Apa Itu Saraf Kejepit L4-L5? Sering Banget Dialami, Dokter Ungkap Gejala-Penyebabnya

Apa Itu Saraf Kejepit L4-L5? Sering Banget Dialami, Dokter Ungkap Gejala-Penyebabnya

Jakarta – Saraf kejepit, sebutan awam untuk hernia nukleus pulposus (HNP), bisa terjadi di titik mana pun sepanjang tulang belakang. Titik atau lokasi L4 dan L5 paling sering disebut saat bicara tentang kondisi ini.

Salah seorang pesohor yang mengalami saraf kejepit di bagian tersebut baru-baru ini adalah pengacara kondang Hotman paris. Ia bahkan sampai menjalani operasi untuk mengembalikan rasa nyaman di pinggangnya.

Dalam istilah medis, saraf kejepit sering dikenal sebagai hernia nukleus pulposus (HNP) atau kondisi ketika bantalan antar-ruas tulang belakang menonjol dan menekan saraf di sekitarnya.

Spesialis bedah saraf dr M. Aulia Rahman Sp.BS-FTB, FINSS dari RS Abdi Waluyo mengatakan dalam kasus Hotman Paris, posisi L4 dan L5 atau lumbar 4 dan 5 ada di sekitar tulang panggul belakang. Menurut dr Aulia, di posisi inilah saraf kejepit paling sering terjadi.

“Paling sering lagi kalau kita bicara daerah lumbar atau tulang belakang bagian bawah, yang berikutnya adalah ruas L5 dan S1 dan juga pada leher, ruas 5 dan 6,” kata dr Aulia saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (1/8/2026)

Apa Penyebab Saraf Kejepit L4 dan L5?

Menurut dr Aulia, penyebab paling sering dari saraf kejepit di L4 dan L5 adalah keseringan duduk dan sedentary lifestyle.

“Kita mau istirahat kantor, biasanya dulu jalan bareng-bareng ke warteg, kalau sekarang layanan pesan antar, sudah sampai kantor nyuruh ngambilin OB. Jadi itu memang perubahan gaya hidup di era modern ini,” katanya.

Kebiasaan bekerja para pekerja kantoran yang dari jam 9 hingga 5, menurut dr Aulia terkadang banyak dihabiskan untuk duduk di depan layar komputer.

“Jadi proses duduk itu membuat tulang belakang ketekuk, sehingga bantalannya ini jadi stres. Itu lah asal muasal mengapa kita sering mengalami masalah saraf kejepit,” katanya.

Gejala Saraf Kejepit L4 dan L5

Saraf kejepit yang spesifik di L4 dan L5, menurut dr Aulia memiliki tanda-tanda atau gejala yang khas.

“Paling sering itu yang terjadi ada sakit menjalar atau kebas pada paha bagian samping luar. Itu adalah tanda yang paling gampang untuk mengetahui bahwa itu di L4 dan L5,” katanya.

Tanda lain, lanjut dr Aulia adalah muncul rasa nyeri muncul di punggung belakang yang kemudian menjalar.

“Jadi nyeri punggungnya itu akibat masalah di tulang belakang dan bantalannya. Nyeri yang ke paha itu adalah saraf kejepitnya,” tutupnya.

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8599862/apa-itu-saraf-kejepit-l4-l5-sering-banget-dialami-dokter-ungkap-gejala-penyebabnya

Desain anyar MacBook Ultra tak akan eksklusif untuk waktu lama

Desain anyar MacBook Ultra tak akan eksklusif untuk waktu lama

Jakarta (ANTARA) – Apple telah dirumorkan bakal merilis MacBook Ultra yang digadang-gadang menjadi varian tertinggi dari MacBook Pro dengan layar OLED namun ternyata laporan baru mengungkap bahwa desain anyar tersebut tidak akan eksklusif untuk waktu yang lama.

Kabar ini terungkap oleh Mark Gurman dari Bloomberg seperti diwartakan Macrumors, Kamis (30/7) waktu setempat, yang menyebutkan bahwa desain MacBook Ultra tersebut mungkin “menjangkau Mac yang jauh lebih murah dalam waktu sekitar satu tahun setelah peluncuran”.

Menurutnya Apple berencana untuk memperbarui setiap Mac yang dijualnya selama dua tahun ke depan.

Ia menyebutkan dalam laporan itu bahwa MacBook Pro 14 inci kelas bawah akan dirilis pada 2027 dan bakal memiliki kode nama K104 yang dikatakan menyerupai desain mesin kelas atas sambil menggunakan chip M7 standar.

Adapun dalam hal desain, terakhir kali perusahaan melakukan desain ulang pada MacBook Pro terjadi pada 2021 bersamaan dengan pengenalan chip M1 Pro dan M1 Max.

Perombakan tersebut dinilai berjalan berlawanan arah dengan tindakan Apple yang akan diambil untuk 2027 mendatang.

Pada 2021 itu MacBook Pro hadir dengan bobot yang lebih berat dan tebal, Apple mengembalikan port HDMI, hingga slot kartu SD.

Kini perusahaan kembali mencoba untuk membuat laptop yang lebih tipis dan tidak lagi tebal.

Sasisnya diperkirakan akan jauh lebih tipis dan ringan, lalu perusahaan juga akan mengganti lampu latar mini-LED dengan susunan OLED hibrida.

Meski begitu belum ada indikasi bahwa Apple bakal mengorbankan port konektivitas seperti yang sebelumnya pernah dilakukan karena langkah itu pernah terbukti tidak efektif dan tidak efisien bagi pengguna.

Perubahan paling banyak mungkin terjadi pada bagian depan perangkat. Notch diperkirakan akan hilang dan digantikan oleh kamera punch-hole yang lebih kecil.

