Tabung CNG Masih Impor, PGN Gagas Gandeng Pindad Produksi Dalam Negeri

Tabung CNG Masih Impor, PGN Gagas Gandeng Pindad Produksi Dalam Negeri

Liputan6.com, Jakarta – PT Gagas Energi Indonesia atau PGN Gagas bersama PT Pindad tengah mengkaji pengembangan tabung compressed natural gas (CNG) yang dapat diproduksi di dalam negeri.

Langkah tersebut dilakukan seiring dengan meningkatnya pengembangan dan pemanfaatan CNG di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan, mengatakan tabung CNG yang digunakan saat ini masih didatangkan dari luar negeri.

“Karena memang bisa berproduksi hari ini dari luar. Ada Cina, ada Eropa,” ujar Santiaji di Yogyakarta, dikutip Kamis (20/8/2026).

Menurut dia, Pertamina Group bersama Pindad kini tengah melakukan kajian untuk mengembangkan kemampuan produksi tabung CNG di dalam negeri.

“Kita lagi, Pertamina Group, termasuk kami, sudah punya CIG. Mudah-mudahan nanti di akhir-akhir tahun sudah muncul produk yang dari Pindad lah yang bisa dibutuhkannya,” jelas Santiaji.

Dia menekankan, proses pengembangan produk tersebut tetap harus memperhatikan aspek keselamatan. Pasalnya, tabung CNG digunakan untuk menyimpan gas dengan tekanan tinggi.

“Mudah-mudahan lah ya, karena kajiannya terus-lagi terus proseskan ya, supaya safety, lagi-lagi kita harus safety-safety, karena ini kan dipakai untuk masyarakat,” ujarnya.

CNG Bertekanan Tinggi

Tabung CNG memiliki fungsi penting dalam sistem distribusi gas bumi untuk pelanggan komersial.

Berbeda dengan sistem jaringan pipa, CNG dapat dikompresi dan diangkut menggunakan Gas Transport Module (GTM) maupun tabung untuk kemudian disalurkan kepada pelanggan.

Tekanan gas saat berada dalam sistem transportasi dapat mencapai sekitar 200 bar. Karena itu, aspek keselamatan menjadi perhatian utama mulai dari proses pengisian, pengangkutan, penyimpanan hingga penyaluran kepada pelanggan.

Untuk pelanggan komersial, PGN Gagas menempatkan tabung CNG di ruang khusus atau gas room. Dari lokasi tersebut, gas kemudian dialirkan menuju dapur atau area penggunaan melalui jaringan.

Santiaji mengatakan tabung yang ditempatkan secara permanen dapat diisi kembali menggunakan sistem CTF sehingga tidak perlu dilakukan penggantian tabung secara berkala.

“Jadi kita gak bolak-balik ganti? Karena satu tabung besar itu, tabungnya CNG itu 180 kilo,” katanya.

Sementara untuk pelanggan dengan kebutuhan lebih kecil, sistem penggantian tabung masih dapat dilakukan.

Tabung Milik PGN Gagas

Dalam sistem pemanfaatan CNG tersebut, tabung yang digunakan pelanggan bukan berarti menjadi milik pelanggan.

Santiaji menjelaskan aset tabung tetap berada pada pihak penyedia, sementara pelanggan membayar gas berdasarkan volume yang digunakan.

“Alat milik aset kita. Mereka hanya beli isinya saja. Jadi semua tabungnya Pindad punya kita. Mereka hanya isi saja,” katanya.

Penggunaan gas juga tetap menggunakan meter untuk memastikan transparansi transaksi antara penjual dan pembeli.

“Dan mereka nanti walaupun tabung, tapi tetap pakai meteran. Jadi ada meterannya, karena itu transparansi kita berkontrak penjual-beli supaya tetap ada meter,” jelas Santiaji.

Dengan sistem tersebut, pelanggan membayar berdasarkan konsumsi gas yang tercatat pada meter.

“Intinya sama lah kalau gas pipa atau CNG, pakai dulu baru bayar. Itu mudah. Pakai dulu baru bayar,” tambahnya.

Sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/8273369/tabung-cng-masih-impor-pgn-gagas-gandeng-pindad-produksi-dalam-negeri

9 Kolam Renang Terbesar di Dunia, Ukurannya Bikin Geleng-Geleng Kepala!

9 Kolam Renang Terbesar di Dunia, Ukurannya Bikin Geleng-Geleng Kepala!

Kolam renang telah dikenal sejak zaman kuno, salah satunya melalui Pemandian Besar Mohenjo-Daro di Pakistan yang diperkirakan dibangun sekitar 2600 SM.

Seiring perkembangan zaman, bangsa Yunani dan Romawi Kuno mulai memanfaatkan kolam untuk olahraga, latihan, hingga tempat mandi, sementara kolam renang modern mulai berkembang di Inggris pada abad ke-19.

Kini, kemajuan teknologi dan pembangunan membuat kolam renang hadir dalam ukuran serta bentuk yang semakin beragam.

Bahkan, beberapa di antaranya memiliki luas seperti danau kecil, dilengkapi pantai buatan, wahana air, dan berbagai fasilitas rekreasi.

Lantas, apa saja kolam renang terbesar di dunia yang memiliki ukuran luar biasa tersebut? Berikut beberapa di antaranya.

Daftar Kolam Renang Terbesar di Dunia yang Luasnya Bikin Takjub

Berikut adalah kolam renang terbesar di dunia yang memiliki ukuran luar biasa besar dan fasilitas yang jauh berbeda dari kolam renang pada umumnya:

1. Citystars Sharm El Sheikh

Citystars Sharm El Sheikh merupakan kolam renang buatan berukuran sangat besar yang berada di kawasan gurun Semenanjung Sinai, Mesir.

Lokasinya sekitar 4,8 kilometer dari pusat Kota Sharm El Sheikh, sebuah kawasan wisata terkenal yang berada di tepi Laut Merah.

Dari area kolam, pengunjung juga dapat menikmati pemandangan pegunungan di sekitar resor serta panorama Laut Merah dan Pulau Tiran.

Dengan luas permukaan air sekitar 96.800 meter persegi atau 12,5 hektar, kolam ini memiliki ukuran yang luar biasa besar dan pernah tercatat dalam Guinness World Records sebagai Largest Man-made Lagoon.

Pembangunannya merupakan hasil kerja sama antara perusahaan teknologi air dan keluarga Sharbatly, sedangkan perencanaan kawasan resornya ditangani oleh firma arsitektur Godwin Austen Johnson dari Dubai.

Salah satu keunikan Citystars Sharm El Sheikh adalah penggunaan air asin yang berasal dari sumber air bawah tanah di kawasan gurun.

Jumlah air yang dapat ditampung mencapai sekitar 250 juta liter. Kolam ini juga memiliki garis pantai buatan sepanjang kurang lebih 22 kilometer dengan air berwarna biru jernih yang memberikan kesan seperti sedang berada di pantai tropis.

Karena ukurannya sangat luas, fasilitas ini tidak hanya digunakan untuk berenang, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas, seperti kayak, windsurfing, dan berlayar.

2. Crystal Lagoon San Alfonso del Mar

Crystal Lagoon merupakan kolam renang buatan yang berada di kompleks resor San Alfonso del Mar, Algarrobo, Cile.

Kolam ini memiliki luas sekitar 80.000 meter persegi atau 8 hektar, dengan panjang mencapai sekitar 1 kilometer dan kedalaman hingga 35 meter.

Letaknya berada di tepi Samudra Pasifik, sekitar 90–100 kilometer dari Santiago, ibu kota Cile.

Kolam tersebut dikembangkan oleh perusahaan teknologi air yang didirikan oleh Fernando Fischmann, dan mulai digunakan pada 2006.

Air laut dari Samudra Pasifik diolah menggunakan teknologi penyaringan khusus sehingga tetap jernih dan dapat digunakan untuk berbagai aktivitas air.

