Siapa John Ternus CEO Apple Baru Pengganti Tim Cook?

Siapa John Ternus CEO Apple Baru Pengganti Tim Cook?

Jakarta, CNN Indonesia — John Ternus resmi menjabat sebagai CEO Apple mulai hari ini, Selasa (1/9). Dia menggantikan Tim Cook yang akan menjadi kepala eksekutif perusahaan tersebut.

Kepastian Ternus menjadi suksesor Cook sudah diumumkan perusahaan sejak jauh-jauh hari. Ia selama ini dianggap menjadi sosok di balik layar yang memimpin transformasi besar-besaran pada lini perangkat keras Apple, termasuk transisi bersejarah ke chip Apple Silicon.

Ternus lahir dan besar di Amerika Serikat. Setelah lulus dari University of Pennsylvania pada 1997 dengan gelar sarjana teknik mesin, ia sempat bekerja di Virtual Research Systems.

Ternus telah bergabung dengan Apple sejak 2001 sebagai anggota tim Product Design. Ia naik jabatan menjadi Vice President Hardware Engineering pada 2013 dan menjadi Senior Vice President Hardware Engineering pada 2021.

Salah satu pekerjaan awalnya di Apple adalah mengembangkan Apple Cinema Display. Setelah bergabung sekitar tiga tahun, Ternus menjadi manajer tim. Pada 2005, ia memimpin pengembangan iMac seri G5.

Ia banyak bekerja dengan pemasok dan perakit di Asia, memberinya pemahaman mengenai proses manufaktur serta tantangan dalam mewujudkan desain produk Apple.

Setelah menjadi Vice President Hardware Engineering pada 2013, tanggung jawabnya kemudian mencakup tim Mac dan iPad.

Ternus kemudian terlibat dalam pengembangan setiap generasi dan model iPad yang pernah dirilis. Ia juga merupakan salah satu sosok yang mendorong pengembangan iPadOS.

Ia menilai iPad tidak sepenuhnya memanfaatkan kemampuan perangkat keras karena iOS belum dirancang untuk layar yang lebih besar dan prosesor yang lebih bertenaga.

Ternus juga terlibat dalam pengembangan Apple Pencil, iPhone 12, AirPods, sensor LiDAR pada iPhone versi Pro, serta chip Apple Silicon yang menggantikan prosesor Intel untuk Mac.

Pada 2021, ia menjadi Senior Vice President of Hardware Engineering, memimpin seluruh divisihardware engineeringApple termasuk tim pengembangan iPhone, iPad, Mac, dan AirPods.

Namun, pekerjaannya tidak selalu berjalan mulus. Fitur MacBook Pro Touch Bar yang didukungnya pada akhirnya dihentikan. Selain itu, Butterfly Keyboard yang ikut dikembangkannya juga berujung pada berbagai keluhan dan gugatan hukum.

Pada April 2025, Apple melakukan reorganisasi setelah penundaan sejumlah fitur Apple Intelligence. Tim robotika yang sebelumnya berada di bawah tim kecerdasan buatan dan machine learning dipindahkan ke divisi hardware yang dipimpin Ternus.

Pada Januari 2026, Ternus kembali mendapat peran tambahan. Tim desain yang sebelumnya berada di bawah pengawasan COO Jeff Williams, dialihkan kepadanya sebagai bagian dari perubahan struktur organisasi.

Dalam praktiknya, Ternus terlibat dalam pembahasan desain perangkat keras dan perangkat lunak di tingkat eksekutif.

Pengalaman panjang tersebut membuat Ternus menjadi salah satu kandidat terkuat untuk menggantikan Cook. Pada usia 50 tahun, ia juga termasuk salah satu anggota yang lebih muda dalam jajaran eksekutif Apple.

Latar belakang Ternus berbeda dengan dua CEO Apple sebelumnya. Steve Jobs dikenal dengan fokusnya pada desain, sedangkan Tim Cook memiliki pengalaman kuat di bidang operasi dan rantai pasok.

John Ternus akan menjadi CEO Apple pertama yang membangun kariernya melalui pengembangan perangkat keras,teknologi, dan produk.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260901094155-185-1398615/siapa-john-ternus-ceo-apple-baru-pengganti-tim-cook

Kunyit Dapur, Manfaatnya Tak Sesederhana Bentuknya

Kunyit Dapur, Manfaatnya Tak Sesederhana Bentuknya

Hampir setiap rumah di Indonesia memiliki kunyit sebagai bumbu masakan. Warnanya yang kuning keemasan membuat makanan terlihat lebih menarik dan menggugah selera. Karena terlalu sering digunakan untuk memasak, banyak orang menganggap kunyit hanya sekadar penyedap dan pewarna alami. Padahal, di balik bentuknya yang sederhana, kunyit menyimpan kandungan alami yang berpotensi memberi manfaat bagi kesehatan tubuh. Berbagai penelitian modern menunjukkan bahwa kunyit mengandung senyawa aktif yang berpotensi membantu menjaga kesehatan secara menyeluruh. Tidak heran jika kunyit telah digunakan sejak lama dalam pengobatan tradisional dan kini juga banyak diteliti dalam dunia kesehatan modern.