Lubang kamera tersebut dikatakan dirancang berbentuk pil memungkinkan hadirnya fitur Dynamic Island interaktif yang dapat berkembang seperti pada iPhone.

Untuk ukurannya belum dapat dipastikan apakah ada penambahan atau tidak namun yang jelas perusahaan riset industri Omdia dalam laporannya mengklaim bahwa Samsung Display akan memasok panel 14,3 inci dan 16,3 inci untuk Apple.

Ukurannya sedikit lebih besar dari layar 14,2 inci dan 16,2 inci pada model yang saat ini beredar.

Apple juga dikabarkan memasang engsel yang diperkuat agar layar tidak goyang saat disentuh, tetapi belum jelas apakah ini akan menghasilkan perubahan visual eksternal.

Gurman menggambarkan pendekatan terhadap pengalaman sentuhan itu sebagai “ramah sentuhan, bukan mengutamakan sentuhan”.

Dalam laporan Gurman disebutkan juga belum ada kepastian mengenai penamaan MacBook Pro kelas atas di masa mendatang.

Mungkin saja penamaan MacBook Ultra yang baru dapat menggantikan model MacBook Pro dengan M5 Pro dan M5 Max yang saat ini ada di pasaran dengan harga yang lebih tinggi atau hadir di atasnya sebagai tingkatan yang baru.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5675111/desain-anyar-macbook-ultra-tak-akan-eksklusif-untuk-waktu-lama

Penyebab kaki sering kram saat tidur dan cara mengatasinya

Penyebab kaki sering kram saat tidur dan cara mengatasinya

Jakarta (ANTARA) – Kaki kram saat tidur merupakan kondisi yang kerap dialami, akibat kontraksi otot secara tiba-tiba yang menimbulkan rasa nyeri, terutama pada bagian betis, paha, atau telapak kaki.

Kram kaki saat malam hari atau nocturnal leg cramps dapat membuat seseorang terbangun karena rasa sakit yang muncul secara mendadak. Kondisi ini biasanya berlangsung selama beberapa detik hingga beberapa menit, kemudian meninggalkan rasa pegal pada area otot yang mengalami kram.

Meski penyebab pastinya belum selalu diketahui, sejumlah faktor dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kaki kram saat tidur, mulai dari kelelahan otot, kurang aktivitas fisik, posisi tidur tertentu, hingga gangguan keseimbangan cairan dan mineral dalam tubuh.

1. Otot mengalami kelelahan

Aktivitas fisik yang berlebihan, seperti olahraga dengan intensitas tinggi atau berdiri dalam waktu lama, dapat membuat otot kaki mengalami kelelahan. Kondisi tersebut dapat memicu kontraksi otot yang tidak terkendali saat tubuh sedang beristirahat.

2. Kurang cairan tubuh

Dehidrasi dapat memengaruhi fungsi otot dan saraf. Ketika tubuh kekurangan cairan, keseimbangan elektrolit seperti natrium, kalium, dan magnesium dapat terganggu sehingga meningkatkan risiko terjadinya kram otot.

3. Posisi tidur tertentu

Posisi kaki saat tidur juga dapat menjadi salah satu pemicu. Ketika kaki berada dalam posisi tertentu dalam waktu lama, misalnya telapak kaki menekuk ke bawah, otot betis dapat menjadi tegang dan lebih mudah mengalami kram.

4. Bertambahnya usia

Kram kaki saat tidur lebih sering dialami oleh orang dewasa dan lanjut usia. Hal ini berkaitan dengan perubahan massa otot, fungsi saraf, serta kondisi metabolisme tubuh yang dapat berubah seiring bertambahnya usia.

5. Kondisi kesehatan tertentu

Dalam beberapa kasus, kaki kram yang sering terjadi dapat berkaitan dengan kondisi medis tertentu, seperti gangguan ginjal, diabetes, gangguan tiroid, anemia, atau masalah saraf. Jika kram terjadi terus-menerus dan mengganggu aktivitas, pemeriksaan medis diperlukan.

Cara mengatasi kaki kram saat tidur

Saat kaki mengalami kram secara tiba-tiba, beberapa langkah berikut dapat membantu meredakan rasa nyeri:

  1. Lakukan peregangan otot secara perlahan, terutama dengan menarik jari kaki ke arah tubuh.
  2. Pijat lembut bagian kaki yang mengalami kram agar otot lebih rileks.
  3. Berdiri dan berjalan perlahan untuk membantu mengendurkan otot.
  4. Gunakan kompres hangat untuk membantu meredakan ketegangan otot.
  5. Pastikan tubuh mendapatkan cukup cairan setiap hari.

Cara mencegah kaki kram saat tidur

Untuk mengurangi risiko kram kaki berulang, beberapa kebiasaan dapat diterapkan, seperti melakukan peregangan kaki sebelum tidur, menjaga asupan cairan, rutin melakukan aktivitas fisik ringan, serta menghindari posisi tidur yang membuat otot kaki terlalu tegang.

Selain itu, penggunaan alas kaki yang nyaman saat beraktivitas dan menjaga pola hidup sehat juga dapat membantu menjaga kondisi otot tetap baik.

Apabila kram kaki terjadi sangat sering, berlangsung lama, disertai pembengkakan, mati rasa, kelemahan otot, atau perubahan warna kulit, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mengetahui penyebabnya.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5675453/penyebab-kaki-sering-kram-saat-tidur-dan-cara-mengatasinya

Studi: Aroma cokelat hitam berpotensi tingkatkan performa latihan

Studi: Aroma cokelat hitam berpotensi tingkatkan performa latihan

Jakarta (ANTARA) – Aroma cokelat hitam berpotensi membantu meningkatkan performa latihan kekuatan sekaligus menekan rasa lapar saat berolahraga dalam kondisi perut kosong, menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Physiology.

