Lawan Dominasi Tengkulak, Peternak Blitar Jual Telur Langsung ke Warga Rp20 Ribu per Kg

Lawan Dominasi Tengkulak, Peternak Blitar Jual Telur Langsung ke Warga Rp20 Ribu per Kg

Blitar (beritajatim.com) – Deretan mobil pikap bermuatan telur ayam ras tampak berjajar di sejumlah titik strategis di Kabupaten Blitar, Kediri, Tulungagung, hingga Malang, Senin (29/6/2026). Melalui pengeras suara, para peternak menawarkan telur segar dengan harga Rp20.000 per kilogram, jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar yang masih berkisar Rp24.000 hingga Rp25.000 per kilogram.

Aksi tersebut langsung menarik perhatian masyarakat. Ratusan warga mengantre untuk mendapatkan telur dengan harga lebih terjangkau di tengah kebutuhan bahan pangan yang terus meningkat.

Namun, penjualan murah itu bukan bagian dari program bantuan sosial maupun operasi pasar pemerintah. Para peternak mengaku langkah tersebut merupakan strategi bertahan setelah harga telur di tingkat kandang terus merosot hingga berada di bawah biaya produksi.

Koordinator aksi sekaligus peternak mikro asal Blitar, Suyatno, mengatakan harga telur di tingkat peternak dalam beberapa pekan terakhir hanya berada di kisaran Rp15.600 hingga Rp15.800 per kilogram. Sementara di tingkat konsumen, harga tetap bertahan di kisaran Rp24.000 hingga Rp25.000 per kilogram.

Menurutnya, selisih harga yang mencapai hampir Rp10.000 per kilogram itu tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di tingkat peternak.

“Kami ingin mendekat langsung kepada masyarakat. Kemarin harga telur di kandang jatuh sampai Rp15.600, padahal harga jual di konsumen akhir masih Rp24.000 hingga Rp25.000. Jarak harganya terlalu jauh, sangat jomplang. Karena itu, kami berinisiatif menjemput bola ke masyarakat agar bisa memberikan harga yang pantas, yaitu Rp20.000 per kilogram,” ujar Suyatno.

Selama sepekan terakhir, sekitar 10 armada mobil pikap dikerahkan untuk menjual telur secara langsung di berbagai daerah. Setiap kendaraan mengangkut sekitar dua hingga tiga kuintal telur segar yang dipasarkan tanpa melalui jalur distribusi konvensional.

Bagi peternak, harga Rp20.000 per kilogram menjadi solusi yang menguntungkan kedua belah pihak. Masyarakat memperoleh telur dengan harga lebih murah, sementara peternak mendapatkan harga jual yang lebih baik dibandingkan harus melepas produksi kepada perantara.

Suyatno menilai persoalan utama berada pada panjangnya rantai distribusi yang membuat margin keuntungan lebih banyak dinikmati oleh pedagang perantara. Ia mengungkapkan alasan kelebihan pasokan yang kerap digunakan untuk menekan harga di tingkat kandang tidak sejalan dengan kondisi permintaan di pasar.

“Middleman selalu berdalih pasokan banjir sehingga harga harus jatuh. Tapi kenyataannya, penjualan telur di tingkat konsumen di harga Rp24.000-Rp25.000 itu masih laris manis tanpa penurunan serapan bermakna. Terbukti, begitu kami lepas langsung ke warga dengan harga Rp20.000, antusiasmenya luar biasa,” tegasnya.

Menurutnya, penjualan langsung menjadi bentuk perlawanan terhadap sistem distribusi yang dinilai kurang berpihak kepada peternak rakyat. Selain memangkas mata rantai pemasaran, langkah tersebut juga memperlihatkan bahwa harga yang lebih adil masih dapat dinikmati peternak maupun konsumen secara bersamaan.

Kabupaten Blitar sendiri merupakan salah satu sentra produksi telur terbesar di Indonesia. Populasi ayam petelur di wilayah tersebut mencapai sekitar 39 juta ekor dengan produksi harian sekitar 1.500 ton telur. Besarnya kapasitas produksi itu, menurut peternak, perlu diimbangi tata niaga yang lebih efisien agar keseimbangan harga di tingkat produsen dan konsumen dapat terjaga.

Sumber : https://beritajatim.com/lawan-dominasi-tengkulak-peternak-blitar-jual-telur-langsung-ke-warga-rp20-ribu-per-kg

Purbaya Siapkan APBN untuk Riset dan Cetak Talenta Industri

Purbaya Siapkan APBN untuk Riset dan Cetak Talenta Industri

Jakarta – Menteri Keuangan (MenkeuPurbaya Yudhi Sadewa menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan terus dimanfaatkan sebagai instrumen utama untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional melalui pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, riset, serta industrialisasi berbasis talenta.

Hal tersebut disampaikan dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2026 di Jakarta, Minggu (28/6/2026)

Dalam kesempatan itu, Purbaya menjelaskan pemerintah berkomitmen menjaga APBN tetap sehat, kredibel, dan berkelanjutan agar mampu menjalankan dua fungsi utama, yakni sebagai instrumen stabilisasi ekonomi sekaligus pendorong produktivitas, investasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui forum KSTI ini, pemerintah mengajak perguruan tinggi, lembaga riset, dan dunia industri untuk memperkuat kolaborasi dalam menghasilkan kebijakan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional,” kata Purbaya.

