Bukan Sekadar Menghafal, Apa Itu Higher Order Thinking Skills?

Bukan Sekadar Menghafal, Apa Itu Higher Order Thinking Skills?

JP Radar Kediri – Dalam pembelajaran, siswa tidak hanya dituntut mengingat informasi, tetapi juga mampu menggunakan pengetahuan untuk memahami masalah, menganalisis informasi, hingga menemukan solusi. Kemampuan tersebut dikenal sebagai Higher Order Thinking Skills (HOTS) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi.

HOTS berkaitan dengan proses berpikir yang lebih kompleks daripada sekadar mengingat fakta.

Dalam Taksonomi Bloom yang telah direvisi, proses kognitif terdiri dari mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Tiga tingkat terakhir umumnya dikaitkan dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi.

Enam Tingkatan Proses Berpikir

Taksonomi Bloom membantu menggambarkan bagaimana kemampuan berpikir siswa dapat berkembang dari tingkat sederhana hingga lebih kompleks.

  • Mengingat: mengambil kembali informasi yang telah dipelajari.
  • Memahami: menjelaskan atau menginterpretasikan suatu konsep.
  • Menerapkan: menggunakan pengetahuan dalam situasi tertentu.
  • Menganalisis: menguraikan informasi dan melihat hubungan antarbagian.
  • Mengevaluasi: membuat penilaian berdasarkan kriteria atau bukti.
  • Mencipta: menggabungkan berbagai informasi untuk menghasilkan gagasan atau produk baru.

Tidak berarti siswa harus langsung berada pada tingkat tertinggi. Kemampuan mengingat dan memahami tetap menjadi dasar sebelum siswa dapat menganalisis, mengevaluasi, atau menciptakan sesuatu.

Soal Sulit Belum Tentu HOTS

HOTS juga tidak sama dengan soal yang dibuat sesulit mungkin. Yang membedakan adalah proses berpikir yang diperlukan untuk menemukan jawabannya.

Misalnya dalam materi pencemaran lingkungan, pertanyaan: “Sebutkan tiga jenis pencemaran lingkungan.”

lebih banyak menguji kemampuan mengingat.

Sementara pertanyaan: “Sebuah sungai di sekitar permukiman berubah warna dan mengeluarkan bau. Analisis kemungkinan penyebab dan dampaknya terhadap lingkungan.”

meminta siswa menggunakan pengetahuan untuk menganalisis sebuah situasi.

Soal HOTS juga dapat meminta siswa mengevaluasi suatu pendapat berdasarkan bukti atau membuat solusi terhadap sebuah permasalahan.

Mengapa HOTS Penting?

Dalam kehidupan sehari-hari, persoalan yang dihadapi siswa tidak selalu memiliki jawaban yang dapat langsung ditemukan dalam buku. Mereka perlu memilah informasi, memahami hubungan sebab-akibat, mempertimbangkan berbagai pilihan, dan mengambil keputusan.

Karena itu, pembelajaran yang mengembangkan HOTS dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk menganalisis masalah, memberikan alasan, mengevaluasi informasi, dan menghasilkan solusi.

Namun, kemampuan berpikir tingkat tinggi tetap membutuhkan pengetahuan dasar. Siswa perlu memiliki informasi dan pemahaman yang cukup sebelum dapat menggunakannya untuk melakukan analisis atau evaluasi.

Pada akhirnya, HOTS bukan tentang membuat soal yang rumit atau menjebak siswa. Intinya adalah mendorong siswa menggunakan pengetahuan untuk berpikir, bukan sekadar mengingatnya.

Sumber : http://Bukan Sekadar Menghafal, Apa Itu Higher Order Thinking Skills?

Benarkah Bahaya Terbesar Datang dari Orang Terdekat? Ini Pesan QS Al-Mujadilah Ayat 14

Benarkah Bahaya Terbesar Datang dari Orang Terdekat? Ini Pesan QS Al-Mujadilah Ayat 14

Alquran tidak hanya mengingatkan umat Islam tentang keimanan secara personal, tetapi juga tentang bahaya loyalitas yang disembunyikan, kebocoran rahasia, dan permainan dua muka di tengah konflik.

Pesan itu tergambar kuat dalam QS. Al-Mujadilah ayat 14, yang menyinggung orang-orang yang menjadikan pihak yang dimurkai Allah sebagai sahabat, kemudian bersumpah atas kebohongan meski mengetahui perbuatannya.

اَلَمۡ تَرَ اِلَى الَّذِيۡنَ تَوَلَّوۡا قَوۡمًا غَضِبَ اللّٰهُ عَلَيۡهِمؕۡ مَّا هُمۡ مِّنۡكُمۡ وَلَا مِنۡهُمۡۙ وَيَحۡلِفُوۡنَ عَلَى الۡكَذِبِ وَهُمۡ يَعۡلَمُوۡنَ

Artinya: “Tidakkah engkau perhatikan orang-orang (munafik) yang menjadikan suatu kaum yang telah dimurkai Allah sebagai sahabat? Orang-orang itu bukan dari (kaum) kamu dan bukan dari (kaum) mereka. Dan mereka bersumpah atas kebohongan, sedang mereka mengetahuinya.”

Tafsir Kementerian Agama RI menjelaskan, ayat tersebut berkaitan dengan orang-orang munafik yang menjalin hubungan dengan orang-orang Yahudi dan menyampaikan rahasia kaum Muslimin kepada mereka.

Ancaman dari Dua Muka

Menurut Tafsir Kemenag RI, orang-orang munafik pada masa itu menunjukkan wajah berbeda kepada dua kelompok.

Di hadapan kaum Muslimin, mereka mengaku beriman, bahkan berjanji ikut memperjuangkan agama.

Namun ketika berhadapan dengan orang-orang Yahudi, mereka justru membuka keburukan kaum Muslimin dan menjanjikan bantuan untuk menghadapi mereka.

