Makanan Dihinggapi Lalat, Masih Aman Dimakan atau Harus Dibuang?

Makanan Dihinggapi Lalat, Masih Aman Dimakan atau Harus Dibuang?

Makanan yang hanya dihinggapi seekor lalat selama beberapa detik umumnya masih memiliki risiko kesehatan yang rendah, terutama jika makanan baru dimasak dan orang yang memakannya mempunyai sistem imun yang baik.

Risiko akan meningkat jika banyak lalat mengerubungi makanan dalam waktu lama. Dalam kondisi tersebut, makanan sebaiknya tidak dikonsumsi karena lalat mempunyai lebih banyak kesempatan memindahkan kuman.

Apakah Lalat Muntah saat Hinggap di Makanan?

Lalat rumah memang mengeluarkan cairan ketika hinggap dan makan. Serangga ini tidak mempunyai gigi dan rahang untuk mengunyah makanan seperti manusia.

Lalat mengeluarkan air liur yang mengandung enzim untuk melarutkan sebagian makanan. Setelah makanan menjadi lebih cair, lalat mengisapnya melalui mulut berbentuk belalai.

Proses tersebut sering disebut sebagai lalat “memuntahkan” cairan ke atas makanan. Cairan yang dikeluarkan membantu lalat melakukan pencernaan sebelum makanan masuk ke tubuhnya.

Masalahnya, lalat rumah menghabiskan sebagian hidupnya di tempat yang tidak higienis. Lalat dapat memakan atau menyentuh tumbuhan yang membusuk, daging mentah, sampah, hingga kotoran.

“Lalat rumah berperan sebagai penghubung antara lingkungan yang bersih dan yang tercemar, bergerak bebas dari bahan-bahan yang terkontaminasi seperti limbah, ke lingkungan di dalam dan sekitar rumah, serta ke sumber makanan dan air,” tulis sebuah studi yang tayang di makalah ilmiah keluaran 2017 lalu, mengutip IFLScience.

Kuman Apa Saja yang Bisa Dibawa Lalat?

Sebuah tinjauan ilmiah mengidentifikasi 130 patogen pada lalat rumah. Daftar tersebut mencakup jamur, virus, parasit, dan bakteri. Beberapa di antaranya dapat menimbulkan penyakit serius.

Salah satu ancaman utamanya adalah patogen bawaan makanan. Kuman tersebut berpotensi menyebabkan keracunan makanan dengan gejala seperti:

  • Mual

  • Muntah

  • Sakit perut

  • Diare

  • Demam

Dalam penelitian di jurnal JDS Communications pada 2022, ilmuwan mengumpulkan lebih dari 100 lalat rumah di sekitar sebuah peternakan di New York, Amerika Serikat. Mereka menemukan sejumlah bakteri yang berkaitan dengan penyakit pada manusia, termasuk Salmonella, Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Bacillus cereus, dan Bacillus subtilis.

Lalat dapat memindahkan mikroorganisme melalui kaki dan bagian tubuhnya yang menyentuh makanan. Kuman juga berpotensi berpindah melalui cairan pencernaan dan kotoran lalat.

Namun, keberadaan bakteri pada lalat tidak otomatis membuat setiap makanan yang dihinggapinya menyebabkan penyakit. Seseorang biasanya perlu terpapar patogen dalam jumlah tertentu sebelum mengalami infeksi atau keracunan makanan.

Kapan Makanan Sebaiknya Dibuang?

Jika hanya seekor lalat yang hinggap sebentar pada makanan yang baru dimasak, risikonya relatif rendah. Sebagian besar pakar kesehatan menilai makanan tidak harus langsung dibuang dalam situasi tersebut.

Makanan panas atau baru dimasak juga cenderung memiliki tingkat kontaminasi awal yang lebih rendah dibandingkan makanan mentah atau makanan yang sudah lama berada pada suhu ruang.

Meski demikian, risiko rendah tidak berarti benar-benar bebas risiko. Lalat tetap dapat memindahkan kuman meskipun hanya hinggap dalam waktu singkat.

Makanan lebih aman dibuang jika telah dikerubungi banyak lalat selama berjam-jam. Durasi kontak yang panjang dan jumlah lalat yang banyak meningkatkan peluang perpindahan patogen.

Jika kondisi dan keamanan makanan sulit dipastikan, pilihan yang paling aman adalah tidak mengonsumsinya sama sekali.

Sumber : https://kumparan.com/kumparansains/makanan-dihinggapi-lalat-masih-aman-dimakan-atau-harus-dibuang-27oS2jOdMnZ/full

Dua Buah Tertulis di Al Quran, Khasiatnya Bisa Turunkan Kolesterol

Dua Buah Tertulis di Al Quran, Khasiatnya Bisa Turunkan Kolesterol

Jakarta, CNBC Indonesia – Al Quran cukup sering menyebut buah-buahan seperti kurma, anggur, zaitun, delima, tin, dan pisang sebagai bagian dari gambaran tentang nikmat Allah dan tanda-tanda kebesaran-Nya. Menariknya, sejumlah buah tersebut kini diketahui memiliki kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan.
Di antara buah-buahan yang disebut dalam Al Quran, ada dua yang ternyata memiliki manfaat dalam menurunkan kadar kolesterol. Berikut penjelasannya.

1. Buah tin atau ara
Al-Qur’an punya satu bab bernama Surah At-Tin yang berarti buah tin. Bahkan, Allah bersumpah atas nama buah tin dan juga buah zaitun.

Referensi buah tin dalam ayat Al-Qur’an berbicara tentang manfaat obat dari buah tersebut. Dalam tradisi Islam, apapun yang namanya digunakan untuk bersumpah oleh Allah memiliki keagungan atau kepentingan yang melekat padanya.

Buah tin atau buah ara memiliki kandungan pektin, serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Serat larut menghilangkan kadar trigliserida berlebih dan membantu menghilangkan trigliserida.

Selain itu, buah ara kering mengandung asam lemak Omega 3 dan Omega 6, fitosterol yang bersifat kardioprotektif dan membantu meningkatkan kesehatan otak.

Buah ara yang dalam bahasa Inggris disebut fig juga mengandung magnesium, mineral dalam tubuh yang berperan penting dalam kesehatan tulang dan keseimbangan energi.

