Ilmuwan Temukan Cara Produksi Protein Susu Sapi dari Tanaman

Ilmuwan Temukan Cara Produksi Protein Susu Sapi dari Tanaman

PARA peneliti berhasil membuat tanaman menghasilkan β-casein, salah satu protein utama dalam susu sapi, membuka peluang baru untuk memproduksi bahan baku susu tanpa bergantung pada peternakan. Temuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Plant Science dan dinilai dapat mendukung pengembangan protein susu yang lebih berkelanjutan.

Penelitian dipimpin oleh Oded Shoseyov dari Hebrew University of Jerusalem bersama perusahaan bioteknologi asal Selandia Baru, Miruku. Dalam studi tersebut, tim merekayasa biji tanaman Arabidopsis agar mampu memproduksi β-casein sapi. Mereka kemudian mengarahkan protein tersebut ke berbagai kompartemen di dalam sel untuk mengetahui lokasi penyimpanan yang paling efektif.

Di luar dugaan, protein susu itu tidak tersimpan di vakuola penyimpanan seperti yang diperkirakan sebelumnya. Hasil pengamatan menggunakan mikroskop elektron menunjukkan β-casein justru membentuk struktur kaya protein yang menyerupai misel kasein alami dan berkumpul di sekitar badan minyak kecil di dalam sel biji tanaman. Struktur tersebut tetap terbentuk tanpa mengganggu proses perkecambahan biji.

Penemuan ini menunjukkan tanaman kemungkinan memiliki mekanisme penyimpanan protein kompleks yang sebelumnya belum pernah diketahui. Selain itu, tanaman dengan hasil terbaik mampu menghasilkan β-casein sekitar 1,26 persen dari total protein biji yang larut, angka yang lebih tinggi dibandingkan banyak penelitian terdahulu yang mencoba memproduksi kasein menggunakan tanaman.

“Salah satu hal paling menarik dalam sains adalah ketika alam memberikan kejutan kepada kita,” kata Shoseyov, dikutip dari laporan Earth, 19 Juli 2026. “Kami awalnya ingin mengirim protein itu ke satu lokasi tertentu di dalam sel, tapi justru menemukan bahwa tanaman secara efektif menciptakan sistem penyimpanannya sendiri.”

Ia menambahkan, “Memahami perilaku yang tidak terduga ini memberi kami wawasan berharga tentang bagaimana tanaman menangani protein kompleks dan dapat membantu kami merekayasa sistem yang lebih efisien untuk memproduksi protein susu berkelanjutan di masa depan.”

Menurut para peneliti, temuan tersebut tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan alternatif produk susu, tapi juga dapat diterapkan dalam bidang plant molecular farming, yakni pemanfaatan tanaman sebagai penghasil protein bernilai tinggi untuk pangan, nutrisi, hingga obat-obatan. Dengan memahami cara protein rekombinan tersimpan secara alami di dalam sel tanaman, proses produksi berpotensi menjadi lebih efisien, biaya pemurnian dapat ditekan, dan hasil protein yang diperoleh bisa meningkat.

Sebagai langkah lanjutan, tim peneliti juga telah berhasil menerapkan teknologi yang sama pada tanaman safflower, tidak lagi hanya pada tanaman model Arabidopsis. Safflower dipilih karena merupakan tanaman penghasil minyak yang tahan terhadap iklim panas dan lahan kering, sehingga dinilai lebih berpotensi untuk dikembangkan dalam skala besar seiring meningkatnya kebutuhan akan sumber protein yang lebih ramah lingkungan.

Sumber : https://www.tempo.co/sains/ilmuwan-temukan-cara-produksi-protein-susu-sapi-dari-tanaman-2277169

Dari MPLS Ramah Menuju Ekosistem Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Dari MPLS Ramah Menuju Ekosistem Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Pekan ini, jutaan murid memasuki lingkungan pendidikan yang baru. Sekolah di berbagai wilayah Indonesia memulai Tahun Ajaran 2026/2027 melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS Ramah.

Bagi sekolah, MPLS mungkin merupakan agenda rutin. Namun, bagi murid baru, hari pertama sekolah merupakan pengalaman penting yang dapat menentukan cara mereka memandang lingkungan belajar.

Mereka datang dengan rasa gembira, penasaran, cemas, bahkan mungkin takut. Karena itu, yang paling mereka ingat bukan hanya susunan acara atau materi yang diberikan, melainkan bagaimana sekolah memperlakukan mereka.

Apakah mereka disambut dengan senyum? Apakah mereka diberi ruang untuk bertanyah? Apakah mereka akan merasa diterima? Pertanyaan tersebut menunjukkan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan gedung, tata tertib, dan warga sekolah. MPLS adalah kesan pertama tentang wajah pendidikan.

Lebih dari Sekadar Orientasi

Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 menegaskan bahwa MPLS merupakan kegiatan pertama bagi murid baru untuk menumbuhkan dan memperkuat karakter serta profil lulusan.

Kegiatan ini mencakup pengenalan potensi diri, warga sekolah, kurikulum, dan lingkungan belajar. Rumusan tersebut membawa perubahan penting. Pengenalan tidak lagi berlangsung satu arah. Bukan hanya murid yang harus mengenal sekolah, tetapi sekolah juga perlu mengenali murid.

Setiap anak datang dengan latar belakang, kemampuan, minat, kondisi fisik, kesiapan psikologis, dan pengalaman belajar yang berbeda.

Karena itu, MPLS perlu menjadi kesempatan bagi guru untuk memperoleh gambaran awal mengenai kebutuhan dan potensi murid. MPLS bukan ruang untuk menguji ketahanan murid menghadapi tekanan. MPLS adalah proses adaptasi agar murid merasa aman, memahami lingkungan baru, serta memiliki keberanian untuk belajar dan berkembang.