Pengunjung tidak hanya dapat berenang, tetapi juga menikmati kayak, perahu kecil, dan aktivitas air lainnya.

Dengan tepian berpasir putih serta air yang lebih hangat dibandingkan laut di sekitarnya, Crystal Lagoon menghadirkan suasana seperti pantai pribadi.

Kolam ini juga pernah tercatat dalam Guinness World Records sebagai salah satu kolam renang buatan terbesar di dunia.

3. Mahasamutr

Mahasamutr adalah kolam renang buatan berukuran sangat luas yang terletak di Hua Hin, Thailand.

Kolam ini mempunyai area sekitar 72.000 meter persegi atau 7,2 hektar dengan panjang lebih dari 800 meter.

Kedalamannya dibuat bervariasi, mulai dari bagian yang dangkal hingga mencapai sekitar 2,5 meter.

Lokasinya berada di kawasan Thap Tai, Hua Hin, sekitar 200 kilometer di sebelah selatan Bangkok.

Letaknya juga tidak terlalu jauh dari kawasan pantai Hua Hin sehingga memberikan perpaduan antara suasana resor dan lingkungan pesisir.

Kolam renang ini dikembangkan oleh PACE Development Corporation Public Co., Ltd.

Salah satu daya tarik Mahasamutr adalah airnya yang jernih serta adanya pasir putih buatan di sekitar kolam.

Kondisi tersebut membuat pengunjung memperoleh pengalaman seperti sedang berada di pantai, tetapi dengan lingkungan yang lebih teratur dan aman.

Berbagai kegiatan air juga dapat dilakukan di tempat ini, antara lain berenang, kayak, berlayar, dan windsurfing.

Di sekeliling kolam terdapat sekitar 80 vila mewah yang dirancang menghadap ke area kolam, sehingga kawasan ini sekaligus menjadi bagian dari lingkungan hunian dan resor eksklusif.

4. Treasure Bay Bintan

Treasure Bay Bintan merupakan kawasan wisata terpadu di Pulau Bintan. Kolam renang air asin buatan tersebut mempunyai luas sekitar 6,3 hektar atau 63.000 meter persegi dengan panjang mencapai sekitar 800 meter.

Ukurannya yang sangat besar membuat kolam ini mampu menampung berbagai aktivitas wisata air sekaligus.

Lokasinya berada di kawasan Chill Cove, Treasure Bay Bintan, Kepulauan Riau, dan dapat dijangkau dengan relatif mudah karena berada dekat dengan jalur pelabuhan feri Bintan.

Pengembangan Treasure Bay Bintan melibatkan Landmark Berhad dari Malaysia bersama pihak pengembang lokal, sementara sistem pengolahan airnya menggunakan teknologi dari perusahaan teknologi terkemuka.

Air yang digunakan berasal dari air asin dan diproses melalui sistem penyaringan sehingga tetap bersih dan jernih.

Berbagai fasilitas rekreasi tersedia di kawasan ini, mulai dari kayaking, paddle board, wakeboarding, hingga jet ski.

Pengunjung juga dapat mencoba seluncuran air dengan ketinggian sekitar 7,5 meter.

Bagi yang ingin menikmati suasana dengan lebih santai, tersedia perahu bertenaga surya dan berbagai jenis pelampung.

Selain menawarkan hiburan, sistem pengelolaan kolamnya juga dirancang agar lebih hemat energi dan membutuhkan penggunaan bahan kimia yang lebih sedikit dibandingkan kolam renang konvensional.

5. Ostrava Poruba – Vřesina

Letní koupaliště Ostrava-Poruba atau yang lebih dikenal sebagai kolam renang Vřesina merupakan kompleks kolam renang luar ruangan yang sangat luas di Republik Ceko.

Fasilitas ini memiliki area air sekitar 41.200 meter persegi dan dapat menampung hingga kurang lebih 15.000 pengunjung dalam satu waktu.

Kolam utamanya berukuran sekitar 380 meter panjangnya dengan lebar maksimum mencapai 220 meter. Kedalamannya bervariasi antara 1,4 hingga 3,8 meter, sedangkan keseluruhan fasilitas dapat menampung sekitar 76 juta liter air.

Kolam renang tersebut berada di Distrik Ostrava-Poruba dan berbatasan langsung dengan kawasan alami Vřesina.

Pembangunannya telah dilakukan sejak awal 1960-an dan kompleks ini resmi dibuka pada 15 Juli 1962.

Saat ini, pengelolaannya dilakukan oleh SAREZA, perusahaan yang menangani fasilitas olahraga dan rekreasi di Kota Ostrava.

Pada masa awal, sumber air kolam berasal dari aliran sungai, tetapi sekarang air yang digunakan berupa air bersih yang telah melalui proses penyaringan dan pengolahan.

Selain area berenang yang luas, tersedia pula papan loncat, seluncuran sepanjang 55 meter, serta wahana toboggan dengan lintasan sekitar 100 meter.

Pengunjung juga dapat memanfaatkan area olahraga, seperti lapangan voli pantai, tenis, dan minigolf, serta menikmati ruang hijau yang luas.

Karena suasananya menyerupai kawasan pantai, tempat ini bahkan dikenal oleh masyarakat sekitar dengan sebutan “pantai Kroasia”.

6. The Lagoon at Epperson

The Lagoon at Epperson atau yang sering disebut Epperson Lagoon merupakan kolam renang buatan yang berada di kawasan Epperson, Wesley Chapel, Florida, Amerika Serikat.

Tempat ini dikenal sebagai salah satu kolam renang buatan bergaya Karibia yang dilengkapi dengan area pantai berpasir.

Luas permukaan airnya mencapai sekitar 30.540 meter persegi atau 7,5 ekar, dengan kapasitas air lebih dari 60 juta liter.

Lokasinya berada di 31885 Overpass Road, kawasan pengembangan terpadu yang terletak di sebelah utara wilayah Tampa Bay.

Pembangunannya merupakan hasil kerja sama antara Metro Development Group sebagai pengembang kawasan yang menyediakan teknologi serta sistem pengelolaan kolam.

Daya tarik utama The Lagoon at Epperson terletak pada suasananya yang dibuat menyerupai kawasan pantai tropis.

Airnya memiliki warna biru jernih, sementara bagian tepinya dilengkapi pasir putih sehingga pengunjung dapat menikmati suasana seperti sedang berlibur di kawasan Karibia.

Selain berenang, tersedia berbagai aktivitas air seperti kayaking, paddleboarding, dan bumper boat.

Pengunjung juga dapat mencoba area permainan air terapung berupa lintasan rintangan serta seluncuran dengan ketinggian sekitar 12 meter.

7. Balneario Carlos Xamena

Balneario Carlos Xamena merupakan kolam renang umum berukuran sangat besar yang berada di Kota Salta, Argentina.

Fasilitas ini dikenal sebagai salah satu kolam renang umum terbesar di negara tersebut dan menjadi tujuan favorit masyarakat ketika musim panas tiba.

Area permukaan kolam mencapai sekitar 26.100 meter persegi atau 2,61 hektar, dengan panjang kurang lebih 270 meter dan lebar sekitar 97 meter.

Jika seluruh kawasan beserta fasilitas pendukungnya dihitung, luas kompleks ini mencapai sekitar 4,5 hektar. Untuk memenuhi seluruh bagian kolam, diperlukan sekitar 36 juta liter air.

Kolam renang ini dibangun pada sekitar dekade 1950-an atas gagasan Carlos Xamena, seorang tokoh serikat pekerja yang pernah menjabat sebagai Gubernur Provinsi Salta.

Namanya kemudian digunakan sebagai nama kompleks pemandian tersebut. Karena ukurannya yang sangat luas, kolam ini sering dianggap menyerupai danau buatan.

