Alasan Nonmuslim Tidak Boleh Memasuki Kota Makkah

Alasan Nonmuslim Tidak Boleh Memasuki Kota Makkah

Jakarta – Kota Makkah atau yang sering disebut Tanah Suci adalah tempat yang dimuliakan oleh Allah SWT sebagai pusat ibadah umat Islam di seluruh dunia. Setiap wilayahnya dijaga dengan aturan khusus, termasuk mengenai larangan nonmuslim memasuki Kota Makkah.

Lantas, apa alasan yang melatarbelakangi nonmuslim tidak boleh memasuki Kota Makkah?

Larangan Nonmuslim Memasuki Kota Makkah

Larangan nonmuslim masuk Kota Makkah tidak diatur oleh otoritas setempat, melainkan secara tegas ditetapkan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 28. Allah SWT berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّمَا الْمُشْرِكُوْنَ نَجَسٌ فَلَا يَقْرَبُوا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ بَعْدَ عَامِهِمْ هٰذَا ۚوَاِنْ خِفْتُمْ عَيْلَةً فَسَوْفَ يُغْنِيْكُمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖٓ اِنْ شَاۤءَۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang musyrik itu najis (kotor jiwanya). Oleh karena itu, janganlah mereka mendekati Masjidil Haram setelah tahun ini. Jika kamu khawatir menjadi miskin (karena orang kafir tidak datang), Allah SWT nanti akan memberikan kekayaan kepadamu dari karunia-Nya jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

Ayat ini menjadi penegas bahwa Allah SWT menetapkan Makkah sebagai kota pusat ibadah umat Islam yang terjaga kesuciannya.

Aturan serupa juga diriwayatkan oleh Umar bin Khattab, ia mendengar Rasulullah SAW bersabda demikian:

وَحَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ بْنُ مَخْلَدٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، ح وَحَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ، – وَاللَّفْظُ لَهُ – حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ، أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ، أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ، يَقُولُ أَخْبَرَنِي عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ، أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يَقُولُ ” لأُخْرِجَنَّ الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى مِنْ جَزِيرَةِ الْعَرَبِ حَتَّى لاَ أَدَعَ إِلاَّ مُسْلِمًا ” .

Artinya: “Aku akan mengusir orang Yahudi dan Nasrani dari Jazirah Arab dan tidak akan membiarkan kecuali Muslim.” (HR. Muslim)

Disebutkan dalam buku Sejarah Peradaban Islam Terlengkap karya Rizem Aizid, Jazirah Arab memiliki daerah penting, yakni Hijaz, yang mencakup dua kota terkenal, di antaranya adalah Makkah dan Madinah.

Asal-Usul Larangan Nonmuslim Memasuki Tanah Suci

Penegasan larangan nonmuslim memasuki Tanah Suci Makkah terjadi pada tahun ke-9 Hijriah, ketika pelaksanaan ibadah haji yang dipimpin oleh Abu Bakar Ash-Shiddiq RA. Saat itu, Rasulullah SAW mengutus Ali bin Abi Thalib untuk membacakan ayat-ayat Surah At-Taubah mengenai larangan nonmuslim melakukan haji di Tanah Suci Makkah, sebagaimana hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah berikut:

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ، قَالَ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَخِي ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عَمِّهِ، قَالَ أَخْبَرَنِي حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ، أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ، قَالَ بَعَثَنِي أَبُو بَكْرٍ فِي تِلْكَ الْحَجَّةِ فِي مُؤَذِّنِينَ يَوْمَ النَّحْرِ نُؤَذِّنُ بِمِنًى أَنْ لاَ يَحُجَّ بَعْدَ الْعَامِ مُشْرِكٌ، وَلاَ يَطُوفَ بِالْبَيْتِ عُرْيَانٌ. قَالَ حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ثُمَّ أَرْدَفَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ عَلِيًّا، فَأَمَرَهُ أَنْ يُؤَذِّنَ بِبَرَاءَةَ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ فَأَذَّنَ مَعَنَا عَلِيٌّ فِي أَهْلِ مِنًى يَوْمَ النَّحْرِ لاَ يَحُجُّ بَعْدَ الْعَامِ مُشْرِكٌ، وَلاَ يَطُوفُ بِالْبَيْتِ عُرْيَانٌ.

Artinya: “Pada Hari Nahr (10 Zulhijah, di tahun sebelum Haji terakhir Nabi Muhammad SAW ketika Abu Bakar menjadi pemimpin jemaah haji pada haji itu) Abu Bakar mengutus saya bersama para pengumum untuk Mina untuk membuat pengumuman publik: ‘Tidak ada penyembah berhala yang diizinkan untuk melakukan Haji setelah tahun ini dan tidak ada orang telanjang yang diizinkan untuk melakukan Tawaf di sekitar Ka’bah.’ Kemudian Rasulullah SAW mengutus Ali untuk membacakan Surat Bara’ah (At-Taubah) kepada orang-orang; maka ia mengumumkan bersama kami pada Hari Nahr di Mina: ‘Tidak ada penyembah berhala yang diizinkan untuk melakukan Haji setelah tahun ini dan tidak ada orang telanjang yang diizinkan untuk melakukan Tawaf di sekitar Kakbah.” (HR. Bukhari)