Persoalannya bukan sekadar hubungan pertemanan, tetapi loyalitas ganda yang digunakan untuk memperoleh keuntungan dan perlindungan.

Tafsir Kemenag mengaitkan turunnya ayat ini dengan kisah ‘Abdullah bin Nabtal, seorang munafik yang disebut kerap menyampaikan rahasia kaum Muslimin kepada orang-orang Yahudi.

Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW bahkan telah mengingatkan para sahabat sebelum kedatangannya.

Rasulullah bersabda: “Akan datang ke tempatmu ini seorang yang pandangannya seperti pandangan setan. Jika ia datang nanti, janganlah kalian berbicara dengannya.”

Ketika kemudian terjadi tuduhan bahwa ‘Abdullah bin Nabtal dan kawan-kawannya mencaci Rasulullah SAW serta para sahabat, mereka justru bersumpah dengan menyebut nama Allah untuk menyangkalnya.

Di sinilah ayat tersebut menunjukkan persoalan yang lebih dalam: kebohongan dapat dikemas dengan sumpah dan simbol keagamaan untuk membangun kepercayaan.

Pelajaran di Era Digital

Pesan QS Al-Mujadilah ayat 14 relevan dibaca dalam konteks masyarakat modern yang hidup dalam perang informasi.

Ancaman terhadap sebuah komunitas tidak selalu datang melalui konfrontasi terbuka.

Informasi sensitif dapat berpindah melalui orang yang berada di dalam lingkaran kepercayaan, sementara di ruang publik ia tetap tampil sebagai bagian dari kelompok tersebut.

Karena itu, ayat ini dapat menjadi peringatan tentang pentingnya integritas, kejujuran, dan kehati-hatian dalam menjaga amanah.

Namun, pesan tersebut tidak semestinya digunakan untuk memberikan cap munafik kepada kelompok atau individu tertentu tanpa dasar yang jelas.

Alquran justru mengajarkan agar persoalan semacam ini dilihat melalui bukti, perilaku nyata, dan konteks yang tepat.

Tafsir Kemenag juga menegaskan bahwa orang-orang tersebut berada dalam posisi yang tidak jelas: mereka bukan bagian dari kaum beriman yang sesungguhnya, tetapi juga tidak benar-benar menjadi bagian dari kelompok yang mereka dekati.

Dengan demikian, inti peringatan ayat ini bukan sekadar soal siapa yang menjadi teman, melainkan tentang keteguhan prinsip ketika seseorang berada di antara kepentingan yang saling bertentangan.

Bagi masyarakat hari ini, terutama di tengah derasnya arus informasi dan polarisasi, pelajarannya jelas: jangan mudah memberikan kepercayaan kepada orang hanya berdasarkan pengakuan, dan jangan pula menuduh tanpa bukti.

Integritas diuji bukan ketika seseorang berbicara di depan publik, tetapi ketika ia memegang amanah yang tidak diketahui orang lain.

Sumber : https://mozaik.inilah.com/dakwah/benarkah-bahaya-terbesar-datang-dari-orang-terdekat-ini-pesan-qs-al-mujadilah-ayat-14

4 Fungsi Masjid, Ternyata Bukan Hanya Tempat Ibadah

4 Fungsi Masjid, Ternyata Bukan Hanya Tempat Ibadah

Masjid merupakan tempat yang dimuliakan dalam Islam dan digunakan untuk salat, membaca Alquran, dan ibadah lainnya yang hanya ditujukan kepada Allah SWT.

Dalam surah Al-Jinn ayat 18, Allah SWT berfirman:

وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلَا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا

Wa annal masaajida lillaahi falaa tad’oo ma’al laahi ahadaa

Artinya: “Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah untuk Allah. Maka janganlah kamu menyembah apa pun di dalamnya selain Allah.”

Namun, sebenarnya fungsi masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah. Lantas, apa saja hal yang bisa dilakukan umat Islam di dalamnya?

Apa Fungsi Masjid dalam Islam?

1. Tempat Memperkuat Iman

Sederhananya, masjid menjadi tempat agar umat Islam terus memuliakan dan mengingat Allah SWT sekaligus menegaskan bahwa hanya Dia yang berhak disembah.

Dalam surah An-Nur ayat 36-37, Allah SWT berfirman:

“(Cahaya itu) di rumah-rumah yang di sana telah diperintahkan Allah untuk memuliakan dan menyebut nama-Nya, di sana bertasbih (menyucikan) nama-Nya pada waktu pagi dan petang, orang yang tidak dilalaikan oleh perdagangan dan jual beli dari mengingat Allah, melaksanakan salat, dan menunaikan zakat. Mereka takut kepada hari ketika hati dan penglihatan menjadi guncang (hari Kiamat).”

Saat berzikir atau membaca Alquran dengan khusyuk di masjid, Allah SWT juga akan memberikan ketenangan hati.

Hal itu sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW:

“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid) untuk membaca Kitab Allah dan saling mempelajarinya di antara mereka, melainkan akan turun kepada mereka ketenangan (sakinah), rahmat akan meliputi mereka, para malaikat akan mengelilingi mereka, dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di hadapan makhluk yang berada di sisi-Nya.” (HR. Muslim)

2. Tempat Ibadah

Ini adalah fungsi masjid yang paling dikenal masyarakat luas.

Masjid digunakan sebagai tempat utama untuk mendirikan salat berjemaah sampai beriktikaf.

Dalam surah At-Taubah ayat 18, Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta (tetap) melaksanakan salat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada apa pun) kecuali kepada Allah. Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk.”

Karena menjadi tempat ibadah, sudah sepatutnya kebersihan masjid dijaga sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

3. Tempat Menjaga Solidaritas Umat Muslim

Masjid juga berfungsi sebagai tempat mempererat solidaritas sesama muslim sekaligus menyebarkan nilai-nilai kebaikan yang berguna bagi umum maupun pribadi.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Permisalan seorang mukmin dengan mukmin yang lain itu seperti bangunan yang menguatkan satu sama lain.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW juga bersabda:

“Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal saling mengasihi, mencintai, dan menyayangi bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga dan panas (turut merasakan sakitnya).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kedua hadis ini menjadi landasan bahwa masjid semestinya menumbuhkan solidaritas dan kepedulian sosial di antara jemaah.

