Prediksi risiko stroke, peneliti kembangkan perangkat arteri pada cip

Prediksi risiko stroke, peneliti kembangkan perangkat arteri pada cip

Sydney (ANTARA) – Para peneliti dari Australia dan China mengembangkan “arteri di atas chip” yang mereplikasi struktur pembuluh darah dan dinamika aliran darah spesifik pasien untuk membantu memprediksi risiko stroke.

Diterbitkan dalam jurnal Cell Biomaterials, studi tersebut menggambarkan perangkat itu sebagai “kembaran fisik” (physical twin), serta menunjukkan bahwa bentuk pembuluh darah dan gangguan aliran darah lokal kemungkinan merupakan faktor penentu risiko strok yang lebih penting dibandingkan penyempitan pembuluh darah saja, sebut ringkasan studi yang dimuat di laman Australian Science Media Centre, Jumat (24/7).

“Kami berharap perangkat ini akan memungkinkan kami untuk mempelajari obat-obatan yang bertujuan mengurangi risiko strok dan pada akhirnya memberikan perawatan yang dipersonalisasi bagi setiap pasien berdasarkan anatomi mereka,” ujar penulis pertama studi tersebut, Zhao Yunduo, dari Universitas Sydney, Australia.

Untuk menguji platform itu, para peneliti merekonstruksi arteri karotis dari enam pasien dengan tingkat penyakit yang berbeda dan menggunakan dinamika fluida komputasional untuk memodelkan aliran darah, yang mengungkapkan perbedaan mencolok dalam aliran darah lokal meskipun tingkat penyempitan arteri serupa.

Setelah menggunakan laser untuk membuat luka kecil pada kolagen di bawahnya, mereka juga mengamati bahwa pembekuan darah terjadi secara berbeda tergantung pada bentuk arteri. Saat ini, tim tersebut tengah merekrut pasien strok untuk mengikuti uji klinis.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5665281/prediksi-risiko-stroke-peneliti-kembangkan-perangkat-arteri-pada-cip

Bukan 8 Gelas Sehari, Ternyata Ini Takaran Ideal Minum Air Putih Per Hari

Bukan 8 Gelas Sehari, Ternyata Ini Takaran Ideal Minum Air Putih Per Hari

Jakarta –  Selama ini, anjuran minum delapan gelas air putih setiap hari sudah lama dianggap sebagai patokan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh setiap orang.

Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Kebutuhan cairan setiap orang tidak bisa disamaratakan hanya berdasarkan satu angka.

Lantas, bagaimana mengukur takaran ideal minum air putih setiap hari yang dapat Bunda ikuti untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh?

Benarkan takaran ideal minum air putih bukan 8 gelas?

Dilansir Business Standard, aturan delapan gelas yang terkenal bukan formula yang berlaku untuk semua orang, Bunda. Wakil Manjer Dietetika Klinis, Rumah Sakit PD Hinduja & MRC, Rutu Dhodapkar, mengatakan kebutuhan hidrasi setiap orang berbeda.

Iklim, tingkat aktivitas, dan kondisi kesehatan berpengaruh. Orang-orang di kota dengan cuaca yang panas dan lembap lebih banyak berkeringat dan membutuhkan cairan ekstra. Keseimbangan elektrolit juga sangat penting.

Sulit untuk menentukan secara pasti di mana dan kapan aturan delapan gelas per hari berasal. Ada teori yang menyatakan bahwa aturan ini mungkin didasarkan pada asupan cairan 1 ml per kalori makanan yang dikonsumsi.

Namun, semakin banyak penelitian menunjukkan bahwa rekomendasi umum ini mungkin sebenarnya terlalu banyak air untuk sebagian orang dan tidak cukup untuk orang lain.

Takaran ideal minum air putih setiap hari

Dilansir Healthline, meskipun ada kondisi tubuh yang membuat kebutuhan air meningkat, orang sehat umumnya tidak perlu mengonsumsi air dalam jumlah yang begitu besar.

Di sisi lain, kurang minum air dapat menyebabkan dehidrasi ringan, yang didefinisikan sebagai kehilangan 1-2 persen berat badan akibat kehilangan cairan. Dalam kondisi ini, Bunda mungkin mengalami kelelahan, sakit kepala, dan perubahan suasana hati.

National Institute of Medicine telah menetapkan tingkat asupan yang memadai untuk total air dan minuman. Ini mengacu pada tingkat yang diasumsikan dapat memenuhi kebutuhan sebagian besar orang.

Adapun sejumlah faktor, baik di dalam tubuh maupun lingkungan sekitar, yang memengaruhi kebutuhan air seseorang.

Ukuran tubuh, komposisi tubuh, dan tingkat aktivitas sangat bervariasi dari orang ke orang. Jika seorang atlet, tinggal di iklim panas, atau sedang menyusui, kebutuhan air Bunda tentu meningkat.

Dengan mempertimbangkan semua ini, jelas bahwa kebutuhan air sangat individual. Delapan gelas air per hari mungkin sudah lebih dari cukup bagi sebagian orang, tetapi mungkin terlalu sedikit bagi orang lain.

Jika ingin semuanya tetap sederhana, cukup dengarkan tubuh dan biarkan rasa haus menjadi panduannya. Minum air saat Bunda merasa haus, ganti kehilangan cairan dengan minum lebih banyak air saat cuaca panas dan berolahraga.

Namun, perlu diingat bahwa hal ini tidak berlaku untuk semua orang. Beberapa lansia, misalnya, mungkin perlu secara sadar mengingatkan dirinya sendiri untuk minum air karena penuaan dapat mengurangi sensasi haus.

