Pertama Kalinya, Ilmuwan Berhasil Temukan Sinyal Terkuat Materi Gelap

Pertama Kalinya, Ilmuwan Berhasil Temukan Sinyal Terkuat Materi Gelap

Jakarta, CNN Indonesia — Para ilmuwan baru-baru ini berhasil menemukan petunjuk paling kuat mengenai keberadaan dark matter atau materi gelap, salah satu misteri terbesar dalam ilmu fisika. Pencarian mengenai materi gelap ini sudah berlangsung selama hampir satu abad.

Sinyal keberadaan materi gelap itu terdeteksi dalam sebuah eksperimen bernama LUX-ZEPLIN (LZ), yang berada sekitar 1,6 kilometer di bawah tanah di South Dakota, Amerika Serikat, dan berhasil merekam sebuah kejadian yang tak biasa. Eksperimen tersebut menggunakan tangki besar berisi xenon cair dan dirancang untuk menangkap momen langka ketika partikel materi gelap berbenturan dengan atom biasa.

Menurut laporan Newsweek pada Rabu (2/9), peristiwa ini terjadi ketika para peneliti memeriksa data yang sudah dikumpulkan selama 220 hari sejak Maret 2023 hingga April 2024. Sinyal keberadaan itu muncul di bagian detektor tempat materi gelap diperkirakan akan terlihat, serta di lokasi yang sangat minim gangguan radiasi alami.

Tim peneliti memperhitungkan bahwa peluang peristiwa ini disebabkan oleh gangguan latar belakang yang lazim hanya sekitar 1 banding 200. Meski angka ini tergolong tidak biasa, bukti yang ada belum cukup kuat untuk disebut sebagai sebuah penemuan resmi.

Mereka menyatakan baru merekam satu peristiwa yang tidak terjelaskan. Temuan ini bisa jadi petunjuk awal dari keberadaan partikel materi gelap, tapi bisa juga berasal dari sumber langka lain yang belum teridentifikasi.

“Kami tidak mengklaim telah melihat materi gelap. Tapi, kami menemukan sesuatu yang sangat menarik,” kata juru bicara LZ Rick Gaitskell, dalam sebuah pernyataan.

Para peneliti telah mempresentasikan temuan ini dalam sebuah konferensi ilmiah di Jepang pada Selasa (1/9). Mereka akan menerbitkan makalahnya secara daring serta diajukan ke jurnal Physical Review Letters.

Apa itu materi gelap?

Melansir situs resmi NASA, dark matter atau materi gelap adalah jenis materi misterius di alam semesta yang tidak memancarkan, menyerap, atau memantulkan cahaya, sehingga tidak dapat dilihat secara kasat mata dan instrumen saat ini.

Meskipun tidak terlihat, para ilmuwan mengetahui bahwa materi gelap ada karena pengaruh gaya gravitasi terhadap benda langit lain seperti bintang dan galaksi. Zat tak kasat mata ini diperkirakan menyusun sekitar 85 persen dari seluruh materi di alam semesta.

Meskipun pencarian ini sudah berlangsung selama hampir satu abad, NASA menyatakan bahwa para ilmuwan belum pernah mendeteksi secara langsung bahan penyusun materi gelap tersebut.

Pada tahun 1933, astronom Fritz Zwicky menyadari bahwa galaksi-galaksi di Kluster Coma bergerak terlalu cepat jika hanya ditahan oleh gravitasi dari materi yang terlihat. Ia kemudian menduga ada bentuk materi tak kasat mata yang memberikan tekanan gravitasi tambahan, yang ia sebut sebagai materi gelap.

Gagasan ini semakin diterima secara luas pada dekade 1970-an berkat penelitian astronom asal AS, Vera Rubin. Ia menemukan bahwa bintang-bintang di pinggiran galaksi bergerak sangat cepat hingga seharusnya terlempar ke luar angkasa.

Punya peranan penting

Materi gelap memegang peranan penting karena gravitasinya turut membentuk alam semesta. Para ilmuwan meyakini bahwa materi ini berfungsi seperti kerangka dasar tempat galaksi dan kelompok galaksi yang lebih besar terbentuk.

Menurut para peneliti, memahami materi gelap dapat membantu menjelaskan bagaimana alam semesta berkembang hingga menjadi seperti sekarang.

Meski telah mengumpulkan bukti kuat mengenai materi gelap lewat efek gravitasi, para ilmuwan belum mengetahui wujud aslinya. Materi ini tidak memancarkan maupun memantulkan cahaya, dan hampir tidak berinteraksi dengan materi biasa, sehingga sangat sulit untuk dideteksi.

