Penyebab Busi Berubah Hitam dan Basah

Penyebab Busi Berubah Hitam dan Basah

Jakarta, CNN Indonesia — Apakah Anda pernah merasakan tarikan gas motor terasa berat atau mesin mendadak mogok dan susah dinyalakan? Kondisi tersebut bisa berawal dari gangguan komponen kecil bernama busi.

Busi berfungsi menyulut pembakaran dari campuran udara dan bahan bakar di dalam ruang bakar. Percikan yang dihasilkan memicu ledakan kecil untuk mendorong piston hingga akhirnya memulai mekanisme sistem gerak sampai memutar roda.

Saat busi tidak bekerja efisien, seluruh daya mesin akan lumpuh total. Kondisi busi yang kotor tidak hanya merusak kenyamanan berkendara, tetapi juga menjadi penanda adanya gangguan serius pada komponen internal mesin.

Mengenal struktur dan fungsi busi

Meski berukuran kecil, busi tersusun atas rangkaian komponen yang bekerja dalam suhu dan tekanan ekstrem:

1. Terminal

Bagian paling atas yang terhubung ke kabel tegangan tinggi dari koil untuk menyalurkan arus listrik menuju inti elektroda.

2. Insulator

Lapisan keramik khusus tahan panas yang mencegah kebocoran arus listrik ke bagian logam, sekaligus mentransfer panas ke kepala silinder.

3. Ribs

Bagian bergelombang pada insulator yang berfungsi memperpanjang jalur permukaan (creepage distance) guna mencegah arus listrik bocor ke permukaan, terutama saat kondisi lembab.

4. Insulator tip

Bagian ujung keramik yang masuk ke ruang bakar untuk menentukan tingkat pelepasan panas (heat range).

5. Metal case

Badan berulir dari logam yang menempel pada kepala silinder sekaligus menjadi jalur pelepasan panas dari busi ke mesin.

6. Gasket

Cincin penyelaras dari logam lunak yang memadatkan celah antara busi dan kepala silinder. Kompresi mesin akan bocor dan membuat tenaga motor anjlok jika gasket ini rusak.

7. Inti Elektroda

Elektroda pusat yang menerima arus tinggi dari terminal. Ujungnya berbahan paduan nikel atau platinum agar tahan erosi.

8. Ground elektroda

Bagian elektroda yang tersambung ke metal case sebagai pembumian. Percikan api muncul saat listrik melompati celah antara inti elektroda dan ground elektroda.

Busi hitam dan basah

Perubahan warna busi menjadi gelap dan basah menunjukkan adanya malafungsi pada mesin. Berikut beberapa pemicunya:

– Mutu busi tidak sesuai

Menggunakan busi yang spesifikasinya tidak cocok dengan mesin dapat menghambat proses pembakaran dan memicu penumpukan kerak karbon.

– Kebocoran oli mesin

Pelumas mesin yang merembes ke ruang bakar akibat ausnya ring piston atau seal klep akan ikut terbakar. Oli meninggalkan endapan kental berminyak pada insulator tip dan elektroda, membuat busi tampak hitam dan basah.

– Bahan bakar kurang tepat

Konsumsi bensin dengan angka oktan di bawah standar pabrik memicu pembakaran tak sempurna dan menyisakan kerak hitam di busi.

– Filter udara tersumbat

Penyaringan udara yang kotor menahan pasokan oksigen ke ruang bakar. Akibatnya, rasio bensin menjadi jauh lebih dominan sehingga sisa bensin yang gagal terbakar membasahi busi.

– Campuran bahan bakar terlalu dominan

Pasokan bensin yang berlebih dibanding udara menyebabkan pembakaran tidak tuntas dan membasahi ujung busi dengan sisa bahan bakar.

– Penyetelan karburator tidak pas

Setingan karburator yang terlalu kaya membuat pilot jet atau main jet menembakkan bensin secara berlebihan. Ruang pembakaran menjadi banjir bensin, membuat busi kotor, basah, dan boros bahan bakar.

Solusi

Apabila busi sudah terlalu aus dan dipenuhi kerak basah, ganti dengan busi baru yang sesuai spesifikasi standar di buku petunjuk kendaraan.

Jika timbul kebocoran oli, serahkan pengerjaan bongkar kepala silinder dan penggantian komponen kepada teknisi ahli di bengkel resmi.

Bersihkan kotoran di sekitar busi, ganti filter udara yang kotor, serta setel ulang karburator agar campuran udara dan bensin kembali seimbang.

Menjaga performa busi tetap kering dan bersih adalah kunci utama menjaga responsivitas mesin serta efisiensi bahan bakar mengutip keterangan Suzuki, Rabu (2/9).

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/otomotif/20260902132646-584-1399133/penyebab-busi-berubah-hitam-dan-basah

Mengapa Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang? Ternyata Ada Aturan dan Maknanya

Mengapa Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang? Ternyata Ada Aturan dan Maknanya

KOMPAS.com – Bendera Merah Putih bukan sekadar simbol kemerdekaan Indonesia. Dalam momen tertentu, posisinya yang dikibarkan setengah tiang menyampaikan pesan yang berbeda: duka cita dan penghormatan kepada tokoh bangsa.

Makna tersebut bukan hanya lahir dari tradisi, tetapi juga diatur secara resmi dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Bendera setengah tiang sebagai tanda berkabung

Pengibaran Bendera Merah Putih setengah tiang bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan memiliki dasar hukum dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Pada Pasal 12 ayat (1), undang-undang tersebut menyebutkan bahwa Bendera Negara dapat digunakan sebagai tanda perdamaian, tanda berkabung, dan penutup peti atau usungan jenazah.

Lebih lanjut, Pasal 12 ayat (4) dan (5) menegaskan bahwa bendera dikibarkan setengah tiang sebagai tanda berkabung apabila Presiden atau Wakil Presiden, mantan Presiden atau mantan Wakil Presiden, pimpinan atau anggota lembaga negara, menteri atau pejabat setingkat menteri, kepala daerah, maupun pimpinan DPRD meninggal dunia.

Makna utama pengibaran bendera setengah tiang adalah ungkapan duka cita resmi negara sekaligus penghormatan terhadap jasa para penyelenggara negara.

Tata cara pengibaran yang telah diatur

Selain maknanya, tata cara pengibaran bendera setengah tiang juga telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009.

Bendera tidak langsung dipasang pada posisi setengah tiang. Saat dinaikkan, bendera harus terlebih dahulu mencapai puncak tiang, dihentikan sejenak, kemudian diturunkan hingga posisi setengah tiang.

Sebaliknya, ketika hendak diturunkan, bendera kembali dinaikkan ke ujung tiang terlebih dahulu sebelum akhirnya diturunkan sepenuhnya.

Pada saat penaikan maupun penurunan bendera, seluruh peserta yang hadir diwajibkan memberikan penghormatan dengan berdiri tegak menghadap bendera hingga prosesi selesai. Upacara tersebut juga dapat diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Ketentuan pengibaran saat bertepatan dengan hari nasional

Berdasarkan Pasal 12 ayat (11), apabila pengibaran bendera setengah tiang sebagai tanda berkabung dilakukan bersamaan dengan pengibaran bendera untuk memperingati hari-hari besar nasional, maka digunakan dua Bendera Merah Putih yang dipasang berdampingan.

