Bukan 8 Gelas Sehari, Ternyata Ini Takaran Ideal Minum Air Putih Per Hari

Bukan 8 Gelas Sehari, Ternyata Ini Takaran Ideal Minum Air Putih Per Hari

Jakarta –  Selama ini, anjuran minum delapan gelas air putih setiap hari sudah lama dianggap sebagai patokan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh setiap orang.

Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Kebutuhan cairan setiap orang tidak bisa disamaratakan hanya berdasarkan satu angka.

Lantas, bagaimana mengukur takaran ideal minum air putih setiap hari yang dapat Bunda ikuti untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh?

Benarkan takaran ideal minum air putih bukan 8 gelas?

Dilansir Business Standard, aturan delapan gelas yang terkenal bukan formula yang berlaku untuk semua orang, Bunda. Wakil Manjer Dietetika Klinis, Rumah Sakit PD Hinduja & MRC, Rutu Dhodapkar, mengatakan kebutuhan hidrasi setiap orang berbeda.

Iklim, tingkat aktivitas, dan kondisi kesehatan berpengaruh. Orang-orang di kota dengan cuaca yang panas dan lembap lebih banyak berkeringat dan membutuhkan cairan ekstra. Keseimbangan elektrolit juga sangat penting.

Sulit untuk menentukan secara pasti di mana dan kapan aturan delapan gelas per hari berasal. Ada teori yang menyatakan bahwa aturan ini mungkin didasarkan pada asupan cairan 1 ml per kalori makanan yang dikonsumsi.

Namun, semakin banyak penelitian menunjukkan bahwa rekomendasi umum ini mungkin sebenarnya terlalu banyak air untuk sebagian orang dan tidak cukup untuk orang lain.

Takaran ideal minum air putih setiap hari

Dilansir Healthline, meskipun ada kondisi tubuh yang membuat kebutuhan air meningkat, orang sehat umumnya tidak perlu mengonsumsi air dalam jumlah yang begitu besar.

Di sisi lain, kurang minum air dapat menyebabkan dehidrasi ringan, yang didefinisikan sebagai kehilangan 1-2 persen berat badan akibat kehilangan cairan. Dalam kondisi ini, Bunda mungkin mengalami kelelahan, sakit kepala, dan perubahan suasana hati.

National Institute of Medicine telah menetapkan tingkat asupan yang memadai untuk total air dan minuman. Ini mengacu pada tingkat yang diasumsikan dapat memenuhi kebutuhan sebagian besar orang.

Adapun sejumlah faktor, baik di dalam tubuh maupun lingkungan sekitar, yang memengaruhi kebutuhan air seseorang.

Ukuran tubuh, komposisi tubuh, dan tingkat aktivitas sangat bervariasi dari orang ke orang. Jika seorang atlet, tinggal di iklim panas, atau sedang menyusui, kebutuhan air Bunda tentu meningkat.

Dengan mempertimbangkan semua ini, jelas bahwa kebutuhan air sangat individual. Delapan gelas air per hari mungkin sudah lebih dari cukup bagi sebagian orang, tetapi mungkin terlalu sedikit bagi orang lain.

Jika ingin semuanya tetap sederhana, cukup dengarkan tubuh dan biarkan rasa haus menjadi panduannya. Minum air saat Bunda merasa haus, ganti kehilangan cairan dengan minum lebih banyak air saat cuaca panas dan berolahraga.

Namun, perlu diingat bahwa hal ini tidak berlaku untuk semua orang. Beberapa lansia, misalnya, mungkin perlu secara sadar mengingatkan dirinya sendiri untuk minum air karena penuaan dapat mengurangi sensasi haus.

Manfaat minum air yang cukup untuk kesehatan

Bunda perlu minum cukup air agar tetap terhidrasi secara optimal. Secara umum, itu berarti mengganti air yang hilang melalui pernapasan, keringat, urine, dan feses. Minum air putih yang cukup dapat memberikan manfaat kesehatan, termasuk:

  • Penurunan berat badan: Minum air yang cukup dapat membantu Bunda membakar lebih banyak kalori, mengurangi nafsu makan jika dikonsumsi sebelum makan, dan menurunkan risiko penambahan berat badan jangka panjang.
  • Performa fisik yang lebih baik: Dehidrasi ringan dapat mengganggu performa fisik. Kehilangan hanya dua persen kandungan air tubuh selama berolahraga dapat meningkatkan kelelahan dan mengurangi motivasi.
  • Mengurangi keparahan sakit kepala: Bagi mereka yang rentan terhadap sakit kepala, minum air tambahan dapat mengurangi intensitas. Pada orang yang dehidrasi, air dapat membantu meredakan gejala sakit kepala.
  • Meredakan dan mencegah sembelit: Pada orang yang mengalami dehidrasi, minum air yang cukup dapat membantu mencegah dan meredakan sembelit. Namun, penelitian lebih lanjut tentang kemungkinan efek ini masih diperlukan.
  • Risiko batu ginjal menurun: Meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan, ada beberapa bukti bahwa peningkatan konsumsi air dapat membantu mencegah kambuh batu ginjal pada orang yang memiliki kecenderungan untuk membentuknya.

