Harga Pertamax Turbo dan solar nonsubsidi Pertamina turun mulai 1 Juli

Harga Pertamax Turbo dan solar nonsubsidi Pertamina turun mulai 1 Juli

Jakarta (ANTARA) – PT Pertamina (Persero) mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis solar, seperti Pertamina Dex dan Dexlite, dan Pertamax Turbo turun mulai 1 Juli 2026.

Berdasarkan laman resmi Pertamina, yang dikutip di Jakarta, Rabu, di wilayah Jabodetabek, tercatat harga Pertamina Dex Series atau BBM jenis solar nonsubsidi yakni jenis Dexlite (CN 51) turun menjadi Rp19.700 per liter dari Rp23.000 per liter pada Juni 2026.

Pertamina Dex (CN 53) juga turun menjadi Rp21.150 per liter dari yang sebelumnya Rp24.800 per liter.

Perubahan serupa juga terjadi untuk BBM jenis Pertamax Turbo (RON 98) yang mengalami penurunan ke angka Rp19.300 per liter dari Rp20.750 per liter pada Juni.

Sementara itu, harga untuk BBM jenis Pertamax (RON 92) masih berada di level Rp16.250 per liter, begitu pula Pertamax Green (RON 95) di level Rp17.000 per liter.

Kenaikan harga kedua produk tersebut terjadi pada 10 Juni 2026, beberapa bulan setelah pemerintah menahan harga BBM yang melonjak akibat perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

Harga BBM penugasan dan subsidi tidak mengalami perubahan harga, yaitu Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Penyesuaian harga tersebut dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai Perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020.

Kepmen tersebut mengatur tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5629737/harga-pertamax-turbo-dan-solar-nonsubsidi-pertamina-turun-mulai-1-juli?utm_source=antaranews&utm_medium=desktop&utm_campaign=top_news

Satgas PASTI Minta Influencer Keuangan Cek Izin Produk Sebelum Promosi

Satgas PASTI Minta Influencer Keuangan Cek Izin Produk Sebelum Promosi

Liputan6.com, Jakarta – Sekretariat Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) meminta para financial influencer atau influencer keuangan (finfluencer) lebih berhati-hati dalam mempromosikan produk keuangan digital. Lantaran, Satgas PASTI menemukan sejumlah finfluencer diduga menawarkan pedagang aset keuangan digital yang belum mengantongi izin di Indonesia.

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan pihaknya telah memanggil sejumlah finfluencer untuk meminta klarifikasi atas konten yang mereka unggah. Mereka juga diminta menghapus konten promosi yang mengarahkan masyarakat menggunakan platform yang tidak memiliki izin resmi di Indonesia.

“Kami meminta mereka menurunkan kontennya. Selain itu, kami juga meminta mereka membuat konten edukasi kepada masyarakat agar menggunakan pedagang aset keuangan digital yang telah berizin di Indonesia,” ujar Hudiyanto dalam journalist class di Bintaro, dikutip Selasa (30/6/2026).

Dia menuturkan, Satgas PASTI juga telah menerbitkan panduan bagi para finfluencer dalam menyampaikan informasi terkait produk keuangan. Salah satu poin penting dalam panduan tersebut adalah kewajiban melakukan riset dan analisis sebelum mempromosikan suatu produk atau platform investasi.

Selain itu, finfluencer diminta memastikan legalitas produk yang dipromosikan dengan memeriksa apakah telah memperoleh izin dari otoritas berwenang di Indonesia.

Hudiyanto menegaskan, finfluencer juga harus menjelaskan risiko investasi secara jujur kepada masyarakat. Transparansi menjadi hal penting, termasuk apabila mereka menerima keuntungan atau kompensasi dari kerja sama promosi, seperti komisi melalui kode referal, kerja sama afiliasi, maupun menjadi duta merek (brand ambassador).

“Jika mereka memperoleh manfaat dari promosi tersebut, hal itu harus diungkapkan kepada masyarakat agar informasi yang diterima lebih transparan,” tutur dia.

Imbauan kepada Masyarakat

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur menggunakan platform yang belum berizin di Indonesia. Sebab, apabila terjadi permasalahan di kemudian hari, perlindungan hukum dan penyelesaian sengketa akan lebih sulit dilakukan dibandingkan dengan platform yang telah terdaftar dan diawasi otoritas di Indonesia.

Hudiyanto menambahkan, Satgas PASTI terus memperkuat pemantauan aktivitas finfluencer di ruang digital melalui patroli siber. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran informasi yang menyesatkan terkait produk dan instrumen keuangan.

“Jangan sampai ada pihak yang belum memahami suatu instrumen keuangan, tetapi justru menyampaikan informasi yang keliru kepada masyarakat,” ujarnya.

sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/8119731/satgas-pasti-minta-influencer-keuangan-cek-izin-produk-sebelum-promosi

Jawa Timur Park Group Bangun Museum Mega Science Center dan Budaya, Perkuat Ekosistem Wisata Edukasi Nasional

Jawa Timur Park Group Bangun Museum Mega Science Center dan Budaya, Perkuat Ekosistem Wisata Edukasi Nasional

Jawa Timur Park Group terus memperkuat portofolio wisata edukasinya dengan membangun Museum Mega Science Center dan Budaya di kawasan Jatim Park 1, Kota Batu. Proyek yang saat ini masih dalam tahap pembangunan tersebut menjadi bagian dari pengembangan berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat ekosistem wisata edukasi nasional sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan sarana pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Manajer Marketing dan Public Relations Jawa Timur Park Group Titik S. Ariyanto, menjelaskan bahwa pembangunan museum ini merupakan bagian dari visi perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pengembangan sektor pendidikan nonformal melalui pariwisata berbasis edukasi.