Dikutip dari Health pada Kamis, penelitian tersebut melibatkan 23 pria sehat berusia sekitar 20 tahun yang rutin menjalani latihan kekuatan. Para peserta diminta melakukan latihan leg extension setelah menghirup aroma cokelat hitam cair, cokelat susu cair, atau cairan berbasis air sebagai pembanding.

Hasil penelitian menunjukkan peserta yang menghirup aroma cokelat hitam mampu menyelesaikan rata-rata sekitar 18 repetisi leg extension lebih banyak dibandingkan saat menghirup aroma pembanding. Mereka juga melaporkan rasa lapar yang lebih rendah, rasa kenyang yang lebih tinggi, serta keinginan makan yang berkurang.

Sementara itu, peserta yang menghirup aroma cokelat susu mampu menyelesaikan rata-rata sekitar sembilan repetisi lebih banyak. Namun, pengaruhnya terhadap rasa lapar tidak sekuat aroma cokelat hitam.

Salah seorang penulis studi, Mohamed Nashrudin bin Naharudin, mengatakan aroma cokelat diduga memicu ingatan otak terhadap makanan yang mengenyangkan. Respons tersebut dapat menekan rasa lapar sehingga tubuh mampu mempertahankan performa saat berolahraga tanpa tambahan asupan kalori.

Ahli kinesiologi dari Michigan State University Nicholas Mortensen menjelaskan aroma makanan dapat memengaruhi bagian otak yang berkaitan dengan memori, emosi, penghargaan, dan nafsu makan. Pada cokelat susu, peningkatan performa diduga lebih dipengaruhi oleh respons emosional positif yang meningkatkan motivasi berlatih.

Meski demikian, para peneliti menekankan bahwa temuan tersebut masih memerlukan penelitian lanjutan. Studi ini hanya melibatkan peserta pria berusia muda, menguji satu jenis latihan kekuatan, serta menggunakan jumlah sampel yang relatif kecil sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasi kepada kelompok lain.

Dokter spesialis kedokteran olahraga Michael Fredericson juga mengingatkan atlet dan masyarakat tidak sebaiknya mengandalkan aroma makanan sebagai pengganti asupan sebelum berolahraga.

Menurut dia, memenuhi kebutuhan energi melalui makanan bergizi tetap menjadi cara terbaik untuk mendukung performa latihan dan mencegah kekurangan energi yang dapat berdampak pada kesehatan.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5673299/studi-aroma-cokelat-hitam-berpotensi-tingkatkan-performa-latihan

Kalender Agustus 2026 Lengkap dengan Tanggal Merah, Hari Libur, Kalender Jawa, Bali, dan Hijriah

Kalender Agustus 2026 Lengkap dengan Tanggal Merah, Hari Libur, Kalender Jawa, Bali, dan Hijriah

KOMPAS.com – Memasuki Agustus 2026, masyarakat mulai mencari informasi mengenai kalender Agustus 2026 lengkap dengan tanggal merah, termasuk daftar hari libur nasional, kalender Jawa, kalender Bali, hingga kalender Hijriah.

Bulan Agustus identik dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, pada bulan ini juga terdapat hari besar keagamaan yang ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, terdapat dua tanggal merah nasional selama Agustus 2026.

Kalender Bulan Agustus 2026

Agustus 2026 Dimulai pada Hari Sabtu

Kalender Agustus 2026 memiliki 31 hari dan dimulai pada Sabtu, 1 Agustus 2026, kemudian berakhir pada Senin, 31 Agustus 2026.

Dalam kalender Hijriah Kementerian Agama, bulan Agustus 2026 berada pada dua bulan Islam, yaitu:

  • 1–24 Agustus 2026: Bulan Safar 1448 Hijriah.
  • Mulai 25 Agustus 2026: Bulan Rabiul Awal (Mulud) 1448 Hijriah.

Tanggal Merah Agustus 2026

Ada Dua Hari Libur Nasional

Berikut daftar tanggal merah pada Agustus 2026:

Tanggal Hari Keterangan
17 Agustus 2026 Senin Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
25 Agustus 2026 Selasa Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Kedua tanggal tersebut tercantum dalam Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama.

Hari Libur Bulan Agustus 2026

Selain Tanggal Merah, Ada Libur Akhir Pekan

Jika digabung dengan hari Sabtu dan Minggu, maka hari libur selama Agustus 2026 meliputi:

  • Sabtu, 1 Agustus
  • Minggu, 2 Agustus
  • Sabtu, 8 Agustus
  • Minggu, 9 Agustus
  • Sabtu, 15 Agustus
  • Minggu, 16 Agustus
  • Senin, 17 Agustus (Hari Kemerdekaan RI)
  • Sabtu, 22 Agustus
  • Selasa, 25 Agustus (Maulid Nabi Muhammad SAW)
  • Sabtu, 29 Agustus
  • Minggu, 30 Agustus

25 Agustus Libur Apa?

Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Pertanyaan “25 Agustus libur apa?” menjadi salah satu yang paling banyak dicari masyarakat.

Jawabannya, Selasa, 25 Agustus 2026 merupakan hari libur nasional dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Dalam kalender Hijriah Kementerian Agama, tanggal tersebut juga menandai 1 Rabiul Awal (Mulud) 1448 Hijriah, bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Kalender Jawa Bulan Agustus 2026

Bertepatan dengan Bulan Sapar dan Mulud

Berdasarkan kalender Jawa yang terdapat pada Kalender Hijriah Kementerian Agama, Agustus 2026 berada pada dua bulan Jawa, yaitu:

  • Sapar
  • Mulud

Sementara siklus hari pasaran Jawa yang muncul selama Agustus terdiri atas:

  • Legi
  • Pahing
  • Pon
  • Wage
  • Kliwon

Informasi ini memudahkan masyarakat yang masih menggunakan penanggalan Jawa untuk berbagai keperluan adat maupun budaya.