Nah, itulah takaran ideal minum air putih yang dapat Bunda ketahui. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Sumber : https://www.haibunda.com/moms-life/20260723181604-76-395036/bukan-8-gelas-sehari-ternyata-ini-takaran-ideal-minum-air-putih-per-hari

Kebutuhan Cairan Harian Tak Melulu 2 Liter, Ini Cara Menghitungnya

Kebutuhan Cairan Harian Tak Melulu 2 Liter, Ini Cara Menghitungnya

Jakarta, CNN Indonesia — Masih banyak yang berpatokan bahwa kebutuhan air putih setiap hari adalah sekitar dua liter. Padahal, jumlah cairan yang dibutuhkan setiap orang bisa berbeda, tergantung berat badan dan aktivitas yang dijalani.

Dokter spesialis penyakit dalam dari RS Brawijaya Duren Tiga Jessica Marsigit mengatakan, kebutuhan cairan harian idealnya dihitung berdasarkan berat badan, bukan menggunakan angka yang sama untuk semua orang.

“Sebetulnya kalau misalnya hidrasi per hari itu minimal 30 cc per kilogram berat badan. Jadi misalnya berat badan 50 kilogram, kebutuhan cairannya sekitar 1,5 sampai 2 liter per hari,” ujar Jessica dalam talkshow di CNN Indonesia Wellnest Festival Vol. 2 di South Quarter Dome, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (22/7).

Jessica juga mengingatkan agar tidak menunggu rasa haus baru mulai minum. Saat rasa haus muncul, tubuh sebenarnya sudah mulai mengalami kekurangan cairan.

“Jangan dipaksa sampai haus baru minum. Justru kita mencegah jangan sampai haus, jangan sampai kita capek, jangan sampai otot kita capek baru kita minum,” tuturnya.

Hal senada disampaikan life coach sekaligus founder Primafit, Brian Bildt. Ia mengaku, baru menyadari dirinya mengalami dehidrasi setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, meski merasa sudah menjalani pola hidup sehat dan rutin berolahraga.

“Waktu cek darah, dokter bilang darah saya terlalu kental dan ternyata saya dehidrasi. Karena itu sekarang saya mulai rajin minum air setiap jam atau setiap dua jam. Jadi balik lagi ke kesadaran,” kata Brian.

Menurut Brian, banyak orang baru minum ketika merasa haus. Padahal, kebiasaan tersebut tidak selalu mampu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, terutama bagi mereka yang aktif berolahraga.

“Yang penting itu kita sadar kebutuhan cairan tubuh kita. Jangan menunggu haus baru minum,” ujarnya.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260723115450-255-1383992/kebutuhan-cairan-harian-tak-melulu-2-liter-ini-cara-menghitungnya

Ini Hobi yang Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan

Ini Hobi yang Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan

Hobi bukan hanya sekadar kegiatan untuk mengisi waktu luang. Beberapa riset menunjukkan bahwa menekuni hobi tertentu dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik dan mental.

Aktivitas yang menyenangkan dapat mengurangi stres, meningkatkan kreativitas, dan bahkan memperpanjang umur.

Apa saja hobi yang menyehatkan itu?

Hobi yang Bermanfaat untuk Kesehatan

Ini beberapa hobi yang bermanfaat untuk kesehatan:

Membaca

Membaca adalah jendela dunia. Aktivitas ini dapat meningkatkan pengetahuan, memperluas wawasan, dan melatih kemampuan berpikir kritis.

Lebih dari itu, membaca juga dapat mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur.

Sebuah studi menunjukkan bahwa membaca dapat menurunkan tekanan darah dan detak jantung, yang merupakan indikator stres.

Berkebun

Berkebun bukan hanya sekadar menanam bunga atau sayuran.

Aktivitas ini melibatkan gerakan fisik, paparan sinar matahari, dan interaksi dengan alam.

Semua faktor ini berkontribusi pada kesehatan fisik dan mental.

Menurut penelitian, berkebun dapat mengurangi risiko penyakit kronis seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

Yuk, ketahui juga Berbagai Tips & Trik Menjalani Hidup Sehat berikut ini.

Memasak

Memasak sendiri memungkinkan untuk mengontrol bahan-bahan dan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.

Ini adalah cara yang baik untuk memastikan makanan yang dikonsumsi sehat dan bergizi.

Selain itu, memasak juga dapat menjadi aktivitas kreatif yang menyenangkan dan menenangkan.

Melibatkan diri dalam proses memasak dapat mengurangi stres dan meningkatkan rasa percaya diri.

Memasak juga dapat meningkatkan kualitas hubungan sosial.

Kegiatan memasak bersama keluarga atau teman dapat mempererat ikatan dan menciptakan kenangan indah.

Mendengarkan musik

Musik memiliki kekuatan untuk memengaruhi suasana hati dan emosi. Mendengarkan musik yang disukai dapat meningkatkan mood, mengurangi stres, dan bahkan meredakan nyeri.

Sebuah menunjukan bahwa mendengarkan musik sebelum, selama, atau setelah operasi dapat mengurangi rasa sakit dan kecemasan.

Olahraga atau aktivitas fisik

Olahraga adalah hobi yang paling jelas manfaatnya bagi kesehatan.

Aktivitas fisik secara teratur dapat meningkatkan kekuatan otot dan tulang, menjaga berat badan ideal, serta mengurangi risiko berbagai penyakit.

Pilihlah olahraga yang disukai agar lebih termotivasi untuk melakukannya secara rutin.

Contohnya, jogging, berenang, bersepeda, atau bahkan sekadar berjalan kaki di taman.

