Rahasia Umur Panjang Orang Jepang, Ini 7 Makanan-Minuman yang Dikonsumsi

Rahasia Umur Panjang Orang Jepang, Ini 7 Makanan-Minuman yang Dikonsumsi

Jakarta – Jepang menjadi rumah bagi sebagian orang yang hidup paling lama di dunia. Menurut Kementerian Kesehatan setempat, per September 2025, jumlah penduduk yang berusia 100 tahun ke atas di Jepang mencapai 99.763 jiwa.

Negara ini memiliki angka harapan hidup terpanjang di dunia. Dikutip dari laman CNBC Make It, dua ahli gizi Jepang, Asako Miyashita dan Michiko Tomioka, MBA, RDN, membagikan beberapa makanan yang dikonsumsi untuk tetap sehat dan membantu hidup lebih lama.

Makanan-Minuman yang Dikonsumsi Orang Jepang untuk Umur Panjang

Berikut beberapa makanan dan minuman sehat yang dapat dikonsumsi untuk membantu memperpanjang umur.

1. Ubi Ungu

Berasal dari Okinawa, ubi ungu (disebut imo dalam bahasa Jepang) ini sering dimakan sebagai camilan atau hidangan penutup. Dikutip dari laman Eating Well, dalam 100 gram ubi ungu terkandung 57 mg antosianin, sejenis antioksidan yang telah terbukti mengurangi risiko beberapa penyakit kronis. Kandungan antosianin dan karbohidat sehatnya juga disebut memiliki khasiat anti-penuaan.

“Penelitian juga menunjukkan bahwa makanan tersebut dapat membantu memperbaiki kadar gula darah dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular,” kata Asako.

2. Sup Miso

Sup miso merupakan salah satu makanan Jepang yang populer. Miso adalah pasta yang terbuat dari kedelai dan biji-bijian yang difermentasi.

Probiotik atau bakteri hidup maupun ragi dalam makanan fermentasi dapat membantu menyeimbangkan kesehatan usus dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sebuah penelitian menemukan, pria dan wanita yang paling banyak mengonsumsi kedelai fermentasi, seperti miso, memiliki peluang 10 persen lebih rendah mengalami kematian dini akibat semua penyebab dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsi makanan ini.

Dikutip dari laman WebMd, dalam seporsi sup miso 240 gram, terkandung:

  • 5 gram protein
  • 1,5 gram serat
  • 2 gram total karbohidrat.

Sup ini merupakan sumber makanan yang mengandung vitamin K, mangan, tembaga dan seng.

3. Rumput Laut

Rumput laut kaya akan mineral penting, seperti zat besi, kalsium, folat, dan magnesium. Asupan serat yang cukup dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, stroke, hipertensi, dan diabetes tipe 2.

“Mengonsumsinya setiap hari membantu menambah serat dalam diet saya,” kata Asako.

Rumput laut juga mengandung antioksidan, seperti fukoksantin dan fukoidan. Keduanya memiliki sifat anti-inflamasi, anti-penuaan, dan antikanker.

Dalam 7 gram rumput laut terdapat:

  • 4 gram protein
  • 0,3 gram serat
  • 1,7 gram karbohidrat.
  • 4. Ikan Berlemak

Asako selalu menyertakan protein dalam menu hariannya, terutama ikan berlemak seperti salmon dan tuna. Lemak omega-3 dalam ikan dapat membantu menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar trigliserida, dan meredakan peradangan.

“Di Jepang, kita sering mengucapkan ‘itadakimasu,’ yang berarti ‘Saya menerima dengan rendah hati,’ sebelum makan untuk menunjukkan penghargaan kita kepada hewan dan para petani. Saya percaya praktik makan dengan penuh kesadaran ini berkontribusi pada kesehatan dan kualitas hidup kita,” ungkap Asako.

Untuk kandungan nutrisi, dalam 100 gram salmon terkandung sekitar 25,4 gram protein. Terdapat pula kandungan vitamin B12, vitamin B6, selenium, niasin, tiamin, fosfor, dan asam pantotenat.

5. Jamur Shiitake

Jamur shiitake merupakan salah satu bahan dasar untuk banyak masakan Jepang. Jamur ini kaya akan protein, serta vitamin D dan vitamin B. Jamur ini juga mengandung lentinan, yaitu polisakarida yang bisa membantu melawan peradangan.

“Saya menggunakan jamur shiitake kering untuk membuat dashi (kaldu sup) semalaman dengan rumput laut kombu, sup miso, saus salad, cuka, kari-pada dasarnya untuk segala hal,” kata Michiko.

Dalam 4 jamur shiitake kering atau sekitar 15 gram terdapat:

  • 1 gram protein
  • 2 gram serat
  • 11 gram karbohidrat.

Dikutip dari Healthline, jamur shiitak juga mengandung banyak asam amino yang sama dengan daging.

6. Matcha

Michiko mengatakan, tantenya yang berusia 99 tahun mengonsumsi matcha setiap pagi, begitu pula dirinya. Teh hijau memang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Matcha mengandung vitamin C, vitamin B, serat, protein, serta polifenol yang bersifat anti-inflamasi dan membantu melawan berbagai penyakit. Senyawa alami tersebut juga kaya akan antioksidan, yaitu nutrisi yang melindungi sel dari kerusakan.

Setengah sendok teh bubuk matcha mengandung 1 gram protein dan 1 gram serat.

7. Lobak Daikon

Lobak daikon dikenal dapat membantu mencegah pilek dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Satu buah lobak mengandung 124 persen dari kebutuhan harian vitamin C yang direkomendasikan.

Dalam satu lobak daikon dengan berat 338 gram terdapat

  • 2 gram protein
  • 5 gram serat
  • 14 gram karbohidrat.