Kalender Bali Agustus 2026

Tetap Menggunakan Sistem Pawukon

Selain kalender nasional dan Hijriah, masyarakat Bali juga mengenal kalender Bali atau Pawukon yang berjalan berdampingan dengan kalender Masehi.

Kalender Bali memuat siklus Wuku, Pancawara, dan Saptawara yang digunakan sebagai pedoman pelaksanaan upacara adat maupun keagamaan.

Karena perhitungannya mengikuti sistem Pawukon, kalender Bali Agustus 2026 dapat berbeda dengan penanggalan Masehi dalam menentukan hari-hari baik maupun pelaksanaan upacara adat.

Kalender Hijriah Agustus 2026

Transisi dari Safar ke Rabiul Awal

Kalender Hijriah Agustus 2026 terdiri atas dua bulan Islam:

  • Safar 1448 H
  • Rabiul Awal (Mulud) 1448 H

Momentum penting pada bulan ini adalah 1 Rabiul Awal 1448 H yang jatuh pada 25 Agustus 2026, sekaligus diperingati sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ringkasan Kalender Agustus 2026

Informasi Penting

Jumlah hari: 31 hari
Awal bulan: Sabtu, 1 Agustus 2026
Akhir bulan: Senin, 31 Agustus 2026

Tanggal merah:

17 Agustus 2026 (Hari Kemerdekaan RI)
25 Agustus 2026 (Maulid Nabi Muhammad SAW)

Kalender Hijriah:

Safar 1448 H
Rabiul Awal 1448 H

Kalender Jawa:

Sapar
Mulud

Sumber : https://cahaya.kompas.com/aktual/26H01093824390/kalender-agustus-2026-lengkap-dengan-tanggal-merah-hari-libur-kalender-jawa-bali

Sukun Berpotensi Jadi ‘Superfood’, Ini Manfaatnya

Sukun Berpotensi Jadi ‘Superfood’, Ini Manfaatnya

Jakarta, CNN Indonesia — Sukun lebih dikenal sebagai camilan goreng yang kriuk. Tapi di baliknya, ternyata ada banyak manfaat yang bisa didapat.

Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University Profesor Edi Santosa bahkan menyebut, sukun berpotensi menjadi ‘super food’ di masa depan Indonesia.

“Suatu pangan dapat disebut ‘super food’ jika memiliki kandungan nutrisi tinggi tanpa anutrisi, memberikan manfaat kesehatan, serta dibudidayakan dengan cara yang rendah emisi karbon dan tangguh terhadap perubahan iklim,” jelas Edi, melansir detikhealth.

Berdasarkan berbagai kajian dan pengamatan di lapangan, lanjut Edi, sukun memenuhi ketiga kriteria tersebut.

Sukun punya sederet keunggulan ketimbang bahan pangan karbohidrat populer lainnya. Tak cuma kaya serat dan memiliki indeks glikemik rendah, sukun juga menyimpan banyak vitamin dan mineral penting.

Sejumlah riset menunjukkan, sukun mengandung vitamin C, vitamin A, folat, zat besi, hingga zinc. Kesemuanya dinilai krusial dalam mendukung pemenuhan gizi sekaligus membantu menekan angka stunting di Indonesia.

Sukun, lanjut Edi, juga memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik jika dibandingkan dengan singkong.

“Namun, setiap bahan pangan memiliki keunggulan masing-masing dan saling melengkapi. Jadi, tidak perlu dipertentangkan,” ujar dia.

Pohon tahunan ini juga dikenal tangguh menghadapi cuaca ekstrem. Sukun bisa tumbuh di wilayah bercurah hujan tinggi maupun daerah tandus.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260729184128-262-1386313/sukun-berpotensi-jadi-superfood-ini-manfaatnya

Jangan Masukkan 7 Barang Ini ke Bagasi Pesawat

Jangan Masukkan 7 Barang Ini ke Bagasi Pesawat

Jakarta, CNN Indonesia — Saat bepergian menggunakan pesawat, mengatur barang bawaan menjadi hal penting. Pasalnya, tidak semua barang dapat dibawa bebas demi menjaga keamanan penerbangan.

Berikut daftar barang yang sebaiknya tidak dimasukkan bagasi untuk menghindari kendala pemeriksaan di bandara.

Setiap maskapai dan negara memiliki aturan tertentu terkait pembatasan barang bawaan, terutama yang berhubungan dengan keselamatan penerbangan. Beberapa barang mungkin terlihat aman digunakan sehari-hari, tetapi dapat menimbulkan risiko jika dibawa dalam pesawat.

Aturan ini umumnya mengacu pada standar keselamatan penerbangan internasional seperti ketentuan dari International Air Transport Association (IATA) dan International Civil Aviation Organization (ICAO).

Selain itu, terdapat barang tertentu yang membutuhkan persetujuan maskapai sebelum dibawa ke dalam pesawat.

Barang yang sebaiknya tidak dimasukkan bagasi

Oleh karena itu, sebelum melakukan perjalanan, pastikan Anda mengecek kembali isi koper agar sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Dikutip dari laman Singapore Airlines, berikut beberapa barang yang sebaiknya tidak dimasukkan bagasi agar perjalanan menjadi lebih nyaman dan aman.

1. Bahan peledak dan mudah terbakar

Barang pertama yang dilarang untuk dimasukkan ke dalam bagasi adalah benda yang mengandung bahan peledak atau mudah terbakar. Contohnya seperti kembang api, petasan, suar, amunisi, hingga benda dengan kandungan bahan piroteknik lainnya.

Selain itu, cairan mudah terbakar seperti cat, lem tertentu, bahan bakar korek, dan bahan kimia berisiko tinggi juga tidak diperbolehkan.