Ia menilai kolaborasi yang erat antara pemerintah, akademisi, lembaga riset, dan pelaku industri menjadi faktor penting untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai salah satu dari lima kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada 2045.

“Untuk mencapai target tersebut, pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus didukung oleh pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, industrialisasi, penciptaan lapangan kerja, serta tumbuhnya wirausaha dan perusahaan rintisan berbasis inovasi,” ujar Menkeu.

Pembangunan Talenta Sebagai Fondasi Utama

Sebagai bagian dari strategi tersebut, pemerintah menempatkan pembangunan talenta sebagai fondasi utama pengembangan industri nasional. Karena itu, penguatan bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) terus didorong dengan dipadukan bersama ilmu sosial, humaniora, seni, keagamaan, dan ekonomi (SHARE) agar kemajuan teknologi tetap mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Kementerian Keuangan juga memperkuat komitmen dalam pengembangan sumber daya manusia melalui sejumlah kebijakan strategis, salah satunya penajaman program beasiswa LPDP.

Mulai 2026, sekitar 80 persen beasiswa akan diarahkan ke bidang STEM dan industri strategis, seperti pangan, energi, kesehatan, digitalisasi, kecerdasan buatan (artificial intelligence), semikonduktor, hilirisasi, maritim, serta manufaktur maju. Kebijakan tersebut diharapkan mampu menghasilkan talenta yang sesuai dengan kebutuhan transformasi ekonomi nasional.

Perluas Penerapan Kebijakan Berbasis Bukti

Selain itu, Kementerian Keuangan terus memperluas penerapan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) melalui kerja sama riset dengan berbagai perguruan tinggi. Melalui Center for Public Finance Research, para peneliti berkolaborasi dengan unit-unit di lingkungan Kementerian Keuangan untuk menyusun rekomendasi kebijakan yang lebih akurat, kredibel, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Di tengah tantangan ekonomi global, Menkeu menyampaikan fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga. Pada triwulan I 2026, perekonomian nasional tumbuh 5,61 persen dengan inflasi sebesar 3,08 persen. Kondisi tersebut didukung oleh surplus perdagangan, cadangan devisa yang memadai, pertumbuhan kredit yang tetap kuat, serta sektor manufaktur yang masih berada di zona ekspansif.

“Pemerintah akan terus menjaga stabilitas ekonomi melalui kebijakan fiskal yang adaptif, sehingga APBN mampu melindungi masyarakat dari berbagai risiko global sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi,” tutur Purbaya.

Menkeu juga menegaskan reformasi fiskal terus dijalankan secara konsisten. Hingga Mei 2026, pendapatan negara mengalami peningkatan yang signifikan, sementara belanja negara dipercepat secara proporsional untuk mendukung aktivitas ekonomi. Pada saat yang sama, defisit APBN tetap berada pada level yang aman sehingga kesehatan fiskal nasional tetap terjaga.

Sebagai instrumen pembangunan, APBN 2026 difokuskan untuk mendukung berbagai agenda prioritas pemerintah, meliputi penguatan ketahanan pangan dan energi, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, pemberdayaan desa, koperasi dan UMKM, penguatan pertahanan negara, serta percepatan investasi dan perdagangan. Seluruh program tersebut diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan.

Menutup paparannya, Menkeu menegaskan keberhasilan mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaya saing memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah akan terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi, lembaga riset, dunia usaha, dan masyarakat agar APBN dapat berperan optimal sebagai instrumen pembangunan menuju Visi Indonesia Emas 2045.

Sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/8060572/purbaya-siapkan-apbn-untuk-riset-dan-cetak-talenta-industri

MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas untuk Jerat Pelaku

MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas untuk Jerat Pelaku

Jakarta, MUI Digital— Majelis Ulama Indonesia (MUI) tengah menyusun Naskah Akademik dan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pidana Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) untuk didorong masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) di DPR RI.

Wakil Ketua Umum MUI, KH M Cholil Nafis, menegaskan langkah hukum ini diambil karena imbauan moral dinilai sudah tidak lagi efektif membendung fenomena penyimpangan seksual yang kian berani ditunjukkan di ruang publik.

Pihaknya tetap nyatakan lawan dan perang terhadap perilaku dan yang mengampanyekan LGBT.

“Demi cinta kami kepada kemanusiaan yang hakiki, kami ajak mereka kembali pada fitrahnya. Kami siapkan naskah akademik dan RUU pidananya, tinggal DPR membahas dan menetapkannya,” kata ulama yang akrab disapa Kiai Cholil ini kepada MUI Digital, melalui sambungan telepon di Jakarta, Ahad (28/6/2026).

Kiai Cholil menyoroti pergeseran perilaku kelompok LGBT saat ini. Jika dahulu pelaku penyimpangan seksual cenderung bersembunyi karena malu, saat ini mereka justru terkesan bangga bahkan berani menggelar acara atau pesta sesama jenis secara terang-terangan. Ironisnya, masyarakat yang menegur justru sering kali dicap tidak toleran.

“Ini kan sudah salah kaprah,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat ini.

