BMKG Ungkap Pemicu Gempa NTT, Potensi Maksimal Capai M 7,9

BMKG Ungkap Pemicu Gempa NTT, Potensi Maksimal Capai M 7,9

Liputan6.com, Jakarta – Gempa yang mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026), dipicu aktivitas sesar naik di Busur Belakang Flores. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kawasan tersebut memiliki potensi gempa maksimum hingga Magnitudo (M) 7,8–7,9.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan gempa yang terjadi hari ini tercatat memiliki kekuatan M 7,7. Menurutnya, mekanisme gempa tersebut berkaitan dengan aktivitas sesar naik di kawasan Busur Belakang Flores.

“Ini adalah mekanisme gempa yang diakibatkan oleh sesar naik busur belakang Flores. Di belakang busur Flores ini ada potensi gempa dengan maksimum 7,8–7,9. Hari ini sudah rilis 7,7,” kata Wijayanto dalam konferensi pers, Sabtu (15/8/2026).

Wijayanto menjelaskan, gempa besar dengan mekanisme serupa pernah terjadi di wilayah tersebut pada 1992. Saat itu, gempa berkekuatan M 7,5 dan menyebabkan kerusakan besar.

“Dari sejarah yang ada, itu pernah terjadi tahun 1992 dengan magnitudo 7,5. Ini juga sangat luar biasa kerusakannya waktu itu,” ujarnya.

BMKG Pantau Terus Perkembangan Terkini

Gempa besar kembali mengguncang kawasan tersebut setelah lebih dari tiga dekade. BMKG kini masih memantau perkembangan aktivitas seismik, termasuk kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Meski peringatan dini tsunami telah berakhir, pemantauan terhadap kondisi di wilayah terdampak tetap dilakukan. BMKG juga terus mengawasi perubahan tinggi muka air laut melalui stasiun tide gauge.

“BMKG akan terus monitor aktivitas gempa susulannya dan akan terus menyampaikan ke masyarakat,” kata Wijayanto.

Pemantauan tinggi muka air laut tetap dilakukan melalui sejumlah stasiun tide gauge BMKG untuk memastikan kondisi tetap aman setelah peringatan dini tsunami berakhir.

Sumber : https://www.liputan6.com/news/read/8270398/bmkg-ungkap-pemicu-gempa-ntt-potensi-maksimal-capai-m-79

Sudah Minum Obat & Istirahat Cukup, Tapi Kenapa Belum Pulih?

Sudah Minum Obat & Istirahat Cukup, Tapi Kenapa Belum Pulih?

Jakarta, CNBC Indonesia – Dalam kesehatan ada kondisi yang membuat banyak orang frustrasi. Ini terjadi ketika seseorang sudah minum obat sesuai resep, istirahat cukup, dan makan bergizi, tetapi tubuh tetap terasa belum kembali seperti semula.
Kondisi seperti ini bukan berarti pengobatan gagal. Seringkali, tubuh hanya membutuhkan sesuatu yang lebih mendasar dari sekedar obat: oksigen yang cukup, di tempat yang tepat, dalam konsentrasi yang jauh lebih tinggi dari udara biasa.

Di sinilah Hyperbaric Oxygen Therapy (HBOT) masuk sebagai pilihan terapi yang semakin banyak dipilih.

Apa Itu Hyperbaric Oxygen Therapy?

HBOT adalah terapi medis di mana pasien menghirup oksigen murni di dalam ruangan bertekanan tinggi dan jauh di atas tekanan atmosfer normal. Sesi berlangsung selama 60-90 menit di dalam hyperbaric chamber khusus untuk satu orang, sehingga memberikan pengalaman yang tenang, pribadi, dan terkontrol.

Pada tekanan tinggi, jumlah oksigen yang terlarut dalam plasma darah meningkat secara signifikan. Berbeda dengan kondisi normal yang sebagian besar oksigen diangkut oleh hemoglobin dalam sel darah merah, oksigen terlarut ini dapat berdifusi lebih jauh ke berbagai jaringan tubuh. Menurut dr. Ravenska Theodora, inilah yang membuat HBOT berbeda secara fundamental dari terapi oksigen biasa.

“Dengan tekanan yang lebih tinggi, oksigen bisa menjangkau area jaringan yang mengalami hipoksia (kekurangan oksigen) yang seringkali menjadi alasan utama mengapa proses penyembuhan berjalan lebih lambat dari yang diharapkan,” jelas dr. Ravenska dikutip dari keterangannya, Jumat (13/8/2026).

Mengapa Oksigen Penting untuk Pemulihan?

Tubuh manusia adalah mesin yang sangat bergantung pada oksigen untuk hampir setiap proses regenerasinya. Sel-sel yang rusak butuh oksigen untuk memperbaiki diri.

Jaringan yang meradang butuh oksigen untuk meredakan respons inflamasinya. Pembuluh darah baru yang terbentuk selama penyembuhan, proses yang disebut angiogenesis, juga sangat bergantung pada ketersediaan oksigen yang memadai.

Ketika suplai oksigen ke jaringan yang sedang dalam proses pemulihan tidak mencukupi, seluruh rangkaian proses itu melambat. Tubuh tetap bekerja, tetapi tidak dengan kapasitas penuhnya.

Dia menjelaskan kekurangan oksigen di tingkat jaringan sering kali luput dari perhatian. “Banyak pasien yang datang dengan keluhan pemulihan yang lambat baik setelah prosedur medis, cedera, maupun sakit tanpa menyadari bahwa jaringan mereka sebenarnya sedang kekurangan oksigen di level seluler. HBOT membantu mengatasi hambatan itu,” ujar dia.

Siapa yang Relevan dengan Terapi Ini?

HBOT bukan terapi yang eksklusif untuk satu kondisi tertentu. Justru karena mekanismenya bekerja di level yang sangat fundamental dengan memperkaya oksigenasi jaringan tubuh secara menyeluruh, relevansinya mencakup berbagai kondisi dan kebutuhan.

Bagi mereka yang sedang dalam masa pemulihan pasca sakit atau pasca prosedur medis dan merasa proses penyembuhannya berjalan lebih lambat dari yang diharapkan, HBOT dapat menjadi terapi pendukung yang membantu mempercepat regenerasi jaringan dari dalam.

Bagi mereka yang mengalami kelelahan kronis, brain fog, atau penurunan stamina yang tidak memiliki penjelasan medis yang jelas, peningkatan oksigenasi ke otak dan sistem saraf yang ditawarkan HBOT dapat membantu kualitas fungsi kognitif dan energi harian.