“Museum Mega Science Center dan Budaya merupakan salah satu langkah pengembangan yang kami lakukan untuk menghadirkan sarana pembelajaran yang lebih komprehensif. Melalui fasilitas ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap sains, teknologi, dan budaya, sekaligus memperkuat posisi Kota Batu sebagai destinasi wisata edukasi yang memiliki daya saing di tingkat nasional,” ujar Titik.

Museum Mega Science Center dan Budaya dirancang sebagai pusat edukasi yang mengintegrasikan unsur sains, teknologi, dan budaya dalam satu kawasan. Kehadirannya diharapkan dapat melengkapi berbagai fasilitas pembelajaran yang selama ini telah dikembangkan oleh Jawa Timur Park Group melalui pendekatan edutainment yang menjadi karakter utama perusahaan.

Dibangun di atas lahan seluas sekitar 18.000 meter persegi, museum ini akan menghadirkan beragam zona tematik yang mencakup bidang ruang angkasa, fisika, matematika, biologi, kimia, teknologi, kebencanaan, hingga budaya. Setiap zona dirancang untuk mendukung proses pembelajaran melalui media interaktif, alat peraga, simulasi, serta teknologi yang memungkinkan pengunjung memahami berbagai konsep ilmu pengetahuan secara lebih aplikatif.

Pengembangan Museum Mega Science Center dan Budaya dilatarbelakangi oleh komitmen Jawa Timur Park Group dalam mendukung peningkatan literasi sains, teknologi, dan budaya di Indonesia. Selain menjadi destinasi wisata edukasi, museum ini diharapkan dapat berfungsi sebagai ruang belajar yang dapat dimanfaatkan oleh pelajar, akademisi, keluarga, maupun masyarakat umum.

Selain memperluas portofolio destinasi yang dimiliki perusahaan, pembangunan Museum Mega Science Center dan Budaya juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap pengembangan sektor pariwisata dan pendidikan di Kota Batu. Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya Jawa Timur Park Group dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Saat ini proses pembangunan masih terus berlangsung. Jawa Timur Park Group akan menginformasikan perkembangan proyek secara berkala hingga museum tersebut siap diperkenalkan kepada publik.

Dengan pembangunan Museum Mega Science Center dan Budaya, Jawa Timur Park Group menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan destinasi yang mendukung pembelajaran, pelestarian budaya, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengalaman edukatif yang dapat diakses oleh berbagai kalangan.

Informasi tiket dan promo terbaru dapat diakses melalui website resmi jtp.id serta Instagram dan TikTok @megasciencecenter @jawatimurpark.

Sumber : https://www.beritasatu.com/lifestyle/3006792/jawa-timur-park-group-bangun-museum-mega-science-center-dan-budaya-perkuat-ekosistem-wisata-edukasi-nasional

PUI Pasdeg Ubaya Perluas Jejaring Global, Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Universitas Terkemuka Thailand

PUI Pasdeg Ubaya Perluas Jejaring Global, Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Universitas Terkemuka Thailand

Surabaya (beritajatim.com) – Pusat Unggulan Inovasi Perguruan Tinggi (PUI-PT) Produk Pangan dan Suplemen Kesehatan untuk Kondisi Degeneratif (Pasdeg) Universitas Surabaya (Ubaya) terus memperkuat langkah internasionalisasinya melalui pengembangan kolaborasi strategis dengan sejumlah institusi pendidikan dan riset terkemuka di Asia Tenggara.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan Ketua PUI Pasdeg Ubaya, Prof. Tjie Kok, ke Thailand pada 11-15 Juni 2026. Dalam rangkaian agenda tersebut, PUI Pasdeg Ubaya tidak hanya tampil dalam forum ilmiah internasional bergengsi, tetapi juga membuka peluang kerja sama konkret dengan Mahidol University dan Chiang Mai University, dua universitas yang dikenal memiliki reputasi kuat dalam bidang kesehatan, farmasi, pangan, dan inovasi.

Kehadiran Prof. Tjie Kok sebagai invited speaker pada Food Innovation Asia Conference (FIAC) 2026 menjadi bukti semakin meningkatnya pengakuan internasional terhadap kapasitas riset dan inovasi yang dikembangkan PUI Pasdeg Ubaya.

Forum yang mempertemukan akademisi, peneliti, industri, dan pembuat kebijakan dari berbagai negara tersebut menjadi panggung strategis bagi Ubaya untuk memperkenalkan berbagai capaian inovasi produk pangan fungsional dan suplemen kesehatan yang telah
dikembangkan selama ini.

Dalam paparannya, Prof. Tjie Kok memperkenalkan berbagai program unggulan, aktivitas riset, serta inovasi produk yang dihasilkan PUI Pasdeg Ubaya sebagai kontribusi Indonesia dalam pengembangan solusi kesehatan berbasis pangan dan suplemen kesehatan untuk menghadapi meningkatnya kasus penyakit degeneratif di tingkat global.

