Tren Ibu Hamil Berolahraga: Dampak Positif Kebugaran dan Panduan Keamanan Medis Terkini

Tren Ibu Hamil Berolahraga: Dampak Positif Kebugaran dan Panduan Keamanan Medis Terkini

PORTALBERITA.CO.ID – Pandangan masyarakat mengenai aktivitas fisik bagi wanita yang sedang mengandung kini mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Olahraga dengan penyesuaian intensitas makin diminati oleh kalangan ibu hamil sebagai bagian dari tren gaya hidup sehat terkini.

Banyak perempuan di berbagai daerah mulai mengadopsi kebiasaan bergerak aktif secara teratur selama masa kehamilan. Kehadiran para wanita ini membuktikan bahwa masa mengandung bukan lagi halangan untuk tetap menjaga kebugaran fisik.

Perkembangan tren positif tersebut memberikan gambaran baru mengenai pentingnya pola hidup seimbang bagi para calon ibu. Dikutip dari Jakartahype.com, fenomena ini ditandai dengan munculnya para ibu yang tetap aktif bergerak meski sedang memasuki usia kehamilan tua.

“Fenomena ini membuktikan bahwa kehamilan bukanlah penghalang bagi perempuan untuk tetap beraktivitas fisik bahkan mengukir prestasi di bidang olahraga,” kata perwakilan dari Jakartahype.com.

Meningkatnya kesadaran akan pentingnya stamina tubuh serta kesehatan mental selama masa mengandung menjadi pendorong utama tren ini. Olahraga yang terukur dipercaya dapat membantu memperlancar proses persalinan serta mengurangi risiko komplikasi kesehatan.

Kendati demikian, pelaksanaan aktivitas fisik bagi ibu hamil tetap memerlukan perhatian dan pengawasan medis yang cermat. Para pakar kesehatan menyarankan agar setiap jenis latihan fisik selalu disesuaikan dengan kondisi kondisi kesehatan masing-masing individu.

Dampak positif dari kebiasaan berolahraga ini mulai dirasakan secara nyata oleh para calon ibu di masyarakat. Selain daya tahan tubuh yang lebih terjaga, kualitas tidur serta fleksibilitas otot selama masa kehamilan juga mengalami peningkatan.

Fenomena tersebut turut menginspirasi komunitas wanita yang lebih luas untuk tidak ragu berdiskusi mengenai kebugaran saat mengandung. Dukungan dari lingkungan keluarga serta pasangan juga menjadi faktor pendorong utama keberhasilan gaya hidup aktif ini.

Dengan pemahaman yang tepat serta panduan dari tenaga medis profesional, aktivitas olahraga dapat memberikan manfaat optimal bagi ibu dan calon bayi. Edukasi mengenai batas aman berolahraga kini menjadi hal penting demi menjaga keselamatan seluruh proses kehamilan.

Sumber : https://portalberita.co.id/post/tren-ibu-hamil-berolahraga-dampak-positif-kebugaran-dan-panduan-keamanan-medis-terkini

Sukun Berpotensi Jadi ‘Superfood’, Ini Manfaatnya

Sukun Berpotensi Jadi ‘Superfood’, Ini Manfaatnya

Jakarta, CNN Indonesia — Sukun lebih dikenal sebagai camilan goreng yang kriuk. Tapi di baliknya, ternyata ada banyak manfaat yang bisa didapat.

Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University Profesor Edi Santosa bahkan menyebut, sukun berpotensi menjadi ‘super food’ di masa depan Indonesia.

“Suatu pangan dapat disebut ‘super food’ jika memiliki kandungan nutrisi tinggi tanpa anutrisi, memberikan manfaat kesehatan, serta dibudidayakan dengan cara yang rendah emisi karbon dan tangguh terhadap perubahan iklim,” jelas Edi, melansir detikhealth.

Berdasarkan berbagai kajian dan pengamatan di lapangan, lanjut Edi, sukun memenuhi ketiga kriteria tersebut.

Sukun punya sederet keunggulan ketimbang bahan pangan karbohidrat populer lainnya. Tak cuma kaya serat dan memiliki indeks glikemik rendah, sukun juga menyimpan banyak vitamin dan mineral penting.

Sejumlah riset menunjukkan, sukun mengandung vitamin C, vitamin A, folat, zat besi, hingga zinc. Kesemuanya dinilai krusial dalam mendukung pemenuhan gizi sekaligus membantu menekan angka stunting di Indonesia.

Sukun, lanjut Edi, juga memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik jika dibandingkan dengan singkong.

“Namun, setiap bahan pangan memiliki keunggulan masing-masing dan saling melengkapi. Jadi, tidak perlu dipertentangkan,” ujar dia.

Pohon tahunan ini juga dikenal tangguh menghadapi cuaca ekstrem. Sukun bisa tumbuh di wilayah bercurah hujan tinggi maupun daerah tandus.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260729184128-262-1386313/sukun-berpotensi-jadi-superfood-ini-manfaatnya

6 Biji Tersehat yang Kaya Nutrisi, Ada Biji Labu hingga Chia Seed

6 Biji Tersehat yang Kaya Nutrisi, Ada Biji Labu hingga Chia Seed

Jakarta – Tak hanya jadi camilan, konsumsi biji-bijian seperti chia seed dan kuaci punya banyak manfaat. Ini kandungan nutrisi dan khasiatnya untuk tubuh.

Biji-bijian kecil ternyata menyimpan banyak nutrisi penting untuk tubuh. Mulai dari serat, protein, lemak sehat, hingga senyawa penting yang dibutuhkan tubuh.

Tak hanya jadi taburan makanan, tetapi juga bisa disajikan sebagai pilihan camilan sehat. Beberapa biji juga dikenal sebagai superfood karena punya manfaat kesehatan.

Konsumsinya bisa membantu mendukung kesehatan jantung, pencernaan, hingga daya tahan tubuh. Ada banyak pilihan biji sehat yang bisa dikonsumsi setiap hari.

Dikutip dari Healthline (21/7) berikut beberapa jenis biji-bijian dengan kandungan nutrisi tinggi dan manfaat baik untuk tubuh:

1. Flaxseed

Flaxseed atau biji rami kaya serat dan omega-3 (ALA). Agar omega-3 terserap optimal, sebaiknya konsumsi dalam bentuk bubuk atau biji yang sudah digiling.