Kapasitasnya juga cukup besar untuk menampung ribuan pengunjung dalam waktu yang sama.

Tidak hanya menyediakan fasilitas berenang, kawasan ini memiliki ruang terbuka hijau, area perkemahan yang mampu menampung ratusan tenda, tempat memanggang makanan, area bermain, serta bungalow.

8. Piscina Las Brisas de Santo Domingo

Piscina Las Brisas de Santo Domingo merupakan kolam renang buatan berukuran besar yang terletak di kawasan perumahan Las Brisas de Santo Domingo, wilayah Valparaíso, Cile.

Kolam ini mempunyai luas sekitar 22.000 meter persegi atau 2,2 hektar dan membentang sepanjang kurang lebih 450 meter.

Letaknya berada tepat di kawasan pesisir, sehingga pengunjung dapat menikmati suasana pantai sekaligus fasilitas kolam renang yang berada di dalam kompleks.

Pembangunannya menggunakan teknologi dari perusahaan yang mengembangkan sistem pengelolaan kolam air berskala besar dengan konsep penggunaan air dan energi yang lebih efisien.

Salah satu keunggulan kolam ini adalah suhu airnya yang lebih hangat dibandingkan air laut di sekitarnya.

Dengan menggunakan air laut yang telah melalui proses penyaringan, suhu kolam dapat mencapai sekitar 27°C pada musim panas sehingga terasa lebih nyaman untuk berbagai kegiatan air.

Kolam ini juga dirancang agar penggunaan air dan energi dapat ditekan, karena tidak perlu dikuras dan diisi ulang seperti kolam renang pada umumnya.

Ukurannya yang luas memungkinkan berbagai aktivitas dilakukan di dalamnya, termasuk berlayar menggunakan perahu kecil, kayaking, mendayung, hingga scuba diving.

Selain kolam renang, kompleks seluas sekitar 300 hektar tersebut juga dilengkapi fasilitas lain, seperti lapangan golf, lapangan tenis, dan area untuk bersantai di sekitar pantai.

9. The Lagoon at Windsong Ranch

The Lagoon at Windsong Ranch merupakan kolam renang buatan yang berada di tengah kawasan perumahan Windsong Ranch di Prosper, Texas, Amerika Serikat.

Kolam ini memiliki luas sekitar 5 ekar atau kurang lebih 20.234 meter persegi. Kedalamannya dibuat berbeda-beda di setiap bagian, dengan titik terdalam mencapai sekitar 2,7 meter.

Lokasinya berada di 4000 Peppergrass Lane, kawasan perumahan yang terletak di sebelah utara Dallas.

Konsep kolam ini dirancang untuk menghadirkan suasana pantai tropis di lingkungan perumahan.

Airnya memiliki warna biru kehijauan yang jernih, sedangkan bagian tepinya dilengkapi area berpasir putih sehingga memberikan kesan seperti berada di sebuah resor.

Teknologi yang digunakan juga dirancang untuk menghemat air dan energi serta mengurangi kebutuhan bahan kimia dibandingkan kolam renang biasa.

Selain digunakan untuk berenang, kolam ini menyediakan fasilitas olahraga air, seperti paddleboarding dan kayaking.

Di sekitarnya terdapat berbagai fasilitas rekreasi lain, termasuk area bermain anak, lapangan voli pantai, serta paviliun yang dilengkapi tempat pemanggangan.

Sumber : https://www.inilah.com/kolam-renang-terbesar-di-dunia

Ragam momen visual di musim panas Eropa yang amat terik

Ragam momen visual di musim panas Eropa yang amat terik

Jenewa (ANTARA) – Bulan Juli 2026 tercatat menjadi bulan Juli terpanas kedua sepanjang sejarah di seluruh dunia yang tiba diiringi panas ekstrem, kekeringan berkepanjangan, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sebagian besar wilayah bumi belahan Utara.

Sementara itu, Badan Meteorologi Dunia (WMO) pada 11 Agustus 2026 menyampaikan bahwa situasi kontras berupa hujan lebat dan banjir menerjang sebagian kawasan lain.

Suhu udara permukaan rata-rata global pada Juli menyentuh 1,47 derajat celsius di atas perkiraan rata-rata praindustri untuk periode 1850-1900, demikian laporan Layanan Perubahan Iklim Copernicus yang dikutip WMO.

Eropa Barat mengalami periode Juni-Juli terpanas sepanjang sejarah. Panas ekstrem terus berlanjut hingga Agustus, bahkan beberapa negara kini sedang menghadapi gelombang panas keempat mereka sejak Mei, demikian WMO.

Berikut deretan momen visual yang ditangkap dari musim panas Eropa yang teramat terik tahun ini.

Seorang perempuan meloncat dari sebuah menara loncat di Pantai Kolovare, Zadar, Kroasia, Rabu (12/8/2026), dengan latar belakang bulan sebagian menutup bulan dalam proses gerhana matahari. ANTARA/XINHUA/PIXSELL/Zvonimir Barisin

Dasar Sungai River di Rasova, Romania tenggara, terlihat akibat kekeringan parah yang menurunkan tinggi permukaan air terendah sungai tersebut pada 5 Agustus 2026. ANTARA/XINHUA/Cristian Cristel

Masyarakat ambil bagian dalam pawai Festival Summer Folklore di Praha, Republik Ceko, Sabtu (15/8/2026). ANTARA/XINHUA/Dana Kesnerova

Foto yang diabadikan pada 14 Agustus 2026 ini memperlihatkan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dekat Kota Omis, Kroasia selatan. (Xinhua/PIXSELL/Ivo Cagalj

Sebuah skuter anak tergeletak di tepi Sungai Rhine yang tengah mengalami tinggi permukaan air di Cologne, Jerman, Senin (10/8/2026). ANTARA/XINHUA/Ulrich Hufnagel

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5700293/ragam-momen-visual-di-musim-panas-eropa-yang-amat-terik

Hal yang perlu diperhatikan saat konsumsi kopi untuk kesehatan ginjal

Hal yang perlu diperhatikan saat konsumsi kopi untuk kesehatan ginjal

Jakarta (ANTARA) – Ginjal merupakan organ penting yang berperan dalam menyaring kotoran dan cairan, serta menyeimbangkan elektrolit dalam tubuh.

Menurut siaran Eating Well pada Senin (17/8), salah satu cara untuk menjaga ginjal tetap sehat adalah dengan banyak meminum banyak cairan. Cara ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kerusakan pada ginjal yang berpotensi menyebabkan penyakit ginjal kronis (CKD), yaitu hilangnya fungsi ginjal secara progresif yang mungkin memerlukan perawatan seperti dialisis untuk meniru peran ginjal.

Meski demikian, kita perlu mencermati jenis cairan yang diminum. Salah satu cairan yang pada masa kini banyak diminum masyarakat adalah kopi.

Asosiasi Jantung Amerika (AHA) menyebut orang dewasa yang sehat dapat menikmati hingga 400 miligram kafein atau sekitar 4 cangkir kopi per hari.

Menanggapi hal itu, Ahli Gizi dialisis Sara Prato, M.S., RDN, CSR mengatakan sebuah bukti penelitian menunjukkan bahwa asupan kopi moderat, sekitar 2 hingga 3 cangkir standar 8 ons per hari, aman bagi sebagian besar orang dengan penyakit ginjal kronis dan bahkan dapat mendukung kesehatan ginjal.

“Jumlah yang tepat untuk setiap individu dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti tekanan darah, sensitivitas kafein, dan kesehatan secara keseluruhan,” katanya.

Prato melanjutkan bahwa kopi mengandung lebih dari 1.000 senyawa alami, termasuk asam klorogenik, polifenol, dan melanoidin, yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

“Banyak dari potensi manfaat ini berasal dari senyawa alami kopi, bukan kafein itu sendiri, itulah sebabnya kopi tanpa kafein dapat memberikan banyak manfaat yang sama dengan kafein yang jauh lebih sedikit,” kata Prato.