Kandungan Utama Kunyit

Kunyit (Curcuma longa) mengandung senyawa aktif bernama kurkumin, yaitu antioksidan alami yang juga memberi warna kuning khas pada kunyit. Dalam jumlah kecil sebagaimana biasa dikonsumsi sebagai bumbu, kunyit juga mengandung:

  • Vitamin C
  • Mineral seperti kalium dan zat besi
  • Serat
  • Senyawa antiinflamasi alami

Perlu dicatat, kurkumin sebenarnya sulit diserap tubuh secara maksimal jika dikonsumsi sendiri. Penyerapannya dapat meningkat bila dikombinasikan dengan lemak atau piperin (senyawa yang ditemukan pada lada hitam), sehingga manfaatnya lebih optimal saat kunyit diolah bersama bahan makanan lain, bukan dikonsumsi mentah dalam jumlah sedikit.

Manfaat Kunyit yang Sering Tidak Disadari

1. Membantu Melawan Peradangan

Peradangan merupakan respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera. Namun, peradangan yang berlangsung terus-menerus dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Kurkumin pada kunyit dikenal memiliki sifat antiinflamasi yang berpotensi membantu mengurangi proses peradangan dalam tubuh.

2. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Di Indonesia, kunyit sudah lama digunakan dalam minuman tradisional seperti kunyit asam. Kunyit dipercaya dapat membantu merangsang produksi empedu sehingga proses pencernaan, terutama pencernaan lemak, menjadi lebih baik. Kunyit juga sering digunakan secara tradisional untuk membantu mengurangi rasa begah dan tidak nyaman pada perut.

3. Berpotensi Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Kandungan antioksidan pada kunyit membantu tubuh melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Dengan berkurangnya stres oksidatif, sistem imun berpotensi bekerja lebih optimal dalam melawan kuman penyebab penyakit.

4. Membantu Mengurangi Nyeri Haid

Banyak perempuan mengonsumsi kunyit asam saat menstruasi karena dipercaya dapat membantu mengurangi kram dan nyeri haid. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kurkumin berpotensi membantu meredakan nyeri yang berkaitan dengan kontraksi otot rahim, meski penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan untuk memastikan efektivitasnya.

5. Menjaga Kesehatan Kulit

Sifat antioksidan dan antibakteri pada kunyit membuatnya sering digunakan sebagai bahan perawatan tradisional untuk membantu menjaga kulit tetap sehat dan tampak lebih segar.

Kunyit merupakan contoh nyata bahwa bahan dapur yang setiap hari kita gunakan ternyata menyimpan potensi manfaat kesehatan yang menarik untuk terus diteliti. Kandungan kurkumin di dalamnya berpotensi membantu melawan peradangan, menjaga kesehatan pencernaan, mendukung daya tahan tubuh, membantu meredakan nyeri haid, serta melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Meski demikian, manfaat-manfaat di atas bersifat pendukung, bukan pengganti pengobatan medis. Bila Anda memiliki keluhan kesehatan tertentu atau berencana mengonsumsi kunyit dalam bentuk suplemen, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga kesehatan profesional.

Sumber : https://www.biofarma.co.id/id/announcement/detail/kunyit-dapur-manfaatnya-tak-sesederhana-bentuknya

Hukum Menolak Orang yang Ingin Meminjam Uang Menurut Islam

Hukum Menolak Orang yang Ingin Meminjam Uang Menurut Islam

Jakarta – Membantu orang yang sedang kesulitan uang merupakan amalan yang sangat mulia dalam Islam. Pemberian pinjaman tanpa bunga atau imbalan merupakan perbuatan mulia.

Allah SWT menjanjikan pahala bagi hamba-Nya yang menolong sesama. Namun, bagaimana jika posisi kita sedang tidak memungkinkan atau ragu untuk meminjamkan uang? Apakah menolak orang yang ingin meminjam uang termasuk perbuatan dosa?

Hukum Meminjamkan Uang dalam Islam

Menukil buku Fikih Ekonomi Syariah: Prinsip dan Implementasinya pada Sektor Keuangan Syariah karya Dr. Rozalinda, M.Ag, Islam sangat mendorong umatnya untuk saling tolong-menolong. Salah satu bentuknya adalah melalui skema pinjaman kebaikan tanpa imbalan.

Anjuran ini ditegaskan Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 245:

مَّن ذَا ٱلَّذِى يُقْرِضُ ٱللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَٰعِفَهُۥ لَهُۥٓ أَضْعَافًا كَثِيرَةً ۚ وَٱللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُۜطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Artinya: “Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.”

Tak hanya itu, keutamaan membantu saudara muslim lewat pinjaman juga ditegaskan Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Ibnu Majah:

“Setiap pinjaman yang diberikan kepada seorang muslim sebanyak dua kali, maka nilainya seperti satu kali sedekah.” (HR Ibnu Majah)

Hukum Menolak Meminjamkan Uang Menurut Islam

Secara hukum dasar, menolak meminjamkan uang diperbolehkan dalam Islam. Hal itu tidak otomatis membuat seseorang berdosa. Syariat Islam tetap mengakui hak privat seseorang atas kepemilikan hartanya.

Artinya, seorang muslim tidak diwajibkan untuk selalu mengabulkan setiap permintaan utang yang datang kepadanya, terutama jika ada alasan rasional dan pertimbangan syari yang mendasarinya.

Beberapa kondisi yang membolehkan seseorang menolak memberikan pinjaman antara lain:

Calon peminjam dinilai tidak sanggup membayar: Ada indikasi kuat utang tidak akan dilunasi sesuai kesepakatan.

Mengganggu stabilitas ekonomi pribadi: Memberikan pinjaman justru akan memberatkan keuangan diri sendiri atau keluarga yang menjadi tanggung jawab utama.