2. Buah zaitun
Zaitun disebutkan tujuh kali dalam Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan betapa penting buah tersebut dalam sejarah perkembangan Islam. Buah zaitun tidak hanya memiliki nilai gizi, obat dan kosmetik; tapi juga memenuhi fungsi agama sebagai tanda kebesaran Allah SWT.

Dalam Surat Al Mu’minun ayat 20, Al-Quran memberitahu tentang buah-buahan yang harus dimakan, dan berbicara tentang pohon zaitun yang tumbuh di Gunung Sinai yang menyediakan minyak dan bumbu untuk dimakan.

Zaitun juga memiliki asam lemak esensial yang bagus untuk fungsi jantung dan otak, serta polifenol yang memiliki sifat antioksidan. Bahkan banyak orang memilih minyak dari buah zaitun sebagai pilihan minyak yang lebih sehat dibanding minyak kelapa sawit.

Minyak zaitun mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang tinggi sekitar 75%. Saat menggantikan lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal dari zaitun membantu menurunkan kolesterol jahat. Manfaat kesehatan dari minyak zaitun juga dikaitkan dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasinya.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260721083257-33-752434/dua-buah-tertulis-di-al-quran-khasiatnya-bisa-turunkan-kolesterol

Alasan Kebiasaan Minum Teh Seperti Ini Bisa Turunkan Risiko Stroke

Alasan Kebiasaan Minum Teh Seperti Ini Bisa Turunkan Risiko Stroke

Jakarta – Teh merupakan minuman yang banyak disukai orang. Tak hanya karena rasanya yang nikmat dan bisa menenangkan, ternyata teh juga sangat bermanfaat bagi kesehatan, terutama menurunkan risiko stroke.

Diketahui, teh mengandung senyawa tumbuhan seperti katekin, theaflavin, flavonoid, dan polifenol. Senyawa tersebut memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi, yang melindungi pembuluh darah dari kerusakan akibat radikal bebas.

Bagaimana Cara Teh Memangkas Risiko Stroke?

Dikutip dari VNExpress, manfaat ini bisa dirasakan dengan mengonsumsi 500-1.000 ml teh setiap hari. Jumlah itu setara dengan 2-4 cangkir teh, yang mendukung sistem kardiovaskular dan mengurangi risiko kematian akibat gangguan jantung serta pembuluh darah.

Salah satu penyebab utama dari gangguan kardiovaskular adalah stres oksidatif. Jika kondisi itu terjadi dalam jangka panjang, dapat mengganggu fungsi endotelium, lapisan dalam pembuluh darah, mendorong penumpukan kolesterol dan pengerasan arteri.

Senyawa polifenol dalam teh dapat membantu menjaga fleksibilitas arteri, meningkatkan sirkulasi, dan mengurangi peradangan kronis yang mendukung kesehatan kardiovaskular.

Meski begitu, perlu diingat bahwa teh tidak dapat mengobati penyakit jantung. Para ahli menegaskan bahwa teh dapat melindungi sistem kardiovaskular sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Seperti Apa Hasil dari Penelitian?

Sebuah meta-analisis dari 14 studi yang melibatkan lebih dari 510 ribu peserta menemukan bahwa mengonsumsi teh dikaitkan dengan risiko stroke yang lebih rendah.

Minum sekitar tiga cangkir teh setiap hari dikaitkan dengan penurunan risiko stroke sebesar 13 persen. Khususnya stroke iskemik, yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah.

Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa 2-4 cangkir teh tanpa pemanis yang diminum per hari dapat memberikan manfaat kesehatan terbesar, tanpa meningkatkan risiko.

Namun, para peneliti juga memperingatkan bahwa studi tersebut menunjukkan hubungan, bukan membuktikan langsung bahwa teh secara langsung mengurangi risiko penyakit jantung.

Menurut mereka, perlu lebih banyak uji klinis untuk menentukan jumlah dan jenis teh yang ideal untuk melindungi kardiovaskular. Bisa jadi dari teh hijau, teh hitam, atau teh oolong.

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8581888/alasan-kebiasaan-minum-teh-seperti-ini-bisa-turunkan-risiko-stroke

Teh hijau punya dampak baik bagi kesehatan hati

Teh hijau punya dampak baik bagi kesehatan hati

Jakarta (ANTARA) – Seorang ahli nutrisi dan diet terdaftar dari Florida, Amerika Serikat Johannah Katz, MA, RDN, menyatakan teh hijau memiliki manfaat untuk mendukung kesehatan hati.

Hati menjadi salah satu organ yang berperan penting dalam memproses nutrisi makanan, menyaring racun dalam darah, memproduksi empedu untuk pencernaan, bahkan mengatur kadar gula dalam darah.

“Salah satu hal yang mungkin terjadi (ketika orang minum teh hijau) adalah peningkatan penanda kesehatan hati, terutama pada orang dengan penyakit hati berlemak non-alkoholik,” kata Katz dalam laporan laman EatingWell, Kamis (15/7) waktu setempat.

Manfaat teh hijau untuk hati berasal dari senyawa yang disebut katekin khususnya epigallocatechin gallate atau EGCG yang melimpah. Senyawa itu mampu menurunkan kadar enzim hati, yang menjadi tanda cedera atau penyakit, ke tingkat yang lebih sehat.

Ahli gizi anak dan pendidik nutrisi dari AS Malina Malkani, MS, RDN, CDN, LDN, BLW juga mengamini bahwa teh hijau memiliki manfaat bagi kesehatan hati.

“Membiasakan minum teh hijau dikaitkan dengan penurunan enzim hati, bahkan hanya dalam beberapa minggu konsumsi rutin,” kata Malkani.

Dia mengatakan peradangan hati dapat menurun setelah pasien mengonsumsi tiga sampai empat cangkir teh hijau sehari.

Kandungan EGCG yang merupakan salah satu antioksidan juga mampu menetralkan molekul yang tidak stabil yang berkontribusi pada kerusakan sel. Rutinitas mengonsumsi teh hijau juga dapat berperan menurunkan kemungkinan terkena penyakit perlemakan hati dan kanker hati.

