Ditjen Pesantren Resmi Terbentuk, Mandatnya Kini tak Cuma Soal Pendidikan

Ditjen Pesantren Resmi Terbentuk, Mandatnya Kini tak Cuma Soal Pendidikan

Kementerian Agama (Kemenag) RI resmi menaikkan status pengelolaan pondok pesantren dari direktorat setingkat Eselon II menjadi Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren atau Eselon I.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 16 Tahun 2026 yang ditandatangani Menteri Agama Nasaruddin Umar pada 4 Agustus 2026 sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 18 Tahun 2026.

Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan terbitnya PMA tersebut menandai berakhirnya proses panjang pembentukan Ditjen Pesantren sekaligus menjadi momentum pembenahan struktur Ditjen Pendis.

Alhamdulillah, setelah melalui proses panjang, terbit PMA terbaru yang mengatur Ortaker Kementerian Agama. Ada dua hal baru yang paling mendasar, yaitu terbentuknya Ditjen Pesantren dan perubahan pada Ditjen Pendidikan Islam,” ujar Kamaruddin Amin dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Perubahan tersebut tidak hanya memisahkan urusan pesantren dari struktur Ditjen Pendidikan Islam (Pendis), tetapi juga memperluas ruang kebijakan pemerintah terhadap pesantren.

Ke depan, penguatan pesantren tidak berhenti pada fungsi pendidikan, melainkan mencakup dakwah, pendidikan nonformal hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bukan Sekadar Eselon I

Kenaikan status kelembagaan ini penting karena menentukan seberapa besar pesantren memperoleh ruang dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan negara.

Selama ini, urusan pesantren berada dalam lingkup struktur pendidikan Islam.

Dengan terbentuknya Ditjen tersendiri, pesantren mendapatkan satu institusi yang secara khusus memiliki mandat mengelola dan mengembangkan ekosistem pesantren.

Kamaruddin menyebut perubahan tersebut sebagai bentuk perhatian sekaligus pengakuan negara terhadap keberadaan pesantren di Indonesia.

Artinya, pesantren tidak lagi semata dipandang sebagai lembaga pendidikan keagamaan. Negara mulai menempatkannya sebagai bagian dari ekosistem pembangunan umat yang memiliki fungsi sosial lebih luas.

Mandat Pesantren Meluas

Perubahan paling strategis terlihat pada arah kebijakan yang akan dibawa Ditjen Pesantren.

Jika sebelumnya perhatian pemerintah lebih banyak diarahkan pada sektor pendidikan, struktur baru memungkinkan pengembangan pesantren dilakukan secara lebih komprehensif.

Di dalamnya terdapat fungsi dakwah, pendidikan nonformal serta pemberdayaan pesantren.

Kamaruddin berharap perubahan tersebut dapat mendorong pesantren menjadi model pendidikan Islam yang memiliki karakter khas Indonesia sekaligus mampu berkontribusi lebih besar terhadap masyarakat.

“Kita berharap pesantren ke depan akan berkembang menjadi prototipe pendidikan Islam khas Nusantara yang mampu melestarikan tradisi dan mengambil peran penting dalam membangun peradaban bangsa dan pemberdayaan umat,” harap Kamaruddin.

Pernyataan tersebut menunjukkan agenda Ditjen Pesantren berpotensi bergerak dari sekadar penguatan kelembagaan menuju pengembangan kapasitas pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah dan pemberdayaan masyarakat.

Struktur Mulai Dipisahkan

Pemisahan kelembagaan tersebut juga mengubah arsitektur organisasi Kemenag. Ditjen Pesantren kini memiliki struktur sendiri, sementara Ditjen Pendis diarahkan kembali pada fungsi pendidikan Islam yang lebih spesifik.

Struktur Ditjen Pesantren terdiri atas Sekretariat Direktorat Jenderal, Direktorat Bina Pendidikan Muadalah dan Diniyah Formal, Direktorat Ma’had Aly, Direktorat Bina Dakwah Pesantren dan Pendidikan Nonformal, serta Direktorat Pemberdayaan Pesantren.

Sementara itu, Ditjen Pendidikan Islam terdiri atas Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Direktorat Kurikulum dan Kesiswaan Madrasah, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah, Direktorat Kelembagaan dan Sarana Madrasah, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, serta Direktorat Pendidikan Agama Islam.

Pembagian tersebut memperlihatkan adanya diferensiasi mandat yang lebih jelas antara pengelolaan pesantren dan pendidikan Islam secara umum.

Ujian Setelah Dibentuk

Tantangan berikutnya bukan lagi soal pembentukan lembaga, melainkan bagaimana struktur baru tersebut menghasilkan kebijakan yang benar-benar dirasakan pesantren.

Setelah PMA diundangkan, Kemenag akan memasuki tahapan pengisian pejabat untuk mengoperasikan struktur Ditjen Pesantren.

Tahap ini menjadi penting karena efektivitas lembaga baru akan sangat ditentukan oleh kemampuan menerjemahkan mandat besar tersebut menjadi program yang konkret.

Dengan kewenangan yang lebih luas, Ditjen Pesantren memiliki peluang untuk menghubungkan kekuatan tradisi pesantren dengan kebutuhan pembangunan masa kini.

Pendidikan tetap menjadi fondasi, tetapi dakwah, kemandirian ekonomi dan pemberdayaan masyarakat dapat menjadi bagian integral dari agenda pengembangan pesantren.