Hasil penelitian lainnya menyebut minum kopi dapat membantu menurunkan risiko terkena CKD. Ahli gizi terdaftar yang berspesialisasi dalam pencegahan batu ginjal Melanie Betz, M.S., RD, CSR, FNKF, FAND menyampaikan sebuah meta-analisis menemukan bahwa orang yang minum 2 cangkir kopi atau lebih setiap hari memiliki risiko 14 persen lebih rendah terkena penyakit ginjal.

Betz menyebut alasannya mungkin terkait dengan senyawa bermanfaat dalam kopi yang dapat membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif.

Bagi penderita penyakit ginjal misalnya, dia menyebut kopi membantu penderita penyakit ginjal, karena dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap perkembangan penyakit ginjal stadium akhir, protein dalam urin, dan kematian.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Prato yang menyebut jika meminum kopi secara teratur, anda mungkin memiliki risiko lebih rendah terkena batu ginjal.

“Kopi dapat membantu dengan meningkatkan volume urin, yang dapat mengencerkan dan membersihkan mineral pembentuk batu sebelum mineral tersebut memiliki kesempatan untuk membentuk kristal. Kafein juga dapat meningkatkan produksi urin, yang dapat berkontribusi pada efek perlindungan ini,” katanya.

Secara umum, baik Betz maupun Prato merekomendasikan untuk tetap terhidrasi untuk mencegah batu ginjal. Kopi memberikan cairan yang membantu mengencerkan urin dan mengurangi risiko pembentukan semua jenis batu ginjal.

Di sisi lain, keduanya mengatakan diperlukannya kehati-hatian dalam mengonsumsi kopi karena kafein di dalamnya dapat meningkatkan tekanan darah.

Hipertensi pada akhirnya dapat menyebabkan penyakit ginjal karena penyempitan pembuluh darah yang mengarah ke ginjal, menciptakan siklus yang mengganggu kemampuan untuk membuang limbah dengan benar dan karenanya meningkatkan tekanan darah karena kelebihan cairan.

Kopi berkafein dapat memengaruhi tekanan darah, tetapi hubungan antara asupan kafein dan hipertensi telah diperdebatkan. Beberapa penelitian menemukan bahwa minum kopi dapat mengurangi risiko hipertensi, tetapi penelitian lain menunjukkan sebaliknya.

Namun demikian, mereka yang sudah menderita hipertensi mungkin perlu berhati-hati saat menambahkan kafein ke dalam diet harian mereka.

“Lebih banyak kafein dapat meningkatkan tekanan darah, yang dapat langsung merusak ginjal,” kata Betz.

Ketika tekanan darah sudah tinggi atau mendekati batas tinggi, bahkan peningkatan terkecil pun dapat menjadi penyebab kekhawatiran.

“Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, sebaiknya batasi konsumsi kopi berkafein menjadi 1 hingga 2 cangkir per hari dan pantau tekanan darah anda, karena jumlah kafein yang lebih besar yang dikonsumsi sekaligus dapat meningkatkan tekanan darah untuk sementara waktu,” tambah Prato.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5699605/hal-yang-perlu-diperhatikan-saat-konsumsi-kopi-untuk-kesehatan-ginjal

Hentikan Tabur Garam! Ini Cara yang Benar Hadapi Ular Kobra

Hentikan Tabur Garam! Ini Cara yang Benar Hadapi Ular Kobra

Bandung – Temuan ular kobra yang masuk ke pemukiman warga kerap memicu kepanikan luar biasa. Sifat alami kobra yang memiliki bisa (venom) berbahaya serta kemampuan menegakkan tubuh dan menyemburkan bisa membuat siapa pun refleks merasa takut.

Namun, ketika Anda dihadapkan pada situasi darurat melihat ular kobra berada di dalam atau sekitar rumah, langkah dan reaksi pertama Anda sangat menentukan keselamatan seluruh penghuni rumah.

Mengapa Ular Kobra Masuk ke Rumah?

Sebelum memahami langkah penanganannya, penting untuk mengetahui alasannya. Ular kobra, seperti Kobra Jawa (Naja sputatrix), merupakan pemburu oportunis. Mereka masuk ke area pemukiman bukan untuk menyerang manusia, melainkan untuk mencari makanan (seperti tikus atau katak) serta berlindung di tempat yang gelap, lembap, dan hangat

Kebiasaan manusia menumpuk barang bekas atau membiarkan sampah dapur menumpuk kerap menjadi pemicu utama datangnya tikus, yang secara otomatis mengundang kobra datang berburu.

Panik adalah reaksi pertama yang wajar saat melihat ular masuk ke rumah. Namun, perlu diingat bahwa reaksi berlebihan, teriakan, atau gerakan mendadak justru bisa membuat ular merasa terancam dan memicu serangan bertahan diri.

Protokol ‘3 JANGAN’

Dikutip dari Tim Rescue Damkar Samarinda ada protokol ‘3 JANGAN’ yang bisa dilakukan, apabila bertemu dengan ular kobra untuk menghindari risiko gigitan dan semburan bisa.

JANGAN Disentuh

Biarkan ular tetap di posisinya dan amati pergerakannya dari jarak aman (minimal 2 meter). Jangan sekali-kali mencoba memukul, memprovokasi, atau menyentuhnya dengan kayu pendek/tangan kosong.

JANGAN Tabur Garam

Mitos menabur garam untuk mengusir ular masih banyak dipercaya, padahal ular sama sekali tidak takut garam karena kulit sisiknya tidak sensitif terhadap zat tersebut. Daripada garam, gunakan cairan pembersih lantai beraroma tajam (seperti karbol atau karbol wangi) untuk mengganggu indra penciumannya dan mencegah mereka mendekat di lain waktu.

JANGAN Tangkap Sendiri

Jika Anda tidak memiliki keahlian herpetologi dan peralatan khusus (seperti snake hook atau tongkat penjepit), jangan pernah nekat menagkapnya sendiri. Segera hubungi petugas pemadam kebakaran atau tim rescue profesional.

Langkah Taktis Jika Menemukan Ular Kobra di Rumah

Jika ular kobra sudah telanjur berada di dalam ruangan, lakukan prosedur evakuasi mandiri berikut:

  • Evakuasi Penghuni dan Hewan Peliharaan: Segera amankan anak-anak, lansia, dan hewan peliharaan ke luar rumah atau ke ruangan lain yang aman.
  • Isolasi Ruangan: Jika ular berada di satu kamar atau sudut ruangan, tutup pintu dan celah di bawah pintu menggunakan kain tebal/handuk basah agar ular tidak berpindah ke ruangan lain.
  • Amati Pergerakan dari Jarak Aman: Jika memungkinkan, awasi posisi terakhir ular dari jauh atau ambil foto/video menggunakan ponsel tanpa mendekat. Informasi visual ini akan sangat membantu tim evakuasi untuk mengidentifikasi jenis dan ukuran ular secara cepat.
  • Segera Hubungi Call Center Damkar: Kontak dinas pemadam kebakaran setempat (atau nomor darurat 112). Petugas Damkar dilatih khusus untuk melakukan evakuasi satwa berbahaya secara aman (humane rescue) tanpa membahayakan warga maupun satwa itu sendiri.

Pertolongan Pertama Jika Terkena Semburan atau Gigitan

Jika skenario terburuk terjadi dan ada warga yang terkena serangannya:

Jika Terkena Semburan Bisa (ke Mata): Segera bilas dan cuci mata dengan air bersih mengalir (water flush) sebanyak-banyaknya selama 15-20 menit untuk meminimalisasi risiko iritasi berat/kebutaan. Jangan digosok!

