Jawa Barat Tancap Gas Bangun Wisata Halal Berkelas Dunia

Jawa Barat Tancap Gas Bangun Wisata Halal Berkelas Dunia

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menempatkan sektor pariwisata ramah Muslim sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi halal yang lebih luas.

Peluncuran program Pariwisata Ramah Muslim di Masjid Jami’ At-Thohir, Tapos, Kota Depok, Kamis (9/7/2026), bukan hanya ditujukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, melainkan membangun identitas Jawa Barat sebagai destinasi wisata religi nasional sekaligus pemain penting dalam industri wisata halal global.

Di tengah meningkatnya persaingan destinasi wisata Muslim di berbagai negara, Jawa Barat mencoba mengambil posisi strategis dengan memperkuat standar pelayanan berbasis kebutuhan wisatawan Muslim, mulai dari fasilitas ibadah, produk halal hingga ekosistem usaha mikro yang tersertifikasi halal.

Langkah tersebut dinilai menjadi fondasi penting agar sektor pariwisata mampu memberikan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan, bukan sekadar mengejar jumlah wisatawan.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan mayoritas penduduk Jawa Barat yang beragama Islam menjadi modal sosial untuk membangun layanan wisata yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan Muslim.

“Penduduk Jabar mayoritas Muslim. Kami mendorong pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata memenuhi standar layanan wisata ramah Muslim,” kata Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan dalam sambutannya pada acara Peluncuran Bersama Pariwisata Ramah Muslim dan Publikasi Capaian Pembangunan Kepariwisataan (IPKN) Jawa Barat di Depok, Kamis.

Program Smiling West Java-Muslim Friendly Tourism (SWJ-MFT), menurut Erwan, telah membawa Jawa Barat meraih prestasi nasional dalam pengembangan wisata halal.

“Pada tahun 2025 Jabar meraih juara 9 kategori dari 12 kategori. Pada tahun 2026 meraih juara pada 12 dari 14 kategori,” jelasnya.

Prestasi tersebut menunjukkan pengembangan wisata ramah Muslim tidak lagi berhenti pada konsep, tetapi mulai diterjemahkan dalam standar layanan yang diakui secara nasional.

Di balik peluncuran program tersebut, terdapat agenda yang jauh lebih strategis, yakni memperkuat rantai ekonomi halal. Wisatawan Muslim tidak hanya membutuhkan destinasi, tetapi juga restoran, hotel, produk UMKM, pusat oleh-oleh hingga layanan publik yang memenuhi standar halal.

Karena itu, Erwan juga mendorong percepatan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM agar semakin banyak produk lokal yang mampu masuk ke dalam ekosistem wisata ramah Muslim.

Kemudahan memperoleh sertifikasi halal dipandang sebagai investasi jangka panjang yang akan meningkatkan daya saing produk Jawa Barat, baik di pasar domestik maupun internasional.

Sinergi Daerah

Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang mempercayakan Kota Depok sebagai lokasi peluncuran program tersebut.

Menurutnya, keberhasilan wisata ramah Muslim tidak mungkin dicapai hanya oleh satu pemerintah daerah, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Tentunya perlu penguatan promosi bersama untuk menciptakan lapangan kerja yang baru untuk masyarakat,” katanya.

Ia menilai paradigma pembangunan pariwisata kini telah berubah. Fokusnya bukan lagi mengejar angka kunjungan semata, tetapi meningkatkan kualitas destinasi sehingga mampu memberikan pengalaman yang lebih baik bagi wisatawan.

“Program pariwisata ramah Muslim bukan untuk membatasi jumlah wisatawan, tapi peningkatan kualitas fasilitas ibadah dan juga produk halal,” katanya.

Dengan pendekatan tersebut, konsep wisata ramah Muslim justru diposisikan sebagai peningkatan standar pelayanan yang dapat dinikmati seluruh wisatawan tanpa memandang latar belakang agama.

Diplomasi Baru

Kota Depok sendiri dinilai memiliki modal untuk berkembang sebagai destinasi wisata religi, pendidikan, budaya, dan ekonomi kreatif.

Menurut Chandra, potensi tersebut akan semakin kuat apabila didukung promosi terpadu, peningkatan kualitas infrastruktur, serta pengembangan produk halal yang melibatkan masyarakat setempat.