Sumber : https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-8627662/alasan-nonmuslim-tidak-boleh-memasuki-kota-makkah

Minuman Manis Bisa Picu Kanker Lambung, Peneliti Ungkap Alasannya

Minuman Manis Bisa Picu Kanker Lambung, Peneliti Ungkap Alasannya

Jakarta – Bahaya dari konsumsi berlebihan minuman manis selama ini identik dengan ancaman kenaikan berat badan hingga diabetes tipe 2. Tetapi, riset yang dipublikasikan dalam jurnal Gastro Hep Advances membeberkan fakta baru yang tak kalah mengejutkan.

Minuman tinggi gula, kini resmi dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker lambung lewat studi yang telah menganalisis lebih dari 112.000 peserta.

Peneliti menemukan bahwa orang yang rutin mengonsumsi setidaknya satu porsi minuman manis (237 ml) per hari, berisiko 2,45 kali lipat lebih tinggi terkena kanker lambung. Risiko ini bahkan melonjak hingga 3 kali lipat pada kelompok wanita.

Lantas, mengapa minuman manis menjadi pemicu timbulnya kanker lambung?

Deretan Alasan Biologis di Balik Risiko Kanker Lambung

Meskipun riset ini bersifat observasional, artinya baru menunjukkan korelasi dan bukan sebab-akibat langsung. Para peneliti dari Massachusetts General Hospital mengungkapkan beberapa dugaan mekanisme biologis yang melatarbelakanginya.

Ketika tubuh terus-menerus ‘diguyur’ asupan gula tinggi dari minuman seperti soda, limun, es buah, hingga minuman berenergi, ada serangkaian dampak buruk yang terjadi pada organ pencernaan, di antaranya:

  • Kerusakan DNA dan stres oksidatif: Asupan gula berlebih memicu stres oksidatif dalam sel yang berpotensi merusak rantai DNA dan memicu mutasi sel kanker.
  • Peradangan (inflamasi) kronis: Gula tinggi merangsang reaksi peradangan terus-menerus di jaringan tubuh, termasuk pada dinding lambung.
  • Resistensi insulin: Lonjakan gula darah yang sering terjadi mengganggu kerja insulin, yang diketahui berkaitan erat dengan pembentukan lingkungan pro-kanker.
  • Disbiosis (gangguan mikrobioma usus): Konsumsi gula dapat merusak keseimbangan bakteri baik di dalam saluran pencernaan.
  • Ketidakseimbangan hormon steroid: Tingginya asupan gula memicu gangguan pada keseimbangan hormon dalam tubuh.

“Beberapa mekanisme mendasar telah diusulkan, termasuk kenaikan berat badan, resistensi insulin, ketidakseimbangan hormon steroid, peradangan, kerusakan DNA, dan dysbiosis,” kata tim peneliti.

“Namun, mekanisme pasti dari efek karsinogenik minuman manis masih harus diselidiki. Penelitian di masa mendatang diperlukan untuk mengonfirmasi temuan ini serta menginvestigasi mekanisme biologis yang terlibat,” sambung mereka.

Mengingat kanker lambung merupakan penyebab kematian akibat kanker kelima terbesar di dunia, penulis senior dr Andrew T Chan mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menyepelekan kebiasaan minum manis dan mulai membatasinya demi kesehatan jangka panjang.

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8628154/minuman-manis-bisa-picu-kanker-lambung-peneliti-ungkap-alasannya

Studi: Berpikir sejenak sebelum bereaksi tingkatkan pengelolaan emosi

Studi: Berpikir sejenak sebelum bereaksi tingkatkan pengelolaan emosi

Jakarta (ANTARA) – Kemampuan berhenti sejenak dan menilai kembali respons sebelum bereaksi dapat membantu seseorang mengelola emosi dengan lebih baik, menurut penelitian terbaru dari University of Sydney.

Melansir dari laman Psychology Today pada Selasa (4/8), penelitian yang dipimpin Riley Leckie dan tim menyoroti peran metakognisi atau kemampuan seseorang untuk memantau dan mengevaluasi proses berpikirnya sendiri dalam kecerdasan emosional.

Kemampuan tersebut membantu seseorang mengenali perubahan perasaan, menilai intensitas dan penyebabnya, serta menentukan kapan emosi perlu diatur.

Peneliti mula-mula menguji hubungan antara kemampuan metakognitif dan pengelolaan emosi. Hasil awal hanya menunjukkan bukti yang lemah mengenai hubungan keduanya.

Namun, pada penelitian berikutnya, peserta diminta menilai tingkat keyakinan mereka terhadap jawaban dalam sejumlah situasi yang menguji kemampuan mengelola emosi.

Hasilnya menunjukkan bahwa tindakan sederhana berupa menilai kembali seberapa yakin seseorang terhadap responsnya dapat meningkatkan kualitas cara mereka merespons situasi emosional.

