Kimpul Lagi Viral, Ini Beberapa Jenis Karbohidrat yang Bisa Jadi Pengganti Nasi

Kimpul Lagi Viral, Ini Beberapa Jenis Karbohidrat yang Bisa Jadi Pengganti Nasi

Media sosial belakangan ramai dengan tren ‘ganti jadi kimpul’. Tren ini muncul setelah seorang ibu dan content creator @blacksheep8208 membagikan berbagai kreasi makanan yang diolah dari kimpul, seperti potato wedges, lasagna, seblak, hingga chewy cookie.

Kreasi tersebut membuat kimpul diperbincangkan sebagai salah satu pangan lokal yang bisa dikonsumsi sebagai sumber karbohidrat. Tapi sebenarnya, apa, sih, kimpul itu?

Kimpul, Umbi Lokal yang Bisa Jadi Alternatif Nasi

Kimpul merupakan salah satu jenis umbi-umbian dari keluarga talas-talasan. Memiliki nama ilmiah Xanthosoma sagittifolium, kimpul juga dikenal sebagai talas Belitung.

Selain mengandung karbohidrat, kimpul juga memiliki serat serta sejumlah vitamin dan mineral. Karena itu, kimpul dapat menjadi salah satu pilihan sumber karbohidrat dalam menu sehari-hari.

Sumber Karbohidrat Lain yang Berasal dari Umbi

Selain kimpul, ada beberapa pangan lokal lain yang bisa menjadi alternatif nasi sebagai sumber karbohidrat. Ya Moms, Indonesia memiliki beragam sumber karbohidrat dari pangan lokal, termasuk gembili, garut, ganyong, ubi kuning, ubi ungu, singkong, talas, sukun, jagung, sagu, hingga kentang.

Kandungan energi dan karbohidratnya pun beragam. Dalam 100 gram, misalnya makanan-makanan ini mempunyai karbohidrat yang tinggi sehingga bisa membuat orang kenyang lebih lama.

Kimpul mengandung sekitar 108 kkal dan 25–28,66 gram karbohidrat

Gembili mengandung sekitar 95–120 kkal dan 22–28 gram karbohidrat

Ganyong mengandung sekitar 95 kkal dan 22,60 gram karbohidrat

Ubi kuning dan ubi ungu mengandung sekitar 20 gram serta 18–20 gram karbohidrat

Singkong yang mengandung sekitar 35–40 gram karbohidrat

Jagung dengan sekitar 19–21 gram karbohidrat per 100 gram

Pengolahan Juga Perlu Diperhatikan

Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Yohan Samudra, Sp.GK, mengatakan umbi-umbian dapat dipilih sebagai alternatif sumber karbohidrat karena mengandung serat, vitamin, dan mineral.

“Umbi dipilih mengganti nasi karena mengandung serat yang lebih banyak, glikemik indeks yang lebih rendah dan nutrisinya banyak seperti vitamin A, B, E serta mengandung kalium dan magnesium,” ujar dr. Yohan pada kumparanMOM, Selasa (11/8).

Menurutnya, kentang, ubi, singkong, dan kimpul secara umum memiliki kandungan kalori, serat, dan gizi yang relatif mirip. Namun, cara mengolahnya juga perlu diperhatikan agar manfaatnya optimal.

“Secara umum, kentang, ubi, singkong, dan kimpul memiliki kandungan kalori, serat, dan gizi yang relatif mirip. Pengolahan dengan dikukus lebih disarankan karena membantu menurunkan indeks glikemik dan menjaga gizinya. Jika kulitnya aman dikonsumsi, makan bersama kulit juga bisa menambah asupan serat,” ujarnya

Jadi, Moms, pilihan sumber karbohidrat sebenarnya cukup beragam. Tak hanya nasi, pangan lokal seperti kimpul, ubi, singkong, jagung, hingga kentang juga bisa masuk dalam menu keluarga dengan tetap memperhatikan porsi, variasi, dan cara pengolahannya.

Sumber : https://kumparan.com/kumparanmom/kimpul-lagi-viral-ini-beberapa-jenis-karbohidrat-yang-bisa-jadi-pengganti-nasi-27yISB59TIp

7 Merek Sepeda Listrik Terbaik yang Banyak Dipilih Masyarakat, Cek Spesifikasi dan Plus Minusnya

7 Merek Sepeda Listrik Terbaik yang Banyak Dipilih Masyarakat, Cek Spesifikasi dan Plus Minusnya

Minat masyarakat terhadap sepeda listrik di Indonesia terus menunjukkan tren yang positif.

Berdasarkan laporan Deloitte dan Foundry yang dikutip oleh Cindy Mutia Annur (2023), penggunaan sepeda motor listrik di Indonesia meningkat hingga 13 kali lipat selama periode 2020–2022.

Hal ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik roda dua semakin diminati sebagai alternatif transportasi yang praktis dan hemat biaya.

Sepeda listrik merupakan kendaraan roda dua yang menggunakan motor listrik dan baterai isi ulang sebagai sumber tenaga, namun tetap dilengkapi pedal sehingga dapat dikayuh secara manual maupun dengan bantuan motor listrik.

Selain ramah lingkungan, kendaraan ini juga banyak dipilih karena biaya operasionalnya lebih ekonomis dan cocok digunakan untuk mobilitas harian.

Seiring meningkatnya popularitas sepeda listrik, berbagai produsen menghadirkan beragam model dengan spesifikasi dan fitur yang berbeda-beda.

Lantas, apa saja merek sepeda listrik terbaik yang populer dan banyak digunakan masyarakat saat ini? Berikut beberapa rekomendasinya.

7 Merek Sepeda Listrik Terbaik yang Populer di Indonesia

Berikut adalah sejumlah merek sepeda listrik terbaik yang banyak dipilih masyarakat karena menawarkan beragam keunggulan, mulai dari desain, fitur, performa, hingga harga yang cukup beragam:

1. Uwinfly D66A

Uwinfly D66A merupakan salah satu sepeda listrik yang cukup populer di kelas harga terjangkau.

Dengan kisaran harga sekitar Rp3 jutaan di toko online resmi U-Winfly Indonesia, sepeda listrik ini menawarkan berbagai fitur modern yang biasanya hanya ditemukan pada produk dengan harga lebih tinggi.

Salah satu daya tarik utama dari Uwinfly D66A adalah sistem keyless yang memungkinkan pengguna menyalakan kendaraan tanpa anak kunci konvensional.

Selain itu, tersedia pula dukungan kartu NFC, remote alarm, hingga konektivitas dengan smartphone sehingga penggunaan terasa lebih praktis dan mengikuti perkembangan teknologi.

Desainnya juga terlihat modern sehingga cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari, terutama hak di lingkungan perkotaan.

Spesifikasi Uwinfly D66A:

  • Dinamo Motor: 600 Watt
  • Baterai: Lead-Acid (SLA) 48V/12Ah
  • Kecepatan Maksimal: ±33–40 km/jam
  • Jarak Tempuh: Sekitar 40–42 km
  • Beban Maksimal: 150 kg
  • Ukuran Ban: Ring 10 tubeless
  • Sistem Pengereman: Rem tromol (drum brake)
  • Fitur: Keyless, kartu NFC, remote alarm, panel instrumen digital 7 inci

Salah satu kelebihan Uwinfly D66A terletak pada nilai yang ditawarkan dibandingkan harganya.