Lobak ini juga mengandung vitamin C, asam folat kalsium, magnesium, kalium, dan tembaga.

sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8569057/rahasia-umur-panjang-orang-jepang-ini-7-makanan-minuman-yang-dikonsumsi

Ini yang Bisa Terjadi pada Tubuh Kalau Keseringan Menahan Pipis

Ini yang Bisa Terjadi pada Tubuh Kalau Keseringan Menahan Pipis

Jakarta – Di tengah kesibukan kerja atau saat sedang melakukan aktivitas lain, sebagian orang mungkin akan sering menunda untuk buang air kecil. Kebiasaan menahan buang air kecil ini kerap dianggap sepele.
Padahal, para ahli urologi memperingatkan bahwa kebiasaan menunda ke toilet ini bisa berdampak fatal dan merusak fungsi kandung kemih.

Konsultan urologi di Manipal Hospital, India, Dr Ankit Sharma, menjelaskan secara anatomi kandung kemih manusia didesain untuk menampung urine dalam jumlah tertentu. Saat organ ini sudah penuh, saraf akan mengirimkan sinyal ke otak bahwa sudah waktunya pergi ke kamar mandi.

Namun, jika sinyal tersebut terus-menerus diabaikan akan muncul berbagai masalah pada kesehatan. Dikutip dari Times of India, berikut deretan bahaya medis yang mengintai:

1. Otot Kandung Kemih Melar dan Melemah

Kandung kemih memiliki sifat elastis seperti balon. Jika terlalu sering menahan kencing dalam jangka panjang, otot-otot dinding kandung kemih akan meregang secara berlebihan hingga kehilangan elastisitasnya (melar).

Akibatnya, otot menjadi lemah dan kehilangan kemampuan untuk berkontraksi dengan kuat saat benar-benar ingin buang air kecil.

2. Urine Tersisa dan Memicu Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Karena otot kandung kemih sudah melemah, tubuh tidak lagi mampu mengeluarkan urine secara tuntas. Kondisi ini menyisakan genangan urine di dalam kandung kemih.

Urine yang mengendap lama ini menjadi tempat paling sempurna bagi bakteri untuk berkembang biak dengan cepat, yang pada akhirnya memicu Infeksi Saluran Kemih (ISK) yang menyakitkan.

3. Risiko Kerusakan Ginjal

Bahaya tidak berhenti di kandung kemih saja. Saat kandung kemih sudah benar-benar penuh dan tidak mampu lagi menampung cairan, urine bisa mengalami aliran balik atau reflux naik kembali ke saluran ureter hingga menuju ginjal.

Penumpukan urine yang membawa bakteri ini berpotensi memicu infeksi ginjal serius hingga penurunan fungsi ginjal.

4. Sindrom Kandung Kemih Overaktif (OAB)

Kebiasaan menahan buang air kecil juga bisa mengacaukan sistem saraf di area panggul. Otak dan kandung kemih menjadi tidak sinkron dalam mengirimkan sinyal.

Akibatnya, seseorang bisa mengalami sindrom kandung kemih overaktif (Overactive Bladder). Kondisi ini akan membuat seseorang merasakan dorongan mendadak untuk buang air kecil secara intens dan sangat sering, meskipun urine yang ada di dalam kandung kemih sebenarnya baru sedikit.

Maka dari itu, Dr Ankit Sharma menyarankan untuk tidak menunggu hingga kandung kemih terasa sangat penuh atau kebelet’ parah baru beranjak ke toilet.

Idealnya, manusia buang air kecil setiap 3 hingga 4 jam sekali untuk menjaga kesehatan saluran kemih.

Jika mulai merasakan nyeri di perut bagian bawah, anyang-anyangan, atau urine berwarna keruh, segera konsultasikan ke dokter untuk mendeteksi dini adanya gangguan pada sistem kemih.

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8568907/ini-yang-bisa-terjadi-pada-tubuh-kalau-keseringan-menahan-pipis

Daftar Penyakit Katastropik Sedot Anggaran BPJS Terbesar Sepanjang 2025, Jantung Nomor 1

Daftar Penyakit Katastropik Sedot Anggaran BPJS Terbesar Sepanjang 2025, Jantung Nomor 1

Jakarta – Beban jaminan kesehatan nasional yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan terus mengalami tren peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data terbaru, sepanjang tahun 2025, angka pengeluaran biaya untuk pelayanan kesehatan masyarakat melesat hingga mencapai Rp 191,33 triliun. Angka ini mengalami kenaikan sebesar Rp 15,2 triliun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp 176,11 triliun. Lonjakan ini mencerminkan bahwa skala perlindungan kesehatan yang diakses oleh rakyat kian meluas.
Namun, di sisi lain, situasi ini memberikan tantangan besar pada aspek sustainability atau keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Tercatat, rasio klaim BPJS Kesehatan pada tahun 2025 telah menyentuh angka 108,27 persen, yang berarti beban jaminan kesehatan terpantau lebih besar pasak daripada tiang dibanding pendapatan iuran yang diterima. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengungkapkan bahwa seiring dengan peningkatan biaya tersebut, cakupan kepesertaan masyarakat juga tumbuh luar biasa hingga menjelang akhir tahun.

“Hingga 31 Desember 2025, jumlah peserta JKN telah mencapai 282,7 juta jiwa atau mencakup 98,62 persen dari total seluruh penduduk Indonesia,” jelas Pujo dalam agenda BPJS Kesehatan, Kamis (2/7/2026).