Salah satu jawaban yang memungkinkan adalah keberadaan jenis partikel yang disebut Weakly Interacting Massive Particle (WIMP). Partikel ini bisa menembus Bumi dan tubuh manusia tanpa meninggalkan jejak yang bisa disadari.

Eksperimen seperti LZ dirancang khusus untuk menangkap pengecualian yang jarang terjadi itu. Jika sebuah partikel WIMP menabrak atom di dalam detektor, tabrakan itu akan membuat atom bergerak dan menghasilkan kilatan cahaya.

Para ilmuwan kemudian dapat menganalisis kilatan cahaya itu untuk mencari tanda-tanda apakah tabrakan tersebut memang dipicu oleh partikel tak kasat mata.

Menemukan partikel WIMP tidak hanya akan membuktikan keberadaan materi gelap, tetapi juga dapat mengungkap massa serta cara berinteraksinya dengan materi biasa. Hal ini akan membantu mengisi celah besar dalam pemahaman ilmuwan tentang alam semesta.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260903092549-199-1399465/pertama-kalinya-ilmuwan-berhasil-temukan-sinyal-terkuat-materi-gelap

Pupuk Indonesia Intip Peluang Investasi Pabrik Pupuk di Rusia

Pupuk Indonesia Intip Peluang Investasi Pabrik Pupuk di Rusia

PT Pupuk Indonesia (Persero) menjajaki kerja sama strategis untuk pengembangan fasilitas produksi amonia dan urea berskala global, Nakhodka Fertilizer Plant Phase 2 (NFP-2), di Primorsky Krai, Rusia. Proyek tersebut dikembangkan oleh perusahaan holding JSC Ruschem.

Penjajakan ini menjadi bagian dari upaya Pupuk Indonesia mendiversifikasi sumber pasokan sekaligus memperluas akses perusahaan terhadap aset dan rantai pasok pupuk global.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk melakukan studi bersama (joint study) dalam rangkaian Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, pada 3 September 2026.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan kerja sama kajian dengan Rusia merupakan salah satu strategi untuk memperluas alternatif sumber produksi dan pasokan guna meningkatkan ketahanan rantai pasok pupuk nasional.

Menurut dia, kerja sama tersebut juga membuka potensi akses terhadap produksi amonia dan urea berbasis gas dengan struktur biaya bahan baku yang kompetitif dan lebih ramah lingkungan.

“Penjajakan kerja sama kajian ini merupakan salah satu opsi strategi jangka panjang Pupuk Indonesia untuk mengamankan akses bahan baku dan kapasitas produksi global. Hal ini sejalan dengan arahan Danantara agar Pupuk Indonesia makin berperan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus memperluas peran di industri pupuk global,” kata Rahmad.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan P. Roeslani, mengatakan penjajakan tersebut merupakan tindak lanjut konkret dari pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin dalam rangkaian EEF ke-11.

Menurut Rosan, kerja sama itu membuka peluang investasi global bagi Pupuk Indonesia sekaligus memperkuat ketahanan bahan baku dan industri nasional.

“Pupuk Indonesia ini performance-nya makin lama makin bagus, makin efisien, sehingga mempunyai potensi yang sangat besar untuk berinvestasi di Vladivostok dan dengan pihak Rusia. Diharapkan ini menjadi salah satu langkah strategis yang bisa memperkuat sektor ketahanan bahan baku kita dan juga ketahanan industri kita,” kata dia.

Nilai Strategis Kerja Sama

Rahmad mengatakan pengalaman Pupuk Indonesia dalam mengolah gas untuk produksi amonia dan urea menjadi salah satu modal dalam mengkaji peluang kerja sama di Rusia. Pengalaman tersebut dinilai relevan dengan karakteristik proyek NFP yang berbasis gas alam.

NFP merupakan proyek pembangunan kompleks industri metanol, amonia, dan urea berskala global di Primorsky Krai, Rusia Timur, yang dimiliki JSC Ruschem.

Fasilitas tersebut direncanakan memiliki kapasitas produksi sekitar 1,8 juta ton metanol, 2 juta ton amonia, dan 3,5 juta ton urea per tahun. Proyek ini ditargetkan mulai beroperasi secara komersial sekitar 2030.

Dari sisi lokasi, proyek NFP juga dinilai memiliki nilai strategis. Keberadaan Pelabuhan Vladivostok yang menghadap Samudra Pasifik membuka peluang bagi Pupuk Indonesia untuk memperluas akses ke pasar Asia-Pasifik.

Kawasan tersebut selama ini menjadi salah satu pasar strategis bagi aktivitas perdagangan Pupuk Indonesia.