“Partisipasi dalam forum internasional seperti FIAC menjadi sarana penting untuk memperluas visibilitas dan pengakuan internasional terhadap inovasi yang dikembangkan oleh peneliti Indonesia. Selain itu, forum ini membuka peluang kolaborasi lintas negara yang semakin luas,” ujar Prof. Tjie Kok, Selasa (23/6/2026).

Langkah internasionalisasi tersebut berlanjut melalui kunjungan resmi ke Faculty of Agro- Industry, Chiang Mai University. Dalam kunjungan tersebut, dilakukan diskusi mengenai peluang pengembangan riset bersama, pertukaran akademik, hingga hilirisasi inovasi pangan dan suplemen kesehatan.

Prof. Tjie Kok juga meninjau berbagai fasilitas unggulan, termasuk Sensory Evaluation Laboratory, Food Innovation and Packaging Center (FIN), dan Black Soldier Fly (BSF) Pilot Rearing Facility.

Menurutnya, salah satu kekuatan utama yang ditunjukkan Thailand adalah keberhasilan membangun ekosistem inovasi yang terintegrasi antara universitas, industri, dan pemerintah sehingga hasil penelitian dapat lebih cepat diadopsi dan dikomersialisasikan.

“Saya menyaksikan integrasi yang sangat baik antara riset, pengembangan produk, dan teknologi pengemasan inovatif. Ekosistem seperti ini membuat industri tertarik mengadopsi dan memproduksi inovasi dalam skala besar. Pengalaman ini menjadi referensi penting bagi penguatan ekosistem inovasi pangan dan suplemen kesehatan di Indonesia,” jelasnya.

Selain Chiang Mai University, Prof. Tjie Kok juga melakukan kunjungan akademik ke Mahidol University, salah satu universitas terbaik di Asia Tenggara.

Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperpanjang dan memperluas ruang lingkup kerja sama antara Mahidol University dan Ubaya yang sebelumnya telah terjalin melalui Fakultas Kedokteran, Fakultas Teknobiologi, dan Fakultas Farmasi.

Melalui penguatan jejaring internasional ini, PUI Pasdeg Ubaya membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam bentuk riset multidisiplin lintas negara, pertukaran mahasiswa dan dosen, publikasi ilmiah bersama, pengembangan inovasi bersama, hingga akses terhadap jejaring riset dan industri global.

Langkah tersebut semakin menegaskan posisi PUI Pasdeg Ubaya sebagai salah satu pusat unggulan riset Indonesia yang aktif membangun kemitraan internasional untuk meningkatkan kualitas penelitian, mempercepat hilirisasi inovasi, serta memperkuat daya saing Indonesia dalam bidang pangan fungsional dan suplemen kesehatan di tingkat global.

“Melalui kunjungan ke kedua universitas tersebut, terbuka berbagai peluang kerja sama internasional yang dapat dikembangkan bersama. Kami berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam jejaring riset global,” pungkas Prof. Tjie Kok.

Sumber : https://beritajatim.com/pui-pasdeg-ubaya-perluas-jejaring-global-perkuat-kolaborasi-strategis-dengan-universitas-terkemuka-thailand

Lawan Dominasi Tengkulak, Peternak Blitar Jual Telur Langsung ke Warga Rp20 Ribu per Kg

Lawan Dominasi Tengkulak, Peternak Blitar Jual Telur Langsung ke Warga Rp20 Ribu per Kg

Blitar (beritajatim.com) – Deretan mobil pikap bermuatan telur ayam ras tampak berjajar di sejumlah titik strategis di Kabupaten Blitar, Kediri, Tulungagung, hingga Malang, Senin (29/6/2026). Melalui pengeras suara, para peternak menawarkan telur segar dengan harga Rp20.000 per kilogram, jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar yang masih berkisar Rp24.000 hingga Rp25.000 per kilogram.

Aksi tersebut langsung menarik perhatian masyarakat. Ratusan warga mengantre untuk mendapatkan telur dengan harga lebih terjangkau di tengah kebutuhan bahan pangan yang terus meningkat.

Namun, penjualan murah itu bukan bagian dari program bantuan sosial maupun operasi pasar pemerintah. Para peternak mengaku langkah tersebut merupakan strategi bertahan setelah harga telur di tingkat kandang terus merosot hingga berada di bawah biaya produksi.

Koordinator aksi sekaligus peternak mikro asal Blitar, Suyatno, mengatakan harga telur di tingkat peternak dalam beberapa pekan terakhir hanya berada di kisaran Rp15.600 hingga Rp15.800 per kilogram. Sementara di tingkat konsumen, harga tetap bertahan di kisaran Rp24.000 hingga Rp25.000 per kilogram.

Menurutnya, selisih harga yang mencapai hampir Rp10.000 per kilogram itu tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di tingkat peternak.

“Kami ingin mendekat langsung kepada masyarakat. Kemarin harga telur di kandang jatuh sampai Rp15.600, padahal harga jual di konsumen akhir masih Rp24.000 hingga Rp25.000. Jarak harganya terlalu jauh, sangat jomplang. Karena itu, kami berinisiatif menjemput bola ke masyarakat agar bisa memberikan harga yang pantas, yaitu Rp20.000 per kilogram,” ujar Suyatno.