Manfaat minum air yang cukup untuk kesehatan

Bunda perlu minum cukup air agar tetap terhidrasi secara optimal. Secara umum, itu berarti mengganti air yang hilang melalui pernapasan, keringat, urine, dan feses. Minum air putih yang cukup dapat memberikan manfaat kesehatan, termasuk:

  • Penurunan berat badan: Minum air yang cukup dapat membantu Bunda membakar lebih banyak kalori, mengurangi nafsu makan jika dikonsumsi sebelum makan, dan menurunkan risiko penambahan berat badan jangka panjang.
  • Performa fisik yang lebih baik: Dehidrasi ringan dapat mengganggu performa fisik. Kehilangan hanya dua persen kandungan air tubuh selama berolahraga dapat meningkatkan kelelahan dan mengurangi motivasi.
  • Mengurangi keparahan sakit kepala: Bagi mereka yang rentan terhadap sakit kepala, minum air tambahan dapat mengurangi intensitas. Pada orang yang dehidrasi, air dapat membantu meredakan gejala sakit kepala.
  • Meredakan dan mencegah sembelit: Pada orang yang mengalami dehidrasi, minum air yang cukup dapat membantu mencegah dan meredakan sembelit. Namun, penelitian lebih lanjut tentang kemungkinan efek ini masih diperlukan.
  • Risiko batu ginjal menurun: Meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan, ada beberapa bukti bahwa peningkatan konsumsi air dapat membantu mencegah kambuh batu ginjal pada orang yang memiliki kecenderungan untuk membentuknya.

Nah, itulah takaran ideal minum air putih yang dapat Bunda ketahui. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Sumber : https://www.haibunda.com/moms-life/20260723181604-76-395036/bukan-8-gelas-sehari-ternyata-ini-takaran-ideal-minum-air-putih-per-hari

Kebutuhan Cairan Harian Tak Melulu 2 Liter, Ini Cara Menghitungnya

Kebutuhan Cairan Harian Tak Melulu 2 Liter, Ini Cara Menghitungnya

Jakarta, CNN Indonesia — Masih banyak yang berpatokan bahwa kebutuhan air putih setiap hari adalah sekitar dua liter. Padahal, jumlah cairan yang dibutuhkan setiap orang bisa berbeda, tergantung berat badan dan aktivitas yang dijalani.

Dokter spesialis penyakit dalam dari RS Brawijaya Duren Tiga Jessica Marsigit mengatakan, kebutuhan cairan harian idealnya dihitung berdasarkan berat badan, bukan menggunakan angka yang sama untuk semua orang.

“Sebetulnya kalau misalnya hidrasi per hari itu minimal 30 cc per kilogram berat badan. Jadi misalnya berat badan 50 kilogram, kebutuhan cairannya sekitar 1,5 sampai 2 liter per hari,” ujar Jessica dalam talkshow di CNN Indonesia Wellnest Festival Vol. 2 di South Quarter Dome, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (22/7).

Jessica juga mengingatkan agar tidak menunggu rasa haus baru mulai minum. Saat rasa haus muncul, tubuh sebenarnya sudah mulai mengalami kekurangan cairan.

“Jangan dipaksa sampai haus baru minum. Justru kita mencegah jangan sampai haus, jangan sampai kita capek, jangan sampai otot kita capek baru kita minum,” tuturnya.

Hal senada disampaikan life coach sekaligus founder Primafit, Brian Bildt. Ia mengaku, baru menyadari dirinya mengalami dehidrasi setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, meski merasa sudah menjalani pola hidup sehat dan rutin berolahraga.

“Waktu cek darah, dokter bilang darah saya terlalu kental dan ternyata saya dehidrasi. Karena itu sekarang saya mulai rajin minum air setiap jam atau setiap dua jam. Jadi balik lagi ke kesadaran,” kata Brian.

Menurut Brian, banyak orang baru minum ketika merasa haus. Padahal, kebiasaan tersebut tidak selalu mampu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, terutama bagi mereka yang aktif berolahraga.

“Yang penting itu kita sadar kebutuhan cairan tubuh kita. Jangan menunggu haus baru minum,” ujarnya.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260723115450-255-1383992/kebutuhan-cairan-harian-tak-melulu-2-liter-ini-cara-menghitungnya

Dokter Ingatkan Jangan Asal Ikut HYROX Tanpa Cek Kesehatan

Dokter Ingatkan Jangan Asal Ikut HYROX Tanpa Cek Kesehatan

Jakarta, CNN Indonesia — HYROX belakangan populer di kalangan pencinta olahraga. Kompetisi kebugaran yang menggabungkan lari dan latihan kekuatan (strength training) ini memang menawarkan tantangan tersendiri.

Di balik tren tersebut, peserta diingatkan untuk tidak asal ikut tanpa mengetahui kondisi dan kesiapan tubuh.

Dokter penyakit dalam, Jessica Marsigit, mengatakan HYROX merupakan olahraga dengan intensitas tinggi. Dalam satu perlombaan, peserta harus menyelesaikan delapan kali lari yang diselingi delapan pos latihan fungsional, sehingga hampir seluruh otot tubuh bekerja.

“HYROX itu sebenarnya brand. Ibaratnya seperti kita menyebut semua air mineral dengan (sebuah merek). Olahraga ini menggabungkan lari dan strength training dalam satu kompetisi,” ujar Jessica, dokter dari dari Brawijaya Hospital Duren Tiga, dalam talkshow di CNN Indonesia Wellnest Festival Vol. 2 di South Quarter Dome, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (22/7).