“Ini menjadi menarik karena Vladivostok menghadap Pasifik, kawasan yang selama ini memang menjadi pasar strategis Pupuk Indonesia,” kata Rahmad.

Keunggulan lokasi tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pupuk Indonesia dalam melihat peluang pengembangan NFP-2 sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing dan ketahanan rantai pasok perusahaan.

Kajian Komprehensif

Penandatanganan MoU menjadi tahap awal bagi Pupuk Indonesia untuk mengkaji potensi pengembangan NFP-2 secara menyeluruh. Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak akan melakukan feasibility study dan due diligence terhadap proyek.

Kajian mencakup sejumlah aspek, antara lain teknis, keekonomian proyek, kepastian pasokan bahan baku, struktur pembiayaan, risiko proyek, serta kepatuhan terhadap ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari prinsip Pupuk Indonesia dalam mengevaluasi setiap peluang pengembangan bisnis.

Sumber : https://www.inilah.com/pupuk-indonesia-intip-peluang-investasi-pabrik-pupuk-di-rusia

Trisna Group di Bromo

Trisna Group di Bromo

Previous
Next

🌋 Mendadak Bromo: An Unexpected Journey with Trisna Group

Berawal dari satu kalimat sederhana: “Gas?”
Tanpa banyak rencana, tanpa banyak persiapan… tiba-tiba kami menemukan diri kami menikmati sunrise Bromo dan menciptakan cerita baru bersama. ✨

Karena terkadang, perjalanan terbaik bukan yang sudah disusun jauh-jauh hari, tapi yang hadir dari keberanian untuk mencoba sesuatu yang berbeda.

Dari perjalanan panjang, tawa dan cerita sepanjang jalan, sampai momen menikmati indahnya Bromo — semuanya menjadi memori.

Unexpected trip, unforgettable memories.
Sampai jumpa di petualangan berikutnya! 🚐🌄

Hanya Satu Profesi Bisa Tulis Gelarnya di Tiket Pesawat, Ini Alasannya

Hanya Satu Profesi Bisa Tulis Gelarnya di Tiket Pesawat, Ini Alasannya

Jakarta, CNN Indonesia — Saat melakukan pemesanan tiket pesawat, calon penumpang umumnya hanya diminta mengisi data diri beserta pilihan panggilan berdasarkan gender dan usia.

Namun, dari sekian banyak bidang pekerjaan di dunia, gelar dokter menjadi satu-satunya profesi yang dapat-bahkan dianjurkan-untuk dicantumkan pada sistem tiket penerbangan.

Pencantuman gelar profesi ini bukan sekadar bentuk formalitas, melainkan memiliki fungsi vital yang berkaitan langsung dengan keselamatan dan prosedur darurat di dalam pesawat.

Mengutip penjelasan resmi PT Angkasa Pura Indonesia atau yang dikenal dengan InJourney Airports melalui akun Instagram, pendaftaran gelar dokter saat memesan tiket bertujuan untuk mempermudah kerja awak kabin apabila terjadi kondisi darurat medis selama penerbangan berlangsung.

Dengan adanya data tersebut pada manifest penerbangan, pramugari atau pramugara dapat secara cepat mengidentifikasi dan meminta bantuan profesional dari penumpang yang berlatar belakang dokter tanpa harus mengumumkan situasi darurat yang berpotensi memicu kepanikan di dalam kabin.

Hal ini bertujuan untuk memudahkan awak kabin saat memerlukan bantuan medis dalam keadaan darurat di pesawat.

Secara umum, sistem tiket penerbangan mengelompokkan penumpang ke dalam beberapa kategori gelar standar berdasarkan jenis kelamin serta rentang usia:

– Pria Dewasa: Dicantumkan sebagai Mr (Mister).

– Wanita Dewasa: Dicantumkan sebagai Mrs (Mistress) untuk yang sudah menikah, atau Ms (Miss) bagi wanita yang belum menikah.

– Anak-anak: Anak laki-laki di bawah usia 12 tahun ditulis sebagai Mstr (Master). Master adalah gelar kehormatan dalam bahasa Inggris untuk anak laki-laki dan pemuda.

– Bayi: Penumpang anak di bawah usia 3 tahun dikategorikan sebagai Infant.

Kendati demikian, mekanisme pengisian formulir data diri dapat bervariasi bergantung pada sistem maskapai penerbangan. Beberapa maskapai menyediakan format dua hingga tiga kolom nama (first name, middle name, last name), sementara platform pemesanan online tertentu turut menyertakan pilihan gelar khusus seperti dr. (dokter) hingga Rev. (Reverend) pada kolom titel.