Bendera di sebelah kiri dikibarkan setengah tiang sebagai tanda berkabung, sedangkan bendera di sebelah kanan dikibarkan penuh untuk menghormati peringatan hari nasional.

Sebagai contoh, apabila suatu masa berkabung nasional ditetapkan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia atau hari besar nasional lainnya yang mengharuskan pengibaran bendera satu tiang penuh, tata cara pengibaran mengikuti ketentuan tersebut sehingga makna penghormatan dan semangat kebangsaan tetap tersampaikan.

Bendera Merah Putih dipandang bukan hanya sebagai identitas nasional, tetapi juga simbol kedaulatan, persatuan, dan perjuangan bangsa.

Menghormati bendera, termasuk melalui tata cara pengibaran yang benar, merupakan bagian dari sikap bela negara dan penghargaan terhadap sejarah perjuangan Indonesia.

Tindakan yang merendahkan martabat bendera negara dapat berdampak pada lunturnya rasa persatuan dan kebanggaan nasional.

Oleh karena itu, penghormatan terhadap Sang Merah Putih bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap identitas bangsa.

Sumber : https://www.kompas.com/stori/read/2026/09/01/200000379/mengapa-bendera-merah-putih-dikibarkan-setengah-tiang-ternyata-ada-aturan

Siapa John Ternus CEO Apple Baru Pengganti Tim Cook?

Siapa John Ternus CEO Apple Baru Pengganti Tim Cook?

Jakarta, CNN Indonesia — John Ternus resmi menjabat sebagai CEO Apple mulai hari ini, Selasa (1/9). Dia menggantikan Tim Cook yang akan menjadi kepala eksekutif perusahaan tersebut.

Kepastian Ternus menjadi suksesor Cook sudah diumumkan perusahaan sejak jauh-jauh hari. Ia selama ini dianggap menjadi sosok di balik layar yang memimpin transformasi besar-besaran pada lini perangkat keras Apple, termasuk transisi bersejarah ke chip Apple Silicon.

Ternus lahir dan besar di Amerika Serikat. Setelah lulus dari University of Pennsylvania pada 1997 dengan gelar sarjana teknik mesin, ia sempat bekerja di Virtual Research Systems.

Ternus telah bergabung dengan Apple sejak 2001 sebagai anggota tim Product Design. Ia naik jabatan menjadi Vice President Hardware Engineering pada 2013 dan menjadi Senior Vice President Hardware Engineering pada 2021.

Salah satu pekerjaan awalnya di Apple adalah mengembangkan Apple Cinema Display. Setelah bergabung sekitar tiga tahun, Ternus menjadi manajer tim. Pada 2005, ia memimpin pengembangan iMac seri G5.

Ia banyak bekerja dengan pemasok dan perakit di Asia, memberinya pemahaman mengenai proses manufaktur serta tantangan dalam mewujudkan desain produk Apple.

Setelah menjadi Vice President Hardware Engineering pada 2013, tanggung jawabnya kemudian mencakup tim Mac dan iPad.

Ternus kemudian terlibat dalam pengembangan setiap generasi dan model iPad yang pernah dirilis. Ia juga merupakan salah satu sosok yang mendorong pengembangan iPadOS.

Ia menilai iPad tidak sepenuhnya memanfaatkan kemampuan perangkat keras karena iOS belum dirancang untuk layar yang lebih besar dan prosesor yang lebih bertenaga.

Ternus juga terlibat dalam pengembangan Apple Pencil, iPhone 12, AirPods, sensor LiDAR pada iPhone versi Pro, serta chip Apple Silicon yang menggantikan prosesor Intel untuk Mac.

Pada 2021, ia menjadi Senior Vice President of Hardware Engineering, memimpin seluruh divisihardware engineeringApple termasuk tim pengembangan iPhone, iPad, Mac, dan AirPods.

Namun, pekerjaannya tidak selalu berjalan mulus. Fitur MacBook Pro Touch Bar yang didukungnya pada akhirnya dihentikan. Selain itu, Butterfly Keyboard yang ikut dikembangkannya juga berujung pada berbagai keluhan dan gugatan hukum.

Pada April 2025, Apple melakukan reorganisasi setelah penundaan sejumlah fitur Apple Intelligence. Tim robotika yang sebelumnya berada di bawah tim kecerdasan buatan dan machine learning dipindahkan ke divisi hardware yang dipimpin Ternus.

Pada Januari 2026, Ternus kembali mendapat peran tambahan. Tim desain yang sebelumnya berada di bawah pengawasan COO Jeff Williams, dialihkan kepadanya sebagai bagian dari perubahan struktur organisasi.

Dalam praktiknya, Ternus terlibat dalam pembahasan desain perangkat keras dan perangkat lunak di tingkat eksekutif.

Pengalaman panjang tersebut membuat Ternus menjadi salah satu kandidat terkuat untuk menggantikan Cook. Pada usia 50 tahun, ia juga termasuk salah satu anggota yang lebih muda dalam jajaran eksekutif Apple.

Latar belakang Ternus berbeda dengan dua CEO Apple sebelumnya. Steve Jobs dikenal dengan fokusnya pada desain, sedangkan Tim Cook memiliki pengalaman kuat di bidang operasi dan rantai pasok.

John Ternus akan menjadi CEO Apple pertama yang membangun kariernya melalui pengembangan perangkat keras,teknologi, dan produk.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260901094155-185-1398615/siapa-john-ternus-ceo-apple-baru-pengganti-tim-cook

Sejarah Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Ikon di Serambi Makkah

Sejarah Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Ikon di Serambi Makkah

Jakarta – Masjid Raya Baiturrahman merupakan salah satu ikon penting bagi masyarakat Aceh. Berdiri di jantung Kota Banda Aceh, masjid ini tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga menyimpan perjalanan panjang sejarah Aceh.

Kemegahan Masjid Raya Baiturrahman juga membuatnya menjadi salah satu destinasi wisata religi yang banyak dikunjungi. Masjid megah yang memiliki kubah, menara, serta halaman luas dengan payung elektrik ini menjadi pemandangan khas yang mudah dikenali.

Awal Berdirinya Masjid Raya Baiturrahman

Mengutip laman resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, sejarah awal Masjid Raya Baiturrahman memiliki beberapa versi. Salah satu riwayat menyebutkan masjid pertama dibangun pada 1292 M, pada masa pemerintahan Sultan Alaidin Mahmudsyah. Pada masa awal tersebut, bangunan masjid disebut menggunakan konstruksi kayu.

Riwayat lainnya mengaitkan pembangunan atau pendirian kembali Masjid Raya Baiturrahman dengan masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1607-1636), ketika Kesultanan Aceh berada pada masa kejayaannya.

Pada masa tersebut, masjid menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Aceh. Fungsinya bukan hanya sebagai tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga berkaitan dengan pendidikan agama serta kehidupan sosial dan kebudayaan masyarakat.

Bangunan awal masjid memiliki karakter arsitektur Aceh. Bentuknya berupa bangunan persegi dengan atap bertingkat menyerupai piramida atau meru. Struktur tersebut mencerminkan karakter arsitektur masjid tradisional Aceh pada masa itu.