Selama sepekan terakhir, sekitar 10 armada mobil pikap dikerahkan untuk menjual telur secara langsung di berbagai daerah. Setiap kendaraan mengangkut sekitar dua hingga tiga kuintal telur segar yang dipasarkan tanpa melalui jalur distribusi konvensional.

Bagi peternak, harga Rp20.000 per kilogram menjadi solusi yang menguntungkan kedua belah pihak. Masyarakat memperoleh telur dengan harga lebih murah, sementara peternak mendapatkan harga jual yang lebih baik dibandingkan harus melepas produksi kepada perantara.

Suyatno menilai persoalan utama berada pada panjangnya rantai distribusi yang membuat margin keuntungan lebih banyak dinikmati oleh pedagang perantara. Ia mengungkapkan alasan kelebihan pasokan yang kerap digunakan untuk menekan harga di tingkat kandang tidak sejalan dengan kondisi permintaan di pasar.

“Middleman selalu berdalih pasokan banjir sehingga harga harus jatuh. Tapi kenyataannya, penjualan telur di tingkat konsumen di harga Rp24.000-Rp25.000 itu masih laris manis tanpa penurunan serapan bermakna. Terbukti, begitu kami lepas langsung ke warga dengan harga Rp20.000, antusiasmenya luar biasa,” tegasnya.

Menurutnya, penjualan langsung menjadi bentuk perlawanan terhadap sistem distribusi yang dinilai kurang berpihak kepada peternak rakyat. Selain memangkas mata rantai pemasaran, langkah tersebut juga memperlihatkan bahwa harga yang lebih adil masih dapat dinikmati peternak maupun konsumen secara bersamaan.

Kabupaten Blitar sendiri merupakan salah satu sentra produksi telur terbesar di Indonesia. Populasi ayam petelur di wilayah tersebut mencapai sekitar 39 juta ekor dengan produksi harian sekitar 1.500 ton telur. Besarnya kapasitas produksi itu, menurut peternak, perlu diimbangi tata niaga yang lebih efisien agar keseimbangan harga di tingkat produsen dan konsumen dapat terjaga.

Sumber : https://beritajatim.com/lawan-dominasi-tengkulak-peternak-blitar-jual-telur-langsung-ke-warga-rp20-ribu-per-kg

Purbaya Siapkan APBN untuk Riset dan Cetak Talenta Industri

Purbaya Siapkan APBN untuk Riset dan Cetak Talenta Industri

Jakarta – Menteri Keuangan (MenkeuPurbaya Yudhi Sadewa menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan terus dimanfaatkan sebagai instrumen utama untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional melalui pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, riset, serta industrialisasi berbasis talenta.

Hal tersebut disampaikan dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2026 di Jakarta, Minggu (28/6/2026)

Dalam kesempatan itu, Purbaya menjelaskan pemerintah berkomitmen menjaga APBN tetap sehat, kredibel, dan berkelanjutan agar mampu menjalankan dua fungsi utama, yakni sebagai instrumen stabilisasi ekonomi sekaligus pendorong produktivitas, investasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui forum KSTI ini, pemerintah mengajak perguruan tinggi, lembaga riset, dan dunia industri untuk memperkuat kolaborasi dalam menghasilkan kebijakan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional,” kata Purbaya.

Ia menilai kolaborasi yang erat antara pemerintah, akademisi, lembaga riset, dan pelaku industri menjadi faktor penting untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai salah satu dari lima kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada 2045.

“Untuk mencapai target tersebut, pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus didukung oleh pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, industrialisasi, penciptaan lapangan kerja, serta tumbuhnya wirausaha dan perusahaan rintisan berbasis inovasi,” ujar Menkeu.

Pembangunan Talenta Sebagai Fondasi Utama

Sebagai bagian dari strategi tersebut, pemerintah menempatkan pembangunan talenta sebagai fondasi utama pengembangan industri nasional. Karena itu, penguatan bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) terus didorong dengan dipadukan bersama ilmu sosial, humaniora, seni, keagamaan, dan ekonomi (SHARE) agar kemajuan teknologi tetap mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Kementerian Keuangan juga memperkuat komitmen dalam pengembangan sumber daya manusia melalui sejumlah kebijakan strategis, salah satunya penajaman program beasiswa LPDP.

Mulai 2026, sekitar 80 persen beasiswa akan diarahkan ke bidang STEM dan industri strategis, seperti pangan, energi, kesehatan, digitalisasi, kecerdasan buatan (artificial intelligence), semikonduktor, hilirisasi, maritim, serta manufaktur maju. Kebijakan tersebut diharapkan mampu menghasilkan talenta yang sesuai dengan kebutuhan transformasi ekonomi nasional.

Perluas Penerapan Kebijakan Berbasis Bukti

Selain itu, Kementerian Keuangan terus memperluas penerapan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) melalui kerja sama riset dengan berbagai perguruan tinggi. Melalui Center for Public Finance Research, para peneliti berkolaborasi dengan unit-unit di lingkungan Kementerian Keuangan untuk menyusun rekomendasi kebijakan yang lebih akurat, kredibel, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Di tengah tantangan ekonomi global, Menkeu menyampaikan fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga. Pada triwulan I 2026, perekonomian nasional tumbuh 5,61 persen dengan inflasi sebesar 3,08 persen. Kondisi tersebut didukung oleh surplus perdagangan, cadangan devisa yang memadai, pertumbuhan kredit yang tetap kuat, serta sektor manufaktur yang masih berada di zona ekspansif.