Menurutnya, aktivitas fisik berintensitas tinggi membuat kebutuhan energi dan oksigen tubuh meningkat. Otot akan bekerja lebih keras sehingga tubuh harus benar-benar siap untuk menjalani latihan maupun kompetisi tersebut.

Jika seseorang memaksakan diri saat kondisi fisiknya belum siap, risiko kelelahan berlebihan hingga cedera pun meningkat.

“Kalau dipaksakan dalam kondisi tubuh tidak siap, kita akan lebih cepat ngos-ngosan. Risiko cedera juga lebih besar. Karena itu memang harus ada persiapannya,” kata dia.

Bagi orang dewasa yang masih berusia produktif, sekitar 20-30 tahun, dan tidak memiliki riwayat penyakit tertentu, ia mengatakan pemeriksaan kesehatan sederhana dapat dilakukan melalui Physical Activity Readiness Questionnaire (PAR-Q).

Kuesioner tersebut berisi sejumlah pertanyaan untuk menilai apakah seseorang cukup aman memulai olahraga berintensitas sedang hingga tinggi.

Pertanyaan dalam PAR-Q antara lain mencakup apakah seseorang pernah mengalami nyeri dada atau jantung berdebar saat berolahraga, pernah pingsan ketika beraktivitas fisik, memiliki gangguan sendi, mengonsumsi obat rutin, atau mempunyai riwayat penyakit jantung.

Sementara itu, bagi mereka yang berusia di atas 40 hingga 50 tahun, pemeriksaan kesehatan yang lebih menyeluruh atau medical check-up dianjurkan sebelum mengikuti olahraga seperti HYROX.

“Kalau usia di atas 40 atau 50 tahun, sebaiknya medical check-up dulu karena ini olahraga yang cukup berat,” ujarnya.

Hal serupa juga berlaku bagi orang yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid, seperti diabetes maupun hipertensi. Menurutnya, pemeriksaan bertujuan menilai kesiapan tubuh sebelum menjalani aktivitas fisik dengan intensitas tinggi.

“Bagi yang punya diabetes atau tekanan darah tinggi, sebaiknya tetap medical check-up untuk menilai kesiapan tubuhnya,” tambahnya.

Lalu bagaimana dengan orang yang memiliki riwayat penyakit jantung?

Ia menjelaskan kondisi tersebut tidak selalu menjadi larangan mutlak untuk berolahraga. Namun, jenis latihan hingga intensitasnya harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien dan berada di bawah pengawasan dokter, terutama dokter spesialis jantung.

“Kalau memang ada riwayat penyakit jantung, jangan langsung mengikuti program latihan sendiri. Konsultasikan dulu dengan dokter. Nanti bisa dibuatkan program latihan yang bertahap sesuai kondisinya,” ujarnya.

Menurutnya, HYROX membutuhkan kerja jantung dan pasokan oksigen yang besar.

“Karena HYROX kebutuhan oksigennya cukup besar. Kalau misalnya ada sakit jantung, takutnya pas lagi kita paksa lari, kebutuhan oksigennya naik. Itu yang biasanya bisa tiba-tiba pingsan, jatuh, atau bahkan bisa sampai meninggal,” jelasnya.

Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan tren sebagai alasan untuk mengabaikan kondisi kesehatan. Olahraga tetap penting dilakukan, tetapi jenis dan intensitasnya perlu disesuaikan dengan kemampuan tubuh masing-masing.

“Tetap olahraga, tetapi pilih olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh dan, bila memang memiliki penyakit tertentu, lakukan di bawah pengawasan dokter,” tutupnya.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260723115046-255-1383990/dokter-ingatkan-jangan-asal-ikut-hyrox-tanpa-cek-kesehatan

Semir Rambut, Ketahui Manfaat dan Risikonya

Semir Rambut, Ketahui Manfaat dan Risikonya

Semir rambut menjadi pilihan banyak orang untuk mengubah penampilan, menutupi uban, atau mengikuti tren warna rambut. Namun, sebelum mewarnai rambut, penting untuk memahami jenis semir rambut, manfaat, serta risiko yang mungkin terjadi agar hasil yang diperoleh optimal tanpa mengorbankan kesehatan rambut dan kulit kepala.

Banyak orang seringkali melihat semir rambut hanya sebagai solusi instan untuk mewarnai atau menutupi rambut putih. Padahal, tidak semua jenis semir rambut cocok untuk setiap kondisi rambut maupun kulit kepala. Selain itu, beberapa bahan kimia di dalam semir rambut berpotensi memicu reaksi alergi atau kerusakan jika tidak digunakan dengan tepat.

Oleh karena itu, mengenal lebih jauh tentang semir rambut dan cara perawatannya sangat penting, terutama jika ingin menghindari risiko kerusakan rambut atau iritasi kulit kepala.

Berbagai Manfaat Semir Rambut

Ada beberapa manfaat semir rambut yang bisa Anda dapatkan, di antaranya:

1. Menutupi uban

Semir rambut paling sering digunakan untuk menyamarkan uban sehingga warna rambut tampak lebih merata dan penampilan terlihat lebih segar. Pilihan warna yang menyerupai warna rambut asli dapat memberikan hasil yang lebih natural, sedangkan warna yang lebih terang dapat memberikan kesan berbeda sesuai preferensi masing-masing.