Peneliti menilai proses tersebut dapat mendorong seseorang untuk berpikir lebih dalam, memperhatikan isyarat emosional yang relevan, dan mempertimbangkan apakah strategi yang dipilih sudah sesuai dengan situasi yang dihadapi.

Dengan kata lain, seseorang dapat memberi jeda sebelum bereaksi dan bertanya pada diri sendiri apakah respons yang akan dilakukan merupakan pilihan terbaik.

Misalnya, ketika merasa marah setelah seorang teman membatalkan janji secara mendadak, seseorang dapat menahan diri sebelum mengirim pesan bernada emosional.

Jeda tersebut dapat digunakan untuk mempertimbangkan kemungkinan lain dan memilih cara yang lebih tepat untuk menyampaikan kekecewaan.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa mengelola emosi tidak selalu membutuhkan proses yang rumit. Membiasakan diri untuk memantau respons dan mengevaluasinya sebelum bertindak dapat membantu seseorang membuat keputusan yang lebih baik saat menghadapi situasi emosional.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5703572/studi-berpikir-sejenak-sebelum-bereaksi-tingkatkan-pengelolaan-emosi

Aktivitas fisik dan seni jadi cara perempuan kelola stres

Aktivitas fisik dan seni jadi cara perempuan kelola stres

Jakarta (ANTARA) – Perempuan yang menjalani beragam peran dalam kehidupan sehari-hari dinilai perlu semakin peka terhadap kondisi fisik dan emosionalnya, termasuk mengenali sinyal tubuh serta mengelola stres untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh.

“Perempuan sering kali menjadi sumber kenyamanan bagi orang lain, tetapi lupa menyediakan waktu untuk merawat dirinya sendiri. Kami percaya bahwa kesehatan fisik dan mental saling berkaitan,” kata Product Manager Salonpas Pain Relief Patch Ira Guci dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Kebutuhan untuk menjaga kesehatan secara holistik juga sejalan dengan perubahan tujuan masyarakat dalam melakukan aktivitas fisik. Worldwide Survey of Fitness Trends 2026 dari American College of Sports Medicine (ACSM) menempatkan Exercise for Mental Health di peringkat keenam dunia.

Hal tersebut menunjukkan bahwa aktivitas olahraga tidak hanya berkaitan dengan kebugaran atau penampilan fisik, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya mengelola stres dan mendukung kesehatan mental.

Sementara itu, laporan 2024 Global Wellness Economy Monitor dari Global Wellness Institute (GWI) mencatat ekonomi wellness global mencapai 6,3 triliun dolar AS pada 2023 dan diproyeksikan mendekati 9 triliun dolar AS pada 2028.

Dalam konteks tersebut, Ira menyampaikan kegiatan kebugaran yang memadukan aktivitas fisik dan kreatif menjadi salah satu pendekatan yang dihadirkan dalam Patchtastic Day 2026.

Kegiatan tersebut mengusung gerakan sosial #ShareTheComfort yang mendorong perempuan untuk merawat diri, mengatasi rasa tidak nyaman, serta tetap menjalani aktivitas dan berbagi energi positif dengan orang di sekitarnya.

Salah satu konsep yang dihadirkan adalah perpaduan workout dan workshop. Peserta dapat mengikuti aktivitas olahraga kelompok seperti Pound Fit, Zumba, dan Yoga, kemudian melanjutkannya dengan kegiatan seni yang memberikan kesempatan untuk beristirahat dan berkreasi.

Sejumlah aktivitas kreatif yang tersedia antara lain membuat gelang manik-manik, menghias gantungan tas, membuat gantungan kunci tumbler, kreasi boneka kain, serta membuat gantungan kunci akrilik.

Dalam materi kegiatan disebutkan penelitian Drexel University menunjukkan bahwa setelah melakukan aktivitas seni selama 45 menit, sekitar 75 persen peserta mengalami penurunan kadar kortisol, hormon yang berkaitan dengan stres.

Selain kegiatan workout dan workshop, Patchtastic Day 2026 menghadirkan area The Market yang berisi sejumlah tenant dari bidang kuliner sehat, seni dan kerajinan tangan, serta studio olahraga mitra. Area tersebut dirancang sebagai ruang bagi peserta untuk berkumpul dan berinteraksi.

Ira mengatakan ruang tersebut dihadirkan untuk membantu perempuan mengambil waktu untuk memulihkan energi dan kembali terhubung dengan komunitas.

“Kami menghadirkan ruang nyaman bagi perempuan untuk melepaskan penat, memulihkan energi, dan kembali terhubung dengan komunitasnya. Kami ingin kenyamanan ini berkembang menjadi rantai kebaikan yang saling menguatkan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan tersebut telah dimulai di Makassar pada 19 Juli 2026 dan akan berlanjut ke Medan pada 23 Agustus, Bandung pada 6 September, serta Banjarmasin pada 4 Oktober.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup melalui acara puncak di Jakarta pada 7 November 2026. Secara keseluruhan, penyelenggara menargetkan partisipasi sebanyak 1.800 hingga 2.000 peserta dalam seluruh rangkaian kegiatan tahun ini.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5704588/aktivitas-fisik-dan-seni-jadi-cara-perempuan-kelola-stres

Google Docs vs Microsoft Word: Mana yang Lebih Cocok untuk Kerja dan Kuliah?