Meski teh hijau memiliki manfaat bagi kesehatan hati, seseorang tetap perlu mengonsumsi makanan bergizi seimbang, pola hidup aktif, membatasi paparan terhadap racun seperti aerosol hingga asap rokok dan membatasi konsumsi alkohol.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5655181/teh-hijau-punya-dampak-baik-bagi-kesehatan-hati

Bukan Sekadar Istirahat, Ini Beda Lelah Fisik dan Lelah Mental serta Cara Mengatasinya

Bukan Sekadar Istirahat, Ini Beda Lelah Fisik dan Lelah Mental serta Cara Mengatasinya

Liputan6.com, Jakarta – Seringkali, rasa lelah melanda tanpa kita ketahui pasti penyebabnya, apakah tubuh yang butuh rehat atau pikiran yang terlalu banyak bekerja. Kelelahan adalah pengalaman universal, namun tidak semua jenis kelelahan sama. Memahami perbedaan antara kelelahan fisik dan mental menjadi kunci untuk meresponsnya dengan tepat dan mengembalikan energi. Berbagai penelitian dan ahli dari luar negeri telah banyak mengulas topik ini, menunjukkan bahwa cara mengatasinya pun harus berbeda.

Kelelahan fisik umumnya melibatkan kelemahan otot, nyeri, dan penurunan kinerja fisik. Sementara itu, kelelahan mental secara khusus memengaruhi konsentrasi, kemampuan pengambilan keputusan, dan regulasi emosi, seperti diungkapkan oleh para ahli. Perbedaan mendasar ini krusial untuk menentukan strategi pemulihan yang paling efektif.

Dengan mengenali karakteristik masing-masing jenis kelelahan, individu dapat menerapkan pendekatan yang sesuai untuk memulihkan diri. Hal ini tidak hanya membantu mengembalikan energi, tetapi juga meningkatkan fokus dan produktivitas dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Ketika Tubuh Meminta Jeda: Mengenali Kelelahan Fisik

Kelelahan fisik adalah respons alami tubuh terhadap aktivitas yang intens atau berkepanjangan, berfungsi sebagai sinyal bahwa otot dan sistem energi telah mencapai batasnya. Kondisi ini bermanifestasi sebagai rasa lelah dan lemah yang nyata, yang secara langsung memengaruhi kemampuan tubuh untuk melakukan tugas fisik.

Kelelahan fisik biasanya muncul setelah aktivitas fisik yang panjang atau intens, istirahat yang tidak memadai, atau kondisi penyakit yang menguras cadangan energi. Gejala utamanya meliputi kelemahan otot, nyeri, dan penurunan daya tahan. Selain itu, seseorang mungkin merasakan tangan gemetar, refleks yang melambat, dan sensasi berat di seluruh tubuh. Koordinasi serta keseimbangan juga dapat terpengaruh, meningkatkan risiko kecelakaan.

Untuk mengatasi kelelahan fisik, strategi pemulihan yang lugas umumnya sangat efektif. Istirahat yang cukup memungkinkan otot untuk memperbaiki diri dan mengisi kembali cadangan energi, sementara hidrasi yang tepat membantu menjaga fungsi seluler dan transportasi nutrisi. Asupan nutrisi berkualitas juga esensial untuk menyediakan bahan bakar yang dibutuhkan dalam pemulihan otot dan restorasi energi. Tidur berkualitas memainkan peran vital dalam pemulihan fisik, karena sebagian besar proses perbaikan tubuh terjadi selama fase tidur nyenyak.

Selain itu, teknik pemulihan aktif seperti pijat, penggunaan pakaian kompresi, dan terapi air dingin telah terbukti efektif dalam mengurangi nyeri otot dan kelelahan pasca-olahraga. Sebuah meta-analisis bahkan menunjukkan bahwa pijat adalah teknik paling ampuh untuk memulihkan diri dari nyeri otot yang tertunda (DOMS) dan kelelahan.

Beban Pikiran Berlebih: Memahami Kelelahan Mental

Berbeda dengan kelelahan fisik, kelelahan mental merupakan kondisi psikobiologis yang timbul akibat periode panjang aktivitas kognitif yang menuntut. Ini terjadi ketika otak kewalahan oleh tuntutan mental yang berkelanjutan, mengurangi efisiensi kinerja kognitif.

Kelelahan mental berkembang saat kapasitas pemrosesan otak terbebani oleh upaya mental yang berkelanjutan, stres emosional, atau kelebihan kognitif. Faktor lain yang berkontribusi termasuk kurang tidur atau bekerja di luar ritme sirkadian alami tubuh.

Gejala kelelahan mental mencakup kesulitan berkonsentrasi, ingatan yang kabur, pengambilan keputusan yang buruk, iritabilitas, dan kurangnya motivasi. Individu yang mengalaminya sering melaporkan sensasi “kabut mental” atau ketidakmampuan untuk berpikir jernih. Tugas-tugas sederhana terasa sangat berat, pemikiran kreatif berkurang, dan kemampuan untuk fokus pada tugas dalam waktu lama menjadi sangat terganggu.

Menariknya, kelelahan mental dapat memengaruhi kinerja fisik secara signifikan. Penelitian menunjukkan bahwa individu yang mengalami kelelahan mental melaporkan tingkat pengerahan tenaga yang lebih tinggi selama aktivitas fisik. Hal ini menyebabkan penghentian latihan atau tugas kerja lebih awal, meskipun kapasitas fisik mereka sebenarnya memadai. Fenomena ini dikenal sebagai “efek silang”, yang menjelaskan mengapa seseorang sering merasa lelah secara fisik setelah hari yang menuntut secara mental, bahkan dengan sedikit aktivitas fisik.

Mengatasi kelelahan mental memerlukan pendekatan yang berbeda dari sekadar istirahat fisik. Istirahat kognitif, yang berarti mengurangi stimulasi dan mengatur ulang sistem saraf, sangat penting. Jika hanya mencoba mengatasi kelelahan mental dengan berbaring, otak akan tetap aktif dan kelelahan akan bertahan.

Manajemen stres melalui teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, dan mindfulness dapat menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kesejahteraan psikofisik. Studi juga menyarankan istirahat singkat setiap 90 menit dan “mini-liburan” solo selama 30 menit yang didedikasikan untuk aktivitas yang memberi energi, seperti bernyanyi atau menikmati seni, sangat penting untuk pemulihan.