2. Mengubah warna rambut

Semir rambut juga dapat digunakan untuk mengubah warna rambut sebagai bentuk ekspresi diri atau mengikuti tren. Saat ini tersedia beragam pilihan warna, mulai dari hitam, coklat, hingga warna-warna fashion seperti merah, biru, ungu, atau pastel.

Pemilihan warna sebaiknya disesuaikan dengan warna kulit, kondisi rambut, dan tingkat perawatan yang mampu dilakukan setelah proses pewarnaan.

3. Membuat rambut tampak lebih berkilau

Beberapa produk semir rambut mengandung bahan pelembap atau kondisioner yang dapat membuat rambut tampak lebih halus dan berkilau setelah proses pewarnaan. Efek ini umumnya bersifat sementara dan akan bertahan lebih lama jika diimbangi dengan perawatan rambut yang tepat, seperti menggunakan sampo dan kondisioner khusus untuk rambut berwarna.

Risiko Menggunakan Semir Rambut

Meski dapat mempercantik penampilan, penggunaan semir rambut juga memiliki beberapa risiko yang perlu diperhatikan:

1. Reaksi alergi

Bahan kimia tertentu dalam semir rambut, seperti para-phenylenediamine (PPD), dapat memicu reaksi alergi berupa gatal, kemerahan, ruam, bengkak, atau sensasi terbakar pada kulit kepala, wajah, maupun leher.

Untuk mengurangi risiko tersebut, lakukan tes alergi (patch test) dengan mengoleskan sedikit produk di belakang telinga atau bagian dalam siku, kemudian tunggu selama 48 jam sebelum menggunakannya pada seluruh rambut.

2. Kerusakan rambut

Penggunaan semir rambut yang terlalu sering, terutama jika disertai proses bleaching, dapat mengurangi kelembapan alami rambut sehingga rambut menjadi kering, kasar, mudah patah, bercabang, bahkan rontok. Risiko ini cenderung lebih tinggi pada rambut yang sebelumnya sudah rusak atau sering terpapar alat penata rambut bersuhu tinggi.

3. Iritasi kulit kepala

Selain alergi, bahan aktif dalam semir rambut juga dapat menyebabkan iritasi, terutama pada orang dengan kulit kepala sensitif atau memiliki luka di kulit kepala. Keluhan yang dapat muncul meliputi rasa perih, panas, atau kulit kepala mengelupas setelah proses pewarnaan.

Tips Aman Menggunakan Semir Rambut

Agar hasil pewarnaan lebih maksimal sekaligus mengurangi risiko iritasi maupun kerusakan rambut, lakukan beberapa tips berikut:

  • Pilih semir rambut yang telah terdaftar di BPOM dan gunakan sesuai petunjuk pada kemasan.
  • Lakukan tes alergi (patch test) sekitar 48 jam sebelum setiap penggunaan, meskipun sebelumnya Anda pernah memakai produk yang sama.
  • Gunakan sarung tangan saat mengaplikasikan semir rambut agar kulit tangan tidak terpapar bahan kimia.
  • Hindari mencampur dua produk pewarna rambut yang berbeda tanpa petunjuk dari produsen.
  • Jangan mewarnai rambut terlalu sering. Beri jeda sekitar 6–8 minggu sebelum melakukan pewarnaan kembali agar rambut memiliki waktu untuk pulih.
  • Gunakan sampo, kondisioner, atau masker rambut khusus rambut berwarna untuk membantu menjaga kelembapan rambut sekaligus mempertahankan warna agar tidak cepat pudar.
  • Batasi penggunaan alat styling bersuhu tinggi, seperti catokan atau hair dryer, karena dapat membuat rambut lebih kering, mudah rusak, dan mempercepat pudarnya warna rambut.
  • Lindungi rambut dari paparan sinar matahari berlebihan, misalnya dengan menggunakan topi atau produk pelindung rambut yang mengandung UV filter.
  • Hindari keramas terlalu sering agar warna rambut tetap awet dan kelembapan alami rambut tetap terjaga.

Semir rambut umumnya aman digunakan jika dipakai sesuai petunjuk dan disertai perawatan yang tepat.

Ini Hobi yang Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan

Ini Hobi yang Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan

Hobi bukan hanya sekadar kegiatan untuk mengisi waktu luang. Beberapa riset menunjukkan bahwa menekuni hobi tertentu dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik dan mental.

Aktivitas yang menyenangkan dapat mengurangi stres, meningkatkan kreativitas, dan bahkan memperpanjang umur.

Apa saja hobi yang menyehatkan itu?

Hobi yang Bermanfaat untuk Kesehatan

Ini beberapa hobi yang bermanfaat untuk kesehatan:

Membaca

Membaca adalah jendela dunia. Aktivitas ini dapat meningkatkan pengetahuan, memperluas wawasan, dan melatih kemampuan berpikir kritis.

Lebih dari itu, membaca juga dapat mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur.

Sebuah studi menunjukkan bahwa membaca dapat menurunkan tekanan darah dan detak jantung, yang merupakan indikator stres.

Berkebun

Berkebun bukan hanya sekadar menanam bunga atau sayuran.

Aktivitas ini melibatkan gerakan fisik, paparan sinar matahari, dan interaksi dengan alam.

Semua faktor ini berkontribusi pada kesehatan fisik dan mental.

Menurut penelitian, berkebun dapat mengurangi risiko penyakit kronis seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

Yuk, ketahui juga Berbagai Tips & Trik Menjalani Hidup Sehat berikut ini.

Memasak

Memasak sendiri memungkinkan untuk mengontrol bahan-bahan dan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.