Bangunan masjid juga dikelilingi beberapa lapis benteng yang memperlihatkan bahwa kawasan tersebut memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat.

Masjid Dibakar dalam Perang Aceh

Perjalanan Masjid Raya Baiturrahman tidak dapat dipisahkan dari sejarah Perang Aceh dan kedatangan kolonial Belanda.

Pada 10 April 1873, pasukan Belanda menyerang Koetaradja, nama lama Banda Aceh. Masjid Raya Baiturrahman menjadi salah satu lokasi penting dalam perlawanan masyarakat Aceh.

Dalam pertempuran tersebut, masyarakat menggunakan kawasan masjid sebagai salah satu titik pertahanan menghadapi pasukan kolonial.

Jenderal Johan Harmen Rudolf Kohler memimpin ekspedisi pertama Belanda ke Aceh. Dalam pertempuran, Kohler tewas di sekitar halaman Masjid Raya Baiturrahman.

Belanda kemudian melancarkan ekspedisi berikutnya di bawah pimpinan Jenderal Jan van Swieten. Dalam serangan tersebut, kawasan masjid kembali menjadi bagian dari medan pertempuran dan bangunan Masjid Raya Baiturrahman akhirnya terbakar.

Dibangun Kembali oleh Pemerintah Kolonial

Setelah masjid terbakar, pemerintah kolonial Belanda menyadari besarnya arti Masjid Raya Baiturrahman bagi masyarakat Aceh.

Pembangunan kembali kemudian dilakukan pada 1879. Peletakan batu pertama disebut dilakukan oleh Tengku Malikul Adil.

Dalam proses pembangunan kembali tersebut, Belanda menghadirkan arsitektur yang berbeda dari bentuk masjid sebelumnya. Bangunan baru menggunakan gaya Indo-Saracenic atau Mughal, yang menghasilkan tampilan khas dengan kubah dan elemen arsitektur yang terinspirasi dari kawasan India dan Persia.

Pembangunan masjid baru tersebut rampung pada 27 Desember 1881 berdasarkan riwayat yang tercantum dalam bahan sejarah mengenai masjid ini.

Pada awalnya, sebagian masyarakat Aceh disebut menolak beribadah di masjid yang dibangun oleh pemerintah kolonial. Namun, seiring berjalannya waktu, Masjid Raya Baiturrahman kembali menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.

Masjid Raya Baiturrahman kemudian mengalami sejumlah perluasan. Perubahan tersebut membuat bentuk bangunan semakin megah sekaligus menyesuaikan dengan pertumbuhan jumlah jamaah.

Pada awal pembangunan kembali oleh Belanda, masjid memiliki satu kubah utama.

Kemudian, pada sekitar 1935-1936, dilakukan perluasan dengan menambahkan dua kubah di sisi kiri dan kanan. Dengan penambahan tersebut, jumlah kubah menjadi tiga.

Perkembangan berikutnya berlangsung pada masa setelah Indonesia merdeka. Pada 1957, Masjid Raya Baiturrahman kembali diperluas. Dua kubah tambahan dibangun sehingga jumlah kubah menjadi lima.

Perluasan tersebut dilakukan berdasarkan keputusan Menteri Agama Republik Indonesia tertanggal 31 Oktober 1957. Pekerjaan perluasan kemudian berlangsung hingga beberapa tahun berikutnya.

Pada perkembangan selanjutnya, jumlah kubah kembali bertambah menjadi tujuh kubah. Masjid juga memiliki beberapa menara.

Selamat dari Tsunami Aceh 2004

Salah satu kisah paling terkenal dalam sejarah Masjid Raya Baiturrahman terjadi pada 26 Desember 2004.

Gempa bumi dahsyat yang kemudian disusul tsunami menghantam sebagian besar wilayah pesisir Aceh. Banda Aceh menjadi salah satu wilayah yang mengalami kerusakan sangat parah.

Di tengah kehancuran tersebut, Masjid Raya Baiturrahman tetap berdiri kokoh.

Bangunan masjid mengalami dampak bencana, tetapi secara umum tetap berdiri gagah dibandingkan banyak bangunan lain di sekitarnya. Kawasan masjid juga menjadi tempat berlindung bagi warga yang berhasil menyelamatkan diri dari terjangan tsunami.

Pemandangan Masjid Raya Baiturrahman yang tetap berdiri ketika sebagian besar kawasan di sekitarnya porak-poranda kemudian menjadi salah satu simbol keteguhan masyarakat Aceh.

Masjid Raya Baiturrahman kemudian mengalami pembenahan setelah tsunami. Salah satu revitalisasi besar dilakukan pada periode 2015-2017.

Area halaman masjid ditata kembali dengan penggunaan lantai marmer. Selain itu, dipasang 12 payung elektrik berukuran besar.

Keberadaan payung tersebut membuat halaman masjid terlihat semakin megah. Desainnya juga mengingatkan pada payung elektrik yang terdapat di kawasan Masjid Nabawi di Madinah.

Sumber : https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-8641051/sejarah-masjid-raya-baiturrahman-aceh-ikon-di-serambi-makkah

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi Mulai Hari Ini, Cek Ketentuannya

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi Mulai Hari Ini, Cek Ketentuannya

Liputan6.com, Jakarta – Garuda Indonesia mengubah ketentuan bagasi mulai 1 September 2026. Untuk tiket yang dibeli atau diterbitkan sejak tanggal tersebut, maskapai nasional ini akan menerapkan sistem berdasarkan jumlah koli atau Piece Concept, bukan lagi hanya berdasarkan total berat bagasi.

Perubahan ini diharapkan membuat penumpang lebih mudah mengetahui jumlah koper yang dapat dibawa sekaligus batas berat setiap koper sebelum melakukan perjalanan.

Direktur Transformasi Garuda Indonesia Neil Raymond Mills mengatakan, penerapan sistem tersebut ditujukan untuk memberikan informasi yang lebih jelas kepada pelanggan sejak tahap perencanaan perjalanan.

“Yang ingin kami dorong adalah agar pelanggan memiliki informasi yang semakin jelas sejak merencanakan perjalanan berapa jumlah bagasi yang dapat dibawa dan berapa batas berat setiap bagasi. Dengan begitu, persiapan dapat dilakukan lebih awal dan proses perjalanan di bandara pun diharapkan semakin seamless,” ujar Neil dalam keterangan tertulis, Selasa (1/9/2026).

Dalam sistem Piece Concept, jumlah koper dan batas berat masing-masing koper menjadi hal penting. Misalnya, jika tiket mencantumkan 1 piece maksimal 23 kilogram, penumpang hanya dapat membawa satu koper dengan berat maksimal 23 kilogram.

Jika penumpang membawa dua koper dengan total berat tetap 23 kilogram, bagasi tersebut tetap dihitung sebagai dua koli.

Begitu pula dengan tiket yang mencantumkan 2 pieces x 23 kilogram. Penumpang dapat membawa dua koper dengan berat maksimal 23 kilogram untuk masing-masing koper. Kuota tersebut tidak dapat digabung menjadi satu koper dengan berat 46 kilogram.