Menurut WHO, orang dewasa sebaiknya melakukan aktivitas fisik intensitas sedang selama 150 menit setiap minggu, atau aktivitas fisik intensitas tinggi selama 75 menit setiap minggu.

Hobi Lainnya yang Bermanfaat

Selain contoh di atas, ada banyak hobi lain yang bisa memberikan manfaat kesehatan, diantaranya:

  • Melukis atau menggambar: Meningkatkan kreativitas dan mengurangi stres.
  • Menulis: Melatih kemampuan berpikir dan mengungkapkan emosi.
  • Bermain alat musik: Meningkatkan kemampuan kognitif dan koordinasi motorik.
  • Fotografi: Melatih kemampuan observasi dan apresiasi terhadap keindahan.
  • Mediasi: Hobi meditasi ini dapat membantu menenangkan pikiran dan mengurangi stress.

Sumber : https://www.halodoc.com/artikel/ini-hobi-yang-ternyata-bermanfaat-untuk-kesehatan

Ini Screen Time Ideal Buat Anak Menurut Psikolog

Ini Screen Time Ideal Buat Anak Menurut Psikolog

Jakarta, CNN Indonesia — Menjauhkan anak dari dunia digital jelas tidak mungkin dilakukan di era sekarang. Idealnya, anak diberi jangka waktu tertentu untuk terhubung dengan dunia digital lewat gadget alias screen time. Lantas, apakah ada screen time ideal buat anak?

Nisfie M. Hoesein, pemilik sekaligus Direktur Ayomi Preschool & Daycare, mengatakan gadget sebaiknya tidak lagi dilihat sebagai sumber bahaya, tetapi media pembelajaran.

Hal ini berangkat dari kesadaran bahwa literasi masa kini tidak hanya terpaku pada buku, tapi juga informasi digital.

Orang tua pun diharapkan memberikan pendampingan dan arahan soal penggunaan gadget. Jangan sampai screen time anak kebablasan sampai tenggelam di dunia maya.

“Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan rekomendasi usia di bawah 2 tahun sangat disarankan hindari layar gadget. Sambil nyuapin anak, HP dinyalakan, anak dibiarkan nonton sendiri, itu sebaiknya hindari,” terang Nisfie pada CNNIndonesia.com, Minggu (19/7).

Kemudian beranjak ke usia 2-5 tahun, screen time dibatasi maksimal 1 jam per hari dengan pendampingan orang tua.

Usia 6 tahun ke atas, Nisfie menyarankan agar screen time dibuat lebih fleksibel tapi berimbang. Contohnya, screen time selama 1 jam diselingi degan aktivitas fisik atau interaksi sosial selama 1 jam. Orang tua bisa mengarahkan atau mengajak anak bermain atau mengunjungi teman, kerabat.

“Ada sehari diusahakan bebas layar, jadi enggak ada pegang HP, tapi menghabiskan waktu bersama keluarga,” imbuhnya.

Psikolog klinis di RSIA Tumbuh Kembang ini juga menyarankan adanya perjanjian digital dalam keluarga. Perjanjian itu mencakup kesepakatan bersama soal durasi screen time beserta konsekuensinya jika ada yang dilanggar.

Saat anak memanfaatkan screen time dan waktunya sudah habis, orang tua tidak perlu memarahi anak. Cukup ingatkan atau minta bantuan anak untuk mengerjakan sesuatu. Cara ini ampuh mengalihkan perhatian anak dari layar.

“Anak dipaparkan dengan dunia luar, enggak ngendon di kamar. Pergi bertemu kerabat, salim, ucap salam, senyum. Taruh gadget-nya. Kita senang bersosialisasi dengan cara yang menyenangkan, anak akan ikut kok. Paling tidak anak cukup aware dengan sekitarnya,” kata Nisfie.

Kenali tanda anak kecanduan gadget

Screen time yang kebablasan atau berlebihan memang menimbulkan beragam risiko. Semakin tenggelam dunia digital, bukan tidak mungkin anak akan menemukan konten-konten yang kurang sesuai dengan usianya.

Orang tua bisa dipastikan khawatir kalau anak mengakses konten bernuansa pornografi. Namun, Nisfie mengingatkan sebenarnya ada bahaya lain yang perlu disadari orang tua.

Nisfie berkata, screen time berlebihan berisiko membuat anak tidak empati, ignorance, tidak tanggap atas apa yang terjadi di dunia nyata, dan sibuk tenggelam di dunia virtual.

“Ini akan memengaruhi bagaimana dia menjalani hidup, nanti dia kerja, berinteraksi sama orang, terlibat dalam situasi konflik,” imbuhnya.

Sementara itu, orang tua juga perlu tetap mengawasi anak dalam keseharian dan bagaimana penggunaan gadget memengaruhi kebiasaan anak. Nisfie menyarankan jika menemukan dua dari tiga tanda berikut, sebaiknya konsultasikan ke tenaga profesional.

1. Anak sangat emosional ketika gadget diambil atau dihentikan aksesnya terhadap gadget. Apakah anak marah berlebihan atau sampai tantrum?
2. Anak berubah kepribadian misal, lebih senang menyendiri, murung, tidak suka dengan dunia luar, menarik diri dari keluarga dan interaksi sosial.
3. Terjadi perubahan jam tidur dan performa di sekolah. Jam yang seharusnya tidur tapi anak tidak tidur. Sebaliknya, di jam yang seharusnya aktif tapi anak malah tidur.