Jika Tergigit Ular (Sesuai Panduan WHO):

  1. Imobilisasi Total: Buat anggota tubuh yang tergigit benar-benar diam menggunakan bidai atau kayu, seperti penanganan patah tulang. Langkah ini krusial untuk memperlambat penyebaran bisa melalui kelenjar getah bening.
  2. Jangan Diikat Sangat Kencang / Disedot: Dilarang mengikat tubuh hingga aliran darah berhenti, dilarang menyedot luka, atau menoreh luka dengan pisau.
  3. Evakuasi Cepat: Segera bawa korban ke fasilitas kesehatan atau rumah sakit terdekat yang memiliki pasokan Serum Anti-Bisa Ular (SABU).

Sumber :https://www.detik.com/jabar/berita/d-8616491/hentikan-tabur-garam-ini-cara-yang-benar-hadapi-ular-kobra

Rahasia Sepatu Tetap Awet dan Bebas Jamur, Jangan Salah Menyimpannya

Rahasia Sepatu Tetap Awet dan Bebas Jamur, Jangan Salah Menyimpannya

Liputan6.com, Jakarta – Menyimpan sepatu dengan tepat bukan sekadar soal membuat koleksi alas kaki tetap rapi. Cara penyimpanan yang benar juga berperan penting dalam menjaga bentuk, material, dan kualitas sepatu agar lebih awet.

Kebiasaan menumpuk sepatu di sudut ruangan atau langsung memasukkannya ke lemari setelah digunakan justru dapat memicu sejumlah masalah, mulai dari perubahan bentuk hingga bau tidak sedap. Kelembapan yang terperangkap juga bisa menjadi tempat tumbuhnya jamur.

Setiap material sepatu membutuhkan perhatian berbeda. Sepatu berbahan kulit dan suede, misalnya, sebaiknya disimpan jauh dari panas, serta sinar matahari langsung.

Paparan tersebut dapat membuat material mengering, memudar, bahkan retak seiring waktu. Jika tidak memiliki lemari tertutup, gunakan dust bag berbahan kain untuk melindungi sepatu dari debu, sekaligus mengurangi paparan cahaya.

Bentuk sepatu juga perlu dijaga selama penyimpanan. Gunakan shoe tree untuk membantu mempertahankan struktur sepatu, sementara boots dapat ditopang dengan penyangga khusus agar bagian batangnya tidak mudah terlipat. Gulungan kertas atau potongan busa juga bisa menjadi alternatif sederhana.

Sebelum menyimpan sepatu, pastikan seluruh bagiannya, terutama sol, sudah benar-benar kering. Membersihkan sepatu terlebih dahulu juga penting untuk mencegah kotoran menempel terlalu lama. Melansir ABC, Kamis, 30 Juli 2026, pengecekan berkala untuk memastikan tidak ada tanda kerusakan atau jamur juga direkomendasikan.

Rotasi pemakaian turut membantu memperpanjang usia sepatu. Memberikan waktu istirahat pada setiap pasangan memungkinkan material kembali kering sebelum digunakan lagi. Kebiasaan sederhana ini membuat sepatu lebih terawat, mudah ditemukan, dan tetap nyaman dikenakan.

Bersihkan dan Keringkan Sebelum Disimpan

Membersihkan sepatu sebelum disimpan menjadi langkah penting untuk menjaga kualitasnya. Debu, lumpur, dan noda yang dibiarkan terlalu lama dapat menempel lebih kuat hingga berisiko merusak material.

Bersihkan permukaan sepatu sesuai jenis bahannya sebelum memasukkannya ke tempat penyimpanan. Pastikan sepatu benar-benar kering sebelum disimpan.

Sepatu yang masih lembap, terutama setelah terkena hujan, dapat menimbulkan bau tidak sedap dan meningkatkan risiko pertumbuhan jamur. Jangan terburu-buru memasukkannya ke dalam lemari setelah digunakan.

Keringkan sepatu secara alami di ruangan dengan sirkulasi udara yang baik. Hindari penggunaan pengering rambut atau menjemurnya di bawah sinar matahari langsung.

Paparan panas berlebih dapat membuat sejumlah material mengeras, retak, atau mengalami perubahan warna. Dengan perawatan sederhana ini, sepatu akan tetap bersih, terawat, dan lebih tahan lama.

Atur Koleksi Sepatu

Cara menata koleksi sepatu turut menentukan ketahanannya. Sepatu yang sering digunakan sebaiknya diletakkan di tempat yang mudah dijangkau agar tidak perlu dipindahkan berulang kali.

Sementara itu, sepatu untuk acara khusus atau yang jarang dikenakan dapat disimpan di area yang lebih terlindungi dari debu dan risiko kerusakan. Hindari menumpuk sepatu karena tekanan dari pasangan lain dapat mengubah bentuknya, terutama pada bagian ujung dan sol.

Gunakan rak dengan susunan rapi agar setiap pasangan memiliki ruang yang cukup dan bentuknya tetap terjaga. Penataan yang baik juga memudahkan perawatan sehari-hari. Koleksi sepatu akan lebih mudah ditemukan saat dibutuhkan tanpa harus membongkar seluruh rak.

Cara ini sekaligus membantu memastikan setiap pasangan mendapat perhatian dan perawatan yang sesuai. Dengan penyimpanan yang teratur, sepatu tidak hanya terlihat rapi, tetapi juga lebih awet dan siap digunakan kapan saja.

Sesuaikan Perawatan dengan Material Sepatu

Setiap material sepatu membutuhkan perawatan yang berbeda agar tetap terlihat prima dan tahan lama. Sepatu kulit, misalnya, dapat dibersihkan menggunakan kain lembap, lalu dirawat secara berkala dengan leather conditioner atau krim khusus kulit.

Gunakan shoe polish untuk mempertahankan warna dan kilau, sementara mink oil dapat membantu menjaga kelembapan material agar tidak mudah kering atau retak.

Sepatu suede membutuhkan perhatian lebih karena permukaannya bertekstur dan mudah menangkap debu maupun kotoran. Bersihkan menggunakan sikat khusus suede dengan gerakan lembut agar serat material tetap terjaga.

Sepatu berbahan kain atau kanvas juga perlu dibersihkan secara rutin untuk mencegah noda menumpuk dan warna terlihat kusam. Membersihkan, mengeringkan, serta menyimpan sepatu sesuai karakter bahannya menjadi langkah sederhana untuk mempertahankan kualitas sekaligus memperpanjang usia pakainya.

Sumber : https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8258037/rahasia-sepatu-tetap-awet-dan-bebas-jamur-jangan-salah-menyimpannya

Perlunya Digital Decluttering untuk Bebaskan Diri dari Kekacauan Digital yang Bikin Stres dan Cemas

Perlunya Digital Decluttering untuk Bebaskan Diri dari Kekacauan Digital yang Bikin Stres dan Cemas

Liputan6.com, Jakarta – Di tengah laju kehidupan digital yang serba cepat, ponsel pintar telah menjelma menjadi perpanjangan tangan kita, menyimpan berbagai informasi mulai dari aplikasi, foto, hingga email. Namun, kemudahan ini seringkali berujung pada kekacauan digital yang tidak disadari, membebani perangkat sekaligus pikiran. Para ahli dan berbagai penelitian menunjukkan bahwa membersihkan kekacauan digital pada ponsel bukan sekadar mengosongkan ruang penyimpanan, melainkan juga kunci untuk meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Psikolog Susan Albers, PsyD, dari Cleveland Clinic, menegaskan bahwa kekacauan digital sama beracunnya bagi kesehatan mental seperti kekacauan fisik. Kondisi ini memicu tingkat stres dan kecemasan yang tinggi. Otak manusia cenderung menyukai keteraturan, sehingga paparan kekacauan digital yang terus-menerus dapat menimbulkan perasaan kewalahan, kesulitan fokus, dan penurunan produktivitas.