Barang-barang tersebut dapat membahayakan keselamatan penerbangan karena berpotensi memicu kebakaran atau reaksi berbahaya selama perjalanan udara.

2. Gas bertekanan dan bahan kimia berbahaya

Gas bertekanan seperti tabung butana, propana, tabung selam, hingga isi ulang bahan bakar korek termasuk barang yang tidak boleh dibawa dalam bagasi. Perubahan tekanan selama penerbangan dapat meningkatkan risiko kebocoran atau kerusakan pada wadah penyimpanan gas.

Selain itu, bahan kimia berbahaya seperti pemutih konsentrasi tinggi, zat korosif, pestisida, racun, asam, alkali, hingga material radioaktif juga masuk dalam kategori barang terlarang. Barang tersebut dapat membahayakan penumpang, kru, maupun pesawat.

3. Power bank dan baterai lithium cadangan

Salah satu barang yang sebaiknya tidak dimasukkan bagasi adalah power bank atau baterai lithium cadangan. Barang elektronik dengan baterai lithium memiliki aturan khusus karena dapat menimbulkan risiko panas berlebih jika mengalami kerusakan.

Power bank dan baterai cadangan umumnya harus dibawa ke kabin, bukan dimasukkan ke dalam bagasi tercatat. Pastikan juga kapasitas baterai sesuai dengan aturan maskapai sebelum bepergian.

Hindari membawa baterai yang rusak atau pernah mengalami penarikan produk demi keamanan penerbangan.

4. Senjata, benda tajam, dan barang berbahaya lainnya

Senjata api, replika senjata, pistol mainan yang menyerupai senjata asli, serta bagian dari senjata termasuk barang yang tidak diperbolehkan dalam penerbangan. Begitu juga dengan benda yang berpotensi digunakan sebagai alat berbahaya.
Beberapa benda tajam seperti pisau, pedang, gunting tertentu, dan alat tajam lainnya juga memiliki pembatasan.

Untuk menghindari masalah saat pemeriksaan keamanan, sebaiknya periksa kembali aturan maskapai terkait barang-barang tersebut sebelum membawanya.

5. Rokok elektrik atau vape

Rokok elektrik atau vape termasuk barang yang memiliki aturan khusus dalam penerbangan. Perangkat ini biasanya tidak diperbolehkan masuk ke dalam bagasi tercatat karena menggunakan baterai lithium yang memerlukan penanganan khusus.

Jika aturan negara dan maskapai mengizinkan, rokok elektrik umumnya hanya boleh dibawa di kabin atau bersama penumpang. Namun, penggunaannya tetap dilarang selama berada di dalam pesawat.

Pastikan juga untuk mengecek regulasi negara tujuan karena beberapa negara memiliki larangan terhadap kepemilikan maupun penggunaan rokok elektrik.

6. Cairan, aerosol, dan gel

Cairan, aerosol, dan gel memiliki aturan khusus, terutama untuk barang bawaan kabin. Produk seperti parfum, sampo, gel rambut, pasta gigi, krim, losion, hingga deodoran cair biasanya hanya diperbolehkan dalam ukuran tertentu.

Umumnya, cairan yang dibawa ke kabin harus berada dalam wadah maksimal 100 ml dan ditempatkan dalam kantong plastik transparan sesuai ketentuan.

Untuk ukuran yang lebih besar, penumpang perlu memastikan apakah barang tersebut dapat dimasukkan ke bagasi sesuai aturan maskapai.

7. Barang elektronik yang tidak dapat dimatikan

Barang elektronik yang tidak dapat dimatikan sepenuhnya juga menjadi salah satu barang yang perlu diperhatikan sebelum masuk ke bagasi. Perangkat elektronik yang terus aktif berpotensi mengganggu aturan keselamatan penerbangan.

Pastikan seluruh perangkat seperti mainan elektronik, kamera, laptop, atau gadget lainnya dapat dimatikan sepenuhnya sebelum perjalanan. Hindari membiarkan perangkat berada dalam mode tidur (sleep mode) atau menyala otomatis ketika disimpan dalam bagasi.

Nah, itulah daftar barang yang sebaiknya tidak dimasukkan bagasi agar perjalanan udara yang lebih aman, nyaman, dan sesuai aturan. Sebelum berangkat, selalu periksa kembali regulasi maskapai dan negara tujuan karena setiap wilayah dapat memiliki kebijakan tambahan.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260710085311-269-1379015/jangan-masukkan-7-barang-ini-ke-bagasi-pesawat

4 Amalan Utama yang Mengangkat Derajat di Sisi Allah SWT

4 Amalan Utama yang Mengangkat Derajat di Sisi Allah SWT

Setiap muslim ingin memiliki kedudukan dan derajat yang mulia, khususnya di sisi Allah SWT. Sebagian orang mengira hal itu ditentukan dari jabatan atau kekayaan.

Padahal, Allah SWT sudah menegaskan bahwa orang yang paling mulia adalah yang bertakwa, sebagaimana firman-Nya dalam surah Al-Hujurat ayat 13:

“Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti.”

Selain ketakwaan, derajat manusia di sisi Allah SWT juga ditentukan dengan amal perbuatan. Lantas, apa saja amalan yang bisa mengangkat derajat manusia?

Empat Amalan Utama untuk Meninggikan Derajat

1. Salat Berjamaah di Masjid

Salah satu amalan yang bisa mengangkat derajat manusia adalah salat berjemaah di masjid.