Meskipun terdengar berlawanan, aktivitas fisik teratur dapat meningkatkan tingkat energi, mengurangi stres, dan meningkatkan fungsi kognitif. Bahkan jalan kaki singkat atau yoga lembut dapat membantu mengurangi ketegangan. Tidur berkualitas dengan jadwal yang konsisten sangat penting untuk pemulihan mental, dan disarankan untuk menghindari perangkat elektronik setidaknya satu jam sebelum tidur.

Nutrisi yang tepat juga berperan; hindari gula rafinasi yang dapat menyebabkan “sugar crash” dan pilih makanan utuh yang seimbang, serta pastikan tubuh terhidrasi dengan baik. Memberi diri izin untuk memutuskan koneksi digital dalam waktu lama juga dapat membantu.

Terapi bicara, seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT), dapat membantu mengatasi kelelahan yang disebabkan oleh faktor psikologis dengan mengubah pola pikir dan perilaku. Menghabiskan 20 hingga 30 menit berjalan atau duduk di alam juga merupakan cara efektif untuk mengurangi kadar kortisol, hormon stres utama tubuh.

Tidak semua kelelahan diciptakan sama. Kelelahan mental berasal dari terlalu banyak masukan, sementara kelelahan fisik berasal dari terlalu banyak keluaran. Kelelahan mental menuntut stimulasi yang lebih sedikit dan pengaturan ulang sistem saraf.

Sebaliknya, kelelahan fisik membutuhkan istirahat yang mendalam, asupan nutrisi, dan pemulihan jaringan. Dengan menerapkan strategi yang tepat sesuai jenis kelelahan, seseorang dapat memulihkan energi, meningkatkan fokus, dan menjalani hidup yang lebih seimbang dan produktif.

Sumber : https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8246801/bukan-sekadar-istirahat-ini-beda-lelah-fisik-dan-lelah-mental-serta-cara-mengatasinya

Madu untuk Menyuburkan Kandungan, Ini Faktanya!

Madu untuk Menyuburkan Kandungan, Ini Faktanya!

Banyak rumor yang beredar di masyarakat terkait cara meningkatkan peluang kehamilan, salah satunya adalah manfaat madu untuk menyuburkan kandungan. Namun, apakah madu memang terbukti efekfif sebagai penyubur kandungan? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Madu telah lama dikenal sebagai bahan makanan dan obat herbal alami. Berkat kandungan nutrisi dan antioksidan yang melimpah, madu juga dianggap baik untuk meningkatkan kesuburan. Madu bahkan diyakini bisa digunakan untuk meningkatkan peluang kehamilan.

Mengenal Madu dan Kaitannya dengan Kesuburan

Madu mengandung berbagai zat yang memiliki sifat antioksidan, antibakteri, antiradang, hingga antikanker. Flavonoid dan polifenol adalah antioksidan utama yang terdapat pada madu.

Selain itu, madu juga mengandung beragam nutrisi, seperti:

  • Fruktosa
  • Glukosa
  • Protein
  • Mineral, termasuk magnesium, kalium, fosfat, kalsium, natrium, dan zat besi
  • Vitamin, yaitu vitamin C dan vitamin B

Karena kandungan nutrisi dan antioksidannya yang tinggi, madu telah lama digunakan sebagai salah satu pengobatan herba untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Terkait dengan kesuburan, madu memang telah lama dipercaya dapat meningkatkan kesuburan pria dan wanita. Berikut ini adalah beberapa manfaat madu sebagai obat herba untuk meningkatkan kesuburan:

Menjaga kesehatan indung telur dan kualitas sel telur

Beberapa studi menunjukkan bahwa madu dianggap mampu meningkatkan kualitas sel telur dan memelihara kesehatan indung telur (ovarium). Hal itu berkat kandungan vitamin, zat besi, mineral, dan antioksidan di dalam madu.

Meningkatkan kualitas sperma

Pada pria, kandungan antioksidan serta mineral dan vitamin yang terdapat dalam madu diketahui dapat mengatasi kondisi ketidaksuburan pada pria. Madu diyakini dapat meningkatkan produksi hormon testosteron dan meningkatkan kualitas sperma.

Memperkuat libido

Madu merupakan salah satu bahan herba yang memiliki efek afrodisiak atau meningkatkan hasrat seksual. Ini berkat kandungan zat boron di dalam madu yang diketahui dapat meningkatkan hormon testosteron. Hormon inilah yang kemudian dapat meningkatkan libido seseorang.

Sayangnya, berbagai manfaat madu sebagai penyubur kandungan di atas baru sebatas pada studi berskala kecil atau riset di laboratorium. Sejauh ini, belum ada penelitian yang dapat membuktikan bahwa madu memang efektif untuk menyuburkan kandungan dan efektif digunakan sebagai obat untuk mengatasi gangguan kesuburan.

Oleh karena itu, manfaat madu sebagai penyubur kandungan masih perlu diteliti lebih lanjut. Terlepas dari khasiat madu untuk kesuburan yang belum terbukti klinis, madu memang memiliki beragam manfaat kesehatan, misalnya untuk pengobatan luka, ulkus diabetikum, dan herpes.

Madu juga diketahui dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit tertentu, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, dan kanker.

Tips untuk Meningkatkan Kesuburan

Karena belum terbukti efektif untuk meningkatkan kesuburan, Anda bisa mencoba beberapa cara lain untuk meningkatkan kesuburan, seperti:

1. Perbanyak konsumsi buah dan sayur

Perbanyak asupan makanan penyubur kandungan, buah dan sayur yang mengandung antioksidan seperti vitamin C, vitamin E, beta karoten, folat, dan zinc. Antioksidan dapat melawan radikal bebas yang dapat merusak sperma dan sel telur.

2. Tingkatkan asupan kalori di pagi hari

Perbanyak asupan kalori saat sarapan dan batasi asupan kalori pada malam hari. Cara ini dapat meningkatkan jumlah produksi hormon yang berperan terhadap kesuburan, baik pada wanita maupun pria.

3. Batasi makanan atau minuman yang terlalu manis

Makanan atau minuman yang terlalu manis dapat membuat kadar gula darah tidak terkendali. Kondisi ini dapat menimbulkan gangguan pada hormon insulin, yaitu hormon yang berpengaruh terhadap kesuburan. Oleh karena itu, batasi mengonsumsi makanan manis atau gunakan pemanis alami seperti madu.