Penyakit Katastropik Sedot Anggaran Hingga Rp 50,3 Triliun

Salah satu faktor terbesar yang menyedot anggaran pelayanan kesehatan ini adalah kelompok penyakit katastropik atau penyakit yang membutuhkan perawatan medis jangka panjang dan berbiaya tinggi. Sepanjang tahun 2025, penyakit katastropik menyerap sekitar 26,28% hingga 26,42% dari total seluruh biaya pelayanan kesehatan yang dibayarkan oleh BPJS Kesehatan, dengan akumulasi biaya menyentuh Rp 50,3 triliun dari total 59,9 jutaan kasus. Pujo menyayangkan tingginya angka kasus penyakit berbiaya mahal ini, mengingat sebagian besar dari jenis penyakit tersebut sebenarnya masih bisa diantisipasi sejak dini. “Penyakit katastropik ini sebagian besar sebenarnya bisa dicegah melalui penerapan pola hidup sehat dan deteksi dini,” imbau Pujo. Secara rinci, berikut adalah daftar penyakit katastropik yang menjadi beban pembiayaan BPJS Kesehatan sepanjang tahun 2025:

  1. Jantung: Menduduki posisi pertama dengan jumlah kasus fantastis mencapai 29,7 jutaan kasus dengan total biaya Rp 17,3 triliun.
  2. Gagal Ginjal: Mengikuti di posisi kedua dengan 12,6 jutaan kasus yang menelan biaya sebes Rp 13,3 triliun.
  3. Kanker: Menempati posisi ketiga dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp 10,3 triliun dari total 7,1 jutaan kasus yang ditangani.
  4. Stroke: Berada di posisi keempat dengan menyerap anggaran sebesar Rp 7,2 triliun dari total sebaran 9,5 jutaan kasus.
  5. Hemofilia: Mencatat total 84,8 ribuan kasus sepanjang tahun dengan penyerapan biaya sebesar Rp 909,6 miliar.
  6. Thalassemia: Menyerap anggaran jaminan kesehatan sebesar Rp 852,7 miliar dengan total sebaran 398,1 ribuan kasus.
  7. Sirosis Hati: Menangani total 311,3 ribuan kasus dengan alokasi pembiayaan sebesar Rp 278,1 miliar.

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8556594/daftar-penyakit-katastropik-sedot-anggaran-bpjs-terbesar-sepanjang-2025-jantung-nomor-1

Daftar 4 Penyakit yang Sebabkan Kolesterol Susah Turun, Perhatikan Pula Faktor Genetik

Daftar 4 Penyakit yang Sebabkan Kolesterol Susah Turun, Perhatikan Pula Faktor Genetik

TRIBUNJATIM.COM – Meski sudah berupaya menjalani pola hidup sehat dengan mengurangi asupan makanan berlemak, sebagian orang masih mendapati kadar kolesterolnya tetap tinggi.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kolesterol tidak semata-mata dipengaruhi oleh pilihan makanan sehari-hari.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dr Christy Efiyanti, SpPD, menegaskan bahwa peningkatan kolesterol dalam darah dapat dipicu oleh berbagai faktor kesehatan yang lebih kompleks, termasuk sejumlah penyakit yang memengaruhi metabolisme tubuh.

Dalam siaran pers IPB University yang diterima pada Kamis (18/6/2026), Christy menjelaskan bahwa kondisi medis tertentu juga dapat berperan dalam naiknya kadar kolesterol sehingga perlu diwaspadai sejak dini.

Selama ini, kolesterol tinggi kerap diasosiasikan langsung dengan konsumsi makanan berlemak. Namun, menurut Christy, anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat karena ada banyak faktor lain yang turut berkontribusi.

Selain pola makan, gaya hidup seperti kurang aktivitas fisik, kelebihan berat badan, kebiasaan merokok, hingga konsumsi alkohol juga dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi.

Ia juga menekankan bahwa faktor penyakit tertentu sering kali tidak disadari, padahal dapat mengganggu proses metabolisme lemak dalam tubuh.

“Kadar kolesterol seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor yang lebih kompleks,” ujar dr. Christy.

Berikut daftar penyakit yang dimaksud:

1. Diabetes

Salah satu penyakit yang dapat berkaitan dengan tingginya kadar kolesterol adalah diabetes. Menurut Christy, diabetes termasuk kondisi medis yang dapat berkontribusi terhadap peningkatan kolesterol dalam darah. Karena itu, seseorang yang memiliki diabetes perlu memantau kadar kolesterolnya secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan secara menyeluruh.

2. Gangguan ginjal

Gangguan pada fungsi ginjal juga dapat memengaruhi kadar kolesterol. Ginjal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan berbagai zat dalam tubuh. Ketika fungsinya terganggu, proses metabolisme dapat ikut terpengaruh, termasuk yang berkaitan dengan kolesterol. Oleh sebab itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi penting untuk mendeteksi gangguan ginjal sejak dini.

3. Penyakit hati

Selain ginjal, hati atau liver juga berperan besar dalam mengatur produksi dan pengolahan kolesterol. Menurut Christy, penyakit hati termasuk salah satu kondisi yang dapat menyebabkan kadar kolesterol meningkat. Karena itu, seseorang yang memiliki masalah pada organ hati sebaiknya tidak hanya fokus pada gejala penyakitnya, tetapi juga memperhatikan kondisi metabolisme tubuh secara keseluruhan.

4. Gangguan tiroid

Gangguan tiroid juga masuk dalam daftar kondisi medis yang dapat memengaruhi kadar kolesterol.

Tiroid berfungsi mengatur berbagai proses metabolisme tubuh. Ketika terjadi gangguan pada kelenjar ini, kadar kolesterol dapat ikut berubah dan cenderung meningkat.

Hal ini menunjukkan bahwa kolesterol tinggi tidak selalu berkaitan langsung dengan makanan yang dikonsumsi setiap hari.

Faktor Genetik
Selain penyakit tertentu, Christy mengatakan faktor keturunan juga dapat menyebabkan kolesterol tinggi.

Salah satu contohnya adalah familial hypercholesterolemia, yaitu kelainan genetik yang menyebabkan kadar kolesterol tinggi sejak usia muda.

Pada kondisi ini, seseorang bisa memiliki kolesterol tinggi meski telah berusaha menjalani pola hidup sehat.

Untuk menjaga kadar kolesterol tetap normal, Christy menyarankan masyarakat menerapkan pola hidup sehat, termasuk membatasi makanan tinggi lemak dan makanan olahan yang mengandung lemak jenuh, rutin berolahraga, serta menjaga berat badan ideal.

Namun, ia menekankan bahwa upaya tersebut perlu dibarengi dengan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Rutin melakukan medical check up agar dapat mendeteksi dini bila ada masalah kesehatan dan memperoleh penanganan sejak dini sebelum terlambat dan sulit diobati,” kata dr. Christy.