4. Tempat Menuntut Ilmu

Mencari ilmu bukan cuma dilakukan di sekolah formal, tetapi juga bisa di masjid.

Islam menekankan bahwa siapa pun yang menuntut ilmu akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT.

Hal itu tertuang dalam surah Al-Mujadalah ayat 11:

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.”

Sumber : https://mozaik.inilah.com/dakwah/4-fungsi-masjid-ternyata-bukan-hanya-tempat-ibadah

Arti Qanaah: Pengertian, Contoh, Lawan Sifat, dan Manfaatnya

Arti Qanaah: Pengertian, Contoh, Lawan Sifat, dan Manfaatnya

Setiap muslim harus memiliki akhlak mulia. Berbagai ayat Alquran pun berisi perintah untuk berbuat baik dan mengerjakan kebaikan.

Salah satunya surah Al-A’raf ayat 199:

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ

khuzil ‘afwa waamur bil’urfi waa’rid ‘anil jaahileen

Artinya: “Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh.”

Salah satu akhlak terpuji yang harus dimiliki umat muslim adalah qanaah. Lantas, apa arti qanaah beserta dampak positifnya?

Mengenal Arti Qanaah dan Contohnya

Qanaah memiliki arti merasa cukup dan rela dengan apa pun yang diberikan Allah SWT, baik dalam hal rezeki maupun ketetapan-Nya.

Seorang muslim yang memiliki sifat qanaah tidak akan  tamak atau rakus dan tidak iri terhadap nikmat orang lain karena ia selalu bersyukur atas pemberian Allah SWT.

Dengan rasa syukur juga, Allah SWT akan menambah nikmat hamba-Nya, sebagaimana dijelaskan dalam surah Ibrahim ayat 7:

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Wa iz ta azzana Rabbukum la’in shakartum la azeedannakum wa la’in kafartum inn’azaabee lashadeed

Artinya: “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”

Contoh Qanaah dalam Kehidupan Sehari-hari

Di bawah ini adalah contoh sifat qanaah yang bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari:

  • Tetap bersyukur dengan gaji yang diterima sambil tetap bekerja keras dan berusaha meningkatkan kemampuan, serta tanpa iri dengan pendapatan orang lain yang lebih besar.
  • Bersyukur dengan apa yang dimiliki dan tidak berutang dengan memenuhi gaya hidup di luar kemampuan.
  • Memakai baju, mobil, motor, hingga telepon genggam yang masih layak pakai.
  • Tidak ikut-ikutan tren hanya demi gengsi.
  • Tidak membandingkan pencapaian diri sendiri dengan orang lain.
  • Ikut merasa senang saat kerabat dekat atau saudara mendapat nikmat yang lebih baik tanpa merasa iri dan dengki.
  • Menerima kondisi dengan lapang dada sambil terus berusaha untuk memperbaiki keadaan.

Apa Lawan Sifat Qanaah?

Lawan sifat qanaah adalah tamak atau rakus, yakni serakah dan tidak pernah puas atas segala nikmat dan rezeki yang diberikan Allah SWT.

Sifat ini bisa menimbulkan rasa iri dan dengki pada nikmat yang dimiliki orang lain, padahal Allah SWT sudah melarang dengan tegas dalam surah An-Nisa ayat 32:

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain…”

Karena selalu merasa kurang, seseorang dengan sifat tamak juga memiliki ambisi untuk menimbun harta tanpa memikirkan halal dan haramnya.

Dalam Alquran surah Al-Baqarah ayat 168, juga sudah ditegaskan bahwa setiap muslim wajib mengonsumsi sesuatu dari rezeki yang halal.

“Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu.”

Manfaat Sifat Qanaah

Berikut ini adalah manfaat sifat qanaah yang harus dipahami semua muslim:

1. Ibarat Menggenggam Dunia dan Seisinya

Sifat qanaah membuat orang merasa sangat cukup, yang diibaratkan seperti mendapat dunia dan seisinya.

Dari Ubaidillah bin Mihshan Al-Anshary radhiyallahu anhu, Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Barangsiapa di antara kalian mendapatkan rasa aman di rumahnya (pada diri, keluarga dan masyarakatnya), diberikan kesehatan badan, dan memiliki makanan pokok pada hari itu di rumahnya, maka seakan-akan dunia telah terkumpul pada dirinya.” (HR Tirmidzi, Ibnu Majah)

2. Menjadi Orang Beruntung

Manfaat sifat qanaah lainnya adalah menjadikan seseorang beruntung, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW berikut:

“Sungguh sangat beruntung orang yang telah masuk Islam, diberikan rezeki yang cukup dan Allah mengaruniakannya sifat qanaah (merasa puas) dengan apa yang diberikan kepadanya.” (HR Muslim)

3. Mudah Bersyukur

Seseorang dengan sifat qanaah berarti selalu bersyukur kepada Allah SWT. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah SAW bersabda:

“Pandanglah orang yang berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu (dalam masalah ini). Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah kepadamu.” (HR Muslim)

4. Terhindar dari Hasad (Iri Dengki)

Allah SWT sudah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya. Oleh karena itu, sebenarnya tidak ada alasan bagi kita merasa iri dengan nikmat orang lain.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Umatku akan ditimpa penyakit berbagai umat.” Para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, apa saja penyakit umat-umat (terdahulu)?” Rasulullah berkata, “Kufur nikmat, menyalahgunakan nikmat, saling berlomba memperbanyak dunia, saling berbuat najsy (mengelabui dalam penawaran), saling memusuhi, dan saling hasad-menghasadi hingga timbulnya sikap melampaui batas (kezaliman).” (HR Al-Hakim, Ath-Thabrani)

5. Terlindungi dari Utang

Ketika seseorang selalu merasa cukup dan bersyukur, ia sudah membentengi dirinya dari potensi berutang.