Ini adalah cara yang baik untuk memastikan makanan yang dikonsumsi sehat dan bergizi.

Selain itu, memasak juga dapat menjadi aktivitas kreatif yang menyenangkan dan menenangkan.

Melibatkan diri dalam proses memasak dapat mengurangi stres dan meningkatkan rasa percaya diri.

Memasak juga dapat meningkatkan kualitas hubungan sosial.

Kegiatan memasak bersama keluarga atau teman dapat mempererat ikatan dan menciptakan kenangan indah.

Mendengarkan musik

Musik memiliki kekuatan untuk memengaruhi suasana hati dan emosi. Mendengarkan musik yang disukai dapat meningkatkan mood, mengurangi stres, dan bahkan meredakan nyeri.

Sebuah menunjukan bahwa mendengarkan musik sebelum, selama, atau setelah operasi dapat mengurangi rasa sakit dan kecemasan.

Olahraga atau aktivitas fisik

Olahraga adalah hobi yang paling jelas manfaatnya bagi kesehatan.

Aktivitas fisik secara teratur dapat meningkatkan kekuatan otot dan tulang, menjaga berat badan ideal, serta mengurangi risiko berbagai penyakit.

Pilihlah olahraga yang disukai agar lebih termotivasi untuk melakukannya secara rutin.

Contohnya, jogging, berenang, bersepeda, atau bahkan sekadar berjalan kaki di taman.

Menurut WHO, orang dewasa sebaiknya melakukan aktivitas fisik intensitas sedang selama 150 menit setiap minggu, atau aktivitas fisik intensitas tinggi selama 75 menit setiap minggu.

Hobi Lainnya yang Bermanfaat

Selain contoh di atas, ada banyak hobi lain yang bisa memberikan manfaat kesehatan, diantaranya:

  • Melukis atau menggambar: Meningkatkan kreativitas dan mengurangi stres.
  • Menulis: Melatih kemampuan berpikir dan mengungkapkan emosi.
  • Bermain alat musik: Meningkatkan kemampuan kognitif dan koordinasi motorik.
  • Fotografi: Melatih kemampuan observasi dan apresiasi terhadap keindahan.
  • Mediasi: Hobi meditasi ini dapat membantu menenangkan pikiran dan mengurangi stress.

Sumber : https://www.halodoc.com/artikel/ini-hobi-yang-ternyata-bermanfaat-untuk-kesehatan

Ini Screen Time Ideal Buat Anak Menurut Psikolog

Ini Screen Time Ideal Buat Anak Menurut Psikolog

Jakarta, CNN Indonesia — Menjauhkan anak dari dunia digital jelas tidak mungkin dilakukan di era sekarang. Idealnya, anak diberi jangka waktu tertentu untuk terhubung dengan dunia digital lewat gadget alias screen time. Lantas, apakah ada screen time ideal buat anak?

Nisfie M. Hoesein, pemilik sekaligus Direktur Ayomi Preschool & Daycare, mengatakan gadget sebaiknya tidak lagi dilihat sebagai sumber bahaya, tetapi media pembelajaran.

Hal ini berangkat dari kesadaran bahwa literasi masa kini tidak hanya terpaku pada buku, tapi juga informasi digital.

Orang tua pun diharapkan memberikan pendampingan dan arahan soal penggunaan gadget. Jangan sampai screen time anak kebablasan sampai tenggelam di dunia maya.

“Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan rekomendasi usia di bawah 2 tahun sangat disarankan hindari layar gadget. Sambil nyuapin anak, HP dinyalakan, anak dibiarkan nonton sendiri, itu sebaiknya hindari,” terang Nisfie pada CNNIndonesia.com, Minggu (19/7).

Kemudian beranjak ke usia 2-5 tahun, screen time dibatasi maksimal 1 jam per hari dengan pendampingan orang tua.

Usia 6 tahun ke atas, Nisfie menyarankan agar screen time dibuat lebih fleksibel tapi berimbang. Contohnya, screen time selama 1 jam diselingi degan aktivitas fisik atau interaksi sosial selama 1 jam. Orang tua bisa mengarahkan atau mengajak anak bermain atau mengunjungi teman, kerabat.

“Ada sehari diusahakan bebas layar, jadi enggak ada pegang HP, tapi menghabiskan waktu bersama keluarga,” imbuhnya.

Psikolog klinis di RSIA Tumbuh Kembang ini juga menyarankan adanya perjanjian digital dalam keluarga. Perjanjian itu mencakup kesepakatan bersama soal durasi screen time beserta konsekuensinya jika ada yang dilanggar.

Saat anak memanfaatkan screen time dan waktunya sudah habis, orang tua tidak perlu memarahi anak. Cukup ingatkan atau minta bantuan anak untuk mengerjakan sesuatu. Cara ini ampuh mengalihkan perhatian anak dari layar.

“Anak dipaparkan dengan dunia luar, enggak ngendon di kamar. Pergi bertemu kerabat, salim, ucap salam, senyum. Taruh gadget-nya. Kita senang bersosialisasi dengan cara yang menyenangkan, anak akan ikut kok. Paling tidak anak cukup aware dengan sekitarnya,” kata Nisfie.

Kenali tanda anak kecanduan gadget

Screen time yang kebablasan atau berlebihan memang menimbulkan beragam risiko. Semakin tenggelam dunia digital, bukan tidak mungkin anak akan menemukan konten-konten yang kurang sesuai dengan usianya.

Orang tua bisa dipastikan khawatir kalau anak mengakses konten bernuansa pornografi. Namun, Nisfie mengingatkan sebenarnya ada bahaya lain yang perlu disadari orang tua.