Google Docs vs Microsoft Word: Mana yang Lebih Cocok untuk Kerja dan Kuliah?

Google Docs dan Microsoft Word menjadi dua aplikasi pengolah dokumen yang paling banyak digunakan untuk menulis, mengedit, dan menyusun berbagai jenis dokumen.

Keduanya menawarkan fitur yang cukup lengkap, tetapi memiliki cara kerja, fitur, dan keunggulan yang sedikit berbeda.

Lantas, jika sama-sama menawarkan layanan pengolah dokumen, platform mana yang lebih baik?

Untuk lebih jelasnya, mari simak perbandingan antara Google Docs dan Microsoft Word berikut ini:

Perbandingan Google Docs dan Microsoft Word

1. Kemudahan Penggunaan

Bagi yang mencari aplikasi pengolah dokumen sederhana, maka Google Docs bisa menjadi pilihan.

Google Docs dapat diakses melalui browser secara online. Setelah membuat atau membuka dokumen, pengguna bisa langsung mengetik seperti biasa.

Dokumen yang telah dibuat juga akan tersimpan secara otomatis yang langsung terhubung dengan akun Google Drive.

Microsoft Word juga menawarkan layanan yang sama. Namun, Word memiliki lebih banyak fitur dan menu.

Bagi orang yang baru pertama kali menggunakannya, mungkin panel menu tersebut akan terlihat sedikit membingungkan. Tetapi untuk keperluan profesional, Word adalah jawaranya.

2. Fitur Pengolahan Dokumen

Dalam hal fitur Microsoft Word lebih unggul karena menyediakan berbagai fungsi yang berguna untuk keperluan pembuatan dokumen yang kompleks.

Mulai dari pengaturan format teks, tabel, gambar, daftar isi, sitasi, referensi, hingga pengaturan layout halaman.

Sementara Google Docs hanya memiliki fitur-fitur dasar yang dibutuhkan untuk membuat dokumen.

Jika ingin membuat dokumen yang bersifat formal, harus disave ulang dengan format Docx, lalu diedit kembali di Word seperti yang diinginkan.

3. Kolaborasi

Bagi yang ingin menulis dokumen dengan beberapa orang secara bersamaan, maka Google Docs adalah jawaranya.

Sejak awal dibuat, Google Docs memang didesain untuk memudahkan pengguna untuk berkolaborasi secara bersamaan.

Mulai dari mengedit bersama, memberikan komentar, melihat perubahan yang dibuat oleh pengguna lain, hingga mengatur izin akses.

Microsoft Word sebenarnya juga punya fitur kolaborasi melalui penyimpanan cloud seperti OneDrive.

Namun, pengalaman kolaborasinya masih kurang memadai seperti apa yang ditawarkan oleh Google Docs.

4. Penggunaan Secara Offline

Microsoft Word memiliki keunggulan dalam penggunaan offline karena aplikasinya dapat digunakan tanpa harus selalu terhubung ke internet.

Google Docs juga dapat digunakan secara offline. Akan tetapi, pengguna perlu mengaktifkan fitur offline terlebih dahulu dan mengaturnya melalui perangkat yang digunakan.

5. Penyimpanan Dokumen

Google Docs terintegrasi secara langsung dengan Google Drive, sehingga dokumen yang dibuat secara otomatis tersimpan di cloud tanpa harus menekan tombol Save.

Microsoft Word bisa menyimpan file dokumen di laptop atau desktop dan juga menawarkan penyimpanan otomatis yang disimpan di OneDrive.

6. Harga

Google Docs dapat digunakan secara gratis dengan akun Google. Sementara Microsoft Word juga memiliki versi yang bisa digunakan melalui web secara gratis dengan akun Microsoft. Namun, fitur Word yang lebih lengkap tersedia melalui paket Microsoft 365.

7. Cocok untuk Mahasiswa

Jika hanya untuk membuat tugas biasa, Google Docs sudah lebih dari cukup untuk mahasiswa karena bisa digunakan untuk membuat makalah, mengetik tugas, memasukkan gambar, membuat tabel, dan berbagi dokumen kepada teman.

Google Docs juga bisa menjadi pilihan terbaik untuk mahasiswa yang ingin mengerjakan tugas secara bersama-sama.

Namun, jika tugas membutuhkan format yang lebih rumit, Microsoft Word bisa memberikan lebih banyak pilihan.

8. Cocok untuk Pekerjaan Profesional

Untuk pekerjaan kantor yang bersifat lebih formal, Microsoft Word lebih unggul karena fitur-fiturnya bisa digunakan untuk membuat surat, laporan, proposal, dokumen perusahaan, dan berbagai dokumen lain yang membutuhkan tampilan lebih rapi.