4. Konsumsi lemak sehat

Hindari makanan yang banyak mengandung lemak jahat, misalnya lemak trans dan lemak jenuh, karena jenis lemak ini dapat membuat berat badan cepat naik. Berat badan berlebih merupakan salah satu faktor yang dapat mengganggu kesuburan.

Sebagai gantinya, konsumsilah makanan yang kaya lemak sehat, seperti minyak zaitun, minyak jagung, atau minyak kelapa murni.

5. Perhatikan jumlah konsumsi karbohidrat

Batasi asupan karbohidrat dan perbanyak makanan berserat tinggi. Hal ini dapat memperbaiki kadar hormon yang mendukung kesuburan, terutama pada wanita dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS).

6. Ganti protein hewani dengan nabati

Batasi asupan makanan yang mengandung protein hewani dan gantilah dengan makanan berprotein nabati, seperti kacang-kacangan dan biji-bijian utuh. Konsumsi pula produk susu rendah lemak.

7. Lakukan olahraga secara rutin

Untuk mengatasi masalah kesuburan, cobalah untuk rutin berolahraga sebanyak 150 menit per minggu atau 30 menit tiap harinya, dan sertai dengan pola makan sehat. Olahraga yang bisa dipilih, antara lain jalan santai, berenang, yoga, dan bersepeda.

Demikian fakta mengenai produk madu penyubur kandungan. Jadi, mulai sekarang Anda bisa mempertimbangkan kembali penggunaan madu, ya!

Sumber : https://www.alodokter.com/madu-untuk-menyuburkan-kandungan-ini-faktanya

10 Manfaat Jus Semangka, Tak Kalah Manis dengan Rasanya

10 Manfaat Jus Semangka, Tak Kalah Manis dengan Rasanya

Manfaat jus semangka sebagai pelepas dahaga tidak perlu diragukan, apalagi saat cuaca terik. Namun, tidak hanya itu saja, masih banyak manfaat lain dari jus semangka untuk kesehatan tubuh yang dapat diperoleh berkat tingginya kandungan air, vitamin, mineral, dan antioksidan.  

Minum segelas jus semangka di siang hari merupakan pilihan sehat untuk menyegarkan tenggorokan. Selain kaya manfaat karena kandungan nutrisinya yang melimpah, jus semangka juga memiliki rasa manis alami yang lebih nikmat dibandingkan jenis minuman lainnya.

Untuk nutrisinya, jus semangka mengandung karbohidrat, protein, serat, vitamin A, vitamin C, kalium, fosfor, kalsium, magnesium, serta likopen dan cucurbitacin E yang berperan sebagai antioksidan. Jumlah kalori jus semangka juga rendah. Di dalam satu gelas ukuran 200 ml hanya mengandung sekitar 72 kalori!

Kebaikan di Balik Segelas Jus Semangka

Nutrisi yang melimpah membuat manfaat jus semangka untuk kesehatan tubuh begitu menakjubkan. Hanya dengan mengonsumsi segelas jus semangka murni tanpa tambahan susu atau gula, kamu bisa memperoleh beragam manfaat berikut ini:

1. Menghidrasi tubuh

Air merupakan penyusun utama buah semangka sehingga baik untuk menghidrasi tubuh. Tubuh yang terhidrasi dengan baik memungkinkan seluruh organ berfungsi dengan normal dan kamu pun bisa beraktivitas dengan lancar.

Namun, meski kaya akan air dan rasanya enak, kamu tidak boleh menjadikan jus semangka sebagai pengganti air putih untuk memenuhi kebutuhan cairan harian ya. Soalnya, jus semangka masih mengandung kalori yang jika dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan kenaikan berat badan.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh

Vitamin C mampu mendukung sistem kekebalan tubuh dan melawan kuman penyebab infeksi. Makanya, biar tubuh tidak mudah sakit, kamu perlu mencukupi asupan vitamin C harian. Nah, jus semangka merupakan salah satu sumber vitamin C yang murah dan mudah didapat.

3. Melancarkan pencernaan

Selain menghidrasi tubuh, kandungan air, biji dan serat dalam jus semangka juga bisa melancarkan pencernaanmu lho. Air dan serat berperan penting dalam menjaga pergerakan usus agar tetap teratur dan membantu memecah makanan sehingga tubuh bisa menyerap semua nutrisi.

4. Menjaga kesehatan kulit

Ingin punya kulit yang sehat dan tampak awet muda? Cobalah minum jus semangka. Soalnya, semangka kaya akan nutrisi yang baik untuk kesehatan kulit, seperti vitamin A, vitamin B6, vitamin C, dan likopen.

Vitamin C mampu meningkatkan produksi kolagen, sedangkan vitamin A mampu memperbaiki sel-sel kulit yang rusak dan mencegah kulit kering. Sementara itu, vitamin B6 diketahui bagus untuk merawat kulit berjerawat dan likopen bisa mencegah kulit terbakar akibat paparan sinar matahari berlebih.

5. Menjaga kesehatan mata

Tidak hanya memberi warna cerah pada jus semangka, likopen juga mampu membuat penglihatanmu tetap jernih. Jenis antioksidan ini dapat mencegah atau memperlambat pembentukan katarak, bahkan diyakini bisa menurunkan risiko terjadinya degenerasi makula.

Manfaat jus semangka untuk mata ini juga berkat vitamin A yang baik untuk kesehatan retina dan penglihatan dalam cahaya redup.

6. Mengendalikan berat badan

Kalau dikonsumsi secukupnya, manfaat jus semangka bisa mengendalikan berat badan. Kandungan air yang tinggi dalam semangka dapat memberikan sensasi kenyang lebih lama, bahkan hingga 90 menit setelah mengonsumsinya. Hal ini membuat asupan kalori harianmu bisa lebih terkontrol.

7. Meredakan nyeri otot

Sering mengalami nyeri otot setelah berolahraga? Kamu bisa nih, mengonsumsi jus semangka untuk mengatasinya. Bahkan, beberapa atlet juga minum jus semangka setelah bertanding untuk memulihkan otot mereka.