Selama keputusan tersebut didasari pertimbangan yang matang serta disampaikan dengan sopan dan santun, menolak pinjaman justru menjadi langkah bijak untuk mengantisipasi potensi konflik di masa depan.

Meski demikian, jika seseorang memiliki kelapangan rezeki dan tahu pasti peminjam betul-betul mendesak butuh bantuan, sangat dianjurkan untuk membantunya. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa melepaskan satu kesulitan seorang mukmin di dunia, niscaya Allah akan melepaskan satu kesulitannya pada hari kiamat.” (HR Muslim)

Dikutip dari buku Akad Ariyah dalam Fikih Muamalah: Kajian Turats dan Kontemporer karya Eka Wahyu Hestya Budianto, terdapat situasi di mana tidak memberikan pinjaman justru menjadi keputusan yang jauh lebih tepat dan berharga di mata syariat.

Contohnya, ketika diketahui dana pinjaman tersebut akan disalahgunakan untuk hal-hal maksiat, judi, narkoba, atau perbuatan melanggar hukum lainnya. Islam secara tegas melarang umatnya menjadi sarana pendukung perbuatan dosa.

Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Ma’idah ayat 2:

وَتَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْبِرِّ وَٱلتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلإِثْمِ وَٱلْعُدْوَٰنِ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ

Artinya: “…Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.”

Dengan demikian, menolak meminjamkan uang demi menghindari kemudaratan dan perbuatan maksiat tidak hanya dibolehkan, tetapi justru menjadi tindakan yang sangat sesuai dengan ajaran Islam.

Sumber : https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-8643204/hukum-menolak-orang-yang-ingin-meminjam-uang-menurut-islam

Apakah Drone Boleh Diterbangkan di Sekitar Ka’bah?

Apakah Drone Boleh Diterbangkan di Sekitar Ka’bah?

Jakarta – Ka’bah merupakan situs suci sekaligus kiblat umat Islam di seluruh dunia. Oleh karenanya, ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan para jemaah, khususnya bagi mereka yang gemar menggunakan drone atau pesawat kendali jarak jauh untuk mengambil foto atau video.

Bahkan, Pemerintah Arab Saudi menetapkan wilayah udara Makkah sebagai zona larangan terbang atau no-fly zone. Artinya, pesawat dilarang melintasi Masjidil Haram di Makkah serta Masjid Nabawi di Madinah.

Lantas, bagaimana dengan drone? Apakah ada aturan terkait penggunaan drone di sekitar Ka’bah?

Bolehkah Drone Terbang di Sekitar Ka’bah?

Dilansir dari kantor berita Antara, Deputi Hubungan Luar Negeri Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Hassan Al-Manakhra menegaskan pengambilan gambar dari udara menggunakan drone dilarang keras selama musim haji. Jika memang diperlukan, penggunaan drone harus atas izin dari pihak berwenang.

Hal itu dikatakan Hassan pada acara workshop media tentang Haji dan Umrah yang digelar di Jakarta, Selasa (5/8/2025) lalu. Tujuan diselenggarakannya acara tersebut untuk menyelaraskan sistem informasi terkait haji dan umrah.

Larangan Pesawat Terbang di Sekitar Ka’bah

Dikutip dari Fact Check AFP, Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (General Authority of Civil Aviation/GACA) mengatur pembatasan penerbangan di sekitar Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Dalam ketentuannya disebutkan, “Tidak ada yang boleh mengoperasikan pesawat di atas atau di sekitar wilayah yang akan dikunjungi atau dilalui oleh Penjaga Dua Masjid Suci, atau tokoh penting lainnya, kecuali sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Presiden dan diumumkan melalui Pemberitahuan kepada Penerbang (NOTAM).”

Dengan demikian, larangan terbang bagi pesawat di wilayah tersebut jadi kebijakan ruang udara yang dibuat pemerintah Arab Saudi untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kekhusyukan ibadah para jemaah.

Larangan pesawat terbang di sekitar Ka’bah juga bertujuan menjaga kenyamanan ibadah jemaah. Suara bising yang dihasilkan mesin pesawat bisa mengganggu konsentrasi jutaan orang yang sedang beribadah di Masjidil Haram.

Makkah dikelilingi pegunungan, oleh karenanya suara mesin pesawat berisiko memantul dan menciptakan kebisingan yang lebih besar di area lembah tempat Ka’bah berada.

Meski sifatnya ketat, aturan ini memiliki pengecualian terbatas. Dalam situasi khusus seperti pengawasan keamanan atau misi medis selama musim haji, helikopter resmi diizinkan untuk terbang di atas Kota Makkah dengan kontrol yang sangat ketat dari otoritas keamanan Saudi.

Sumber : https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-8643273/apakah-drone-boleh-diterbangkan-di-sekitar-kabah

Para Ulama Besar yang Tidak Menikah Seumur Hidupnya

Para Ulama Besar yang Tidak Menikah Seumur Hidupnya

Jakarta – Menikah dalam Islam merupakan salah satu bentuk ibadah. Allah SWT menegaskan fitrah manusia yang diciptakan berpasang-pasangan.
Allah SWT berfirman:

وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةً ۗاِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ ٢١

Artinya: “Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah bahwa Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari (jenis) dirimu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya. Dia menjadikan di antaramu rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.” (QS Ar-Rum: 21)

Namun, catatan sejarah Islam menulis fenomena sejumlah ulama besar yang menghabiskan waktu hidupnya tanpa menikah. Keputusan hidup ini bukan karena mengingkari syariat Islam, melainkan karena pengabdian mendalam dan perjuangan untuk menyebarkan ajaran Islam.