“Pemerintah akan terus menjaga stabilitas ekonomi melalui kebijakan fiskal yang adaptif, sehingga APBN mampu melindungi masyarakat dari berbagai risiko global sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi,” tutur Purbaya.

Menkeu juga menegaskan reformasi fiskal terus dijalankan secara konsisten. Hingga Mei 2026, pendapatan negara mengalami peningkatan yang signifikan, sementara belanja negara dipercepat secara proporsional untuk mendukung aktivitas ekonomi. Pada saat yang sama, defisit APBN tetap berada pada level yang aman sehingga kesehatan fiskal nasional tetap terjaga.

Sebagai instrumen pembangunan, APBN 2026 difokuskan untuk mendukung berbagai agenda prioritas pemerintah, meliputi penguatan ketahanan pangan dan energi, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, pemberdayaan desa, koperasi dan UMKM, penguatan pertahanan negara, serta percepatan investasi dan perdagangan. Seluruh program tersebut diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan.

Menutup paparannya, Menkeu menegaskan keberhasilan mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaya saing memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah akan terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi, lembaga riset, dunia usaha, dan masyarakat agar APBN dapat berperan optimal sebagai instrumen pembangunan menuju Visi Indonesia Emas 2045.

Sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/8060572/purbaya-siapkan-apbn-untuk-riset-dan-cetak-talenta-industri

MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas untuk Jerat Pelaku

MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas untuk Jerat Pelaku

Jakarta, MUI Digital— Majelis Ulama Indonesia (MUI) tengah menyusun Naskah Akademik dan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pidana Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) untuk didorong masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) di DPR RI.

Wakil Ketua Umum MUI, KH M Cholil Nafis, menegaskan langkah hukum ini diambil karena imbauan moral dinilai sudah tidak lagi efektif membendung fenomena penyimpangan seksual yang kian berani ditunjukkan di ruang publik.

Pihaknya tetap nyatakan lawan dan perang terhadap perilaku dan yang mengampanyekan LGBT.

“Demi cinta kami kepada kemanusiaan yang hakiki, kami ajak mereka kembali pada fitrahnya. Kami siapkan naskah akademik dan RUU pidananya, tinggal DPR membahas dan menetapkannya,” kata ulama yang akrab disapa Kiai Cholil ini kepada MUI Digital, melalui sambungan telepon di Jakarta, Ahad (28/6/2026).

Kiai Cholil menyoroti pergeseran perilaku kelompok LGBT saat ini. Jika dahulu pelaku penyimpangan seksual cenderung bersembunyi karena malu, saat ini mereka justru terkesan bangga bahkan berani menggelar acara atau pesta sesama jenis secara terang-terangan. Ironisnya, masyarakat yang menegur justru sering kali dicap tidak toleran.

“Ini kan sudah salah kaprah,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat ini.

Oleh karena itu, kata dia, tidak cukup dengan imbauan. Harus sudah dilakukan dengan cara perundang-undangan yang mengikat, yang bisa ditindak tegas.

MUI menekankan bahwa undang-undang ini nantinya tidak akan menghukum ‘orientasi seksual’ seseorang yang masih berada di dalam pikiran, melainkan berfokus pada tindakan penyelewengan (pelaku) dan aktivitas mengampanyekannya.

“Kalau orientasi, kita tidak mengatakan kejahatan karena orientasi kan baru pikiran. Jadi yang kita sebut (pidana) adalah pelaku,” tutur dia.

Dia menjelaskan mengapa pelaku LBGT harus dipidana? Pertama, karena dia melakukan tidak pada tempatnya dan mengampanyekan. Kedua, supaya membuat orang sadar bahwa perilaku penyimpangan tersebut tidak normal lantas menjauhinya sebab ada ada hukuman.

Kiai Cholil mengungkapkan, MUI sudah lama memiliki pandangan hukum keagamaan yang tegas terkait hal ini, yakni melalui Fatwa MUI Nomor 57 Tahun 2014 tentang Lesbian, Gay, Sodomi, dan Pencabulan. Dalam fatwa tersebut, hubungan seksual sesama jenis dinyatakan haram dan dikategorikan sebagai bentuk kejahatan (jarimah).

Ketua Badan Pengurus Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI ini mengungkapkan tiga alasan utama mengapa aktivitas LGBT sangat dilarang.

Pertama, melukai harkat dan martabat kemanusiaan. Kedua, menghentikan proses keturunan manusia. Ketiga, menjadi faktor utama penyebaran penyakit mematikan yang belum ada obatnya, seperti HIV dan AIDS.

Dalam draf hukum yang sedang digodok, sanksi bagi pelaku dapat berupa hukuman pidana hingga ta’zir (hukuman yang jenis dan kadarnya ditentukan oleh hakim untuk memberikan efek jera), misalnya bagi mereka yang baru sebatas bermesraan atau berpacaran sesama jenis.