Lebih jauh, peluncuran Pariwisata Ramah Muslim di Jawa Barat memperlihatkan sektor pariwisata kini tidak lagi berdiri sendiri sebagai industri rekreasi.

Ia telah menjadi instrumen diplomasi ekonomi halal Indonesia. Ketika standar layanan, sertifikasi halal, penguatan UMKM, hingga promosi internasional berjalan beriringan, Jawa Barat berpeluang menjadi model pengembangan destinasi wisata Muslim yang mampu bersaing di tingkat global sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat dari akar rumput.

Sumber : https://mozaik.inilah.com/news/jawa-barat-tancap-gas-bangun-wisata-halal-berkelas-dunia

Kemendikdasmen Perluas Pelatihan Koding dan AI untuk Guru Indonesia

Kemendikdasmen Perluas Pelatihan Koding dan AI untuk Guru Indonesia

TVRINews, Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mendorong peningkatan kompetensi guru melalui pemanfaatan teknologi digital. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah meluncurkan Pelatihan Mandiri Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (PM-KKA) yang dapat diakses guru di seluruh Indonesia.

Program tersebut dirancang untuk memperluas kesempatan pengembangan kompetensi pendidik tanpa terbatas jarak dan waktu. Melalui kanal Ruang GTK pada Aplikasi Rumah Pendidikan, guru dapat mengikuti pelatihan secara mandiri melalui berbagai materi pembelajaran, video, serta pendampingan fasilitator.

Dalam peluncuran program di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi DKI Jakarta. Menteri Abdul Mu’ti menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru menjadi bagian penting dalam membangun pendidikan yang bermutu.

“Guru tidak hanya mengajar untuk mengembangkan kemampuan atau keterampilan murid, tetapi juga membentuk karakter. Guru hebat bukan yang tahu segalanya, tetapi guru yang mau belajar segalanya,” ujar Abdul Mu’ti dalam keterangan yang dikutip, Jumat, 10 Juli 2026.

Menurut Menteri Mu’ti, perkembangan teknologi digital harus menjadi peluang bagi guru untuk terus meningkatkan kemampuan. Ruang GTK menjadi salah satu sarana pemerintah dalam menyediakan akses pembelajaran yang lebih luas bagi tenaga pendidik.

“Digitalisasi adalah arusnya, dan Ruang GTK adalah tempat peningkatan kompetensi guru,” tambahnya.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen Nunuk Suryani mengatakan program PM-KKA tahun 2026 merupakan penguatan dari pelaksanaan yang telah dimulai sebelumnya. Jika tahap awal berfokus pada persiapan dan percontohan, tahun ini pelatihan diarahkan agar lebih banyak diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah.

“Kita ingin memastikan filosofi Pembelajaran Mendalam yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan benar-benar hadir di ruang kelas, bukan hanya menjadi konsep,” kata Nunuk.

Pelatihan PM-KKA tahun ini dilakukan melalui dua skema. Pertama, pelatihan secara tatap muka melalui kelompok kerja guru seperti KKG dan MGMP dengan pendekatan praktik langsung di sekolah.

Kedua, pembelajaran berbasis digital melalui Ruang GTK yang memungkinkan guru mengikuti pelatihan secara fleksibel melalui modul, video, webinar, hingga sistem pembelajaran terstruktur melalui Learning Management System.

Kemendikdasmen menargetkan program PM-KKA 2026 dapat menjangkau lebih dari 300 ribu pendidik dan tenaga kependidikan dari sekitar 140 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Pemerintah berharap peningkatan kompetensi guru melalui program berbasis teknologi tersebut dapat memperkuat kualitas pembelajaran serta menghadirkan pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sumber : https://nasional.tvrinews.com/berita/t513irc-kemendikdasmen-perluas-pelatihan-koding-dan-ai-untuk-guru-indonesia

Bahlil: Indonesia tak Lagi Impor Solar setelah Program B50 Diterapkan

Bahlil: Indonesia tak Lagi Impor Solar setelah Program B50 Diterapkan

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan Indonesia berhenti mengimpor solar setelah penerapan kebijakan mandatori biodiesel B50.

“Dengan implementasi B50, maka alhamdulillah kita tidak lagi melakukan impor produk solar ke negara kita. Dan ini adalah pertama kali, Bapak Presiden,” ujar Bahlil dalam peluncuran

Program Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area KM 57, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).