Para Ulama yang Tidak Menikah Seumur Hidupnya

Merangkum dari buku Bahagiakan Diri dengan Satu Istri oleh Cahyadi Takariawan, berikut adalah ulama besar yang tidak menikah seumur hidupnya.

1. Imam An-Nawawi

Memiliki nama lengkap Muhyidin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf An-Nawawi, beliau menghabiskan hidupnya untuk mengkaji, menulis kitab, mengajarkan ilmu, beribadah, berzikir, dan menunaikan sunah kepada Allah. Beliau merupakan penulis kitab terkenal seperti Syarh Shahih Muslim, Riyadhus Shalihin, Al-Adzkar, Al-Arba’in, dan Fatawa.

2. Abu Ja’far Ath-Thabari

Abu Ja’far Ath-Thabari adalah ahli dalam berbagai disiplin ilmu seperti tafsir, hadits, fikih, ushul fikih, qira’at, sejarah, lughah, nahwu, dan sastra yang dikenal dengan sebutan Ibnu Jarir Ath-Thabari. Beliau memiliki kitab tafsir yang sangat terkenal berjudul Jami’ Al Bayan fi Wujuhi Ta’wili Ayyi Al-Qur’an. Dikisahkan oleh Al-Khathib bahwa Ibnu Jarir menulis kitab sebanyak 40 lembar setiap harinya selama 40 tahun.

3. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah

Ibnu Taimiyah adalah seorang imam besar yang mengarang kurang lebih 500 kitab, hafiz, ahli fikih, mujtahid, ahli tafsir, dan ahli zuhud. Semasa hidupnya, beliau tidak menikah dan menghabiskan waktunya untuk mempelajari, menulis, dan mengajarkan ilmu.

4. Abu Nashir Bisyr bin Al-Harits

Abu Nashir Bisyr bin Al-Harits merupakan seorang imam yang zuhud, ahli ibadah, ahli fikih, dan ahli hadits yang terpercaya. Dia dikenal dengan Bisyr Al-Hafi. Beliau memutuskan tidak menikah untuk berkonsentrasi ibadah kepada Allah SWT, menjadi zahid, ahli ibadah yang taat.

5. Abu Qasim Az-Zamakhsyari

Abu Qasim Az-Zamakhsyari merupakan seorang imam yang sangat mendalami tafsir, sastra, ilmu nahwu, dan ilmu bahasa. Telah menyusun kurang lebih 50 kitab, mendalami ilmu, dan memberikan pengajaran, beliau tidak menikah seumur hidupnya.

6. Karimah binti Ahmad Al-Marwaziyah

Jarang didengar, Karimah binti Ahmad Al-Marwaziyah merupakan salah seorang ulama, fakih, dan ahli hadits perempuan yang dikenal dengan panggilan Ummul Kiram yang berarti ibunya orang-orang mulia. Tidak menikah sepanjang hidupnya, beliau berkonsentrasi pada keilmuan sehingga banyak ulama belajar kepadanya, seperti Al-Khathib, Ibnu Al-Muthalib, As-Sam’ani, dan yang lainnya.

7. Syaikh Al-Badawi

Syaikh Al-Badawi merupakan seorang sufi di Mesir yang menganut prinsip tidak menikah karena berjuang dengan ikhlas demi dakwah Islam. Sepanjang hidupnya, Syaikh Al-Badawi mendedikasikan waktu dan tenaga untuk dakwah Islam.

8. Sayyid Qutub

Sayyid Qutub adalah seorang pejuang, mujahid dakwah, dan penulis tafsir Fi Zhilalil Qur’an yang hidup di Mesir pada zaman diktator Jamal Abdul Nasher. Memutuskan tidak menikah, beliau menghabiskan waktu untuk menyebarkan dakwah Islam dan membangkitkan semangat juang masyarakat Mesir melawan penindasan penguasa. Namun karena sikap dan keyakinannya, Sayyid Qutub berakhir dipenjara, disiksa, dan akhirnya mati syahid.

Hukum Menikah dalam Islam

Dijelaskan dalam buku Hukum Islam: Konsep dan Aplikasi karya Dr. M Ilham Muchtar dkk, terdapat pandangan mengenai hukum menikah yang ditentukan oleh kondisi seorang individu. Pendapat ini berasal dari ulama mazhab paling masyhur, yakni ulama mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali. Pandangan para ulama tersebut menguraikan hukum menikah dalam beberapa kategori, sebagai berikut:

  • Wajib, bagi individu yang memiliki kemampuan untuk melakukan hubungan seksual dan khawatir terjerumus ke dalam dosa jika tidak menikah.
  • Sunah, bagi individu yang mampu menahan syahwat, sehingga tidak terjerumus ke dosa besar.
  • Haram, bagi individu yang tidak memiliki kemampuan melakukan hubungan seksual maupun kemampuan untuk menafkahi istrinya, sehingga keinginan dan kemampuan menikah tidak ada.
  • Makruh, bagi orang yang tidak akan menghadapi kesulitan jika tidak menikah. Lebih utama bagi orang tersebut untuk menyibukkan diri dengan ketaatan beribadah dan menuntut ilmu daripada menikah.