“Kalau menemukan dua dari tiga ini sudah waktunya dibawa ke profesional. Ada tanda ke arah kecanduan,” katanya.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260721142634-284-1383196/ini-screen-time-ideal-buat-anak-menurut-psikolog

Makanan Dihinggapi Lalat, Masih Aman Dimakan atau Harus Dibuang?

Makanan Dihinggapi Lalat, Masih Aman Dimakan atau Harus Dibuang?

Makanan yang hanya dihinggapi seekor lalat selama beberapa detik umumnya masih memiliki risiko kesehatan yang rendah, terutama jika makanan baru dimasak dan orang yang memakannya mempunyai sistem imun yang baik.

Risiko akan meningkat jika banyak lalat mengerubungi makanan dalam waktu lama. Dalam kondisi tersebut, makanan sebaiknya tidak dikonsumsi karena lalat mempunyai lebih banyak kesempatan memindahkan kuman.

Apakah Lalat Muntah saat Hinggap di Makanan?

Lalat rumah memang mengeluarkan cairan ketika hinggap dan makan. Serangga ini tidak mempunyai gigi dan rahang untuk mengunyah makanan seperti manusia.

Lalat mengeluarkan air liur yang mengandung enzim untuk melarutkan sebagian makanan. Setelah makanan menjadi lebih cair, lalat mengisapnya melalui mulut berbentuk belalai.

Proses tersebut sering disebut sebagai lalat “memuntahkan” cairan ke atas makanan. Cairan yang dikeluarkan membantu lalat melakukan pencernaan sebelum makanan masuk ke tubuhnya.

Masalahnya, lalat rumah menghabiskan sebagian hidupnya di tempat yang tidak higienis. Lalat dapat memakan atau menyentuh tumbuhan yang membusuk, daging mentah, sampah, hingga kotoran.

“Lalat rumah berperan sebagai penghubung antara lingkungan yang bersih dan yang tercemar, bergerak bebas dari bahan-bahan yang terkontaminasi seperti limbah, ke lingkungan di dalam dan sekitar rumah, serta ke sumber makanan dan air,” tulis sebuah studi yang tayang di makalah ilmiah keluaran 2017 lalu, mengutip IFLScience.

Kuman Apa Saja yang Bisa Dibawa Lalat?

Sebuah tinjauan ilmiah mengidentifikasi 130 patogen pada lalat rumah. Daftar tersebut mencakup jamur, virus, parasit, dan bakteri. Beberapa di antaranya dapat menimbulkan penyakit serius.

Salah satu ancaman utamanya adalah patogen bawaan makanan. Kuman tersebut berpotensi menyebabkan keracunan makanan dengan gejala seperti:

  • Mual

  • Muntah

  • Sakit perut

  • Diare

  • Demam

Dalam penelitian di jurnal JDS Communications pada 2022, ilmuwan mengumpulkan lebih dari 100 lalat rumah di sekitar sebuah peternakan di New York, Amerika Serikat. Mereka menemukan sejumlah bakteri yang berkaitan dengan penyakit pada manusia, termasuk Salmonella, Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Bacillus cereus, dan Bacillus subtilis.

Lalat dapat memindahkan mikroorganisme melalui kaki dan bagian tubuhnya yang menyentuh makanan. Kuman juga berpotensi berpindah melalui cairan pencernaan dan kotoran lalat.

Namun, keberadaan bakteri pada lalat tidak otomatis membuat setiap makanan yang dihinggapinya menyebabkan penyakit. Seseorang biasanya perlu terpapar patogen dalam jumlah tertentu sebelum mengalami infeksi atau keracunan makanan.

Kapan Makanan Sebaiknya Dibuang?

Jika hanya seekor lalat yang hinggap sebentar pada makanan yang baru dimasak, risikonya relatif rendah. Sebagian besar pakar kesehatan menilai makanan tidak harus langsung dibuang dalam situasi tersebut.

Makanan panas atau baru dimasak juga cenderung memiliki tingkat kontaminasi awal yang lebih rendah dibandingkan makanan mentah atau makanan yang sudah lama berada pada suhu ruang.

Meski demikian, risiko rendah tidak berarti benar-benar bebas risiko. Lalat tetap dapat memindahkan kuman meskipun hanya hinggap dalam waktu singkat.

Makanan lebih aman dibuang jika telah dikerubungi banyak lalat selama berjam-jam. Durasi kontak yang panjang dan jumlah lalat yang banyak meningkatkan peluang perpindahan patogen.

Jika kondisi dan keamanan makanan sulit dipastikan, pilihan yang paling aman adalah tidak mengonsumsinya sama sekali.

Sumber : https://kumparan.com/kumparansains/makanan-dihinggapi-lalat-masih-aman-dimakan-atau-harus-dibuang-27oS2jOdMnZ/full

Dua Buah Tertulis di Al Quran, Khasiatnya Bisa Turunkan Kolesterol

Dua Buah Tertulis di Al Quran, Khasiatnya Bisa Turunkan Kolesterol

Jakarta, CNBC Indonesia – Al Quran cukup sering menyebut buah-buahan seperti kurma, anggur, zaitun, delima, tin, dan pisang sebagai bagian dari gambaran tentang nikmat Allah dan tanda-tanda kebesaran-Nya. Menariknya, sejumlah buah tersebut kini diketahui memiliki kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan.
Di antara buah-buahan yang disebut dalam Al Quran, ada dua yang ternyata memiliki manfaat dalam menurunkan kadar kolesterol. Berikut penjelasannya.