Islam memandang utang sebagai suatu persoalan yang serius. Bahkan, mati syahid pun tidak menghapus dosa yang berkaitan dengan hak sesama manusia seperti utang.

Dalam sebuah hadis, dijelaskan bahwa siapa pun yang berutang dan tidak berniat melunasinya, akan dibangkitkan sebagai pencuri pada hari kiamat.

“Siapa saja yang berutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri).” (HR Ibnu Majah dan Al-Baihaqi)

Oleh karena itu, Nabi Muhammad SAW selalu berdoa agar diberikan rasa cukup. Berikut doa Nabi Muhammad SAW:

“Ya Allah, aku meminta kepada-Mu petunjuk (dalam ilmu dan amal), ketakwaan, sifat ‘afaf (menjaga diri dari hal yang haram), dan sifat ghina’ (hati yang selalu merasa cukup atau qanaah).” (HR Muslim)

Sumber : https://mozaik.inilah.com/dakwah/arti-qanaah-pengertian-contoh-lawan-sifat-dan-manfaatnya

Benarkah Warna Cat Rumah Menentukan Kepribadian Introvert dan Ekstrovert?

Benarkah Warna Cat Rumah Menentukan Kepribadian Introvert dan Ekstrovert?

Jakarta – Warna cat tidak hanya merefleksikan atmosfer yang diinginkan dari sebuah ruangan, tapi juga bisa memengaruhi mood penghuni rumah. Hal ini jadi salah satu elemen yang paling menentukan dalam sebuah hunian.
Hal itu juga menjelaskan alasan kaum introvert dan ekstrovert menyukai warna-warna yang sangat berbeda.

“Kepribadian kita dapat memengaruhi warna-warna yang secara alami menarik minat kita, sehingga warna yang kita pilih bisa menjadi cerminan jati diri kita. Gaya hidup kita kemudian memengaruhi pemilihan warna untuk ruang tertentu, bergantung pada aktivitas yang kita lakukan di sana serta bagaimana kita ingin berpikir, merasa, dan bersikap,” kata pakar psikologi warna dan desain perilaku, Karen Haller, dikutip dari Livingetc.

Banyak yang beranggapan bahwa seorang introvert lebih tertarik pada warna-warna yang merangsang dunia batin dan menenangkan indra, sementara seorang ekstrovert memilih warna-warna yang menghadirkan sosial dan membangun koneksi. Namun, kenyataannya tidak selalu seperti itu.

“Menjadi seorang introvert atau ekstrovert tidak secara otomatis menentukan warna-warna yang akan menarik minat Anda. Introversi dan ekstroversi hanyalah aspek dari kepribadian kita, dan banyak dari kita memiliki perpaduan dari kedua kecenderungan tersebut, sehingga hal-hal ini tidak dapat menentukan palet warna yang pasti,” kata Karen.

Menurut ahli warna Charlotte Cropper, penghuni rumah bisa bertanya kepada diri sendiri sebelum menentukan warna cat yang diinginkan. Misalnya, bagaimana rumah ini akan digunakan? Mau jadi tempat beristirahat atau sering jadi tempat kumpul keluarga? Dan lainnya. Mendefinisikan diri sebagai ‘introvert’ maupun ekstrovert’ hanya membantu diri memilih warna yang pas, bukan serta merta pilihan yang saklek.

Warna yang Biasanya Cocok untuk Introvert

Ingat, pemilihan warna yang tepat selalu bergantung pada suasana ruangan yang diinginkan, siapa yang menggunakannya, dan fungsi ruangan tersebut. Skema warna netral dan palet warna alami tersebut sangat masuk akal untuk menciptakan suasana interior yang lebih tenang, sesuatu yang memang lazim diharapkan oleh seorang introvert.

“Kaum introvert umumnya cenderung menciptakan hunian yang terasa menenangkan dan memulihkan energi, sehingga warna-warna yang mencerminkan suasana tersebut sering kali lebih lembut dan kalem,” tutur Charlotte.

Beberapa contoh warnanya adalah warna putih, hijau, biru, dan merah muda.

Warna yang Biasanya Cocok untuk Ekstrovert

Untuk rumah yang biasanya dipakai untuk berkumpul, bisa menggunakan warna yang lebih kaya untuk menciptakan suasana yang khas. Misalnya, warna-warna yang pekat atau cerah seperti merah tua kecokelatan, pink, jingga, teal, bisa juga warna biru, dan turquoise.

Apakah Introvert dan Extrovert Selalu Pilih Warna yang Bertolak Belakang?

Tidak juga. Apakah seseorang cenderung introvert atau ekstrovert tidak serta-merta menentukan pilihan warna mana yang mereka inginkan karena hal itu tergantung pada kepribadian secara keseluruhan dan kebutuhan akan ruang tersebut.

“Kaum introvert tidak selalu cenderung memilih warna lembut dengan saturasi rendah, begitu pula kaum ekstrovert tidak selalu memilih warna cerah dengan saturasi tinggi,” kata Karen.

Jadi, daripada beranggapan bahwa ada warna-warna khusus bagi kaum introvert atau ekstrovert, kuncinya terletak pada penciptaan pengalaman yang tepat bagi individu tersebut.

Sumber : https://www.detik.com/properti/interior/d-8630931/benarkah-warna-cat-rumah-menentukan-kepribadian-introvert-dan-ekstrovert

Robot Humanoid China Kalahkan Rekor Lari 100m Milik Usain Bolt

Robot Humanoid China Kalahkan Rekor Lari 100m Milik Usain Bolt

Jakarta – Robot humanoid asal China mencatat rekor baru setelah berlari sejauh 100 meter hanya dalam waktu 9,39 detik. Rekor baru ini lebih cepat dari rekor dunia 9,58 detik untuk lari 100 meter putra yang dipegang oleh Usain Bolt sejak tahun 2009.
Rekor tersebut dicetak oleh robot Tiangong Ultra buatan Beijing Humanoid Robot Innovation Center saat babak penyisihan World Humanoid Robot Games 2026 di Beijing, China pada Sabtu (22/8) kemarin.