Makna “RAMAH”

Kata “ramah” tidak boleh berhenti sebagai slogan atau tulisan pada spanduk. Ramah juga bukan sekadar penyambutan meriah di gerbang sekolah. Makna ramah harus merujuk pada Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

Peraturan tersebut menegaskan pentingnya perlindungan fisik, kesejahteraan psikologis, keamanan sosial dan budaya, pemenuhan kebutuhan spiritual, serta keadaban dan keamanan digital.

Dengan demikian, MPLS Ramah bukan MPLS tanpa aturan. Sekolah tetap perlu mengenalkan kedisiplinan, tanggung jawab, etika, dan budaya belajar.

Namun, semua itu harus dibangun melalui keteladanan, pembiasaan, dialog, dan kesadaran, bukan melalui ketakutan. Disiplin tidak perlu ditanamkan dengan mempermalukan. Ketertiban tidak harus dibangun dengan bentakan. Karakter tidak tumbuh melalui intimidasi.

Di sinilah perubahan dari budaya senioritas menuju budaya pendampingan menjadi penting. Kakak kelas seharusnya hadir sebagai sahabat yang membantu murid baru beradaptasi, bukan sebagai pihak yang merasa memiliki kuasa. Tanggung jawab utama MPLS tetap berada pada kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan.

Menghindari Seremonialisme

Tantangan MPLS Ramah bukan hanya menghapus perpeloncoan. Sekolah juga perlu menghindari kegiatan yang terlalu seremonial, padat, dan tidak bermakna. MPLS dapat saja berlangsung tanpa kekerasan, tetapi tetap melelahkan apabila dipenuhi ceramah panjang, jadwal yang padat, serta materi yang tidak memberi ruang bagi murid untuk berinteraksi dan bereksplorasi.

Keberhasilan MPLS tidak ditentukan oleh kemegahan pembukaan, banyaknya narasumber, atau ramainya publikasi media sosial. Ukuran utamanya adalah pengalaman yang dirasakan murid.

Apakah mereka mulai mengenal teman dan gurunya? Apakah mereka mengetahui kepada siapa harus meminta bantuan? Apakah mereka memahami budaya belajar di sekolah? Apakah mereka merasa aman untuk berbicara dan bertanya?

Materi seperti Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH), Pagi Ceria, etika dan adab bermedia sosial, serta budaya senyum, salam, sapa, sopan, dan santun juga tidak cukup disampaikan sebagai hafalan.

Semua itu harus terlihat dalam perilaku nyata warga sekolah. Kesantunan tidak hanya diajarkan, tetapi dicontohkan. Kebiasaan baik tidak hanya diterangkan, tetapi dipraktikkan. Keramahan tidak hanya ditampilkan selama MPLS, tetapi dijaga sepanjang tahun.

Ujian Dimulai Setelah MPLS

MPLS berlangsung selama lima hari. Namun, budaya sekolah dibangun setiap hari. Karena itu, keberhasilan MPLS tidak cukup dinilai dari tidak adanya perpeloncoan pada minggu pertama. Ukuran yang lebih penting adalah apakah keramahan tetap hadir setelah kegiatan berakhir.

Sekolah ramah diuji ketika ada murid yang terlambat, mengalami kesulitan belajar, berbuat kesalahan, menghadapi konflik dengan teman, atau sedang memiliki masalah keluarga. Pada situasi seperti itulah cara sekolah memperlakukan murid menunjukkan budaya yang sesungguhnya.

Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 menekankan pentingnya deteksi dini, kanal pengaduan, pendampingan psikososial, kesepakatan kelas, serta keterlibatan murid dan orang tua. Artinya, MPLS harus dilanjutkan dengan sistem pendampingan yang nyata.

Guru perlu mengenal muridnya. Wali kelas perlu membangun komunikasi dengan keluarga. Murid harus mengetahui ruang aman untuk menyampaikan masalah. Sekolah juga harus memastikan setiap laporan ditangani secara mendidik, adil, dan menjaga martabat semua pihak.

Pendidikan Bermutu Dimulai dari Rasa Aman

Pendidikan bermutu tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, teknologi, fasilitas, dan hasil asesmen. Mutu pendidikan juga ditentukan oleh kualitas hubungan yang terjadi di sekolah. Murid akan sulit belajar secara optimal apabila merasa takut, tidak dihargai, atau tidak ada rasa memiliki terhadap sekolah.

Sebaliknya, ketika merasa aman dan diterima, mereka akan lebih berani bertanya, mencoba, menyampaikan pendapat, dan belajar dari kesalahan. Rasa aman bukan pelengkap pembelajaran. Rasa aman adalah salah satu syarat utama agar pembelajaran dapat berlangsung secara bermakna dan menggembirakan.

MPLS Ramah juga mencerminkan pendidikan inklusif. Setiap anak, apa pun kondisi fisik, kemampuan, latar belakang sosial, agama, budaya, bahasa, maupun keadaan ekonominya, berhak memperoleh pengalaman awal sekolah yang memuliakan. Sekolah tentu tidak dapat bekerja sendiri.

Orang tua perlu membangun komunikasi terbuka dengan guru. Pemerintah daerah perlu melakukan pendampingan dan pengawasan. Masyarakat perlu membantu menjaga lingkungan sekolah, serta media menyebarluaskan edukasi dan praktik baik pendidikan. Semua pihak memiliki peran dalam membangun budaya sekolah aman dan nyaman.

MPLS Ramah 2026 perlu menjadi titik awal untuk meninggalkan anggapan bahwa tekanan, penghinaan, dan senioritas diperlukan untuk membentuk mental murid. Ketangguhan tidak tumbuh karena seseorang direndahkan.

Karakter justru berkembang melalui keteladanan, tanggung jawab, pembiasaan, dan penghargaan terhadap martabat manusia. MPLS mungkin berakhir setelah lima hari. Namun, semangatnya harus hidup sepanjang tahun.