Bagi mereka yang aktif secara fisik dan ingin memaksimalkan recovery pasca latihan atau kompetisi, HBOT dapat menjadi bagian dari protokol pemulihan atlet profesional dan kini tersedia dengan standar yang sama di Seraphim Medical Center.

dr. Ravenska menegaskan bahwa sebelum memutuskan menjalani HBOT, evaluasi medis tetap menjadi langkah yang tidak bisa dilewati.

“Terapi ini memiliki indikasi dan kontraindikasi yang harus dinilai secara individual. Hasilnya bisa sangat signifikan ketika diberikan kepada pasien yang tepat, dengan panduan klinis yang benar,” tegas dr. Ravenska.

Pada akhirnya, HBOT bukan hanya tentang mempercepat pemulihan dari kondisi yang sudah ada. Ini tentang memahami bahwa tubuh yang bekerja optimal adalah tubuh yang mendapat suplai oksigen yang optimal, dan bahwa standar “cukup” tidak selalu sama dengan standar “terbaik.”

“Bagi kamu yang selama ini sudah melakukan semua hal yang benar tapi merasa tubuh belum benar-benar pulih, mungkin yang dibutuhkan bukan lebih banyak obat atau lebih banyak istirahat,melainkan pendekatan yang lebih dalam, yang bekerja langsung di level jaringan dan sel,” ungkap dr. Ravenska.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260814162823-33-759454/sudah-minum-obat-istirahat-cukup-tapi-kenapa-belum-pulih

Mengapa NTT Rawan Gempa Besar? Ini Penyebab & Sejarah Gempa Dahsyatnya

Mengapa NTT Rawan Gempa Besar? Ini Penyebab & Sejarah Gempa Dahsyatnya

Jakarta, CNBC Indonesia – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,0 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Gempa ini memperpanjang deretan catatan gempa besar di provinsi tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada 04.58 WIB, dengan lokasi 8,33 Lintang Selatan dan 121,32 Bujur Timur. Pusat gempa berada sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, dengan kedalaman 10 kilometer.

Gempa memicu tsunami setidaknya di 10 wilayah dan menewaskan dua orang. Peringatan tsunami sudah dicabut.

Catatan Sejarah Gempa Besar NTT
NTT menjadi salah satu wilayah Indonesia yang rawan gempa.

Bersama Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB), NTT merupakan bagian dari Kepulauan Sunda Kecil, gugusan pulau yang berada di antara timur Jawa dan Kepulauan Banda.

Kawasan ini terletak di zona transisi Busur Sunda-Banda, tepat di wilayah pertemuan Lempeng Eurasia dan Australia, sehingga memiliki aktivitas seismik yang tinggi.

Aktivitas kegempaan di kawasan ini tidak hanya dipicu oleh pertemuan lempeng. Ada pula Flores Back-Arc Thrust (FBT), yakni sistem patahan di busur belakang yang terbentuk akibat proses subduksi. Kombinasi pertemuan lempeng dan patahan aktif tersebut membuat Bali, NTB, hingga NTT memiliki sejumlah sumber gempa.

Catatan dalam katalog BMKG menunjukkan besarnya aktivitas tersebut. Sejumlah gempa besar pernah mengguncang NTT, antara lain di Flores pada 1992 hingga gempa Alor pada 2015.

Kawasan NTT memiliki sejumlah sumber kegempaan. Aktivitasnya berasal dari zona subduksi di selatan NTT, Flores Back-Arc Thrust di utara, sesar-sesar aktif di daratan, serta zona outer rise di selatan NTT.

Artinya, gempa di NTT tidak berasal dari satu garis patahan saja. Ada beberapa sistem tektonik yang dapat menyimpan dan kemudian melepaskan energi dalam bentuk gempa.

Risiko Tsunami Juga Tinggi

Posisi NTT yang dikelilingi laut membuat gempa kuat di kawasan tertentu juga berpotensi memicu tsunami.

Sejarah mencatat gempa Alor M7,5 pada 2004 memicu tsunami dengan ketinggian sekitar 2 meter di Dili dan Alor. Gempa tersebut juga menyebabkan 31 orang meninggal, 400 orang luka-luka, serta kerusakan pada ratusan rumah dan bangunan.

Sementara pada 2021, gempa M7,5 di Flores kembali memicu tsunami, meskipun ketinggiannya tercatat 0,07 meter.

Ada sejumlah faktor mengapa gempa besar kerap terjadi di NTT:

1. Ada tumbukan lempeng Indo-Australia dan Eurasia

NTT berada di kawasan pertemuan dan tumbukan lempeng tektonik. Lempeng Indo-Australia bergerak dan menunjam ke bawah sistem lempeng Eurasia.

Aktivitas penunjaman ini menjadi salah satu sumber utama gempa di kawasan Nusa Tenggara. BMKG menyebut NTT sebagai wilayah aktif gempa akibat interaksi Lempeng Indo-Australia dengan Eurasia.

2. Ada Flores Back-Arc Thrust di utara NTT

Ini salah satu penyebab penting di NTT.

Di sebelah utara Flores terdapat struktur Flores Back-Arc Thrust, yakni zona sesar naik yang membentang di kawasan Laut Flores. Struktur ini sangat aktif dan dapat menghasilkan gempa dangkal dengan magnitudo besar.

Inilah salah satu alasan mengapa wilayah Flores dan pulau-pulau di sekitarnya berulang kali mengalami gempa kuat.

NTT punya beberapa sumber kegempaan sekaligus. BMKG menyebut setidaknya ada zona subduksi di selatan NTT, Flores Back-Arc Thrust di utara, sesar-sesar aktif di daratan;, hingga zona outer rise di selatan NTT.

Berdasarkan data Katalog Gempabumi Signifikan & Merusak Tahun 1821-2023 yang diterbitkan Pusat gempabumi dan tsunami BMKG, berikut gempa besar di atas M6 yang pernah mengguncang NTT:

1. Gempa Flores 1992 – M7,5
Ini salah satu yang paling dahsyat dalam sejarah NTT. Gempa 12 Desember 1992 mengguncang Flores dan memicu tsunami. Katalog BMKG mencatat sekitar 2.500 orang meninggal atau hilang, lebih dari 500 orang luka-luka, dan sekitar 90% bangunan di Maumere hancur. Tsunami masuk hingga 300 meter ke daratan dan mencapai 26 meter di Kalaotoa.