Bagi calon penumpang yang berprofesi sebagai dokter, menyertakan gelar medis saat memesan tiket pesawat menjadi langkah krusial yang sangat direkomendasikan demi mendukung keselamatan penerbangan bersama.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260908100747-269-1401334/hanya-satu-profesi-bisa-tulis-gelarnya-di-tiket-pesawat-ini-alasannya

Studi jelaskan alasan pikiran negatif sulit hilang dari kepala

Studi jelaskan alasan pikiran negatif sulit hilang dari kepala

Jakarta (ANTARA) – Pernah memikirkan kemungkinan buruk dari sebuah kejadian, lalu pikiran tersebut terus berputar meski situasinya sudah berubah? Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pikiran negatif dapat semakin sulit dilepaskan ketika berinteraksi dengan emosi dan kebiasaan memikirkan suatu masalah berulang kali.

Menurut laporan laman Psychology Today, Senin (31/8) waktu setempat, penelitian tersebut menemukan bahwa seseorang dapat terjebak pada penafsiran negatif terhadap situasi yang sebenarnya masih memiliki banyak kemungkinan.

Misalnya, ketika pesan yang dikirim kepada teman tidak kunjung dibalas, seseorang mungkin awalnya berpikir temannya sedang sibuk. Namun, setelah melihat temannya aktif di media sosial, muncul pikiran bahwa dirinya sedang dihindari atau membuat temannya kesal.

Masalahnya bukan sekadar munculnya pikiran negatif, melainkan kemampuan untuk mengubah pandangan tersebut ketika ada informasi baru. Seseorang mungkin tetap menganggap temannya marah meski kemudian mendapat penjelasan bahwa temannya memang sedang sibuk.

Penelitian Lisa M. W. Vos dan rekannya dari Tilburg University dan KU Leuven melibatkan 179 orang dewasa dengan tingkat gejala depresi dan kecemasan yang beragam. Para peserta mengikuti penelitian selama 14 hari dan mendapat enam pertanyaan singkat setiap hari mengenai kondisi mental serta cara mereka menafsirkan berbagai situasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta yang mengalami lebih banyak gejala depresi dan kecemasan sosial cenderung lebih sulit melepaskan penafsiran negatif.

Para peneliti juga menemukan adanya hubungan timbal balik antara pikiran negatif dan emosi. Ketika seseorang lebih sulit melepaskan penafsiran negatif, mereka kemudian cenderung mengalami lebih banyak emosi negatif. Sebaliknya, ketika suasana hati memburuk, seseorang juga lebih mungkin mempertahankan penafsiran negatif terhadap situasi yang belum jelas.

Kebiasaan memikirkan masalah yang sama berulang kali atau rumination juga ikut memperkuat siklus tersebut. Penafsiran negatif dapat membuat seseorang terus memikirkan masalah, sementara kebiasaan tersebut kemudian membuat pikiran negatif semakin sulit dilepaskan.

Jonas Everaert, Ph.D., salah satu peneliti sekaligus asisten profesor psikologi klinis di Tilburg University dan peneliti senior di KU Leuven, menjelaskan bahwa hubungan tersebut menunjukkan adanya pengaruh dua arah antara pikiran dan emosi.

Menurut temuan tersebut, kesehatan mental bukan berarti seseorang harus selalu berpikir positif. Yang lebih penting adalah kemampuan untuk meninjau kembali pikiran ketika situasi berubah atau muncul informasi baru.

Dengan kata lain, ketika sebuah pikiran negatif muncul, seseorang tidak harus langsung menggantinya dengan pikiran positif. Ia dapat mencoba mempertimbangkan kemungkinan penjelasan lain dan melihat apakah ada informasi baru yang dapat mengubah pandangan awal.

Para peneliti juga menilai bahwa mengelola emosi dapat membantu seseorang berpikir lebih fleksibel. Mengurangi tekanan, menghentikan kebiasaan memikirkan masalah berulang kali, mencari dukungan dari orang lain, atau mengalihkan perhatian pada pengalaman positif dapat menjadi beberapa cara yang perlu diteliti lebih lanjut.

Meski demikian, penelitian tersebut masih menunjukkan hubungan antarproses psikologis dan belum dapat membuktikan hubungan sebab-akibat. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengetahui apakah strategi tertentu benar-benar dapat membantu seseorang lebih mudah melepaskan penafsiran negatif.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5730240/studi-jelaskan-alasan-pikiran-negatif-sulit-hilang-dari-kepala

Mengenal Silika dalam Abu Vulkanik dan Risikonya bagi Tubuh

Mengenal Silika dalam Abu Vulkanik dan Risikonya bagi Tubuh

Jakarta, CNN Indonesia — Abu vulkanik yang beterbangan setelah erupsi gunung api kerap terlihat seperti debu biasa. Namun, material berwarna abu-abu hingga kehitaman itu sebenarnya merupakan campuran partikel batuan, mineral, dan material vulkanik lain yang memiliki karakter berbeda.