Sumber : https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-8643984/para-ulama-besar-yang-tidak-menikah-seumur-hidupnya

Sudah Talak Tiga tapi Ingin Rujuk, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Sudah Talak Tiga tapi Ingin Rujuk, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Jakarta – Islam memandang pernikahan sebagai ikatan yang kokoh antara dua insan berpasangan. Namun, dinamika rumah tangga tidak selalu berjalan sesuai yang diinginkan. Ketika perselisihan dan pertengkaran terjadi, Islam memberikan solusi berupa perceraian atau talak sebagai jalan keluar.

Kendati diizinkan, terdapat fikih yang secara khusus mengatur dan membatasi talak secara ketat sesuai syariat, yakni talak tiga.

Lantas, bagaimana hukum Islam memandang suatu pasangan yang sudah talak tiga, tetapi ingin rujuk?

Hukum Talak dalam Islam

Merangkum dari buku Kontekstualisasi Tafsir Ayat-Ayat Talak karya Dr. Nur Izzah, menurut pandangan paling kuat, talak dilarang kecuali dalam keadaan darurat atau mendesak. Menurut kacamata fikih, talak merupakan bentuk perceraian yang sah menurut hukum Islam, yang dapat dilakukan suami terhadap istrinya dengan memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Berikut adalah uraian hukum talak:

  • Talak hukumnya wajib ketika terjadi perselisihan terus-menerus meski sudah melibatkan hakim untuk memberikan solusi.
  • Talak dianggap haram apabila suami mengucapkan talak kepada istrinya yang sedang haid.
  • Talak dianggap makruh apabila suami memberikan talak tanpa alasan yang jelas.
  • Talak bersifat mubah apabila suami memiliki perilaku yang buruk dan memberikan hal negatif.
  • Talak bersifat sunah apabila istri tidak menaati hukum Allah SWT seperti tidak melaksanakan salat lima waktu.

Kategori Talak Berdasarkan Hukum Rujuk

Disebutkan dalam Buku Ajar Hukum Perkawinan di Indonesia: Perspektif Fikih Klasik dan Perundang-Undangan Nasional oleh Gufron Maksum dkk, talak dibagi dua macam berdasarkan hukum diperbolehkannya rujuk. Berikut uraiannya:

Talak Raj’i

Talak raj’i merupakan talak yang dijatuhkan suami kepada istrinya yang telah digauli tanpa membutuhkan pembayaran harta sebagai ganti rugi dan tidak didahului oleh talak apapun, baik talak sharih dan talak kinayah.

Talak Ba’in

Talak ba’in adalah talak yang dijatuhkan oleh suami kepada istri yang memutus ikatan pernikahan secara lebih kuat, sehingga suami tidak dapat langsung rujuk dengan istrinya hanya dengan ucapan atau niat. Terdapat dua jenis talak ba’in, di antaranya:

1. Talak ba’in sughra, yakni pasangan yang cerai boleh langsung menikah lagi dengan akad dan mahar baru, bahkan ketika masih berada dalam masa iddah (waktu tunggu yang wajib dilalui oleh seorang perempuan setelah perceraian). Talak ba’in sughra dibagi menjadi beberapa kategori:

  • Talak qabla al-dukhul: perceraian sebelum pasangan suami-istri pernah berhubungan intim
  • Talak tebusan (khulu’): perceraian atas gugatan istri dengan memberikan tebusan harta kepada suami
  • Putusan hakim/pengadilan: perceraian yang diputuskan langsung oleh pihak berwenang.
  • Talak karena ila’: perceraian yang terjadi ketika suami bersumpah tidak akan menggauli istrinya dan sumpah tersebut sudah melewati masa 4 bulan.

2. Talak ba’in kubra terjadi ketika suami menjatuhkan talak yang ketiga kalinya, sehingga suami tidak boleh rujuk dengan mantan istrinya tanpa melakukan beberapa syarat.

Hukum Rujuk Ketika Sudah Talak Tiga

Dijelaskan dalam buku Fikih Munakahat dalam Perspektif Perbandingan Mazhab karya Muhammad Syarif Hidayatulloh dan Muhammad Taufiq, talak tiga yang disebut sebagai talak ba’in kubra memiliki hukum bahwa suami tidak diperbolehkan rujuk selama masa iddah. Suami juga tidak boleh menikah lagi dengan mantan istrinya tersebut, kecuali setelah mantan istrinya menikah dengan laki-laki lain dan kemudian bercerai secara sah.

Hal ini sebagaimana tertuang dalam Surah Al-Baqarah ayat 230. Allah SWT berfirman:

فَاِنْ طَلَّقَهَا فَلَا تَحِلُّ لَهٗ مِنْۢ بَعْدُ حَتّٰى تَنْكِحَ زَوْجًا غَيْرَهٗ ۗ فَاِنْ طَلَّقَهَا فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَآ اَنْ يَّتَرَاجَعَآ اِنْ ظَنَّآ اَنْ يُّقِيْمَا حُدُوْدَ اللّٰهِ ۗ وَتِلْكَ حُدُوْدُ اللّٰهِ يُبَيِّنُهَا لِقَوْمٍ يَّعْلَمُوْنَ

Artinya: “Jika dia menceraikannya kembali (setelah talak kedua), perempuan itu tidak halal lagi baginya hingga dia menikah dengan laki-laki yang lain. Jika (suami yang lain itu) sudah menceraikannya, tidak ada dosa bagi keduanya (suami pertama dan mantan istri) untuk menikah kembali jika keduanya menduga akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Itulah ketentuan-ketentuan Allah yang diterangkan-Nya kepada orang-orang yang (mau) mengetahui.”