Ketika keramahan menjadi kebiasaan, rasa aman menjadi budaya, dan setiap murid diperlakukan sebagai pribadi yang berharga, MPLS menjadi langkah awal untuk mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.

Sumber : https://kumparan.com/sam-teknodik/dari-mpls-ramah-menuju-ekosistem-budaya-sekolah-aman-dan-nyaman-27oHd2ECzHK

Ini 5 Tanda Anak Cemburu pada Adik Baru dan Cara Menanganinya

Ini 5 Tanda Anak Cemburu pada Adik Baru dan Cara Menanganinya

Jakarta, CNN Indonesia — Ada yang harus diperhatikan oleh orang tua ketika baru saja memiliki anak kedua dan seterusnya. Ada sosok kakak yang bisa saja mengalami kecemburuan, apalagi jika jarak usianya tak terlalu jauh dari adik bayi yang baru lahir.

Namun sering kali kecemburuan anak tak terlihat secara langsung, seperti bersikap lebih agresif atau memusuhi adik. Ada pula anak yang cenderung lebih menarik diri dan murung.

Tanda anak cemburu pada adik baru

Orang tua perlu tahu apa saja tanda anak cemburu pada adik baru agar bisa meresponsnya dengan tepat. Berikut ini beberapa tanda yang perlu diperhatikan orang tua:

1. Perilaku regresif
Kecemburuan kakak terhadap adik baru tidak selalu berupa sikap agresif, melainkan perilaku regresif. Mengutip Living Textiles, hal ini sering terjadi pada anak yang masih berusia balita dan umurnya tak terpaut jauh dari adik bayi.

Karena merasa terancam oleh “persaingan” untuk mendapatkan perhatian orang tua, anak bisa kembali berperilaku seperti bayi, seperti bicara layaknya bayi hingga tantrum.

2. Menunjukkan ketidakpedulian pada adik
Kecemburuan juga bisa terlihat dari sikap tidak peduli yang diperlihatkan sang kakak. Ketimbang turut menyambut adik bayi yang baru lahir, ia lebih merasa tersisih.

Anak pun lebih sering menyalahkan adik bayi karena mencuri perhatian orang tua atau menganggapnya bukan bagian dari keluarga.

3. Menuntut perhatian Anda
Sumber kecemburuan anak terhadap adik baru sebenarnya satu, yakni perhatian Anda yang berkurang terhadapnya karena sibuk mengurus bayi.

Inilah mengapa anak cenderung mencari cara agar perhatian itu kembali kepadanya. Mulai dari mengganggu, membuat suara keras, hingga merusak barang.

4. Merebut mainan dari bayi
Tak hanya mengganggu orang tua, anak yang cemburu juga bisa mengganggu adik barunya. Salah satu caranya, dengan merebut mainan dari bayi.

“Bayi yang baru lahir mendapat mainan baru, pakaian, dan perhatian ekstra, sedangkan anak yang lebih besar diberikan tugas dan aturan. Mereka tidak mengerti mengapa hal-hal terasa tidak adil, yang dapat menyebabkan rasa kesal,” kata Analis Perilaku Emily Groben, seperti dilansir laman Cradle Wise.

5. Sulit membuat pilihan sederhana
Masih dalam rangka mencari perhatian orang tua, anak yang cemburu pada adiknya juga cenderung sulit membuat pilihan sederhana. Misalnya, dalam memilih camilan atau mainan.
Hal ini akan membuat orang tua turun tangan untuk membantu. Menurut Groben, logika di balik perilaku ini, yaitu mendapatkan perhatian negatif masih lebih baik ketimbang tidak dapat perhatian sama sekali.

“Jika seorang anak merasa diabaikan, mereka mungkin mencari perhatian dengan cara yang tidak membantu,” ucapnya.

Cara menghadapi anak yang cemburu pada adiknya

Jika Anda memperhatikan munculnya tanda-tanda ini pada anak pertama atau anak yang lebih tua, tak perlu panik. Ada cara sederhana untuk membantunya transisi menjadi seorang kakak.

Kasih sayang dan kesabaran Anda sebagai orang tua tetap dibutuhkan, sehingga bisa menciptakan hubungan yang positif juga bagi anak-anak ke depannya.

Menurut laman Parents, berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menangani kecemburuan anak pada adik baru:

  • Jangan mencoba “memperbaiki” emosi negatif anak. Sebaliknya, cobalah untuk memahami dan menerimanya.
  • Dorong anak untuk turut serta merawat bayi. Memberi tugas tersebut kepada anak bisa membuat mereka merasa terhubung dengan adik baru. Tugasnya pun sederhana, seperti mengambil popok atau memilihkan pakaian untuk adik.
  • Beri pujian setiap kali anak bersikap manis dan baik kepada adik bayi. Ia pun akan mengulangi tindakan tersebut.
  • Pahami bahwa menyesuaikan diri dengan bayi baru merupakan proses yang berkelanjutan. Jika Anda tidak yakin apa yang harus dilakukan, konsultasilah dengan teman yang berpengalaman, dokter anak, atau psikolog.
  • Bantu anak melihat hal-hal baik tentang memiliki adik. Misalnya, mereka dapat mengajarkan berbagai hal kepada saudara kandung mereka, dan mereka akan selalu saling menyayangi.

Itu dia beberapa tanda yang perlu diperhatikan pada anak yang alami kecemburuan terhadap adik bayi yang baru lahir dan cara menanganinya. Orang tua perlu mengidentifikasinya sejak dini agar bisa menciptakan keharmonisan antara kakak-adik.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260707174146-284-1377981/ini-5-tanda-anak-cemburu-pada-adik-baru-dan-cara-menanganinya

Lamine Yamal dan Amalan Doa Al-Baqarah Ayat 286

Lamine Yamal dan Amalan Doa Al-Baqarah Ayat 286

Di balik kesuksesan Lamine Yamal membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026, ada satu momen yang menyentuh perhatian publik dunia. Sesaat setelah peluit panjang final dibunyikan, ketika sebagian pemain masih larut dalam euforia dan ketegangan, Yamal justru memilih berlutut dan memanjatkan doa.