Dengan biaya yang relatif terjangkau, pengguna sudah mendapatkan motor bertenaga 600 Watt yang cukup responsif untuk mobilitas harian.

Kehadiran fitur keyless, NFC, serta panel digital juga memberikan pengalaman berkendara yang lebih modern dan praktis.

Di sisi lain, Uwinfly D66A masih memiliki beberapa keterbatasan.

Jarak tempuh sekitar 40 km dinilai cukup untuk kebutuhan dalam kota, tetapi kurang ideal apabila digunakan untuk perjalanan yang lebih jauh.

Sistem pengeremannya juga masih menggunakan rem tromol sehingga kemampuan pengereman belum seoptimal model yang sudah memakai rem cakram.

Selain itu, karena mengandalkan sistem elektronik, seperti NFC dan fitur pintar lainnya, beberapa pengguna menyebutkan bahwa apabila terjadi gangguan pada sistem tersebut, proses menghidupkan kendaraan bisa menjadi sedikit lebih merepotkan dibandingkan menggunakan kunci manual.

2. Viar Vitron 02

Viar Vitron 02 merupakan sepeda listrik produksi Viar Motor yang dirancang sebagai solusi transportasi harian yang hemat energi dan ramah lingkungan.

Kendaraan ini ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan mobilitas praktis untuk jarak dekat, seperti pergi ke sekolah, bekerja, atau berbelanja di sekitar area perkotaan.

Dengan harga yang berada di kisaran Rp3,8 juta hingga Rp4,3 jutaan, Viar Vitron 02 menawarkan spesifikasi yang cukup kompetitif serta kapasitas angkut yang besar untuk penggunaan sehari-hari.

Spesifikasi Viar Vitron 02:

  • Dinamo Motor: 350 Watt (maksimal 700 Watt)
  • Baterai: Lead Acid/VRLA 48V/12Ah
  • Kecepatan Maksimal: 25–30 km/jam
  • Jarak Tempuh: 50–60 km
  • Beban Maksimal: 150 kg
  • Dimensi: 1580 × 650 × 1070 mm
  • Suspensi: Teleskopik depan dan dual shock belakang
  • Ban: Tubeless 60/90-10
  • Sistem Pengereman: Rem tromol depan dan belakang

Salah satu keunggulan Viar Vitron 02 adalah kenyamanan. Kenyamanan berkendara Viar Vitron 02 terbilang cukup baik berkat penggunaan suspensi depan teleskopik dan dual shock absorber di bagian belakang yang mampu membantu meredam getaran saat melewati jalan yang kurang rata.

Kapasitas angkut hingga 150 kg pun membuatnya cukup nyaman digunakan berboncengan.

Namun, terdapat beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan.

Kecepatan maksimalnya yang hanya berada di kisaran 25–30 km/jam dianggap masih terbatas sehingga kurang cocok digunakan di jalan raya dengan arus lalu lintas yang cepat.

Selain itu, baterai bawaan masih menggunakan teknologi Lead Acid (VRLA) yang memiliki bobot relatif berat dan membutuhkan waktu sekitar 5–6 jam untuk terisi penuh.

Sistem pengereman yang masih mengandalkan rem tromol juga dinilai cukup standar dibandingkan sepeda listrik yang telah menggunakan rem cakram.

3. Exotic Veloce V7

Exotic Veloce V7 merupakan sepeda listrik bergaya modern yang diproduksi oleh Exotic Bike, salah satu lini produk dari Pacific.

Motor listrik ini hadir dengan tampilan yang stylish serta pilihan warna yang menarik sehingga banyak diminati oleh pengguna muda maupun masyarakat yang menginginkan kendaraan praktis dengan desain kekinian.

Dibekali motor bertenaga 500 Watt, Exotic Veloce V7 mampu memenuhi kebutuhan mobilitas harian dengan berbagai fitur keamanan dan pilihan mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan kondisi jalan maupun preferensi pengendara.

Spesifikasi Exotic Veloce V7:

  • Dinamo Motor: 500 Watt
  • Baterai: 48V/12Ah
  • Kecepatan Maksimal: 25 km/jam
  • Mode Berkendara: Eco, Normal, dan Sport
  • Jarak Tempuh: ±40 km
  • Beban Maksimal: 150 kg
  • Fitur Keamanan: Security alert, lock motor, dan find vehicle

Salah satu kelebihan Exotic Veloce V7 adalah fitur keamanannya yang cukup lengkap di kelasnya. Pengguna dapat memanfaatkan alarm, fitur pengunci motor, hingga fungsi pencarian kendaraan ketika diparkir.

Kehadiran tiga mode berkendara, yaitu Eco, Normal, dan Sport, juga memberikan fleksibilitas untuk menyesuaikan performa kendaraan sesuai kebutuhan.

Selain itu, kapasitas angkut hingga 150 kg membuat motor ini tetap nyaman digunakan untuk membawa penumpang, sementara desainnya yang modern menjadi nilai tambah bagi pengguna yang memperhatikan tampilan kendaraan.

Meski demikian, Exotic Veloce V7 masih memiliki beberapa kekurangan.

Kecepatan maksimalnya yang mencapai sekitar 25 km/jam dinilai cukup untuk penggunaan di lingkungan perkotaan, tetapi kurang ideal bagi pengguna yang membutuhkan mobilitas dengan tempo lebih cepat.

Jarak tempuh sekitar 40 km juga mengharuskan baterai diisi ulang secara rutin apabila digunakan untuk aktivitas yang cukup padat setiap hari.

Selain itu, penggunaan baterai tipe SLA atau timbal-asam membuat bobot kendaraan menjadi lebih berat dibandingkan model yang sudah menggunakan baterai lithium.

4. Pacific Ventura R5 E-Bike

Pacific Ventura R5 merupakan sepeda listrik bergaya modern yang dirancang untuk mendukung mobilitas masyarakat di area perkotaan.

Produk dari Pacific Bike ini hadir dengan desain yang stylish sekaligus dibekali berbagai fitur keamanan yang cukup lengkap.

Berbagai fitur, seperti Keyless Mode, Security Alert System, hingga Find Vehicle menjadi nilai tambah yang membuat pengalaman berkendara terasa lebih praktis dan aman untuk penggunaan sehari-hari.

Spesifikasi Pacific Ventura R5 E-Bike:

  • Dinamo Motor: 48V 500–550 Watt
  • Baterai: 48V 20,2Ah
  • Kecepatan: 40 km/jam dalam 3 mode berkendara (Eco, Normal, Sport)
  • Jarak Tempuh: Sekitar 60–65 km
  • Beban Maksimal: 150 kg
  • Ukuran Ban: Tubeless 14 x 2.75 inci
  • Fitur: Keyless Mode, Security Alert System, Lock Motor, dan Find Vehicle

Kapasitas baterai Pacific Ventura R5 yang tergolong besar mampu menempuh jarak sekitar 60 hingga 65 km dalam sekali pengisian daya, membuatnya cocok digunakan sebagai kendaraan harian di dalam kota.