Bahlil memaparkan total konsumsi solar dalam negeri berada pada kisaran 38 juta hingga 40 juta kiloliter per tahun. “Awalnya, kita itu masih impor kurang lebih sekitar 3-4 juta kiloliter per tahun,” ujar Bahlil.

Kini, lanjut dia, Indonesia tidak lagi mengimpor solar setelah penerapan B50. Dengan demikian, Bahlil menegaskan Indonesia tidak hanya meluncurkan B50, tetapi juga mengambil langkah besar menuju Indonesia yang semakin berdaulat di sektor energi.

Capaian tersebut selaras dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto terkait ketahanan energi. Penerapan B50 pada Juli 2026 juga dilatarbelakangi oleh arahan Prabowo kepada Bahlil untuk meningkatkan kedaulatan di sektor energi.

“Kami memaknai arahan dan perintah Bapak Presiden tidak hanya persoalan B50-nya, tapi persoalan kedaulatan, kemandirian, dan harga diri bangsa agar bisa menghasilkan energi dari negara kita sendiri,” ujar Bahlil.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Program Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area KM 57, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis.

Dasar hukum pelaksanaan Program Mandatori Biodiesel B50 adalah Peraturan Menteri ESDM Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pengusahaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati serta Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026 tentang Kewajiban Pencampuran Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel dengan Bahan Bakar Minyak Solar sebesar 50 persen.

Program B50 mewajibkan pencampuran biodiesel sebesar 50 persen ke dalam bahan bakar minyak jenis solar. Dalam pelaksanaannya, badan usaha bahan bakar nabati, badan usaha bahan bakar minyak, dan badan usaha penyalur wajib menerapkan standar mutu sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Kebijakan ini menjadi bagian dari agenda strategis pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM, memperkuat nilai tambah sumber daya alam nasional, serta menjaga ketahanan ekonomi dan energi Indonesia.

sumber : https://ekonomi.republika.co.id/berita/thwh5r423/bahlil-indonesia-tak-lagi-impor-solar-setelah-program-b50-diterapkan-part2

Investasi Asing di Indonesia Tetap Tangguh

Investasi Asing di Indonesia Tetap Tangguh

TVRINews – Jakarta

Realisasi Penanaman Modal Asing mencapai Rp250 triliun pada kuartal pertama 2026, membuktikan ketahanan ekonomi nasional di tengah gejolak pasar global.

Di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi dunia, Indonesia mencatatkan performa investasi yang solid pada awal tahun ini.

Data terbaru dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan bahwa kepercayaan investor mancanegara tetap kuat, dengan realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) menyentuh angka Rp250 triliun sepanjang periode Januari hingga Maret 2026.

Angka tersebut merepresentasikan lebih dari separuh, tepatnya 50,1 persen, dari total realisasi investasi nasional yang mencapai Rp498,8 triliun pada triwulan pertama. Capaian ini sekaligus memperpanjang tren pertumbuhan investasi asing yang konsisten dalam lima tahun terakhir.

Juru Bicara Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Dendy Apriandi, menekankan bahwa investasi langsung (FDI) merupakan indikator yang lebih mencerminkan keyakinan jangka panjang dibandingkan volatilitas pasar keuangan.

Juru Bicara Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Dendy Apriand (Foto: Bakom RI)

“Menarik investasi bukanlah pekerjaan yang mudah di tengah situasi geopolitik global saat ini. Data menunjukkan investor asing tetap tertarik berinvestasi di Indonesia. Hal ini tercermin dari realisasi investasi yang terus tumbuh,” ujar Dendy dalam keterangan resminya yang dikutip Rabu 1 Juli 2026

Dalam analisis data historis yang dirilis kementerian, pertumbuhan PMA menunjukkan kenaikan bertahap: dari Rp147,2 triliun pada kuartal pertama 2022, hingga mencapai angka Rp250 triliun di kuartal pertama 2026.

Sejumlah negara tercatat sebagai kontributor utama, dengan Singapura, Hong Kong, Tiongkok, Amerika Serikat, dan Jepang menempati posisi lima besar asal investasi.

Selain nilai nominal, pemerintah menyoroti dampak ekonomi riil yang dihasilkan dari aliran modal tersebut. Sektor-sektor strategis yang menjadi fokus hilirisasi dinilai mampu menciptakan nilai tambah sekaligus menggerakkan roda ekonomi domestik.

