Bukan hanya membantu sesama, bersedekah juga menjadi salah satu amalan yang dapat mendatangkan banyak keutamaan di sisi Allah SWT.
Hal ini pun telah dijelaskan dalam berbagai hadis Rasulullah SAW yang menerangkan besarnya pahala, keberkahan, hingga perlindungan bagi orang-orang yang gemar berbagi.
Kumpulan Hadis Keutamaan Memberi dan Bersedekah
1. Hadis tentang Kemuliaan Tangan di Atas

Islam mendorong umatnya untuk menjadi pribadi yang gemar memberi, bukan selalu meminta kepada orang lain.
Dalam pandangan Islam, orang yang mampu membantu sesama memiliki kedudukan yang mulia di hadapan Allah SWT.
اليَدُ العُلْيَا خَيْرٌ مِنَ اليَدِ السُّفْلَى، فَالْيَدُ العُلْيَا هِيَ المُنْفِقَةُ، وَاليَدُ السُّفْلَى هِيَ السَّائِلَةُ
Latin: Al-yadu al-‘ulyaa khairum minal-yadi as-suflaa, fal-yadu al-‘ulyaa hiyal-munfiqah, wal-yadu as-suflaa hiyas-saa’ilah.
Artinya: “Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah.
Adapun tangan yang di atas adalah yang memberi, sedangkan tangan yang di bawah adalah yang meminta.” (HR. Muttafaq ‘Alaih)
2. Hadis tentang Sedekah Membuat Seseorang Didoakan oleh Dua Malaikat Setiap Pagi

Setiap hari, Allah SWT mengutus dua malaikat yang mendoakan hamba-Nya sesuai dengan sikapnya terhadap harta.
Orang yang gemar berinfak didoakan agar memperoleh ganti yang lebih baik, sedangkan orang yang kikir didoakan agar hartanya berkurang.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
Latin: ‘An Abii Hurairata radhiyallaahu ‘anhu anna Nabiyya shallallaahu ‘alayhi wa sallama qaala:
Maa min yawmin yushbihul-‘ibaadu fiihi illaa malakaani yanzilaani fayaquulu ahaduhumaa: Allaahumma a’thi munfiqan khalafan, wa yaquulul-aakharu: Allaahumma a’thi mumsikan talafan.
Artinya: “Tidak ada satu hari pun ketika para hamba memasuki waktu pagi, melainkan dua malaikat turun. Salah satunya berdoa, ‘Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang berinfak.’
Sedangkan malaikat yang lain berdoa, ‘Ya Allah, binasakanlah harta orang yang menahan hartanya (kikir).'” (HR. Bukhari No. 1442)
3. Hadis tentang Sedekah Dapat Mencegah Su’ul Khatimah
Salah satu keutamaan sedekah adalah menjadi sebab seseorang dijauhkan dari akhir kehidupan yang buruk (su’ul khatimah).
Itulah mengapa banyak ulama menganjurkan agar umat Islam memperbanyak sedekah sebagai bekal menuju akhirat.
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الصَّدَقَةُ تَمْنَعُ مِيتَةَ السُّوءِ
Latin: Qaalan-Nabiyyu shallallaahu ‘alayhi wa sallama: Ash-shadaqatu tamna’u miitatas-suu’.
Artinya: “Sedekah itu dapat mencegah kematian yang buruk.” (HR. Tirmidzi)
4. Hadis tentang Memberi Dapat Menjadi Naungan di Hari Kiamat
Pada hari kiamat, ketika matahari didekatkan kepada manusia, sedekah yang dilakukan dengan ikhlas akan menjadi naungan bagi pelakunya.
Hal ini menunjukkan betapa besarnya balasan yang Allah SWT siapkan bagi orang-orang yang gemar bersedekah.
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ظِلُّ الْمُؤْمِنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ صَدَقَتُهُ
Latin: ‘Anin-Nabiyyi shallallaahu ‘alayhi wa sallama qaala: Zhillul-mu’mini yawmal-qiyaamati shadaqatuhu.
Artinya: “Naungan seorang mukmin pada hari kiamat adalah sedekahnya.” (HR. Ahmad)
5. Hadis tentang Sedekah Menolak Bala
Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa sedekah menjadi salah satu sebab datangnya perlindungan Allah SWT.
Dengan izin-Nya, sedekah dapat menjadi jalan tertolaknya musibah sekaligus mendatangkan keberkahan dalam umur seseorang.
وَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الصَّدَقَةُ تَرُدُّ الْبَلَاءَ وَتُطَوِّلُ الْعُمْرَ
Latin: Wa qaala shallallaahu ‘alayhi wa sallama: Ash-shadaqatu taruddul-balaa’a wa tuthawwilul-‘umr.
Artinya: “Sedekah dapat menolak bala dan memanjangkan umur.”
6. Hadis tentang Sedekah Menghapus Dosa
Selain menjadi bentuk kepedulian kepada sesama, sedekah juga menjadi amalan yang dapat menghapus dosa.
Bahkan, jika belum mampu bersedekah dengan harta, Islam tetap menganjurkan untuk berbuat baik melalui ucapan yang baik.
اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ، فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ
Latin: Ittaquun-naara walaw bisyiqqi tamratin, faman lam yajid fabikalimatin thayyibah.
Artinya: “Jagalah diri kalian dari api neraka walaupun hanya dengan bersedekah sepotong kurma. Jika tidak mampu, maka ucapkanlah perkataan yang baik.” (HR. Bukhari No. 6539)
7. Hadis tentang Sedekah Rahasia Meredakan Murka Allah
Sedekah yang dilakukan secara diam-diam memiliki keutamaan tersendiri karena lebih dekat dengan keikhlasan.
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa amalan ini menjadi salah satu sebab meredanya murka Allah SWT.
صَدَقَةُ السِّرِّ تُطْفِىءُ غَضَبَ الرَّبِّ وَصَدَقَةُ العَلاَنِيَةِ جُنَّةٌ مِنَ النَّار
Latin: Shadaqatus-sirri tuthii’u ghadhabar-Rabbi wa shadaqatul-’alaaniyati junnatum minan-naar.
Artinya: “Sedekah secara sembunyi-sembunyi memadamkan murka Allah, sedangkan sedekah secara terang-terangan menjadi perisai dari api neraka.”
8. Hadis tentang Kebiasaan Memberi Dapat Menutup Pintu Keburukan
Membiasakan diri untuk bersedekah juga menjadi salah satu sebab datangnya perlindungan dari berbagai keburukan.
Dengan izin Allah SWT, sedekah bisa menjadi jalan tertutupnya berbagai pintu kemudaratan.
وَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الصَّدَقَةُ تَسُدُّ سَبْعِيْنَ بَابًا مِنَ السُّوءِ
Latin: Wa qaala shallallaahu ‘alayhi wa sallama: Ash-shadaqatu tasuddu sab’iina baabam minas-suu.
Artinya: “Sedekah dapat menutup tujuh puluh pintu keburukan.” (HR. Ath-Thabrani)
9. Hadis tentang Pahala Sedekah Jariyah Terus Mengalir
Sedekah jariyah termasuk salah satu amalan yang pahalanya tidak terputus setelah meninggal dunia.
Selama manfaatnya masih dirasakan orang lain, pahala amalan tersebut akan terus mengalir hingga hari akhir.
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
Latin: Idzaa maatal-insanu-nqatha’a ‘anhu ‘amaluhuu illaa min tsalaatsatin: illaa min shadaqatin jaariyatin, aw ‘ilmin yuntafa’u bihii, aw waladin shaalihiy yad’uu lah.
Artinya: “Apabila seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim)
10. Hadis tentang Sedekah Kecil Bernilai Besar di Sisi Allah
Bukan dari besaran nominalnya, Allah SWT melihat keikhlasan seseorang dalam memberi kepada sesama.
Meskipun nilainya kecil, sedekah yang berasal dari harta halal akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.
“Barangsiapa bersedekah dengan sebiji kurma dari hasil usaha yang halal, maka Allah akan menerimanya dan mengembangkannya hingga menjadi sebesar Gunung Uhud.” (HR. Muslim, Tirmidzi, dan An-Nasa’i)
11. Hadis tentang Sedekah Tidak Mengurangi Harta
Tak perlu khawatir hartamu akan berkurang setelah bersedekah. Sebab, Rasulullah SAW pun menegaskan bahwa sedekah justru bisa menambah keberkahan dan kemuliaan harta.
Bahkan, Allah SWT juga turut mengangkat derajat orang yang gemar berbagi kepada sesama.
Dalam salah satu hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
“Sedekah tidak akan mengurangi harta. Tidaklah seseorang memaafkan orang lain melainkan Allah akan menambah kemuliaannya.
Dan tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah melainkan Allah akan mengangkat derajatnya.” (HR. Muslim No. 2588)