Setiap 100 gram flaxseed mengandung 534 kalori, 18 gram protein, dan 27 gram serat. Biji ini juga menyediakan 6,5 gram omega-3 serta 1,7 gram omega-6.

Flaxseed juga mengandung vitamin B1, magnesium, mangan, dan antioksidan lignan. Konsumsi sekitar 2 sdm flaxseed giling per hari diyakini baik untuk kesehatan jantung.

2. Chia Seed

Chia seeds dikenal sebagai biji kaya nutrisi yang mengandung serat dan omega-3. Biji ini juga memiliki kandungan polifenol antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari radikal bebas.

Dalam 100 gram chia seeds terkandung 517 kalori, 17 gram protein, vitamin B1 sebanyak 0,5 mg, magnesium 326 mg, dan mangan 7,3 mg.

Kandungan serat dalam chia seeds membantu menjaga kesehatan pencernaan. Omega-3 dan antioksidannya juga berperan mendukung kesehatan jantung serta mengurangi stres oksidatif.

3. Hemp Seed

Masih berasal dari tanaman ramai, hemp seed dijuluki sebgai superfood. Hemp seed kaya protein berkualitas tinggi, lemak sehat omega-6 dan omega-3. Biji ini juga mengandung vitamin E, D, A, serta asam amino esensial.

Dalam 100 gram hemp seeds terkandung sekitar 31,6 gram protein, 48 gram lemak, 4 gram serat, serta berbagai mineral seperti magnesium, fosfor, dan kalium.

Kandungan polifenol dan terpenoid pada hemp seeds memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba. Nutrisi ini membantu menjaga kesehatan tubuh serta mendukung pola makan seimbang.

4. Biji Wijen

Wijen termasuk biji-bijian kaya nutrisi yang sering diolah menjadi minyak wijen, tahini, hingga susu wijen. Biji kecil ini mengandung lemak sehat, protein, dan antioksidan.

Dalam 100 gram wijen terkandung sekitar 573 kalori, 17 gram protein, 50 gram lemak, 12 gram serat, serta mineral seperti kalsium, magnesium, dan fosfor.

Kandungan sesamin dan sesamol pada wijen memiliki efek antioksidan dan antiperadangan. Nutrisi ini dapat membantu menjaga kesehatan jantung, menurunkan kolesterol, serta mendukung kesehatan kulit.

5. Biji Labu

Biji labu kaya nutrisi seperti serat, lemak sehat, asam amino, dan antioksidan. Biji ini mengandung tokoferol serta karotenoid yang baik untuk tubuh.

Sebanyak 100 gram pumpkin seeds mengandung 559 kalori, protein 30 gram, lemak sehat 49 gram, dan serat 6 gram. Kandungan mineralnya juga cukup melimpah.

Mengonsumsi biji labu dapat membantu menjaga kesehatan jantung, mengontrol gula darah, dan melawan peradangan. Selain itu, juga mendukung pencernaan serta membantu menjaga kesehatan hati.

6. Biji Bunga Matahari

Biji bunga matahari atau yang juga dikenal kuaci kaya protein, lemak tak jenuh, serat, vitamin E, selenium, zinc, dan berbagai mineral. Biji ini sering dijadikan camilan sehat.

Setiap 100 gram sunflower seeds menyimpan 18,9 gram protein dan beragam mineral, seperti 4,37 mg zat besi, 2,65 mg mangan, serta 302 mg magnesium.

Kandungan lemak sehat seperti asam linoleat dan oleat dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Biji ini juga memiliki antioksidan yang mendukung perlindungan sel tubuh.

Sumber : https://food.detik.com/info-sehat/d-8597092/6-biji-tersehat-yang-kaya-nutrisi-ada-biji-labu-hingga-chia-seed

Terungkap Lewat Studi, Jenis Kopi Ini Bisa Bikin Awet Muda dan Panjang Umur

Terungkap Lewat Studi, Jenis Kopi Ini Bisa Bikin Awet Muda dan Panjang Umur

Jakarta – Bagi para pencinta kopi, mengawali hari dengan secangkir kopi hangat tentu jadi ritual wajib yang sulit dilewatkan. Berbagai studi sebelumnya sudah membuktikan mengonsumsi kurang dari empat cangkir kopi hitam tanpa gula setiap hari, punya segudang manfaat untuk kesehatan dan bikin panjang umur.
Namun, studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal NPJ Science of Food mengungkapkan fakta menarik lainnya. Efek kopi terhadap penuaan tubuh ternyata sangat bergantung pada cara penyajiannya, antara kopi saring (filtered coffee) vs kopi instan.

Kopi Saring Bikin Awet Muda

Dalam studi tersebut, para peneliti menganalisis data dari hampir 49.500 partisipan yang terdaftar di UK Biobank, dengan rata-rata usia 56,4 tahun. Selain mengisi kuesioner mengenai pola makan dan kebiasaan minum kopi, usia biologis para peserta juga diukur secara ketat.

Sebagai informasi, usia biologis menggambarkan kondisi kerusakan tubuh pada tingkat seluler, berbeda dari usia kronologis (jumlah tahun manusia hidup). Pengukuran ini dilakukan melalui tiga indikator utama:

  • Panjang telomer leukosit relatif (pelindung DNA pada sel).
  • Percepatan PhenoAge atau pengukuran dengan indikator tes darah rutin untuk memperkirakan tingkat penuaan sel, risiko penyakit, dan kesehatan secara keseluruhan.
  • Percepatan usia biologis Metode Klemera-Doubal atau Klemera-Doubal Method (KDM).

Hasilnya, orang-orang yang rutin meminum kopi saring mencatatkan skor percepatan usia biologis yang lebih rendah serta memiliki telomer yang lebih panjang. Dalam dunia medis, indikator ini erat kaitannya dengan proses penuaan yang lebih sehat dan lambat.

Sebaliknya, mereka yang gemar mengonsumsi kopi instan justru menunjukkan skor percepatan usia yang lebih tinggi dan ukuran telomer yang lebih pendek.

“Konsumsi kopi saring berkaitan dengan penurunan risiko penuaan biologis. Sebaliknya, kopi instan justru berhubungan dengan peningkatan risiko percepatan penuaan,” tulis kesimpulan studi tersebut, dikutip dari Huffington Post.