Oleh karena itu, kata dia, tidak cukup dengan imbauan. Harus sudah dilakukan dengan cara perundang-undangan yang mengikat, yang bisa ditindak tegas.

MUI menekankan bahwa undang-undang ini nantinya tidak akan menghukum ‘orientasi seksual’ seseorang yang masih berada di dalam pikiran, melainkan berfokus pada tindakan penyelewengan (pelaku) dan aktivitas mengampanyekannya.

“Kalau orientasi, kita tidak mengatakan kejahatan karena orientasi kan baru pikiran. Jadi yang kita sebut (pidana) adalah pelaku,” tutur dia.

Dia menjelaskan mengapa pelaku LBGT harus dipidana? Pertama, karena dia melakukan tidak pada tempatnya dan mengampanyekan. Kedua, supaya membuat orang sadar bahwa perilaku penyimpangan tersebut tidak normal lantas menjauhinya sebab ada ada hukuman.

Kiai Cholil mengungkapkan, MUI sudah lama memiliki pandangan hukum keagamaan yang tegas terkait hal ini, yakni melalui Fatwa MUI Nomor 57 Tahun 2014 tentang Lesbian, Gay, Sodomi, dan Pencabulan. Dalam fatwa tersebut, hubungan seksual sesama jenis dinyatakan haram dan dikategorikan sebagai bentuk kejahatan (jarimah).

Ketua Badan Pengurus Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI ini mengungkapkan tiga alasan utama mengapa aktivitas LGBT sangat dilarang.

Pertama, melukai harkat dan martabat kemanusiaan. Kedua, menghentikan proses keturunan manusia. Ketiga, menjadi faktor utama penyebaran penyakit mematikan yang belum ada obatnya, seperti HIV dan AIDS.

Dalam draf hukum yang sedang digodok, sanksi bagi pelaku dapat berupa hukuman pidana hingga ta’zir (hukuman yang jenis dan kadarnya ditentukan oleh hakim untuk memberikan efek jera), misalnya bagi mereka yang baru sebatas bermesraan atau berpacaran sesama jenis.

Menjawab keraguan mengenai efektivitas undang-undang dalam memberantas penyakit sosial, Kiai Cholil menganalogikan aturan ini seperti hukum pidana pada kasus korupsi, narkoba, atau perzinaan.

Meskipun hukum tidak bisa menghapus kejahatan hingga 100 persen, keberadaan undang-undang sangat krusial untuk mencegah terjadinya normalisasi terhadap hal yang salah.

“Kalau tidak dihukum sama sekali, kan berarti menjadi normal. Jadi kita jangan menormalisasi. Hukuman itu membuat orang mengerti kalau ini tidak normal, bahwa ini salah,” tegas Kiai Cholil.

CEO MCNid.net ini menjelaskan bahwa prinsip hukum yang dipegang MUI adalah al-mawani’ wa al-zajir, yaitu bersifat preventif (pencegahan) dan memberikan efek jera.

Ulama kelahiran Madura ini menambahkan, melalui undang-undang ini, masyarakat yang memiliki orientasi menyimpang diharapkan mengurungkan niatnya untuk bertindak karena takut akan sanksi hukum, sekaligus meluruskan kembali tatanan sosial masyarakat sesuai dengan fitrah kemanusiaan.

“Saat ini, MUI terus merampungkan draf naskah tersebut sebelum resmi diserahkan ke DPR RI,” kata dia.

Sumber ; https://mui.or.id/baca/berita/mui-siapkan-naskah-akademik-ruu-pidana-lgbt-dorong-masuk-prolegnas-untuk-jerat-pelaku

Lapangan Golf 9 Hole Petrokimia Gresik Bikin Para Tokoh Lintas Daerah Terkejut, Ini Sebabnya!

Lapangan Golf 9 Hole Petrokimia Gresik Bikin Para Tokoh Lintas Daerah Terkejut, Ini Sebabnya!

Ada nuansa yang berbeda di Lapangan Golf Petrokimia Gresik akhir pekan ini. Ratusan golfer dari berbagai latar belakang, mulai dari Forkopimda, jajaran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga petinggi kepolisian, TNI berkumpul dengan seragam kasual mereka.

Tawa renyah dan obrolan santai mengalir di antara ayunan stik golf yang presisi. Acara ini digelar secara khusus dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke 80.

​Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi adu ketangkasan, melainkan sebuah ruang silaturahmi lintas wilayah yang begitu cair. Sejumlah tokoh penting tampak hadir menikmati suasana, di antaranya Bupati Fandi Akhmad Yani,
Direktur Manajemen Risiko Petrokimia Gresik Johanes Barus, Kapolres AKBP Ramadhan Nasution, Dandim 0817 Letkol Inf Fadly Subur Karamaha,
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, hingga Walikota Pasuruan Adi Wibowo.

Kehadiran mereka membuktikan bahwa olahraga golf mampu menjadi jembatan diplomasi, dan komunikasi yang sangat efektif antar-daerah.