Selain itu, tersedia tiga pilihan mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan sehingga pengguna dapat memilih antara efisiensi daya maupun performa yang lebih responsif.

Meski menawarkan banyak kelebihan, Pacific Ventura R5 juga memiliki beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.

Kecepatan maksimalnya masih mengikuti standar sepeda listrik sehingga kurang ideal apabila digunakan di jalan raya dengan kebutuhan kecepatan yang lebih tinggi.

Kapasitas baterai yang besar juga membuat proses pengisian daya membutuhkan waktu beberapa jam hingga penuh.

5. Selis Sanur E-Bike

Selis Sanur merupakan sepeda listrik bergaya e-moped yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas jarak dekat.

Produk dari Selis ini cukup populer di Indonesia karena menawarkan harga yang relatif terjangkau di toko online, yakni sekitar Rp3,3 juta hingga Rp4,9 jutaan, dengan fitur yang cukup lengkap untuk penggunaan sehari-hari.

Selain memiliki desain yang nyaman dikendarai, Selis Sanur juga dibekali beberapa fitur modern, seperti speedometer digital, lampu LED, hingga port USB yang dapat dimanfaatkan untuk mengisi daya perangkat elektronik saat berkendara.

Spesifikasi Selis Sanur E-Bike:

  • Dinamo Motor: Rear Hub Motor 48V 500 Watt
  • Baterai: Sealed Lead Acid (SLA) 48V 12Ah
  • Kecepatan Maksimal: 25 km/jam
  • Jarak Tempuh: Sekitar 40 km
  • Beban Maksimal: 150 kg
  • Durasi Pengisian Daya: Hingga 6 jam
  • Fitur: Speedometer digital, lampu LED depan, dual shock breaker, dan port USB

Selis Sanur memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya menarik sebagai kendaraan harian.

Kapasitas angkut hingga 150 kg juga cukup memadai untuk membawa penumpang maupun barang bawaan ringan.

Dari sisi kenyamanan, penggunaan suspensi dual shock breaker membantu mengurangi getaran ketika melewati permukaan jalan yang kurang rata.

Kehadiran speedometer digital serta port USB juga memberikan nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan fitur lebih modern.

Selain itu, sebagai merek lokal yang sudah cukup dikenal, Selis memiliki jaringan layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang yang relatif mudah ditemukan.

Namun, Selis Sanur masih memiliki beberapa keterbatasan. Kecepatan maksimal sekitar 25 km/jam dinilai cukup untuk penggunaan di lingkungan perkotaan, tetapi kurang sesuai apabila digunakan di jalan raya dengan arus lalu lintas yang lebih cepat.

Jarak tempuh sekitar 40 km juga dianggap masih terbatas bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.

Selain itu, waktu pengisian baterai dapat mencapai sekitar enam jam hingga penuh.

Penggunaan baterai SLA turut menjadi perhatian karena bobotnya lebih berat dan umumnya memiliki usia pakai yang lebih pendek dibandingkan baterai lithium apabila perawatannya kurang optimal.

6. Uwinfly DragonFly D7S

Uwinfly DragonFly D7S merupakan sepeda listrik bergaya skuter yang cukup dikenal di Indonesia karena menawarkan harga yang terjangkau dengan desain yang fungsional.

Kendaraan ini dipasarkan di kisaran Rp4 jutaan sehingga menjadi salah satu pilihan menarik bagi masyarakat yang mencari kendaraan listrik untuk mobilitas sehari-hari.

Spesifikasi Uwinfly DragonFly D7S:

  • Dinamo Motor: 500 Watt
  • Baterai: Sealed Lead Acid (SLA) 48V 12Ah
  • Kecepatan Maksimal: Sekitar 40 km/jam
  • Jarak Tempuh: Sekitar 30–40 km
  • Beban Maksimal: 100–150 kg
  • Fitur: Lampu LED, jok penumpang dengan sandaran, pijakan kaki tambahan di sisi bodi, serta sistem keamanan aki

Salah satu keunggulan Uwinfly DragonFly D7S adalah konsumsi energinya yang tergolong hemat sehingga biaya pengisian daya listrik tetap ekonomis untuk penggunaan sehari-hari.

Motor bertenaga 500 Watt juga cukup mumpuni untuk melintasi jalan perkotaan maupun tanjakan ringan di area perumahan.

Dari sisi desain, kehadiran pijakan kaki tambahan di samping bodi menjadi nilai lebih karena memberikan kenyamanan saat berkendara sekaligus memudahkan pengguna ketika membawa barang.

Meski demikian, Uwinfly DragonFly D7S masih memiliki beberapa keterbatasan.

Jarak tempuh sekitar 30 hingga 40 km dinilai sudah memadai untuk aktivitas harian di dalam kota, tetapi kurang ideal apabila digunakan untuk perjalanan yang lebih jauh.

Proses pengisian baterai SLA juga membutuhkan waktu beberapa jam hingga penuh sehingga pengguna perlu mengatur waktu pengisian dengan baik.

7. Exotic ILLUTION

Exotic ILLUTION merupakan salah satu sepeda listrik yang diproduksi oleh Exotic, merek yang berada di bawah naungan Pacific Bike.

Sepeda listrik ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas jarak dekat, seperti pergi ke sekolah, berbelanja, atau beraktivitas di sekitar lingkungan perumahan.

Spesifikasi Exotic ILLUTION:

  • Dinamo Motor: 500 Watt
  • Baterai: 48V 12Ah
  • Kecepatan Maksimal: 25 km/jam
  • Jarak Tempuh: Sekitar ±40 km dalam sekali pengisian daya
  • Beban Maksimal: 120 kg
  • Ban: Tubeless
  • Fitur Keamanan: Keyless mode, alarm alert, lock motor, dan find vehicle
  • Fitur Tambahan: Lampu LED depan, lampu sein, speedometer digital, keranjang depan berukuran besar, sandaran jok belakang, dan kaca spion

Salah satu keunggulan Exotic ILLUTION adalah kelengkapan fitur yang ditawarkan untuk menunjang penggunaan sehari-hari.

Sistem keyless yang dipadukan dengan alarm anti-pencurian, fitur lock motor, dan find vehicle memberikan rasa aman sekaligus memudahkan pengguna saat memarkir kendaraan.

Keranjang depan berukuran besar juga menjadi nilai tambah karena memudahkan membawa barang belanja atau perlengkapan lainnya tanpa harus menggunakan tas tambahan.

Selain itu, penggunaan ban tubeless membuat kendaraan lebih stabil dan mengurangi risiko ban langsung kempis ketika terkena benda tajam.

Meski menawarkan berbagai kelebihan, Exotic ILLUTION juga memiliki beberapa keterbatasan.

Kecepatan maksimal yang dibatasi hingga sekitar 25 km/jam membuatnya lebih sesuai digunakan di lingkungan perkotaan atau kawasan permukiman, namun kurang ideal untuk perjalanan di jalan raya yang membutuhkan kecepatan lebih tinggi.