Berbeda Tiap Kelas Penerbangan

Ketentuan bagasi Garuda Indonesia dalam skema Piece Concept berbeda berdasarkan kelas penerbangan dan rute perjalanan.

Untuk penerbangan domestik kelas ekonomi, alokasi bagasi dapat mencapai satu koli dengan berat maksimal 23 kilogram. Sementara untuk penerbangan internasional kelas ekonomi, alokasi bagasi dapat mencapai dua koli dengan berat maksimal masing-masing 23 kilogram.

Adapun penumpang kelas Business dan First dapat memperoleh alokasi hingga dua koli dengan batas berat maksimal masing-masing 32 kilogram. Namun, ketentuan tersebut tetap bergantung pada rute dan jenis tiket yang dibeli.

Garuda Indonesia menegaskan informasi yang tercantum dalam e-ticket menjadi acuan utama terkait jatah bagasi setiap penumpang.

Karena itu, penumpang disarankan memeriksa kembali ketentuan pada tiket sebelum berangkat. Setiap koper juga sebaiknya ditimbang secara terpisah untuk memastikan tidak ada yang melebihi batas berat.

Penumpang yang berencana membawa lebih banyak barang saat perjalanan pulang juga disarankan menyisakan ruang di dalam koper.

Jika berat bagasi melebihi ketentuan, penumpang perlu mengecek apakah kelebihan berasal dari jumlah koper, berat masing-masing koper, atau keduanya.

Aturan Pindah Koper

Apabila memungkinkan, kelebihan barang dapat dipindahkan ke koper lain selama setiap koli tetap memenuhi batas berat yang ditentukan. Namun, jika jumlah koper melebihi jatah yang tercantum dalam tiket, penumpang perlu menggunakan opsi excess baggage sesuai ketentuan yang berlaku.

Garuda Indonesia juga mengingatkan penumpang tidak memindahkan seluruh kelebihan bagasi ke kabin. Bagasi kabin tetap memiliki batas ukuran dan berat.

Penumpang diperbolehkan membawa satu tas atau koper kabin dengan ukuran maksimal panjang 56 cm, lebar 36 cm, atau tebal 23 cm. Total tiga dimensinya tidak boleh melebihi 115 cm dengan berat maksimal 7 kilogram.

Sementara itu, tiket yang dibeli atau diterbitkan sebelum 1 September 2026 masih mengikuti ketentuan lama berdasarkan total berat keseluruhan atau Weight Concept.

Untuk penerbangan yang melibatkan lebih dari satu maskapai, seperti codeshare, interline, atau penerbangan lanjutan dengan operator berbeda, ketentuan bagasi dapat berbeda.

Karena itu, penumpang tetap perlu memeriksa informasi bagasi sebelum keberangkatan agar dapat mempersiapkan barang sesuai jumlah dan batas berat yang tercantum pada tiket.

Perubahan sistem ini membuat penumpang tidak hanya perlu memperhatikan total berat bagasi, tetapi juga jumlah koper dan berat setiap koli yang dibawa selama perjalanan.

Sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/8278536/garuda-indonesia-ubah-aturan-bagasi-mulai-hari-ini-cek-ketentuannya

Bukan Hanya Kebahagiaan dan Uang, Ini 6 Dimensi yang Membentuk Kehidupan yang Berkembang

Bukan Hanya Kebahagiaan dan Uang, Ini 6 Dimensi yang Membentuk Kehidupan yang Berkembang

TRIBUNNEWS.COM – Setiap orang tentu memiliki pandangan berbeda tentang seperti apa kehidupan yang baik. Bagi sebagian orang, kehidupan ideal mungkin berarti sejahtera secara finansial sementara bagi yang lain, kehidupan yang baik berarti mendapatkan kasih sayang dari orang-orang terdekat.

Pandangan tersebut juga dapat berubah seiring bertambahnya usia dan pengalaman. Setelah menjalani berbagai pengalaman, ukuran kehidupan yang dianggap baik bisa menjadi lebih luas. Dari sinilah muncul berbagai pertanyaan seperti:

“Apa artinya memiliki penghasilan tinggi jika tubuh selalu kelelahan?”

“Apa artinya memiliki karir yang sukses jika pekerjaan justru membuat kita terus-menerus merasa burnout?”

“Apa artinya memiliki banyak kenalan jika tidak ada orang yang benar-benar bisa diandalkan ketika menghadapi masalah?”

Pertanyaan-pertanyaan tersebut menunjukkan bahwa ada beragam aspek yang menentukan apakah seseorang memiliki kehidupan yang terasa utuh, bermakna, dan terus berkembang.

Gagasan tentang kehidupan yang terus berkembang inilah yang kemudian dikenal dengan istilah human flourishing. Dikutip dari yadema.org, menurut Global Flourishing Study (GDS), konsep human flourishing adalah kondisi ketika seluruh aspek kehidupan seseorang berada dalam keadaan paripurna. Perspektif ini melihat kehidupan manusia secara lebih menyeluruh, bukan sekadar kebahagiaan atau keberhasilan material.

6 Dimensi yang Membentuk Kehidupan yang Berkembang

Human flourishing dapat dipahami dengan melihat berbagai sisi kehidupan secara utuh. Dalam konsep ini, terdapat enam dimensi yang dapat membantu menggambarkan seperti apa kehidupan yang berkembang dan bahwa kehidupan yang baik tidak berdiri di atas satu aspek saja.

Keenam aspek itu terdiri dari happiness and life satisfaction, mental and physical health, meaning and purpose, character and virtue, close social relationships, serta financial and material stability.

1. Happiness and Life Satisfaction (Kebahagiaan dan Kepuasan Hidup)

Kebahagiaan mungkin menjadi hal pertama yang terlintas ketika membicarakan kehidupan yang baik. Namun, bahagia bukan berarti seseorang harus selalu merasa senang setiap saat.

Dimensi happiness and life satisfaction melihat seberapa puas seseorang terhadap kehidupannya secara keseluruhan dan seberapa bahagia yang biasanya ia rasakan. Dengan demikian, pengalaman seperti kecewa, lelah, atau menghadapi hari yang buruk tidak serta-merta berarti seseorang memiliki kehidupan yang tidak baik.

Contohnya, seseorang mungkin tidak memiliki pekerjaan dengan gaji tertinggi di lingkungannya. Namun, ia merasa cukup puas karena pekerjaan tersebut sesuai dengan minat, lingkungan kerjanya nyaman, dan masih memiliki waktu untuk keluarga maupun kegiatan yang disukai.

Sebaliknya, seseorang yang memiliki pencapaian karier tinggi belum tentu merasa puas apabila setiap hari dipenuhi tekanan dan tidak memiliki kesempatan untuk menikmati kehidupan di luar pekerjaan.

Artinya, kehidupan yang berkembang bukan hanya tentang mendapatkan sebanyak mungkin hal yang menyenangkan. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana seseorang memandang dan menilai kehidupannya secara keseluruhan.

2. Mental and Physical Health (Kesehatan Mental dan Fisik)

Kehidupan yang berkembang juga sulit dipisahkan dari kondisi tubuh dan pikiran. Dimensi mental and physical health melihat bagaimana seseorang menilai kondisi kesehatan fisik dan kesehatan mentalnya secara keseluruhan.