Salah satu komponen yang dapat terdapat dalam abu vulkanik adalah silika. Senyawa ini menjadi perhatian karena dalam bentuk tertentu dan pada ukuran partikel yang dapat terhirup, paparannya dapat berdampak terhadap kesehatan paru-paru.

Lantas, apa sebenarnya silika yang terdapat dalam abu vulkanik?

Apa itu silika?

Silika merupakan senyawa kimia silikon dioksida (SiO₂). Material ini secara alami dapat ditemukan dalam berbagai jenis batuan dan mineral di lingkungan.

Dalam bentuk kristalin, silika dapat berupa kuarsa, kristobalit, dan tridimit. Ketiga bentuk tersebut memiliki susunan kristal yang berbeda, meski sama-sama tersusun dari silikon dan oksigen.

Silika juga bukan material yang hanya ditemukan pada abu vulkanik. Senyawa ini banyak terdapat di alam, termasuk pada pasir, batuan, dan tanah. Yang menjadi perhatian dalam konteks abu vulkanik adalah silika kristalin respirabel, yakni partikel silika kristalin berukuran sangat kecil sehingga dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan ketika terhirup.

Bagaimana silika bisa ada di abu vulkanik?

Abu vulkanik terbentuk ketika material dari dalam gunung api terlontar ke atmosfer dan mengalami fragmentasi menjadi partikel-partikel berukuran sangat kecil. Material tersebut dapat berasal dari magma, batuan yang sudah ada di dalam gunung, maupun material lain yang ikut terpecah selama proses erupsi.

Karena itu, komposisi abu vulkanik tidak selalu sama. Kandungan mineral, termasuk silika, dapat berbeda antara satu gunung api dan gunung api lainnya, bahkan dapat berbeda bergantung pada karakter dan jenis erupsinya.

Artinya, keberadaan abu vulkanik tidak serta-merta menunjukkan bahwa abu tersebut memiliki kadar silika kristalin yang tinggi. Untuk mengetahui kandungan silika kristalin secara pasti, diperlukan analisis laboratorium terhadap sampel abu.

Mengapa silika kristalin perlu diwaspadai?

Risiko utama bukan semata-mata karena seseorang melihat atau menyentuh abu yang mengandung silika. Perhatian lebih besar diberikan pada partikel silika kristalin yang berukuran cukup kecil untuk terhirup dan masuk ke bagian dalam paru-paru.

Paparan dalam konsentrasi tinggi atau dalam jangka panjang dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan jaringan paru. Salah satu penyakit yang berkaitan dengan paparan silika kristalin adalah silikosis.

Silikosis merupakan penyakit paru akibat menghirup debu silika kristalin dalam jumlah tertentu secara berulang atau berkepanjangan. Kondisi ini dapat menyebabkan jaringan paru mengalami kerusakan dan mengganggu kemampuan seseorang untuk bernapas.

Namun, risiko tersebut tidak berarti setiap paparan abu vulkanik akan menyebabkan silikosis. Risiko dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk konsentrasi silika, ukuran partikel, intensitas dan durasi paparan, serta kondisi lingkungan.

Istilah silika sering kali membuat abu vulkanik terdengar lebih berbahaya daripada debu biasa. Padahal, penting membedakan antara adanya silika dan tingginya paparan silika kristalin respirabel.

Komposisi abu vulkanik sangat bergantung pada karakter gunung api. Karena itu, tidak tepat menyebut seluruh abu vulkanik memiliki kadar silika kristalin tinggi tanpa didukung hasil pemeriksaan.

Hal tersebut juga berlaku pada abu yang berasal dari Gunung Anak Krakatau. Kandungan silika kristalinnya tidak seharusnya disimpulkan hanya berdasarkan asal abu atau warna dan bentuk partikelnya.

Dengan kata lain, keberadaan silika dalam abu vulkanik merupakan hal yang perlu dipahami, tetapi tingkat risikonya tetap harus dilihat berdasarkan komposisi dan karakter partikelnya.

Bukan hanya paru-paru yang perlu diperhatikan

Selain risiko terhadap saluran pernapasan, abu vulkanik secara umum dapat menimbulkan gangguan pada mata dan kulit. Partikel abu yang masuk ke mata dapat menyebabkan rasa perih, mata merah, berair, dan iritasi. Sementara itu, kontak dengan kulit dapat memicu rasa gatal atau iritasi pada sebagian orang.