Tiangong Ultra menyalip robot Lightning buatan Honor di dekat garis finis setelah tertinggal di awal perlombaan. Lightning menyelesaikan perlombaan dalam waktu 9,47 detik, juga lebih cepat dari rekor yang dicetak Bolt.

Sebelum perlombaan resmi dimulai, Lightning dilaporkan berlari 100 meter dalam waktu 9,32 detik, mencapai kecepatan puncak hingga 14,5 meter per detik. Namun rekor itu dicapai saat tes persiapan sehingga tidak dicatat sebagai rekor turnamen resmi.

Hasil perlombaan terbaru ini merupakan peningkatan signifikan dari World Humanoid Robot Games pertama yang diselenggarakan tahun lalu, di mana Tiangong Ultra memenangkan event lari 100 meter dalam waktu 21,5 detik.

Tiangong Ultra tahun lalu menjuarai turnamen half-marathon pertama untuk robot humanoid yang diselenggarakan di Beijing. Tahun ini, kompetisi itu dimenangkan oleh Lightning yang menyelesaikan half-marathon dalam waktu 50 menit dan 26 detik, lebih cepat dari rekor dunia manusia.

Saat mengikuti half-marathon, Lightning memiliki tinggi 169 cm dan kakinya saja memiliki panjang 95 cm. Menjelang World Humanoid Robot Games, pengembangnya memperpanjang kakinya hingga 10 cm, menjadi 1,05 meter, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (23/8/2026).

World Humanoid Robot Games diikuti lebih dari 2.000 robot dari 666 tim dari 16 negara. Jumlah tim yang berpartisipasi tahun ini meningkat dari tahun pertamanya yang melibatkan 280 tim.

Turnamen ini akan berlangsung hingga Rabu (26/8) depan dan akan mempertandingkan 51 event dan lebih dari 1.000 kompetisi olahraga dan keterampilan, termasuk lari, tenis meja, dan sepak bola.

Sumber : https://inet.detik.com/cyberlife/d-8630856/robot-humanoid-china-kalahkan-rekor-lari-100m-milik-usain-bolt

Satu klik menguji kepercayaan

Satu klik menguji kepercayaan

Surabaya (ANTARA) – Perizinan merupakan salah satu wajah paling nyata dari hubungan antara negara dan masyarakat. Di balik formulir, persyaratan, dan proses persetujuan, terdapat harapan agar pelayanan publik berjalan sederhana, pasti, transparan, dan tidak menjadi beban bagi mereka yang ingin berusaha.

Perubahan teknologi membawa perizinan ke ruang yang berbeda. Layar komputer dan telepon pintar perlahan menggantikan meja, map, tanda tangan, serta antrean.

Namun, digitalisasi tidak cukup hanya membuat izin dapat diajukan secara daring. Tantangan sesungguhnya adalah memastikan teknologi menghadirkan kepastian, keadilan, transparansi, dan manfaat ekonomi yang terasa.

Di tengah perubahan itu, Kota Surabaya, Jawa Timur, menjadi salah satu daerah yang menarik dicermati. Pemerintah Kota Surabaya mengembangkan layanan digital, integrasi sistem, kecerdasan buatan, dan pendampingan bagi pelaku usaha untuk membangun pelayanan perizinan yang lebih sederhana.

Birokrasi berubah

Bagi pelaku usaha, satu kata sering lebih penting daripada sekadar cepat, yakni pasti. Kepastian mengenai dokumen yang harus disiapkan, waktu penyelesaian, biaya yang dikenakan, hingga pihak yang bertanggung jawab ketika permohonan tersendat.

Karena itu, inovasi perizinan Surabaya tidak berhenti pada pemindahan loket ke ruang digital. Pemerintah kota membangun ekosistem yang menghubungkan Surabaya Single Window, Online Single Submission, layanan konsultasi, kecerdasan buatan, Klinik Investasi, serta pemantauan proses perizinan.

Surabaya Single Window memungkinkan pemohon mengajukan izin secara daring, menyimpan persyaratan dalam bank data, dan melacak perjalanan berkas. Pola ini dapat mengurangi pengulangan pengunggahan dokumen serta memperpendek interaksi yang sebelumnya membutuhkan kedatangan langsung.

Skala layanannya juga cukup besar. Mal Pelayanan Publik Surabaya melayani sekitar 1.428 jenis perizinan, dengan sebagian besar layanan terintegrasi melalui SSW Alpha dan OSS. Pemerintah kota juga menyediakan Takon Sobat melalui WhatsApp dan Si Pintar berbasis kecerdasan buatan untuk memberikan informasi perizinan selama 24 jam.

Dunia usaha pada dasarnya tidak selalu membutuhkan gedung pelayanan yang megah. Yang lebih dibutuhkan adalah proses sederhana, informasi jelas, respons cepat, serta aturan yang dapat diprediksi. Pada titik inilah teknologi memiliki nilai ketika benar-benar mengurangi ketidakpastian.

Surabaya juga mengembangkan Kalkulator Investasi yang diluncurkan pada Januari 2026. Aplikasi berbasis web tersebut membantu calon pelaku usaha memperkirakan kebutuhan investasi dan modal awal. Artinya, teknologi mulai digunakan bahkan sebelum izin diajukan, yakni ketika seseorang mempertimbangkan kelayakan sebuah usaha.