1. Buah tin atau ara
Al-Qur’an punya satu bab bernama Surah At-Tin yang berarti buah tin. Bahkan, Allah bersumpah atas nama buah tin dan juga buah zaitun.

Referensi buah tin dalam ayat Al-Qur’an berbicara tentang manfaat obat dari buah tersebut. Dalam tradisi Islam, apapun yang namanya digunakan untuk bersumpah oleh Allah memiliki keagungan atau kepentingan yang melekat padanya.

Buah tin atau buah ara memiliki kandungan pektin, serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Serat larut menghilangkan kadar trigliserida berlebih dan membantu menghilangkan trigliserida.

Selain itu, buah ara kering mengandung asam lemak Omega 3 dan Omega 6, fitosterol yang bersifat kardioprotektif dan membantu meningkatkan kesehatan otak.

Buah ara yang dalam bahasa Inggris disebut fig juga mengandung magnesium, mineral dalam tubuh yang berperan penting dalam kesehatan tulang dan keseimbangan energi.

2. Buah zaitun
Zaitun disebutkan tujuh kali dalam Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan betapa penting buah tersebut dalam sejarah perkembangan Islam. Buah zaitun tidak hanya memiliki nilai gizi, obat dan kosmetik; tapi juga memenuhi fungsi agama sebagai tanda kebesaran Allah SWT.

Dalam Surat Al Mu’minun ayat 20, Al-Quran memberitahu tentang buah-buahan yang harus dimakan, dan berbicara tentang pohon zaitun yang tumbuh di Gunung Sinai yang menyediakan minyak dan bumbu untuk dimakan.

Zaitun juga memiliki asam lemak esensial yang bagus untuk fungsi jantung dan otak, serta polifenol yang memiliki sifat antioksidan. Bahkan banyak orang memilih minyak dari buah zaitun sebagai pilihan minyak yang lebih sehat dibanding minyak kelapa sawit.

Minyak zaitun mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang tinggi sekitar 75%. Saat menggantikan lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal dari zaitun membantu menurunkan kolesterol jahat. Manfaat kesehatan dari minyak zaitun juga dikaitkan dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasinya.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260721083257-33-752434/dua-buah-tertulis-di-al-quran-khasiatnya-bisa-turunkan-kolesterol

Alasan Kebiasaan Minum Teh Seperti Ini Bisa Turunkan Risiko Stroke

Alasan Kebiasaan Minum Teh Seperti Ini Bisa Turunkan Risiko Stroke

Jakarta – Teh merupakan minuman yang banyak disukai orang. Tak hanya karena rasanya yang nikmat dan bisa menenangkan, ternyata teh juga sangat bermanfaat bagi kesehatan, terutama menurunkan risiko stroke.

Diketahui, teh mengandung senyawa tumbuhan seperti katekin, theaflavin, flavonoid, dan polifenol. Senyawa tersebut memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi, yang melindungi pembuluh darah dari kerusakan akibat radikal bebas.

Bagaimana Cara Teh Memangkas Risiko Stroke?

Dikutip dari VNExpress, manfaat ini bisa dirasakan dengan mengonsumsi 500-1.000 ml teh setiap hari. Jumlah itu setara dengan 2-4 cangkir teh, yang mendukung sistem kardiovaskular dan mengurangi risiko kematian akibat gangguan jantung serta pembuluh darah.

Salah satu penyebab utama dari gangguan kardiovaskular adalah stres oksidatif. Jika kondisi itu terjadi dalam jangka panjang, dapat mengganggu fungsi endotelium, lapisan dalam pembuluh darah, mendorong penumpukan kolesterol dan pengerasan arteri.

Senyawa polifenol dalam teh dapat membantu menjaga fleksibilitas arteri, meningkatkan sirkulasi, dan mengurangi peradangan kronis yang mendukung kesehatan kardiovaskular.

Meski begitu, perlu diingat bahwa teh tidak dapat mengobati penyakit jantung. Para ahli menegaskan bahwa teh dapat melindungi sistem kardiovaskular sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Seperti Apa Hasil dari Penelitian?

Sebuah meta-analisis dari 14 studi yang melibatkan lebih dari 510 ribu peserta menemukan bahwa mengonsumsi teh dikaitkan dengan risiko stroke yang lebih rendah.

Minum sekitar tiga cangkir teh setiap hari dikaitkan dengan penurunan risiko stroke sebesar 13 persen. Khususnya stroke iskemik, yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah.

Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa 2-4 cangkir teh tanpa pemanis yang diminum per hari dapat memberikan manfaat kesehatan terbesar, tanpa meningkatkan risiko.

Namun, para peneliti juga memperingatkan bahwa studi tersebut menunjukkan hubungan, bukan membuktikan langsung bahwa teh secara langsung mengurangi risiko penyakit jantung.

Menurut mereka, perlu lebih banyak uji klinis untuk menentukan jumlah dan jenis teh yang ideal untuk melindungi kardiovaskular. Bisa jadi dari teh hijau, teh hitam, atau teh oolong.

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8581888/alasan-kebiasaan-minum-teh-seperti-ini-bisa-turunkan-risiko-stroke

Teh hijau punya dampak baik bagi kesehatan hati

Teh hijau punya dampak baik bagi kesehatan hati

Jakarta (ANTARA) – Seorang ahli nutrisi dan diet terdaftar dari Florida, Amerika Serikat Johannah Katz, MA, RDN, menyatakan teh hijau memiliki manfaat untuk mendukung kesehatan hati.