Kapasitas angkut maksimal 120 kg juga dinilai kurang optimal dibandingan apabila digunakan oleh dua orang dewasa dengan bobot yang cukup besar.

Sumber : https://www.inilah.com/merek-sepeda-listrik-terbaik

10 Perusahaan dengan Laba Bersih Terbesar di Indonesia

10 Perusahaan dengan Laba Bersih Terbesar di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Sektor perbankan kembali menjadi penguasa daftar perusahaan paling menguntungkan di Indonesia. Dalam pemeringkatan Fortune Indonesia 100 2026, tiga posisi teratas perusahaan dengan laba bersih terbesar ditempati Bank Central Asia (BCA), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Mandiri dengan laba masing-masing di atas Rp 56 triliun berdasarkan kinerja tahun fiskal 2025.

Daftar terbaru Fortune Indonesia 100 2026 menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan besar Indonesia masih mampu mencetak keuntungan jumbo meskipun tekanan terhadap profitabilitas meningkat.

Fortune Indonesia mencatat hanya 49 dari 100 perusahaan yang berhasil meningkatkan laba bersih, sementara 51 perusahaan lainnya mengalami penurunan, menandakan pertumbuhan pendapatan belum otomatis berujung pada kenaikan keuntungan.

Editor-in-Chief Fortune Indonesia Hendra Soeprajitno mengatakan bahwa pertumbuhan pendapatan belum tentu sejalan dengan pertumbuhan laba perusahaan.

“Pertumbuhan topline belum otomatis diterjemahkan menjadi pertumbuhan laba,” kata Hendra dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8/2026).

Secara keseluruhan, total pendapatan 100 perusahaan dalam daftar Fortune Indonesia 100 mencapai Rp 6.224,01 triliun, setara sekitar 26,1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) nominal Indonesia 2025.

Daftar 10 Perusahaan dengan Laba Bersih Terbesar

Berdasarkan data Fortune Indonesia 100 2026, berikut daftar perusahaan dengan laba bersih terbesar pada tahun fiskal 2025:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 57.537,29 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Rp 56.652,38 miliar
  3. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Rp 56.293,95 miliar
  4. PT Pertamina (Persero): Rp 56.231,43 miliar
  5. PT Astra International Tbk (ASII): Rp 32.769,00 miliar
  6. MIND ID: Rp 25.120,39 miliar
  7. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI): Rp 20.040,70 miliar
  8. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM): Rp 17.814,00 miliar
  9. PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Rp 12.887,16 miliar
  10. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI): Rp 12.757,34 miliar

Data tersebut menegaskan dominasi sektor perbankan, yang mengisi empat dari sepuluh posisi terbesar, yakni BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI.

Fortune Indonesia juga mencatat bahwa tiga perusahaan dengan laba bersih terbesar seluruhnya berasal dari sektor perbankan.

Sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/8268867/10-perusahaan-dengan-laba-bersih-terbesar-di-indonesia

Mobil Listrik Ini Kantongi 3.500 SPK dalam Dua Pekan

Mobil Listrik Ini Kantongi 3.500 SPK dalam Dua Pekan

Liputan6.com, Jakarta – Wuling Motors (Wuling) mencatat respons positif terhadap mobil listrik Wuling Aira EV setelah resmi meluncur secara nasional. Dalam kurun waktu dua pekan, city car listrik terbaru Wuling tersebut telah membukukan lebih dari 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

Pencapaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap kendaraan listrik berukuran kompak yang dinilai sesuai untuk menunjang kebutuhan mobilitas di perkotaan.

Sales Director Wuling Motors, Kharismawan Awangga, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa Aira EV mendapatkan penerimaan positif dari konsumen Indonesia.

“Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap Wuling Aira EV yang telah mencatat lebih dari 3.500 SPK hanya dalam dua pekan setelah peluncuran nasional,” ujar Kharismawan.

Menurutnya, Aira EV dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan kendaraan listrik dengan desain menarik, dimensi kompak, fitur modern, serta kemudahan penggunaan untuk aktivitas sehari-hari.

Wuling Aira EV hadir dengan tagline “Fun Everyday, For Everyone”. Mobil listrik ini dikembangkan sebagai city car yang mengedepankan kepraktisan dan kemudahan penggunaan di lingkungan perkotaan.

Nama Aira terinspirasi dari kata “Air” dalam bahasa Inggris yang berarti udara, sesuatu yang dianggap dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya dipasarkan di Indonesia, Aira EV juga memiliki nilai lokal. Mobil listrik tersebut diproduksi di fasilitas pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat, dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mencapai 42,5 persen.

Wuling membekali Aira EV dengan empat karakter utama, yakni Artistik, Inovatif, Ramah, dan Aman.

Karakter Artistik terlihat melalui penggunaan konsep Neo Classic Design pada eksterior serta Fun Pod Interior Design pada bagian kabin. Kombinasi tersebut memberikan tampilan yang modern dan ekspresif.

Sementara itu, aspek Inovatif ditunjukkan melalui berbagai teknologi pendukung, termasuk layar kontrol berukuran 10,1 inci yang dilengkapi smartphone interconnection dan Internet of Vehicle (IoV).

Aira EV juga mendukung pengisian daya cepat melalui DC Fast Charging dengan standar CCS2.

Aspek Ramah pada Wuling Aira EV tidak hanya berkaitan dengan penggunaan kendaraan listrik, tetapi juga kepraktisan sehari-hari.

Wuling mengklaim biaya energi Aira EV berada di kisaran Rp151 per kilometer. Mobil ini juga memiliki radius putar 4,5 meter, sehingga lebih mudah bermanuver di area perkotaan dengan ruang terbatas.

Konfigurasi empat pintu turut memudahkan akses penumpang. Untuk kebutuhan penyimpanan, kapasitas bagasinya disebut mampu mencapai 838 liter.

Dari sisi keamanan, Aira EV menggunakan rangka dengan material 60 persen high-strength steel. Mobil ini juga dibekali teknologi Magic Battery serta sejumlah fitur keselamatan dan kemudahan berkendara.

Kelengkapan Lainnya

Fitur tersebut mencakup rear parking camera & sensor, Electronic Parking Brake (EPB) with Auto Vehicle Hold, serta Hill Hold Control.

Untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang berbeda, Wuling Aira EV ditawarkan dalam dua pilihan varian, yakni Standard Range dan Long Range.

Aira EV Standard Range memiliki jarak tempuh hingga 205 kilometer (CLTC). Sementara varian Long Range mampu menempuh jarak hingga 301 kilometer (CLTC).

Konsumen juga dapat memilih tiga pilihan warna, yaitu Milk Tea, Starry Black, dan Galaxy Blue.

Dari sisi harga, Wuling telah mengumumkan harga resmi Aira EV saat pembukaan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Varian Standard Range dibanderol Rp155 juta, sedangkan varian Long Range dipasarkan dengan harga Rp175 juta.

Dengan pilihan jarak tempuh dan harga tersebut, konsumen memiliki alternatif untuk menyesuaikan Aira EV dengan kebutuhan mobilitas masing-masing.