Namun, Google Docs juga cocok digunakan untuk pekerja profesional, terutama untuk pekerjaan yang membutuhkan kolaborasi.

Misalnya, membuat artikel bersama, mencatat hasil rapat, atau mengedit dokumen secara bersama-sama.

Google Docs vs Microsoft Word, Mana yang Lebih Baik?

Google Docs lebih cocok jika Anda:

  • Sering bekerja secara online.
  • Membutuhkan kolaborasi dengan orang lain.
  • Ingin dokumen tersimpan otomatis di cloud.
  • Membutuhkan aplikasi pengolah dokumen gratis.
  • Sering berpindah perangkat.

Sementara itu, Microsoft Word lebih cocok jika Anda:

  • Membuat dokumen dengan format kompleks.
  • Membutuhkan banyak fitur pengolahan dokumen.
  • Sering bekerja tanpa koneksi internet.
  • Membutuhkan kompatibilitas DOCX yang lebih konsisten.
  • Membuat laporan, proposal, skripsi, atau dokumen profesional.

Sumber : https://www.inilah.com/google-docs-vs-microsoft-word-mana-yang-lebih-cocok-untuk-kerja-dan-kuliah

Hukum Sedekah untuk Orang yang Sudah Meninggal, Apakah Boleh?

Hukum Sedekah untuk Orang yang Sudah Meninggal, Apakah Boleh?

Sedekah merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam karena memiliki berbagai keutamaan.

Salah satunya adalah mendapat balasan berlipat ganda dari Allah SWT, sebagaimana firman-Nya dalam surah Al-Baqarah ayat 261:

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.”’

Biasanya, sedekah dilakukan untuk diri sendiri sebagai bentuk ibadah sekaligus kepedulian kepada sesama.

Namun, bagaimana jika sedekah tersebut diniatkan untuk orang lain yang telah meninggal dunia? Apakah pahala sedekah dapat sampai kepada orang yang sudah meninggal?

Hukum Bersedekah untuk Orang yang Sudah Meninggal

Bersedekah untuk orang yang sudah meninggal diperbolehkan, bahkan pahalanya sampai kepada almarhum.

Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan Ibnu ‘Abbas radhiyallahu anhu:

“Sa’ad bin ‘Ubadah ditinggal mati ibunya, sedangkan ia tidak berada bersamanya, maka ia bertanya, ‘Wahai Rasulullah! Sesungguhnya ibuku meninggal dunia, dan aku sedang tidak bersamanya. Apakah bermanfaat baginya apabila aku menyedekahkan sesuatu atas namanya?’ Beliau menjawab, ‘Ya.’ Dia berkata, ‘Sesungguhnya aku menjadikan engkau saksi bahwa kebun(ku) yang berbuah itu menjadi sedekah atas nama ibuku.’” (HR Bukhari, Ahmad, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Al-Baihaqi)

Dalam riwayat lain dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, ia berkata bahwa seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah SAW:

“Sesungguhnya ayahku meninggal dunia dan meninggalkan harta, tetapi ia tidak berwasiat. Apakah Allah akan menghapuskan (kesalahan)nya karena sedekahku atas namanya?” Beliau menjawab, “Ya.”” (HR Muslim, Ahmad, An-Nasa’i, dan Al-Baihaqi)

Bentuk Sedekah untuk Orang Meninggal yang Dianjurkan

Berikut ini adalah sedekah yang bisa diberikan atas nama seseorang yang sudah meninggal dunia:

  1. Membangun fasilitas umum seperti masjid, pesantren, bangku taman, atau sekolah yang membuat pahala terus mengalir selama bangunan digunakan.
  2. Mewakafkan mushaf Alquran ke lembaga pendidikan, musala, atau masjid.
  3. Menyediakan air bersih untuk masyarakat dengan menggali sumur atau membangun akses air.
  4. Memberi bantuan kepada anak yatim, fakir miskin, dan kaum dhuafa.

Keutamaan Bersedekah untuk Orang yang Sudah Meninggal

1. Bakti kepada Orang Tua

Sedekah yang dilakukan anak untuk orang tuanya yang sudah meninggal menjadi amal jariyah, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:

“Apabila manusia meninggal dunia, maka putuslah amalnya kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya.” (HR Muslim)

2. Pahala Mengalir bagi Almarhum

Bukan hanya orang tua yang telah wafat, siapa pun yang telah meninggal dunia juga dapat memperoleh pahala dari sedekah yang dilakukan atas namanya.

Pahala tersebut dapat menjadi amal yang terus mengalir, dan dengan izin Allah, menjadi sebab diringankannya dosa serta azab di alam kubur.

Sumber : https://mozaik.inilah.com/dakwah/hukum-sedekah-untuk-orang-yang-sudah-meninggal-apakah-boleh

Claude Makin Mandiri, Bisa Kirim Email Tanpa Tunggu Persetujuan

Claude Makin Mandiri, Bisa Kirim Email Tanpa Tunggu Persetujuan

Jakarta, CNN Indonesia — Claude AI besutan Anthropic kini dapat mengirim email secara otomatis melalui aplikasi Gmail atas nama pengguna tanpa persetujuan pemiliknya. Selain itu, model kecerdasan buatan (AI) ini juga dapat mengatur file mereka di Google Drive.