Hati menjadi salah satu organ yang berperan penting dalam memproses nutrisi makanan, menyaring racun dalam darah, memproduksi empedu untuk pencernaan, bahkan mengatur kadar gula dalam darah.

“Salah satu hal yang mungkin terjadi (ketika orang minum teh hijau) adalah peningkatan penanda kesehatan hati, terutama pada orang dengan penyakit hati berlemak non-alkoholik,” kata Katz dalam laporan laman EatingWell, Kamis (15/7) waktu setempat.

Manfaat teh hijau untuk hati berasal dari senyawa yang disebut katekin khususnya epigallocatechin gallate atau EGCG yang melimpah. Senyawa itu mampu menurunkan kadar enzim hati, yang menjadi tanda cedera atau penyakit, ke tingkat yang lebih sehat.

Ahli gizi anak dan pendidik nutrisi dari AS Malina Malkani, MS, RDN, CDN, LDN, BLW juga mengamini bahwa teh hijau memiliki manfaat bagi kesehatan hati.

“Membiasakan minum teh hijau dikaitkan dengan penurunan enzim hati, bahkan hanya dalam beberapa minggu konsumsi rutin,” kata Malkani.

Dia mengatakan peradangan hati dapat menurun setelah pasien mengonsumsi tiga sampai empat cangkir teh hijau sehari.

Kandungan EGCG yang merupakan salah satu antioksidan juga mampu menetralkan molekul yang tidak stabil yang berkontribusi pada kerusakan sel. Rutinitas mengonsumsi teh hijau juga dapat berperan menurunkan kemungkinan terkena penyakit perlemakan hati dan kanker hati.

Meski teh hijau memiliki manfaat bagi kesehatan hati, seseorang tetap perlu mengonsumsi makanan bergizi seimbang, pola hidup aktif, membatasi paparan terhadap racun seperti aerosol hingga asap rokok dan membatasi konsumsi alkohol.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5655181/teh-hijau-punya-dampak-baik-bagi-kesehatan-hati

Bukan Sekadar Istirahat, Ini Beda Lelah Fisik dan Lelah Mental serta Cara Mengatasinya

Bukan Sekadar Istirahat, Ini Beda Lelah Fisik dan Lelah Mental serta Cara Mengatasinya

Liputan6.com, Jakarta – Seringkali, rasa lelah melanda tanpa kita ketahui pasti penyebabnya, apakah tubuh yang butuh rehat atau pikiran yang terlalu banyak bekerja. Kelelahan adalah pengalaman universal, namun tidak semua jenis kelelahan sama. Memahami perbedaan antara kelelahan fisik dan mental menjadi kunci untuk meresponsnya dengan tepat dan mengembalikan energi. Berbagai penelitian dan ahli dari luar negeri telah banyak mengulas topik ini, menunjukkan bahwa cara mengatasinya pun harus berbeda.

Kelelahan fisik umumnya melibatkan kelemahan otot, nyeri, dan penurunan kinerja fisik. Sementara itu, kelelahan mental secara khusus memengaruhi konsentrasi, kemampuan pengambilan keputusan, dan regulasi emosi, seperti diungkapkan oleh para ahli. Perbedaan mendasar ini krusial untuk menentukan strategi pemulihan yang paling efektif.

Dengan mengenali karakteristik masing-masing jenis kelelahan, individu dapat menerapkan pendekatan yang sesuai untuk memulihkan diri. Hal ini tidak hanya membantu mengembalikan energi, tetapi juga meningkatkan fokus dan produktivitas dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Ketika Tubuh Meminta Jeda: Mengenali Kelelahan Fisik

Kelelahan fisik adalah respons alami tubuh terhadap aktivitas yang intens atau berkepanjangan, berfungsi sebagai sinyal bahwa otot dan sistem energi telah mencapai batasnya. Kondisi ini bermanifestasi sebagai rasa lelah dan lemah yang nyata, yang secara langsung memengaruhi kemampuan tubuh untuk melakukan tugas fisik.

Kelelahan fisik biasanya muncul setelah aktivitas fisik yang panjang atau intens, istirahat yang tidak memadai, atau kondisi penyakit yang menguras cadangan energi. Gejala utamanya meliputi kelemahan otot, nyeri, dan penurunan daya tahan. Selain itu, seseorang mungkin merasakan tangan gemetar, refleks yang melambat, dan sensasi berat di seluruh tubuh. Koordinasi serta keseimbangan juga dapat terpengaruh, meningkatkan risiko kecelakaan.

Untuk mengatasi kelelahan fisik, strategi pemulihan yang lugas umumnya sangat efektif. Istirahat yang cukup memungkinkan otot untuk memperbaiki diri dan mengisi kembali cadangan energi, sementara hidrasi yang tepat membantu menjaga fungsi seluler dan transportasi nutrisi. Asupan nutrisi berkualitas juga esensial untuk menyediakan bahan bakar yang dibutuhkan dalam pemulihan otot dan restorasi energi. Tidur berkualitas memainkan peran vital dalam pemulihan fisik, karena sebagian besar proses perbaikan tubuh terjadi selama fase tidur nyenyak.