​”Alhamdulillah pagi hari kita bisa berkumpul dalam rangka Hari Bhayangkara. Tentunya ini menjadi sebuah silaturahmi baik dari teman-teman golfer BUMN, pemerintahan, ada Bupati Ngawi, serta Walikota Pasuruan. Mudah-mudahan silaturahmi ini terus terjaga dan berkah,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani, Sabtu (27/6/2026)

Diakui Gus Yani sapaan akrabnya, tantangan Lapangan Golf Petrokimia Gresik, kecil tapi sulit. Serta menjadi salah satu yang mencuri perhatian para pecinta golf.

“Lapangan ini memiliki karakteristik tersendiri. Meski hanya memiliki 9 hole, lapangannya menyimpan tantangan tersendiri yang membuat para pemukul bola berpengalaman harus berpikir ekstra keras untuk meletakkan bola di posisi terbaik,” ungkapnya.

Bagi para golfer luar daerah, bermain di lapangan ini memberikan pengalaman baru yang tak terlupakan. Keunikan tata letak dan kontur lapangan yang sangat presisi membuatnya dijuluki sebagai lapangan yang kecil-kecil cabai rawit.

Para golfer di luar Gresik belum pernah main di sini. Tentunya bakal diajak menyusuri lapangan yang memiliki 9 hole. Cukup sulit dan menantang bagi penghobi olahraga life style ini.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution yang turut hadir menegaskan momentum Hari Bhayangkara ke 80 ini sengaja dikemas dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk para pecinta olahraga golf. Melalui kedekatan emosional yang terbangun di lapangan hijau, diharapkan koordinasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bisa berjalan dengan lebih humanis.

”Menjelang Hari Bhayangkara ke 80, tentunya kami mengumpulkan para golfers yang ada di wilayah Gresik dan sekitarnya bersama dengan Ketua PGI yang hadir dan seluruh Forkopimda,” ungkapnya.

​Ia juga menambahkan bahwa turnamen ini memiliki misi penting di balik layar kaca hiburan olahraga. Salah satunya silaturahmi untuk mempererat sabuk kamtibmas yang ada di wilayah Gresik tetap kondusif, aman dengan slogan Jogo Gresik.

Menariknya, turnamen ini tidak hanya menjadi milik para pejabat dan eksekutif senior. Persatuan Golf Indonesia (PGI) Cabang Gresik bersama Polres Gresik menunjukkan komitmen nyata dalam meregenerasi atlet.

Di balik kemeriahan kelas eksekutif, ada misi besar untuk menjaring dan mengasah mental para atlet muda yang akan dipersiapkan menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim.

​”Event hari kali ini tidak hanya diikuti para golfer saja, di sini juga ada atlet. Jadi kemarin sudah dibuka sama teman-teman Polres. Ada 10 atlet pemula dan empat atlet akan dikirim ke ajang Porprov Jatim,” kata Ketua PGI Gresik M.Choirul Rizal

Langkah akomodatif ini menandai babak baru bagi pembinaan olahraga golf di Kota Gresik. Event pertama tersebut akan berkelanjutan dan berkesinambungan.

​Adanya turnamen ini, Lapangan Golf Petrokimia Gresik tidak hanya meninggalkan jejak kepuasan bagi para pemenang, melainkan juga memperkuat fondasi kebersamaan antar daerah serta optimisme baru bagi masa depan prestasi golf di Kabupaten Gresik.

Sumber : https://beritajatim.com/lapangan-golf-9-hole-petrokimia-gresik-bikin-para-tokoh-lintas-daerah-terkejut-ini-sebabnya

Bahlil Resmikan Mini LNG Rp1,1 Triliun di Tuban, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bahlil Resmikan Mini LNG Rp1,1 Triliun di Tuban, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Kedatangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, ke Tuban untuk meresmikan PT Sumber Aneka Gas (SAG) Mini Liquefied Natural Gas (LNG) Plant yang berlokasi tepatnya di Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Peresmian dilakukan oleh Menteri ESDM RI bersama SKK Migas sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan infrastruktur gas bumi nasional, penguatan ketahanan energi, serta percepatan transisi menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Fasilitas Mini LNG Plant yang dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp1,1 triliun tersebut diperkirakan mampu mengolah gas bumi dengan kapasitas sebesar 15 (lima belas) MMSCFD yang berasal dari Lapangan Sumber 1-A yang dikelola oleh PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java dengan jangka waktu pengaliran sampai tahun 2036. “Kehadiran SAG ini untuk mempersiapkan ketahanan energi, jadi ada LNG, CNG, LPG, dan kondensat,” ujar Bahlil, Kamis (25/6/2026).

Gas bumi yang dihasilkan nantinya diolah menjadi LNG dengan kapasitas produksi maksimal sebesar 55.300 (lima puluh lima ribu tiga ratus) ton per tahun. Selain itu, Liquefied Petroleum Gas (LPG) maksimal sebesar 9.800 (sembilan ribu delapan ratus) ton per tahun dan kondensat maksimal sebesar 19.600 (sembilan belas ribu enam ratus) barel per tahun. Tersedia pula fasilitas Compressed Natural Gas (CNG) Plant dengan kapasitas 6 (enam) MMSCFD. “Produk LNG yang dihasilkan akan didistribusikan ke berbagai wilayah di Indonesia,” imbuhnya.

Sehingga hadirnya PT SAG ini menjadi tonggak penting dalam ketahanan energi di Indonesia dan menjawab kebutuhan pasar energi yang lebih bersih, fleksibel, serta dapat menjangkau wilayah yang belum terlayani jaringan pipa gas bumi.