Semangka diketahui mengandung asam amino citrulline yang mampu mengurangi penumpukan laktat penyebab nyeri otot. Selain itu, senyawa ini juga membantu tubuh memproduksi nitrogen oksida untuk meningkatkan aliran darah dan fungsi otot.

8. Mengendalikan kadar gula darah

Meski indeks glikemiknya tinggi, beban glikemik semangka tergolong rendah. Beban glikemik menunjukkan seberapa besar karbohidrat dalam satu porsi makanan mampu meningkatkan gula darah. Ini artinya, jus semangka tidak menyebabkan peningkatan gula darah yang signifikan karena beban glikemiknya rendah.

Asalkan dikonsumsi tidak berlebihan atau cukup 1 gelas per hari, jus semangka bisa menjadi alternatif pengganti minuman manis yang tidak membuat kadar gula darahmu melonjak naik.

9. Menjaga kesehatan jantung

Minum jus semangka bikin jantung sehat? Kok bisa? Jadi, jus semangka mengandung likopen yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol jahat dalam darah. Jika tekanan darah dan kolesterol selalu terkontrol, kesehatan jantung pun akan selalu terjaga.

10. Menurunkan risiko terjadinya kanker

Antioksidan dalam jus semangka, yaitu likopen dan cucurbitacin E, juga bersifat antikanker. Kedua antioksidan ini bisa menghambat pertumbuhan beberapa jenis kanker, seperti kanker prostat dan kanker usus besar. Namun, manfaat jus semangka ini masih memerlukan uji klinis lebih lanjut.

Aneka manfaat jus semangka ini tidak hanya bisa kamu dapat dari daging buahnya saja, tetapi juga bijinya. Biji semangka kaya akan magnesium, folat, dan asam lemak yang diperlukan agar fungsi tubuh tetap normal. Jadi, mulai sekarang, ikut sertakan bijinya saat memblender buah semangka menjadi jus ya.

Dalam mengolah jus semangka, sebaiknya tidak menambahkan gula atau susu kental manis agar kalorinya tidak bertambah. Nah, supaya rasanya manis, pilihlah buah semangka yang matang sempurna. Kematangan semangka bisa dilihat dari adanya bercak kuning atau krem pada kulitnya serta berat buah saat ditimbang.

Sumber : https://www.alodokter.com/10-manfaat-jus-semangka-tak-kalah-manis-dengan-rasanya

Pepes Tahu, Makanan Tradisional yang Lezat dan Kaya Manfaat

Pepes Tahu, Makanan Tradisional yang Lezat dan Kaya Manfaat

Pepes tahu merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang tidak hanya lezat, tetapi juga kaya nutrisi. Hidangan ini dibuat dari tahu yang dicampur bumbu rempah, dibungkus daun pisang, lalu dikukus hingga matang. Karena tidak digoreng, pepes tahu lebih rendah minyak dan kalori dibandingkan olahan tahu lainnya.

Sebagai bahan utama, tahu merupakan sumber protein nabati yang baik. Selain itu, pepes tahu juga mengandung berbagai vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Kandungan gizinya pun dapat semakin lengkap jika ditambahkan bahan lain, seperti jamur, daun kemangi, daun bawang, atau aneka sayuran.

Kandungan Nutrisi Pepes Tahu

Dalam sekitar 100 gram pepes tahu yang diolah dengan bumbu alami tanpa digoreng terdapat 80–90 kalori dan beberapa nutrisi berikut:

  • 9–10 gram protein
  • 4–5 gram lemak
  • 1–2 gram karbohidrat
  • 200–250 milligram kalsium
  • 150–200 milligram fosfor
  • 40–60 milligram magnesium
  • 40–60 milligram kalium
  • 2–3 milligram zat besi

Selain itu, pepes tahu juga mengandung vitamin B kompleks yang berperan dalam metabolisme energi. Jika ditambahkan daun kemangi, cabai, atau sayuran lain, hidangan ini juga dapat mengandung vitamin C, serat, serta isoflavon, yaitu senyawa antioksidan alami yang berasal dari kedelai.

Manfaat Pepes Tahu bagi Kesehatan

Berkat kandungan nutrisinya, pepes tahu dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan, di antaranya:

1. Membantu memenuhi kebutuhan protein

Pepes tahu merupakan sumber protein nabati yang baik untuk tubuh. Protein dibutuhkan untuk membangun dan memperbaiki jaringan, menjaga massa otot, mendukung proses penyembuhan, serta membantu pembentukan enzim dan hormon yang berperan dalam berbagai fungsi tubuh.

2. Menjaga kesehatan tulang

Kandungan kalsium, fosfor, dan magnesium dalam pepes tahu berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang dan gigi. Asupan mineral yang cukup juga dapat membantu mempertahankan kekuatan tulang sehingga menurunkan risiko osteoporosis, terutama jika diimbangi dengan olahraga dan asupan vitamin D.

3. Membantu mencegah anemia

Pepes tahu mengandung zat besi yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Agar penyerapannya lebih optimal, pepes tahu dapat dikonsumsi bersama makanan yang kaya vitamin C, seperti tomat, paprika, atau buah jeruk.

4. Membantu menjaga berat badan

Pepes tahu termasuk makanan yang relatif rendah kalori, tetapi tinggi protein sehingga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama. Hal ini dapat membantu mengurangi keinginan untuk makan berlebihan atau ngemil di antara waktu makan, sehingga baik dijadikan salah satu pilihan menu saat menjaga berat badan.

5. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Pepes tahu yang dipadukan dengan sayuran atau jamur mengandung serat yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan saluran cerna. Serat dapat membantu melancarkan buang air besar, menjaga keseimbangan bakteri baik di usus, serta mengurangi risiko sembelit apabila dikonsumsi secara rutin sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.

6. Menjaga kesehatan jantung

Kandungan kalsium, fosfor, dan magnesium dalam pepes tahu berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang dan gigi. Asupan mineral yang cukup juga dapat membantu mempertahankan kekuatan tulang sehingga menurunkan risiko osteoporosis, terutama jika diimbangi dengan olahraga dan asupan vitamin D.