Perubahan tersebut menunjukkan pergeseran peran pemerintah. Pemerintah tidak cukup hanya menjadi penerbit izin, tetapi juga perlu menjadi fasilitator agar gagasan usaha dapat berkembang menjadi kegiatan ekonomi yang legal, produktif, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Digital bukan jaminan

Digitalisasi bukan jaminan otomatis bahwa birokrasi menjadi sederhana. Sistem daring tetap dapat menghasilkan kerumitan jika aturan, persyaratan, dan alur pelayanan di belakangnya tidak dibenahi.

Formulir elektronik dapat menggantikan formulir kertas, tetapi persoalan belum selesai apabila pemohon masih harus memahami banyak tahapan yang tidak jelas. Karena itu, keberhasilan digitalisasi seharusnya tidak diukur dari banyaknya aplikasi, melainkan dari berkurangnya waktu, biaya, kesalahan, dan ketidakpastian yang dialami masyarakat.

Data Klinik Investasi Surabaya memperlihatkan sisi yang menarik. Hingga 13 Agustus 2026 tercatat 13.917 data konsultasi pemohon sejak 2022. Persoalan yang muncul antara lain berkaitan dengan OSS, pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal, dan kendala teknis dalam sistem.

Data konsultasi tersebut semestinya tidak hanya dipandang sebagai jumlah layanan. Ia dapat menjadi sensor bagi birokrasi. Pertanyaan yang berulang menunjukkan bagian tertentu dari sistem masih belum mudah dipahami. Keluhan yang terus muncul dapat menjadi petunjuk mengenai prosedur yang perlu disederhanakan.

Dengan demikian, pemerintah perlu mengubah cara memandang pengaduan. Keluhan bukan sekadar persoalan yang harus diselesaikan satu per satu, tetapi sumber data untuk memperbaiki sistem secara keseluruhan.

Surabaya juga meluncurkan Sistem Informasi Pengawasan dan Penertiban (Siwastib) pada Mei 2026 untuk memperkuat pengawasan dan penertiban kegiatan usaha secara digital. Langkah ini memperlihatkan bahwa transformasi digital mulai bergerak dari tahap penerbitan izin menuju pengawasan setelah usaha berjalan.

Keseimbangan tersebut penting. Perizinan yang mudah tanpa pengawasan dapat menimbulkan persoalan baru. Sebaliknya, pengawasan yang ketat tanpa pelayanan sederhana dapat membuat birokrasi kembali dipandang sebagai beban. Pelayanan dan pengawasan harus tumbuh dalam satu ekosistem yang transparan.

Surabaya pernah menjadi Terbaik I kategori pemerintah kota dalam Anugerah Layanan Investasi Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM pada 2024. Penilaian tersebut mencakup penyederhanaan perizinan, penerapan OSS, iklim investasi, sumber daya manusia, inovasi, sarana-prasarana, serta komitmen kepala daerah.

Pengakuan tersebut penting, tetapi tidak boleh menjadi garis akhir. Penghargaan semestinya menjadi cermin untuk melihat bagian yang masih perlu diperbaiki, bukan ukuran tunggal keberhasilan pelayanan.

 

Izin ke dampak

Surabaya menargetkan realisasi investasi Rp43 triliun pada 2026, meningkat dari kisaran Rp35 triliun hingga Rp36 triliun pada tahun-tahun sebelumnya. Target tersebut memperlihatkan besarnya harapan terhadap perbaikan iklim usaha melalui pelayanan yang cepat dan transparan.

Angka investasi tidak semestinya berhenti sebagai angka makro. Pertanyaan yang lebih penting adalah apa yang terjadi setelah modal masuk. Berapa lapangan kerja tercipta? Berapa banyak UMKM lokal masuk rantai pasok? Apakah investasi memperkuat ekonomi lokal? Apakah pertumbuhan tetap memperhatikan lingkungan?

Ukuran keberhasilan akhirnya berada pada manfaat yang dirasakan masyarakat. Investasi yang besar tetapi tidak membuka kesempatan kerja, tidak melibatkan usaha lokal, atau tidak meningkatkan kesejahteraan warga akan kehilangan sebagian makna pembangunannya.

Karena itu, inovasi perizinan digital perlu memasuki tahap berikutnya. Pemerintah dapat mengembangkan dasbor publik yang menampilkan jumlah izin masuk dan selesai, waktu rata-rata penyelesaian, jenis kendala, permohonan yang melewati standar pelayanan, serta tingkat penyelesaian pengaduan.

Data juga dapat dihubungkan dengan dampak investasi terhadap tenaga kerja dan UMKM. Dengan begitu, pemerintah tidak hanya mengetahui berapa banyak izin yang diterbitkan, tetapi juga dapat mengukur apa yang terjadi setelah izin tersebut terbit.

Kecerdasan buatan pun sebaiknya tidak berhenti sebagai mesin penjawab pertanyaan. Data yang terkumpul dapat digunakan untuk menemukan titik kemacetan, memprediksi permohonan yang membutuhkan pendampingan, dan mendeteksi prosedur yang terlalu sering menimbulkan kesalahan.

Digitalisasi juga harus tetap inklusif. Tidak semua pelaku UMKM memiliki kemampuan digital yang sama. Karena itu, layanan daring perlu berjalan bersama pendampingan luring. Klinik Investasi dan Mal Pelayanan Publik tetap penting sebagai jembatan agar transformasi teknologi tidak meninggalkan kelompok yang paling membutuhkan bantuan.

Pada titik tersebut, perizinan digital tidak lagi sekadar urusan aplikasi. Ia menjadi bagian dari pembenahan hubungan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Pemerintah menyediakan kepastian, pelaku usaha memperoleh ruang untuk berkembang, sementara masyarakat mendapatkan manfaat dari aktivitas ekonomi yang tumbuh.

Sebuah izin mungkin hanya terlihat seperti dokumen administratif. Namun, di belakangnya bisa terdapat rencana usaha, modal yang dipertaruhkan, lapangan kerja yang menunggu, dan harapan keluarga yang menggantungkan penghidupan.