Momen itu menjadi viral karena terjadi di tengah suasana yang masih memanas. Beberapa pemain Argentina tampak meluapkan kekecewaan, bahkan sempat terjadi adu argumen antara Leandro Paredes dan Gavi. Namun, Yamal terlihat tenang, mengangkat kedua telapak tangannya untuk berdoa sebelum akhirnya bergabung merayakan gelar juara bersama rekan-rekannya.

Bagi sebagian orang, aksi tersebut mungkin hanya bentuk rasa syukur. Namun bagi Yamal, berdoa merupakan kebiasaan yang telah ia lakukan sejak kecil, berkat nasihat sang nenek, Fatima.

Doa yang Diajarkan Sang Nenek

Dalam sebuah wawancara dengan televisi Maroko Le7tv pada 2024, Fatima menceritakan bahwa ia selalu mengingatkan cucunya agar tidak pernah melupakan doa sebelum memasuki lapangan.

“Aku selalu berkata kepadanya sebelum pertandingan, ‘Ya Rabb, berilah aku taufik (keberhasilan) dan tolonglah aku menghadapi segala kesulitan yang ada di hadapanku’,” tuturnya.

Fatima juga mengaku tak pernah berhenti mendoakan agar cucunya selalu berada dalam perlindungan Allah SWT, diberi petunjuk, serta dijauhkan dari keburukan.

Meski doa yang diucapkan Yamal sebelum bertanding tidak pernah dipublikasikan secara utuh, banyak warganet kemudian mengaitkannya dengan doa yang terdapat pada penghujung Surah Al-Baqarah ayat 286, salah satu doa yang paling sering diamalkan umat Islam.

Doa Penutup Surah Al-Baqarah

Ayat terakhir Surah Al-Baqarah tidak hanya memuat prinsip bahwa Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai kemampuannya, tetapi juga berisi doa yang sangat agung.

Allah SWT berfirman:

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنتَ مَوْلَانَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Artinya:

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah Pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.” (QS. Al-Baqarah: 286)

Ayat ini menjadi doa yang mengandung permohonan ampun, rahmat, kemudahan, kekuatan menghadapi ujian, serta pertolongan dari Allah SWT.

Keutamaan Al-Baqarah Ayat 286

Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa membaca dua ayat terakhir Surah Al-Baqarah pada malam hari, maka kedua ayat itu akan mencukupinya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Para ulama menjelaskan bahwa “mencukupi” dalam hadis tersebut mencakup perlindungan dari berbagai keburukan, kecukupan pahala, hingga ketenangan hati bagi orang yang membacanya dengan penuh keimanan.

Karena itu, dua ayat terakhir Surah Al-Baqarah menjadi salah satu bacaan yang dianjurkan untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika menghadapi tekanan, kesulitan, maupun ujian hidup.

Menjadikan Doa sebagai Sumber Ketenangan

Bagi seorang atlet, tekanan tidak hanya datang dari lawan di lapangan, tetapi juga dari ekspektasi jutaan pendukung, sorotan media, hingga beban membawa nama negara.

Momen yang diperlihatkan Lamine Yamal usai final Piala Dunia 2026 menjadi pengingat bahwa di balik kerja keras dan kemampuan, seorang Muslim tetap diajarkan untuk menggantungkan harapan kepada Allah SWT.

Sumber : https://mozaik.inilah.com/news/lamine-yamal-dan-amalan-doa-al-baqarah-ayat-286

Inilah Alasan Barang Gunaan Wajib Bersertifikat Halal Mulai Oktober 2026

Inilah Alasan Barang Gunaan Wajib Bersertifikat Halal Mulai Oktober 2026

Perbincangan mengenai sertifikasi halal selama ini hampir selalu identik dengan makanan dan minuman.

Padahal, memasuki 17 Oktober 2026, cakupan kewajiban sertifikasi halal akan meluas ke sejumlah kategori barang gunaan, mulai dari pakaian, alat masak, botol minum, alat tulis, perlengkapan ibadah, hingga berbagai produk yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Perluasan ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Mengapa barang yang tidak dikonsumsi juga harus bersertifikat halal? Apakah kebijakan tersebut sekadar mengikuti perkembangan industri halal global, atau memang memiliki landasan syariat dan pertimbangan ilmiah yang kuat?

Di balik kebijakan tersebut, terdapat satu aspek yang selama ini jarang menjadi perhatian publik, yakni potensi kontaminasi unsur najis dalam rantai produksi industri barang gunaan.

Inilah alasan strategis yang menjadi dasar lahirnya kebijakan sertifikasi halal pada kelompok produk tersebut.

Mengutip Jurnal Halal LPPOM, sertifikasi halal pada barang gunaan bukan sekadar mengikuti perkembangan pasar.

Kebijakan ini lahir sebagai upaya menjaga kehalalan produk dari potensi kontaminasi najis sepanjang proses produksi hingga digunakan oleh konsumen, sehingga memberikan kepastian dan ketenangan bagi umat Islam dalam menjalankan syariat.

Perspektif tersebut menunjukkan konsep halal tidak berhenti pada makanan yang masuk ke dalam tubuh manusia.

Dalam ajaran Islam, menjaga diri dari najis merupakan bagian dari kesempurnaan ibadah. Karena itu, suatu produk dinilai bukan hanya dari fungsi akhirnya, tetapi juga dari seluruh proses pembuatannya.

Dalam Islam, konsep halal tidak hanya berkaitan dengan apa yang dikonsumsi, tetapi juga mencakup upaya menjaga diri dari najis.