Tips Maksimalkan Manfaat Kopi

Ingin tetap mendapatkan manfaat kesehatan yang maksimal dari secangkir kopi favoritmu? Berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

  • Hindari gula tambahan: Meminum kopi tanpa gula atau pemanis buatan adalah kunci utama agar manfaat antioksidannya tidak rusak.
  • Pilih kopi saring: Menggunakan filter atau penyaring saat menyeduh kopi dinilai lebih aman dan berkhasiat bagi kesehatan sel tubuh dibandingkan kopi instan.
  • Waktu minum yang tepat: Menikmati sajian berkafein setelah selesai sarapan diketahui dapat mengoptimalkan manfaat kesehatannya bagi tubuh.

Meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan hubungan sebab-akibat secara pasti, tak ada salahnya mulai beralih ke kopi saring untuk menjaga tubuh tetap awet muda.

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8597444/terungkap-lewat-studi-jenis-kopi-ini-bisa-bikin-awet-muda-dan-panjang-umur#google_vignette

Asbes Masih Banyak Digunakan, Apa Bahayanya Bagi Kesehatan?

Asbes Masih Banyak Digunakan, Apa Bahayanya Bagi Kesehatan?

Asbes telah lama digunakan sebagai bahan bangunan karena relatif murah, kuat, dan tahan panas. Di Indonesia, bahan ini masih dapat ditemukan pada atap, plafon, pipa, sekolah, rumah, gudang, dan bangunan industri. Karena penggunaannya begitu umum, sebagian masyarakat menganggap asbes aman.

Padahal, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan International Agency for Research on Cancer (IARC) menyatakan bahwa semua jenis asbes dapat menyebabkan kanker pada manusia. WHO juga memperkirakan lebih dari 200.000 kematian setiap tahun berkaitan dengan pajanan asbes di tempat kerja. Bahaya asbes sering tidak disadari karena gangguan kesehatan dapat baru terlihat bertahun-tahun setelah pajanan.

Karena itu, masyarakat dan pekerja perlu mengetahui kapan asbes dapat melepaskan serat berbahaya, siapa yang paling berisiko, serta langkah pencegahan yang perlu dilakukan.

Apa itu Asbes?

Asbes adalah kelompok mineral alami yang tersusun atas serat-serat sangat halus dan kuat. Sifatnya yang tahan panas, api, dan bahan kimia membuat asbes dahulu banyak digunakan pada atap, plafon, pipa, bahan isolasi, serta berbagai produk industri.

Bahan yang mengandung asbes dapat melepaskan serat ketika rusak, lapuk, dipotong, dibor, diamplas, dipecahkan, atau dibongkar. Serat tersebut sangat kecil sehingga tidak terlihat oleh mata dan dapat melayang di udara lalu terhirup. Karena itu, material yang diduga mengandung asbes tidak boleh ditangani sembarangan.

Siapa yang Berisiko?

Risiko terbesar terdapat pada orang yang bekerja langsung dengan bahan mengandung asbes atau berada di lokasi yang menghasilkan debu asbes. Kelompok yang perlu lebih waspada antara lain:

  • Pekerja konstruksi yang memasang, memotong, mengebor, atau membongkar material bangunan.

  • Pekerja renovasi, pembongkaran, dan pemeliharaan gedung, terutama pada bangunan lama.

  • Pekerja pabrik yang memproduksi atau mengolah lembaran atap, plafon, pipa, atau produk lain yang mengandung asbes.

  • Pekerja galangan kapal, industri otomotif, dan industri lain yang masih memiliki bahan isolasi atau komponen lama berbahan asbes.

  • Anggota keluarga pekerja yang dapat terpajan debu dari pakaian, sepatu, atau peralatan kerja yang dibawa pulang.

  • Masyarakat di sekitar bangunan rusak atau kegiatan pembongkaran yang tidak dikendalikan dengan baik.

Besarnya risiko dipengaruhi oleh jumlah serat yang terhirup, seberapa sering dan lama pajanan terjadi, serta mutu pengendalian di tempat kerja. Tidak semua orang yang terpajan akan mengalami penyakit, tetapi risiko meningkat seiring bertambahnya pajanan.

Mengapa Asbes Berbahaya?

Ketika terhirup, serat asbes dapat masuk jauh ke dalam paru-paru dan sulit dikeluarkan oleh tubuh. Serat yang menetap dapat memicu peradangan dan kerusakan jaringan dalam jangka panjang.

Dampaknya tidak selalu langsung terasa. Penyakit akibat asbes umumnya memiliki masa laten yang panjang dan dapat baru muncul 10-40 tahun atau lebih setelah pajanan pertama. Inilah sebabnya seseorang dapat merasa sehat saat ini, meskipun pernah terpajan bertahun-tahun sebelumnya.

Apa Dampak pajanan Asbes terhadap Kesehatan?

pajanan asbes terutama dapat merusak paru-paru dan selaput paru. Beberapa penyakit yang berhubungan dengan asbes meliputi:

  1. Asbestosis

Asbestosis adalah gangguan paru yang akibat penumpukan debu yang mengandung serat asbes terperangkap di dalam kantong udara dalam paru-paru (alveoli) dan membentuk jaringan parut, sehingga paru-paru menjadi kaku.  Keluhannya dapat berupa sesak napas yang makin berat, batuk menetap, dan mudah lelah. Kerusakan yang sudah terjadi umumnya tidak dapat pulih sepenuhnya.

  1. Kanker paru

Asbes meningkatkan risiko kanker paru. Risiko menjadi jauh lebih tinggi pada orang yang terpajan asbes dan juga merokok. .

  1. Mesothelioma

Kanker ganas yang paling sering menyerang selaput paru (pleura). Kanker ini jarang, tetapi memiliki hubungan yang kuat dengan pajanan asbes.

Karena penyakit-penyakit tersebut dapat berkembang perlahan, pencegahan pajanan jauh lebih penting daripada menunggu munculnya keluhan.

Kapan Harus ke Dokter?

Orang yang pernah atau masih bekerja dengan bahan mengandung asbes perlu memperhatikan perubahan pada pernapasan. Periksakan diri ke dokter apabila mengalami:

  • Batuk yang menetap atau tidak membaik.
  • Sesak napas, terutama jika semakin berat saat beraktivitas.
  • Nyeri dada yang tidak diketahui penyebabnya.
  • Batuk berdarah.
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Keluhan pernapasan disertai riwayat pajanan asbes.