Seseorang mungkin memiliki pekerjaan yang menjanjikan dan penghasilan yang cukup, akan tetapi tubuh dan mentalnya terus terasa lelah karena kesibukannya sehari-hari, sehingga kualitas kehidupannya dapat ikut terdampak.

Sebaliknya, memiliki waktu istirahat yang cukup, rutin bergerak, menjaga kondisi tubuh, serta memperhatikan kesehatan mental dapat membantu seseorang menjalani berbagai aktivitas dengan lebih baik. Sebab, pencapaian akan sulit dinikmati apabila tubuh dan pikiran tidak berada dalam kondisi yang mendukung.

Dengan kata lain, kehidupan yang berkembang bukan hanya tentang seberapa banyak yang berhasil dicapai, tetapi juga apakah seseorang memiliki kondisi fisik dan mental yang memungkinkan dirinya menjalani kehidupan tersebut.

3. Meaning and Purpose (Makna dan Tujuan Hidup)

Apakah kamu pernah merasa sudah sangat sibuk sepanjang hari, tetapi ketika berhenti sejenak justru bertanya, “Sebenarnya saya melakukan semua ini untuk apa?”

Pertanyaan tersebut berkaitan dengan dimensi meaning and purpose. Dimensi ini melihat apakah seseorang memahami tujuan hidupnya dan merasa bahwa hal-hal yang dilakukan dalam kehidupannya memiliki nilai.

Makna hidup tidak harus selalu berupa pencapaian besar. Seseorang mungkin bekerja setiap hari dan merasa lelah dengan rutinitasnya, tetapi tetap merasa pekerjaannya bernilai karena penghasilan yang diperoleh dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Begitu pula seorang guru yang mungkin merasa lelah setelah seharian mengajar. Namun, ketika melihat muridnya memahami pelajaran atau berkembang menjadi lebih percaya diri, pekerjaan tersebut dapat terasa memiliki arti.

Makna juga dapat ditemukan melalui kegiatan seperti belajar, berkarya, membantu orang lain, membangun keluarga, atau melakukan sesuatu yang dianggap penting. Ketika seseorang memahami alasan di balik apa yang dilakukan, rutinitas sehari-hari tidak hanya terasa sebagai kewajiban, tetapi juga memiliki tujuan.

4. Character and Virtue (Karakter dan Kebajikan)

Dimensi character and virtue berkaitan dengan upaya seseorang untuk melakukan kebaikan dalam berbagai keadaan, termasuk ketika menghadapi situasi yang sulit. Dimensi ini juga melihat kemampuan untuk mengorbankan sebagian kebahagiaan saat ini, demi sesuatu yang dianggap lebih baik di masa depan.

Contohnya, seseorang mendapatkan kesempatan untuk memperoleh keuntungan pribadi dengan cara yang tidak jujur. Ia mungkin tidak akan ketahuan saat mengambil kesempatan tersebut, tetapi ia memilih untuk tidak melakukannya karena menganggap kejujuran lebih penting.

Contoh lain dapat ditemukan dalam keputusan sehari-hari. Seseorang mungkin ingin menghabiskan seluruh penghasilannya untuk membeli barang yang sudah lama diinginkan. Namun, ia memilih menyisihkan sebagian uang untuk tabungan atau kebutuhan masa depan.

Pilihan-pilihan tersebut menunjukkan bahwa kehidupan yang berkembang juga berkaitan dengan nilai-nilai yang dipegang seseorang serta kemampuannya menentukan tindakan berdasarkan hal yang dianggap baik.

Dengan kata lain, flourishing bukan hanya tentang merasa baik, tetapi juga tentang berusaha melakukan hal yang baik.

5. Close Social Relationships (Hubungan Sosial yang Dekat)

Manusia tidak menjalani kehidupannya seorang diri. Kedekatan dalam hubungan sosial menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan yang berkembang. Dimensi ini melihat apakah seseorang merasa puas dengan pertemanan dan hubungan yang dimiliki serta apakah hubungan tersebut memberikan kepuasan sesuai dengan yang diharapkan.

Seseorang mungkin memiliki ratusan teman atau pengikut di media sosial, tetapi ketika menghadapi masalah belum tentu ia memiliki orang yang benar-benar dapat dihubungi. Sebaliknya, seseorang dengan lingkaran pertemanan yang kecil bisa merasa kehidupannya lebih baik karena memiliki beberapa orang yang dekat, saling mendukung, dan dapat dipercaya.

Hubungan seperti ini juga membutuhkan perhatian. Mengirim pesan untuk menanyakan kabar, meluangkan waktu untuk bertemu, mendengarkan cerita dengan sungguh-sungguh, atau sekadar makan bersama keluarga dapat menjadi cara sederhana untuk menjaga kedekatan.

6. Financial and Material Stability (Stabilitas Finansial dan Material)

Setelah membahas berbagai aspek kehidupan yang bersifat personal dan sosial, kondisi finansial juga tetap memiliki peran penting. Financial and material stability berkaitan dengan kemampuan seseorang memenuhi kebutuhan hidup serta merasa aman terhadap kondisi kehidupan sehari-hari.

Seseorang tidak harus memiliki rumah mewah, mobil mahal, atau tabungan dalam jumlah besar untuk merasa stabil secara finansial. Dalam pengukurannya, dimensi ini melihat apakah seseorang mampu memenuhi pengeluaran hidup bulanan serta kebutuhan dasar seperti keamanan, makanan, dan tempat tinggal.

Jika ia memiliki penghasilan yang cukup untuk membayar kebutuhan dasar tanpa terus-menerus dihantui kekhawatiran, kondisi tersebut dapat memberikan rasa aman.

Sebaliknya, penghasilan yang besar belum tentu berarti seseorang memiliki kehidupan yang stabil apabila pengeluaran terus meningkat atau kondisi keuangannya tidak memberikan rasa aman.

Hal ini menunjukkan bahwa materi memang penting dalam kehidupan yang baik, tetapi bukan satu-satunya ukuran. Kondisi finansial dapat membantu seseorang memenuhi kebutuhan dasar dan memberikan rasa aman, tetapi tetap perlu berjalan berdampingan dengan aspek kehidupan lainnya.

Kehidupan yang Baik Tidak Hanya Soal Materi

Enam dimensi dari konsep flourishing memperlihatkan bahwa kualitas kehidupan manusia tidak dapat diukur hanya dari satu sisi. Konsep ini juga tidak menuntut kehidupan yang sepenuhnya bebas dari kesulitan. Yang penting adalah bagaimana berbagai aspek kehidupan tetap dapat berkembang dan memiliki nilai bagi seseorang.

Human flourishing melihat kehidupan sebagai sesuatu yang lebih luas daripada sekadar pencapaian material. Rasa puas terhadap hidup, kesehatan, makna dan tujuan, karakter, hubungan dengan orang lain, serta kestabilan finansial dan material menjadi bagian yang saling melengkapi dalam membentuk kehidupan yang berkembang.