Claude AI mengumumkan kemampuan terbarunya ini di akun X mereka pada Rabu (19/8). Dalam unggahan tersebut, perusahaan menyebut bahwa pengguna dapat meminta chatbot tersebut untuk membalas sebuah utas email, lalu ia akan membuat draf dan memberikan responsnya.

“Anda yang memegang kendali atas kapan Claude membutuhkan persetujuan Anda,” tulis Claude dalam unggahan tersebut.

Kendati demikian, kemampuan ini hanya tersedia untuk paket berbayar. Untuk menggunakannya, pengguna dapat menghubungkan akun Gmail atau Google Drive dari menu Connector.

Dikutip dari 9to5google, menu Connector telah tersedia untuk Google Workspace sejak beberapa waktu lalu. Namun, fungsinya hanya membantu mengelola kotak masuk Gmail, menandai acara di Google Calendar, mengelola file di Google Drive, dan belum dilengkapi dengan kemampuan mengirim email otomatis.

Meski kini dapat membalas dan meneruskan email secara otomatis, Claude AI memastikan pengguna tetap memegang kendali penuh karena secara bawaan sistem akan meminta persetujuan sebelum mengirim pesan.

Pada laman dukungan, Anthropic menyatakan bahwa pengguna juga dapat mematikan opsi persetujuan untuk mengirim balasan email secara instan.

Fitur watermark

Baru-baru ini, Anthropic juga mengenalkan fitur watermark pada teks dan file yang dihasilkan oleh Claude. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi aturan transparansi dalam EU AI Act yang mulai berlaku pada 2 Agustus.

Anthropic mengatakan seluruh model yang dirilis setelah 2 Agustus akan secara otomatis dilengkapi teknologi untuk memberikan watermark pada teks maupun file yang dihasilkan komputer. Untuk file, perusahaan akan menggunakan standar terbuka C2PA.

Anthropic juga berencana memperluas dukungan tersebut ke model-model lama.

Menurut Anthropic, watermark yang diberikan pada teks akan tetap ikut ketika pengguna menyalin dan menempelkan teks ke tempat lain.

Watermark tersebut juga disebut dapat bertahan setelah sebagian proses penyuntingan.

sumber : https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260819194253-192-1394188/claude-makin-mandiri-bisa-kirim-email-tanpa-tunggu-persetujuan

AI Bantu Percepat Penemuan Obat, Apa Dampaknya bagi Pasien?

AI Bantu Percepat Penemuan Obat, Apa Dampaknya bagi Pasien?

Jakarta, CNN Indonesia — Proses menemukan obat baru bukan perkara singkat. Peneliti harus melewati berbagai tahapan, mulai dari mencari target terapi yang tepat, merancang kandidat obat, hingga melakukan pengujian sebelum terapi dapat diberikan kepada pasien.

Kini, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai dimanfaatkan untuk membantu mempercepat sejumlah proses tersebut. Teknologi ini memungkinkan peneliti mengolah dan menghubungkan data dalam jumlah besar yang sebelumnya membutuhkan waktu panjang untuk dianalisis.

Perkembangan ini salah satunya terlihat dari kemitraan perusahaan farmasi Novo Nordisk dengan Amazon Web Services (AWS) yang diumumkan pada Kamis (20/8). Keduanya akan memanfaatkan teknologi AI dan komputasi awan untuk mendukung proses penemuan serta pengembangan obat.

AI bantu membaca data kompleks

Melansir Pharma Times, dalam penelitian obat, data yang digunakan dapat berasal dari berbagai sumber. Data genomik, hasil pencitraan, hingga informasi klinis perlu dianalisis untuk mendapatkan gambaran mengenai penyakit dan kemungkinan terapi yang dapat dikembangkan.

Pemanfaatan AI dapat membantu peneliti menghubungkan berbagai jenis data tersebut. Dengan begitu, peneliti diharapkan dapat lebih cepat menemukan pola atau informasi yang relevan dalam tahap awal penelitian.

Dalam kemitraan tersebut, Novo Nordisk dan AWS juga membentuk hub co-innovation di London. Tempat ini mempertemukan engineer, spesialis AI, ilmuwan terapan, serta tim penelitian dan pengembangan untuk mengembangkan pemanfaatan AI dalam riset obat.

Teknologi AI akan digunakan, antara lain, untuk membantu mengidentifikasi target terapeutik dan merancang kandidat terapi. Hasil penelitian tahap awal juga diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna dalam merancang uji klinis.

Potensi memperpendek perjalanan obat menuju pasien

Salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan obat adalah panjangnya proses dari penelitian awal hingga terapi dapat digunakan oleh manusia. Karena itu, pemanfaatan AI menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan efisiensi pada tahap-tahap tertentu.

Analisis data yang lebih cepat dapat membantu peneliti menentukan arah penelitian dan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tersedia. Novo Nordisk menyebut kerja sama dengan AWS ditujukan untuk membantu mempersingkat proses dari identifikasi target terapeutik hingga pemberian dosis pertama kepada manusia.