Perolehan lebih dari 3.500 SPK dalam dua pekan menjadi momentum bagi Wuling untuk memperluas pilihan kendaraan listrik di Indonesia.

Kehadiran Aira EV juga memperlihatkan bahwa mobil listrik berukuran kompak memiliki peluang untuk semakin diterima sebagai kendaraan sehari-hari, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan praktis untuk mobilitas perkotaan.

Wuling menyatakan akan terus menghadirkan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan konsumen sekaligus mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

Sumber : https://www.liputan6.com/otomotif/read/8268818/mobil-listrik-ini-kantongi-3500-spk-dalam-dua-pekan

Catat Ya, Ini 6 Faktor yang Bikin Permohonan Visa Kamu Ditolak

Catat Ya, Ini 6 Faktor yang Bikin Permohonan Visa Kamu Ditolak

Jakarta, CNN Indonesia — Saat ini mengajukan permohonan visa bisa dilakukan secara daring, sehingga memudahkan pemohon untuk melakukan pengajuan di mana saja.

Meski dapat diajukan dengan mudah, hal tersebut tidak menjadi jaminan bahwa permohonan visa kalian tidak akan ditolak.

Terlebih, tidak sedikit negara yang memperketat syarat agar visa diterima, sehingga hal ini membuat pemohon mesti ekstra hati-hati dalam mengajukan.

Namun, bagi yang berencana mengajukan permohonan visa tidak perlu panik. Terdapat sejumlah hal yang bisa dilakukan untuk menghindari permohonan visa kamu tidak ditolak.

Berikut 6 faktor yang perlu dihindari demi meminimalisasi permohonan visa ditolak, mengutip dari situs resmi Imigrasi.

1. Dokumen yang diunggah buram

Hal pertama yang perlu diperhatikan saat ingin mengajukan permohonan visa adalah mengunggah dokumen dengan resolusi yang tepat.

Pada halaman pengunggahan dokumen divisa-online.imigrasi.go.id, terdapat keterangan ukuran dan jenis dokumen yang dapat diunggah.

Apabila pemohon mengalami kendala, seperti hasil scan yang dikompres terlihat buram, sebaiknya gunakan alat scan atau aplikasi scan lain.

Jenis gawai yang digunakan untuk scan juga dapat memengaruhi ukuran dan kejelasan hasil scan.

2. Dokumen tambahan tidak dilengkapi

Dalam beberapa kondisi, dokumen tambahan juga perlu diunggah untuk meminimalisir pengajuan ditolak.

Contohnya saat masa Pandemi Covid-19, pemohon harus menyertakan surat keterangan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap, hasil tes RT PCR, surat keterangan bersedia karantina, dan lain-lain.

3. Masa berlaku paspor tidak mencukupi

Hal berikutnya yang perlu diperhatikan saat mengajukan visa adalah masa berlaku paspor.

Pastikan masa berlaku paspor sesuai dengan masa tinggal yang diberikan oleh visa.

Biasanya, paspor harus memiliki masa berlaku minimal 6 bulan lebih lama daripada masa tinggal visa yang diajukan.

4. Pemegang ITAS belum melakukan EPO/ERP

Kepala Sub Bagian Humas Ditjen Imigrasi, Achmad Nur Saleh, mengatakan jika WNA yang memiliki ITAS (Izin Tinggal Terbatas) harus melakukan EPO/ERP (Exit Permit Only/Exit Re-Entry Permit).

“Orang asing yang memiliki ITAS namun sudah tidak dapat diperpanjang, bisa ajukan visa onshore. Tapi harus EPO (ERP) terlebih dahulu di kantor imigrasi. Setelahnya langsung ajukan visa dengan melampirkan bukti EPO/ERP bersama berkas lainnya”, jelas Achmad.

Setelah melakukan EPO/ERP, bukti juga harus dilampirkan dalam permohonan visa.

5. Salah memilih jenis visa

Kesalahan ini umumnya terjadi pada pengajuan permohonan visa tinggal terbatas penyatuan keluarga (C317).

Perlu diperhatikan bahwa tidak semua anggota keluarga dapat mengajukan Vitas C317.

Visa ini hanya dapat diajukan WNA yang ingin menyatukan diri dengan istri/suami, serta anak berstatus WNA yang ingin menyatukan diri dengan orang tua WNI atau orang tua pemegang ITAS/ITAP.

“Hanya WNA dengan orang tua dalam perkawinan campuran (WNI dan WNA) yang bisa ajukan visa penyatuan keluarga. Kalau WNA tersebut ex-WNI dan kedua orang tuanya WNI, tidak bisa ajukan visa C317. Yang bisa adalah Vitas Repatriasi C318 atau Visa Kunjungan”, ucap pria Achmad.

6. Terdapat ketidaksesuaian data

Sebelum mengajukan pemohonan visa, pastikan untuk memeriksa data yang dilampirkan agar permohonan tidak ditolak.

“Kroscek semua data yang dilampirkan, apa sudah sama semua di paspor, surat permohonan dan jaminan, di tiket pesawatnya jika ikut diunggah. Untuk calon Tenaga Kerja Asing, pastikan semua data saat mengajukan permohonan visa sudah sinkron dengan data-data di RPTKA-nya. Hati-hati, perbedaan sedikit saja sudah bisa membuat permohonan visa tidak disetujui”, tegasnya.

Sebagai tambahan, saat ini proses persetujuan visa offshore ditangguhkan untuk sementara waktu. Hal ini berhubungan dengan berlakunya Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI No. 27 Tahun 2021.

Berdasarkan peraturan tersebut, WNA pemegang visa apapun kecuali visa dinas dan visa diplomatik, tidak diizinkan memasuki wilayah Indonesia.

Sedangkan WNA pemegang ITAS dan ITAP dapat memasuki wilayah Indonesia dengan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260813084904-269-1391711/catat-ya-ini-6-faktor-yang-bikin-permohonan-visa-kamu-ditolak

Gen Z Susah Cari Kerja, Pekerjaan Kuno Ini Punya Peluang Besar di Masa Depan

Gen Z Susah Cari Kerja, Pekerjaan Kuno Ini Punya Peluang Besar di Masa Depan

Jakarta – Tren global menunjukkan bahwa Gen Z kesulitan mendapatkan pekerjaan. Salah satu alasannya adalah karena Gen Z lebih mementingkan nilai-nilai tertentu yang berbeda dengan generasi sebelumnya.
Sama halnya seperti di Indonesia. Menurut Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS per Mei 2026, Gen Z yang berusia 15-24 tahun menjadi kelompok dengan pengangguran terbanyak.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada kelompok umur 15-24 tahun mencapai 17,37%. Jumlah ini sangat tinggi dibandingkan dengan tingkat pengangguran pada kelompok umur 25-29 tahun yang sebesar 2,56%.

Secara global, keberadaan artificial intelligence (AI) turut memengaruhi tren pasar kerja. Ini karena AI mengerjakan pekerjaan yang biasa dilakukan oleh pemula, sehingga Gen Z yang sedang mencari kerja semakin menghadapi tantangan persaingan.