Nisfie berkata, screen time berlebihan berisiko membuat anak tidak empati, ignorance, tidak tanggap atas apa yang terjadi di dunia nyata, dan sibuk tenggelam di dunia virtual.

“Ini akan memengaruhi bagaimana dia menjalani hidup, nanti dia kerja, berinteraksi sama orang, terlibat dalam situasi konflik,” imbuhnya.

Sementara itu, orang tua juga perlu tetap mengawasi anak dalam keseharian dan bagaimana penggunaan gadget memengaruhi kebiasaan anak. Nisfie menyarankan jika menemukan dua dari tiga tanda berikut, sebaiknya konsultasikan ke tenaga profesional.

1. Anak sangat emosional ketika gadget diambil atau dihentikan aksesnya terhadap gadget. Apakah anak marah berlebihan atau sampai tantrum?
2. Anak berubah kepribadian misal, lebih senang menyendiri, murung, tidak suka dengan dunia luar, menarik diri dari keluarga dan interaksi sosial.
3. Terjadi perubahan jam tidur dan performa di sekolah. Jam yang seharusnya tidur tapi anak tidak tidur. Sebaliknya, di jam yang seharusnya aktif tapi anak malah tidur.

“Kalau menemukan dua dari tiga ini sudah waktunya dibawa ke profesional. Ada tanda ke arah kecanduan,” katanya.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260721142634-284-1383196/ini-screen-time-ideal-buat-anak-menurut-psikolog

Fungsi Ginjal Bisa Merosot 80 Persen Tanpa Gejala yang Khas, Waspadai Ciri-cirinya

Fungsi Ginjal Bisa Merosot 80 Persen Tanpa Gejala yang Khas, Waspadai Ciri-cirinya

Jakarta – Ginjal merupakan salah satu organ yang paling bekerja keras di dalam tubuh manusia. Bayangkan saja, setiap hari sepasang organ tersebut harus menyaring hampir 180 liter darah untuk membuang limbah, mengatur cairan tubuh, hingga membantu mengontrol tekanan darah.

Sayangnya, organ penting ini sering kali mengalami kerusakan secara diam-diam.

Berbeda dengan penyakit lain yang langsung menimbulkan rasa nyeri, penyakit ginjal kronis atau chronic kidney disease (CKD) bisa menggerogoti tubuh selama bertahun-tahun tanpa gejala sama sekali.

Hal inilah yang membuat jutaan orang di dunia baru sadar mengidap penyakit ini setelah kondisinya memasuki stadium lanjut.

“Ginjal memiliki cadangan fungsional yang luar biasa. Unit penyaring yang sehat secara otomatis bekerja lebih keras untuk mengkompensasi unit yang rusak,” jelas dr Srivatsa A, seorang konsultan nefrologis dari Rumah Sakit Apollo, India, dikutip dari Times of India.

“Karena kompensasi ini, pasien secara rutin kehilangan hingga 80 persen fungsi ginjal sebelum mengalami satu pun tanda penyakit yang terlihat,” sambungnya.

Mengapa Gejalanya Baru Muncul di Akhir?

Ketika fungsi ginjal sudah merosot tajam dan limbah beracun telanjur menumpuk di dalam aliran darah, barulah tubuh mengalami kegagalan sistemik yang mendalam. Dr Srivatsa menyebutkan pasien biasanya baru akan merasakan kelelahan terus-menerus, mual, kehilangan nafsu makan, hingga gatal-gatal parah di kulit.

Tak hanya itu, penumpukan cairan akan memicu pembengkakan pada pergelangan kaki, kaki, dan tangan. Rusaknya ginjal juga membuat produksi hormon eritropoietin atau pemicu sel darah merah menurun drastis, sehingga pasien menderita anemia yang bikin napas menjadi sering sesak.

Secara total, ada 9 gejala fisik yang patut diwaspadai jika sudah mulai muncul secara bersamaan:

  1. Pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, atau wajah
  2. Kelelahan yang terus-menerus
  3. Nafsu makan yang memburuk
  4. Mual atau muntah
  5. Kram pada otot
  6. Kesulitan berkonsentrasi atau linglung
  7. Perubahan pada pola buang air kecil
  8. Kulit terasa gatal parah
  9. Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang sulit dikendalikan

Apa yang Jadi Biang Kerok Utamanya?

Banyak orang mengira penyakit ginjal selalu bermula dari organ ginjal itu sendiri. Faktanya, pemicu utamanya justru sering kali berasal dari penyakit lain, yaitu diabetes dan tekanan darah tinggi.

Kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang dapat merusak pembuluh darah kecil yang berfungsi sebagai filter alami ginjal. Begitu juga dengan hipertensi kronis.

Menurut dr Srivatsa, kondisi tersebut dapat mempersempit dan menebalkan pembuluh darah halus penyokong ginjal, lalu perlahan mengganti jaringan sehat menjadi jaringan parut.

Selain kedua penyakit tersebut, penyakit autoimun, infeksi berulang, penggunaan obat pereda nyeri jangka panjang secara sembarangan, merokok, hingga obesitas juga bisa memicu kerusakan ginjal.

Maka karena itu, bagi orang yang memiliki faktor risiko di atas, dokter sangat menyarankan untuk rutin melakukan tes darah sederhana (eGFR) dan tes urin guna mendeteksi kebocoran protein sebelum ginjal rusak permanen.