Menjawab keraguan mengenai efektivitas undang-undang dalam memberantas penyakit sosial, Kiai Cholil menganalogikan aturan ini seperti hukum pidana pada kasus korupsi, narkoba, atau perzinaan.

Meskipun hukum tidak bisa menghapus kejahatan hingga 100 persen, keberadaan undang-undang sangat krusial untuk mencegah terjadinya normalisasi terhadap hal yang salah.

“Kalau tidak dihukum sama sekali, kan berarti menjadi normal. Jadi kita jangan menormalisasi. Hukuman itu membuat orang mengerti kalau ini tidak normal, bahwa ini salah,” tegas Kiai Cholil.

CEO MCNid.net ini menjelaskan bahwa prinsip hukum yang dipegang MUI adalah al-mawani’ wa al-zajir, yaitu bersifat preventif (pencegahan) dan memberikan efek jera.

Ulama kelahiran Madura ini menambahkan, melalui undang-undang ini, masyarakat yang memiliki orientasi menyimpang diharapkan mengurungkan niatnya untuk bertindak karena takut akan sanksi hukum, sekaligus meluruskan kembali tatanan sosial masyarakat sesuai dengan fitrah kemanusiaan.

“Saat ini, MUI terus merampungkan draf naskah tersebut sebelum resmi diserahkan ke DPR RI,” kata dia.

Sumber ; https://mui.or.id/baca/berita/mui-siapkan-naskah-akademik-ruu-pidana-lgbt-dorong-masuk-prolegnas-untuk-jerat-pelaku

Lapangan Golf 9 Hole Petrokimia Gresik Bikin Para Tokoh Lintas Daerah Terkejut, Ini Sebabnya!

Lapangan Golf 9 Hole Petrokimia Gresik Bikin Para Tokoh Lintas Daerah Terkejut, Ini Sebabnya!

Ada nuansa yang berbeda di Lapangan Golf Petrokimia Gresik akhir pekan ini. Ratusan golfer dari berbagai latar belakang, mulai dari Forkopimda, jajaran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga petinggi kepolisian, TNI berkumpul dengan seragam kasual mereka.

Tawa renyah dan obrolan santai mengalir di antara ayunan stik golf yang presisi. Acara ini digelar secara khusus dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke 80.

​Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi adu ketangkasan, melainkan sebuah ruang silaturahmi lintas wilayah yang begitu cair. Sejumlah tokoh penting tampak hadir menikmati suasana, di antaranya Bupati Fandi Akhmad Yani,
Direktur Manajemen Risiko Petrokimia Gresik Johanes Barus, Kapolres AKBP Ramadhan Nasution, Dandim 0817 Letkol Inf Fadly Subur Karamaha,
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, hingga Walikota Pasuruan Adi Wibowo.

Kehadiran mereka membuktikan bahwa olahraga golf mampu menjadi jembatan diplomasi, dan komunikasi yang sangat efektif antar-daerah.

​”Alhamdulillah pagi hari kita bisa berkumpul dalam rangka Hari Bhayangkara. Tentunya ini menjadi sebuah silaturahmi baik dari teman-teman golfer BUMN, pemerintahan, ada Bupati Ngawi, serta Walikota Pasuruan. Mudah-mudahan silaturahmi ini terus terjaga dan berkah,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani, Sabtu (27/6/2026)

Diakui Gus Yani sapaan akrabnya, tantangan Lapangan Golf Petrokimia Gresik, kecil tapi sulit. Serta menjadi salah satu yang mencuri perhatian para pecinta golf.

“Lapangan ini memiliki karakteristik tersendiri. Meski hanya memiliki 9 hole, lapangannya menyimpan tantangan tersendiri yang membuat para pemukul bola berpengalaman harus berpikir ekstra keras untuk meletakkan bola di posisi terbaik,” ungkapnya.

Bagi para golfer luar daerah, bermain di lapangan ini memberikan pengalaman baru yang tak terlupakan. Keunikan tata letak dan kontur lapangan yang sangat presisi membuatnya dijuluki sebagai lapangan yang kecil-kecil cabai rawit.

Para golfer di luar Gresik belum pernah main di sini. Tentunya bakal diajak menyusuri lapangan yang memiliki 9 hole. Cukup sulit dan menantang bagi penghobi olahraga life style ini.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution yang turut hadir menegaskan momentum Hari Bhayangkara ke 80 ini sengaja dikemas dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk para pecinta olahraga golf. Melalui kedekatan emosional yang terbangun di lapangan hijau, diharapkan koordinasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bisa berjalan dengan lebih humanis.

”Menjelang Hari Bhayangkara ke 80, tentunya kami mengumpulkan para golfers yang ada di wilayah Gresik dan sekitarnya bersama dengan Ketua PGI yang hadir dan seluruh Forkopimda,” ungkapnya.

​Ia juga menambahkan bahwa turnamen ini memiliki misi penting di balik layar kaca hiburan olahraga. Salah satunya silaturahmi untuk mempererat sabuk kamtibmas yang ada di wilayah Gresik tetap kondusif, aman dengan slogan Jogo Gresik.

Menariknya, turnamen ini tidak hanya menjadi milik para pejabat dan eksekutif senior. Persatuan Golf Indonesia (PGI) Cabang Gresik bersama Polres Gresik menunjukkan komitmen nyata dalam meregenerasi atlet.