Namun, penggunaan AI bukan berarti seluruh proses pengembangan obat dapat dilewati begitu saja. Kandidat terapi tetap harus melalui tahapan penelitian dan pengujian yang diperlukan untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.

Artinya, manfaat AI dalam konteks ini lebih tepat dilihat sebagai alat untuk membantu peneliti bekerja lebih cepat dan efisien, bukan sebagai pengganti proses ilmiah dalam pengembangan obat.

Bisa berdampak pada pengobatan penyakit kronis

Pemanfaatan teknologi tersebut menjadi relevan karena banyak penyakit kronis membutuhkan pilihan terapi yang terus dikembangkan. Pasien dengan penyakit kronis sering kali membutuhkan pengobatan dalam jangka panjang, sementara respons terhadap terapi dapat berbeda pada setiap orang.

Dengan kemampuan mengolah data dalam skala besar, AI berpotensi membantu peneliti mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai penyakit serta menemukan pendekatan terapi baru.

Dalam jangka panjang, perkembangan tersebut diharapkan dapat membuka peluang hadirnya obat dan terapi yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasien.

Meski demikian, dampaknya kepada pasien tidak bisa dirasakan secara instan. Penemuan kandidat obat tetap harus dilanjutkan dengan berbagai tahap penelitian sebelum suatu terapi dinyatakan aman dan efektif untuk digunakan.

Selain membantu penelitian, AI dalam kemitraan Novo Nordisk dan AWS juga akan digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Novo Nordisk menyebut kolaborasi sebelumnya dengan AWS telah membantu mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk pekerjaan dokumentasi klinis serta mendukung produktivitas lebih dari 25 ribu karyawan.

Ke depan, penggunaan teknologi AI berbasis agen juga akan diperluas untuk membantu sejumlah pekerjaan operasional.

Bagi dunia kesehatan, perkembangan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan AI tidak hanya berkaitan dengan teknologi canggih atau pengolahan data, tetapi juga dapat digunakan untuk mendukung pekerjaan peneliti dan tenaga profesional yang terlibat dalam pengembangan terapi.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260820121124-255-1394362/ai-bantu-percepat-penemuan-obat-apa-dampaknya-bagi-pasien

Mata bisa “terbakar” matahari, kenali gejala dan cara mencegahnya

Mata bisa “terbakar” matahari, kenali gejala dan cara mencegahnya

Jakarta (ANTARA) – Paparan sinar ultraviolet atau UV berlebihan dapat merusak jaringan pada permukaan mata dan menyebabkan kondisi yang disebut fotokeratitis.

Mengutip laman Health pada Kamis, perawat Brandi Jones, MSN-Ed, RN-BC, mengatakan fotokeratitis terjadi ketika sinar UV merusak jaringan pada permukaan mata, terutama kornea dan konjungtiva.

Kornea merupakan lapisan bening berbentuk kubah di bagian depan mata yang membantu memfokuskan cahaya. Sementara konjungtiva merupakan selaput tipis yang menutupi bagian putih mata dan melapisi bagian dalam kelopak mata.

Paparan UV dapat berasal dari sinar matahari langsung maupun pantulannya dari beton, pasir, salju, es, dan air. Risiko juga meningkat saat berada di daerah berketinggian, menggunakan lampu UV atau tanning bed, serta melakukan pengelasan tanpa pelindung mata.

Fotokeratitis umumnya terjadi pada kedua mata. Gejalanya meliputi sensasi seperti ada pasir di mata, penglihatan kabur, melihat lingkaran cahaya, nyeri atau rasa terbakar, mata berair, kemerahan, pembengkakan, sakit kepala, serta sensitif terhadap cahaya.

Gejala biasanya muncul enam hingga 12 jam setelah terpapar UV dan dapat berlangsung selama satu hingga dua hari. Dalam kasus yang jarang terjadi, seseorang dapat mengalami kehilangan penglihatan atau perubahan kemampuan melihat warna untuk sementara.

Untuk membantu meredakan keluhan, penderita disarankan tidak mengucek mata, mengompres mata yang tertutup dengan kain dingin dan lembap, melepas lensa kontak, serta menghindari cahaya terang. Air mata buatan tanpa bahan pengawet juga dapat membantu mengurangi rasa kering pada mata.

Jika mengalami nyeri berat, cedera mata atau paparan bahan kimia, nyeri pada satu mata, gejala berlangsung lebih dari 48 jam, atau mengalami kehilangan maupun penurunan penglihatan, Brandi menyarankan untuk segera mencari pertolongan medis.

Fotokeratitis dapat dicegah dengan menggunakan kacamata hitam yang memberikan perlindungan 100 persen terhadap UVA dan UVB atau memiliki label UV400. Kacamata sebaiknya menutupi mata dan area kulit di sekitarnya serta digunakan bersama topi bertepi lebar.