Menurut dia, pemeriksaan rutin dapat membantu menemukan penyebab kolesterol tinggi yang mungkin tidak terlihat dari gejala sehari-hari, termasuk penyakit penyerta yang memerlukan penanganan khusus.

sumber : https://jatim.tribunnews.com/kesehatan/549644/daftar-4-penyakit-yang-sebabkan-kolesterol-susah-turun-perhatikan-pula-faktor-genetik

Kayu Gaharu: Manfaat, Harga, dan Cara Budidaya

Kayu Gaharu: Manfaat, Harga, dan Cara Budidaya

Kayu gaharu (Agarwood) adalah resin aromatik yang dihasilkan oleh pohon dari genus Aquilaria dan Gyrinops (famili Thymelaeaceae) ketika pohon tersebut terinfeksi oleh jamur. Reaksi pohon terhadap infeksi ini menghasilkan resin gelap dan beraroma yang dikenal sebagai gaharu. Kayu ini sangat dihargai di banyak budaya karena aromanya yang unik dan kompleks.

Jenis-Jenis Kayu Gaharu

Terdapat beberapa spesies pohon penghasil gaharu, yang paling umum adalah:

  • Aquilaria malaccensis.
  • Aquilaria crassna.
  • Aquilaria sinensis.
  • Aquilaria microcarpa.
  • Gyrinops versteegii.

Kualitas dan aroma gaharu bervariasi tergantung pada spesies pohon, lokasi geografis, dan jenis jamur yang menginfeksi pohon.

Proses Pembentukan Kayu Gaharu

Pembentukan gaharu adalah proses alami yang kompleks. Biasanya, pohon Aquilaria menghasilkan gaharu sebagai respons terhadap luka atau infeksi jamur. Berikut tahapan pembentukannya:

  1. Luka pada pohon (akibat serangga, petir, atau campur tangan manusia).
  2. Infeksi jamur (seringkali dari genus Phialophora).
  3. Pohon menghasilkan resin aromatik sebagai mekanisme pertahanan.
  4. Resin meresap ke dalam kayu, mengubah warna dan aromanya.
  5. Setelah bertahun-tahun, kayu yang terinfeksi menghasilkan gaharu berkualitas tinggi.

Manfaat Kayu Gaharu bagi Kesehatan

Gaharu telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai budaya. Penelitian modern juga mengungkap potensi manfaat kesehatan dari kayu gaharu:

  • Efek relaksasi dan antistres: Aroma gaharu dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan. Senyawa dalam gaharu memiliki efek menenangkan pada sistem saraf.
  • Antiinflamasi: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak gaharu memiliki sifat anti-inflamasi.
  • Potensi antioksidan: Gaharu mengandung senyawa antioksidan yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
  • Pereda nyeri: Dalam pengobatan tradisional, gaharu digunakan untuk meredakan nyeri, termasuk sakit kepala dan nyeri sendi.

Meskipun menjanjikan, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi manfaat kesehatan gaharu dan menentukan dosis yang aman dan efektif.

Pemanfaatan Kayu Gaharu Lainnya

Selain manfaat kesehatan, gaharu juga memiliki berbagai pemanfaatan lain:

  • Parfum dan wewangian: Gaharu adalah bahan berharga dalam industri parfum karena aromanya yang kompleks dan tahan lama.
  • Dupa dan aromaterapi: Gaharu sering dibakar sebagai dupa dalam upacara keagamaan dan spiritual, serta digunakan dalam aromaterapi untuk menciptakan suasana relaksasi.
  • Kerajinan tangan: Kayu gaharu sering diukir menjadi berbagai kerajinan tangan seperti tasbih, patung, dan perhiasan.

Cara Budidaya Kayu Gaharu

Karena permintaan yang tinggi dan ketersediaan yang terbatas di alam liar, budidaya gaharu menjadi semakin populer. Berikut adalah langkah-langkah umum dalam budidaya gaharu:

  1. Pembibitan: Bibit gaharu dapat diperoleh dari biji atau stek.
  2. Penanaman: Bibit ditanam di lahan yang telah disiapkan dengan jarak tanam yang sesuai.
  3. Pemeliharaan: Pohon gaharu memerlukan perawatan rutin seperti penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama penyakit.
  4. Inokulasi: Inokulasi jamur dilakukan untuk menginduksi pembentukan gaharu. Metode inokulasi bervariasi, mulai dari metode tradisional hingga modern.
  5. Panen: Gaharu dapat dipanen setelah beberapa tahun (biasanya 5-10 tahun) setelah inokulasi.

Kesimpulan

Kayu gaharu adalah sumber daya alam yang berharga dengan berbagai manfaat dan pemanfaatan. Dari pengobatan tradisional hingga industri parfum mewah, gaharu memiliki nilai ekonomi dan budaya yang signifikan. Untuk memastikan keberlanjutan gaharu, diperlukan upaya konservasi dan pengembangan budidaya yang berkelanjutan.

sumber : https://www.halodoc.com/artikel/kayu-gaharu-manfaat-harga-dan-cara-budidaya?srsltid=AfmBOorYRWiMd4NwPnWZ5ICWwbzeK1mqBhGfEmR-3pUmq5MZk_cUS6I8

Minyak Ikan: Ikhtiar Mencegah Diabetes LADA dalam Thibbun Nabawi

Minyak Ikan: Ikhtiar Mencegah Diabetes LADA dalam Thibbun Nabawi

Diabetes Melitus, atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai kencing manis, masih menjadi salah satu problem kesehatan yang belum selesai hingga hari ini. Penyakit ini tidak hanya mengganggu kadar gula darah, tetapi juga memengaruhi stamina, daya tahan tubuh, dan kualitas hidup seseorang.