Abu juga memiliki sifat abrasif karena terdiri atas partikel mineral dan material vulkanik yang keras. Ketika beterbangan, partikel tersebut dapat mengganggu kualitas udara dan kembali terhirup ketika endapan abu terganggu atau tertiup angin.

Karena itu, memahami kandungan abu vulkanik penting bukan untuk menimbulkan kepanikan, melainkan agar masyarakat dapat mengetahui bahwa material tersebut memiliki karakter yang berbeda dari debu sehari-hari.

Silika merupakan salah satu komponen yang perlu diperhatikan, terutama ketika berbentuk kristalin dan terdapat dalam partikel yang dapat terhirup. Namun, tingkat risikonya tidak bisa ditentukan hanya dengan melihat abu secara kasatmata. Pemeriksaan komposisi dan ukuran partikelnya tetap menjadi dasar untuk menilai potensi bahayanya.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260907141303-255-1400999/mengenal-silika-dalam-abu-vulkanik-dan-risikonya-bagi-tubuh

4 Manfaat Menulis Tangan Buat Otak, Siapkan Alat Tulismu Sekarang

4 Manfaat Menulis Tangan Buat Otak, Siapkan Alat Tulismu Sekarang

Jakarta, CNN Indonesia — Ketimbang tulis tangan, mengetik memang lebih cepat dan praktis. Namun menulis tangan ternyata memberikan sederet manfaat buat otak.

Di era digital yang serba cepat dan praktis seperti sekarang, menulis tangan nyaris digeser oleh mengetik di papan keyboard. Huruf yang tertulis memang lebih rapi, bentuknya konsisten, dan proses penulisan lebih cepat.

Hanya saja, studi menunjukkan menulis tangan terutama pada anak-anak membuat mereka lebih memahami dan mengingat huruf. Kemudian pada orang dewasa, menulis tangan selama proses perkuliahan membantu pemahaman materi.

“Sebenarnya ada hal-hal yang sangat penting terjadi selama pengalaman fisik menulis dengan tangan. Hal itu memiliki manfaat kognitif yang penting,” jelas ahli saraf Ramesh Balasubramaniam mengutip dari NPR.

Mulai sekarang, coba selingi aktivitas mengetik dengan menulis tangan sebab ada beberapa manfaat menulis tangan buat otak.

1. Meningkatkan daya ingat dan pemahaman

Menulis tangan menuntut kerja sama berbagai bagian otak secara bersamaan karena melibatkan gerakan, penglihatan, perhatian, dan bahasa.

“Aktivitas ini membutuhkan kekuatan otak yang tidak diperlukan saat mengetik, serta dapat bermanfaat bagi proses belajar, daya ingat, dan pemahaman kita,” kata neuropsikolog Sanam Hafeez mengutip dari Martha Stewart.

2. Membantu memproses emosi

Secara alami, menulis tangan memperlambat laju aktivitas dan memberikan lebih banyak waktu untuk merenungkan suatu gagasan, situasi atau emosi.

Hafeez berkata menulis tangan menjadi bermanfaat saat membuat jurnal atau memproses emosi.

Ahli saraf Fawad Mian menambahkan menulis jurnal terbukti menjadi sarana yang ampuh mengurangi kecemasan dan memperbaiki mood.

3. Memaksimalkan brainstorming

Menulis tangan bakal membantu memacu proses brainstorming atau proses menuangkan pendapat.

Meluangkan waktu menulis tangan membantu menemukan solusi, gagasan baru, serta keluar dari dilema. Jessica Tate, kepala staf klinis di Milton Recovery Centers, menyarankan saat berupaya mengambil keputusan, kamu bisa menuliskan apa dipikirkan sebelum buka laptop.

“Bahkan waktu lima menit saja dapat memaksa Anda untuk mengenali apa yang sebenarnya Anda pikirkan sebelum mulai menyunting atau bereaksi terhadap informasi lain,” kata dia.

4. Terasa lebih personal

Menulis tangan memunculkan nuansa personal. Saat menulis tangan, tidak ada fitur koreksi atau dikte dari algoritma.