2. Gempa Flores 2021 – M7,5
Pada 14 Desember 2021, gempa M7,5 berpusat di laut sekitar 112 km barat laut Larantuka. BMKG mencatat tsunami 0,07 meter. Dampaknya mencapai 5.064 warga mengungsi dan 736 rumah rusak.

3. Gempa Alor 2004 – M7,5
Gempa 12 November 2004 berpusat di sekitar Kalabahi, Alor, dengan kedalaman hanya 10 km. Tsunami sekitar 2 meter teramati di Dili dan Alor. Katalog mencatat 31 orang meninggal, 400 orang luka-luka, serta kerusakan pada ratusan rumah dan bangunan.

Gempa besardi NTT 1821-2023

Tahun Tanggal Wilayah Magnitudo Kedalaman Tsunami Dampak utama
2021 14 Desember Flores, NTT 7,5 12 km Ya 5.064 warga mengungsi, 736 rumah rusak; tsunami 0,07 m
2016 12 Februari Sumba Barat 6,6 10 km Tidak 2 fasilitas umum rusak sedang, 7 sekolah dan 10 rumah rusak ringan
2015 04-Nov Alor 6,2 89 km Tidak 1.098 rumah rusak berat dan 64 fasilitas publik rusak
2004 12-Nov Kalabahi, Alor 7,5 10 km Ya 31 meninggal, 400 luka-luka, sekitar 500 rumah dan sejumlah bangunan rusak
1992 12 Desember Flores, NTT 7,5 28 km Ya Sekitar 2.500 orang meninggal/hilang; sekitar 90% bangunan Maumere hancur
1991 4 Juli Kalabahi, Alor 6,2 29 km Tidak 23 meninggal, 181 luka-luka, 5.400 kehilangan tempat tinggal, 1.150 bangunan hancur
1989 15 Juli Alor Timur 6,4 10 km Tidak 29 rumah roboh; puluhan rumah dan fasilitas umum rusak
1975 30 Juli Kupang 6,1 30 km Tidak Dinding rumah banyak yang rontok dan tembok retak

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/research/20260815091227-128-759597/mengapa-ntt-rawan-gempa-besar-ini-penyebab-sejarah-gempa-dahsyatnya

5 Makanan Paling Disukai Sel Kanker, Warga RI Banyak yang Doyan

5 Makanan Paling Disukai Sel Kanker, Warga RI Banyak yang Doyan

Jakarta, CNBC Indonesia – Kanker masih menjadi salah satu penyakit paling mematikan di dunia yang dapat menyerang siapa saja tanpa mengenal batasan usia. Munculnya sel abnormal ini kerap dipicu oleh perpaduan faktor genetik, pola hidup, hingga kebiasaan mengonsumsi makanan tertentu.

Salah satu pemicu yang kini sorotan pakar kesehatan adalah kandungan akrilamida pada makanan. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), akrilamida merupakan senyawa kimia berbahaya yang terbentuk secara alami saat bahan makanan berbasis pati dimasak dengan metode suhu tinggi, seperti menggoreng atau memanggang.

Meski studi mendalam masih terus berjalan, lembaga kesehatan internasional telah mengklasifikasikan akrilamida sebagai senyawa yang berpotensi karsinogenik (pemicu kanker) bagi tubuh manusia.

5 Makanan Tinggi Akrilamida yang Perlu Diwaspadai

Mengutip laporan Times of India, berikut beberapa sajian populer yang berpotensi memicu pembentukan akrilamida tinggi jika diolah pada suhu berlebih:

1. Aneka Gorengan & Keripik Kentang

Camilan gurih seperti keripik kentang dan kentang goreng (french fries) menjadi penyumbang akrilamida terbesar. Senyawa ini terbentuk dari reaksi antara gula alami kentang dan asam amino saat terpapar panas tinggi.

Makin gelap warna gorengan, makin pekat kandungan kimianya. Menurut studi keamanan pangan, kadar akrilamida dalam keripik kentang dapat berkisar antara 300 hingga lebih dari 2000 µg/kg, sedangkan kentang goreng dapat berkisar antara 200 hingga 700 µg/kg.

Alternatifnya, olah kentang dengan cara direbus atau menggunakan air fryer tanpa durasi berlebih.

2. Biskuit & Kue Kering Kemasan

Proses pemanggangan berteknologi suhu tinggi pada biskuit dan kue kemasan tak hanya menghasilkanakrilamida, tetapi juga tumpukan pengawet serta gularafinasi. Penelitian menunjukkan kadarakrilamida dalam biskuit kemasan berada di rentang 60 hingga 1000 µg/kg, tergantung pada bahan dan metode pemanggangan. Pembuatan kue mandiri secara home-made dengan tepung gandum utuh jauh lebih disarankan.

3. Roti Panggang (Toast) Terlalu Gosong

Tingkat kematangan roti panggang sangat menentukan kadar risikonya. Warna cokelat tua hingga kehitaman menandakan pembentukan akrilamida yang sangat tinggi, dengan estimasi berkisar antara 50 hingga 500 µg/kg. Untuk menekan risikonya, cukup panggang roti gandum atau multigrain hingga berwarna cokelat keemasan muda.

4. Kopi

Proses sangrai (roasting) biji kopi pada tahap awal turut memicu terbentuknya akrilamida. Kopi dengan tingkat sangrai terang hingga sedang (light to medium roast) cenderung lebih aman ketimbang dark roast. Data membeberkan bahwa sajian kopi seduh mengandung kadar akrilamida 5 hingga 20 µg/L, sedangkan kopi instan dalam bentuk bubuk dapat mengandung 100 hingga 400 µg/kg.

5. Sereal Sarapan Olahan

Sereal populer seperti corn flakes dan olahan gandum kemasan kerap melewati proses pemanggangan suhu tinggi. Produk sereal berkadar gula tinggi dan berwarna kecokelatan tercatat memiliki kadar akrilamida antara 150 hingga 1200 µg/kg, tergantung pada merek dan cara pengolahannya. Beralih ke bahan alami seperti oatmeal masak tradisional dapat menjadi opsi sarapan yang jauh lebih aman.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260815004558-33-759574/5-makanan-paling-disukai-sel-kanker-warga-ri-banyak-yang-doyan

Di Tengah Tren Wellness Modern, Tradisi Nusantara Masih Relevan

Di Tengah Tren Wellness Modern, Tradisi Nusantara Masih Relevan

Jakarta: Menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia, owner Kutus Kutus Fazli Hasniel Sugiharto atau Arniel Sugiharto mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan tidak hanya sebagai perjalanan sejarah bangsa, tetapi juga sebagai momentum menjaga tradisi merawat diri yang diwariskan lintas generasi.