Selain itu, teknik pemulihan aktif seperti pijat, penggunaan pakaian kompresi, dan terapi air dingin telah terbukti efektif dalam mengurangi nyeri otot dan kelelahan pasca-olahraga. Sebuah meta-analisis bahkan menunjukkan bahwa pijat adalah teknik paling ampuh untuk memulihkan diri dari nyeri otot yang tertunda (DOMS) dan kelelahan.

Beban Pikiran Berlebih: Memahami Kelelahan Mental

Berbeda dengan kelelahan fisik, kelelahan mental merupakan kondisi psikobiologis yang timbul akibat periode panjang aktivitas kognitif yang menuntut. Ini terjadi ketika otak kewalahan oleh tuntutan mental yang berkelanjutan, mengurangi efisiensi kinerja kognitif.

Kelelahan mental berkembang saat kapasitas pemrosesan otak terbebani oleh upaya mental yang berkelanjutan, stres emosional, atau kelebihan kognitif. Faktor lain yang berkontribusi termasuk kurang tidur atau bekerja di luar ritme sirkadian alami tubuh.

Gejala kelelahan mental mencakup kesulitan berkonsentrasi, ingatan yang kabur, pengambilan keputusan yang buruk, iritabilitas, dan kurangnya motivasi. Individu yang mengalaminya sering melaporkan sensasi “kabut mental” atau ketidakmampuan untuk berpikir jernih. Tugas-tugas sederhana terasa sangat berat, pemikiran kreatif berkurang, dan kemampuan untuk fokus pada tugas dalam waktu lama menjadi sangat terganggu.

Menariknya, kelelahan mental dapat memengaruhi kinerja fisik secara signifikan. Penelitian menunjukkan bahwa individu yang mengalami kelelahan mental melaporkan tingkat pengerahan tenaga yang lebih tinggi selama aktivitas fisik. Hal ini menyebabkan penghentian latihan atau tugas kerja lebih awal, meskipun kapasitas fisik mereka sebenarnya memadai. Fenomena ini dikenal sebagai “efek silang”, yang menjelaskan mengapa seseorang sering merasa lelah secara fisik setelah hari yang menuntut secara mental, bahkan dengan sedikit aktivitas fisik.

Mengatasi kelelahan mental memerlukan pendekatan yang berbeda dari sekadar istirahat fisik. Istirahat kognitif, yang berarti mengurangi stimulasi dan mengatur ulang sistem saraf, sangat penting. Jika hanya mencoba mengatasi kelelahan mental dengan berbaring, otak akan tetap aktif dan kelelahan akan bertahan.

Manajemen stres melalui teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, dan mindfulness dapat menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kesejahteraan psikofisik. Studi juga menyarankan istirahat singkat setiap 90 menit dan “mini-liburan” solo selama 30 menit yang didedikasikan untuk aktivitas yang memberi energi, seperti bernyanyi atau menikmati seni, sangat penting untuk pemulihan.

Meskipun terdengar berlawanan, aktivitas fisik teratur dapat meningkatkan tingkat energi, mengurangi stres, dan meningkatkan fungsi kognitif. Bahkan jalan kaki singkat atau yoga lembut dapat membantu mengurangi ketegangan. Tidur berkualitas dengan jadwal yang konsisten sangat penting untuk pemulihan mental, dan disarankan untuk menghindari perangkat elektronik setidaknya satu jam sebelum tidur.

Nutrisi yang tepat juga berperan; hindari gula rafinasi yang dapat menyebabkan “sugar crash” dan pilih makanan utuh yang seimbang, serta pastikan tubuh terhidrasi dengan baik. Memberi diri izin untuk memutuskan koneksi digital dalam waktu lama juga dapat membantu.

Terapi bicara, seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT), dapat membantu mengatasi kelelahan yang disebabkan oleh faktor psikologis dengan mengubah pola pikir dan perilaku. Menghabiskan 20 hingga 30 menit berjalan atau duduk di alam juga merupakan cara efektif untuk mengurangi kadar kortisol, hormon stres utama tubuh.

Tidak semua kelelahan diciptakan sama. Kelelahan mental berasal dari terlalu banyak masukan, sementara kelelahan fisik berasal dari terlalu banyak keluaran. Kelelahan mental menuntut stimulasi yang lebih sedikit dan pengaturan ulang sistem saraf.

Sebaliknya, kelelahan fisik membutuhkan istirahat yang mendalam, asupan nutrisi, dan pemulihan jaringan. Dengan menerapkan strategi yang tepat sesuai jenis kelelahan, seseorang dapat memulihkan energi, meningkatkan fokus, dan menjalani hidup yang lebih seimbang dan produktif.

Sumber : https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8246801/bukan-sekadar-istirahat-ini-beda-lelah-fisik-dan-lelah-mental-serta-cara-mengatasinya

Madu untuk Menyuburkan Kandungan, Ini Faktanya!

Madu untuk Menyuburkan Kandungan, Ini Faktanya!

Banyak rumor yang beredar di masyarakat terkait cara meningkatkan peluang kehamilan, salah satunya adalah manfaat madu untuk menyuburkan kandungan. Namun, apakah madu memang terbukti efekfif sebagai penyubur kandungan? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Madu telah lama dikenal sebagai bahan makanan dan obat herbal alami. Berkat kandungan nutrisi dan antioksidan yang melimpah, madu juga dianggap baik untuk meningkatkan kesuburan. Madu bahkan diyakini bisa digunakan untuk meningkatkan peluang kehamilan.