Meski begitu, ada pekerjaan kuno yang memiliki potensi pertumbuhan besar di masa depan. Bidang apa itu?

Bidang yang Diprediksi Menciptakan 35 Juta Lapangan Kerja pada 2030

Menurut Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum (WEF), sektor pertanian diperkirakan akan menciptakan 35 juta lapangan kerja tambahan pada 2030. Bidang pertanian menjadi lonjakan lapangan kerja terbesar di dunia.

Namun, bidang ini menghadapi tantangan besar. Banyak anak muda menganggap bidang pertanian adalah profesi yang kuno karena banyak dikerjakan oleh orang tua.

Data WEF menunjukkan bahwa hanya ada kurang dari 1 dari 20 petani di dunia yang berusia di bawah 35 tahun. Ini artinya, sangat jarang anak muda yang ingin menjadi petani.

Selain kurangnya anak muda, bidang pertanian menghadapi tantangan besar lain, seperti kondisi tanah yang memburuk, lahan yang dirusak, cuaca yang semakin tidak bisa diprediksi, dan biaya perawatan yang meningkat.

Kenapa Sektor Pertanian Potensial Membuka Lapangan Kerja?

Meski ada banyak tantangan, sektor pertanian bisa berkembang karena kebutuhan akan pangan yang terus bertambah. Ini berkaitan dengan jumlah manusia yang bertambah banyak dan tren makanan organik yang meningkat.

Di sisi lain, teknologi mutakhir memicu sektor pertanian menjadi karier yang menjanjikan. Dengan teknologi terbaru seperti sensor pintar, alat presisi, hingga model tanaman berbasis AI, sistem pertanian bisa menjadi lebih efektif dan produktif.

Dalam hal ini, Gen Z paling berpotensi menjadi petani yang menggabungkan pengetahuan, teknologi, kewirausahaan, dan praktik pertanian yang berkelanjutan. Menurut WEF, akumulasi faktor ini menyebabkan sektor pertanian sangat berpeluang bagi Gen Z.

Petani Gen Z di China

Gen Z di China, menjadi salah satu yang menjawab tantangan. Banyak anak muda di China mulai terjun ke dunia pertanian.

Para petani di China mendefinisikan kembali makna menjadi seorang petani dan memakai pendekatan modern. Salah satu petani, Wang Huan (21), dari Kabupaten Yicheng, Provinsi Shanxi, memandang keluarganya yang bertani dengan susah payah karena harus membawa tangki pestisida di punggung.

Baginya, pekerjaan itu kurang efektif. Namun, ketika ia terjun menjadi petani, ia berinovasi menggunakan drone dan bisa membuat pekerjaan menjadi lebih efektif dan produktif.

“Sebuah drone dapat menyebarkan dua ton pupuk hanya dalam waktu sehari, sementara pekerjaan yang sama dulunya membutuhkan tiga orang selama empat hingga lima hari,” ucapnya, dikutip dari China Daily.

Selain drone, petani muda di China juga menggunakan mesin pemanen otomatis, mesin penanam benih, dan mesin pengepak jerami. Dengan pendekatan modern, banyak anak muda lulusan kampus di kota akhirnya memilih kembali ke desanya.

“Mesin pertanian semakin canggih, dengan kabin ber-AC dan kontrol yang lebih mudah digunakan. Hal ini membuat lingkungan kerja jauh lebih baik,” kata Ding Zehui dari Kabupaten Wanrong, Provinsi Shanxi, yang kembali ke desanya untuk menjadi petani usai lulus kuliah.

Kini, mereka tak hanya menggunakan mesin otomatis, tapi menggandeng AI. Dengan teknologi yang dikembangkan, mereka membangun komunitas untuk mengembangkan pertanian modern.

Data resmi menunjukkan bahwa tingkat mekanisasi komprehensif untuk budidaya, penanaman, dan panen tanaman di China telah melampaui 75 persen. Munculnya pertanian cerdas juga memberikan profesi pertanian daya tarik baru yang keren dan memikat kaum muda China untuk terjun menjadi petani.

“Ketika Anda melihat hamparan gandum yang siap panen setelah seharian bekerja keras, tidak ada kata-kata yang dapat menggambarkan rasa pencapaian tersebut,” ujar Ding.

Sumber : https://www.detik.com/edu/edutainment/d-8615849/gen-z-susah-cari-kerja-pekerjaan-kuno-ini-punya-peluang-besar-di-masa-depan

Tabel Perkalian 1-10 Lengkap dengan Trik Cepat Menghafal

Tabel Perkalian 1-10 Lengkap dengan Trik Cepat Menghafal

Jakarta – Dasar perkalian 1-10 bisa dipelajari sejak dini oleh siswa. Orang tua dan guru bisa mulai mengajarkan dengan cepat dengan trik di bawah ini.
Biasanya, beberapa orang kesulitan menghafal tabel perkalian. Namun, ada metode yang lebih praktis dan cepat untuk menghafal.

Berikut ini tabel perkalian dari 1-10 dan tabel untuk menghafalnya, yang dikutip dari Buku Saku Pintar Matematika SD Kelas 4, 5, & 6 karya Supadi, M Si.

Perkalian 1-10 Lengkap

Perkalian 1

1 × 1 = 1
1 × 2 = 2
1 × 3 = 3
1 × 4 = 4
1 × 5 = 5
1 × 6 = 6
1 × 7 = 7
1 × 8 = 8
1 × 9 = 9
1 × 10 = 10

Perkalian 2

2 × 1 = 2
2 × 2 = 4
2 × 3 = 6
2 × 4 = 8
2 × 5 = 10
2 × 6 = 12
2 × 7 = 14
2 × 8 = 16
2 × 9 = 18
2 × 10 = 20

Perkalian 3

3 × 1 = 3
3 × 2 = 6
3 × 3 = 9
3 × 4 = 12
3 × 5 = 15
3 × 6 = 18
3 × 7 = 21
3 × 8 = 24
3 × 9 = 27
3 × 10 = 30

Perkalian 4

4 × 1 = 4
4 × 2 = 8
4 × 3 = 12
4 × 4 = 16
4 × 5 = 20
4 × 6 = 24
4 × 7 = 28
4 × 8 = 32
4 × 9 = 36
4 × 10 = 40

Perkalian 5

5 × 1 = 5
5 × 2 = 10
5 × 3 = 15
5 × 4 = 20
5 × 5 = 25
5 × 6 = 30
5 × 7 = 35
5 × 8 = 40
5 × 9 = 45
5 × 10 = 50

Perkalian 6

6 × 1 = 6
6 × 2 = 12
6 × 3 = 18
6 × 4 = 24
6 × 5 = 30
6 × 6 = 36
6 × 7 = 42
6 × 8 = 48
6 × 9 = 54
6 × 10 = 60

Perkalian 7

7 × 1 = 7
7 × 2 = 14
7 × 3 = 21
7 × 4 = 28
7 × 5 = 35
7 × 6 = 42
7 × 7 = 49
7 × 8 = 56
7 × 9 = 63
7 × 10 = 70