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8582168/fungsi-ginjal-bisa-merosot-80-persen-tanpa-gejala-yang-khas-waspadai-ciri-cirinya

Apa Itu Olahraga Hyrox? Kenali Aturan, Tantangan, dan Manfaatnya

Apa Itu Olahraga Hyrox? Kenali Aturan, Tantangan, dan Manfaatnya

Jakarta, CNN Indonesia — Apa itu olahraga Hyrox? Pertanyaan ini semakin banyak dicari seiring meningkatnya popularitas kompetisi kebugaran tersebut di berbagai negara. Hyrox merupakan ajang balap kebugaran (fitness race) yang menggabungkan lari dan latihan fungsional dalam satu kompetisi dengan format yang sama di seluruh dunia.

Berbeda dengan lomba lari biasa atau obstacle race, Hyrox menghadirkan tantangan yang menguji kekuatan, daya tahan, serta kebugaran tubuh secara menyeluruh. Format perlombaannya yang terstandarisasi membuat setiap peserta dapat membandingkan catatan waktunya, di mana pun mereka bertanding.

Apa itu olahraga Hyrox?

Melansir HYROX, Hyrox adalah kompetisi yang memadukan lari sejauh 8 kilometer dengan delapan stasiun latihan fungsional. Seluruh perlombaan digelar di dalam ruangan, umumnya di gedung pameran atau convention hall yang luas sehingga penonton dapat menyaksikan jalannya lomba dari awal hingga akhir.

Dalam setiap perlombaan, peserta akan berlari sejauh 1 kilometer, lalu langsung menyelesaikan satu jenis latihan fungsional. Pola ini diulang sebanyak delapan kali hingga seluruh rangkaian selesai.

Karena menggunakan format yang identik di setiap negara, hasil perlombaan dapat dibandingkan secara global. Sistem ini juga menjadi dasar penyusunan peringkat dunia dan kualifikasi menuju Kejuaraan Dunia Hyrox setiap musim kompetisi.

Format perlombaan Hyrox

Saat kompetisi, peserta dituntut untuk menjaga keseimbangan antara kecepatan berlari dan kemampuan menyelesaikan latihan fisik. Apa itu olahraga Hyrox juga dapat dipahami melalui susunan perlombaannya yang konsisten, yakni:

  • Lari 1 km
  • SkiErg 1.000 meter
  • Lari 1 km
  • Sled Push (mendorong kereta beban) 50 meter
  • Lari 1 km
  • Sled Pull (menarik kereta beban) 50 meter
  • Lari 1 km
  • Burpee Broad Jump 80 meter
  • Lari 1 km
  • Rowing 1.000 meter
  • Lari 1 km
  • Farmer’s Carry 200 meter
  • Lari 1 km
  • Sandbag Lunges 100 meter
  • Lari 1 km
  • 100 Wall Balls

Setiap peserta harus menyelesaikan seluruh rangkaian tersebut secepat mungkin. Tantangannya bukan hanya soal berlari cepat, tetapi juga menjaga stamina agar tetap kuat hingga stasiun terakhir.

Apakah Hyrox cocok untuk pemula?

Melansir Red Bull, meski terlihat berat, Hyrox dirancang agar dapat diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari pecinta kebugaran hingga atlet profesional. Kompetisi ini memiliki dua kategori utama, yaitu:

  • Open, ditujukan bagi peserta yang ingin menantang kemampuan diri tanpa harus menjadi atlet profesional.
  • Pro, diperuntukkan bagi peserta dengan tingkat kebugaran lebih tinggi yang ingin bersaing secara kompetitif.

Selain itu, terdapat kategori Elite 15 yang menjadi level tertinggi dalam kompetisi Hyrox dan diisi oleh atlet-atlet terbaik dunia. Pelatih sekaligus atlet Elite 15, Jake Dearden, menyebut Hyrox memiliki hambatan masuk yang relatif rendah karena gerakan-gerakan yang dilakukan tidak membutuhkan teknik rumit seperti cabang olahraga tertentu.

Artinya, siapa pun yang rutin berolahraga di pusat kebugaran memiliki peluang untuk mengikuti perlombaan, asalkan mempersiapkan kondisi fisik dengan baik.

Manfaat mengikuti Hyrox

Popularitas Hyrox terus meningkat karena mampu melatih berbagai aspek kebugaran dalam satu sesi latihan maupun kompetisi. Beberapa manfaat yang bisa diperoleh antara lain:

  • Meningkatkan daya tahan kardiovaskular.
  • Melatih kekuatan otot seluruh tubuh.
  • Mengembangkan ketahanan fisik dan mental.
  • Membantu meningkatkan koordinasi serta kemampuan bergerak secara fungsional.
  • Menjadi tolok ukur perkembangan kebugaran karena format lombanya selalu sama.

Banyak peserta juga menjadikan Hyrox sebagai target latihan jangka panjang karena setiap hasil perlombaan dapat dibandingkan dengan pencapaian sebelumnya maupun atlet lain di seluruh dunia.

Banyak peserta juga menjadikan Hyrox sebagai target latihan jangka panjang karena setiap hasil perlombaan dapat dibandingkan dengan pencapaian sebelumnya maupun atlet lain di seluruh dunia.

Mengapa Hyrox semakin populer?

Hyrox menawarkan konsep yang berbeda dari lomba lari maupun kompetisi kebugaran lainnya. Peserta tidak hanya ditantang untuk berlari cepat, tetapi juga tetap bertenaga saat menghadapi latihan fisik dengan intensitas tinggi.