Karena itu, kehalalan suatu produk tidak dapat dipisahkan dari proses produksi, bahan yang digunakan, hingga kemungkinan terjadinya kontaminasi selama proses pengolahan.

Kontaminasi yang tak Terlihat

Salah satu isu yang selama ini kurang dipahami masyarakat adalah penggunaan bahan turunan hewan dalam industri manufaktur modern.

Banyak orang mengira persoalan halal hanya berkaitan dengan bahan makanan, padahal sejumlah komponen industri juga berpotensi menggunakan material yang berasal dari unsur haram atau najis.

Dalam fiqih, najis dibagi menjadi tiga kategori, yakni najis ringan (mukhaffafah), najis sedang (mutawassithah), dan najis berat (mughalladhah). Masing-masing memiliki tata cara penyucian yang berbeda.

Najis berat, seperti babi, anjing, dan turunannya, menjadi salah satu perhatian dalam proses produksi barang gunaan.

Pasalnya, bahan turunan babi dapat ditemukan pada berbagai komponen industri, seperti gelatin, enzim, lemak, hingga senyawa kimia yang digunakan dalam pelumas mesin, bahan plastik, pewarna tekstil, maupun perekat.

Kondisi ini membuka kemungkinan terjadinya kontaminasi pada barang yang digunakan sehari-hari.

Artinya, persoalan halal pada barang gunaan bukan semata-mata melihat apakah produk tersebut mengandung bahan haram sebagai komponen utama.

Hal yang menjadi perhatian adalah seluruh mata rantai produksi, termasuk bahan penolong, pelumas mesin, perekat, hingga fasilitas produksi yang digunakan.

Karena itu, sertifikasi halal pada barang gunaan tidak hanya berfokus pada bahan utama produk, tetapi juga mencakup penelusuran asal bahan, bahan penolong, fasilitas produksi, serta penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH).

Seluruh tahapan tersebut bertujuan memastikan produk yang digunakan masyarakat bebas dari unsur najis dan memenuhi ketentuan halal.

Tidak Semua Barang Wajib Bersertifikat Halal

Di tengah berkembangnya berbagai informasi di media sosial, muncul anggapan seluruh produk nantinya harus memiliki sertifikat halal. Padahal, ketentuan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 741 Tahun 2021 yang kemudian disempurnakan dengan KMA Nomor 944 Tahun 2024 telah menetapkan secara spesifik kelompok barang gunaan yang wajib memiliki sertifikat halal.

Kelompok tersebut meliputi sandang, penutup kepala, aksesori, peralatan rumah tangga, alat kesehatan, perlengkapan ibadah, alat tulis kantor, kemasan produk, serta bahan penyusun barang gunaan.

Sebaliknya, produk di luar kelompok tersebut, seperti kendaraan maupun peralatan pertukangan, tidak termasuk kategori wajib bersertifikat halal selama tidak berkaitan langsung dengan kebutuhan konsumsi maupun penggunaan yang bersentuhan dengan kepentingan umat.

Dengan demikian, kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk mewajibkan seluruh barang memiliki sertifikat halal, melainkan diterapkan pada kelompok produk yang telah ditetapkan dalam regulasi.

Momentum Besar Industri Halal Nasional

Batas waktu implementasi pada 17 Oktober 2026 menjadi tonggak penting bagi industri halal Indonesia.

Pada tanggal yang sama, kewajiban sertifikasi halal juga mulai berlaku bagi sejumlah kategori lain, seperti kosmetik, sebagian jenis obat, produk impor, serta produk usaha mikro dan kecil (UMK).

Bagi pelaku usaha, momentum ini bukan hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap regulasi.

Sertifikasi halal juga menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, memperkuat daya saing produk, sekaligus membuka akses menuju pasar halal global yang nilainya terus bertumbuh dari tahun ke tahun.

Di sisi lain, bagi masyarakat, sertifikasi halal pada barang gunaan memberikan kepastian bahwa produk yang digunakan sehari-hari telah melalui proses pemeriksaan yang mempertimbangkan aspek bahan, proses produksi, hingga potensi kontaminasi najis.

Dengan demikian, kebijakan tersebut tidak sekadar menghadirkan label halal, melainkan membangun ekosistem industri yang memberikan jaminan kepastian hukum, perlindungan konsumen, sekaligus ketenangan dalam menjalankan syariat Islam.

Sumber : https://mozaik.inilah.com/halal-living/inilah-alasan-barang-gunaan-wajib-bersertifikat-halal-mulai-oktober-2026

VASA Hotel Surabaya Hadirkan AYCE Gochisō Yakiniku Grill, Nikmati Yakiniku Premium Mulai Rp498 Ribu

VASA Hotel Surabaya Hadirkan AYCE Gochisō Yakiniku Grill, Nikmati Yakiniku Premium Mulai Rp498 Ribu

Surabaya (beritajatim.com) – VASA Hotel Surabaya menghadirkan pengalaman kuliner baru melalui promo All You Can Eat (AYCE) Gochisō Yakiniku Grill di Nagano Restaurant. Mengusung konsep panggangan ala Jepang, program ini menawarkan beragam pilihan daging premium dan hidangan khas Negeri Sakura dalam suasana restoran yang modern.

Konsep gochisō, yang berarti jamuan istimewa, menjadi tema utama dalam promo tersebut. Para tamu dapat memanggang sendiri berbagai pilihan daging sapi, ayam, hingga makanan laut segar sesuai selera.

General Manager VASA Hotel Surabaya, Eko Setiawan Winarto, mengatakan program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman bersantap yang menggabungkan kualitas bahan baku, kenyamanan, serta pelayanan khas hotel berbintang.

“Kami menghadirkan pengalaman yakiniku yang memadukan kualitas bahan, kenyamanan, dan standar layanan hotel kami,” ujar Eko Setiawan Winarto, Senin (20/7/2026).