Riwayat pekerjaan sangat penting untuk disampaikan kepada dokter, termasuk jenis pekerjaan, lama bekerja, dan aktivitas yang mungkin menghasilkan debu asbes. Pekerja yang masih berisiko juga perlu mengikuti pemeriksaan kesehatan berkala melalui program kesehatan kerja, meskipun belum memiliki keluhan.

Bagaimana Mencegah pajanan Asbes?

Pencegahan berfokus pada mencegah serat asbes terlepas dan terhirup. Untuk masyarakat maupun pekerja, langkah yang dapat dilakukan meliputi:

  1. Hindari merusak bahan yang mengandung asbes

Hindari memotong, mengebor, mengamplas, atau memecahkan bahan yang diduga mengandung asbes tanpa prosedur yang aman. Kegiatan tersebut dapat melepaskan serat asbes ke udara sehingga mudah terhirup.

  1. Gunakan metode kerja yang aman

Apabila harus menangani bahan yang mengandung asbes, lakukan dengan cara yang dapat mengurangi terbentuknya debu, misalnya membasahi permukaan terlebih dahulu dan menghindari penggunaan alat yang menghasilkan banyak debu.

  1. Gunakan alat pelindung diri yang sesuai

Pekerja yang berisiko terpajan perlu menggunakan alat pelindung diri yang sesuai, terutama respirator partikulat yang memenuhi standar. Penggunaan masker kain atau masker bedah tidak memberikan perlindungan yang memadai terhadap serat asbes.

  1. Jaga kebersihan diri setelah bekerja

Setelah selesai bekerja, cuci tangan dan mandi bila memungkinkan serta ganti pakaian kerja sebelum pulang. Langkah ini membantu mencegah serat asbes terbawa ke rumah dan mengurangi risiko pajanan bagi anggota keluarga.

  1. Jangan membuang limbah asbes sembarangan

Bahan atau limbah yang mengandung asbes harus ditangani dan dibuang sesuai dengan peraturan yang berlaku agar tidak mencemari lingkungan dan membahayakan masyarakat di sekitarnya.

  1. Ikuti pemeriksaan kesehatan berkala

Bagi pekerja yang berisiko terpajan asbes, pemeriksaan kesehatan berkala penting dilakukan sebagai bagian dari program kesehatan kerja untuk membantu mendeteksi gangguan kesehatan sedini mungkin.

Mencegah pajanan jauh lebih baik daripada mengobati penyakit akibat asbes. Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan secara konsisten, risiko gangguan kesehatan akibat pajanan asbes dapat dikurangi.

Peran Tempat Kerja

Tempat kerja memiliki peran penting dalam melindungi pekerja dari bahaya pajanan asbes. Upaya pencegahan tidak cukup hanya mengandalkan penggunaan alat pelindung diri, tetapi harus dimulai dengan mengurangi atau mengendalikan sumber pajanan di lingkungan kerja.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh tempat kerja antara lain:

  • Mengidentifikasi bahan yang mengandung asbes, terutama pada bangunan atau peralatan lama, sehingga dapat dilakukan penanganan yang aman.

  • Mengurangi pelepasan debu asbes, misalnya dengan menerapkan metode kerja yang aman, menggunakan ventilasi atau sistem penyedot debu yang sesuai, serta menghindari cara kerja yang menghasilkan banyak debu.

  • Menyediakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai, seperti respirator partikulat, serta memastikan pekerja mengetahui cara menggunakan, melepas, dan merawat APD dengan benar.

  • Memberikan pelatihan kepada pekerja mengenai bahaya asbes, cara kerja yang aman, serta prosedur penanganan dan pembuangan limbah yang benar.

  • Menyediakan fasilitas kebersihan, seperti ruang ganti, tempat mencuci tangan, dan bila memungkinkan fasilitas mandi, agar serat asbes tidak terbawa pulang melalui pakaian atau peralatan kerja.

  • Melaksanakan pemantauan lingkungan dan pemeriksaan kesehatan berkala bagi pekerja yang berisiko terpajan sesuai dengan program kesehatan kerja dan ketentuan yang berlaku.

Dengan menerapkan pengendalian risiko secara menyeluruh, tempat kerja dapat mengurangi pajanan asbes dan melindungi kesehatan pekerja, sekaligus mencegah dampak terhadap keluarga dan lingkungan sekitar.

Sumber : https://ayosehat.kemkes.go.id/asbes-masih-banyak-digunakan-apa-bahayanya-bagi-kesehatan

13 Cara Efektif Mengatasi Libido Seks yang Terlalu Tinggi

13 Cara Efektif Mengatasi Libido Seks yang Terlalu Tinggi

Peningkatan hasrat seksual normal terjadi pada orang muda yang mengalami lonjakan hormonal. Pada orang berusia lebih tua, sejumlah faktor lain dapat memengaruhi gairah seks, misalnya kondisi kesehatan tertentu ataupun dampak obat-obatan.

Orang yang memiliki libido seks tinggi biasanya tidak pernah merasa puas walaupun sudah melakukan hubungan seks berulang kali.

Libido seks terlalu tinggi bisa menjadi masalah serius. Kalau sudah begitu, lakukan cara mengatasi libido tinggi berikut ini:

1. Berolahraga

Olahraga dapat menjadi salah satu cara menghilangkan nafsu yang berlebihan. Dengan berolahraga, perhatian dapat teralihkan pada hal yang lebih positif. Tubuh dan pikiran pun tentunya menjadi lebih segar.

2. Hindari Rangsangan Seksual

Libido tinggi biasanya dipicu dengan rangsangan. Jadi, hindari segala hal yang membuat libido meningkat.

Misalnya, jika sedang berduaan saja, hindari aktivitas petting (berhubungan seksual tanpa buka baju) atau ciuman.

Ciuman-ciuman kecil yang bergulir menjadi ciuman penuh gairah justru merupakan proses stimulasi alias pemanasan ke arah hubungan seks.

3. Hindari Masturbasi

Sering melakukan masturbasi akan meningkatkan libido seks. Oleh karena itu, hindari melakukan masturbasi.

Masturbasi yang dilakukan berlebihan tidak bermanfaat. Segera alihkan keinginan pada kegiatan lain yang lebih positif.

4. Cari Pengalihan

Cara menurunkan libido yang juga cukup efektif adalah melakukan hobi. Efeknya mirip dengan olahraga sebagai pengalihan.