Selain itu, format yang konsisten di seluruh dunia membuat peserta dapat mengukur perkembangan kemampuan secara objektif. Hal ini menciptakan komunitas global yang terus berkembang, baik di kalangan atlet profesional maupun masyarakat umum yang ingin meningkatkan kebugaran.

Apa itu olahraga Hyrox kini bukan lagi sekadar pertanyaan tentang tren kebugaran baru. Hyrox telah berkembang menjadi ajang fitness race berskala internasional yang menggabungkan kekuatan, daya tahan, dan konsistensi dalam satu kompetisi. Dengan kategori yang ramah bagi pemula hingga atlet elite, olahraga ini menjadi pilihan menarik bagi siapa saja yang ingin menguji sekaligus meningkatkan kemampuan fisiknya.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260722072635-255-1383428/apa-itu-olahraga-hyrox-kenali-aturan-tantangan-dan-manfaatnya

5 Makanan yang Ternyata Diam-diam Memicu Batu Ginjal

5 Makanan yang Ternyata Diam-diam Memicu Batu Ginjal

Jakarta – Batu ginjal menjadi salah satu gangguan saluran kemih yang cukup sering dialami masyarakat. Kondisi ini terjadi ketika zat-zat seperti kalsium, oksalat, dan asam urat mengendap hingga membentuk kristal di dalam ginjal.
Banyak orang mengira penyebab batu ginjal hanya karena kurang minum air putih. Padahal, pola makan juga berperan besar dalam meningkatkan maupun menurunkan risiko terbentuknya batu ginjal.

Ahli gizi terkait ginjal dari Kidney Care UK, dr Katherine Dukic, mengatakan beberapa jenis makanan dapat meningkatkan risiko batu ginjal, terutama jika dikonsumsi berlebihan.

1. Makanan Tinggi Garam

Asupan garam berlebih menjadi salah satu faktor utama pembentukan batu ginjal.

“Garam meningkatkan jumlah kalsium yang dikeluarkan melalui urine. Semakin banyak kalsium di urine, semakin tinggi risiko terbentuknya batu ginjal,” jelas Dukic, dikutip dari BBC.

Karena itu, disarankan membatasi konsumsi makanan olahan, makanan cepat saji, camilan asin, hingga bumbu instan yang umumnya mengandung natrium tinggi.

2. Makanan Tinggi Oksalat

Oksalat merupakan senyawa alami yang terdapat pada sejumlah makanan. Pada sebagian orang, oksalat dapat berikatan dengan kalsium di urine dan membentuk batu ginjal.

Beberapa makanan tinggi oksalat antara lain:

  • Bayam
  • Bit
  • Kacang-kacangan
  • Cokelat
  • Teh hitam

Meski begitu, bukan berarti makanan tersebut harus dihindari sepenuhnya. Mengonsumsinya bersama makanan kaya kalsium justru dapat membantu mengurangi penyerapan oksalat.

3. Protein Hewani Berlebihan

Konsumsi daging merah, ayam, ikan, maupun telur dalam jumlah berlebihan juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko batu ginjal.

“Protein hewani dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan kadar kalsium dan asam urat dalam urine, sekaligus menurunkan kadar sitrat yang membantu mencegah pembentukan batu,” kata Dukic.

Bagi orang yang sering mengalami batu ginjal, ia menyarankan asupan protein hewani dibatasi sekitar 40-50 gram per hari.

Makanan yang Membantu Mencegah Batu Ginjal

1. Makanan Kaya Kalsium

Meski sebagian besar batu ginjal mengandung kalsium, bukan berarti kalsium harus dihindari.

Sebaliknya, kalsium dari makanan seperti susu, yogurt, keju, atau produk yang diperkaya kalsium justru membantu mengikat oksalat di usus sehingga tidak banyak diserap ke dalam darah dan dibuang melalui urine.

Dukic menyarankan memperoleh kalsium dari makanan, bukan suplemen, kecuali atas anjuran dokter.

2. Buah dan Sayuran

Pola makan yang kaya buah, sayur, dan serat juga dikaitkan dengan risiko batu ginjal yang lebih rendah.

Selain memenuhi anjuran konsumsi lima porsi buah dan sayur setiap hari, Dukic juga menyarankan menambahkan perasan lemon atau jeruk nipis ke dalam makanan maupun air minum.

Buah sitrus mengandung sitrat, yaitu senyawa alami yang dapat menghambat pembentukan batu ginjal. Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) bahkan menyarankan menambahkan sekitar 60 ml air perasan lemon atau jeruk nipis ke setiap 1 liter air minum.

Pria Lebih Rentan Mengalami Batu Ginjal

Menurut Dukic, pria memiliki risiko dua hingga tiga kali lebih besar mengalami batu ginjal dibanding perempuan sepanjang hidupnya.

Hal ini diduga dipengaruhi oleh kombinasi faktor gaya hidup dan biologis. Pria umumnya mengonsumsi lebih banyak protein hewani dan garam, serta lebih sering mengalami obesitas dan diabetes pada usia lebih muda.

Selain itu, pria juga cenderung mengeluarkan lebih banyak kalsium dan oksalat melalui urine, sehingga risiko pembentukan batu ginjal menjadi lebih tinggi.

Meski begitu, Dukic menegaskan langkah pencegahan terbaik tetap sama untuk semua orang, yakni menjaga pola makan seimbang dan memenuhi kebutuhan cairan setiap hari agar urine tetap encer dan risiko batu ginjal berkurang.

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8581335/5-makanan-yang-ternyata-diam-diam-memicu-batu-ginjal