Selain menu utama berupa yakiniku, pengunjung juga dapat menikmati beragam hidangan pendamping. Pilihan menu meliputi sushi, sashimi, tempura, mi ramen, hingga aneka hidangan penutup yang melengkapi pengalaman makan sepuasnya.

Menurut Eko, bersantap bersama bukan hanya soal menikmati makanan, tetapi juga menciptakan momen kebersamaan yang berkesan.

“Bersantap bukan hanya tentang mencicipi makanan. Ini juga tentang ruang untuk menciptakan momen kebersamaan yang berkesan bagi setiap tamu,” katanya.

Nagano Restaurant juga mengusung desain interior bernuansa Jepang modern yang dirancang untuk menghadirkan suasana nyaman. Konsep tersebut dinilai cocok untuk berbagai kesempatan, mulai dari makan siang bersama rekan kerja hingga perayaan bersama keluarga.

Promo Gochisō Yakiniku Grill ditawarkan dengan harga mulai Rp498.000++ per orang. Penawaran ini tersedia setiap Jumat malam, Sabtu sepanjang hari, serta Minggu siang.

Manajemen VASA Hotel Surabaya juga memberikan berbagai keuntungan tambahan berupa diskon hingga 30 persen bagi pemegang kartu bank mitra. Potongan harga serupa juga dapat dinikmati oleh anggota VASA Privilege serta tamu yang menginap di hotel.

Sumber : https://beritajatim.com/vasa-hotel-surabaya-hadirkan-ayce-gochiso-yakiniku-grill-nikmati-yakiniku-premium-mulai-rp498-ribu

Kemenperin Percepat Hilirisasi Singkong Perkuat Industri Pangan Nasional

Kemenperin Percepat Hilirisasi Singkong Perkuat Industri Pangan Nasional

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mempercepat hilirisasi komoditas berbasis agro sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya lokal sekaligus memperkuat daya saing industri pangan nasional.

Salah satu komoditas yang menjadi prioritas adalah singkong yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai ekonomi tinggi, mulai dari tepung tapioka, Modified Cassava Flour (MOCAF), pati termodifikasi, glukosa, sorbitol hingga beragam produk turunan lainnya yang dibutuhkan sektor industri.

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza mengatakan, hilirisasi singkong memiliki peran penting dalam mendukung agenda penganekaragaman pangan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal.

“Hilirisasi dan penganekaragaman pangan bukanlah dua agenda yang berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling melengkapi dalam mewujudkan industri pangan nasional yang lebih tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan,” kata Faisol, dikutip dari siaran persnya, Sabtu, 18 Juli 2026.

Menurut Faisol, pemerintah telah menyiapkan berbagai kebijakan strategis untuk memastikan hilirisasi singkong berjalan secara optimal.

“Sudah ada kebijakan yang menjadi instrumen penting untuk melindungi industri singkong nasional sekaligus menjaga keberlangsungan pasokan bahan baku bagi industri pengolahan di dalam negeri,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat perlindungan industri singkong melalui penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) serta mekanisme persetujuan impor berbasis pertimbangan teknis.

Berbagai kebijakan tersebut dirancang dengan pendekatan keterkaitan hulu-hilir (backward dan forward linkages) sehingga mampu menciptakan rantai nilai industri yang lebih kuat serta memanfaatkan keunggulan komparatif daerah melalui pengembangan kawasan sentra produksi pangan.

“Regulasi yang baik harus diikuti dengan peningkatan kapasitas industri. Oleh karena itu, kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi produksi modern menjadi faktor penting untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing industri pangan nasional,” pungkas Faisol.

Sumber : https://ekonomi.tvrinews.com/berita/tjy4gul-kemenperin-percepat-hilirisasi-singkong-perkuat-industri-pangan-nasional

8 Cara Mengenali Orang dengan IQ Rendah, Ada di Sekitarmu?

8 Cara Mengenali Orang dengan IQ Rendah, Ada di Sekitarmu?

Jakarta, CNN Indonesia — Ada beberapa cara mengenali orang dengan IQ rendah. Cara seseorang berpikir bisa terlihat dari perilaku dan pengambilan keputusannya sehari-hari.

Adapun IQ atau intelligence quotient sering digunakan untuk menggambarkan kemampuan berpikir seseorang. Meski begitu, penting untuk dipahami IQ bukan satu-satunya ukuran kecerdasan dan tidak bisa menentukan nilai seseorang secara utuh.

Oleh karena itu, pembahasan tentang cara mengenali orang dengan IQ rendah sebaiknya dipahami sebagai gambaran umum, bukan label mutlak.

Kalau kamu penasaran, ada beberapa cara mengenali orang dengan IQ rendah dari perilakunya dalam keseharian:

1. Kurang rasa ingin tahu

Salah satu cara mengenali orang dengan IQ rendah, yaitu melihat tingkat rasa ingin tahunya. Ia cenderung tidak tertarik mempelajari hal baru atau menggali topik lebih dalam.

Mengutip Your Tango, pengetahuan yang dimiliki sering kali hanya di permukaan tanpa keinginan memahami sebab atau konteks lebih luas. Akibatnya, cara pandangnya juga bisa menjadi lebih sempit.

2. Melihat dunia secara hitam-putih

Orang dengan kemampuan berpikir yang terbatas, sering memandang segala sesuatu secara mutlak, misalnya benar atau salah, tanpa ruang abu-abu. Ia kerap menggunakan kata-kata seperti “selalu”, “tidak pernah”, atau “mustahil.”

Pola pikir seperti ini membuatnya sulit menerima kenyataan bahwa banyak situasi dalam hidup bersifat kompleks.

3. Sulit mengubah pendapat

Ciri berikutnya, keras kepala dalam mempertahankan opini. Bahkan saat diberi informasi baru yang lebih akurat, ia tetap enggan mengubah sudut pandang. Hal ini menunjukkan kurangnya fleksibilitas kognitif atau kemampuan untuk terbuka terhadap ide lain.