Sumber : https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-8643986/sudah-talak-tiga-tapi-ingin-rujuk-bagaimana-hukumnya-dalam-islam

Cegah Anak Salah Pergaulan, Ini Pentingnya “Kurikulum Keluarga”

Cegah Anak Salah Pergaulan, Ini Pentingnya “Kurikulum Keluarga”

KOMPAS.com – Orangtua perlu membangun pola pendidikan di dalam keluarga sejak anak masih dini untuk membantu mereka menghadapi berbagai tantangan dalam pergaulan.

Hal ini menjadi perhatian Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang mendorong calon orangtua menyiapkan “kurikulum keluarga” sebelum menikah.

Gagasan tersebut disampaikan Anggota Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Talqis Nurdianto dalam kajian Majelis Tabligh PP Muhammadiyah pada Senin (31/8/2026).

Menurutnya, keluarga memiliki peran sebagai “madrasah” pertama bagi anak, sehingga orangtua perlu memiliki pedoman dalam mendidik dan membimbing anak.

“Kurikulum keluarga harus ada,” kata Talqis dalam kajian tersebut.

“Kurikulum keluarga sebaiknya disiapkan sejak seseorang hendak membangun rumah tangga. Pedoman tersebut nantinya dapat digunakan orangtua untuk menentukan arah pendidikan anak di lingkungan keluarga,” kata Talqis.

Pendidikan di dalam keluarga tidak hanya berkaitan dengan pelajaran akademik.

Orangtua juga memiliki tanggung jawab untuk membentuk karakter, memberikan pemahaman mengenai hubungan sosial, serta membantu anak menghadapi berbagai persoalan yang muncul dalam proses pertumbuhan.

Kementerian Kesehatan RI juga menekankan pentingnya dukungan keluarga dalam tumbuh kembang remaja.

Dukungan tersebut mencakup pengasuhan, pemeliharaan, pendidikan, dan perlindungan agar remaja dapat tumbuh sesuai dengan kemampuan, minat, dan bakatnya.

Dengan demikian, keterlibatan orangtua tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan anak.

Komunikasi dan pendampingan juga menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan keluarga yang aman bagi anak.

Pendidikan Relasi Perlu Diberikan Sejak Dini

Talqis menyoroti pentingnya pendidikan mengenai relasi antara laki-laki dan perempuan.

Menurutnya, anak perlu mendapatkan pemahaman yang tepat mengenai hubungan dengan lawan jenis agar tidak mencari informasi secara bebas tanpa pendampingan.

Ia juga menilai pendidikan seksual tidak seharusnya menjadi hal yang tabu untuk dibicarakan dalam keluarga.

Pendidikan tersebut dapat menjadi bagian dari pembelajaran yang membantu anak memahami batasan diri, tanggung jawab, serta menjaga diri dalam pergaulan.

Pembahasan mengenai kesehatan dan perkembangan remaja juga menjadi perhatian Kementerian Kesehatan.

Kemenkes menyebut remaja mengalami perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan. Karena itu, remaja perlu dibekali kemampuan mengambil keputusan yang baik dan bertanggung jawab atas tindakannya.

Pendidikan mengenai relasi pun perlu disampaikan dengan bahasa yang sesuai dengan usia anak. Orangtua dapat menjadi tempat pertama bagi anak untuk bertanya dan memperoleh informasi yang benar.

Tantangan Pengasuhan di Era Digital

Perkembangan teknologi membuat tantangan orangtua dalam mendampingi anak semakin kompleks.

Anak dapat memperoleh informasi dan berinteraksi dengan orang lain melalui perangkat digital tanpa selalu diketahui orangtua.

Talqis menilai kondisi tersebut membuat kedekatan fisik antara orangtua dan anak belum tentu menunjukkan adanya kedekatan dalam komunikasi.

Orangtua bisa saja berada di rumah bersama anak, tetapi tidak mengetahui aktivitas maupun persoalan yang sedang dihadapi anak.

Karena itu, pengawasan tidak cukup dilakukan dengan sekadar mengetahui keberadaan anak. Orangtua juga perlu membangun komunikasi yang membuat anak merasa aman untuk bercerita.

Kementerian Kesehatan melalui laman kesehatan resminya juga menekankan pentingnya orangtua mengenal lingkungan pertemanan anak.

Mengenal teman anak bukan berarti membatasi pergaulan, melainkan membantu memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang aman dan positif.

Kurikulum Keluarga Bukan Sekadar Aturan

Kurikulum keluarga dapat dipahami sebagai pedoman bagi orangtua dalam menentukan nilai dan kebiasaan yang ingin dibangun bersama anak.

Dengan adanya pedoman tersebut, pendidikan anak diharapkan tidak berjalan tanpa arah.

Namun, penerapannya bukan berarti keluarga harus membuat aturan yang kaku. Pendidikan keluarga justru membutuhkan komunikasi dan keteladanan dari orangtua.

Anak dapat belajar mengenai tanggung jawab dari kebiasaan yang diterapkan di rumah. Begitu pula dengan cara menghargai orang lain, menjaga batasan diri, menyelesaikan masalah, dan mengambil keputusan.

Hubungan yang sehat antara orangtua dan anak juga dapat membantu anak menghadapi berbagai persoalan yang muncul ketika memasuki usia remaja.