Melalui anak usahanya, PT Super Energy Tbk memulai perjalanannya sebagai perusahaan distribusi gas alam di Jawa Timur pada tahun 2012. Seiring perkembangan usaha, perusahaan tersebut memperluas jaringan distribusinya ke Jawa Tengah dan Jawa Barat, serta memperluas cakupan bisnis ke sektor pengolahan gas suar (flare gas) pada tahun 2016 dengan menghasilkan produk LPG dan kondensat.

Pertumbuhan yang berkelanjutan tersebut mengantarkan PT Super Energy Tbk. mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018. SAG kemudian dibentuk untuk mengembangkan pemanfaatan teknologi LNG sebagai solusi distribusi energi yang lebih luas dan efisien.

“Kehadiran fasilitas LNG SAG ini memungkinkan gas bumi domestik didistribusikan ke berbagai sektor industri, termasuk kawasan yang belum terjangkau oleh jaringan pipa gas konvensional maupun compressed natural gas (CNG),” jelas Bahlil.

Dengan demikian, SAG diharapkan membuka akses energi yang lebih merata bagi pelaku industri di berbagai wilayah Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama SAG, Agustus Sani Nugroho, menyampaikan bahwa peresmian fasilitas Mini LNG Plant merupakan wujud nyata komitmen PT Super Energy Tbk. dalam mendukung agenda ketahanan energi nasional dan transisi energi Indonesia.

“Dengan beroperasinya Fasilitas Mini LNG Plant PT Sumber Aneka Gas ini, kami siap melangkah lebih jauh dan siap mendukung program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto, dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya alam nasional, dan memperkuat ketahanan energi Indonesia, serta memastikan dan mendukung industri nasional bergerak maju dengan pasokan energi yang andal dan bersih,” jelas Agustus Sani Nugroho.

Sumber : https://beritajatim.com/bahlil-resmikan-mini-lng-rp11-triliun-di-tuban-perkuat-ketahanan-energi-nasional

Super Air Jet Ancang-Ancang Buka Rute Kediri-Denpasar dari Bandara Dhoho Kediri

Super Air Jet Ancang-Ancang Buka Rute Kediri-Denpasar dari Bandara Dhoho Kediri

Kediri – Potensi Bandara Internasional Dhoho kian ramai penumpang sangat tinggi. Selain jumlah penerbangan yang bertambah, rute pun juga demikian. Beberapa maskapai sudah berancang-ancang akan membuka jalur penerbangan baru.

Salah satu yang akan melakukan hal itu adalah Super Air Jet. Maskapai ini sudah bersiap membuka jalur Kediri-Denpasar.

“Rute lain, next, Denpasar, Kediri-Denpasar ya,” ucap Direktur Operasi dan Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Super Air Jet Boentoro Suharianto kemarin.

Hanya saja, Boentoro belum bisa memastikan kapan rencana tersebut terealisasi. Pihaknya masih melakukan study. Mengamati animo masyarakat terhadap penerbangan yang baru saja dibuka oleh Super Air Jet.

Dia mengakui bahwa rute Kediri-Balikpapan ini menjadi acuan untuk membuka penerbangan berikutnya. Bila rute Kediri-Balikpapan ramai, maka akan ada rute Kediri-Denpasar dalam waktu dekat.

“Belum ada perkiraan (kapan dibuka). Kami masih melakukan study-nya terlebih dahulu,” kilahnya.

Namun demikian, dia optimistis rute yang dibuka Super Air Jet di Bandara Dhoho bisa ramai. Pasalnya potensi hilir-mudik orang dan barang di wilayah Jawa Timur selatan tergolong tinggi.

Ucapan Boentoro tersebut memperkuat perkataan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana sebelumnya. Yang menyebut setelah rute Kediri-Balikpapan dibuka akan diikuti pembukaan rute lain. Yang terdekat adalah Kediri-Denpasar.

Saat itu, Dhito masih enggan menjelaskan maskapai mana yang akan membuka rute tersebut. Dengan statemen dari pihak Super Air Jet itu teka-teki itu terjawab.

Diberitakan sebelumnya, mulai Kamis (6/6), PT Angkasa Pura (AP) 1 menambah rute penerbangan dari Bandara Internasional Dhoho Kediri. Yaitu jurusan Kediri-Balikpapan dengan maskapai Super Air Jet.

Pesawat berjenis Airbus A320 itu melakukan penerbangan pada Selasa, Kamis, dan Sabtu. Pukul 12.45 WITA dijadwalkan terbang dari Balikpapan dan tiba di Kediri pukul 13.15 WIB. Sementara keberangkatan dari Kediri pukul 14.00 WIB, dan dijadwalkan tiba di Balikpapan pukul 16.30 WITA.

Selain itu, Citilink juga akan menambah dan mengganti jadwal penerbangan rute Kediri-Jakarta. Yang mulanya pada Selasa dan Sabtu, mulai 12 Juni i akan berganti dan bertambah menjadi Senin, Rabu, dan Jumat.