4. Terlalu fokus pada diri sendiri

Kemampuan memahami sudut pandang orang lain membutuhkan kecerdasan kognitif sekaligus emosional. Orang yang kesulitan dalam hal ini cenderung lebih fokus pada kebutuhan dan pengalamannya sendiri.

Ia mungkin sulit mengerti mengapa orang lain berpikir berbeda atau membutuhkan bantuan. Sikap minim empati ini sering muncul dalam interaksi sosial.

5. Keterampilan bahasa terbatas

Cara mengenali orang dengan IQ rendah juga bisa dilihat dari kemampuan berbahasanya. Mengutip Housely, orang ini cenderung kesulitan menyampaikan ide secara jelas, baik dari sisi pilihan kata maupun susunan kalimat.

Memahami instruksi yang rumit atau pembicaraan yang kompleks pun bisa terasa sulit bagi mereka. Akibatnya, komunikasi sering tidak nyambung atau menimbulkan salah paham.

6. Sulit menerima kritik

Menerima kritik dari orang lain membutuhkan kemampuan berpikir terbuka dan kesiapan mengevaluasi diri.

Orang yang mudah defensif, marah, atau langsung menolak masukan bisa sulit memproses umpan balik. Mereka cenderung melihat kritik sebagai serangan, bukan peluang untuk berkembang.

7. Pesimistis dan mudah kehilangan motivasi

Saat menghadapi kegagalan, sebagian orang mampu bangkit dan belajar dari kesalahan. Namun, ada juga yang langsung merasa semuanya sia-sia lalu kehilangan semangat.

Sikap pesimis berlebihan dan sulit beradaptasi setelah mengalami hambatan sering dikaitkan dengan kemampuan problem solving yang rendah.

8. Sering bicara tidak pada tempatnya

Mengucapkan hal yang salah di waktu yang salah juga bisa menjadi tanda kurangnya kemampuan menyaring pikiran sebelum berbicara. Orang seperti ini kerap melontarkan komentar yang tidak sensitif, tidak sesuai situasi, atau menyinggung orang lain tanpa sadar.

Selain menunjukkan impulsivitas, kebiasaan ini juga menandakan lemahnya pemahaman konteks sosial.

Memahami cara mengenali orang dengan IQ rendah bisa membantu kita membaca pola perilaku tertentu, tetapi tetap harus dilakukan dengan hati-hati. IQ bukan satu-satunya ukuran kecerdasan, apalagi nilai seseorang sebagai manusia.

Ada banyak orang yang mungkin lemah dalam aspek akademik, tetapi unggul dalam empati, kerja keras, atau kreativitas. Oleh karena itu, lebih baik melihat ciri-ciri ini sebagai bahan refleksi dan pemahaman, bukan alat untuk merendahkan orang lain.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260713095951-284-1380011/8-cara-mengenali-orang-dengan-iq-rendah-ada-di-sekitarmu

Bukan soal Galak atau Ditakuti, Ini 7 Ciri Orang Berwibawa

Bukan soal Galak atau Ditakuti, Ini 7 Ciri Orang Berwibawa

Jakarta, CNN Indonesia — Orang yang berwibawa tak perlu meninggikan suara atau bersikap keras untuk membuat orang lain segan.

Ada sesuatu dari cara mereka berbicara, bersikap, hingga memperlakukan orang lain yang memunculkan rasa hormat secara alami.

Kewibawaan bukan sekadar soal jabatan atau penampilan. Berbagai studi menunjukkan bahwa wibawa lebih banyak dibangun melalui cara seseorang membawa diri dan berinteraksi dengan orang lain secara konsisten.

Lantas seperti apa ciri orang yang berwibawa?

1. Tetap tenang saat berada di bawah tekanan

Situasi sulit sering kali menjadi momen yang menunjukkan kualitas seseorang. Orang yang berwibawa umumnya tidak mudah panik atau terbawa emosi ketika menghadapi masalah.

Melansir studi Personality and Individual Differences, kemampuan tetap tenang saat berada di bawah tekanan (grace under pressure) merupakan salah satu komponen utama gravitas, yakni kualitas yang membuat seseorang lebih dipercaya dan dihormati.

Sikap tenang juga membantu mereka mengambil keputusan dengan lebih jernih tanpa terburu-buru.

2. Berbicara jelas dan percaya diri

Orang berwibawa tidak selalu menjadi pembicara paling banyak, tetapi mereka tahu cara menyampaikan pendapat secara jelas dan lugas.

Seseorang akan lebih mudah dipersepsikan memiliki wibawa ketika mampu berbicara dengan percaya diri, tidak bertele-tele, dan membuat lawan bicara merasa dihargai. Fokusnya bukan mendominasi percakapan, melainkan menyampaikan pesan secara efektif.

3. Ucapan dan tindakannya sejalan

Kepercayaan sulit dibangun jika seseorang sering berkata satu hal tetapi melakukan hal lain. Mengutip studi dari Personality and Individual Differences, integritas menjadi salah satu fondasi utama kewibawaan.

Orang cenderung lebih menghormati mereka yang menepati janji, bertanggung jawab, dan tidak mudah mengubah prinsip demi kepentingan sesaat. Konsistensi inilah yang membuat orang lain merasa yakin terhadap dirinya.

4. Lebih banyak mendengar daripada berbicara

Mendengarkan secara aktif membuat seseorang dipersepsikan lebih bijaksana, kompeten, dan layak dipercaya. Mereka memberi ruang bagi orang lain untuk berbicara sebelum memberikan tanggapan. Karena itu, orang berwibawa sering kali dikenal sebagai pendengar yang baik.

5. Dihormati karena kemampuan, bukan karena ditakuti

Melansir jurnal Current Directions in Psychological Science, seseorang dapat memperoleh status melalui dominance (dominasi atau intimidasi) maupun prestige (kemampuan dan pengetahuan).