Sebagai informasi, artikel ini merupakan bagian dari rangkaian acara Global Ethics Forum (GEF) 2026 bertema “Responsible Governance in a Fragmented World: Ethical Pathways to Human Flourishing in Business, Technology, and Policy”.

Sumber : https://www.tribunnews.com/lifestyle/7875609/bukan-hanya-kebahagiaan-dan-uang-ini-6-dimensi-yang-membentuk-kehidupan-yang-berkembang

Bukan Sekadar Teman, Begini Cara Orangtua Jadi ‘Bestie’ yang Dipercaya Anak

Bukan Sekadar Teman, Begini Cara Orangtua Jadi ‘Bestie’ yang Dipercaya Anak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menjadi orangtua yang dekat dengan anak bukan sekadar membuat mereka nyaman bercerita.

Kedekatan dapat menjadi fondasi agar anak memiliki tempat yang aman untuk menyampaikan perasaan, meminta bantuan, hingga berdiskusi ketika menghadapi masalah.

Namun, menjadi “bestie” bagi anak bukan berarti orangtua harus selalu menuruti keinginan anak atau menghilangkan batas antara orangtua dan anak.

Kedekatan justru perlu dibangun dengan memahami cara anak berpikir, mengenali karakternya, serta menyesuaikan pola komunikasi dengan kebutuhannya.

Praktisi neuroparenting, dr. Aisah Dahlan, CM.NLP., CCHt, CI, mengatakan langkah awal membangun kedekatan adalah memahami bahwa anak memiliki cara berpikir dan merespons lingkungan yang berbeda dengan orang dewasa.

“Kita manusia punya rata-rata neuron atau sel otak sebanyak 100 miliar,” ujar Aisah dalam seminar parenting bertajuk “Maukah Menjadi Orangtua yang Bahagia dan Bestie Anak Kita?” yang digelar SD Muhammadiyah 5 Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, anak-anak yang tumbuh di era digital juga menghadapi lingkungan yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Mereka terbiasa mengakses informasi dengan cepat melalui berbagai perangkat dan sumber.

“Sekarang era baru yang lebih canggih. Ibarat komputer, anak zaman sekarang RAM-nya lebih besar. Daya akses mencari data juga lebih cepat,” katanya.

Karena itu, menurut Aisah, pola pengasuhan juga perlu berkembang. Orangtua tidak cukup hanya mengandalkan cara mendidik yang pernah diterima ketika kecil.

Salah satu pendekatan yang perlu dikedepankan adalah komunikasi yang lebih lembut atau soft touch. Anak tetap membutuhkan aturan dan disiplin, tetapi prosesnya tidak harus melalui kekerasan, bentakan atau ancaman.

Kenali Karakter Anak

Aisah juga mengajak orangtua memahami bahwa setiap anak memiliki karakter berbeda sehingga pola pengasuhan tidak bisa diterapkan secara seragam.

Dalam seminar tersebut, orangtua diperkenalkan dengan empat kategori watak, yakni sanguinis, plegmatis, koleris dan melankolis. Peserta juga diajak mengenali kecenderungan kepribadian introvert, ekstrovert atau ambivert.

Pemahaman mengenai karakter dapat membantu orangtua melihat perilaku anak dari sudut pandang yang berbeda.

Anak yang banyak berbicara, misalnya, belum tentu sekadar “cerewet”. Begitu pula anak yang lebih banyak diam belum tentu tidak memiliki pendapat.

“Mengenali karakter bukan berarti memberikan label permanen kepada anak. Sebaliknya, hal itu dapat menjadi pijakan bagi orangtua untuk menemukan cara komunikasi yang lebih sesuai,” kata Aisyah.

Tetap Ada Batasan

Menjadi “bestie” dalam pengasuhan bukan berarti orangtua berubah menjadi teman sebaya anak.

Orangtua tetap memiliki tanggung jawab menetapkan batasan, mengajarkan konsekuensi dan membantu anak memahami mana yang baik dan tidak baik.

Kedekatan justru akan lebih sehat jika berjalan bersama batasan yang jelas. Orangtua dapat memulainya dengan mendengarkan cerita anak tanpa buru-buru menghakimi, menanyakan perasaannya, menghargai pendapat, dan memberikan ruang untuk menyampaikan ketidaksetujuan.

“Ketika anak melakukan kesalahan, orangtua juga dapat membuka dialog melalui pertanyaan seperti, “Menurut kamu, apa yang terjadi?” atau “Kalau kejadian ini terulang, apa yang bisa kamu lakukan berbeda?,” katanya.

Dengan cara tersebut, disiplin tetap berjalan tanpa membuat anak merasa hubungan dengan orangtuanya terancam ketika melakukan kesalahan.

Kepala SD Muhammadiyah 5 Jakarta, Manar Imam Muhammadi, mengatakan kegiatan parenting penting karena membangun kedekatan dengan anak tidak selalu mudah.

“Parenting ini sangat bermanfaat, terutama bagi orangtua yang ingin menjadi bestie bagi anaknya,” ujar Manar.

Ketua Komite SD Muhammadiyah 5 Jakarta, Indah Chairun Nisa, mengatakan seminar tersebut merupakan bagian dari upaya mendampingi orangtua dalam membimbing anak.

“Ini sebagai bentuk komitmen untuk selalu membersamai orangtua murid SD Muhammadiyah 5 untuk menjadi orangtua yang lebih baik lagi dalam membimbing buah hati,” kata Indah.

Sumber : https://www.tribunnews.com/lifestyle/7875456/bukan-sekadar-teman-begini-cara-orangtua-jadi-bestie-yang-dipercaya-anak

Pengaruh Jenis RON BBM pada Mesin Kendaraan

Pengaruh Jenis RON BBM pada Mesin Kendaraan

Jakarta, CNN Indonesia — Memilih jenis bahan bakar minyak (BBM) yang tepat sangat penting untuk memperpanjang usia mesin kendaraan. Angka oktan atau Research Octane Number (RON) menjadi indikator utama yang menentukan ketahanan bahan bakar terhadap tekanan tinggi di dalam ruang bakar.

Setiap kendaraan membutuhkan kadar oktan yang berbeda sesuai dengan teknologi dan rasio kompresinya. Kesalahan dalam memilih bensin dapat berdampak buruk pada performa mesin serta efisiensi pemakaian bahan bakar.

Mengenal apa itu nilai RON

RON merupakan standar pengukuran tingkat stabilitas bahan bakar agar tidak mudah terbakar sendiri sebelum timbul percikan api dari busi. Semakin tinggi angka RON, semakin tahan bensin tersebut terhadap tekanan dan suhu ekstrem.

Fenomena knocking atau mesin “ngelitik” terjadi ketika bensin meledak terlalu dini akibat tekanan ruang bakar yang tinggi. Pada mesin modern, penggunaan RON yang terlalu rendah dapat menyebabkan pembakaran prematur yang memicu kerusakan piston dan merusak performa kendaraan.

Oleh sebab itu, selalu ikuti petunjuk nilai oktan minimal yang disarankan produsen pada buku manual.

Jenis bensin berdasarkan RON

Di Indonesia, terdapat beberapa varian bensin yang umum beredar berdasarkan nilai oktannya:

1.RON 90

Mudah terbakar dan cocok untuk kendaraan berteknologi lama atau mesin dengan rasio kompresi rendah (di bawah 10:1).