Fenomena ini juga melahirkan apa yang disebut Emanuel Maidenberg, PhD, seorang profesor klinis psikiatri di UCLA Health, sebagai “digital hoarding” atau penimbunan digital. Menurutnya, ini adalah “versi baru dari tantangan psikologis lama” yang melibatkan pengumpulan konten digital berlebihan, kesulitan menghapusnya, dan tekanan emosional terkait perilaku tersebut. Salah satu pendorong utamanya adalah “ketakutan akan kehilangan informasi”, di mana seseorang khawatir akan membutuhkan file, email, atau foto lama di masa depan, meskipun kemungkinan besar tidak akan pernah menggunakannya.

Dampak Kekacauan Digital pada Kesejahteraan Mental dan Perangkat

Kekacauan digital pada ponsel dapat menimbulkan konsekuensi signifikan pada berbagai aspek kehidupan. Selain memicu stres dan kecemasan, aliran notifikasi dan pembaruan yang konstan dapat menciptakan rasa urgensi serta ketakutan akan ketinggalan (FOMO), yang selanjutnya meningkatkan tingkat kecemasan. Psikolog menyebut bahwa kekacauan digital memicu kecemasan dengan menciptakan “rasa tugas yang belum selesai yang konstan”, dikenal sebagai “efek Zeigarnik”.

Penimbunan digital, yang didefinisikan sebagai akumulasi file digital secara berlebihan hingga menyebabkan stres dan disorganisasi, telah diakui sebagai masalah kesehatan mental. Penelitian menunjukkan bahwa 37% dari total kecemasan individu dapat dikaitkan dengan perilaku penimbunan digital. Kondisi ini juga dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk mengelola atau menggunakan sumber daya digital secara efektif, menciptakan kekacauan mental.

Tidak hanya berdampak pada mental, perangkat yang berantakan juga dapat melambat dan bekerja kurang efisien. Menghapus aplikasi yang tidak digunakan dan file lama dapat mengurangi aktivitas latar belakang, meningkatkan masa pakai baterai, dan membuat ponsel berjalan lebih cepat.

Langkah Praktis Menuju Ponsel yang Lebih Rapi dan Efisien

Menerapkan “digital declutter” tidak harus rumit. Berikut adalah panduan langkah demi langkah yang disadur dari para ahli untuk merapikan ponsel Anda:

  • Audit Aplikasi Anda: Tinjau setiap aplikasi di ponsel. Hapus aplikasi yang tidak digunakan dalam enam bulan atau lebih. Colin Corby, yang dikenal sebagai The Digital Detox Coach, bahkan menyarankan untuk menghapus aplikasi yang tidak digunakan selama sebulan, karena dapat diunduh kembali nanti. Hapus aplikasi duplikat dan kelompokkan aplikasi serupa ke dalam folder. Pindahkan aplikasi penting ke layar utama untuk mengurangi gangguan. Pertimbangkan untuk menggunakan versi web jika fungsinya sama baiknya atau lebih baik daripada aplikasi.
  • Kelola Notifikasi: Matikan notifikasi untuk aplikasi yang tidak memerlukan perhatian segera. Perubahan kecil ini dapat mengurangi gangguan yang tidak perlu. Batasi waktu layar Anda menggunakan fitur bawaan ponsel atau aplikasi.
  • Bersihkan Foto dan Video: Hapus foto buram, duplikat, dan tangkapan layar yang tidak perlu. Aplikasi seperti Slidebox dapat membantu menghapus gambar lebih cepat. Cadangkan foto dan video penting ke penyimpanan cloud untuk menghemat ruang perangkat.
  • Atur File dan Unduhan: Hapus file acak yang tidak akan dibuka lagi. Buat sistem manajemen file sederhana dengan folder yang diberi nama jelas, seperti “Proyek Kerja” atau “Keuangan”.
  • Bersihkan Email dan Akun: Berhenti berlangganan dari milis yang tidak Anda baca. Aplikasi seperti Clean Email dapat membantu mengelola kotak masuk. Arsipkan atau hapus email yang tidak dibutuhkan. Tutup akun lama untuk mengurangi risiko keamanan.
  • Kelola Tab Browser dan Bookmark: Tutup tab browser yang tidak lagi dibutuhkan. Atur bookmark ke dalam folder relevan agar mudah ditemukan.

Membangun Kebiasaan Digital Declutter yang Berkelanjutan

“Digital decluttering tidak harus membebani atau memakan waktu terlalu banyak,” menurut Consumer Cellular.

Untuk menjaga ponsel tetap rapi dan pikiran tetap tenang, jadwalkan pembersihan rutin pada perangkat Anda, misalnya setiap beberapa bulan, untuk menghapus hal-hal yang tidak dibutuhkan. Terapkan aturan “satu masuk, satu keluar”: saat menambahkan aplikasi atau file baru, pertimbangkan untuk menghapus yang lain.

Praktikkan minimalisme digital, sebuah gerakan yang didorong oleh Gen Z. Ini melibatkan pengurangan keterlibatan digital dengan menyederhanakan penggunaan teknologi dan berfokus pada hal yang benar-benar penting. Penelitian menunjukkan bahwa mengurangi waktu layar dapat meningkatkan fokus, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas tidur.

Dengan menerapkan daftar “digital declutter” ini, Anda tidak hanya akan memiliki ponsel yang lebih cepat dan terorganisir, tetapi juga akan merasakan manfaat signifikan pada kesehatan mental dan kesejahteraan Anda. Ini adalah tentang membuat teknologi bekerja untuk Anda, bukan sebaliknya.

Sumber : https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8259005/perlunya-digital-decluttering-untuk-bebaskan-diri-dari-kekacauan-digital-yang-bikin-stres-dan-cemas

Senja Kala Toko Buku UI: Dulu Diburu Mahasiswa, Kini Menanti Pembeli di Gang Sepi

Senja Kala Toko Buku UI: Dulu Diburu Mahasiswa, Kini Menanti Pembeli di Gang Sepi

DEPOK, KOMPAS.com – Gang kecil selepas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Stasiun Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, tampak lengang siang itu.

Deretan toko yang dulu ramai kini banyak yang tutup. Hanya beberapa toko makanan, minuman, dan aksesori yang masih bertahan menjajakan dagangannya.

Di tengah deretan toko yang semakin sepi, dua toko buku masih berdiri.

Tumpukan buku memenuhi bagian dalam toko hingga teras. Sebagian buku tampak telah lama tersimpan, menunggu pembeli yang datang. Salah satunya adalah Toko Buku Jenny.

Pemilik Toko Buku Jenny, Rahidin Manullang (59), masih bertahan di tengah kondisi tersebut. Dari tokonya, ia menyaksikan satu per satu toko buku di sekitar UI tutup.

“Di sini, dari sini ada 10 dulu. Sekarang tinggal dua. Tutup semua baru-baru ini,” ujar Wahidin saat ditemui Kompas.com di tokonya, Depok, Kamis (13/8/2026).

Sebanyak 10 toko buku yang dulu berjejer di kawasan tersebut menjadi bagian dari ramainya aktivitas mahasiswa.

Buku kuliah, buku referensi, hingga buku-buku yang menjadi kebutuhan mahasiswa mudah ditemukan di sana.

Kini, pemandangan itu berubah. Toko-toko yang sebelumnya menjadi tempat mahasiswa mencari buku sudah banyak yang tutup.

Sebagian pedagang, kata Rahidin, memilih tidak lagi menyewa tempat dan membawa buku-buku mereka ke rumah untuk dijual secara daring. Rahidin pun sebenarnya berencana melakukan hal serupa akhir tahun ini.

Dari Senen hingga Bertahan di Sekitar UI

Rahidin bukan orang baru dalam bisnis buku. Sejak muda, ia sudah berjualan buku.

Sebelum membuka Toko Buku Jenny di sekitar kampus UI sekitar lima tahun lalu, ia lebih dulu berjualan di kawasan Senen, Jakarta Pusat dan Stasiun Pondok Cina, Depok.