Dampak nyata bagi sektor ketenagakerjaan juga cukup signifikan. Berdasarkan laporan kementerian, realisasi investasi pada kuartal pertama tahun ini berhasil menyerap 706.569 tenaga kerja di berbagai daerah di Indonesia.

Menghadapi tantangan global ke depan, Dendy menegaskan komitmen pemerintah untuk terus membenahi ekosistem investasi melalui penyederhanaan birokrasi perizinan dan penguatan regulasi hilirisasi.

“Investasi hari ini menentukan masa depan generasi selanjutnya. Karena itu, mari bersama-sama menjaga iklim investasi yang semakin ramah bagi investor agar investasi terus tumbuh dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Dendy.

Stabilitas arus investasi ini menjadi sinyal positif bagi prospek ekonomi Indonesia tahun 2026, di tengah upaya pemerintah mempertahankan daya saing di pasar internasional melalui agenda hilirisasi yang berkelanjutan.

Sumber : https://nasional.tvrinews.com/berita/twgsayy-investasi-asing-di-indonesia-tetap-tangguh

Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Hari Ini

Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Hari Ini

PT Pertamina Patra Niaga resmi memberlakukan penyesuaian harga untuk sejumlah produk bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di seluruh Indonesia mulai Rabu 1 Juli 2026, Diantaranya mencakup penurunan signifikan pada harga produk bensin RON 98 serta varian diesel berkualitas tinggi.

Berdasarkan data terbaru di SPBU wilayah Jakarta, Pertamax Turbo kini dipatok pada harga Rp 19.300 per liter, turun sebesar Rp 1.450 dari periode sebelumnya.

Penurunan lebih tajam terjadi pada produk diesel; Pertamina Dex kini dijual seharga Rp 21.150 per liter, sementara harga Dexlite terkoreksi menjadi Rp 19.700 per liter.

Di sisi lain, perusahaan memutuskan untuk mempertahankan harga produk BBM lainnya. Pertamax (RON 92) tetap stabil di angka Rp 16.250 per liter, dan Pertamax Green 95 di angka Rp 17.000 per liter.

Begitu pula dengan bahan bakar bersubsidi, yaitu Pertalite dan Solar, yang harganya tidak mengalami perubahan, masing-masing tetap di angka Rp 10.000 dan Rp 6.800 per liter.

Tidak hanya sektor otomotif darat, penyesuaian harga juga menyentuh bahan bakar penerbangan. Harga Avtur di Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini tercatat sebesar Rp 19.190 per liter, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai Rp 22.190 per liter.

Pada laman resmi Pertamina Rabu 1 juli 2026 menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari prosedur rutin perusahaan. Penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan fluktuasi harga komoditas minyak mentah di pasar global serta keselarasan dengan regulasi pemerintah yang berlaku.

Kebijakan ini mencerminkan dinamika pasar energi global yang belakangan menunjukkan tren positif bagi konsumen domestik, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi stabilitas biaya operasional transportasi dan logistik di Indonesia.

Sumber : https://ekonomi.tvrinews.com/berita/tn7le8p-pertamina-turunkan-harga-bbm-non-subsidi-hari-ini

Pemerintah Luncurkan Skema Pembiayaan Baru UMKM

Pemerintah Luncurkan Skema Pembiayaan Baru UMKM

Pemerintah Indonesia resmi memperkenalkan skema pembiayaan baru yang menyasar pelaku usaha mikro perempuan guna memperluas akses permodalan yang lebih terjangkau, sebagai upaya strategis untuk mengakselerasi inklusi keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata hingga ke level akar rumput.

Hingga 28 Juni 2026, total realisasi penyaluran Kredit Program nasional telah mencapai Rp167,97 triliun, atau merepresentasikan 49,20 persen dari target tahunan sebesar Rp341,39 triliun.

Data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menunjukkan, Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi motor utama dengan kontribusi Rp147,70 triliun yang tersalurkan kepada 2,32 juta debitur, dengan tingkat rasio kredit bermasalah (NPL) yang tetap terjaga di angka 2,39 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan ekosistem pembiayaan agar lebih inklusif dan tepat sasaran.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, dalam kesempatan yang sama menyatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan pelaku usaha memiliki daya saing yang lebih baik melalui akses modal yang terjangkau.