2.RON 92

Menjadi standar minimal untuk mayoritas mobil dan sepeda motor keluaran terbaru. Ideal untuk mesin dengan rasio kompresi 10:1 hingga 11:1.

3.RON 95 atau 98

Diperuntukkan bagi kendaraan berperforma tinggi, mobil mewah, atau sepeda motor berkapasitas mesin besar dengan rasio kompresi di atas 12:1 atau yang menggunakan sistem turbocharger.

Dampak RON terhadap performa dan efisiensi

Performa mesin

Bahan bakar yang sesuai membuat proses pembakaran berjalan tepat waktu, sehingga daya dorong piston menjadi optimal. Sebaliknya, bensin ber-RON rendah pada mesin kompresi tinggi akan memicu suara mesin kasar dan tarikan terasa berat. Namun, memakai RON yang jauh melebihi spesifikasi juga tidak disarankan karena berisiko menyisakan bahan bakar yang tidak terbakar sempurna.

Efisiensi BBM

Meski harganya lebih mahal, bensin ber-RON tinggi justru bisa lebih hemat. Pembakaran yang sempurna membuat mesin bekerja lebih efisien, sehingga tidak perlu menekan pedal gas terlalu dalam untuk mendapatkan kecepatan yang diinginkan. Memilih bahan bakar yang tepat adalah bentuk investasi untuk menghindari perbaikan mesin yang mahal akibat kerusakan komponen internal.

Pengaruh rasio kompresi dan nilai RON

Rasio kompresi merupakan perbandingan volume dari titik terendah hingga titik tertinggi piston untuk ruang bakar. Mesin dengan teknologi turbocharger sangat bergantung pada kestabilan bahan bakar agar tidak terjadi ledakan awal.

Jika terus-menerus menggunakan bahan bakar yang tidak sesuai rekomendasi, beberapa masalah berikut dapat timbul:

1.Penumpukan deposit karbon pada piston dan katup.
2.Penurunan tekanan kompresi mesin.
3.Suhu mesin lebih cepat panas (overheat).
4.Konsumsi oli mesin menjadi lebih boros.
5.Kerusakan pada sensor-sensor pada mesin akibat residu kimia seperti Oxygen Sensor dan Catalytic Converter.

Panduan memilih BBM yang tepat

4 langkah untuk memilih bahan bakar yang tepat untuk kendaraan, sebagai berikut:

1. Periksa buku manual atau stiker tangki

Gunakan oktan yang sesuai atau sedikit di atas batas minimal yang tertera (misalnya gunakan RON 92 jika tertera minimal RON 91).

2. Jangan tergoda harga murah

Hindari mitos bahwa semua mesin sama. Oktan yang tepat melindungi logam mesin dari kerusakan akibat ledakan awal.

3. Pertimbangkan jarak tempuh

Untuk perjalanan jauh, bensin beroktan sesuai memberikan perlindungan ekstra terhadap suhu panas mesin.

4. Manfaatkan aditif pembersih

Bahan bakar beroktan lebih tinggi umumnya sudah dilengkapi zat aditif untuk menjaga ruang bakar tetap bersih dari penumpukan kerak karbon.

Memahami kebutuhan oktan kendaraan adalah langkah awal menjaga performa tetap prima. Selain rutin melakukan perawatan berkala, memberikan bahan bakar yang tepat akan memastikan mesin kendaraan Anda selalu awet dan nyaman digunakan sehari-hari melansir Suzuki, Jumat (28/8).

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/otomotif/20260828123309-584-1397328/pengaruh-jenis-ron-bbm-pada-mesin-kendaraan

Hujan Deras Ubah Gurun Madinah Jadi Aliran Air

Hujan Deras Ubah Gurun Madinah Jadi Aliran Air

Jakarta – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mengguyur sejumlah wilayah Madinah, Arab Saudi. Cuaca mendung disertai hujan susulan membuat beberapa kawasan mengalami banjir, sementara hamparan gurun yang biasanya kering berubah menjadi aliran air.

Peringatan Cuaca di Sejumlah Wilayah Arab Saudi

Di tengah hujan yang mengguyur Madinah, Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi juga mengeluarkan prakiraan mengenai potensi cuaca buruk di sejumlah wilayah.

Pusat Meteorologi Nasional memperkirakan terjadinya badai petir yang disertai hujan es di sebagian wilayah Jazan, Asir, Baha, Makkah, dan Madinah.

Selain itu, awan badai berpotensi terbentuk di beberapa wilayah lainnya, seperti Hail, Jouf, Wilayah Perbatasan Utara, Provinsi Timur, dan Najran.

Kondisi angin juga menjadi perhatian. Angin yang membawa debu dan pasir diperkirakan terjadi di sejumlah kawasan. Bahkan, jarak pandang horizontal di beberapa wilayah Tabuk berpotensi turun hingga mendekati nol.

Di kawasan Laut Merah, kecepatan angin permukaan diperkirakan berada pada kisaran 15-35 kilometer per jam. Kecepatannya dapat meningkat hingga lebih dari 50 kilometer per jam di wilayah yang terdampak awan badai, khususnya bagian tengah dan selatan.

Tinggi gelombang diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,5 meter. Namun, gelombang dapat meningkat hingga lebih dari 2 meter ketika badai petir terjadi.

Kondisi laut di wilayah yang terdampak badai juga diperkirakan cukup ganas.

Sementara itu, kondisi di kawasan Teluk Arab relatif lebih tenang. Kecepatan angin diperkirakan berkisar 10-30 kilometer per jam dengan tinggi gelombang antara 0,5 hingga 1 meter.

Fenomena tersebut turut menarik perhatian para penggemar aktivitas lintas alam. Salah satunya Jawaher Shaheen yang bersama suaminya menjelajahi sejumlah kawasan di sekitar Madinah menggunakan kendaraan off-road.

Dilansir dari Arab News, Minggu (30/8/2026), keduanya melakukan perjalanan ke beberapa lokasi di sekitar Madinah pada pekan ini. Jarak antarlokasi yang mereka datangi berkisar 15-20 kilometer. Perjalanan dilakukan ketika hujan mulai turun dengan intensitas yang semakin tinggi.

Kepada Arab News, Shaheen menceritakan pengalaman mereka saat menyaksikan perubahan lanskap gurun setelah diguyur hujan.

“Lokasi pertama yang kami kunjungi adalah Al-Qaa di Afrah Al-Raddadi sekitar pukul 16.00, saat hujan mulai turun dengan deras,” ujarnya.

Setelah dari lokasi pertama, Shaheen dan suaminya melanjutkan perjalanan menuju Al-Furaish. Di kawasan tersebut, hujan turun lebih lebat hingga membuat air mulai mengalir di sejumlah area.

“Lokasi kedua adalah Al-Furaish, tempat hujan turun lebih lebat. Karena intensitasnya yang tinggi, air banjir mulai mengalir.”

Perjalanan antara kedua lokasi tersebut membutuhkan waktu sekitar satu jam. Menurut Shaheen, hujan dengan intensitas paling tinggi terjadi di sekitar Malaf Aar di Al-Sadarah.