“Menurut saya, kita tidak perlu membuang teknologi, tetapi mungkin menyisipkan kegiatan menulis tangan dalam keseharian adalah cara mudah untuk melatih kembali hal-hal yang sebenarnya tidak lagi wajib kita lakukan,” kata Hafeez.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260904152424-284-1400091/4-manfaat-menulis-tangan-buat-otak-siapkan-alat-tulismu-sekarang

Tingkatkan Minat Baca, Sebanyak 1.700 Buku Dibagikan Melalui Program Gerbong Literasi

Tingkatkan Minat Baca, Sebanyak 1.700 Buku Dibagikan Melalui Program Gerbong Literasi

RENDAHNYA minat baca masyarakat menjadi pekerjaan rumah yang tak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah. Dunia usaha pun dituntut mengambil peran. Merespons kondisi tersebut, KAI Logistik (Kalog) menyalurkan 1.700 buku bacaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Gerbong Literasi”.

Program tersebut digelar bertepatan dengan momentum Hari Literasi Nasional yang diperingati setiap 8 September. Ribuan buku itu disebar ke delapan titik di wilayah Jabodetabek, Palembang, dan Surabaya, terutama bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional Kalog.

Manager of Public Relations Kalog, Adjeng Putri Adhatu, mengatakan program tersebut menjadi salah satu langkah perusahaan untuk ikut menumbuhkan minat baca masyarakat, terutama anak-anak. Persoalan literasi masih menjadi tantangan. Berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2020, hanya sekitar 10% penduduk Indonesia yang disebut rajin membaca buku.

“Melalui ‘Gerbong Literasi’ ini, kami ingin mengambil bagian dalam menumbuhkan minat baca masyarakat melalui langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan,” tuturnya.

Adjeng menambahkan, mayoritas buku yang disalurkan merupakan bacaan anak. Pemilihan tersebut diharapkan dapat memperkenalkan buku sekaligus membangun ketertarikan membaca sejak usia dini. Sebanyak 1.700 buku tersebut disalurkan ke delapan titik yang berada di wilayah operasional bisnis Kalog. Langkah ini diharapkan membuat akses terhadap bahan bacaan semakin dekat dengan masyarakat.

“Khususnya bagi anak-anak, keberadaan bahan bacaan yang sesuai dengan usia diharapkan dapat membuka kesempatan untuk mengenal beragam pengetahuan, mengembangkan imajinasi, sekaligus membangun kebiasaan membaca sejak dini,” terangnya.

BUKAN SEKEDAR BAGI BUKU
Menurut Adjeng, program “Gerbong Literasi” tidak sekadar menjadi kegiatan pembagian buku. Lebih jauh, program tersebut diarahkan untuk menciptakan ruang belajar dan membaca yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan. Program itu sekaligus menjadi bagian dari kontribusi perseroan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat tentang Pendidikan Berkualitas.

Melalui kegiatan tersebut, perseroan berupaya memperluas akses masyarakat terhadap sumber belajar sekaligus menciptakan lingkungan yang mendukung proses pendidikan dan peningkatan kapasitas masyarakat. “Sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan, kegiatan TJSL menjadi salah satu agenda yang terus dilakukan perusahaan secara konsisten untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” imbuhnya.

Adjeng menyebut, semangat “Ispossible!” menjadi pijakan perusahaan dalam menjalankan berbagai kontribusi sosial. “Melalui semangat Ispossible!, kami percaya bahwa kontribusi positif dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan bersama dan secara berkelanjutan, termasuk menghadirkan akses bacaan yang lebih dekat bagi generasi penerus,” sambungnya.(E-2)

Sumber : https://mediaindonesia.com/nusantara/930029/tingkatkan-minat-baca-sebanyak-1700-buku-dibagikan-melalui-program-gerbong-literasi

Pertamina Batalkan Mekanisme Beli BBM Wajib Tunjukkan STNK

Pertamina Batalkan Mekanisme Beli BBM Wajib Tunjukkan STNK

Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga membatalkan mekanisme beli bahan bakar minyak (BBM) di SPBU harus menunjukkan STNK. Mekanisme itu sebelumnya akan diterapkan di wilayah Sumatera Selatan.

Pertamina Patra Niaga menegaskan, wacana kewajiban menunjukkan STNK sebagai syarat untuk membeli BBM di SPBU bukan merupakan kebijakan nasional. Mekanisme tersebut merupakan rencana pengawasan yang bersifat lokal di wilayah Sumatera Selatan.

Namun, Pertamina Patra Niaga memutuskan untuk membatalkan rencana implementasi mekanisme tersebut. Ketentuan pembelian BBM tetap mengacu pada regulasi dan ketentuan yang berlaku.

Menurut VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora, pihaknya sangat memperhatikan respons dan masukan masyarakat atas informasi yang tersebar dari wilayah Sumatera Selatan.