Dalam sebuah hadis, dijelaskan bahwa setiap langkah kita menuju masjid dihitung sebagai penghapus dosa sekaligus sebab diangkatnya derajat kita.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Maukah kalian aku tunjukkan tentang sesuatu yang dengannya Allah menghapus dosa-dosa dan mengangkat derajat-derajat?” Para sahabat menjawab, ‘Tentu, wahai Rasulullah.’ Beliau bersabda: ‘Menyempurnakan wudhu dalam keadaan yang tidak disukai, memperbanyak langkah menuju ke masjid, dan menunggu salat setelah salat. Maka yang demikian itu adalah ar-ribath (perjuangan/kebaikan yang kokoh).” (HR. Muslim)

2. Menuntut Ilmu

Setiap muslim yang menuntut ilmu dan beriman juga diangkat derajatnya oleh Allah SWT.

Janji Allah SWT itu tercantum dalam surah Al-Mujadalah ayat 11:

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.”

Ilmu dalam konteks ini bukan hanya ilmu agama, tetapi juga semua ilmu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

3. Berselawat kepada Nabi SAW

Membaca selawat Nabi Muhammad SAW termasuk amalan ringan, tetapi berat di timbangan amal.

Dengan memperbanyak selawat, seorang muslim akan mendapat rahmat dan diangkat derajatnya oleh Allah SWT.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Siapa saja yang membaca selawat kepadaku sekali, niscaya Allah berselawat kepadanya 10 kali, menghapus 10 dosanya, dan mengangkat derajatnya 10 tingkatan.” (HR An-Nasa’i).

4. Salat Tahajud

Janji Allah SWT mengangkat derajat orang yang mengerjakan salat tahajud tercantum dalam surah Al-Isra ayat 79:

“Dan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”

Sifat yang Mengangkat Derajat Manusia

Sifat atau akhlak mulia juga menjadi jalan untuk meninggikan derajat seseorang.

Berikut adalah sifat-sifat yang bisa mengangkat derajat manusia di hadapan Allah SWT:

Sabar dan Murah Hati

Al-Hilm adalah sikap memiliki kelapangan hati dalam menghadapi berbagai situasi, tidak mudah marah, dan mampu menahan diri saat diperlakukan tidak baik oleh orang lain.

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Orang yang kuat bukanlah orang yang menang saat bergulat, melainkan orang yang mampu mengendalikan dirinya saat marah.” (HR Bukhari dan Muslim).

Rendah Hati

At-Tawadhu berarti tidak sombong di hadapan sesama makhluk Allah, baik kepada yang lebih rendah kedudukannya maupun yang lebih tinggi.

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Sedekah tidak akan mengurangi harta, orang yang suka memaafkan akan ditambah kemuliaannya oleh Allah, dan siapa pun yang merendahkan diri karena Allah pasti akan Allah angkat derajatnya.” (HR Muslim)

Dermawan

Dermawan artinya ringan tangan untuk membantu dan berbagi kepada sesama tanpa mengharap balasan dari manusia.

Allah SWT berfirman dalam Surah Ali Imran ayat 92:

لَن تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنفِقُوا مِن شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

Lan tanaalul birra hattaa tunfiqoo mimmaa tuhibboon; wa maa tunfiqoo min shai’in fa innal laaha bihee ‘Aleem

Artinya: “Kamu tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa pun yang kamu infakkan, tentang hal itu sungguh, Allah Maha Mengetahui.”

Ayat ini menegaskan bahwa kedermawanan adalah ketika seseorang rela berbagi dari sesuatu yang sebenarnya juga ia sukai, bukan sekadar dari sisa atau kelebihan yang tidak lagi ia butuhkan.

Sumber : https://mozaik.inilah.com/dakwah/4-amalan-utama-yang-mengangkat-derajat-di-sisi-allah-swt

10 Negara dengan IQ Terendah di Dunia Menurut International IQ Test, Indonesia Masuk Peringkat Berapa?

10 Negara dengan IQ Terendah di Dunia Menurut International IQ Test, Indonesia Masuk Peringkat Berapa?

International IQ Test (IIT) 2025 merupakan laporan yang memuat pemeringkatan rata-rata skor IQ global berdasarkan hasil tes daring yang diikuti lebih dari 1,2 juta peserta dari berbagai negara sepanjang tahun 2025.

Laporan ini cukup menyita perhatian karena memberikan gambaran mengenai tren kemampuan kognitif di berbagai kawasan dunia, sekaligus memicu diskusi tentang pembangunan sumber daya manusia dan ketimpangan akses pendidikan antarnegara.

Meski demikian, hasil pemeringkatan ini tidak dapat dianggap sebagai representasi ilmiah yang sepenuhnya menggambarkan tingkat kecerdasan suatu bangsa.

Lantas, negara mana saja yang masuk dalam daftar negara dengan rata-rata IQ terendah di dunia menurut laporan tersebut? Simak ulasannya berikut ini.

Daftar Negara dengan IQ Terendah di Dunia

Berdasarkan laporan International IQ Test (IIT) 2025 yang menghimpun hasil tes IQ daring dari 1.352.763 peserta di berbagai negara, berikut adalah daftar negara dengan rata-rata skor IQ terendah:

1. Somalia

Somalia menempati posisi pertama dalam daftar ini dengan rata-rata skor IQ 83,84 berdasarkan IIT 2025. Sebagai perbandingan, data Lynn/Becker 2019 mencatat skor rata-rata 67,67.

Konflik berkepanjangan yang melanda negara ini telah berdampak besar terhadap sektor pendidikan.

Di ibu kota Mogadishu maupun wilayah lainnya, banyak keluarga tidak mampu menyekolahkan anak-anak mereka.

Selain faktor ekonomi, akses pendidikan juga terhambat oleh jarak sekolah yang jauh, persoalan keamanan, minimnya tenaga pendidik, terutama guru perempuan, hingga norma sosial yang lebih mengutamakan pendidikan bagi anak laki-laki.