Cara Mengolah Pepes Tahu

Pepes tahu cukup mudah dibuat di rumah dengan bahan-bahan yang sederhana. Selain menghasilkan cita rasa yang lezat, proses memasaknya yang dikukus juga membantu mengurangi penggunaan minyak sehingga lebih sehat.

Berikut ini adalah bahan-bahan dan cara mengolah pepes tahu yang bisa Anda lakukan:

Bahan-bahan

  • 300 gram tahu putih
  • 4 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 3 buah cabai merah (sesuai selera)
  • 2 butir kemiri
  • 1 batang daun bawang, iris
  • 10 gram daun kemangi
  • 50 gram wortel parut (opsional)
  • 50 gram jamur cincang (opsional)
  • 1 butir telur (opsional)
  • 1 sdt garam
  • ½ sdt gula
  • ½ sdt kaldu bubuk
  • Daun pisang dan lidi secukupnya

Cara membuat

  • Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai, dan kemiri hingga lembut.
  • Hancurkan tahu, lalu campurkan dengan bumbu yang telah dihaluskan. Tambahkan garam, gula, kaldu bubuk, daun bawang, daun kemangi, wortel, jamur, dan telur, kemudian aduk hingga merata.
  • Ambil secukupnya adonan, letakkan di atas daun pisang yang telah dilayukan, lalu bungkus dan sematkan kedua ujungnya menggunakan lidi.
  • Kukus pepes tahu selama 25–30 menit hingga matang dan harum.
  • Angkat dan diamkan selama 2–3 menit. Jika perlu, panggang selama 5–10 menit agar aroma daun pisang lebih harum.
  • Sajikan pepes tahu selagi hangat.

Jika Anda memiliki alergi kedelai, penyakit ginjal, atau sedang menjalani pola makan tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui porsi konsumsi pepes tahu yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Anda juga bisa memanfaatkan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER kapan saja tanpa perlu ke rumah sakit untuk mengetahui apakah pepes tahu cocok dijadikan bagian dari pola makan Anda. Dokter juga dapat memberikan saran mengenai porsi konsumsi, cara mengolah pepes tahu yang lebih sehat, serta rekomendasi menu yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan Anda.

Sumber : https://www.alodokter.com/pepes-tahu-makanan-tradisional-yang-lezat-dan-kaya-manfaat

Minuman Gula Aren: Berbahaya atau Tidak?

Minuman Gula Aren: Berbahaya atau Tidak?

Minuman dengan gula aren makin sering muncul di mana-mana. Mulai dari kopi susu sampai minuman kekinian lainnya. Rasanya yang khas dan kesan “lebih alami” bikin banyak orang menganggapnya lebih sehat dibanding gula putih.

Tapi, sebenarnya aman tidak sih kalau sering diminum?

Supaya kamu tidak cuma ikut tren, penting untuk melihatnya dari berbagai sisi: mulai dari proses pembuatannya sampai dampaknya bagi tubuh.

  1. Dari Mana Gula Aren Berasal?

Gula aren dibuat dari nira pohon aren yang direbus hingga mengental lalu mengkristal. Prosesnya tergolong lebih tradisional dan minim pemurnian dibanding gula putih. Karena itu, gula aren masih mengandung sedikit mineral seperti: kalium, magnesium, dan zat besi.

Meski terdengar lebih “alami”, jumlah nutrisi ini sebenarnya sangat kecil. Jadi, jangan langsung menganggap gula aren sebagai pilihan yang bebas risiko.

  1. Tetap Saja, Gula Aren adalah Gula

Terlepas dari prosesnya, gula aren tetap termasuk gula, dengan kandungan utama sukrosa. Artinya: Gula aren tetap bisa meningkatkan kadar gula darah, dan tetap berkontribusi pada asupan kalori harian.

Memang, indeks glikemiknya sedikit lebih rendah dibanding gula putih. Tapi dalam praktiknya, perbedaan ini tidak terlalu berarti jika kamu mengonsumsinya dalam jumlah banyak.

Buat kamu yang punya diabetes atau resistensi insulin, ini jadi hal yang perlu diperhatikan serius.

  1. Risiko Kalau Mengonsumsi Gula Aren Berlebihan

Masalah utama bukan pada jenis gulanya, tapi jumlahnya. Minuman manis, termasuk yang pakai gula aren, biasanya tinggi kalori dan rendah rasa kenyang. Akibatnya, kamu bisa dengan mudah mengonsumsi kalori berlebih tanpa sadar. Kalau ini jadi kebiasaan, risikonya meningkat, seperti kenaikan berat badan, obesitas, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.

  1. Tidak Selalu Murni Gula Aren

Hal penting yang sering terlewat: banyak minuman “gula aren” di pasaran sebenarnya bukan murni gula aren. Sering kali ditambahkan gula tambahan lain, sirup, krimmer, dan susu tinggi lemak.

Contohnya kopi susu gula aren yang populer. Kombinasi bahan-bahan ini bisa membuat minuman tersebut jadi tinggi kalori, bahkan bisa disebut “bom kalori” kalau sering dikonsumsi.

  1. Boleh Tidak Konsumsi Gula Aren?

Jawabannya: boleh, selama tahu batasnya.

Mengonsumsi minuman gula aren sesekali dalam porsi wajar umumnya aman untuk orang sehat. Tubuh masih bisa memproses gula dengan baik jika tidak berlebihan. Yang jadi masalah adalah kalau diminum setiap hari, dalam porsi besar, dengan kadar gula tinggi.

Sebagai gambaran, rekomendasi umum menyarankan asupan gula tambahan tidak lebih dari 10% dari total kalori harian, bahkan idealnya di bawah 5%. Sayangnya, satu gelas minuman kekinian saja sering kali sudah mendekati atau bahkan melebihi batas tersebut.

  1. Siapa yang Harus Lebih Waspada?

Kalau kamu punya kondisi seperti diabetes, sindrom metabolik, dan berat badan berlebih, maka konsumsi gula aren perlu lebih dikontrol. Bahkan dalam porsi kecil pun, bisa berdampak pada kadar gula darah.

Dalam kondisi ini, ada baiknya diskusi dengan ahli gizi atau tenaga kesehatan untuk menentukan batas aman.