Orangtua Perlu Membangun Komunikasi

Keluarga memiliki posisi penting dalam membantu anak menghadapi lingkungan sosialnya. Karena itu, komunikasi antara orangtua dan anak perlu dibangun sejak dini, bukan baru dilakukan ketika muncul masalah.

Orangtua dapat meluangkan waktu untuk mendengarkan cerita anak, mengetahui lingkungan pertemanannya, serta memberikan penjelasan ketika anak menghadapi situasi yang belum dipahaminya.

Pendekatan tersebut juga membuat anak memiliki tempat untuk meminta pertimbangan sebelum mengambil keputusan.

Kemenkes menegaskan bahwa dukungan keluarga diperlukan untuk membantu remaja tumbuh sehat.

Selain pendidikan dan perlindungan, keluarga juga berperan dalam membantu remaja mengembangkan kemampuan dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang sesuai.

Pada akhirnya, gagasan mengenai kurikulum keluarga menempatkan rumah sebagai ruang pendidikan yang penting bagi anak.

Orangtua tidak hanya berperan memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga membangun nilai, memberikan pengetahuan, dan mendampingi anak menghadapi perubahan zaman.

Dengan pendidikan dan komunikasi yang dibangun sejak dini, keluarga diharapkan dapat menjadi lingkungan pertama yang membantu anak memahami dirinya, menjaga batasan dalam pergaulan, serta mengambil keputusan secara bertanggung jawab.

Sumber : https://cahaya.kompas.com/aktual/26I01124830390/cegah-anak-salah-pergaulan-ini-pentingnya-kurikulum-keluarga

Cara Tahu Identitas WhatsApp Call dari Nomor Tak Dikenal, FItur Baru

Cara Tahu Identitas WhatsApp Call dari Nomor Tak Dikenal, FItur Baru

Jakarta, CNBC Indonesia – WhatsApp memperkenalkan tiga fitur keamanan baru dalam aplikasi. Dengan fitur tersebut akan membuat perlindungan pada akun dan pengguna memiliki kendali sendiri.

“Di WhatsApp, percakapan Anda hanya milik Anda dan orang yang mengobrol dengan Anda. Itulah sebabnya kami membangun enkripsi end-to-end secara default, dan terus menambahkan cara-cara baru agar akun tetap aman dan berada dalam kendali Anda,” kata WhatsApp dalam keterangannya dikutip Jumat (28/8/2026).

Salah satu fitur adalah Passkey. Pengguna dapat login kembali ke WhatsApp dengan sidik jari, Face ID, atau kode penguncian layar.

Dengan cara tersebut akan memembuat verifikasi diri lebih cepat dan aman, juga tak menggunakan kode atau PIN. Setiap akun bisa menggunakan lebih dari satu Passkey.

Pengguna Android dan iOS dapat menggunakannya dengan membuka Pengaturan > Akun > Passkey.

Berikutnya adalah verifikasi dua langkah yang menjadi lebih kuat. Tidak ada lagi PIN enam digit, namun ditingkatkan menjadi kata sandi penuh yang lebih panjang, alfanumerik dan dengan karakter khusus.

Fitur terakhir adalah mengetahui informasi soal akun lain yang menelepon pengguna. Di Android akan muncul informasi penelepon yang tidak ada di daftar kontak, seperti asal negara nomor dan apakah pengguna dan penelepon berada dalam grup yang sama.

“Penipu mengandalkan urgensi. Kini, Anda bisa menenangkan diri dengan mencari informasi selengkapnya sebelum menjawab,” jelas pihak platform.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260901062844-37-763813/cara-tahu-identitas-whatsapp-call-dari-nomor-tak-dikenal-fitur-baru

Sosok Perempuan di Balik Nama Teleskop Rp 70 Triliun NASA

Sosok Perempuan di Balik Nama Teleskop Rp 70 Triliun NASA

Jakarta, CNBC Indonesia – NASA baru saja meluncurkan teleskop luar angkasa terbarunya pada hari Minggu (30/8/2026) waktu setempat dari Stasiun Cape Canaveral. Proyek senilai US$4 miliar (Rp 70 triliun) diberi nama Teleskop Nancy Grace Roman yang terinspirasi dari nama eksekutif wanita pertama NASA yang bertugas pada 1960-an hingga 1970-an.

Teleskop itu akan mempelajari soal alam semesta, mengenai energi gelap dan materi gelap. Selain itu menguji gravitasi pada skala besar dan mencari planet yang berada di luar tata surya.

Ilmuwan senior proyek ini, Julie McEnery membandingkan Roman dengan teleskop lainnya Hubble yang diluncurkan 1990. Dia mengatakan teleskop baru NASA memiliki kesamaan dengan Hubble dalam hal sensitivitas dan ketajaman penglihatan.

Namun di sisi lain, pengamatan kosmosnya jauh lebih cepat. Pengamatan seluruh Bima Sakti bisa dilakukan hanya dalam waktu sebulan, sementara Hubble butuh waktu satu abad.

Sementara dibandingkan dengan teleskop Webb yang diluncurkan pada 2021, Roman mampu mengambil gambar panorama. NASA menyebut Roman seperti lensa sudut lebar, sementara Webb pada zoom.

“Webb didesain untuk emmapu menyelidiki alam semesta dengan sangat dalam dan kepekaan luar biasa. Jadi kita bisa menemukan hal langka di alam semesta awal,” kata McEnery, dikutip dari Reuters, Selasa (1/9/2026).