Perkalian 8

8 × 1 = 8
8 × 2 = 16
8 × 3 = 24
8 × 4 = 32
8 × 5 = 40
8 × 6 = 48
8 × 7 = 56
8 × 8 = 64
8 × 9 = 72
8 × 10 = 80

Perkalian 9

9 × 1 = 9
9 × 2 = 18
9 × 3 = 27
9 × 4 = 36
9 × 5 = 45
9 × 6 = 54
9 × 7 = 63
9 × 8 = 72
9 × 9 = 81
9 × 10 = 90

Perkalian 10

10 × 1 = 10
10 × 2 = 20
10 × 3 = 30
10 × 4 = 40
10 × 5 = 50
10 × 6 = 60
10 × 7 = 70
10 × 8 = 80
10 × 9 = 90
10 × 10 = 100

Tabel Perkalian untuk Menghafal dengan Cepat

Menguasai perkalian 1-10 adalah langkah awal untuk bisa jago matematika. Dengan tabel, pola cepat, dan latihan seru, belajar perkalian bisa jadi menyenangkan untuk semua usia.

Berikut untuk tabel perkaliannya.

Sumber : https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-8130438/tabel-perkalian-1-10-lengkap-dengan-trik-cepat-menghafal

3 Sebab Laki-laki yang Terlalu Santai Justru Bisa Merugikan Pasangan

3 Sebab Laki-laki yang Terlalu Santai Justru Bisa Merugikan Pasangan

KOMPAS.com – Laki-laki yang santai, tidak banyak menuntut, dan selalu mengatakan “terserah”, mungkin terlihat sebagai pasangan ideal. Hubungan dengannya terasa minim konflik karena ia jarang mempermasalahkan sesuatu. Namun, sikap terlalu santai ternyata tidak selalu berarti seseorang fleksibel atau mudah diajak berkompromi. Dalam beberapa kondisi, sikap tersebut justru dapat menunjukkan minimnya inisiatif dan keterlibatan dalam hubungan.

Apa itu fenomena laki-laki kantong plastik?

Fenomena ini belakangan disebut sebagai “plastic bag theory” atau teori kantong plastik. Istilah tersebut menggambarkan pasangan yang hanya mengikuti arus tanpa mengambil peran aktif dalam hubungan.

Disadur dari SELF Magazine, Selasa (11/8/2026), konsep ini diperkenalkan oleh pelatih hubungan pria dan pembicara motivasi Alessandro Frosali.

Ia menggambarkan laki-laki “kantong plastik” sebagai sosok yang tidak memulai sesuatu, tidak membuat rencana, dan hanya menunggu pasangannya menentukan arah hubungan.

Psikolog klinis Sabrina Romanoff, PsyD, mengatakan sikap santai memang dapat terasa menarik, terutama bagi seseorang yang sebelumnya menjalani hubungan penuh konflik. “Ketika Anda terbiasa dengan laki-laki yang mudah meledak atau baru keluar dari hubungan yang penuh kekacauan, tidak adanya gesekan di awal hubungan dapat terasa seperti rasa aman,” ujar Romanoff.

Namun, persoalannya muncul ketika sikap santai berubah menjadi kepasifan.

Alasan laki-laki terlalu santai bisa merugikan pasangan

1. Tidak pernah mengambil inisiatif dalam hubungan

Pasangan yang sehat tidak harus selalu menjadi pihak yang menentukan segala sesuatu. Namun, ia tetap menunjukkan usaha tanpa harus terus-menerus diminta.

Misalnya, ia menghubungi pasangan karena memang ingin berbicara, menyadari ketika pasangannya sedang tidak baik-baik saja, atau mengambil langkah untuk menyelesaikan persoalan sebelum menjadi konflik besar.

Sebaliknya, laki-laki yang terus menjawab “terserah, kamu mau apa?” dapat membuat seluruh beban perencanaan jatuh kepada pasangan.

Romanoff menjelaskan, kondisi tersebut dapat membuat sikap santai berubah menjadi bentuk penghindaran dan kurangnya kemauan untuk berinvestasi dalam hubungan.

2. Tidak memiliki pendapat atau pendirian sendiri

Laki-laki yang santai tetap dapat memiliki pilihan dan prinsip. Ia mungkin berbeda pendapat mengenai restoran, olahraga favorit, karier, tempat tinggal, hingga rencana membangun keluarga.

Keisha Saunders-Waldron, LCMHCS, terapis yang fokus pada dinamika hubungan dan teori keterikatan, mengatakan seseorang yang benar-benar santai tidak berarti kehilangan pendirian.

“Sebagian laki-laki tidak banyak drama bukan karena mereka merasa aman, tetapi karena mereka tidak memiliki perasaan terhadap apa pun. Itu sebabnya ketika kamu terlihat tidak menyukai pendapatnya, dia akan meninggalkannya,” kata Saunders-Waldron.

Sikap terus mengikuti keinginan pasangan demi menghindari konflik akhirnya dapat menunjukkan kurangnya arah dan identitas pribadi.

3. Mudah mengatakan iya, tetapi tidak menindaklanjuti

Tanda lainnya terlihat ketika seseorang selalu menyetujui rencana, tetapi tidak pernah benar-benar mengambil tindakan.

Ia mungkin setuju pergi berlibur, membicarakan rencana tinggal bersama, atau menyelesaikan persoalan tertentu.

Namun, rencana tersebut tidak kunjung dilakukan hingga pasangannya harus mengingatkan berulang kali atau bahkan mengerjakannya sendiri.

Saunders-Waldron menilai, mengatakan “iya” tanpa tindak lanjut bukan bentuk kerja sama yang sebenarnya. Ia menjelaskan, sikap santai yang sehat terlihat dari kemampuan menghadapi situasi tak terduga dengan tenang, fleksibel, dan humor.

“Sikap santai adalah bagaimana seorang laki-laki merespons ketika hidup tidak berjalan sesuai rencana, dengan tenang, fleksibel, dan humor. Sementara sisi proaktif berarti dia hadir sejak awal dengan niat,” pungkas dia.

Dengan demikian, hubungan yang sehat bukan sekadar bebas konflik, melainkan memiliki usaha yang dilakukan bersama.

Sikap santai dapat menjadi kualitas positif selama tetap disertai kepedulian, inisiatif, komunikasi, dan tanggung jawab.

Sumber : https://lifestyle.kompas.com/read/2026/08/12/100500920/3-sebab-laki-laki-yang-terlalu-santai-justru-bisa-merugikan-pasangan-

Ketiadaan Lembaga Pelindungan Data Pribadi Dinilai Mengabaikan Kepastian Hukum

Ketiadaan Lembaga Pelindungan Data Pribadi Dinilai Mengabaikan Kepastian Hukum

JAKARTA, KOMPAS.com – Ahli hukum perlindungan konsumen, Hulman Panjaitan menilai bahwa ketiadaan lembaga pelindungan data pribadi akan mengabaikan asas kepastian hukum.

Sebab, pembentukan lembaga pelindungan data pribadi merupakan amanat dalam Undang-Undang Nomor 27 tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).