Selama ini masyarakat lebih banyak mengenal Diabetes Melitus tipe 1 dan tipe 2. Namun, ada satu jenis diabetes lain yang juga mulai banyak diperhatikan, yaitu Latent Autoimmune Diabetes in Adult atau LADA. Penyakit ini sering disebut sebagai diabetes tipe 1,5 karena memiliki karakteristik yang berada di antara diabetes tipe 1 dan tipe 2

Salah satu keluhan yang sering dialami penderita diabetes adalah tubuh terasa lemas dan kurang bertenaga. Hal ini terjadi karena gula darah tidak dapat dimanfaatkan sel tubuh secara optimal sebagai sumber energi. Akibatnya, stamina mudah menurun, aktivitas terganggu, dan tubuh cepat lelah

Karena itu, pembahasan tentang diabetes tidak cukup hanya berhenti pada pengobatan. Pencegahan juga sangat penting. Salah satu hal yang menarik untuk dibahas adalah peran makanan bergizi, terutama ikan berlemak dan minyak ikan, dalam membantu menjaga kesehatan tubuh

Pertanyaannya, apakah minyak ikan dapat membantu menurunkan risiko LADA dan diabetes lainnya? Apakah kandungan gizinya juga bermanfaat untuk meningkatkan stamina? Dan bagaimana menariknya, dalam tradisi Islam, ada keterangan hadits tentang makanan pertama penduduk surga yang berhubungan dengan hati ikan Hūt?

<h2>Minyak Ikan dan Potensinya untuk Mencegah LADA</h2>
LADA atau diabetes tipe 1,5 merupakan penyakit autoimun yang menyerang sel penghasil insulin di pankreas. Pada kondisi ini, tubuh secara perlahan mengalami gangguan dalam mengatur gula darah. Karena sifatnya yang berkembang secara perlahan, LADA sering kali tidak teridentifikasi sejak awal.

Salah satu nutrisi yang banyak dikaitkan dengan kesehatan metabolik adalah omega-3. Nutrisi ini banyak terdapat pada ikan berlemak dan minyak ikan. Dalam pola makan modern, konsumsi ikan juga menjadi bagian penting dari Diet Mediterania, yaitu pola makan yang dikenal baik untuk kesehatan jantung, pembuluh darah, tekanan darah, dan metabolisme tubuh.

Hasil penelitian di Swedia menunjukkan bahwa konsumsi ikan berlemak berpotensi menurunkan risiko LADA. Dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa konsumsi lebih dari satu porsi ikan berlemak setiap minggu berkaitan dengan penurunan risiko LADA. Penelitian ini dilakukan oleh Lofvenborg dkk. dengan judul “Fatty fish consumption and risk of latent autoimmune diabetes in adults,” yang diterbitkan dalam Nutrition & Diabetes, 20 Oktober 2014

Temuan ini tentu tidak berarti bahwa minyak ikan adalah obat tunggal untuk diabetes. Namun, ia menunjukkan bahwa pola makan yang kaya ikan berlemak dapat menjadi salah satu ikhtiar untuk menjaga kesehatan, terutama bila disertai pola hidup yang baik, aktivitas fisik, tidur yang cukup, dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

<h2>Hati Ikan, Omega-3, dan Nutrisi Penting Lainnya</h2>
Salah satu bagian ikan yang kaya minyak adalah hati. Pada jenis ikan tertentu, terutama ikan besar dan ikan berlemak, minyak tidak hanya terdapat pada daging, tetapi juga pada hati dan organ lainnya. Ikan seperti tuna, sidat, sardin, lemuru, cucut, beberapa jenis hiu, pari, dan ikan besar lainnya dikenal memiliki kandungan minyak yang bermanfaat

Jenis-jenis ikan tersebut tidak seluruhnya berasal dari kelompok yang sama. Ada ikan bertulang lunak, ikan sejati, dan ada pula mamalia laut yang bentuk tubuhnya menyerupai ikan. Ikan sejati bernapas dengan insang, sedangkan mamalia laut seperti paus bernapas dengan paru-paru. Meski demikian, keduanya sama-sama dikenal memiliki kandungan minyak dan nutrisi tertentu pada jaringan tubuhnya.

Hati dan daging ikan berlemak mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat, seperti omega-3, vitamin A, vitamin D, squalene, dan berbagai zat lain yang baik untuk kesehatan. Kandungan inilah yang membuat ikan berlemak sering dibahas dalam ilmu gizi, farmasi, dan kesehatan masyarakat.

Dalam bahasa Arab, ikan besar sering disebut dengan istilah Hūt (حوت). Istilah ini dapat mencakup ikan besar seperti hiu, paus, dan jenis ikan besar lainnya. Penggunaan istilah Hūt bersifat relatif, sehingga dapat merujuk pada binatang laut berukuran besar yang dikenal dalam konteks bahasa Arab klasik.

<h2>Hati Ikan Hūt dalam Hadits</h2>
Menariknya, dalam hadits disebutkan bahwa makanan pertama penduduk surga adalah tambahan dari hati ikan Hūt. Tentu, makanan surga tidak dapat disamakan dengan makanan dunia. Namun, keterangan ini menunjukkan gambaran istimewa tentang organ hati ikan Hūt dalam tradisi Islam.

Dalam hadits riwayat Imam Bukhari disebutkan:

أَوَّلُ شَيْءٍ يَأْكُلُهُ أَهْلُ الْجَنَّةِ زِيَادَةُ كَبِدِ الْحُوْتِ

Artinya, “Sesuatu yang pertama kali dimakan oleh penduduk surga adalah tambahan hati ikan Hūt.” (HR. Bukhari)
Ibnu Hajar menjelaskan bahwa makanan pertama yang akan dimakan oleh penghuni surga adalah lobus tambahan hati ikan Hūt. Lobus tambahan ini merupakan bagian yang menggantung pada hati, dan dalam penjelasan ulama disebut sebagai bagian yang sangat lezat dan memuaskan.

Dalam kajian biologi, bagian yang disebut sebagai tambahan pada hati ikan dapat dikaitkan dengan lobus kaudatif, yaitu organ tambahan yang terletak di antara lobus hati kanan dan lobus hati kiri. Pada ikan hiu karang, deskripsi morfologi hati ini pernah dibahas oleh De Melo dkk. dalam “Morphological description of blue shark liver, Prionace glauca (Linnaeus, 1758), Elasmobranchii, Carcharhiniformes,” yang diterbitkan dalam International Journal of Advanced Engineering Research and Science 6(5), 286–290, tahun 2019.