Untuk aktivitas dengan paparan UV tinggi, seperti olahraga di area bersalju atau pengelasan, gunakan pelindung mata khusus dengan perlindungan UV yang sesuai.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5702945/mata-bisa-terbakar-matahari-kenali-gejala-dan-cara-mencegahnya

Latihan olahraga yang dapat membantu turunkan kolesterol

Latihan olahraga yang dapat membantu turunkan kolesterol

Jakarta (ANTARA) – Penggunaan obat memang menjadi salah satu cara menangani kolesterol tinggi, namun, gaya hidup juga berpengaruh terhadap kadar kolesterol termasuk latihan atau gerak badan.

Kolesterol jahat atau LDL (Low-Density Lipoprotein) yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Sedangkan meningkatkan kolesteol baik atau HDL (High-Density Lipoprotein) menjadi bagian penting, lantaran membantu mengambil partikel kolesterol dan membawanya ke hati, tempat kolesterol tersebut dapat dikeluarkan dari tubuh.

Latihan membantu memperbaiki kadar kolesterol, seperti rutinitas olahraga yang dilakukan secara rutin dengan menggabungkan latihan aerobik dan latihan resistensi, sebagaimana dikutip laporan EatingWell, Rabu (19/8) waktu setempat.

Ahli fisiologi olahraga sekaligus salah satu penulis meta-analisis mengenai olahraga dan lemak darah dalam jurnal Sports Medicine, Neil Smart, Ph.D mengatakan ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa latihan aerobik saja memberikan manfaat.

Namun, jika melihat lebih dari 150 penelitian yang telah diterbitkan secara keseluruhan, latihan aerobik hanya akan menurunkan kolesterol LDL, tetapi memberikan sedikit pengaruh dalam meningkatkan kolesterol HDL.

Sementara itu, dalam penelitian tersebut menunjukkan latihan resistensi meningkatkan kadar kolesterol HDL, tetapi hanya memberikan sedikit pengaruh terhadap kadar kolesterol LDL.

“Artinya, kita membutuhkan latihan aerobik dan latihan resistensi untuk mendapatkan manfaat terbaik terhadap LDL dan HDL,” kata Smart.

Latihan aerobik dapat membantu menurunkan LDL dengan meningkatkan pengeluaran energi atau kalori serta penggunaan lemak sebagai sumber energi. Latihan dengan intensitas lebih tinggi berpotensi memberikan manfaat yang lebih besar.

Sementara itu, latihan resistensi dapat meningkatkan HDL, salah satunya melalui peningkatan massa otot dan pengeluaran energi.

Secara keseluruhan, olahraga yang dilakukan secara rutin dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam memproses dan mengeluarkan lemak dari aliran darah sehingga dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap sehat.

Meski demikian, Smart mengatakan secara umum semakin banyak olahraga yang dilakukan, semakin besar manfaat yang bisa diperoleh.

Latihan kardio maupun latihan kekuatan sama-sama dapat digunakan sebagai strategi gaya hidup untuk mengelola kolesterol dan kesehatan kardiometabolik secara keseluruhan.

Untuk latihan aerobik, Smart menyarankan 2,5 hingga 3 jam atau 150 hingga 180 menit per minggu selama 8 hingga 12 minggu untuk membantu memperbaiki kadar kolesterol.

Smart mengingatkan bahwa kebutuhan tersebut dapat berbeda berdasarkan intensitas olahraga. Misalnya, jika berjalan dengan lambat atau berolahraga dengan intensitas rendah, waktunya perlu ditingkatkan menjadi sekitar empat jam per minggu.

Sebaliknya, jika melakukan aktivitas dengan intensitas tinggi, rekomendasinya berubah menjadi setidaknya 75 menit per minggu.

Selain itu, lakukan latihan kekuatan setidaknya dua hari dalam seminggu yang menargetkan seluruh kelompok otot utama. Jika memiliki kondisi medis tertentu atau cedera, konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum berolahraga.

Sementara itu, bagi yang baru mulai berolahraga, sebaiknya mulai secara perlahan dan tingkatkan intensitas secara bertahap.

Adapun strategi lainnya menurunkan kadar kolesterol, juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan kadar lemak darah, termasuk kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida. Jika memungkinkan, lakukan pula pemeriksaan kadar lipoprotein(a) satu kali untuk mengetahui risiko penyakit jantung secara keseluruhan.

Pada pola makan fokus untuk kesehatan jantung, misalnya prioritaskan makanan utuh dan minim proses, termasuk buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, biji-bijian, lemak tak jenuh, dan protein tanpa lemak. Batasi lemak jenuh dan hindari makanan yang mengandung lemak trans.

Kemudian, mengurangi kebiasaan merokok dapat membantu menjaga kesehatan pembuluh darah, serta tidur selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam merupakan target yang dianjurkan untuk membantu menjaga kadar kolesterol dan trigliserida tetap sehat.

Mempertahankan berat badan dan komposisi tubuh dalam kisaran sehat berkaitan dengan kadar kolesterol yang lebih baik.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5702903/latihan-olahraga-yang-dapat-membantu-turunkan-kolesterol