“Karena ketiadaan lembaga ini akan mengabaikan asas kepastian hukum yang ada di dalam Pasal 28D ayat (1). Demikian juga apa yang diatur dalam Pasal 28G ayat (1) yaitu pelindungan data pribadi itu menjadi tidak pernah tercapai,” ujar Hulman dihadirkan sebagai saksi ahli dalam sidang perkara Nomor 236/PUU-XXIV/2026 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, pada Selasa (11/8/2026).

Ia menegaskan, pemerintah seharusnya ikut campur urusan sosial untuk menjamin amannya data pribadi masyarakat.

Ketiadaan lembaga pelindungan data pribadi dinilainya mengabaikan perlindungan terhadap masyarakat sebagai bagian dari hak asasi manusia (HAM).

Pemerintah yang juga tidak kunjung membentuk lembaga tersebut juga dinilai melanggar prinsip kepastian hukum sebagaimana disebut dalam konstitusi.

“Ketiadaan Lembaga Pelindungan Data Pribadi yang diamanatkan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi melalui pembentukan Peraturan Pemerintah dan/atau Peraturan Presiden telah mengingkari dan bertentangan dengan prinsip-prinsip Indonesia sebagai negara hukum modern sebagaimana ditetapkan dalam Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia,” ujar Hulman.

“Termasuk dan tidak terkecuali bertentangan dengan asas kepastian hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 28 D ayat (1) sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap hak-hak konsumen sebagai bagian dari hak asasi manusia,” sambungnya menegaskan.

Perpres Pembentukan Badan PDP sedang Disusun

Dalam sidang sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyampaikan, pemerintah tengah membahas dan menyusun peraturan presiden (Perpres) terkait pembentukan Badan Pelindungan Data Pribadi (PDP).

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi Alexander Sabar dalam sidang perkara Nomor 236/PUU-XXIV/2026 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin (27/7/2026).

“Rancangan Peraturan Presiden mengenai Badan Pelindungan Data Pribadi telah melalui proses perencanaan, penyusunan, harmonisasi dan telah diajukan penetapan kepada Presiden melalui Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tertanggal 20 Mei 2026,” ujar Alexander dalam sidang, dikutip dari siaran Youtube MKRI, Senin.

Ia juga menjelaskan bahwa tidak adanya batas waktu pembentukan Badan PDP dalam UU PDP.

Tidak adanya batas waktu pembentukan Badan PDP, kata Alexander, bukan berarti terjadi kekosongan hukum, karena amanat pelindungan data pribadi dalam UU PDP tetap dilaksanakan oleh pemerintah.

“Ketiadaan batas waktu tersebut tidak serta-merta dapat dimaknai sebagai kekosongan hukum ataupun bentuk pengabaian terhadap kepastian hukum, mengingat UU PDP telah berlaku dan mengikat, serta rezim pelindungan data pribadi tetap berjalan melalui ketentuan yang telah ada,” ujar Alexander.

Selain itu, fungsi pelindungan data pribadi tetap dijalankan oleh Kementerian Komdigi lewat Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital hingga terbentuknya Badan PDP.

“Belum ditetapkannya kedua peraturan dimaksud bukan merupakan bentuk pengabaian amanat undang-undang, melainkan konsekuensi dari proses pembentukan peraturan perundang-undangan yang harus dilaksanakan secara cermat, terkoordinasi, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Alexander.

Desak Pembentukan Badan Perlindungan Data Pribadi

Diketahui, permohonan Nomor 236/PUU-XXIV/2026 diajukan oleh advokat serta mahasiswa, yakni Pardamean Sihombing, Eprina Manurung, Christian Adrianus Sihite, dan Matthew Febrian Otniel Lambok Hutasoit.

Advokat serta mahasiswa itu menguji Pasal 58 ayat (5) dan Pasal 61 Undang-Undang Nomor 27 tahun 2022 tentang PDP.

Menurut Pemohon, penundaan pembentukan lembaga perlindungan data pribadi merupakan tindakan inkonstitusional.

Mereka menilai tidak dilaksanakannya perintah UU PDP berarti pengabaian perintah hukum, yang akhirnya menciptakan kekosongan hukum dan menghilangkan kepastian hukum bagi masyarakat.

Oleh karena itu, Pemohon meminta MK memberikan penafsiran terhadap norma yang diuji agar pemerintah segera membentuk lembaga pelindungan data pribadi dalam jangka waktu dua tahun.

Sumber : https://nasional.kompas.com/read/2026/08/12/13303471/ketiadaan-lembaga-pelindungan-data-pribadi-dinilai-mengabaikan-kepastian

Cara warga Kebon Sirih perkuat pemilahan sampah

Cara warga Kebon Sirih perkuat pemilahan sampah

Jakarta (ANTARA) – Warga Kelurahan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, memperkuat pemilahan sampah dari rumah melalui penggunaan tempat sampah berdasarkan jenis yang dibagikan pihak kelurahan.

Lurah Kebon Sirih, Henny Mahrojah mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang pemilahan sampah sekaligus bentuk dukungan terhadap inisiatif warga mengelola sampah sejak dari sumbernya.

“Ada empat jenis tempat sampah disiapkan, yakni untuk sampah organik, anorganik, residu, dan bahan berbahaya dan beracun (B3),” kata Henny dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Henny mengatakan terdapat sekitar 50 bangunan di RT 013, dengan 23 rumah di antaranya telah melakukan pemilahan sampah.

Melalui penyediaan tempat sampah pilah, pihaknya berharap seluruh rumah di wilayah tersebut dapat menerapkan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya.

Untuk sampah organik, warga diarahkan mengolahnya menjadi kompos atau pupuk cair.

Sementara sampah anorganik dikumpulkan untuk kemudian disalurkan melalui bank sampah yang aktif di RW 03.

“Untuk sampah organiknya langsung dibuat kompos cair atau pupuk cair. Di RW 03 juga ada bank sampah dan aktif penjualannya melalui kolaborasi dengan LH Kecamatan. Adapun sampah residu dan B3 nantinya dikelola melalui kolaborasi dengan pihak lingkungan hidup,” kata Henny.

Ia mengatakan pengelolaan sampah di wilayah tersebut selanjutnya akan dikembangkan melalui sejumlah metode, seperti pemanfaatan maggot dan biopori, sehingga tidak hanya mengandalkan pengolahan sampah organik menjadi kompos cair.

Selain itu, pengurus RT dan RW 03 mengusulkan pengembangan kawasan tersebut menjadi gang hijau.

Kelurahan Kebon Sirih menyambut usulan itu dan akan berkolaborasi dengan pengurus wilayah serta satuan kerja perangkat daerah terkait.

Henny berharap gerakan pemilahan sampah yang telah berjalan di RT 013/RW 03 dapat diterapkan di wilayah RT dan RW lainnya di Kebon Sirih.

“Kami akan berkolaborasi bersama RW, RT dan SKPD terkait dengan gang hijau untuk menyumbangkan tanaman toga maupun yang lain-lain,” ujarnya.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5690412/cara-warga-kebon-sirih-perkuat-pemilahan-sampah