“Pemerintah tidak hanya memastikan akses pembiayaan bagi UMKM tetap tersedia, tetapi juga terus menyempurnakan berbagai skema Kredit Program agar semakin tepat sasaran, lebih inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan pelaku usaha di berbagai sektor.

Melalui penguatan Kredit Program, kita ingin mendorong semakin banyak masyarakat yang naik kelas dan memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usahanya,” ujar Haryo dalam keterangan resminya.

Efisiensi Biaya bagi Pelaku Usaha Perempuan

Salah satu terobosan kunci dalam skema baru ini adalah transformasi pembiayaan bagi perempuan pelaku usaha mikro yang sebelumnya berada dalam ekosistem PNM Mekaar. Pemerintah memutuskan untuk memangkas tingkat suku bunga secara signifikan, dari kisaran 18–25 persen per tahun menjadi hanya 8 persen (flat) per tahun.

“Selama ini pembiayaan PNM Mekaar berada pada kisaran 18–25 persen. Melalui Kredit Program bagi perempuan pelaku usaha mikro, pemerintah menurunkan suku bunganya menjadi 8 persen (flat) per tahun sehingga ibu-ibu yang mau berusaha, yang sedang berusaha, dan yang pernah serta akan kembali berusaha dapat memperoleh pembiayaan yang jauh lebih terjangkau,” tambah Haryo.

Skema ini menawarkan plafon pembiayaan hingga Rp15 juta per debitur dengan masa pengembalian atau tenor antara 6 hingga 24 bulan. Kebijakan ini diharapkan mampu meringankan beban biaya modal bagi pelaku usaha mikro perempuan secara berkelanjutan.

Untuk memastikan keberlanjutan program ini, pemerintah telah menyiapkan dukungan fiskal berupa subsidi bunga atau subsidi marjin senilai Rp2,62 triliun sepanjang tahun 2026. Regulasi pendukung saat ini tengah dirampungkan guna memastikan implementasi di lapangan berjalan optimal, melengkapi ekosistem Kredit Program yang telah ada sebelumnya, yakni KUR, Kredit Alsintan, Kredit Industri Padat Karya, dan Kredit Program Perumahan.

Sumber : https://ekonomi.tvrinews.com/berita/tvb7a2u-pemerintah-luncurkan-skema-pembiayaan-baru-umkm

Warga Makassar, Surabaya, & Jakarta Merapat! Parfum UMAIR & Zalilla Hadirkan Rangkaian Aroma Eksklusif

Warga Makassar, Surabaya, & Jakarta Merapat! Parfum UMAIR & Zalilla Hadirkan Rangkaian Aroma Eksklusif

Kediri – Brand wewangian eksklusif, UMAIR dan Zalilla, bersiap menyapa langsung para pencinta fragrance di tanah air melalui rangkaian roadshow di tiga kota besar di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, dalam eksibisi kali ini mereka akan memboyong hingga 17 varian parfum andalan—semua koleksi Extrait de Parfum seperti Umair Naim, Umair Badrison dan Umair Firdaus—untuk memberikan pilihan aroma yang kaya dan eksklusif bagi para pengunjung.

Rangkaian perjalanan pameran ini akan diawali di wilayah Indonesia Timur. Parfum UMAIR dan Zalilla bakal memeriahkan ajang Makassar Beaute Festival yang digelar di Trans Studio Makassar mulai tanggal 1 hingga 5 Juli. Pengunjung festival kecantikan ini dapat mencoba langsung beragam karakter wewangian yang dihadirkan di stan mereka.

Tak berselang lama, rangkaian roadshow berlanjut ke Jawa Timur. Koleksi lengkap dari UMAIR dan Zalilla akan hadir menyapa masyarakat Surabaya dalam gelaran Halal Market yang berlokasi di Balai Pemuda No. 17 Surabaya pada tanggal 3-5 Juli. Kehadiran brand ini sekaligus menegaskan komitmen mereka dalam menghadirkan lini parfum berkualitas tinggi yang relevan bagi pasar gaya hidup halal.

Sebagai penutup agenda, UMAIR dan Zalilla akan kembali ke ibu kota untuk berpartisipasi dalam pameran internasional Saudi Education Expo. Event ini akan diselenggarakan di Smesco, Jakarta Selatan, mulai tanggal 31 Juli hingga 2 Agustus.