“Hujan di lokasi pertama dan kedua berlangsung antara 15 hingga 30 menit; hujan sempat sangat deras sebelum akhirnya mereda menjelang matahari terbenam,” katanya.

Ia juga menyebut hujan terus terjadi selama tiga hari. Curah hujan paling tinggi tercatat pada Jumat.

Gurun Berubah Jadi Aliran Air

Bagi Shaheen, hujan di kawasan gurun Madinah memberikan pengalaman tersendiri. Ia memang memiliki pengalaman dalam perjalanan lintas alam atau overlanding di berbagai wilayah Arab Saudi.

Bersama suaminya, ia tertarik menjelajahi kawasan Madinah karena wilayah tersebut memiliki lanskap alam yang beragam, termasuk medan gurun yang luas.

Menurutnya, perubahan kondisi gurun setelah hujan menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Hamparan pasir dan bebatuan yang sebelumnya kering dapat berubah menjadi jalur aliran air dalam waktu singkat.

“Masih ada kemungkinan hujan lagi,” ujarnya. “Kami sangat antusias menyambut musim ini dan menantikan saat lanskap berubah dari gurun menjadi aliran air, sebelum akhirnya menghijau dan tampak seperti surga tersembunyi.”

Fenomena tersebut memperlihatkan karakter alam Arab Saudi yang tidak selalu identik dengan kondisi kering dan panas. Pada musim tertentu, hujan dapat turun dengan intensitas cukup tinggi dan menyebabkan air mengalir di kawasan gurun.

Kemunculan Bintang Suhail Jadi Penanda Pergantian Musim

Selain fenomena hujan, perubahan musim di Arab Saudi juga dikaitkan dengan kemunculan bintang Suhail. Majed Al-Sahoubi, pakar astronomi dan studi mengenai hubungan antara bintang, musim, dan cuaca, menjelaskan bahwa waktu kemunculan bintang tersebut berbeda-beda berdasarkan wilayah.

“Bintang ini muncul di Jazan, wilayah selatan Kerajaan, sekitar tanggal 7 Agustus; di wilayah tengah Arab Saudi sekitar tanggal 24 Agustus; dan di wilayah paling utara antara tanggal 7 hingga 10 September,” ujarnya.

Menurut Al-Sahoubi, awal musim Suhail tidak dapat ditentukan berdasarkan satu tanggal yang berlaku untuk seluruh wilayah Arab Saudi.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat Arab telah lama mengenal bintang Suhail dan mengaitkannya dengan perubahan kondisi cuaca. Namun, kemunculan bintang tersebut bukan penyebab terjadinya hujan.

“Bangsa Arab telah mengenal dan mengagumi Suhail sejak zaman dahulu, namun kemunculannya tidak memiliki kaitan langsung dengan curah hujan.”

“Sebaliknya, kemunculannya dikaitkan dengan membaiknya kondisi cuaca. Hubungan ini bersifat sebagai penanda, bukan hubungan sebab-akibat. Suhail merupakan pertanda bahwa kondisi mulai membaik, namun bintang itu sendiri tidak memengaruhi atau mengubah cuaca.”

Dengan kata lain, kemunculan Suhail lebih berfungsi sebagai indikator perubahan musim berdasarkan pengamatan tradisional masyarakat Arab, bukan sebagai faktor yang menyebabkan perubahan cuaca.

Hujan di Gurun Masih Belum Konsisten

Al-Sahoubi juga menjelaskan bahwa curah hujan pada periode ini masih memiliki pola yang tidak menentu. Kondisi tersebut terutama terjadi di kawasan tengah Arab Saudi dan wilayah gurun.

Berbeda dengan wilayah selatan, seperti Abha dan Al-Baha, yang cenderung memiliki curah hujan lebih konsisten pada periode tertentu.

“Di kawasan gurun, curah hujan pada masa ini biasanya tidak menentu, sedangkan periode hujan yang lebih konsisten baru akan dimulai sekitar tanggal 16 Oktober, insya Allah.”

Kondisi tersebut membuat hujan yang turun di kawasan gurun menjadi fenomena yang menarik perhatian. Dalam waktu singkat, air dapat mengalir melewati permukaan gurun dan menciptakan pemandangan berbeda dari kondisi biasanya.

Sumber : https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-8640231/hujan-deras-ubah-gurun-madinah-jadi-aliran-air

IDI Usul Gaji Dokter Umum Minimal Rp 30 Juta, Spesialis Rp 110 Juta per Bulan

IDI Usul Gaji Dokter Umum Minimal Rp 30 Juta, Spesialis Rp 110 Juta per Bulan

Jakarta – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengajukan usulan penetapan Standar Pendapatan Minimum (Take Home Pay Minimum) bagi dokter umum dan dokter spesialis yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah.

Usulan tersebut disampaikan melalui surat resmi bernomor 2009/PB/E.9/08/2026 yang ditujukan kepada Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Keuangan. Langkah ini diambil guna menjamin keberlangsungan pelayanan medis, meningkatkan kesejahteraan tenaga medis, serta mendukung pemerataan dokter di seluruh wilayah Indonesia.

Rincian Standar Pendapatan Minimum Usulan IDI

Berdasarkan hasil kajian dan analisis IDI, standar pendapatan minimum ini dihitung berdasarkan standar waktu kerja normal 8 jam per hari, 40 jam per minggu, atau 160 jam per bulan:

  • Dokter Umum Puskesmas: Rp 34.830.140 per bulan (Rp 217.688 per jam)
  • Dokter Umum Rumah Sakit: Rp 30.825.067 per bulan (Rp 192.656 per jam)
  • Dokter Spesialis: Rp 110.943.487 per bulan (Rp 693.396 per jam)

Skema pendapatan ini dihitung berdasarkan ketersediaan waktu kerja dokter, bukan jumlah pasien yang dilayani. Dengan demikian, dokter tetap berhak menerima pendapatan minimum sesuai jam kerjanya tanpa bergantung pada banyak atau sedikitnya pasien.

Insentif Daerah Terpencil dan Penyesuaian Tahunan

Dalam dokumen yang ditandatangani Ketua Umum PB IDI Slamet Budiarto dan Sekretaris Jenderal Telogo Wismo Agung Durmanto, IDI juga mendorong pemberian insentif tambahan bagi dokter yang bertugas di wilayah dengan akses terbatas.

“Dokter yang bekerja di daerah terpencil, sangat terpencil, perbatasan, kepulauan, dan/atau daerah dengan keterbatasan tenaga medis diberikan pendapatan sekurang-kurangnya 50% lebih tinggi dari standar pendapatan minimum tersebut,” tulis surat resmi PB IDI.

Selain itu, guna menjaga nilai riil pendapatan sejalan dengan laju inflasi dan biaya hidup, IDI mengusulkan agar standar pendapatan minimum ini disesuaikan atau ditingkatkan sekurang-kurangnya 10 persen setiap tahunnya. IDI juga meminta kepastian pembayaran jasa pelayanan dilakukan paling lambat 1 bulan setelah bulan pelayanan dilaksanakan.

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8640399/idi-usul-gaji-dokter-umum-minimal-rp-30-juta-spesialis-rp-110-juta-per-bulan