Menurut Arniel, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang tidak hanya tercermin melalui seni, bahasa, dan kuliner, tetapi juga melalui kebiasaan menjaga kebugaran dan keseimbangan hidup. Tradisi tersebut dinilai tetap relevan di tengah kehidupan modern.

“Setiap bangsa memiliki identitas yang membedakannya. Indonesia memiliki tradisi panjang dalam merawat tubuh, menjaga keseimbangan hidup, dan memanfaatkan kekayaan alam secara bijaksana. Menurut saya, kemerdekaan juga berarti memiliki kebebasan untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan tersebut agar tetap hidup di tengah masyarakat,” ujar Arniel dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Tradisi merawat diri jadi warisan budaya

Arniel menilai momentum peringatan kemerdekaan juga dapat menjadi pengingat bangsa Indonesia memiliki warisan budaya yang tumbuh dari kehidupan sehari-hari, termasuk kebiasaan menjaga kesehatan dan kebugaran melalui cara-cara sederhana.

Jauh sebelum istilah wellness dikenal luas, masyarakat Indonesia telah memiliki berbagai tradisi untuk menjaga kenyamanan tubuh, seperti minuman berbahan rempah, pijat keluarga, penggunaan minyak balur, hingga kebiasaan beristirahat setelah beraktivitas. Kebiasaan tersebut tidak sekadar menjadi rutinitas, melainkan bagian dari cara hidup yang diwariskan lintas generasi.

Tradisi tersebut berkembang tidak hanya saat masyarakat menghadapi keluhan kesehatan, tetapi juga sebagai bentuk kesadaran untuk menjaga kondisi tubuh sejak dini. Menurut Arniel, cara pandang tersebut masih relevan hingga saat ini.

“Kita sering mencari sesuatu yang baru, padahal banyak nilai baik sudah hidup di sekitar kita sejak lama. Tradisi merawat diri yang tumbuh di keluarga-keluarga Indonesia adalah kekayaan budaya yang patut kita jaga bersama,” kata dia.

Kearifan lokal dan gaya hidup modern

Di tengah ritme kehidupan yang semakin cepat, banyak masyarakat mulai mencari keseimbangan melalui kebiasaan sederhana yang memberikan rasa nyaman. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa kemajuan tidak selalu berarti meninggalkan tradisi.

Indonesia juga dikenal memiliki kekayaan hayati yang melimpah. Beragam tanaman herbal telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di berbagai daerah. Namun, menurut Arniel, kekuatan Indonesia tidak hanya terletak pada sumber daya alam, tetapi juga pada nilai kebersamaan, kepedulian terhadap keluarga, kesabaran, dan penghormatan terhadap alam.

Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi yang membentuk karakter tradisi wellness Indonesia. Arniel mengatakan pihaknya ingin menghadirkan lebih banyak cerita mengenai budaya, tradisi, komunitas, dan pengalaman masyarakat dalam merawat diri melalui berbagai kanal komunikasi.

“Kami ingin berbicara bukan hanya tentang produk, tetapi juga tentang cara hidup. Tentang bagaimana masyarakat Indonesia sejak lama mengenal berbagai kebiasaan yang membantu menjaga kenyamanan, keseimbangan, dan kualitas hidup. Menurut saya, semua itu adalah bagian dari kekayaan Wellness Nusantara yang layak terus diceritakan,” ujar dia.

Bagi Arniel, memperingati Hari Kemerdekaan tidak hanya berarti mengenang perjuangan para pendiri bangsa, tetapi juga menjaga warisan budaya yang membentuk identitas Indonesia. Di tengah perubahan zaman, tradisi merawat diri dinilai tetap relevan untuk diteruskan kepada generasi muda.

Sumber : https://www.metrotvnews.com/read/NrWC86oJ-di-tengah-tren-wellness-modern-tradisi-nusantara-masih-relevan

Tanaman Tamanu dari Sulawesi Ternyata Punya Senyawa Bioaktif untuk Kulit, Ini Fakta Ilmiahnya!

Tanaman Tamanu dari Sulawesi Ternyata Punya Senyawa Bioaktif untuk Kulit, Ini Fakta Ilmiahnya!

JAKARTA, iNews.id – Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Di antara kekayaan tersebut, ada tanaman yang mungkin belum terlalu familiar bagi masyarakat luas, tetapi mulai menarik perhatian dalam penelitian bahan aktif untuk perawatan kulit, tamanu.

Tanaman yang dikenal dengan nama ilmiah Calophyllum inophyllum ini selama bertahun-tahun telah dimanfaatkan sebagai sumber minyak nabati. Minyak yang diekstrak dari bagian tertentu tanaman Tamanu kemudian dikenal sebagai Tamanu Oil dan banyak digunakan dalam berbagai produk perawatan kulit.

Namun, cerita mengenai Tamanu ternyata tidak sesederhana minyak alami untuk kulit. Di balik minyaknya terdapat berbagai komponen bioaktif yang menarik untuk diteliti.
Bahkan, pendekatan ilmiah terhadap tanaman ini kini mulai diarahkan untuk mengetahui bagian mana yang benar-benar memiliki aktivitas biologis dan bagaimana potensinya dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.

Tamanu, Tanaman yang Tumbuh di Kawasan Tropis

Tamanu merupakan tanaman tropis yang dapat ditemukan di berbagai wilayah Asia dan Pasifik, termasuk Indonesia.

Tanaman ini dikenal sebagai pohon yang mampu tumbuh di lingkungan tropis dan pesisir. Buahnya dapat menghasilkan minyak yang selama ini dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan, termasuk perawatan kulit.

Di Indonesia, keberadaan Tamanu menjadi menarik karena tanaman ini merupakan bagian dari kekayaan biodiversitas yang sebenarnya memiliki potensi untuk dikembangkan lebih jauh.

Yang menjadi perhatian bukan hanya keberadaan pohonnya, tetapi juga senyawa-senyawa yang terkandung di dalamnya.

Mengapa Tamanu Menarik bagi Dunia Skincare?

Salah satu alasan Tamanu menarik perhatian peneliti adalah keberadaan komponen bioaktif di dalamnya.