Karena itu, satu klik sebenarnya menguji lebih dari kemampuan teknologi. Ia menguji apakah birokrasi mampu menghadirkan kepastian, apakah pemerintah dapat menjaga transparansi, dan apakah investasi benar-benar berujung pada kesejahteraan.

Jika teknologi mampu memperpendek jarak antara aturan dan kebutuhan masyarakat, digitalisasi perizinan bukan sekadar perubahan cara melayani. Ia menjadi cara baru membangun kepercayaan. Dan dari kepercayaan itulah ekonomi dapat tumbuh dengan lebih sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5707291/satu-klik-menguji-kepercayaan

3 Trik Simpan Bawang Kupas agar Tetap Segar dan Tak Bau ke Mana-mana

3 Trik Simpan Bawang Kupas agar Tetap Segar dan Tak Bau ke Mana-mana

Jakarta – Bawang merah, putih, dan bombay yang sudah dikupas ternyata tak boleh disimpan sembarangan. Ada cara khusus agar bawang tetap segar.

Bawang belakangan ikut ramai dibahas setelah muncul isu upah mengupas yang disebut mencapai Rp700 ribu per kilogram. Angka ini pun membuat banyak netizen penasaran dengan pekerjaan mengupas bawang.

Terlepas dari isu tersebut, memang kini banyak penjual di pasar yang menawarkan bawang kupas agar lebih praktis. Biasanya pembeli memesan banyak untuk stok di rumah.

Namun, bawang yang sudah dikupas tidak bisa diperlakukan sama seperti bawang yang belum dikupas. Cara penyimpanannya perlu diperhatikan agar bawang tetap segar dan tidak rusak.

Dikutip dari Food Republic (10/5) berikut 3 tipsnya!

1. Masukkan ke Kulkas

Bawang yang sudah dikupas dan dipotong sebaiknya disimpan dalam kulkas. Masukkan ke wadah kedap udara agar tetap segar selama sekitar 7-10 hari.

Wadah kedap udara juga mencegah aroma bawang menyebar ke makanan lain. Cara ini penting karena bawang memiliki aroma kuat yang mudah terserap makanan.

Bawang juga dapat mempercepat pematangan kentang dan beberapa buah serta sayuran. Menyimpannya dalam wadah tertutup membantu mengurangi pengaruh tersebut.

2. Bawang Utuh Jangan di Kulkas

Bawang utuh atau bawang yang belum diiris sebaiknya tidak disimpan di kulkas karena bisa menjadi lembek. Simpan di tempat yang sejuk, kering, dan gelap.

Gunakan keranjang atau kantong berjaring agar udara tetap bisa bersirkulasi. Dalam kondisi tepat, bawang utuh dapat bertahan selama beberapa minggu hingga berbulan-bulan.

Jangan menyimpan bawang utuh dalam wadah kedap udara. Sirkulasi udara yang buruk dapat membuat kualitas bawang lebih cepat menurun.

3. Dinginkan Sebelum Mengiris

Bawang bisa membuat mata perih dan berair saat dipotong. Masukkan bawang ke kulkas sekitar 30 menit sebelum mengiris untuk membantu mengurangi efek tersebut.

Saat memotong, pilih tempat yang memiliki ventilasi baik atau dekatkan dengan kipas. Aliran udara membantu menjauhkan senyawa bawang yang mengiritasi mata.

Untuk hasil rapi, potong bagian atas dan biarkan akarnya tetap utuh. Iris dari bagian atas menuju akar, lalu berhenti sebelum mencapai bagian akar.

Sumber : https://food.detik.com/info-kuliner/d-8628696/3-trik-simpan-bawang-kupas-agar-tetap-segar-dan-tak-bau-ke-mana-mana

Cara Wudhu yang Benar Sesuai Sunnah, Lengkap dengan Bacaan Niatnya

Cara Wudhu yang Benar Sesuai Sunnah, Lengkap dengan Bacaan Niatnya

Jakarta – Wudhu adalah syarat sah utama salat. Menjaga kesucian diri melalui wudhu tidak hanya membersihkan fisik dari kotoran dan hadas kecil, melainkan juga menggugurkan dosa-dosa kecil yang pernah diperbuat oleh anggota tubuh kita.

Agar ibadah salat diterima di sisi Allah SWT, tata cara wudhu wajib dilaksanakan dengan benar sesuai tuntunan Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW. Lantas, bagaimanakah cara wudhu yang benar sesuai sunnahnya? Bagaimana bacaan niat dan doa setelahnya? Berikut penjelasannya.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki…”

Dijelaskan dalam kitab Al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab karya Imam An-Nawawi, niat merupakan rukun wudhu yang berada di dalam hati. Niat dihadirkan secara bersamaan saat air pertama kali membasuh bagian muka atau wajah.

Lafaz niat wudhu yang disunnahkan untuk diucapkan lisan adalah:

نَوَيْتُ الْوُضُوءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَصْغَرِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Arab-latin: Nawaitul-wudhu’a liraf’il-hadatsil-ashghari fardhan lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku berniat wudhu untuk menghilangkan hadas kecil, fardhu karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Wudhu yang Benar Sesuai Sunnah

Merujuk kitab Bulughul Maram karya Ibnu Hajar Al-Asqalani serta Al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab karya Imam An-Nawawi, berikut tata cara wudhu sesuai sunnah Rasulullah SAW:

1. Membaca Basmalah dan Mencuci Kedua Telapak Tangan

Membaca basmalah lalu mencuci kedua telapak tangan hingga pergelangan sebanyak tiga kali.

2. Berkumur dan Istinsyaq

Berkumur-kumur sekaligus menghirup air ke dalam hidung (istinsyaq), lalu mengeluarkannya (istintsar) sebanyak tiga kali.

3. Membasuh Wajah

Membasuh seluruh permukaan wajah (dari batas tumbuhnya rambut kepala hingga bawah dagu, dan dari telinga kanan ke telinga kiri) sebanyak tiga kali seraya menghadirkan niat dalam hati.