“Roman menawarkan visi luar yang melengkapi pandangan mendalam dari Webb,” dia melanjutkan.

Setelah diluncurkan, Roman kini tengah dalam perjalanan menuju lokasi orbitnya. Bernama Titik Lagrange, jaraknya mencapai 1,6 juta km dari Bumi.

Para ilmuwan akan mengoperasikan dan mempersiapkan operasi ilmiah selama 90 hari ke depan. Diharapkan sebelum liburan musim dingin, Roman bisa mengirimkan gambar beresolusi tinggi pertamanya ke Bumi.

Siapa Nancy Grace Roman?
Roman merupakan ilmuwan terkenal dalam sejarah NASA. Bahkan memiliki peranan penting dalam beberapa misi di lembaga tersebut.

Dia dikenal kepala astronom pertama dan eksekutif wanita pertama di NASA. Salah satu jasanya yang paling dikenal adalah menciptakan program astronomi luar angaksa pada 1959, satu tahun setelah lembaga didirikan.

Mengutip laman resmi NASA, perempuan kelahiran 16 Mei 1925 itu juga disebut sebagai ibu Hubble karena memiliki peranan penting dalam mewujudkan misi teleskop tersebut.

Roman mengaku sangat menyukai sains karena pengaruh orang tuanya. Ibunya kerap mengajaknya keluar di malam hari untuk menunjukkan beberapa objek, termasuk rasi bintang aurora.

Pada usianya ke-11, dia memulai klub astronomi dengan teman sekelasnya. Roman memutuskan menjadi astronom saat duduk di bangku SMP dan keputusannya didukung orang tuanya.

Namun dia juga menemukan kesulitan untuk mendapatkan perguruan tinggi yang mau menerima perempuan. Saat itu tidak semua kampus mengizinkan perempuan mendaftar.

Akhirnya dia memilih Swarthmore College di Pennsylvania, dan melanjutkan studi pascasarjana di Universitas Chicago. Roman diketahui pernah bekerja sebagai staf perempuan pertama di Observatorium Yerkes.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260901072258-37-763818/sosok-perempuan-di-balik-nama-teleskop-rp-70-triliun-nasa

Jalan kaki singkat usai makan bantu kendalikan gula darah

Jalan kaki singkat usai makan bantu kendalikan gula darah

Jakarta (ANTARA) – Berjalan kaki selama beberapa menit atau melakukan aktivitas fisik ringan setelah makan dapat membantu mengurangi kenaikan kadar gula darah.

Menurut laporan laman Health pada Kamis (27/8) waktu setempat, tinjauan terhadap 31 penelitian yang melibatkan 573 orang dewasa, termasuk peserta sehat serta mereka yang mengalami pradiabetes atau diabetes tipe 2, menunjukkan aktivitas fisik singkat dapat membantu mengendalikan kadar gula darah setelah makan. Hasil penelitian tersebut diterbitkan dalam jurnal Complementary Therapies in Medicine.

Para peneliti mengamati aktivitas fisik singkat yang berlangsung maksimal 10 menit dan dilakukan setidaknya dua kali sehari dengan jeda minimal 30 menit. Aktivitas yang diteliti meliputi berjalan kaki, bersepeda, latihan tangan, tai chi, yoga, hingga latihan kekuatan ringan seperti heel raises.

Hasil analisis menunjukkan aktivitas fisik singkat berkaitan dengan kadar gula darah dan insulin setelah makan yang lebih rendah dibandingkan dengan duduk tanpa jeda dalam waktu lama.

Manfaat paling terlihat pada peserta yang bergerak setidaknya setiap 30 menit serta mereka yang memilih berjalan kaki. Sebaliknya, sekadar berdiri setiap satu jam tidak menunjukkan manfaat yang sama terhadap kadar gula darah.

Ahli gizi yang berfokus pada diabetes Erin Palinski-Wade, RD, CDCE, menjelaskan aktivitas fisik membuat otot lebih mudah mengambil gula dari aliran darah.

Karena itu, aktivitas singkat yang dilakukan beberapa kali sepanjang hari berpotensi membantu mengatur kadar gula darah. Gerakan tersebut juga tidak harus selalu berupa olahraga formal.

Palinski-Wade menyarankan aktivitas selama satu hingga lima menit, seperti menaiki tangga, melakukan squat, atau berjalan di tempat, bagi orang yang memiliki waktu terbatas.

Ahli endokrinologi dan profesor klinis kedokteran di NYU Langone Health Rachel Pessah-Pollack, MD, mengatakan temuan tersebut sejalan dengan rekomendasi American Diabetes Association untuk memutus periode duduk terlalu lama setidaknya setiap 30 menit.

Selain bergerak sepanjang hari, Palinski-Wade menyarankan aktivitas fisik ringan dalam 30 menit setelah makan. Penelitian sebelumnya menunjukkan berjalan segera setelah makan dapat membantu pengelolaan gula darah pada orang dengan diabetes.

Kebiasaan bergerak secara berkala dapat bermanfaat bagi orang yang banyak menghabiskan waktu dengan duduk. Manfaatnya juga berpotensi lebih besar bagi orang dengan pradiabetes atau diabetes tipe 2.

Meski demikian, jalan kaki singkat tidak menggantikan pengobatan diabetes, pola makan sehat, maupun aktivitas fisik yang dianjurkan. Kebiasaan tersebut dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu menjaga kesehatan metabolik.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5718827/jalan-kaki-singkat-usai-makan-bantu-kendalikan-gula-darah