Hobi positif yang kamu lakukan dapat membantu pikiran teralihkan dari hasrat seksual terlalu tinggi.

5. Perbanyak Aktivitas di Tempat Umum

Cara ini memang tidak secara langsung menghilangkan nafsu berlebihan. Namun, aktivitas di tempat umum membuat kamu sulit mengikuti hasrat seksual. Kesibukan dapat membuat pikiranmu teralihkan dari nafsu yang menggebu.

6. Kenali Pemicu

Mungkin ada hal-hal tertentu yang membuat libidomu meningkat, misalnya saja kebosanan, stres, masalah pada hubungan, dan lainnya.

Cara mengurangi nafsu seksual yang bisa kamu lakukan adalah coba merenung untuk mengenali pemicunya. Dengan demikian, upaya menurunkan libido akan lebih mudah.

7. Cari Support Group

Pastinya tidak mungkin hanya kamu yang bermasalah dengan libido tinggi. Tergabung dalam support group dengan masalah yang sama dapat membantumu mengetahui cara mengatasi libido tinggi.

Kamu dan para anggota bisa saling mendapatkan tips untuk mengatasi nafsu yang berlebihan.

8. Pahami Kecocokan Hasrat Seksual Pasangan

Coba telaah kembali masalahmu, apakah memang disebabkan libidomu yang tinggi atau ketidakcocokan dengan hasrat seksual pasangan? Misalnya, pasangan cenderung kurang tertarik berhubungan sehingga hasrat seksualmu terkesan tinggi.

Jika memang disebabkan ketidakcocokan, carilah jalan tengah yang adil bagimu dan pasangan. Coba juga bantu pasangan mengetahui bagaimana meningkatkan hasrat seksualnya.

9. Batasi Diri untuk Menanggapi Nafsu Seksual

Libido adalah istilah yang dipakai untuk menggambarkan dorongan atau keinginan melakukan aktivitas seksual. Artinya, dorongan ini tidak perlu selalu diikuti dengan melakukan aktivitas seksual.

Latih diri untuk mengacuhkan dorongan berlebihan ini.

10. Kenali Waktu Lonjakan Hormonal Normal

Libido cukup berkaitan dengan hormon testosteron. Secara alamiah, akan ada waktu tertentu di mana terjadi lonjakan hormon ini, misalnya saat remaja atau dewasa muda. Jadi, wajar jika mengalami peningkatan libido di waktu tersebut.

Perlu kembali diingat, dorongan seksual tidak selalu harus berujung pada aktivitas seksual.

11. Atasi Kondisi Mental

Beberapa masalah mental, biasanya bipolar atau demensia, dapat membuat seseorang berperilaku seperti orang dengan nafsu seksual tidak terkontrol.

Kalau memang ini penyebabnya, maka kondisi mental tersebut wajib diatasi terlebih dahulu.

12. Konsultasi dengan Ahli

Tenaga ahli, seperti dokter atau psikolog dengan keahlian khusus, memiliki pelatihan yang panjang untuk mengatasi masalah seperti libido yang sulit dikontrol.

Jika memang kamu sudah berusaha mengatasinya namun belum berhasil, jangan ragu untuk konsultasi lebih lanjut dengan ahlinya, ya.

13. Konseling Agama

Menggunakan pendekatan agama bisa menjadi salah satu cara menurunkan libido. Jangan malu berkonsultasi kepada figur religius yang memiliki edukasi memadai dan kamu percaya.

Jangan biarkan libido tinggi mengganggu aktivitas bahkan kesehatan mentalmu. Coba terapkan berbagai cara mengurangi nafsu seksual di atas secara konsisten.

Sumber : https://www.klikdokter.com/gaya-hidup/seks/bagaimana-cara-mengatasi-libido-seks-yang-terlalu-tinggi

7 Buah dan Sayuran yang Bikin Kulit Kencang Jika Dikonsumsi Rutin

7 Buah dan Sayuran yang Bikin Kulit Kencang Jika Dikonsumsi Rutin

Jakarta, CNN Indonesia — Kulit butuh perawatan dari dalam lewat makanan yang kamu konsumsi. Berikut rekomendasi buah dan sayuran yang bikin kulit kencang jika dikonsumsi rutin.

Mungkin kamu sudah yakin produk perawatan kulit yang dipakai cukup membuat kulit sehat dan kencang. Namun perawatan kulit tak sekadar dari luar atau topikal.

Apa pun yang kamu konsumsi dapat memengaruhi kondisi kulit. Jika kamu mengonsumsi pangan tinggi vitamin, mineral, dan antioksidan, niscaya kulit tetap segar dan awet muda.

Buah dan sayuran yang bikin kulit kencang

Studi menunjukkan pangan berbasis tumbuhan seperti sayuran buah, kacang-kacangan, biji-bijian, dan polong-polongan termasuk tinggi nutrisi untuk mendukung kesehatan kulit.

Berikut beberapa buah dan sayuran yang sebaiknya rutin dikonsumsi.

1. Paprika merah

Jeruk bukan satu-satunya pangan sumber vitamin C. Justru paprika merah mengandung vitamin C yang jumlahnya lebih tinggi daripada jeruk.

Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang membantu merangsang kolagen yakni, protein yang berguna untuk meningkatkan kelembapan dan elastisitas kulit.

Konsumsi paprika merah secara rutin bisa mengurangi kerutan kulit dan menjadikan kulit lebih halus. Selain itu, kandungan kapsantin yang membuat paprika berwarna merah dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari.

2. Anggur

Anggur mengandung resveratrol yang memiliki efek seperti estrogen. Resveratrol mampu memperlambat penuaan kulit dan membantu mencegah kemunculan bintik hitam.

Rutin mengonsumsi anggur juga menjauhkan dari risiko kanker kulit sebab resveratrol membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar ultraviolet.

3. Wortel

Masukkan wortel dalam menu harian jika ingin kulit sehat. Melansir dari GoodRX, wortel tinggi kandungan beta karoten yakni, antioksidan yang berubah jadi vitamin A.

Beta karoten membantu mencegah jerawat, mengurangi kerutan, dan melindungi dari sengatan sinar matahari.

Akan tetapi, konsumsi wortel tidak dalam jumlah berlebihan sebab sayuran ini dapat membuat kulit berwarna kuning-oranye (karotenemia).

4. Stroberi

Seperti paprika merah, stroberi tinggi kandungan vitamin C. Selain stroberi, vitamin C juga banyak terdapat pada buah-buahan sitrus dan kiwi.

