indomaret Volleyball Tournament 2026 Dongkrak Pembinaan Atlet Probolinggo

Probolinggo, MCI News – Pemerintah Kota Probolinggo mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan Indomaret Volleyball Tournament 2026 Se-Probolinggo Raya yang resmi berakhir di GOR Mastrip, Kota Probolinggo, Sabtu (01/08/2026) seperti yang di kutip di website kominfo.jatimprov.go.id. Turnamen yang didukung AQUA tersebut dinilai menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan organisasi olahraga dalam membina atlet muda sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Sekretaris Daerah Kota Probolinggo, Budiono Wirawan, mengatakan penyelenggaraan kompetisi selama sepekan memberikan manfaat yang tidak hanya dirasakan oleh dunia olahraga, tetapi juga masyarakat dan pelaku usaha di sekitar lokasi pertandingan.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan PBVSI, kita bisa menyelenggarakan kegiatan yang luar biasa. Animonya sangat besar dan mudah-mudahan dari sini lahir bibit-bibit atlet yang menjadi masa depan cerah bagi bola voli Kota Probolinggo,” ujar Budiono usai menutup turnamen.

Menurutnya, ribuan suporter yang memadati GOR Mastrip selama pertandingan menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga bola voli. Kehadiran penonton juga memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi, mulai dari pelaku UMKM, pedagang kuliner, hingga jasa di sekitar arena pertandingan.

Budiono berharap sinergi antara Pemerintah Kota Probolinggo, Indomaret, PBVSI, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus berlanjut sehingga turnamen tersebut berkembang menjadi agenda olahraga tahunan yang semakin berkualitas.

Sementara itu, Manajer Akademi Bola Voli Indomaret (ABVI), Sutono, mengapresiasi tingginya dukungan masyarakat yang tetap konsisten selama empat kali penyelenggaraan turnamen di Kota Probolinggo.

“Melihat antusiasme masyarakat Kota Probolinggo yang sudah empat kali berturut-turut tetap luar biasa dan penyelenggaraannya selalu sukses, tidak menutup kemungkinan turnamen ini akan kembali kami selenggarakan di Kota Probolinggo tahun depan,” katanya.

Ia menambahkan, Indomaret juga membuka peluang menghadirkan Akademi Bola Voli Indomaret (ABVI) di Kota Probolinggo apabila didukung sarana dan prasarana yang memadai. Kehadiran akademi diharapkan semakin memperkuat pembinaan atlet muda agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Pada laga final, SMAN 2 Probolinggo meraih gelar juara kategori putra setelah mengalahkan SMA SAQA dengan skor 3-1. Sementara SMAN 4 Probolinggo menjadi juara kategori putri usai menundukkan SMAN 2 Probolinggo dengan skor 3-0. Kedua sekolah tersebut berhasil mempertahankan dominasinya dengan meraih gelar juara empat kali berturut-turut sejak turnamen pertama digelar pada 2023.

Setelah seri Probolinggo Raya, Indomaret Volleyball Tournament 2026 akan berlanjut di Tulungagung pada 19 hingga 26 Agustus 2026. Para juara dari masing-masing seri akan bertemu dalam Mini Tournament di GOR Akademi Bola Voli Indomaret (ABVI) Sidoarjo.

Sumber : https://mcinews.id/2026/08/02/indomaret-volleyball-tournament-2026-dongkrak-pembinaan-atlet-probolinggo/

Mengapa Indonesia Targetkan Nol Kematian DBD di 2030? Ini Kuncinya

Mengapa Indonesia Targetkan Nol Kematian DBD di 2030? Ini Kuncinya

Ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi tantangan kesehatan serius di Indonesia.

Guna menekan angka kasus dan membangun budaya pencegahan sejak usia dini, Enesis Group melalui jenama lotion antinyamuk Soffell kembali menggelar rangkaian peringatan ASEAN Dengue Day 2026.

Mengusung tema “Indonesia Pionir Gerakan Bebas Dengue di ASEAN”, kegiatan edukasi kesehatan ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung target nasional Indonesia Zero Dengue Death atau Nol Kematian akibat Dengue pada tahun 2030.

Rangkaian acara ini diawali dengan roadshow edukasi ke sejumlah sekolah dasar di Jakarta, yakni SDN 03 & 05 Tanah Tinggi, SDN 20 Utan Kayu Selatan, dan SDN 02 Mampang Prapatan.

Dalam kegiatan interaktif tersebut, para siswa diajarkan pentingnya menerapkan Gerakan 3M+ (Menguras, Menutup, Mendaur Ulang) serta membiasakan perlindungan diri dari gigitan nyamuk sebagai langkah pencegahan utama.

Sinergi Lintas Sektor dan Uji Ampuh Bersama Ririn Ekawati

Puncak peringatan ASEAN Dengue Day 2026 diselenggarakan di Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia, Jakarta. Acara ini terselenggara berkat kolaborasi strategis dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Direktorat Penyakit Menular Kemenkes RI yang diwakili oleh Dr. Agus Handito menegaskan bahwa penanggulangan DBD tidak bisa hanya dibebankan pada sektor kesehatan semata.

“Dibutuhkan keterlibatan aktif pemerintah daerah, dunia pendidikan, sektor komunikasi publik, organisasi profesi, akademisi, masyarakat sipil, dan seluruh mitra pembangunan. Pendekatan kolaboratif berbasis bukti harus menjadi landasan dalam setiap implementasi program menuju target Indonesia Zero Kematian Akibat Dengue pada tahun 2030,” urai Dr. Agus.

Salah satu momen yang paling menarik perhatian dalam acara puncak tersebut adalah demonstrasi uji ampuh (efficacy test) perlindungan antinyamuk. Uji coba ini dilakukan langsung oleh figur publik Ririn Ekawati bersama putrinya, Abigail Cattleya Putri.

Setelah mengoleskan lotion Soffell, Ririn dan Abigail dengan percaya diri memasukkan tangan mereka ke dalam kotak kaca berisi nyamuk. Hasilnya, tidak ada satu pun nyamuk yang menggigit keduanya selama demonstrasi berlangsung. Momen ini sukses memberikan visualisasi edukatif yang kuat kepada masyarakat tentang pentingnya proteksi diri atau personal care sehari-hari.

Harapan Pionir Bebas Dengue di Asia Tenggara

Selain demonstrasi, acara turut dimeriahkan dengan talkshow interaktif di mana Ririn membagikan pengalamannya sebagai seorang ibu dalam menanamkan kesadaran pencegahan DBD kepada anak-anaknya di rumah.

Head of Human Resources, Services and Public Relations Enesis Group, RM Ardiantara, berharap kampanye ini dapat membawa dampak jangka panjang yang signifikan, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di kawasan regional.

“Kami berharap Gerakan 3M+ tidak hanya menjadi jargon, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan di sekolah, di rumah, dan di lingkungan masyarakat. Sebagai perusahaan Indonesia yang juga hadir di sejumlah negara ASEAN, kami berharap semangat Gerakan Bebas Dengue yang dimulai dari Indonesia ini dapat menginspirasi lahirnya inisiatif serupa di negara-negara tetangga,” pungkas Ardiantara.

Sumber : https://www.inilah.com/mengapa-indonesia-targetkan-nol-kematian-dbd-di-2030-ini-kuncinya