Sementara itu, bila melihat progres rute Kediri-Balikpapan yang positif, potensi jalur baru Kediri-Denpasar sangat terbuka. Kemarin, penerbangan dari Balikpapan-Kediri hampir terisi penumpang tiga per empat kapasitas pesawat. Total, ada 125 penumpang yang bertolak dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman menuju Bandara Internasional Dhoho. Padahal, total seat yang disediakan adalah 180.

Berdasarkan pengamatan Jawa Pos Radar Kediri yang juga ikut dalam penerbangan ini, aktivitas calon penumpang ke Kediri itu sudah terjadi sejak pukul 10.00 WITA. Padahal jadwal keberangkatan rute BPN-DHX ini tertera pukul 12.45 WITA.

Ratusan penumpang terlihat semringah saat memasuki pesawat. Satu per satu boarding pass diperiksa. Tidak penumpang dewasa atau orang tua, sebagian juga diisi anak-anak.

Pesawat berwarna putih-coklat ini take off pukul 12.50 WITA. Tidak ada kendala saat pesawat lepas landas. Pun guncangan yang berarti. Begitu pula saat burung besi ini mengudara di langit Borneo.

“Penerbangan menuju Kediri akan kita tempuh dalam 1 jam 30 menit. Cuaca cerah berawan,” ujar Kapten Jhoni Sapta Putra melalui pengeras suara di dalam kabin pesawat penerbangan IU355.

Mayoritas penumpang memilih untuk tidur di dalam pesawat dengan ekor PK-SAG ini. Sedang beberapa asyik dengan gawainya. Hingga akhirnya pesawat tiba pukul 13.20 WIB dengan selamat. Para penumpang pun bergegas ke luar.

Di antara penumpang itu adalah pasangan Nur Wakid dan Musinah. Pasutri asal Grogol ini sengaja pulang kampong sembari merasakan pengalaman memanfaatkan bandara baru.

“Ini sengaja mau coba bandara baru,” aku Musinah.

Keduanya mengaku telah lama tinggal di Balikpapan. Mereka mencari peruntungan di sana. Tak ayal, adanya rute penerbangan ini jadi memudahkan mereka untuk melepas rindu.

“Besok Selasa ini langsung berangkat lagi ke Balikpapan,” ucapnya

sumber : https://www.radarkediri.id/otomotif/super-air-jet-ancang-ancang-buka-rute-kediri-denpasar-dari-bandara-dhoho-kediri

Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6,05 Persen, Mojokerto Jadi Contoh Kebijakan Daerah yang Sukses

Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6,05 Persen, Mojokerto Jadi Contoh Kebijakan Daerah yang Sukses

Mojokerto (beritajatim.com) – Meski memiliki wilayah yang relatif kecil dan minim sumber daya alam (SDA), Kota Mojokerto berhasil menarik perhatian peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXVI Tahun 2026 dari Lembaga Administrasi Negara. Kota ini dipilih sebagai lokasi Kunjungan Lapangan Pendalaman Policy Brief berkat berbagai kebijakan inovatif yang mampu mengubah keterbatasan menjadi beragam prestasi dan capaian pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari memaparkan berbagai strategi penguatan ekonomi kerakyatan yang menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah. Menurutnya, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Kota Mojokerto sehingga perlu mendapatkan afirmasi dan dukungan yang berkelanjutan.

“Pemerintah Kota Mojokerto secara konsisten melaksanakan berbagai program penguatan UMKM, mulai dari pelatihan upscaling, packaging dan branding, digital marketing, coaching clinic, fasilitasi promosi melalui berbagai event regional dan nasional, hingga fasilitasi sertifikasi produk secara berkelanjutan,” ungkapnya di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Kamis (25/6/2026).

Ning Ita (sapaan akrab, red) menjelaskan, khusus sektor makanan dan minuman, sebanyak 3.430 dari total 4.649 UMKM atau sekitar 73,8 persen telah mengantongi sertifikat halal. Sementara 1.219 UMKM lainnya terus difasilitasi untuk memperoleh sertifikasi melalui skema self-declare bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Berbagai upaya tersebut turut berdampak pada peningkatan kinerja ekonomi daerah. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto mencapai 5,34 persen, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 5,32 persen. Bahkan pada triwulan I tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto mencapai 6,05 persen, melampaui capaian pertumbuhan ekonomi nasional maupun Provinsi Jawa Timur.

“Capaian ini menunjukkan bahwa strategi penguatan UMKM, koperasi, industri kecil dan menengah, serta ekonomi kreatif yang dijalankan secara kolaboratif telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan perekonomian daerah. Namun, capaian ini bukan alasan untuk berpuas diri, tetapi sebagai motivasi untuk terus memperkuat fondasi ekonomi daerah agar semakin adaptif, inklusif, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan global,” katanya.

Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN LAN RI, Tri Widodo Wahyu Utomo, menilai Kota Mojokerto layak disebut sebagai laboratorium kepemimpinan. Menurutnya, Kota Mojokerto menunjukkan bagaimana sebuah kebijakan dapat diimplementasikan secara efektif hingga menghasilkan dampak nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“PKN merupakan pelatihan untuk membentuk karakter dan kapasitas pemimpin. Kota Mojokerto menjadi contoh bagaimana kebijakan yang dirancang pemimpin daerah dapat diwujudkan dan memberikan hasil yang konkret. Kami mengapresiasi capaian pembangunan Kota Mojokerto yang luar biasa, termasuk pertumbuhan ekonomi yang melampaui rata-rata Jawa Timur maupun nasional,” ujarnya.