Kamu bisa mengonsumsi buah-buahan ini secara bersamaan dalam olahan salad buah.

5. Tomat

Melansir dari Cleveland Clinic, tomat mengandung likopen yaitu jenis antioksidan yang membantu membuat kulit lebih halus.

6. Blueberry

Blueberry tinggi kandungan antosianin yakni jenis flavonoid yang diyakini mampu menekan pertumbuhan sel tumor dan meregulasi gula darah.

Blueberry dapat mencegah glikasi atau proses yang membuat kolagen dan jaringan elastis kulit menjadi kaku dan kehilangan kekencangannya.

7. Brokoli

Brokoli patut dimasukkan dalam menu harian sebab tinggi lutein. Lutein merupakan molekul yang melindungi kulit dari kekeringan dan kerutan akibat kerusakan oksidatif.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260724193317-262-1384680/7-buah-dan-sayuran-yang-bikin-kulit-kencang-jika-dikonsumsi-rutin

Sering Diabaikan, Waspada Diabetes dan Hipertensi Bisa Picu Kebutaan

Sering Diabaikan, Waspada Diabetes dan Hipertensi Bisa Picu Kebutaan

Jakarta, CNBC Indonesia – Para penderita diabetes dan tekanan darah tinggi (hipertensi) diimbau untuk tidak menyepelekan kesehatan mata. Kerusakan organ penglihatan akibat kedua penyakit kronis ini sering kali terjadi secara diam-diam (silent) tanpa disertai rasa sakit atau kaburnya penglihatan pada tahap awal.

Diabetes diketahui dapat merusak pembuluh darah halus pada retina (retinopati diabetik). Sementara itu, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dalam jangka panjang mampu mengganggu sirkulasi serta struktur pendukung fungsi penglihatan.

Ironisnya, proses kerusakan ini bisa berlangsung saat pasien masih merasa bisa membaca, menyetir, dan beraktivitas normal sehari-hari.

“Banyak pasien secara rutin memantau kadar gula darah, tekanan darah, serta fungsi jantung dan ginjal, tetapi mungkin belum menyadari bahwa mata juga dapat terdampak,” ujar Dr. Low Jin Rong, dokter spesialis mata konsultan di Cornerstone Eye Centre saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026).

Lebih lanjut, Dr. Low menjelaskan bahwa meskipun diabetes dan hipertensi sudah sangat sering dikaitkan dengan risiko fatal seperti serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal, dampak buruknya terhadap mata jarang dibahas dengan tingkat urgensi yang sama.

Glaukoma: Sang Pencuri Penglihatan

Salah satu ancaman terbesar yang dipicu oleh kondisi ini adalah Glaukoma, penyakit yang kerap dijuluki sebagai “pencuri penglihatan”. Glaukoma merusak saraf optik secara bertahap dan umumnya menyerang penglihatan samping (perifer) terlebih dahulu.

Lantaran fungsi penglihatan tengah masih jernih, pasien kerap tidak sadar bahwa sebagian lapang pandang mereka telah hilang secara permanen.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena glaukoma dan masalah mata serius lainnya meliputi:

– Tekanan bola mata yang tinggi

– Riwayat glaukoma dalam keluarga

– Miopia (mata minus) tinggi & pertambahan usia

– Riwayat cedera mata & penggunaan kortikosteroid jangka panjang

– Kondisi sistemik seperti diabetes dan hipertensi

Penting diketahui, kerusakan penglihatan akibat glaukoma tidak dapat dikembalikan (ireversibel). Namun, diagnosis dini dan pemeriksaan rutin ke dokter spesialis mata dapat memperlambat keparahan penyakit melalui penanganan yang tepat, seperti obat-obatan, terapi laser, atau tindakan operasi.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260725013116-33-753730/sering-diabaikan-waspada-diabetes-dan-hipertensi-bisa-picu-kebutaan

Cari Keseimbangan Hidup dan Kerja? Ini 10 Negara dengan Work-Life Balance Terbaik

Cari Keseimbangan Hidup dan Kerja? Ini 10 Negara dengan Work-Life Balance Terbaik

Jakarta – Keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi atau work-life balance kini menjadi salah satu faktor dalam menentukan kualitas hidup. Tak hanya soal jam kerja, tetapi juga mencakup hak cuti, fleksibilitas bekerja, hingga kesempatan untuk beristirahat dan menikmati kehidupan di luar pekerjaan.

Sejumlah negara di dunia berhasil menciptakan budaya kerja yang lebih sehat dengan memberikan perhatian besar pada kesejahteraan karyawan. Lantas, negara mana saja yang memiliki work-life balance terbaik?

10 Negara dengan Work-Life Balance Terbaik

Dikutip dari laman Immigrant Invest, OECD Better Life Index membandingkan kesejahteraan antarnegara berdasarkan beberapa aspek, seperti jam kerja hingga masa cuti yang diberikan. Berikut 10 negara dengan work-life balance terbaik.

1. Norwegia

Rata-rata jam kerja di Norwegia adalah 37,5 jam per minggu yang dibagi ke dalam lima hari kerja. Banyak perusahaan menerapkan sistem jam kerja fleksibel (flexitime) yang memungkinkan pegawai menentukan sendiri waktu mulai dan selesai bekerja, selama total jam kerja mingguan tetap terpenuhi.

Peraturan ketenagakerjaan di Norwegia memperbolehkan lembur, tetapi penerapannya diatur secara ketat. Total lembur umumnya tidak boleh melebihi 200 jam per tahun, kecuali ada kesepakatan lain. Upah lembur juga diberikan dengan tarif lebih tinggi, yakni sekitar 40 hingga 100 persen di atas upah reguler.

Salah satu nilai penting dalam kehidupan masyarakat Norwegia adalah konsep friluftsliv, yang berarti kehidupan di alam terbuka. Karena itu, banyak pekerja memanfaatkan waktu istirahat untuk berjalan-jalan di taman atau menikmati alam sekitar, bahkan saat jam makan siang.

Setelah jam kerja berakhir, aktivitas luar ruangan seperti mendaki, bersepeda, atau bermain ski sesuai musim juga menjadi bagian dari rutinitas banyak warga Norwegia.

Karyawan memiliki 25 hari cuti berbayar per tahun atau setara dengan lima minggu. Banyak karyawan juga mendapat tunjangan liburan.