Di balik kemeriahan kelas eksekutif, ada misi besar untuk menjaring dan mengasah mental para atlet muda yang akan dipersiapkan menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim.

​”Event hari kali ini tidak hanya diikuti para golfer saja, di sini juga ada atlet. Jadi kemarin sudah dibuka sama teman-teman Polres. Ada 10 atlet pemula dan empat atlet akan dikirim ke ajang Porprov Jatim,” kata Ketua PGI Gresik M.Choirul Rizal

Langkah akomodatif ini menandai babak baru bagi pembinaan olahraga golf di Kota Gresik. Event pertama tersebut akan berkelanjutan dan berkesinambungan.

​Adanya turnamen ini, Lapangan Golf Petrokimia Gresik tidak hanya meninggalkan jejak kepuasan bagi para pemenang, melainkan juga memperkuat fondasi kebersamaan antar daerah serta optimisme baru bagi masa depan prestasi golf di Kabupaten Gresik.

Sumber : https://beritajatim.com/lapangan-golf-9-hole-petrokimia-gresik-bikin-para-tokoh-lintas-daerah-terkejut-ini-sebabnya

Bahlil Resmikan Mini LNG Rp1,1 Triliun di Tuban, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bahlil Resmikan Mini LNG Rp1,1 Triliun di Tuban, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Kedatangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, ke Tuban untuk meresmikan PT Sumber Aneka Gas (SAG) Mini Liquefied Natural Gas (LNG) Plant yang berlokasi tepatnya di Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Peresmian dilakukan oleh Menteri ESDM RI bersama SKK Migas sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan infrastruktur gas bumi nasional, penguatan ketahanan energi, serta percepatan transisi menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Fasilitas Mini LNG Plant yang dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp1,1 triliun tersebut diperkirakan mampu mengolah gas bumi dengan kapasitas sebesar 15 (lima belas) MMSCFD yang berasal dari Lapangan Sumber 1-A yang dikelola oleh PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java dengan jangka waktu pengaliran sampai tahun 2036. “Kehadiran SAG ini untuk mempersiapkan ketahanan energi, jadi ada LNG, CNG, LPG, dan kondensat,” ujar Bahlil, Kamis (25/6/2026).

Gas bumi yang dihasilkan nantinya diolah menjadi LNG dengan kapasitas produksi maksimal sebesar 55.300 (lima puluh lima ribu tiga ratus) ton per tahun. Selain itu, Liquefied Petroleum Gas (LPG) maksimal sebesar 9.800 (sembilan ribu delapan ratus) ton per tahun dan kondensat maksimal sebesar 19.600 (sembilan belas ribu enam ratus) barel per tahun. Tersedia pula fasilitas Compressed Natural Gas (CNG) Plant dengan kapasitas 6 (enam) MMSCFD. “Produk LNG yang dihasilkan akan didistribusikan ke berbagai wilayah di Indonesia,” imbuhnya.

Sehingga hadirnya PT SAG ini menjadi tonggak penting dalam ketahanan energi di Indonesia dan menjawab kebutuhan pasar energi yang lebih bersih, fleksibel, serta dapat menjangkau wilayah yang belum terlayani jaringan pipa gas bumi.

Melalui anak usahanya, PT Super Energy Tbk memulai perjalanannya sebagai perusahaan distribusi gas alam di Jawa Timur pada tahun 2012. Seiring perkembangan usaha, perusahaan tersebut memperluas jaringan distribusinya ke Jawa Tengah dan Jawa Barat, serta memperluas cakupan bisnis ke sektor pengolahan gas suar (flare gas) pada tahun 2016 dengan menghasilkan produk LPG dan kondensat.

Pertumbuhan yang berkelanjutan tersebut mengantarkan PT Super Energy Tbk. mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018. SAG kemudian dibentuk untuk mengembangkan pemanfaatan teknologi LNG sebagai solusi distribusi energi yang lebih luas dan efisien.

“Kehadiran fasilitas LNG SAG ini memungkinkan gas bumi domestik didistribusikan ke berbagai sektor industri, termasuk kawasan yang belum terjangkau oleh jaringan pipa gas konvensional maupun compressed natural gas (CNG),” jelas Bahlil.

Dengan demikian, SAG diharapkan membuka akses energi yang lebih merata bagi pelaku industri di berbagai wilayah Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama SAG, Agustus Sani Nugroho, menyampaikan bahwa peresmian fasilitas Mini LNG Plant merupakan wujud nyata komitmen PT Super Energy Tbk. dalam mendukung agenda ketahanan energi nasional dan transisi energi Indonesia.

“Dengan beroperasinya Fasilitas Mini LNG Plant PT Sumber Aneka Gas ini, kami siap melangkah lebih jauh dan siap mendukung program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto, dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya alam nasional, dan memperkuat ketahanan energi Indonesia, serta memastikan dan mendukung industri nasional bergerak maju dengan pasokan energi yang andal dan bersih,” jelas Agustus Sani Nugroho.

Sumber : https://beritajatim.com/bahlil-resmikan-mini-lng-rp11-triliun-di-tuban-perkuat-ketahanan-energi-nasional

Super Air Jet Ancang-Ancang Buka Rute Kediri-Denpasar dari Bandara Dhoho Kediri

Super Air Jet Ancang-Ancang Buka Rute Kediri-Denpasar dari Bandara Dhoho Kediri

Kediri – Potensi Bandara Internasional Dhoho kian ramai penumpang sangat tinggi. Selain jumlah penerbangan yang bertambah, rute pun juga demikian. Beberapa maskapai sudah berancang-ancang akan membuka jalur penerbangan baru.