Menurut laporan From This Island, Tamanu Oil secara alami mengandung berbagai senyawa yang kemudian dipelajari karena berpotensi memiliki aktivitas biologis, termasuk aktivitas yang berkaitan dengan perawatan kulit.

Namun, penggunaan minyak tanaman secara utuh tidak selalu berarti seluruh komponennya memberikan manfaat yang sama.

Justru di sinilah penelitian menjadi penting.

Daripada menggunakan seluruh komponen minyak, peneliti dapat mempelajari fraksi tertentu untuk mengetahui senyawa mana yang paling potensial dan bagaimana karakteristiknya terhadap kulit.

Pendekatan seperti ini membuat tanaman tidak hanya dipandang sebagai ‘bahan alami‘, tetapi sebagai sumber senyawa bioaktif yang dapat diteliti secara ilmiah.

Tamanu Oil dan Kulit Berjerawat Ternyata Tidak Sesederhana Itu

Ada anggapan bahwa karena Tamanu berasal dari tanaman dan dikenal baik untuk kulit, maka Tamanu Oil otomatis cocok untuk semua jenis kulit. Faktanya, karakter minyak tetap perlu diperhatikan.

Tamanu Oil dalam bentuk konvensional memiliki tekstur yang relatif padat dan kaya lipid. Pada sebagian orang dengan kulit yang mudah berjerawat, karakter tersebut dapat terasa terlalu berat.

Artinya, potensi biologis tanaman dan bentuk bahan yang digunakan merupakan dua hal yang berbeda.

Tanamannya bisa memiliki senyawa yang menarik, tetapi cara mengambil, memurnikan, dan memformulasikan senyawa tersebut tetap menentukan bagaimana bahan itu digunakan pada kulit.

Hal tersebut menjadi salah satu alasan Tamanu terus diteliti. From This Island, bersama Sekolah Farmasi ITB dan EBM Scitech Research Center, melakukan riset hampir tiga tahun untuk mengeksplorasi potensi Tamanu dan mengoptimalkan proses pemisahan serta pemurnian fraksi bioaktifnya.

Dari penelitian tersebut kemudian dikembangkan PolyAcNix, proprietary bioactive yang digunakan dalam Tamanu Acne Series.

Dalam pengujian laboratorium, fraksi bioaktif tersebut dilaporkan memiliki aktivitas antibakteri yang lebih tinggi dibandingkan Tamanu Oil konvensional.

Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa potensi tanaman tidak harus dimanfaatkan dalam bentuk mentahnya. Peneliti dapat mencari komponen yang paling relevan, kemudian mengembangkannya menjadi bahan aktif dengan fungsi yang lebih spesifik.

Ada Potensi untuk Merawat Kulit Berjerawat?

Penelitian terhadap Tamanu kemudian berkembang ke pemanfaatannya dalam produk untuk kulit berjerawat.

Pada Tamanu Acne Defense Serum, misalnya, hasil pengujian klinis yang disampaikan menunjukkan adanya pengurangan jerawat meradang pada 81 persen subjek setelah 14 hari penggunaan. Hasil pengujian laboratorium juga menunjukkan pengurangan tampilan pori hingga 86,8 persen.

Namun, angka tersebut merupakan hasil pengujian terhadap formula produk tertentu, sehingga tidak dapat langsung diartikan bahwa seluruh Tamanu Oil atau semua produk berbahan Tamanu akan memberikan hasil yang sama.

Ini penting karena tanaman, ekstrak, fraksi bioaktif, dan produk jadi merupakan hal yang berbeda.

Tamanu pada akhirnya memberikan gambaran menarik tentang bagaimana biodiversitas Indonesia dapat dikembangkan menjadi bahan yang memiliki nilai tambah.

Tanaman yang tumbuh di kawasan tropis tidak hanya dapat dilihat dari bentuk fisiknya atau minyak yang dihasilkan. Di dalamnya terdapat berbagai komponen kimia yang masih dapat diteliti untuk mengetahui potensi biologisnya.

Karena itu, masa depan bahan alami dalam industri skincare bukan sekadar kembali menggunakan tanaman tradisional. Yang jauh lebih menarik adalah ketika kekayaan alam tersebut bertemu dengan ilmu farmasi, teknologi ekstraksi, pemurnian, pengujian laboratorium, hingga uji klinis.

Tamanu menjadi salah satu contoh bagaimana tanaman dari Indonesia dapat diteliti lebih dalam untuk menemukan potensi yang sebelumnya mungkin belum banyak diketahui.

Sumber : https://www.inews.id/techno/sains/tanaman-tamanu-dari-sulawesi-ternyata-punya-senyawa-bioaktif-untuk-kulit-ini-fakta-ilmiahnya

Macan Kumbang Gunung Prau Masuk Permukiman Warga di Batang, Dievakuasi ke BDC

Macan Kumbang Gunung Prau Masuk Permukiman Warga di Batang, Dievakuasi ke BDC

BATANG, iNews.id – Seekor macan kumbang yang masuk ke permukiman warga di Dusun Ngasinan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, kini menjalani perawatan intensif di Batang Dolphin Center (BDC). Satwa dilindungi tersebut dievakuasi petugas gabungan setelah sempat membuat geger warga setempat.

Proses evakuasi dilakukan tim gabungan dengan menggunakan obat bius. Macan kumbang jantan yang diperkirakan berusia 10 tahun tersebut langsung dilarikan ke BDC untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim dokter hewan, kaki kanan depan macan kumbang tersebut mengalami luka yang diduga sudah berlangsung selama beberapa hari. Kondisi ini membuat satwa liar tersebut kesulitan berburu mangsa di habitat aslinya.

Saat dievakuasi, berat badan macan kumbang itu hanya sekitar 25 kilogram, tergolong sangat kurus untuk ukuran macan dewasa seusianya.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, Dyah Sulistyari menyatakan, kondisi satwa saat ini masih dalam pengawasan ketat oleh tim medis sebelum nantinya siap dilepasliarkan kembali.

“Saat ini kondisi satwa masih dalam pengawasan ketat dan mendapatkan penanganan intensif dari tim dokter,” ujar Kepala BKSDA Jateng, Dyah Sulistyari, Jumat(14/8/2026).

BKSDA Jawa Tengah mengidentifikasi macan kumbang tersebut berasal dari kawasan lereng Gunung Prau di sekitar Dataran Tinggi Dieng. Turunnya satwa pemangsa ini ke pemukiman warga diduga kuat dipengaruhi oleh kondisi musim kemarau, yang memaksa satwa liar bergerak lebih jauh untuk mencari makanan.