“Kami memahami respons dan perhatian masyarakat terhadap informasi yang beredar. Untuk itu, kami meminta Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan untuk membatalkan implementasi mekanisme tersebut. Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat informasi yang berkembang dan menimbulkan kesalahpahaman yang berdampak secara Nasional,” ujar Kitty dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/9/2026).

Pertamina Patra Niaga memastikan setiap kebijakan terkait penyaluran BBM yang berkaitan dengan masyarakat akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan regulator, khususnya BPH Migas, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait.

Pertamina terus memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran. Pertamina Patra Niaga memperkuat pengawasan dan pembinaan terhadap lembaga penyalur. Sepanjang Januari hingga 3 September 2026, Pertamina Patra Niaga telah melakukan pembinaan kepada lebih dari 900 SPBU di seluruh wilayah operasional.

Apabila terbukti terdapat pelanggaran, Pertamina Patra Niaga akan memberikan sanksi sesuai tingkat pelanggaran, mulai dari peringatan tertulis, skorsing, hingga pemutusan hubungan usaha. Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mendorong penindakan terhadap penyalahgunaan BBM subsidi.

Selain pengawasan di lapangan, Pertamina Patra Niaga memperkuat pengawasan melalui penggunaan QR Code Subsidi Tepat pada aplikasi MyPertamina untuk mendukung penyaluran BBM subsidi kepada masyarakat yang berhak.

Sumber : https://oto.detik.com/berita/d-8647855/pertamina-batalkan-mekanisme-beli-bbm-wajib-tunjukkan-stnk

Mengapa Aktivitas Bersama Bikin Lingkungan Makin Hidup?

Mengapa Aktivitas Bersama Bikin Lingkungan Makin Hidup?

Jakarta, CNN Indonesia — Pernah merasa sebuah tempat lebih menyenangkan karena ada banyak aktivitas di dalamnya? Bukan hanya karena jalannya nyaman atau bangunannya terlihat modern, tetapi karena ada orang-orang yang berolahraga pada pagi hari, anak-anak bermain, warga membeli makanan dari pedagang lokal, atau komunitas berkumpul untuk melakukan kegiatan bersama.

Hal-hal sederhana tersebut ternyata menjadi bagian penting dalam membentuk kehidupan sebuah kawasan. Sebuah kota pada dasarnya tidak hanya dibangun dari beton, jalan, dan bangunan.

Kehidupan orang-orang yang tinggal di dalamnya turut menentukan apakah sebuah kawasan benar-benar terasa hidup atau sekadar menjadi tempat untuk pulang dan pergi. Karena itu, ruang untuk bertemu dan berinteraksi semakin dibutuhkan, terutama ketika kawasan perkotaan terus berkembang.

Ruang sosial tidak selalu harus berupa taman besar atau ruang publik dengan desain yang rumit. Lapangan olahraga, pasar, area kuliner, hingga kegiatan komunitas dapat menjadi tempat masyarakat bertemu. Dari pertemuan yang berulang, hubungan antarwarga pun bisa terbentuk.

Orang yang sebelumnya hanya saling berpapasan di jalan, misalnya, bisa mulai berkenalan ketika bertemu dalam kegiatan olahraga akhir pekan. Begitu pula dengan pelaku UMKM yang mendapatkan kesempatan mengenalkan produknya kepada warga sekitar.

Konsep ini sejalan dengan placemaking, yakni pendekatan dalam pengembangan ruang yang salah satunya menempatkan interaksi masyarakat sebagai bagian penting dari terciptanya tempat yang nyaman dan memiliki karakter.

World Health Organization (WHO) juga menyoroti pentingnya koneksi sosial melalui Commission on Social Connection pada 2025. Hubungan sosial dinilai memiliki peran terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan demikian, aktivitas sederhana yang mempertemukan orang sebenarnya memiliki makna lebih besar. Ia dapat membantu membangun rasa terhubung dengan lingkungan tempat seseorang tinggal.

Gambaran tersebut dapat ditemukan di sejumlah kawasan yang sedang berkembang, termasuk kota mandiri di wilayah Tangerang. Salah satunya Paramount Petals yang mengembangkan berbagai kegiatan komunitas di tengah pertumbuhan kawasan hunian tersebut.

Sales & Marketing Director Paramount Land Ferry John Sihombing menyebut, aktivitas komunitas menjadi salah satu cara untuk mempertemukan penghuni, komunitas, pelaku UMKM, dan masyarakat di sekitar kawasan.

“Membangun komunitas bukan sekadar menghadirkan kegiatan hiburan, melainkan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mampu menumbuhkan sense of belonging atau rasa memiliki,” kata dia.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260903225451-277-1399812/mengapa-aktivitas-bersama-bikin-lingkungan-makin-hidup