Kala itu, berjualan buku masih menjadi sumber penghasilan yang cukup menjanjikan.

Ketika pindah ke kawasan UI, kondisi toko juga masih cukup baik. Mahasiswa menjadi pembeli utama, terutama ketika memasuki tahun ajaran baru.

Namun, pandemi Covid-19 menjadi titik perubahan. Ketika perkuliahan beralih ke sistem pembelajaran daring, mahasiswa tidak lagi datang ke kampus seperti sebelumnya. Kebutuhan membeli buku fisik pun ikut menurun.

“Di sini sebelum Covid bagus, mahasiswa masih banyak yang beli buku. Setelah Covid itu karena belajar di rumah, online, jadi langsung turun,” kata Rahidin.

Penurunan tersebut dirasakan sangat tajam. Sebelum pandemi, omzet toko Rahidin bisa mencapai sekitar Rp 2 juta dalam sehari.

Ketika memasuki tahun ajaran baru, pendapatannya bahkan bisa lebih besar karena mahasiswa biasanya membeli beberapa buku sekaligus.

Satu mahasiswa bisa membeli dua hingga lima buku dalam sekali datang. Buku untuk berbagai jurusan, mulai dari hukum, ilmu sosial dan politik, sastra hingga matematika dan ilmu pengetahuan alam, dulu masih banyak dicari.

Namun kini, situasinya jauh berbeda. Untuk mendapatkan omzet Rp 1 juta dalam sebulan saja, Rahidin mengaku tidak selalu berjalan mulus. “Dulu satu hari bisa Rp 2 juta. Sekarang kan enggak nentu sih, kalau terjual satu buku sehari saja sudah syukur kalau musim-musim begini,” ucapnya.

Hanya Ramai Saat Tahun Ajaran Baru

Penjualan buku di toko Rahidin kini sangat bergantung pada musim. Momen paling ramai biasanya terjadi ketika tahun ajaran baru dimulai. Itu pun tidak berlangsung sepanjang tahun.

Mahasiswa baru biasanya masih membeli buku-buku dasar yang dianggap penting untuk perkuliahan. Setelah masa tersebut berlalu, jumlah pembeli kembali turun.

“Kalau tahun ajaran baru itu biasa buku-buku dasar, kayak hukum, buku-buku wajibnya harus beli dulu dasarnya semua,” kata dia.

Untuk semester berikutnya, penjualan biasanya semakin menurun. Di sekitar UI, buku hukum menjadi salah satu jenis buku yang masih dicari.

Lokasi toko yang berdekatan dengan fakultas hukum membuat mahasiswa dari jurusan tersebut masih datang untuk mencari buku.

Namun, jumlahnya tidak lagi seperti dulu.

Perubahan kebutuhan perkuliahan juga ikut berpengaruh. Ia menyebut sejumlah buku dasar yang dahulu hampir pasti dibeli mahasiswa kini sudah jarang dicari.

Buku-buku seperti Pancasila, kewarganegaraan, hingga mata kuliah dasar lainnya tidak lagi menjadi barang yang rutin dibeli mahasiswa seperti pada masa lalu.

“Kalau dulu mahasiswa masuk semester satu, namanya PKN harus satu seorang, Pancasila satu seorang. Sekarang enggak ada lagi,” tuturnya.

Lima Tahun Tak Lagi Berani Menambah Stok

Sepinya pembeli membuat Wahidin harus berhati-hati dalam mengelola stok. Ia tidak lagi berani berbelanja buku dalam jumlah banyak kepada penerbit.

Buku-buku yang berada di tokonya sebagian besar merupakan stok lama yang sudah dimiliki sejak beberapa tahun lalu.

“Kalau bikin stok enggak berani lagi belanja,” katanya.

Sudah sekitar lima tahun Rahidin tidak banyak menambah stok buku. Kondisi tersebut berbeda dengan masa ketika toko masih ramai.

Dulu, ia bisa memesan buku dari penerbit dan stok tersebut kemudian dijual kepada mahasiswa. Kini, membeli stok baru justru berisiko membuat modal tertahan.

Perubahan itu juga terasa pada buku-buku hukum. Buku hukum memiliki pasar tersendiri karena mahasiswa masih membutuhkannya.

Namun, perubahan undang-undang membuat buku lama tidak selalu bisa dijual. Materi yang berkaitan dengan peraturan perundang-undangan harus mengikuti aturan terbaru. Buku yang memuat ketentuan lama akhirnya semakin sulit dicari pembelinya.

“Yang lama enggak laku. Harus diselesaikan. Paling pengantar-pengantarnya enggak berubah. Kalau masalah undang-undang kan berubah,” ucapnya.

Meski begitu, buku lama tetap memiliki pembeli. Menurutnya, mahasiswa terkadang masih mencari buku lama untuk memahami dasar suatu materi.

Oleh karena itu, ia tidak serta-merta membuang seluruh stok yang tersisa. Buku-buku tersebut tetap disimpan sambil menunggu seseorang datang mencarinya.

Ketika Buku Mulai Ditinggalkan

“Apalagi teknologi baru sekarang AI itu sudah lebih canggih lagi,” ujarnya.

Tak hanya itu, menurut dia kebiasaan membaca generasi muda saat ini juga ikut berubah. Rahidin melihat mahasiswa sekarang tidak lagi sebanyak dulu membeli buku untuk menunjang perkuliahan lantaran sebagian materi bisa diperoleh dari internet atau sumber digital lainnya.

Buku-buku komunikasi, misalnya, yang dahulu cukup banyak dicari kini tidak lagi menjadi andalan penjualan.

“Anak komunikasi dulu paling banyak bukunya. Sekarang enggak jalan itu komunikasi semua. Pengantar komunikasi, komunikasi antarbudaya, enggak pernah dicari lagi,” katanya.

Bertahan Lewat Toko Online

Di tengah penjualan toko fisik yang terus merosot, Rahidin akhirnya beralih mengandalkan penjualan daring.

Ia memiliki toko online bernama Catherine Book yang dipasarkan melalui sejumlah platform, termasuk Shopee dan TikTok Shop.

Ia mengaku pesanannya memang tidak langsung membanjir. Biasanya hanya ada satu atau dua pesanan dalam sehari. Pada kondisi paling ramai, pesanan bisa mencapai lima buku sehari.

Namun, bagi Rahidin, pesanan tersebut cukup berarti untuk membuatnya tetap bertahan.

“Lebih sering ada dari online. Ini kadang-kadang laku dalam satu minggu ada satu hari, dua,” kata dia.

Buku yang dijual secara daring bukan hanya berasal dari toko fisik. Sebagian besar stok justru berada di rumah Rahidin.

Toko yang berada di sekitar UI kini hanya menjadi salah satu tempat penyimpanan buku karena rumahnya tidak dapat menampung seluruh buku-buku dagangannya.

Ia bercerita, setiap pagi ia sendiri yang menyiapkan dan mengemas pesanan sebelum berangkat ke toko pada siang harinya.

Jika menggunakan jasa ekspedisi yang mengharuskan paket diantar, ia akan membawa paket tersebut ke agen. Sementara beberapa layanan lain memungkinkan paket dijemput oleh kurir.

Aktivitas tersebut menjadi rutinitas baru bagi Wahidin. Pagi hari, ia bisa menghabiskan waktu di rumah untuk merapikan pesanan daring. Setelah itu, ia datang ke toko sekitar pukul 10.00 atau 11.00 WIB.

Ia menuturkan, Toko Buku Jenny biasanya buka hingga sekitar pukul 18.00 WIB. Sebab, pada pagi dan malam hari tidak banyak orang datang.

Sewa Toko Tetap Berjalan

Masalahnya, toko fisik tetap membutuhkan biaya meskipun pembeli datang semakin jarang.

Rahidin harus membayar sewa sekitar Rp 1 juta setiap bulan.