Sebelum akhirnya berhasil dievakuasi tanpa menimbulkan korban jiwa, macan kumbang tersebut sempat memangsa beberapa ternak milik warga berupa ayam dan marmut.

Sebagai langkah antisipasi dan pemantauan aktivitas satwa liar, BKSDA telah memasang camera trap di lokasi awal munculnya macan kumbang. Selain di Bawang, pemasangan kamera pemantau juga dilakukan di sejumlah kawasan konservasi lain di Jawa Tengah, seperti Gunung Muria, Gunung Lawu, Gunung Ungaran, hingga Pulau Nusakambangan.

Sumber : https://www.inews.id/regional/jateng/macan-kumbang-gunung-prau-masuk-permukiman-warga-di-batang-dievakuasi-ke-bdc

11 Hadis tentang Keutamaan Memberi dalam Islam: Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahannya

11 Hadis tentang Keutamaan Memberi dalam Islam: Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahannya

Bukan hanya membantu sesama, bersedekah juga menjadi salah satu amalan yang dapat mendatangkan banyak keutamaan di sisi Allah SWT.

Hal ini pun telah dijelaskan dalam berbagai hadis Rasulullah SAW yang menerangkan besarnya pahala, keberkahan, hingga perlindungan bagi orang-orang yang gemar berbagi.

Kumpulan Hadis Keutamaan Memberi dan Bersedekah

1. Hadis tentang Kemuliaan Tangan di Atas

Islam mendorong umatnya untuk menjadi pribadi yang gemar memberi, bukan selalu meminta kepada orang lain.

Dalam pandangan Islam, orang yang mampu membantu sesama memiliki kedudukan yang mulia di hadapan Allah SWT.

اليَدُ العُلْيَا خَيْرٌ مِنَ اليَدِ السُّفْلَى، فَالْيَدُ العُلْيَا هِيَ المُنْفِقَةُ، وَاليَدُ السُّفْلَى هِيَ السَّائِلَةُ

Latin: Al-yadu al-‘ulyaa khairum minal-yadi as-suflaa, fal-yadu al-‘ulyaa hiyal-munfiqah, wal-yadu as-suflaa hiyas-saa’ilah.

Artinya: “Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah.

Adapun tangan yang di atas adalah yang memberi, sedangkan tangan yang di bawah adalah yang meminta.” (HR. Muttafaq ‘Alaih)

2. Hadis tentang Sedekah Membuat Seseorang Didoakan oleh Dua Malaikat Setiap Pagi

Setiap hari, Allah SWT mengutus dua malaikat yang mendoakan hamba-Nya sesuai dengan sikapnya terhadap harta.

Orang yang gemar berinfak didoakan agar memperoleh ganti yang lebih baik, sedangkan orang yang kikir didoakan agar hartanya berkurang.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

Latin: ‘An Abii Hurairata radhiyallaahu ‘anhu anna Nabiyya shallallaahu ‘alayhi wa sallama qaala: 

Maa min yawmin yushbihul-‘ibaadu fiihi illaa malakaani yanzilaani fayaquulu ahaduhumaa: Allaahumma a’thi munfiqan khalafan, wa yaquulul-aakharu: Allaahumma a’thi mumsikan talafan.

Artinya: “Tidak ada satu hari pun ketika para hamba memasuki waktu pagi, melainkan dua malaikat turun. Salah satunya berdoa, ‘Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang berinfak.’

Sedangkan malaikat yang lain berdoa, ‘Ya Allah, binasakanlah harta orang yang menahan hartanya (kikir).'” (HR. Bukhari No. 1442)

3. Hadis tentang Sedekah Dapat Mencegah Su’ul Khatimah

Salah satu keutamaan sedekah adalah menjadi sebab seseorang dijauhkan dari akhir kehidupan yang buruk (su’ul khatimah).

Itulah mengapa banyak ulama menganjurkan agar umat Islam memperbanyak sedekah sebagai bekal menuju akhirat.

قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الصَّدَقَةُ تَمْنَعُ مِيتَةَ السُّوءِ

Latin: Qaalan-Nabiyyu shallallaahu ‘alayhi wa sallama: Ash-shadaqatu tamna’u miitatas-suu’.

Artinya: “Sedekah itu dapat mencegah kematian yang buruk.” (HR. Tirmidzi)

4. Hadis tentang Memberi Dapat Menjadi Naungan di Hari Kiamat

Pada hari kiamat, ketika matahari didekatkan kepada manusia, sedekah yang dilakukan dengan ikhlas akan menjadi naungan bagi pelakunya.

Hal ini menunjukkan betapa besarnya balasan yang Allah SWT siapkan bagi orang-orang yang gemar bersedekah.

عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ظِلُّ الْمُؤْمِنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ صَدَقَتُهُ

Latin: ‘Anin-Nabiyyi shallallaahu ‘alayhi wa sallama qaala: Zhillul-mu’mini yawmal-qiyaamati shadaqatuhu.

Artinya: “Naungan seorang mukmin pada hari kiamat adalah sedekahnya.” (HR. Ahmad)

5. Hadis tentang Sedekah Menolak Bala

Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa sedekah menjadi salah satu sebab datangnya perlindungan Allah SWT.

Dengan izin-Nya, sedekah dapat menjadi jalan tertolaknya musibah sekaligus mendatangkan keberkahan dalam umur seseorang.

وَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الصَّدَقَةُ تَرُدُّ الْبَلَاءَ وَتُطَوِّلُ الْعُمْرَ

Latin: Wa qaala shallallaahu ‘alayhi wa sallama: Ash-shadaqatu taruddul-balaa’a wa tuthawwilul-‘umr.

Artinya: “Sedekah dapat menolak bala dan memanjangkan umur.”

6. Hadis tentang Sedekah Menghapus Dosa

Selain menjadi bentuk kepedulian kepada sesama, sedekah juga menjadi amalan yang dapat menghapus dosa.

Bahkan, jika belum mampu bersedekah dengan harta, Islam tetap menganjurkan untuk berbuat baik melalui ucapan yang baik.

اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ، فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ

Latin: Ittaquun-naara walaw bisyiqqi tamratin, faman lam yajid fabikalimatin thayyibah.