2. Belanda

Jam kerja di Belanda umumnya berkisar antara 36 hingga 40 jam per minggu yang dibagi ke dalam lima hari kerja, yaitu Senin hingga Jumat. Namun, banyak pekerja yang memilih empat hari kerja dalam seminggu atau memanfaatkan pengaturan jam kerja yang lebih fleksibel.

Budaya lembur tidak terlalu umum di Belanda karena perusahaan berupaya menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi karyawan. Jika lembur memang diperlukan, pekerja biasanya akan menerima kompensasi berupa upah tambahan atau waktu istirahat pengganti, sesuai dengan perjanjian kerja yang berlaku.

Salah satu budaya yang mencerminkan keseimbangan kehidupan sosial dan pekerjaan di Belanda adalah borrel, yaitu tradisi berkumpul secara santai bersama rekan kerja setelah jam kantor untuk menikmati minuman dan camilan.

Kegiatan ini umumnya diadakan pada hari Jumat sebagai cara bagi para pekerja untuk melepas penat sekaligus mempererat hubungan sosial setelah menjalani satu pekan bekerja.

Karyawan memiliki jatah empat minggu cuti berbayar atau setara dengan 20 hari kerja. Namun, dalam praktiknya banyak karyawan yang menerima cuti lebih banyak daripada yang ditetapkan undang-undang.

3. Swedia

Jam kerja di Swedia umumnya mencapai 40 jam per minggu. Sistem kerja yang fleksibel juga banyak diterapkan sehingga karyawan dapat menyesuaikan jadwal kerja dengan kebutuhan keluarga maupun urusan pribadi.

Peraturan ketenagakerjaan Swedia serta perjanjian kerja bersama mengatur pelaksanaan lembur secara ketat. Karyawan diperbolehkan bekerja lembur hingga maksimal 200 jam per tahun. Jam lembur tersebut dibayar dengan tarif lebih tinggi, umumnya sekitar 50 hingga 100 persen di atas upah normal, tergantung waktu dan hari pelaksanaannya.

Di banyak tempat kerja di Swedia, terutama saat musim panas, karyawan kerap diperbolehkan pulang lebih awal pada hari Jumat. Tradisi ini dikenal sebagai Fredagsmys atau “Friday Cosiness”, yang mencerminkan budaya menikmati suasana santai dan menghabiskan waktu berkualitas menjelang akhir pekan.

Swedia menawarkan hak cuti yang cukup banyak, yaitu 25 hari per tahun.

4. Finlandia

Jam kerja penuh waktu di Finlandia umumnya berkisar antara 37,5 hingga 40 jam per minggu. Sistem jam kerja fleksibel banyak diterapkan sehingga karyawan dapat menyesuaikan jadwal kerja dengan kebutuhan pribadi dan keluarga. Selain itu, bekerja dari jarak jauh (remote work) juga menjadi praktik yang umum di berbagai sektor.

Salah satu ciri khas budaya kerja di Finlandia adalah keberadaan sauna yang dianggap sebagai bagian penting dari gaya hidup dan kesejahteraan masyarakat. Banyak kantor, termasuk perusahaan besar, memiliki sauna sendiri.

Tidak jarang rekan kerja menghabiskan waktu bersama di sauna setelah jam kerja sebagai cara untuk bersantai sekaligus mempererat hubungan sosial.
Perihal cuti, pekerja Finlandia berhak atas 30 hari cuti berbayar per tahun.

5. Denmark

Jam kerja di Denmark umumnya 37 jam per minggu yang dibagi dalam lima hari kerja, yaitu Senin hingga Jumat. Sejumlah perusahaan di Denmark juga mulai menguji penerapan empat hari kerja dalam seminggu, meski kebijakan ini belum diwajibkan oleh pemerintah.

Penerapannya bergantung pada kesepakatan antara perusahaan dan karyawan atau kebijakan internal perusahaan yang bertujuan meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja, mengurangi stres, serta meningkatkan produktivitas. Dalam sistem ini, karyawan tetap menyelesaikan jumlah jam kerja yang sama, tetapi dalam jumlah hari yang lebih sedikit.

Budaya lembur tidak terlalu umum di Denmark karena masyarakat sangat menjunjung tinggi keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Namun, jika lembur diperlukan, karyawan biasanya memperoleh kompensasi berupa waktu istirahat pengganti atau upah tambahan, sesuai dengan kontrak kerja maupun perjanjian kerja bersama.

Denmark memberikan hak cuti berbayar selama lima minggu per tahun bagi karyawan.

6. Swiss

Jam kerja penuh waktu di Swiss umumnya berkisar antara 40 hingga 42 jam per minggu, tergantung sektor industri dan kebijakan masing-masing perusahaan. Meski demikian, banyak perusahaan menawarkan pengaturan jam kerja yang fleksibel, sementara sistem kerja paruh waktu juga cukup umum diterapkan.

Ketentuan mengenai lembur di Swiss diatur secara jelas. Karyawan yang bekerja melebihi jam kerja normal berhak menerima kompensasi berupa upah lembur sebesar 125 persen dari upah biasa atau waktu istirahat pengganti, sesuai dengan kesepakatan yang berlaku. Secara umum, jumlah lembur dibatasi hingga 140 jam per tahun bagi sebagian besar pekerja.

Sama seperti di sejumlah negara Eropa lainnya, Swiss memiliki tradisi Büroapéro, yaitu kebiasaan berkumpul secara santai bersama rekan kerja setelah jam kantor. Dalam kegiatan ini, para karyawan biasanya menikmati minuman dan camilan ringan sambil mengobrol dalam suasana yang informal.
Swiss memberikan karyawan minimal empat minggu atau 20 hari cuti berbayar per tahun. Karyawan di bawah usia 20 tahun berhak atas lima minggu cuti.

7. Prancis

Jam kerja di Prancis untuk karyawan penuh waktu umumnya ditetapkan 35 jam per minggu sesuai ketentuan hukum. Meskipun beberapa sektor memiliki perjanjian kerja yang berbeda, angka 35 jam tetap menjadi standar di sebagian besar industri.

Jika karyawan bekerja melebihi 35 jam, jam tersebut dihitung sebagai lembur. Upah lembur diatur oleh undang-undang, yaitu 25 persen lebih tinggi dari upah normal untuk delapan jam lembur pertama dan 50 persen lebih tinggi untuk jam lembur berikutnya.