Bagi Anda warga Makassar, Surabaya, dan Jakarta, jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk mengeksplorasi keunikan 13 varian aroma dari UMAIR dan Zalilla, serta menikmati berbagai promo spesial yang hanya tersedia di lokasi acara.

Harga Pertamax Turbo dan solar nonsubsidi Pertamina turun mulai 1 Juli

Harga Pertamax Turbo dan solar nonsubsidi Pertamina turun mulai 1 Juli

Jakarta (ANTARA) – PT Pertamina (Persero) mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis solar, seperti Pertamina Dex dan Dexlite, dan Pertamax Turbo turun mulai 1 Juli 2026.

Berdasarkan laman resmi Pertamina, yang dikutip di Jakarta, Rabu, di wilayah Jabodetabek, tercatat harga Pertamina Dex Series atau BBM jenis solar nonsubsidi yakni jenis Dexlite (CN 51) turun menjadi Rp19.700 per liter dari Rp23.000 per liter pada Juni 2026.

Pertamina Dex (CN 53) juga turun menjadi Rp21.150 per liter dari yang sebelumnya Rp24.800 per liter.

Perubahan serupa juga terjadi untuk BBM jenis Pertamax Turbo (RON 98) yang mengalami penurunan ke angka Rp19.300 per liter dari Rp20.750 per liter pada Juni.

Sementara itu, harga untuk BBM jenis Pertamax (RON 92) masih berada di level Rp16.250 per liter, begitu pula Pertamax Green (RON 95) di level Rp17.000 per liter.

Kenaikan harga kedua produk tersebut terjadi pada 10 Juni 2026, beberapa bulan setelah pemerintah menahan harga BBM yang melonjak akibat perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

Harga BBM penugasan dan subsidi tidak mengalami perubahan harga, yaitu Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Penyesuaian harga tersebut dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai Perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020.

Kepmen tersebut mengatur tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5629737/harga-pertamax-turbo-dan-solar-nonsubsidi-pertamina-turun-mulai-1-juli?utm_source=antaranews&utm_medium=desktop&utm_campaign=top_news

Satgas PASTI Minta Influencer Keuangan Cek Izin Produk Sebelum Promosi

Satgas PASTI Minta Influencer Keuangan Cek Izin Produk Sebelum Promosi

Liputan6.com, Jakarta – Sekretariat Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) meminta para financial influencer atau influencer keuangan (finfluencer) lebih berhati-hati dalam mempromosikan produk keuangan digital. Lantaran, Satgas PASTI menemukan sejumlah finfluencer diduga menawarkan pedagang aset keuangan digital yang belum mengantongi izin di Indonesia.

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan pihaknya telah memanggil sejumlah finfluencer untuk meminta klarifikasi atas konten yang mereka unggah. Mereka juga diminta menghapus konten promosi yang mengarahkan masyarakat menggunakan platform yang tidak memiliki izin resmi di Indonesia.

“Kami meminta mereka menurunkan kontennya. Selain itu, kami juga meminta mereka membuat konten edukasi kepada masyarakat agar menggunakan pedagang aset keuangan digital yang telah berizin di Indonesia,” ujar Hudiyanto dalam journalist class di Bintaro, dikutip Selasa (30/6/2026).

Dia menuturkan, Satgas PASTI juga telah menerbitkan panduan bagi para finfluencer dalam menyampaikan informasi terkait produk keuangan. Salah satu poin penting dalam panduan tersebut adalah kewajiban melakukan riset dan analisis sebelum mempromosikan suatu produk atau platform investasi.

Selain itu, finfluencer diminta memastikan legalitas produk yang dipromosikan dengan memeriksa apakah telah memperoleh izin dari otoritas berwenang di Indonesia.

Hudiyanto menegaskan, finfluencer juga harus menjelaskan risiko investasi secara jujur kepada masyarakat. Transparansi menjadi hal penting, termasuk apabila mereka menerima keuntungan atau kompensasi dari kerja sama promosi, seperti komisi melalui kode referal, kerja sama afiliasi, maupun menjadi duta merek (brand ambassador).

“Jika mereka memperoleh manfaat dari promosi tersebut, hal itu harus diungkapkan kepada masyarakat agar informasi yang diterima lebih transparan,” tutur dia.

Imbauan kepada Masyarakat

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur menggunakan platform yang belum berizin di Indonesia. Sebab, apabila terjadi permasalahan di kemudian hari, perlindungan hukum dan penyelesaian sengketa akan lebih sulit dilakukan dibandingkan dengan platform yang telah terdaftar dan diawasi otoritas di Indonesia.