Artinya: “Jagalah diri kalian dari api neraka walaupun hanya dengan bersedekah sepotong kurma. Jika tidak mampu, maka ucapkanlah perkataan yang baik.” (HR. Bukhari No. 6539)

7. Hadis tentang Sedekah Rahasia Meredakan Murka Allah

Sedekah yang dilakukan secara diam-diam memiliki keutamaan tersendiri karena lebih dekat dengan keikhlasan.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa amalan ini menjadi salah satu sebab meredanya murka Allah SWT.

صَدَقَةُ السِّرِّ تُطْفِىءُ غَضَبَ الرَّبِّ وَصَدَقَةُ العَلاَنِيَةِ جُنَّةٌ مِنَ النَّار

Latin: Shadaqatus-sirri tuthii’u ghadhabar-Rabbi wa shadaqatul-’alaaniyati junnatum minan-naar.

Artinya: “Sedekah secara sembunyi-sembunyi memadamkan murka Allah, sedangkan sedekah secara terang-terangan menjadi perisai dari api neraka.”

8. Hadis tentang Kebiasaan Memberi Dapat Menutup Pintu Keburukan

Membiasakan diri untuk bersedekah juga menjadi salah satu sebab datangnya perlindungan dari berbagai keburukan.

Dengan izin Allah SWT, sedekah bisa menjadi jalan tertutupnya berbagai pintu kemudaratan.

وَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الصَّدَقَةُ تَسُدُّ سَبْعِيْنَ بَابًا مِنَ السُّوءِ

Latin: Wa qaala shallallaahu ‘alayhi wa sallama: Ash-shadaqatu tasuddu sab’iina baabam minas-suu.

Artinya: “Sedekah dapat menutup tujuh puluh pintu keburukan.”  (HR. Ath-Thabrani)

9. Hadis tentang Pahala Sedekah Jariyah Terus Mengalir

Sedekah jariyah termasuk salah satu amalan yang pahalanya tidak terputus setelah meninggal dunia.

Selama manfaatnya masih dirasakan orang lain, pahala amalan tersebut akan terus mengalir hingga hari akhir.

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Latin: Idzaa maatal-insanu-nqatha’a ‘anhu ‘amaluhuu illaa min tsalaatsatin: illaa min shadaqatin jaariyatin, aw ‘ilmin yuntafa’u bihii, aw waladin shaalihiy yad’uu lah.

Artinya: “Apabila seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim)

10. Hadis tentang Sedekah Kecil Bernilai Besar di Sisi Allah

Bukan dari besaran nominalnya, Allah SWT melihat keikhlasan seseorang dalam memberi kepada sesama.

Meskipun nilainya kecil, sedekah yang berasal dari harta halal akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.

“Barangsiapa bersedekah dengan sebiji kurma dari hasil usaha yang halal, maka Allah akan menerimanya dan mengembangkannya hingga menjadi sebesar Gunung Uhud.” (HR. Muslim, Tirmidzi, dan An-Nasa’i)

11. Hadis tentang Sedekah Tidak Mengurangi Harta

Tak perlu khawatir hartamu akan berkurang setelah bersedekah. Sebab, Rasulullah SAW pun menegaskan bahwa sedekah justru bisa menambah keberkahan dan kemuliaan harta.

Bahkan, Allah SWT juga turut mengangkat derajat orang yang gemar berbagi kepada sesama.

Dalam salah satu hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“Sedekah tidak akan mengurangi harta. Tidaklah seseorang memaafkan orang lain melainkan Allah akan menambah kemuliaannya.

Dan tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah melainkan Allah akan mengangkat derajatnya.” (HR. Muslim No. 2588)

Sumber : https://mozaik.inilah.com/ibadah/11-hadis-tentang-keutamaan-memberi-dalam-islam-lengkap-arab-latin-dan-terjemahannya

Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Terlalu Lama Duduk, Otak Bisa Terdampak

Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Terlalu Lama Duduk, Otak Bisa Terdampak

Jakarta – Biasanya, olahraga lebih sering dibicarakan dari sisi manfaatnya bagi tubuh, mulai dari memperkuat otot, menjaga kesehatan jantung, hingga meningkatkan energi. Padahal, aktif bergerak bukan hanya penting untuk menjaga kesehatan fisik. Otak juga mendapatkan manfaat dari aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin.

Sebaliknya, ketika seseorang berhenti berolahraga atau menghabiskan sebagian besar waktunya dengan duduk, dampaknya terhadap kesehatan otak dan kondisi emosional dapat muncul dalam waktu relatif singkat. Masalahnya, seseorang mungkin tidak menyadari bahwa kebiasaan hidup yang minim aktivitas tersebut turut berperan terhadap kondisi tersebut.

Apa yang Terjadi pada Otak saat Tubuh Kurang Bergerak?

Dikutip dari laman Real Simple, spesialis geriatri sekaligus wakil direktur Center for Memory Loss and Brain Health di Hackensack University Medical Center, Manisha Parulekar, MD, mengatakan, ketika seseorang menghabiskan sebagian besar waktu di luar jam tidur dengan duduk dan bersantai, otak bisa mengalami penurunan aliran darah. Padahal, aliran darah yang optimal dibutuhkan untuk memasok oksigen dan nutrisi penting yang menunjang fungsi otak.

Hal ini pada gilirannya dapat menyebabkan penurunan produksi zat kimia otak penting yang mengatur suasana hati, seperti serotonin dan dopamin.

Dampak Jangka Pendek

Dampak langsung dari kurang aktif biasanya tidak terlalu terlihat dan lebih terasa dari perubahan kondisi tubuh.

Menurut Parulekar, meskipun beristirahat seharian tanpa aktivitas fisik terkadang terasa menyegarkan dan memang dibutuhkan tubuh, kondisi tersebut tidak memberikan dorongan dopamin dan endorfin yang biasanya muncul setelah melakukan aktivitas fisik.

“Terkadang satu hari bersantai itu terasa menyegarkan, tetapi dalam banyak kasus, hal itu membuat orang merasa lesu dan kekurangan energi,” katanya.

Setelah seharian bermalas-malasan, seseorang mungkin merasa lebih lesu, kurang termotivasi, atau lebih mudah tersinggung. Kemungkinan orang tersebut juga merasakan kesulitan berkonsentrasi pada tugas yang dikerjakan. Biasanya, efek ini bersifat sementara dan sering kali membaik setelah kembali beraktivitas.

Dampak Jangka Panjang

Ketika duduk dan minim aktivitas fisik sudah menjadi kebiasaan sehari-hari, dampaknya terhadap otak dapat menjadi sangat signifikan, termasuk memengaruhi kemampuan mengingat.