<h2>Vitamin D, LADA, dan Kesehatan Tubuh</h2>
Selain omega-3, minyak ikan juga dikenal mengandung vitamin D. Vitamin ini sangat penting untuk kesehatan tulang, daya tahan tubuh, dan fungsi metabolisme. Dalam beberapa kajian, vitamin D juga dikaitkan dengan kesehatan autoimun, termasuk pada diabetes autoimun seperti LADA.

Penelitian Morelatau dkk. membahas kemungkinan peran vitamin D sebagai strategi tambahan dalam pengelolaan diabetes autoimun, termasuk LADA. Kajian tersebut diterbitkan dengan judul “Vitamin D Supplementation as a Therapeutic Strategy in Autoimmune Diabetes: Insights and Implications for LADA Management,” dalam Nutrients, 16(23): 4072, tahun 2024.

Meski hasilnya menjanjikan, penggunaan vitamin D tetap perlu dipahami secara proporsional. Vitamin D bukan pengganti pengobatan diabetes. Suplementasi juga sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan, bila perlu, dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan, terutama bagi orang yang sudah memiliki penyakit tertentu atau sedang menjalani terapi medis.

<h2>Squalene: Kandungan Minyak Ikan yang Dikaitkan dengan Stamina</h2>
Kandungan lain yang menarik dari minyak ikan tertentu adalah squalene. Zat ini berbentuk cairan mirip minyak, tetapi tidak mudah membeku ketika dimasukkan ke dalam freezer. Squalene banyak dibahas karena potensinya dalam mendukung kesehatan tubuh.

Beberapa manfaat yang sering dikaitkan dengan squalene antara lain membantu memperlancar peredaran darah, mendukung penurunan kadar kolesterol, digunakan sebagai bahan kosmetik untuk kesehatan kulit, serta memiliki potensi antiradang dan antikanker. Squalene juga dikenal dalam beberapa tradisi kesehatan di Asia Timur, termasuk Jepang, sebagai salah satu bahan bernilai tinggi.

Pada jenis ikan cucut seperti hiu botol atau Centrophorus atromarginatus, hati ikan diketahui mengandung squalene dalam jumlah besar. Ikan jenis ini banyak ditemukan di perairan Nusantara. Karena itu, minyak dari hati ikan cucut sering dikaitkan dengan manfaat untuk menjaga stamina, terutama bagi orang yang membutuhkan energi tambahan dalam bekerja atau beraktivitas berat.

Jenis hūṭ lain yang disebut memiliki kandungan squalene adalah paus sei atau paus balin. Penelitian Hashimoto dan Namuro menunjukkan bahwa minyak dari paus balin mengandung squalene. Penelitian tersebut berjudul “Unsaponifiable Matter of Sei-Whale Blubber Oil Presence of Pristane and Squalene,” diterbitkan dalam Yukagaku Oil Chemistry, Vol. 16, No. 12, halaman 657–661, tahun 1967.

Namun, terdapat catatan menarik dari sisi anatomi. Penelitian disertasi doktoral Massaro dari Universitas Charles menyebutkan bahwa hati ikan paus dikategorikan sebagai hati tidak berlobus. Keterangan ini terdapat dalam disertasi “Repopulation of decellularized scaffold with cells: Development and optimization of repopulation techniques for engineering functional vessel and liver tissue,” Charles University, Republik Ceko, tahun 2025, halaman 43.

<h2>Cara Mengonsumsi Ikan Berminyak dengan Lebih Sehat</h2>
Bila dikaitkan dengan pencegahan LADA dan diabetes secara umum, konsumsi ikan berlemak dapat menjadi bagian dari pola makan yang sehat. Masyarakat dapat meningkatkan konsumsi ikan berminyak secara rutin, misalnya sekitar 3–5 porsi dalam satu minggu, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh masing-masing.

Manfaat pola konsumsi ikan tidak hanya berkaitan dengan diabetes, tetapi dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Omega-3, vitamin D, dan zat gizi lain dalam ikan berlemak dapat mendukung fungsi tubuh dengan lebih baik bila dikonsumsi dalam pola makan seimbang.

Cara pengolahan juga penting. Ikan sebaiknya tidak terlalu sering digoreng, apalagi jika minyaknya digunakan berulang kali. Cara yang lebih baik adalah dipanggang, direbus, dibakar, dikukus, atau dipepes. Dengan cara ini, kandungan gizinya lebih terjaga dan tambahan lemak dari proses penggorengan dapat dikurangi.

Ikan berminyak yang mudah dijumpai oleh masyarakat antara lain sardin, lemuru, tuna, lele, dan sidat. Bila sulit mendapatkan ikan besar yang masuk dalam kategori Hūt, ikan-ikan lokal yang tersedia di pasar tetap dapat menjadi pilihan yang baik. Bagi yang ingin lebih praktis, kapsul minyak ikan juga dapat digunakan, tetapi sebaiknya tetap memperhatikan dosis, kualitas produk, serta kondisi kesehatan masing-masing.

Minyak ikan merupakan salah satu sumber nutrisi penting yang berpotensi mendukung kesehatan tubuh. Kandungan omega-3, vitamin D, dan squalene di dalamnya dapat berperan dalam menjaga metabolisme, mendukung stamina, dan membantu ikhtiar pencegahan penyakit tertentu, termasuk LADA, meskipun tetap tidak dapat menggantikan pemeriksaan dan penanganan medis.

Dalam perspektif Islam, pembahasan tentang hati ikan Hūt menjadi semakin menarik karena disebutkan dalam hadits sebagai makanan pertama bagi penduduk surga. Tentu, kenikmatan surga berada di luar jangkauan perbandingan dengan dunia. Namun, keterangan ini memberi ruang untuk merenungkan bahwa ciptaan Allah di laut menyimpan banyak rahasia, baik dari sisi nutrisi, kesehatan, maupun tanda-tanda kebesaran-Nya.