Salah satu yang akan melakukan hal itu adalah Super Air Jet. Maskapai ini sudah bersiap membuka jalur Kediri-Denpasar.

“Rute lain, next, Denpasar, Kediri-Denpasar ya,” ucap Direktur Operasi dan Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Super Air Jet Boentoro Suharianto kemarin.

Hanya saja, Boentoro belum bisa memastikan kapan rencana tersebut terealisasi. Pihaknya masih melakukan study. Mengamati animo masyarakat terhadap penerbangan yang baru saja dibuka oleh Super Air Jet.

Dia mengakui bahwa rute Kediri-Balikpapan ini menjadi acuan untuk membuka penerbangan berikutnya. Bila rute Kediri-Balikpapan ramai, maka akan ada rute Kediri-Denpasar dalam waktu dekat.

“Belum ada perkiraan (kapan dibuka). Kami masih melakukan study-nya terlebih dahulu,” kilahnya.

Namun demikian, dia optimistis rute yang dibuka Super Air Jet di Bandara Dhoho bisa ramai. Pasalnya potensi hilir-mudik orang dan barang di wilayah Jawa Timur selatan tergolong tinggi.

Ucapan Boentoro tersebut memperkuat perkataan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana sebelumnya. Yang menyebut setelah rute Kediri-Balikpapan dibuka akan diikuti pembukaan rute lain. Yang terdekat adalah Kediri-Denpasar.

Saat itu, Dhito masih enggan menjelaskan maskapai mana yang akan membuka rute tersebut. Dengan statemen dari pihak Super Air Jet itu teka-teki itu terjawab.

Diberitakan sebelumnya, mulai Kamis (6/6), PT Angkasa Pura (AP) 1 menambah rute penerbangan dari Bandara Internasional Dhoho Kediri. Yaitu jurusan Kediri-Balikpapan dengan maskapai Super Air Jet.

Pesawat berjenis Airbus A320 itu melakukan penerbangan pada Selasa, Kamis, dan Sabtu. Pukul 12.45 WITA dijadwalkan terbang dari Balikpapan dan tiba di Kediri pukul 13.15 WIB. Sementara keberangkatan dari Kediri pukul 14.00 WIB, dan dijadwalkan tiba di Balikpapan pukul 16.30 WITA.

Selain itu, Citilink juga akan menambah dan mengganti jadwal penerbangan rute Kediri-Jakarta. Yang mulanya pada Selasa dan Sabtu, mulai 12 Juni i akan berganti dan bertambah menjadi Senin, Rabu, dan Jumat.

Sementara itu, bila melihat progres rute Kediri-Balikpapan yang positif, potensi jalur baru Kediri-Denpasar sangat terbuka. Kemarin, penerbangan dari Balikpapan-Kediri hampir terisi penumpang tiga per empat kapasitas pesawat. Total, ada 125 penumpang yang bertolak dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman menuju Bandara Internasional Dhoho. Padahal, total seat yang disediakan adalah 180.

Berdasarkan pengamatan Jawa Pos Radar Kediri yang juga ikut dalam penerbangan ini, aktivitas calon penumpang ke Kediri itu sudah terjadi sejak pukul 10.00 WITA. Padahal jadwal keberangkatan rute BPN-DHX ini tertera pukul 12.45 WITA.

Ratusan penumpang terlihat semringah saat memasuki pesawat. Satu per satu boarding pass diperiksa. Tidak penumpang dewasa atau orang tua, sebagian juga diisi anak-anak.

Pesawat berwarna putih-coklat ini take off pukul 12.50 WITA. Tidak ada kendala saat pesawat lepas landas. Pun guncangan yang berarti. Begitu pula saat burung besi ini mengudara di langit Borneo.

“Penerbangan menuju Kediri akan kita tempuh dalam 1 jam 30 menit. Cuaca cerah berawan,” ujar Kapten Jhoni Sapta Putra melalui pengeras suara di dalam kabin pesawat penerbangan IU355.

Mayoritas penumpang memilih untuk tidur di dalam pesawat dengan ekor PK-SAG ini. Sedang beberapa asyik dengan gawainya. Hingga akhirnya pesawat tiba pukul 13.20 WIB dengan selamat. Para penumpang pun bergegas ke luar.

Di antara penumpang itu adalah pasangan Nur Wakid dan Musinah. Pasutri asal Grogol ini sengaja pulang kampong sembari merasakan pengalaman memanfaatkan bandara baru.

“Ini sengaja mau coba bandara baru,” aku Musinah.

Keduanya mengaku telah lama tinggal di Balikpapan. Mereka mencari peruntungan di sana. Tak ayal, adanya rute penerbangan ini jadi memudahkan mereka untuk melepas rindu.

“Besok Selasa ini langsung berangkat lagi ke Balikpapan,” ucapnya

sumber : https://www.radarkediri.id/otomotif/super-air-jet-ancang-ancang-buka-rute-kediri-denpasar-dari-bandara-dhoho-kediri