Ahli neurologi David Perlmutter, MD mengatakan, hubungan antara kurangnya aktivitas fisik dengan kesehatan otak semakin didukung oleh penelitian.

“Kurangnya aktivitas fisik dikaitkan dengan peningkatan risiko penurunan kognitif dan demensia, dan banyak jalur yang membantu menjelaskan hubungan tersebut bersifat metabolik dan inflamasi,” katanya.

Salah satu aspek yang menjadi perhatiannya dalam penelitian adalah pengaruh aktivitas fisik terhadap mikroglia, yaitu sel kekebalan yang berada di dalam otak. Menurut Dr Perlmutter, mikroglia berperan sebagai pelindung otak dengan terus memantau kondisi di sekitarnya dan merespons berbagai ancaman.

“Perilaku mereka terkait erat dengan keadaan metabolisme mereka, yang berarti fungsi mitokondria mereka. Lingkungan metabolisme yang lebih sehat membantu sel-sel ini menjalankan peran pelindungnya dengan tepat, sementara disfungsi metabolisme kronis berkontribusi pada keadaan peradangan yang lebih parah,” tambahnya.

Kebiasaan hidup kurang gerak dalam jangka panjang juga bisa memengaruhi kesehatan mental dengan cara yang lebih serius. Menurut Dr Parulekar, gaya hidup ini dikaitkan dengan kemungkinan yang lebih besar untuk mengalami kondisi kesehatan mental, seperti depresi dan kecemasan.

Di sisi lain, pada penelitian tahun 2022 yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine, lebih banyak bergerak terbukti mendukung kesehatan mental dengan mengurangi gejala depresi dan kecemasan. Meski olahraga tidak berarti menggantikan penanganan kesehatan mental oleh profesional, lebih banyak bergerak bisa menjadi salah satu cara untuk membantu memperbaiki suasana hati dan mendukung kesejahteraan emosional.

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8617858/ini-yang-terjadi-pada-tubuh-jika-terlalu-lama-duduk-otak-bisa-terdampak

Manfaat Bubur Jagung untuk Kesehatan dan Kandungan Gizinya

Manfaat Bubur Jagung untuk Kesehatan dan Kandungan Gizinya

Jakarta, MCI News – Bubur jagung dapat menjadi salah satu pilihan makanan berbahan serealia yang menyediakan karbohidrat, serat, serta sejumlah vitamin dan mineral bagi tubuh. Jika diolah dengan komposisi bahan yang tepat, makanan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan energi sekaligus mendukung pola makan yang lebih seimbang pada Kamis (13/08/2026).

Jagung mengandung karbohidrat yang menjadi sumber energi bagi tubuh. Selain itu, kandungan serat dalam jagung dapat membantu menjaga fungsi saluran pencernaan, sementara sejumlah senyawa karotenoid pada jagung, termasuk lutein dan zeaxanthin, berkaitan dengan fungsi dan kesehatan mata. Penelitian mengenai lutein dan zeaxanthin menunjukkan kedua karotenoid tersebut terdapat pada retina dan berperan dalam perlindungan terhadap stres oksidatif.

Meski demikian, manfaat bubur jagung sangat bergantung pada cara pengolahannya. Penambahan gula dalam jumlah banyak, santan, susu kental manis, atau topping tinggi kalori dapat meningkatkan kandungan gula dan lemak dalam satu porsi sehingga mengubah profil gizinya.

Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan bahan tambahan dan ukuran porsi ketika mengonsumsi bubur jagung. Pilihan bahan yang lebih sederhana dapat membantu mempertahankan nilai gizinya sebagai bagian dari pola makan sehari-hari.

Berikut lima manfaat bubur jagung yang dapat diperoleh dari kandungan gizinya.

  1. Menjadi sumber energi

Karbohidrat dalam jagung dapat digunakan tubuh sebagai sumber energi untuk menjalankan berbagai aktivitas. Bubur jagung dapat menjadi salah satu pilihan menu sumber karbohidrat, terutama jika porsinya disesuaikan dengan kebutuhan energi setiap orang.

Kandungan karbohidrat juga membuat bubur jagung dapat menjadi menu sarapan atau makanan selingan. Namun, kebutuhan energi setiap orang berbeda sehingga porsi sebaiknya disesuaikan dengan usia, aktivitas fisik, serta pola makan secara keseluruhan.

  1. Membantu menjaga kesehatan pencernaan

Jagung mengandung serat yang berperan dalam fungsi sistem pencernaan. Asupan serat yang cukup dapat membantu menjaga keteraturan buang air besar dan mendukung kesehatan saluran cerna.

Manfaat tersebut akan lebih optimal apabila konsumsi bubur jagung disertai makanan sumber serat lainnya, seperti sayuran, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Tubuh juga membutuhkan asupan cairan yang cukup untuk mendukung fungsi serat.

  1. Mendukung kesehatan mata

Jagung mengandung lutein dan zeaxanthin, dua jenis karotenoid yang terdapat pada jaringan mata. National Eye Institute menjelaskan bahwa lutein dan zeaxanthin terdapat pada retina dan dapat membantu menyerap cahaya berenergi tinggi serta berperan sebagai antioksidan.

Namun, konsumsi bubur jagung tidak dapat dianggap sebagai pengganti pemeriksaan atau pengobatan penyakit mata. Masyarakat tetap perlu menerapkan pola makan beragam untuk memperoleh berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh.

  1. Membantu mengendalikan rasa lapar

Kandungan serat dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Kondisi tersebut dapat membantu seseorang mengatur asupan makanan, terutama ketika bubur jagung tidak mendapat tambahan gula atau bahan tinggi kalori dalam jumlah berlebihan.

Pengendalian berat badan tetap membutuhkan keseimbangan antara asupan makanan dan aktivitas fisik. Karena itu, bubur jagung sebaiknya ditempatkan sebagai bagian dari menu harian, bukan sebagai satu-satunya makanan untuk mengatur berat badan.

  1. Mendukung pola makan untuk kesehatan jantung

Jagung menyediakan sejumlah mineral dan serat yang dapat menjadi bagian dari pola makan untuk menjaga kesehatan secara umum. Manfaat tersebut akan lebih relevan jika masyarakat mengombinasikan konsumsi jagung dengan sayuran, buah, sumber protein, serta membatasi asupan gula, garam, dan lemak jenuh.

Sumber : https://mcinews.id/2026/08/14/manfaat-bubur-jagung-untuk-kesehatan-dan-kandungan-gizinya/