2. Timor-Leste

Timor-Leste berada di posisi kedua dengan rata-rata skor IQ 86,70 menurut IIT 2025. Negara ini tidak memiliki data pembanding dalam laporan Lynn/Becker 2019.

Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan bagi seluruh masyarakat.

Namun, berbagai hambatan masih membayangi, seperti kondisi sekolah yang mulai menua, tingginya angka putus sekolah dan tinggal kelas, keragaman bahasa yang digunakan masyarakat, serta keterbatasan fasilitas pendidikan di daerah pedesaan.

3. Rwanda

Rwanda mencatat rata-rata skor IQ 86,90 dalam IIT 2025, sedangkan Lynn/Becker 2019 memberikan estimasi skor 69,95.

Meski dikenal sebagai salah satu negara dengan perkembangan pendidikan yang cukup baik di kawasan Afrika Sub-Sahara, Rwanda masih menghadapi tantangan.

Kemampuan dasar membaca dan berhitung siswa sekolah dasar belum optimal.

Selain itu, sebagian guru masih mengalami kesulitan menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar sehingga proses pembelajaran cenderung menggunakan metode konvensional.

4. Nikaragua

Menurut IIT 2025, Nikaragua memperoleh rata-rata skor IQ 87,85, sementara data Lynn/Becker 2019 mencatat 52,69.

Negara ini telah menunjukkan kemajuan di bidang ekonomi maupun pendidikan.

Namun, ketimpangan sosial, tingkat kemiskinan, dan dinamika politik yang belum stabil masih menjadi tantangan.

Kondisi tersebut turut memengaruhi pemerataan akses terhadap pendidikan yang berkualitas.

5. Angola

Angola memperoleh rata-rata skor IQ 87,98 berdasarkan IIT 2025. Sementara itu, Lynn/Becker 2019 mencatat skor 75,10.

Dunia pendidikan Angola masih menghadapi berbagai persoalan, mulai dari rendahnya capaian belajar hingga meningkatnya jumlah anak yang tidak mengenyam pendidikan.

Pertumbuhan jumlah penduduk yang tinggi dan investasi pendidikan yang belum memadai turut memperbesar tantangan tersebut.

6. Gabon

Dalam laporan IIT 2025, Gabon mencatat rata-rata skor IQ 88,35, sedangkan Lynn/Becker 2019 menempatkannya pada angka 62,97.

Meski dikenal sebagai salah satu produsen minyak terbesar di Afrika, tingkat kesejahteraan masyarakat belum merata.

Data World Bank menunjukkan sekitar sepertiga penduduk Gabon masih hidup dalam kemiskinan, yang menjadi salah satu tantangan bagi pembangunan sumber daya manusia.

7. Uganda

Uganda memperoleh rata-rata skor IQ 88,49 menurut IIT 2025 dan 76,42 berdasarkan Lynn/Becker 2019.

Data sensus pada tahun 2024 menunjukkan sekitar 74 persen penduduk berusia 10 tahun ke atas telah memiliki kemampuan membaca dan menulis dalam sedikitnya satu bahasa.

Meski mengalami peningkatan, angka tersebut juga mengindikasikan bahwa sebagian masyarakat masih belum memiliki kemampuan literasi dasar secara memadai.

8. Republik Demokratik Kongo (RD Congo)

Republik Demokratik Kongo mencatat rata-rata skor IQ 88,60 dalam IIT 2025. Sebagai pembanding, Lynn/Becker 2019 memberikan skor 64,92.

Negara ini memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah.

Namun, pembangunan masih menghadapi berbagai kendala akibat konflik, ketidakstabilan politik, minimnya infrastruktur, serta dampak panjang eksploitasi kolonial yang menghambat perkembangan ekonomi dan pendidikan.

9. Afghanistan

Afghanistan memperoleh rata-rata skor IQ 89,31 berdasarkan IIT 2025, sedangkan Lynn/Becker 2019 mencatat skor 82,12.

Selama bertahun-tahun, Afghanistan menghadapi krisis politik, sosial, dan kemanusiaan yang berdampak besar terhadap sistem pendidikan.

Kondisi tersebut diperparah oleh bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dan tanah longsor yang semakin menyulitkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan.

10. Tanzania

Tanzania berada di posisi kesepuluh dengan rata-rata skor IQ 89,57 menurut IIT 2025. Dalam laporan Lynn/Becker 2019, negara ini memperoleh skor 74,95.

Pemerintah Tanzania telah memperluas akses pendidikan, termasuk meningkatkan kesempatan belajar bagi anak perempuan.

Meski demikian, masih terdapat banyak anak usia sekolah yang belum pernah mengenyam pendidikan formal sehingga pemerataan kualitas pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah bagi negara tersebut.

Lalu, Indonesia di Urutan ke Berapa?

Berdasarkan pemeringkatan International IQ Test (IIT) 2025, Indonesia berada di peringkat ke-12 jika daftar disusun mulai dari negara dengan rata-rata skor IQ terendah.

Dalam laporan tersebut, Indonesia mencatat rata-rata skor 89,96, sehingga berada sedikit di atas 10 negara yang menempati posisi terbawah.

Sementara itu, apabila mengacu pada data Lynn/Becker 2019, posisi Indonesia tercatat berada di urutan ke-69 dengan rata-rata skor IQ 78,49.

Perbedaan hasil antara kedua laporan tersebut menunjukkan bahwa metode pengumpulan data, jumlah partisipan, serta pendekatan penelitian yang digunakan dapat menghasilkan pemeringkatan yang berbeda.

Oleh karena itu, data ini sebaiknya dipahami sebagai salah satu gambaran statistik, bukan sebagai ukuran mutlak untuk menilai tingkat kecerdasan suatu negara.