Pada masa toko masih ramai, biaya tersebut tidak menjadi persoalan besar. Namun, ketika omzet merosot, biaya sewa menjadi beban tersendiri.

Rahidin bahkan mengaku saat ini ia tengah menunggak pembayaran hingga dua bulan.

“Kadang-kadang ketutup, kadang-kadang enggak,” ujarnya.

Ia masih mempertahankan toko karena tidak ingin begitu saja meninggalkan buku-buku yang tersisa.

Selain itu, rumahnya tidak cukup luas untuk menampung seluruh stok buku. Buku-buku yang tidak ditempatkan di toko disimpan di rumah dan sebagian diletakkan hingga ke teras. Yang penting, kata Rahidin, buku-buku tersebut tidak terkena air.

Namun, bertahan dengan kondisi seperti ini tentu tidak mudah. Untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga, istrinya ikut mencari penghasilan tambahan dengan menjadi pengemudi ojek daring dan mengantarkan pesanan makanan.

Menunggu Tahun Ajaran Baru

Karena penjualan sangat bergantung pada musim, Rahidin kini hanya bisa berharap pada tahun ajaran baru.

Saat mahasiswa baru mulai berdatangan, toko biasanya kembali mendapat pembeli.

Untuk satu bulan, pada periode tersebut, penjualan bisa mencapai sekitar 10 buku per hari.

Namun setelah masa tahun ajaran baru selesai, pembeli kembali sepi. Rahidin pun tidak tahu sampai kapan kondisi tersebut bisa dipertahankan.

Ia dan istrinya sudah mulai membicarakan kemungkinan menutup toko jika penjualan tidak juga membaik. Rencananya, jika hingga tahun ini kondisi masih sama, toko fisik akan ditutup.

Buku-buku yang masih layak jual akan dibawa ke rumah dan dipasarkan secara daring. Sementara buku yang benar-benar tidak laku akan dijual ke tempat loak.

“Kalau enggak dipilih lagi, yang kira-kira enggak laku kita buang, kita kiloin lagi. Jadi sampah,” tutur Rahidin.

Sumber : https://megapolitan.kompas.com/read/2026/08/14/14372631/senja-kala-toko-buku-ui-dulu-diburu-mahasiswa-kini-menanti-pembeli-di

Bukan Sekadar Pencari Nafkah, Pentingnya Peran Ayah dalam Tumbuh Kembang Anak

Bukan Sekadar Pencari Nafkah, Pentingnya Peran Ayah dalam Tumbuh Kembang Anak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Di sebagian besar keluarga Indonesia, urusan mengasuh anak kerap kali masih dianggap sebagai tugas domestik ibu. Sementara itu, sosok ayah lebih banyak diposisikan sebatas pencari nafkah.

Padahal, absennya keterlibatan ayah secara emosional atau fenomena fatherless dapat membawa dampak signifikan bagi perkembangan mental serta perilaku anak.

Konselor Dr. Heru Mugiarso, Kons, menegaskan bahwa kehadiran ayah dalam pengasuhan memiliki dampak yang sangat vital, dengan bentuk pendekatan yang berbeda antara anak perempuan dan anak laki-laki.

Bagi anak perempuan, sosok ayah adalah sumber utama kasih sayang dan tempat mendapatkan validasi. Kebutuhan psikologis ini sebenarnya dapat dipenuhi lewat tindakan sederhana sehari-hari, seperti memberikan pujian tulus atau pelukan hangat.

Sayangnya, Heru menilai gestur kasih sayang semacam ini masih sering dianggap canggung dalam budaya banyak keluarga. Padahal, ketika anak perempuan tidak mendapatkan penerimaan dan rasa berharga dari sang ayah di rumah, ia rentan mencari sosok pengganti dari luar.

“Jika anak tidak menemukan validasi di rumah, ia akan mencari perhatian dari luar. Risikonya, ia bisa terjebak dalam hubungan yang toksik karena dimanfaatkan atau dimanipulasi oleh orang yang salah,” ungkap Heru dalam acara Momspiration “Ramai Isu Fatherless: Tantangan Ayah LDM dan Single Mom” di kanal YouTube Tribun Health, Kamis (13/8/2026).

Role Model bagi Anak Laki-laki dan Pentingnya Co-Parenting

Berbeda dengan anak perempuan, bagi anak laki-laki ayah berperan sebagai cermin utama atau role model. Anak laki-laki belajar memahami gambaran ideal tentang cara bersikap, bertanggung jawab, dan bertindak sebagai seorang pria melalui perilaku ayahnya sehari-hari.

“Kalau ayahnya tidak bisa memberikan role model yang positif, anak berisiko tidak mendapatkan gambaran yang utuh tentang sosok pria sejati,” jelas Heru.

Oleh karena itu, Heru mendorong keluarga modern untuk mulai menerapkan pola pengasuhan bersama (co-parenting). Budaya yang menganggap tugas ayah selesai setelah memenuhi kebutuhan finansial harus dikikis.

Kedekatan emosional tidak harus dibangun melalui aktivitas rumit. Komunikasi sederhana, meluangkan waktu untuk bermain, serta mendengarkan cerita anak sudah cukup menjadi sarana bagi anak untuk merasakan kehadiran dan kepedulian seorang ayah.

Sumber : https://www.tribunnews.com/lifestyle/7868617/bukan-sekadar-pencari-nafkah-pentingnya-peran-ayah-dalam-tumbuh-kembang-anak

Tubuh Mulai ‘Protes’ saat Lomba 17-an? Ini Tanda Harus Segera Berhenti

Tubuh Mulai ‘Protes’ saat Lomba 17-an? Ini Tanda Harus Segera Berhenti

Jakarta – Lomba 17 Agustus menjadi salah satu kegiatan yang meramaikan perayaan Hari Kemerdekaan. Mulai dari balap karung, tarik tambang, panjat pinang, hingga berbagai lomba beregu, semuanya mengandalkan aktivitas fisik.
Keseruan lomba terkadang membuat peserta lupa dengan kondisi tubuh. Demi menjadi pemenang, seseorang bisa saja terus memaksakan diri meski sudah merasa lelah atau tidak nyaman.

Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi dr Oryza Satria, SpOT(K) dari Mayapada Hospital mengatakan bahwa sinyal-sinyal ini biasanya tidak tertangkap oleh peserta lomba akibat euforia.

“Peserta sebaiknya langsung berhenti bila muncul nyeri tajam mendadak, rasa seperti robek atau bunyi ‘pop’, sendi terasa tidak stabil, kehilangan kekuatan secara tiba-tiba, tidak mampu menapak atau menggunakan anggota tubuh secara normal, kesemutan atau mati rasa, pusing, sesak, atau merasa hampir pingsan,” kata dr Oryza kepada detikcom, Minggu (16/8/2026).

Menurut dr Oryza, prinsip utamanya adalah munculnya rasa pegal dan lelah akibat lomba bisa dikatakan normal. Namun, jika kondisi itu disertai dengan beberapa fungsi sendi atau rasa sakit yang muncul tidak biasa, sebaiknya jangan dipaksakan.

Selain itu, ada risiko cedera ringan yang mungkin bisa terjadi. Hal ini disebabkan oleh gerakan eksplosif, tarikan mendadak, jatuh, permukaan licin, dan aktivitas yang tidak biasa dilakukan sehari-hari.

“Yang paling sering biasanya cedera ringan seperti lecet, memar, keseleo, strain otot, dan nyeri setelah aktivitas,” katanya.

“Tetapi sesekali bisa terjadi cedera yang lebih serius seperti dislokasi bahu, patah tulang pergelangan tangan atau lengan, cedera ligamen, bahkan cedera kepala akibat jatuh,” tutupnya.

Sumber : https://health.detik.com/kebugaran/d-8621653/tubuh-mulai-protes-saat-lomba-17-an-ini-tanda-harus-segera-berhenti