Karena itu, mengonsumsi ikan berminyak dengan cara yang sehat dapat menjadi bagian dari ikhtiar menjaga kesehatan tubuh. Di dunia, ia bermanfaat sebagai sumber nutrisi. Kelak di akhirat, hati ikan Hūt disebut sebagai bagian dari hidangan pembuka bagi penduduk surga. Wallahu a’lam bis shawab.

<h3>Ustadz Yuhansyah Nurfauzi</h3>, Apoteker dan peneliti farmasi.

Sumber: https://nu.or.id/kesehatan/minyak-ikan-ikhtiar-mencegah-diabetes-lada-dalam-thibbun-nabawi-zvg6K

sumber : https://nu.or.id/kesehatan/minyak-ikan-ikhtiar-mencegah-diabetes-lada-dalam-thibbun-nabawi-zvg6K

Banyuwangi BMX Supercross 2026 Dongkrak Ekonomi Warga, Rumah Disewa Atlet hingga Warung Kebanjiran Pembeli

Banyuwangi BMX Supercross 2026 Dongkrak Ekonomi Warga, Rumah Disewa Atlet hingga Warung Kebanjiran Pembeli

Banyuwangi (beritajatim.com) – Satu bulan menjelang penyelenggaraan Banyuwangi BMX Supercross 2026, geliat ekonomi mulai dirasakan masyarakat di sekitar Sirkuit BMX Muncar, Kabupaten Banyuwangi. Kedatangan ratusan atlet, ofisial, dan keluarga dari berbagai daerah hingga mancanegara membawa berkah bagi pelaku usaha lokal, mulai dari penyedia penginapan, warung makan, penyewaan kendaraan, hingga pedagang kaki lima.

Banyuwangi BMX Supercross 2026 diikuti 343 pembalap dari empat negara, yakni Indonesia, Singapura, Thailand, dan Filipina. Selain para atlet, ribuan orang turut datang sebagai ofisial tim maupun anggota keluarga sehingga menciptakan perputaran ekonomi di kawasan sekitar sirkuit.

Kompetisi ini menjadi satu-satunya ajang BMX di Indonesia yang masuk kalender resmi Federasi Balap Sepeda Dunia atau Union Cycliste Internationale (UCI). Status tersebut membuat para pembalap memanfaatkan kejuaraan ini untuk mengumpulkan poin internasional sekaligus meningkatkan peringkat mereka.

Dampaknya mulai dirasakan masyarakat bahkan sejak sebulan sebelum perlombaan berlangsung. Banyak atlet memilih datang lebih awal untuk menjalani latihan sehingga kebutuhan akomodasi meningkat signifikan.

Salah satunya dirasakan Erwin yang telah dua tahun menyewakan rumahnya kepada atlet BMX beserta keluarganya.

“Awalnya diberitahu saudara kalau ada yang mencari penginapan. Akhirnya saya tawarkan, dan mereka mau. Sampai sekarang keterusan karena pendapatannya lumayan,” ujarnya.

Tidak hanya rumah Erwin, sejumlah rumah warga di sekitar sirkuit juga dimanfaatkan sebagai penginapan bagi para peserta yang datang dari luar daerah maupun luar negeri.

Manfaat ekonomi juga dirasakan Tumini yang tinggal tepat di samping Sirkuit BMX Muncar. Selain membuka warung makan, ia menyediakan jasa penyewaan kendaraan dan toilet umum bagi para pengunjung.

Menurutnya, keberadaan sirkuit bertaraf internasional tersebut telah membuka peluang usaha baru yang terus memberikan tambahan pendapatan setiap kali digelar kejuaraan.

“Kehadiran sirkuit BMX ini sangat menguntungkan. Karena sering ada lomba, kami ikut kecipratan rezeki dengan berjualan makanan, menyewakan kendaraan, dan toilet umum,” ujarnya.

Hal serupa diungkapkan Dewi, warga yang setiap penyelenggaraan lomba BMX membuka lapak makanan dan minuman di sekitar arena balap.

Ia mengaku mulai berjualan sejak sekitar satu pekan sebelum perlombaan dimulai karena banyak atlet telah datang lebih awal untuk berlatih di lintasan.

Sehari-hari Dewi menjalankan usaha toko kelontong di rumahnya. Namun, momentum kejuaraan BMX selalu dimanfaatkan untuk menambah penghasilan keluarga melalui penjualan makanan dan minuman.

“Senang banget. Setiap ada lomba, kami bisa berjualan. Bisa menambah penghasilan keluarga,” jelasnya.

sumber : https://beritajatim.com/banyuwangi-bmx-supercross-2026-dongkrak-ekonomi-warga-rumah-disewa-atlet-hingga-warung-kebanjiran-pembeli

6 Hal yang Perlu Dilakukan di Pagi Hari Agar Tetap Segar Sampai Sore

6 Hal yang Perlu Dilakukan di Pagi Hari Agar Tetap Segar Sampai Sore

Kediri – Banyak orang mengira rasa lelah di siang hari hanya disebabkan oleh pekerjaan yang padat. Padahal, kondisi tubuh dari pagi hari sangat menentukan bagaimana energi kita bertahan hingga sore.

Rutinitas pagi yang baik dapat membantu tubuh lebih segar, pikiran lebih fokus, dan produktivitas tetap terjaga sepanjang hari. Tidak perlu hal yang rumit, cukup beberapa kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

1. Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur

Setelah tidur selama 6–8 jam, tubuh kehilangan cairan melalui pernapasan dan keringat. Karena itu, minum air putih setelah bangun tidur menjadi langkah sederhana yang sangat bermanfaat.

Air membantu tubuh kembali terhidrasi, melancarkan metabolisme, dan membuat tubuh terasa lebih segar. Bahkan, rasa lemas atau kurang fokus di pagi hari terkadang disebabkan oleh dehidrasi ringan.

Biasakan minum 1–2 gelas air putih setelah bangun untuk membantu tubuh memulai hari dengan lebih baik.