Sumber : https://www.inilah.com/daftar-negara-dengan-iq-terendah-di-dunia-menurut-international-iq-test

Self-Care Makin Penting untuk Kesehatan, tapi Tetap Butuh Dukungan Sistem Medis

Self-Care Makin Penting untuk Kesehatan, tapi Tetap Butuh Dukungan Sistem Medis

KOMPAS.com – Perawatan kesehatan mandiri atau self-care semakin dipandang sebagai bagian penting dalam menjaga kesehatan masyarakat, tetapi praktik ini tidak seharusnya berjalan sendiri tanpa dukungan sistem kesehatan formal.

Riset terbaru Economist Enterprise yang didukung Bayer menunjukkan, self-care berpotensi membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, memperluas akses layanan kesehatan, sekaligus mengurangi beban sistem layanan medis.

Dalam siaran pers yang diterima Kompas.com pada Senin (27/7/2026) menyebutkan, praktik self-care diperkirakan dapat memberikan manfaat ekonomi tahunan hingga sekitar 179 miliar dollar AS.

Di tengah tantangan berupa pertambahan populasi lansia, meningkatnya penyakit kronis, kekurangan tenaga medis, serta ketidakmerataan akses layanan kesehatan, self-care dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung sistem kesehatan yang lebih berkelanjutan.

Namun, riset tersebut menekankan bahwa manfaat self-care baru dapat dirasakan secara maksimal jika masyarakat mendapatkan dukungan yang tepat.

Self-care bukan pengganti layanan kesehatan

Dalam riset tersebut, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan self-care secara luas sebagai kemampuan individu, keluarga, dan komunitas untuk mengelola kesehatan serta kesejahteraan mereka.

Praktiknya dapat mencakup berbagai hal, mulai dari menjalani pola hidup sehat dan melakukan pencegahan penyakit hingga memanfaatkan perangkat digital, melakukan pemantauan kesehatan secara mandiri, serta menggunakan obat bebas tanpa resep dokter.

Scientist pada Departemen Kesehatan Seksual, Reproduksi, Maternal, Anak, Remaja, dan Lansia WHO, dr. Manjulaa Narasimhan, mengatakan self-care merupakan bagian penting dalam perawatan kesehatan.

“Self-care adalah garda terdepan untuk semua perawatan kesehatan. Dengan adanya bukti klinis, kebijakan yang mendukung, serta tenaga kesehatan dan perawatan yang terlatih, perawatan diri dapat berkontribusi besar dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan bagi semua orang,” kata dr. Manjulaa.

Meski demikian, self-care bukan dimaksudkan untuk menggantikan sistem kesehatan formal. Sebaliknya, praktik ini dapat menjadi bagian yang melengkapi layanan kesehatan selama masyarakat memiliki akses terhadap informasi yang terpercaya, layanan yang terjangkau, dan jalur rujukan yang jelas.

Dengan dukungan tersebut, self-care dapat membantu memperluas akses layanan kesehatan, memperkuat pencegahan dan intervensi dini, serta mendorong masyarakat lebih aktif dalam menjaga kesehatannya.

Tiga hal yang dibutuhkan agar self-care efektif

Riset Economist Enterprise juga menyoroti tiga prioritas yang perlu diperhatikan agar self-care dapat menjadi bagian yang lebih efektif dalam sistem kesehatan.

Pertama, komitmen kebijakan perlu diterjemahkan menjadi tindakan nyata. Setiap negara membutuhkan tata kelola dan pembagian tanggung jawab yang jelas, serta koordinasi antarpemangku kepentingan agar kebijakan tidak berhenti pada pengakuan formal.

Kedua, akses terhadap dukungan yang tepercaya dan merata perlu diperluas. Produk dan layanan yang terjangkau, informasi yang andal, mekanisme pembiayaan yang sesuai, serta dukungan yang relevan dengan kondisi masyarakat menjadi bagian penting dalam penerapan self-care.

Ketiga, sistem kesehatan membutuhkan landasan bukti, pengukuran, dan akuntabilitas yang lebih kuat.

Hal ini diperlukan untuk memantau keamanan, mengukur hasil kesehatan, serta menghasilkan data yang dapat digunakan untuk menentukan arah kebijakan dan investasi.

Di Indonesia, riset tersebut mencontohkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang mempromosikan gaya hidup sehat, sanitasi, edukasi kesehatan mandiri, serta penggunaan obat secara bertanggung jawab di lingkungan sekolah, tempat kerja, dan masyarakat.

Self-care perlu terhubung dengan jalur rujukan

Director General Global Self-Care Federation, Greg Perry, menegaskan bahwa perawatan mandiri tidak bertujuan memindahkan tanggung jawab sistem kesehatan kepada masyarakat.

“Self-care tidak bertujuan melepaskan tanggung jawab sistem kesehatan. Sebaliknya, produk dan layanan self-care berbasis bukti serta obat bebas yang dilengkapi oleh informasi akurat justru menciptakan ruang kapasitas bagi jalur rujukan,” ujar Perry.

Dengan demikian, masyarakat tetap dapat memperoleh penanganan medis di fasilitas kesehatan ketika membutuhkan perawatan profesional.

Temuan Economist Enterprise menyimpulkan bahwa dengan tata kelola, pembiayaan, akuntabilitas, serta sistem dukungan yang diperkuat, self-care dapat menjadi bagian awal dari sistem kesehatan yang lebih preventif dan proaktif.

Artinya, perawatan kesehatan mandiri tidak hanya tentang keputusan individu untuk menjaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan ekosistem yang memastikan masyarakat dapat melakukannya secara aman, terjangkau, dan berdasarkan informasi yang dapat dipercaya.

Sumber : https://health.kompas.com/read/26G27154139268/self-care-makin-penting-untuk-kesehatan-tapi-tetap-butuh-dukungan-sistem-medis