Orang yang benar-benar berwibawa lebih banyak memperoleh rasa hormat melalui jalur prestige. Artinya, orang lain menghormati mereka karena kualitas dan kemampuannya, bukan karena rasa takut.

6. Memiliki bahasa tubuh yang tenang

Wibawa juga tercermin dari bahasa tubuh. Orang yang memiliki executive presence cenderung menjaga kontak mata, memiliki postur tubuh tegap, dan menunjukkan gerakan yang tenang tanpa tergesa-gesa.

Bahasa tubuh seperti ini membuat seseorang terlihat lebih percaya diri sekaligus meyakinkan saat berinteraksi.

7. Bersikap konsisten di berbagai situasi

Sikap seseorang terhadap atasan, rekan kerja, hingga orang yang baru dikenalnya sering kali menjadi cerminan karakter. Kepribadian lebih terlihat dari pola perilaku yang muncul berulang kali dibanding satu tindakan sesaat.

Karena itu, orang berwibawa biasanya tetap menunjukkan sikap hormat, bertanggung jawab, dan tenang, siapa pun lawan bicaranya.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260709141857-284-1378742/bukan-soal-galak-atau-ditakuti-ini-7-ciri-orang-berwibawa

Ini 5 Ciri-ciri Orang yang Sulit Fokus, Kamu Termasuk Enggak?

Ini 5 Ciri-ciri Orang yang Sulit Fokus, Kamu Termasuk Enggak?

Jakarta, CNN Indonesia — Fokus menjadi salah satu kunci keberhasilan untuk mengerjakan sesuatu. Pada saat seseorang sulit fokus, maka hasilnya tidak dapat maksimal atau bahkan mengalami kegagalan.

Tingkat fokus yang baik penting dalam hal bekerja. Nah, coba cek ciri-ciri orang sulit fokus berikut ini untuk mendeteksi apakah kamu termasuk salah satu di antaranya atau tidak.

Sulit fokus bukanlah sebuah kondisi yang bisa diabaikan begitu saja. Kesulitan untuk dapat memusatkan perhatian ini juga menjadi salah satu tanda seseorang mengidap gangguan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).

Jika dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, kondisi ini dapat membuat individu tersebut mengalami kesulitan untuk dapat berpikir dengan jernih dan mengambil keputusan yang tepat.

Selain itu, mereka juga akan mengalami penurunan daya ingat, terutama hal- hal yang baru saja terjadi atau short term memory loss. Bahkan pada beberapa individu, sulit fokus juga dapat memicu munculnya kecemasan, frustrasi, hingga depresi ringan.

Ciri-ciri orang yang sulit fokus

Terdapat beberapa ciri-ciri atau gejala yang menunjukkan orang tersebut mengalami sulit fokus. Untuk dapat mengetahui, berikut ini ciri-ciri orang yang sulit fokus yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

1. Sering gagal menyelesaikan tugas
Ciri pertama orang yang sulit fokus adalah sering kali gagal untuk menyelesaikan tugas atau masalah. Kesulitan fokus membuat seseorang tidak dapat menindaklanjuti instruksi dengan baik. Hal inilah yang membuatnya gagal untuk menyelesaikan tugas, pekerjaan, atau hanya sekedar pekerjaan rumah.

2. Sering berbuat salah
Hal ini disebabkan karena orang yang sulit fokus mengalami kesulitan untuk memberikan perhatian lebih pada detail sebuah tugas atau pekerjaan. Kondisi ini membuat mereka sering membuat kesalahan yang tak penting dan cenderung ceroboh.

3. Menghindari tugas
INFOGRAFIS: Mengenal Kepribadian Anyar Bernama ‘Otrovert’
Orang yang sulit fokus akan cenderung untuk menghindari tugas, terlebih tugas yang menuntut usaha dan fokus yang tinggi.

Bagi mereka, satu tugas baru berarti satu masalah baru yang harus diselesaikan. Masalahnya mereka tidak memiliki cukup kemampuan untuk menyelesaikannya.

4. Sering kehilangan
Kehilangan sebuah barang mungkin pernah dialami oleh semua orang. Namun, beda ceritanya bagi orang-orang yang sulit menjaga fokus.

Kehilangan atau lupa menaruh barang bagi mereka seperti sebuah rutinitas yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

5. Sulit mengatur kegiatan
Ciri orang yang sulit fokus terakhir adalah kesulitan untuk mengatur kegiatan. Semakin banyak kegiatan yang dilakukan, maka semakin sulit pula mereka untuk dapat menyelesaikan kegiatan tersebut dengan maksimal.

Jika kamu mengalami tanda di atas, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah dengan memperbaiki kualitas tidur dan mengurangi hal-hal yang bisa memicu stres.

Istirahat yang cukup antara 7 – 9 jam juga bisa dilakukan untuk memastikan otak dapat beristirahat dengan baik, agar mudah untuk fokus.

Dampak buruk sulit fokus

Terdapat berbagai macam dampak buruk yang akan dialami oleh seseorang yang sulit untuk menjaga fokusnya. Dampak yang paling dirasakan adalah menurunnya produktivitas. Hal ini disebabkan karena otak mengalami kesulitan untuk menjaga performa secara maksimal.

Selain itu, sulit fokus juga akan membuat penderitanya mengalami kelelahan mental. Otak akan dipaksa untuk selalu bekerja lebih keras agar dapat memproses informasi. Inilah yang membuat seseorang yang sulit fokus merasa sangat kelelahan sama seperti pada saat melakukan aktivitas fisik yang berat.

Demikianlah ciri-ciri orang yang sulit fokus dan dampaknya yang dapat dijadikan referensi.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260717133922-284-1381845/ini-5-ciri-ciri-orang-yang-sulit-fokus-kamu-termasuk-enggak