4. Membasuh Kedua Tangan Hingga Siku

Membasuh tangan kanan lalu tangan kiri hingga melewati siku sebanyak tiga kali.

5. Mengusap Kepala dan Telinga

Mengusap sebagian atau seluruh bagian kepala dari depan ke belakang, lalu dilanjutkan dengan mengusap kedua daun telinga sekali (atau tiga kali).

6. Membasuh Kedua Kaki Hingga Mata Kaki

Membasuh kaki kanan lalu kaki kiri hingga melebihi kedua mata kaki sebanyak tiga kali, pastikan sela-sela jari kaki terkena air.

7. Tertib

Melaksanakan seluruh urutan langkah di atas secara berurutan tanpa ada yang melompati.

Imam An-Nawawi mengingatkan beberapa detail penting agar wudhu tidak batal atau tidak sah:

  1. Pastikan air membasuh kulit dengan sempurna. Jika ada bahan penutup kulit seperti cat, kuteks non-serap air, atau kotoran tebal di bawah kuku, maka wajib dibersihkan terlebih dahulu.
  2. Tidak berlebihan menggunakan air (israf). Rasulullah SAW melarang sikap boros dan berlebih-lebihan dalam mengalirkan air saat berwudhu.
  3. Menjaga muwalat (keseimbangan waktu). Membasuh anggota wudhu berikutnya sebelum anggota wudhu sebelumnya mengering.

Doa Selesai Berwudhu

Setelah selesai berwudhu dengan sempurna, disunnahkan menghadap kiblat lalu membaca doa yang diriwayatkan dalam hadits riwayat Muslim:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَّهِرِينَ

Arab-latin: Asyhadu alla ilaha illallahu wahdahu la syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluhu. Allahummaj’alni minat-tawwabina waj’alni minal-mutathahhirin.

Artinya: “Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang menyucikan diri.”

Sumber : https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-8629899/cara-wudhu-yang-benar-sesuai-sunnah-lengkap-dengan-bacaan-niatnya

Jeruk punya khasiat untuk redakan pilek sampai cerahkan kulit

Jeruk punya khasiat untuk redakan pilek sampai cerahkan kulit

Jakarta (ANTARA) – Jeruk merupakan salah satu buah yang rendah kalori dan mengandung banyak nutrisi yang berkhasiat meredakan pilek sampai mencerahkan kulit.

Nutrisi dalam jeruk bergantung kepada jenisnya, namun secara umum buah itu rendah kalori, lemak, dan natrium, serta tinggi antioksidan, serat, dan vitamin menurut siaran Health pada Kamis (20/8). Satu buah jeruk kecil misalnya, mengandung 45,1 kalori dan 0,115 gram atau sekitar 0,15 persen dari Angka Kecukupan Gizi (AKG).

Berikut adalah sejumlah manfaat jeruk yang baik bagi tubuh.

1. Memberikan asupan serat yang cukup

Orang dewasa membutuhkan sekitar 25 sampai 38 gram serat setiap hari atau 14 gram per 1.000 kalori.

Mengonsumsi buah jeruk dapat membantu memenuhi 2,3 gram serat per buahnya, sedangkan jeruk mandarin besar memiliki 2,1 gram serat. Sebagian besar serat ini adalah pektin, sejenis serat larut yang membentuk zat seperti gel yang membantu memperlambat pencernaan dan mencegah lonjakan gula darah.

Selain itu, serat juga mengikat kolesterol untuk mengeluarkannya dari tubuh dan menurunkan kadar kolesterol. Serat yang tersisa tidak larut, yang menambah volume tinja dan mengatur pergerakan usus.

2. Mengurangi durasi dan keparahan pilek

Vitamin C tidak dapat mencegah pilek, tetapi, beberapa bukti menunjukkan bahwa vitamin C dapat mengurangi durasi dan tingkat keparahannya.

Enam ons jus jeruk mengandung 103 persen dari AKG yang direkomendasikan untuk vitamin C. Satu buah jeruk utuh mengandung 78 persen dan setengah buah jeruk bali ukuran sedang mengandung 43 persen.

3. Membuat kulit jadi lebih sehat

Vitamin C berperan dalam produksi kolagen, yang membuat beberapa peneliti percaya bahwa vitamin C dapat membantu menjaga kulit tetap kenyal dan halus.

Sebuah tinjauan tahun 2017 menemukan bahwa asupan buah dan sayuran yang tinggi dapat mencegah tanda-tanda penuaan yang terlihat. Para peneliti mencatat bahwa vitamin C dapat melindungi kulit dari sinar ultraviolet (UV) yang berbahaya.

4. Meminimalisir risiko penyakit jantung

Jeruk mengandung flavonoid dan vitamin C, yang merupakan antioksidan yang meningkatkan kesehatan jantung.

Flavonoid membantu mengurangi peradangan, sementara vitamin C dapat melindungi terhadap aterosklerosis. Penumpukan plak di dinding arteri meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Buah jeruk merupakan sumber nutrisi lain yang menyehatkan jantung, termasuk folat dan kalium.

Folat membantu memecah homosistein, asam amino yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung jika dikonsumsi dalam kadar tinggi. Sementara itu, kalium dalam buah jeruk membantu mengimbangi efek berbahaya natrium untuk mengontrol tekanan darah.

Beberapa metabolit, atau zat yang dihasilkan tubuh saat memecah jeruk, juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

5. Mengandung banyak kalium

Buah jeruk kaya akan kalium, yang membantu mengatur cairan dan mengontraksikan otot. Kalium menyeimbangkan jumlah natrium dalam makanan dengan membantu tubuh membuangnya dan membantu mengontrol tekanan darah.

Membatasi asupan natrium dapat membantu mengurangi risiko dan mengobati tekanan darah tinggi. Mengonsumsi banyak makanan kaya kalium dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan memperkuat tulang.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5704913/jeruk-punya-khasiat-untuk-redakan-pilek-sampai-cerahkan-kulit