Menurutnya, dinamika sosial dan ekonomi masyarakat yang berkembang pesat menjadikan Kota Mojokerto sebagai salah satu simpul pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. “Pihaknya ingin menggali berbagai best practice yang ada di sini untuk kemudian dianalisis dan dikembangkan menjadi rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan kepada para pemangku kepentingan di tingkat pusat,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Peserta PKN Tingkat I Angkatan LXVI Tahun 2026 LAN RI, Hendriyanto Hadi Tjahyono, menjelaskan bahwa peserta tengah menyusun rekomendasi kebijakan yang berfokus pada tiga isu utama, yakni penguatan UMKM, tata kelola Koperasi Desa Merah Putih, serta hilirisasi industri kecil dan menengah.

“Untuk penyusunan policy brief terkait tiga aspek tersebut, kami melihat Kota Mojokerto memiliki banyak contoh dan praktik baik,” imbuhnya.

Karena itulah, lanjutnya, pihaknya datang ke Mojokerto untuk belajar secara langsung. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan PKN Tingkat I Angkatan LXVI Tahun 2026, para peserta juga dijadwalkan mengunjungi sejumlah lokus strategis, antara lain Sentra IKM Maja Barama Wastra dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Gunung Gedangan.

Kota Mojokerto sendiri bukan kali pertama menjadi tujuan studi lapangan bagi peserta pelatihan kepemimpinan nasional. Pada tahun 2024, kota ini juga dipercaya menjadi lokus Studi Lapangan bagi peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III. Kepercayaan yang kembali diberikan tersebut semakin menegaskan posisi Kota Mojokerto sebagai salah satu daerah rujukan dalam pengembangan kebijakan dan tata kelola pemerintahan yang inovatif.

sumber : https://beritajatim.com/pertumbuhan-ekonomi-tembus-605-persen-mojokerto-jadi-contoh-kebijakan-daerah-yang-sukses

DPRD Kota Kediri Sahkan Perda Cagar Budaya dan Kota Cerdas

DPRD Kota Kediri Sahkan Perda Cagar Budaya dan Kota Cerdas

Kediri – DPRD Kota Kediri bersama Pemerintah Kota Kediri menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Kediri, Kamis (25/6). Kedua regulasi tersebut yakni Raperda tentang Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya serta Raperda tentang Penyelenggaraan Kota Cerdas.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan Perda Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya menjadi landasan hukum penting dalam menjaga warisan budaya yang dimiliki Kota Kediri. Menurutnya, cagar budaya merupakan aset daerah yang memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan kebudayaan.

“Keberadaannya menjadi identitas dan jati diri daerah yang harus dijaga, dilestarikan, serta dimanfaatkan secara bertanggung jawab untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat,” ujarnya.

Vinanda menjelaskan, di tengah pesatnya pembangunan dan perkembangan kota, upaya pelestarian cagar budaya memerlukan payung hukum yang kuat guna memberikan kepastian dalam perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan cagar budaya secara berkelanjutan.

“Peraturan daerah ini diharapkan menjadi pedoman bagi pemerintah daerah, masyarakat, pelaku usaha, akademisi, maupun seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pelestarian cagar budaya yang terencana, terpadu, dan berkesinambungan,” katanya.

Selain itu, regulasi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat karakter masyarakat, meningkatkan kualitas pendidikan sejarah dan kebudayaan, serta mendukung pengembangan sektor usaha berbasis kebudayaan yang memiliki daya saing dan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Sementara itu, terkait Perda Penyelenggaraan Kota Cerdas, Vinanda menegaskan bahwa transformasi digital telah menjadi salah satu pendorong utama pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah daerah dituntut menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Konsep kota cerdas bukan semata-mata penerapan teknologi digital, tetapi juga pendekatan pembangunan yang mengintegrasikan inovasi, tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pengelolaan sumber daya, pembangunan ekonomi, pelestarian lingkungan, serta partisipasi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan,” jelasnya.

Ketua DPRD Kota Kediri, Firdaus, menyambut baik disahkannya kedua perda tersebut. Menurutnya, Perda Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya menjadi instrumen penting untuk menjaga berbagai situs dan warisan budaya yang dimiliki Kota Kediri.

“Kalau pelestarian cagar budaya tentu situs-situs yang kita miliki dan budaya-budaya yang kita miliki perlu kita rawat dan jaga. Karena kita sudah memiliki perda, tentu pemerintah harus memberikan dukungan, termasuk melalui penganggaran,” ujarnya.

Terkait Perda Penyelenggaraan Kota Cerdas, Firdaus menilai seluruh institusi pemerintahan harus mengambil peran aktif agar tujuan pembangunan kota cerdas dapat terwujud secara optimal.