Hudiyanto menambahkan, Satgas PASTI terus memperkuat pemantauan aktivitas finfluencer di ruang digital melalui patroli siber. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran informasi yang menyesatkan terkait produk dan instrumen keuangan.

“Jangan sampai ada pihak yang belum memahami suatu instrumen keuangan, tetapi justru menyampaikan informasi yang keliru kepada masyarakat,” ujarnya.

sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/8119731/satgas-pasti-minta-influencer-keuangan-cek-izin-produk-sebelum-promosi

Jawa Timur Park Group Bangun Museum Mega Science Center dan Budaya, Perkuat Ekosistem Wisata Edukasi Nasional

Jawa Timur Park Group Bangun Museum Mega Science Center dan Budaya, Perkuat Ekosistem Wisata Edukasi Nasional

Jawa Timur Park Group terus memperkuat portofolio wisata edukasinya dengan membangun Museum Mega Science Center dan Budaya di kawasan Jatim Park 1, Kota Batu. Proyek yang saat ini masih dalam tahap pembangunan tersebut menjadi bagian dari pengembangan berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat ekosistem wisata edukasi nasional sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan sarana pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Manajer Marketing dan Public Relations Jawa Timur Park Group Titik S. Ariyanto, menjelaskan bahwa pembangunan museum ini merupakan bagian dari visi perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pengembangan sektor pendidikan nonformal melalui pariwisata berbasis edukasi.

“Museum Mega Science Center dan Budaya merupakan salah satu langkah pengembangan yang kami lakukan untuk menghadirkan sarana pembelajaran yang lebih komprehensif. Melalui fasilitas ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap sains, teknologi, dan budaya, sekaligus memperkuat posisi Kota Batu sebagai destinasi wisata edukasi yang memiliki daya saing di tingkat nasional,” ujar Titik.

Museum Mega Science Center dan Budaya dirancang sebagai pusat edukasi yang mengintegrasikan unsur sains, teknologi, dan budaya dalam satu kawasan. Kehadirannya diharapkan dapat melengkapi berbagai fasilitas pembelajaran yang selama ini telah dikembangkan oleh Jawa Timur Park Group melalui pendekatan edutainment yang menjadi karakter utama perusahaan.

Dibangun di atas lahan seluas sekitar 18.000 meter persegi, museum ini akan menghadirkan beragam zona tematik yang mencakup bidang ruang angkasa, fisika, matematika, biologi, kimia, teknologi, kebencanaan, hingga budaya. Setiap zona dirancang untuk mendukung proses pembelajaran melalui media interaktif, alat peraga, simulasi, serta teknologi yang memungkinkan pengunjung memahami berbagai konsep ilmu pengetahuan secara lebih aplikatif.

Pengembangan Museum Mega Science Center dan Budaya dilatarbelakangi oleh komitmen Jawa Timur Park Group dalam mendukung peningkatan literasi sains, teknologi, dan budaya di Indonesia. Selain menjadi destinasi wisata edukasi, museum ini diharapkan dapat berfungsi sebagai ruang belajar yang dapat dimanfaatkan oleh pelajar, akademisi, keluarga, maupun masyarakat umum.

Selain memperluas portofolio destinasi yang dimiliki perusahaan, pembangunan Museum Mega Science Center dan Budaya juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap pengembangan sektor pariwisata dan pendidikan di Kota Batu. Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya Jawa Timur Park Group dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Saat ini proses pembangunan masih terus berlangsung. Jawa Timur Park Group akan menginformasikan perkembangan proyek secara berkala hingga museum tersebut siap diperkenalkan kepada publik.

Dengan pembangunan Museum Mega Science Center dan Budaya, Jawa Timur Park Group menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan destinasi yang mendukung pembelajaran, pelestarian budaya, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengalaman edukatif yang dapat diakses oleh berbagai kalangan.

Informasi tiket dan promo terbaru dapat diakses melalui website resmi jtp.id serta Instagram dan TikTok @megasciencecenter @jawatimurpark.

Sumber : https://www.beritasatu.com/lifestyle/3006792/jawa-timur-park-group-bangun-museum-mega-science-center-dan-budaya-perkuat-ekosistem-wisata-edukasi-nasional