Mengenal Madu dan Kaitannya dengan Kesuburan

Madu mengandung berbagai zat yang memiliki sifat antioksidan, antibakteri, antiradang, hingga antikanker. Flavonoid dan polifenol adalah antioksidan utama yang terdapat pada madu.

Selain itu, madu juga mengandung beragam nutrisi, seperti:

  • Fruktosa
  • Glukosa
  • Protein
  • Mineral, termasuk magnesium, kalium, fosfat, kalsium, natrium, dan zat besi
  • Vitamin, yaitu vitamin C dan vitamin B

Karena kandungan nutrisi dan antioksidannya yang tinggi, madu telah lama digunakan sebagai salah satu pengobatan herba untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Terkait dengan kesuburan, madu memang telah lama dipercaya dapat meningkatkan kesuburan pria dan wanita. Berikut ini adalah beberapa manfaat madu sebagai obat herba untuk meningkatkan kesuburan:

Menjaga kesehatan indung telur dan kualitas sel telur

Beberapa studi menunjukkan bahwa madu dianggap mampu meningkatkan kualitas sel telur dan memelihara kesehatan indung telur (ovarium). Hal itu berkat kandungan vitamin, zat besi, mineral, dan antioksidan di dalam madu.

Meningkatkan kualitas sperma

Pada pria, kandungan antioksidan serta mineral dan vitamin yang terdapat dalam madu diketahui dapat mengatasi kondisi ketidaksuburan pada pria. Madu diyakini dapat meningkatkan produksi hormon testosteron dan meningkatkan kualitas sperma.

Memperkuat libido

Madu merupakan salah satu bahan herba yang memiliki efek afrodisiak atau meningkatkan hasrat seksual. Ini berkat kandungan zat boron di dalam madu yang diketahui dapat meningkatkan hormon testosteron. Hormon inilah yang kemudian dapat meningkatkan libido seseorang.

Sayangnya, berbagai manfaat madu sebagai penyubur kandungan di atas baru sebatas pada studi berskala kecil atau riset di laboratorium. Sejauh ini, belum ada penelitian yang dapat membuktikan bahwa madu memang efektif untuk menyuburkan kandungan dan efektif digunakan sebagai obat untuk mengatasi gangguan kesuburan.

Oleh karena itu, manfaat madu sebagai penyubur kandungan masih perlu diteliti lebih lanjut. Terlepas dari khasiat madu untuk kesuburan yang belum terbukti klinis, madu memang memiliki beragam manfaat kesehatan, misalnya untuk pengobatan luka, ulkus diabetikum, dan herpes.

Madu juga diketahui dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit tertentu, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, dan kanker.

Tips untuk Meningkatkan Kesuburan

Karena belum terbukti efektif untuk meningkatkan kesuburan, Anda bisa mencoba beberapa cara lain untuk meningkatkan kesuburan, seperti:

1. Perbanyak konsumsi buah dan sayur

Perbanyak asupan makanan penyubur kandungan, buah dan sayur yang mengandung antioksidan seperti vitamin C, vitamin E, beta karoten, folat, dan zinc. Antioksidan dapat melawan radikal bebas yang dapat merusak sperma dan sel telur.

2. Tingkatkan asupan kalori di pagi hari

Perbanyak asupan kalori saat sarapan dan batasi asupan kalori pada malam hari. Cara ini dapat meningkatkan jumlah produksi hormon yang berperan terhadap kesuburan, baik pada wanita maupun pria.

3. Batasi makanan atau minuman yang terlalu manis

Makanan atau minuman yang terlalu manis dapat membuat kadar gula darah tidak terkendali. Kondisi ini dapat menimbulkan gangguan pada hormon insulin, yaitu hormon yang berpengaruh terhadap kesuburan. Oleh karena itu, batasi mengonsumsi makanan manis atau gunakan pemanis alami seperti madu.

4. Konsumsi lemak sehat

Hindari makanan yang banyak mengandung lemak jahat, misalnya lemak trans dan lemak jenuh, karena jenis lemak ini dapat membuat berat badan cepat naik. Berat badan berlebih merupakan salah satu faktor yang dapat mengganggu kesuburan.

Sebagai gantinya, konsumsilah makanan yang kaya lemak sehat, seperti minyak zaitun, minyak jagung, atau minyak kelapa murni.

5. Perhatikan jumlah konsumsi karbohidrat

Batasi asupan karbohidrat dan perbanyak makanan berserat tinggi. Hal ini dapat memperbaiki kadar hormon yang mendukung kesuburan, terutama pada wanita dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS).

6. Ganti protein hewani dengan nabati

Batasi asupan makanan yang mengandung protein hewani dan gantilah dengan makanan berprotein nabati, seperti kacang-kacangan dan biji-bijian utuh. Konsumsi pula produk susu rendah lemak.

7. Lakukan olahraga secara rutin

Untuk mengatasi masalah kesuburan, cobalah untuk rutin berolahraga sebanyak 150 menit per minggu atau 30 menit tiap harinya, dan sertai dengan pola makan sehat. Olahraga yang bisa dipilih, antara lain jalan santai, berenang, yoga, dan bersepeda.

Demikian fakta mengenai produk madu penyubur kandungan. Jadi, mulai sekarang Anda bisa mempertimbangkan kembali penggunaan madu, ya!

Sumber : https://www.alodokter.com/madu-untuk-menyuburkan-kandungan-ini-faktanya