“Tujuannya sama-sama memacu Kota Kediri menjadi kota yang benar-benar cerdas, baik cerdas insannya maupun cerdas lingkungannya. Karena itu semua institusi pemerintahan harus mengampu dan mendukung pelaksanaannya,” pungkasnya.

sumber : https://www.beritakediri.com/dprd-kota-kediri-sahkan-perda-cagar-budaya-dan-kota-cerdas/

Pembangunan Sekolah Rakyat Kota Kediri Capai 87 Persen, Ditarget 90 Persen Akhir Pekan Ini

Pembangunan Sekolah Rakyat Kota Kediri Capai 87 Persen, Ditarget 90 Persen Akhir Pekan Ini

Kediri – Pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat (SR) Kota Kediri terus dikebut menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 87 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 90 persen pada akhir pekan ini.

Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Imam Muttaqin mengatakan pekerjaan konstruksi kini memasuki tahap akhir. Sejumlah bangunan utama telah berdiri dan hanya menyisakan beberapa pekerjaan penyelesaian.

“Untuk bangunan saat ini kurang lebih 87 persen. Targetnya hari Minggu besok itu 90 persen. Saat ini tinggal pekerjaan atap di satu gedung asrama dan finishing bangunan saja,” kata Imam, Kamis (25/6).

Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah juga terus mempersiapkan kebutuhan operasional Sekolah Rakyat. Kebutuhan tenaga pendidik, tenaga kependidikan, wali asuh, hingga personel pendukung lainnya masih dikoordinasikan dengan Kementerian Sosial dan instansi terkait.

“Untuk tenaga operasional baik itu guru, tendik, wali asuh dan sebagainya, kami masih koordinasikan dengan Kementerian Sosial dan instansi terkait. Tapi secara umum pemerintah daerah sudah siap untuk memenuhinya,” ujarnya.

Imam menjelaskan, untuk kebutuhan guru saat ini masih menunggu arahan dan keputusan dari Kementerian Sosial. Meski demikian, hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Kediri menunjukkan kesiapan pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan tenaga pengajar.

“Ini masih menunggu dari Kemensos. Tapi dari hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan kemarin, setelah dihitung perkiraan kebutuhan gurunya, mereka menyatakan siap untuk memenuhi,” terangnya.

Di sisi lain, proses penjaringan peserta didik juga terus berjalan. Hingga saat ini tercatat sekitar 158 calon siswa atau 58 persen dari kuota yang tersedia telah menyatakan minat dan melengkapi berkas administrasi. Jumlah tersebut terdiri dari 13 siswa jenjang SD, 69 siswa SMP, dan 76 siswa SMA.

“Data ini masih terus bergerak karena kami masih menunggu kelengkapan data beberapa calon siswa. Sesuai data ada total 164 calon siswa, tetapi enam orang datanya belum lengkap,” pungkasnya.

sumber : https://www.beritakediri.com/pembangunan-sekolah-rakyat-kota-kediri-capai-87-persen-ditarget-90-persen-akhir-pekan-ini/

Waspada Modus Baru Penipuan Online, Lewat Drama China

Waspada Modus Baru Penipuan Online, Lewat Drama China

Kediri – Modus penipuan online terbaru yang menyasar penonton drama China mulai marak beredar. Masyarakat diminta mewaspadai modus-modusnya.
Hal ini diungkap oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyusul tingginya laporan aktivitas keuangan ilegal yang masuk ke otoritas belakangan ini. Sepanjang periode 1 Januari hingga 20 Mei 2026, OJK menerima total 17.105 pengaduan terkait entitas ilegal.

Melansir CNBC, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono mengungkap, salah satu celah yang dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan adalah menyusup lewat situs-situs streaming drama China.

5 modus kejahatan siber baru
Berdasarkan data Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) per Mei 2026, berikut daftar modus operandi penipuan digital baru yang wajib diwaspadai:

Tugas menonton film: Korban dijanjikan komisi setelah menyelesaikan tugas menonton drama China atau membeli hak cipta film fiktif.
Impersonation lowongan kerja: Pelaku mencatut identitas pihak lain untuk menawarkan tugas menonton iklan berbayar atau membiayai proyek fiktif.
Deposit e-commerce: Korban diminta membuat akun di platform berbelanja palsu dan menyetor deposit uang demi iming-iming bonus.
Investasi saham IPO palsu: Penawaran investasi fiktif dari pihak asing yang memanipulasi pasar.
Copy trading kripto bodong: Penipuan investasi aset kripto ilegal dengan kedok menyalin strategi perdagangan ahli.
Sanksi tegas
Merespons maraknya korban, OJK bersama Satgas PASTI langsung melakukan pemblokiran massal terhadap situs-situs dan aplikasi yang terbukti merugikan masyarakat.

Selain pembersihan ruang digital, OJK juga menjatuhkan sanksi administratif kepada Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) yang melanggar aturan perlindungan konsumen. Sanksi tersebut berupa 48 peringatan tertulis kepada 44 PUJK, 5 instruksi tertulis kepada 5 PUJK, serta 17 sanksi denda kepada 15 PUJK.

Hingga pertengahan Mei ini, Satgas PASTI juga sudah menghentikan operasional 951 entitas pinjaman online (pinjol) ilegal, 8 penawaran investasi ilegal, serta 1 aktivitas keuangan ilegal lainnya. Tindakan tegas ini dilakukan pada sejumlah situs dan aplikasi yang dinilai berpotensi kuat merugikan keuangan masyarakat.

sumber : https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260625214300-185-1373382/waspada-modus-baru-penipuan-online-lewat-drama-china