  1. Tips Supaya Tetap Bisa Menikmati Gula Aren

Kamu tetap bisa kok menikmati minuman gula aren tanpa harus “mengorbankan” kesehatan. Caranya:

    • Pilih ukuran porsi lebih kecil

    • Minta opsi “less sugar” saat membeli

    • Batasi frekuensi, misalnya hanya sesekali

    • Hindari tambahan krimer atau sirup berlebih

Alternatif lainnya, coba buat sendiri di rumah. Dengan begitu, kamu bisa mengontrol jumlah gula, memilih bahan yang lebih sehat, dan menyesuaikan rasa sesuai kebutuhan.

  1. Jangan Lupa Cek Label Gizi

Kalau kamu membeli minuman kemasan, biasakan lihat label gizinya. Perhatikan total gula, dan kalori per porsi. Semakin tinggi angkanya, semakin besar kontribusinya terhadap asupan harian kamu.

Jadi, Berbahaya atau Tidak?

Minuman gula aren bukan sesuatu yang otomatis berbahaya, tapi juga bukan pilihan sehat kalau dikonsumsi tanpa kontrol.

Intinya sederhana: Bukan jenis gula saja yang penting, tapi seberapa sering dan seberapa banyak kamu mengonsumsinya. Karena tidak ada makanan atau minuman yang sepenuhnya “jahat” atau “sempurna”. Yang menentukan dampaknya adalah kebiasaanmu sehari-hari. Kalau kamu bisa menjaga keseimbangan, menikmati minuman favorit tetap bisa jadi bagian dari gaya hidup sehat.

Sumber : https://ayosehat.kemkes.go.id/minuman-gula-aren-berbahaya-atau-tidak

Ajari Anak Percaya Diri dengan 5 Kalimat Ini

Ajari Anak Percaya Diri dengan 5 Kalimat Ini

KOMPAS.com – Rasa percaya diri pada anak bisa dibangun sejak dini dengan bantuan orangtua lewat latihan yang dilakukan berulang kali dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah membiasakan anak mengucapkan kalimat-kalimat tertentu ketika menghadapi berbagai situasi.

Berikut beberapa kalimat yang menurut para ahli perlu diajarkan kepada anak sejak dini.

Ajari Anak Percaya Diri dengan 5 Kalimat Ini

1. “Aku tidak paham” atau “aku butuh bantuan”

Psikiater anak dan remaja di Psychiatry Connection, Nevada, dr. Sid Khurana, mengatakan kepada Good Housekeeping banyak anak merasa malu mengakui bahwa mereka belum memahami sesuatu. Padahal, kemampuan meminta bantuan merupakan bagian penting dari membangun kepercayaan diri anak.

“Sangat penting bagi anak untuk memiliki kepercayaan diri mengatakan hal ini, serta memiliki kesadaran diri dan harga diri bahwa tidak apa-apa jika mereka belum memahami suatu instruksi.Dan tidak apa-apa meminta seseorang untuk menjelaskannya,” ujar dr. Sid dilansir dari Good Housekeeping.

Orangtua dapat melatih anak dengan membiasakan kalimat seperti, “Bapak, aku belum paham,” atau “Ibu, bisa tolong jelaskan sekali lagi?”.

Ketika anak bertanya, respons yang sabar dari orang tua juga membantu mereka merasa aman untuk terus belajar.

2. “Aku bisa mencari jalan keluarnya”

Keinginan orangtua untuk segera menyelesaikan masalah anak sering kali muncul secara spontan. Namun, menurut pendiri platform parenting Moms on Call, Jennifer Walker, anak sebaiknya dibiasakan percaya bahwa mereka mampu menghadapi tantangan mereka sendiri.

Ia menyarankan orangtua untuk sering mengucapkan kalimat seperti “Kamu pasti bisa, Nak”. Seiring berjalannya waktu, kalimat tersebut akan berubah menjadi suara batin positif yang dimiliki anak.

3. “Aku sedang merasa…”

Kemampuan mengenali dan mengungkapkan emosi juga menjadi bagian penting dari rasa percaya diri. Direktur Mental Health and Wellness Mingo Health Solutions, Lakiesha K. Oliver memaparkan bahwa anak perlu mengetahui bahwa semua emosi boleh dirasakan dan diungkapkan.

“Kemampuan mengekspresikan perasaan adalah fondasi utama kesehatan mental dan kesejahteraan,” tutur Lakiesha.

Sementara itu, dr. Sid menambahkan bahwa anak juga perlu belajar menerima emosi yang tidak menyenangkan. Dengan mengungkapkan rasa marah, sedih, atau kecewa, anak bisa belajar mengelola emosi dengan lebih sehat dan tidak memendamnya seorang diri.

4. “Pak, Bu, aku boleh lihat ini?”

Kalimat di atas memang tampak sangat sederhana. Namun, kalimat sederhana ini menjadi semakin penting di era digital ketika anak-anak tumbuh besar bersama teknologi.

Menurut Direktur Eksekutif Health-e-Habits, Jim Festante, anak perlu merasa nyaman meminta bantuan ketika menemukan sesuatu yang membingungkan atau mencurigakan di internet.

“Ketika anak membuka pesan phishing, menerima permintaan mengikuti akun yang mencurigakan, mengobrol dengan orang asing, atau tanpa sengaja meneruskan tautan spam, reaksi pertama mereka biasanya adalah menghapus semua buktinya karena malu atau takut perangkat mereka disita,” ujar Jim,.

Oleh karena itu, orangtua sebaiknya membangun suasana yang membuat anak tidak takut untuk melapor, “Bapak, Ibu, aku melihat sesuatu yang aneh di internet dan tidak tahu itu apa.”

5. “Aku berarti”

Anak perlu memahami bahwa dirinya memiliki nilai sebagai individu, bukan karena prestasi atau pencapaiannya. Untuk menanamkan pola pikir ini pada anak, orangtua dapat membiasakan anak menyadari bahwa dirinya berarti.

Orangtua, misalnya, dapat mengajak anak berbagi momen ketika anak merasa telah membantu atau memberi arti bagi orang lain. Dari kebiasaan kecil seperti itu, kepercayaan diri dapat tumbuh secara perlahan dan bertahan hingga dewasa.

Sumber : https://lifestyle.kompas.com/read/2026/07/19/110500720/ajari-anak-percaya-diri-dengan-5-kalimat-ini