2. Kena Sinar Matahari Pagi

Paparan sinar matahari pagi memiliki manfaat besar bagi tubuh. Cahaya alami membantu mengatur jam biologis tubuh sehingga kita merasa lebih segar dan lebih siap menjalani aktivitas.

Selain itu, sinar matahari pagi juga membantu tubuh memproduksi vitamin D yang penting untuk kesehatan.

Tidak perlu lama, cukup 10–15 menit di pagi hari sudah cukup memberikan manfaat.

3. Gerakkan Tubuh

Tubuh yang terlalu lama diam setelah bangun tidur cenderung terasa kaku dan kurang bertenaga. Karena itu, menggerakkan tubuh di pagi hari sangat dianjurkan.

Tidak harus olahraga berat. Aktivitas ringan seperti stretching, jalan santai, atau olahraga sederhana sudah cukup untuk membantu melancarkan peredaran darah.

Dengan tubuh yang aktif sejak pagi, energi pun cenderung lebih stabil sampai sore.

4. Sarapan yang Tepat

Sarapan adalah sumber energi awal untuk tubuh. Namun, yang terpenting bukan hanya sarapan, melainkan memilih menu yang tepat.

Pilih makanan yang mengandung protein, serat, dan karbohidrat yang cukup agar energi bertahan lebih lama.

Contohnya:

  • telur dan nasi
  • oatmeal
  • buah dan sumber protein

Hindari sarapan dengan gula berlebihan karena dapat membuat energi cepat naik tetapi juga cepat turun.

5. Tentukan Target Hari Itu

Rutinitas pagi bukan hanya tentang fisik, tetapi juga soal kesiapan mental. Menentukan target harian membantu pikiran lebih terarah.

Saat tahu apa yang harus dikerjakan, kita cenderung lebih fokus dan tidak mudah merasa kewalahan.

Tidak perlu membuat daftar terlalu panjang. Cukup tentukan 2–3 prioritas utama yang ingin diselesaikan hari itu.

Cara sederhana ini dapat membantu menjaga energi mental tetap stabil.

6. Hindari Begadang

Rutinitas pagi yang baik akan sulit memberikan hasil maksimal jika malam sebelumnya tidur terlalu larut.

Kurang tidur membuat tubuh sulit pulih dan menyebabkan rasa lelah berkepanjangan sepanjang hari.

Karena itu, kualitas pagi yang baik sebenarnya dimulai dari malam sebelumnya. Usahakan tidur cukup dan memiliki jam tidur yang konsisten.

Penutup

Menjaga tubuh tetap segar sampai sore bukan hanya soal bekerja lebih santai atau minum kopi lebih banyak. Semuanya berawal dari kebiasaan kecil yang dilakukan sejak pagi.

Mulailah dengan:

  • minum air putih
  • kena sinar matahari pagi
  • bergerak
  • sarapan sehat
  • menentukan target
  • tidur cukup

Kebiasaan sederhana ini mungkin terlihat sepele, tetapi jika dilakukan setiap hari, dampaknya bisa sangat besar bagi energi dan produktivitas Anda.

Dieng Caldera Race 2026 Kembali Digelar, Diikuti 2.000 Peserta

Dieng Caldera Race 2026 Kembali Digelar, Diikuti 2.000 Peserta

Wonosobo – Dieng Caldera Race 2026 kembali sukses diselenggarakan pada 19–21 Juni 2026. Ajang ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu event trail running paling bergengsi dan dinantikan di Indonesia.

Sebanyak 2.000 peserta dari dalam maupun luar negeri turut ambil bagian dalam perlombaan ini. Para peserta merasakan pengalaman berlari di kawasan Dataran Tinggi Dieng yang dikenal dengan panorama alam yang memukau serta lintasan yang menantang.

Pada penyelenggaraan tahun ini, peserta mengikuti empat kategori lomba, yaitu 10K, 25K, 45K, dan 85K. Setiap kategori menawarkan tantangan lintasan yang berbeda dengan suguhan keindahan alam khas Dieng.

Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama pelaksanaan. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, event ini juga menjadi wadah bagi komunitas lari sekaligus bagian dari penguatan ekosistem sport tourism nasional.

Puncak acara berlangsung pada Minggu, 21 Juni 2026 pukul 07.00 WIB dengan pelepasan peserta yang dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan sektor perbankan, Kementerian Pariwisata, pemerintah daerah, hingga pengelola kawasan strategis pariwisata.

Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara sektor perbankan, pemerintah, dan industri pariwisata dalam mendukung pengembangan sport tourism di Indonesia.

Dieng Caldera Race tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata serta ekonomi daerah melalui event berbasis olahraga.

Pecah Rekor! Sejarah Baru Timnas Futsal Indonesia Tembus Final Asia

Pecah Rekor! Sejarah Baru Timnas Futsal Indonesia Tembus Final Asia

 

Jakarta — Tim Nasional Futsal Indonesia mencetak sejarah baru di kancah Asia. Skuad Garuda sukses menundukkan Jepang dengan skor 5-3 pada laga semifinal Piala Asia Futsal 2026, sekaligus memastikan tiket ke partai final untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di ajang tersebut.

Pertandingan berlangsung sengit dan penuh drama. Indonesia tampil percaya diri sejak awal laga dan mampu menjaga intensitas permainan hingga peluit akhir dibunyikan. Kemenangan atas Jepang, yang dikenal sebagai salah satu raksasa futsal Asia, menjadi pencapaian besar bagi tim Merah Putih.

Hasil ini mengantarkan Indonesia ke final Piala Asia Futsal 2026, sebuah fase yang belum pernah diraih sebelumnya. Keberhasilan ini disambut antusias oleh publik pecinta olahraga Tanah Air, yang kini menaruh harapan besar pada Skuad Garuda.

Di partai puncak, Indonesia dijadwalkan menghadapi Iran, tim yang selama ini dikenal sebagai penguasa futsal Asia. Laga final tersebut diprediksi menjadi ujian terberat bagi Indonesia sekaligus peluang emas untuk mematahkan dominasi tim-tim tradisional dan menegaskan kebangkitan Indonesia sebagai kekuatan baru futsal Asia.