Selain pembayaran tambahan, pekerja juga dapat memperoleh RTT days atau hari libur tambahan sebagai pengganti kompensasi lembur.

Salah satu kebijakan paling menarik terkait keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi di Prancis adalah “hak untuk terputus” (right to disconnect) yang mulai berlaku pada tahun 2017.

Aturan ini memberikan hak hukum kepada karyawan untuk tidak menanggapi email atau pesan pekerjaan di luar jam kerja. Tujuannya adalah mengurangi risiko kelelahan kerja dan stres, sekaligus memastikan pekerja dapat benar-benar menikmati waktu pribadinya tanpa tekanan dari pekerjaan.

Terkait cuti, karyawan Prancis berhak atas minimal lima minggu atau 25 hari kerja per tahun. Beberapa perjanjian atau kontrak kolektif juga menawarkan hari libur tambahan.

8. Italia

Jam kerja di Italia umumnya 40 jam per minggu yang biasanya dibagi ke dalam lima hari kerja. Meski demikian, batas maksimum jam kerja yang diizinkan oleh hukum adalah 48 jam per minggu, termasuk jam lembur.

Ketentuan mengenai lembur diatur melalui undang-undang dan perjanjian kerja bersama. Total lembur tidak boleh melebihi 250 jam per tahun. Karyawan yang bekerja lembur berhak menerima upah lebih tinggi dibandingkan upah normal, dengan besaran yang disesuaikan berdasarkan waktu pelaksanaan maupun jenis pekerjaan.

Italia juga memiliki tradisi aperitivo, yaitu kebiasaan berkumpul bersama teman atau rekan kerja setelah jam kerja untuk menikmati minuman dan camilan ringan sebelum makan malam. Tradisi yang biasanya berlangsung antara pukul 17.00 hingga 19.00 ini menjadi cara bagi masyarakat Italia untuk melepas penat sekaligus mempererat hubungan sosial.

Karyawan Italia berhak atas setidaknya empat minggu atau 20 hari cuti berbayar per tahun.

9. Spanyol

Jam kerja penuh waktu di Spanyol umumnya mencapai 40 jam per minggu yang dibagi ke dalam lima hari kerja. Jadwal kerja dapat berbeda-beda tergantung sektor industrinya.

Ketentuan mengenai lembur di Spanyol juga diatur secara jelas. Jumlah lembur tidak boleh melebihi 80 jam per tahun. Kompensasinya dapat berupa upah tambahan dengan tarif lebih tinggi atau waktu istirahat pengganti, tergantung pada kontrak kerja maupun perjanjian kerja bersama.

Setelah jam kerja usai, masyarakat Spanyol juga terbiasa menghabiskan waktu bersama teman atau rekan kerja dengan menikmati tapas, yaitu aneka hidangan ringan yang menjadi bagian dari budaya bersosialisasi di negara tersebut.

Hukum ketenagakerjaan Spanyol memberikan 22 hari kerja cuti berbayar per tahun bagi karyawan.

10. Hungaria

Jam kerja di Hungaria umumnya 40 jam per minggu. Lembur diperbolehkan di Hungaria, tetapi pelaksanaannya diatur oleh undang-undang.

Karyawan yang bekerja melebihi jam kerja normal berhak memperoleh upah lembur sebesar 50 hingga 100 persen lebih tinggi dari upah biasa atau mendapatkan waktu istirahat pengganti, sesuai dengan ketentuan dalam kontrak kerja. Selain itu, hukum juga menetapkan batas maksimum jumlah jam lembur yang dapat dilakukan seorang pekerja setiap tahunnya.

Hungaria dikenal dengan pemandian air panas (thermal baths) yang menjadi bagian penting dari budaya masyarakatnya. Banyak orang memanfaatkan fasilitas ini setelah jam kerja atau saat akhir pekan untuk bersantai, menghilangkan penat, dan memulihkan kebugaran.

Sejumlah perusahaan di Hungaria juga menyediakan program kebugaran atau hari spa sebagai salah satu bentuk fasilitas dan dukungan terhadap kesehatan serta keseimbangan kehidupan kerja para pegawainya.

Karyawan di Hungaria berhak memperoleh minimal 20 hari kerja cuti berbayar setiap tahun. Jumlah cuti ini akan bertambah seiring bertambahnya usia pekerja, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Indonesia torehkan dua medali emas di nomor vertical 7km SEATRC 2026

Indonesia torehkan dua medali emas di nomor vertical 7km SEATRC 2026

Jakarta (ANTARA) – Kontingen lari trail Indonesia menorehkan dua medali emas di nomor vertical 7km Southeast Asian Trail Running Confederation (SEATRC) 2026.

Di nomor vertical 7km putra, Putra Aldio menjadi yang tercepat setelah mencatatkan waktu 1 jam 3 menit 54 detik. Pelari asal Jakarta ini mengungguli atlet Filipina Christone Dinawanao yang mencatatkan 1 jam 4 menit 14 detik dan atlet Thailand Surachat Thaesi yang mencatatkan waktu 1 jam 4 menit 46 detik.

Sedangkan di nomor vertical 7km putri, Fitri menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 jam 20 menit 59 detik. Atlet asal Sulawesi Selatan ini mengungguli atlet Kamboja Laurie Phai yang mengunci waktu 1 jam 22 menit 55 detik dan atlet Thailand Pitchanan Mahachot dengan catatan 1 jam 23 menit 42 detik.

“Sebagai Ketua Kontingen, saya sangat berbangga atas prestasi putra dan putri kita yang mendapatkan emas Vertical 7km, kita berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Putra Aldio dan Fitri,” jelas Ketua Kontingen Indonesia pada SEATRC Donny Gahral Adian dalam keterangan resmi, Jumat.

“Harapan kami, pada kategori lain, kita bisa dapatkan emas agar kita bisa menjadi juara umum,” tegas Donny yang juga Sekum PP ALTI.

Apresiasi diberikan oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman yang menilai bahwa prestasi ini mampu memantik atlet lainnya untuk bisa lebih berprestasi lagi.

“Semoga, atlet-atlet lari trail kebanggaan Indonesia dapat kembali mempersembahkan prestasi pada nomor pertandingan selanjutnya,” ujar Marciano.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5664789/indonesia-torehkan-dua-medali-emas-di-nomor-vertical-7km-seatrc-2026