Jika arah tersebut berhasil diwujudkan, pembentukan Ditjen Pesantren tidak berhenti sebagai perubahan struktur birokrasi Kemenag.

Kebijakan itu dapat menjadi titik awal perubahan cara negara memandang pesantren, dari lembaga pendidikan keagamaan menjadi salah satu kekuatan strategis dalam membangun sumber daya manusia, ketahanan sosial dan pemberdayaan umat.

Sumber : https://mozaik.inilah.com/news/ditjen-pesantren-resmi-terbentuk-mandatnya-kini-tak-cuma-soal-pendidikan

Muktamar NU ke-35 Harus Jadi Ajang Adu Gagasan dan Jaga Ukhuwah

Muktamar NU ke-35 Harus Jadi Ajang Adu Gagasan dan Jaga Ukhuwah

Menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35, kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyerukan agar forum permusyawaratan tertinggi organisasi tersebut berlangsung dalam suasana riang gembira, penuh persaudaraan, dan mengedepankan adu gagasan.

Seruan itu disampaikan dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) Majelis Alumni IPNU yang mempertemukan sejumlah tokoh dan kader NU untuk membahas kepemimpinan serta arah organisasi menjelang Muktamar.

Dalam forum tersebut, kandidat Ketua Umum PBNU Hery Haryanto Azumi menilai seluruh kandidat yang maju dalam kontestasi kepemimpinan merupakan kader terbaik NU yang memiliki niat untuk mengabdi. Karena itu, kompetisi seharusnya tidak menjadi alasan untuk merusak hubungan persaudaraan di antara warga Nahdliyin.

“Muktamar ke depan harus menjadi forum yang riang gembira bagi semua kandidat. Siapa pun yang maju adalah kader terbaik Nahdlatul Ulama yang memiliki niat mengabdi. Karena itu, yang harus dikedepankan adalah adu gagasan, kompetisi yang sehat, dan ukhuwah antarsesama Nahdliyin,” ujar Hery.

Menurut Hery, dinamika kontestasi kepemimpinan merupakan sesuatu yang wajar dalam organisasi sebesar NU. Namun, seluruh tahapan menuju Muktamar harus tetap berpegang pada akhlak, etika organisasi, serta tradisi persaudaraan yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan Nahdlatul Ulama.

Ia mengingatkan agar Muktamar tidak berubah menjadi arena yang mempertajam perpecahan. Sebaliknya, forum tersebut harus menjadi ruang untuk mempertemukan gagasan mengenai arah NU di tengah perubahan zaman.

Silatnas Majelis Alumni IPNU yang dimoderatori Idy Muzayyad tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh NU, di antaranya Menteri Agama Nasaruddin Umar, KH Zulfa Musthofa, KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam, Prof Masykuri Abdillah, dan KH Marsudi Syuhud.

Selain membahas kontestasi kepemimpinan, forum tersebut juga menyoroti tantangan NU memasuki abad kedua. Perubahan teknologi, ekonomi, geopolitik, sosial, hingga perkembangan peradaban global dinilai membutuhkan respons organisasi yang lebih adaptif.

Hery mengatakan NU harus mampu mempertahankan tradisi sekaligus menghadirkan jawaban atas persoalan baru yang muncul di masyarakat.

“NU harus tetap relevan terhadap situasi yang semakin kompleks. NU harus relevan bagi jam’iyah, relevan bagi negara, dan relevan untuk dunia. Memasuki abad kedua, NU dituntut mampu menjaga tradisi sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai tantangan zaman,” tegasnya.

Ia menyebut jaringan pesantren, kekuatan ulama, dan jutaan warga Nahdliyin yang tersebar di Indonesia maupun berbagai negara sebagai modal besar NU untuk memperkuat perannya.

Dengan kekuatan tersebut, NU dinilai memiliki peluang untuk tidak hanya mempertahankan tradisi keislaman, tetapi juga meningkatkan kontribusi dalam pembangunan bangsa dan menghadapi berbagai persoalan di tingkat global.

Silatnas Majelis Alumni IPNU menjadi salah satu ruang dialog menjelang Muktamar NU ke-35. Berbagai gagasan yang muncul diharapkan dapat memperkaya pembahasan mengenai kepemimpinan dan masa depan organisasi.

Sumber : https://mozaik.inilah.com/news/muktamar-nu-ke-35-harus-jadi-ajang-adu-gagasan-dan-jaga-ukhuwah

5 Cara Memilih Pisang yang Manis dan Matang Pas, Cek Warna dan Aromanya

5 Cara Memilih Pisang yang Manis dan Matang Pas, Cek Warna dan Aromanya

Liputan6.com, Jakarta – Memahami cara memilih pisang yang manis dan matang pas penting agar buah yang dibeli memiliki rasa enak, tekstur lembut, dan siap disantap. Pisang yang dipilih dengan tepat juga membantu menjaga kualitas serta kandungan nutrisinya tetap optimal.

Banyak orang kesulitan membedakan pisang yang matang sempurna dengan yang masih mentah atau terlalu matang. Kesalahan memilih dapat membuat rasa pisang menjadi hambar, terlalu bertepung, atau cepat lembek dan membusuk setelah dibeli.

Perhatikan warna kulit, bintik cokelat kecil, tekstur yang empuk namun padat, serta aroma manis khas pisang. Kombinasi tanda-tanda ini membantu Anda mendapatkan pisang dengan rasa paling manis dan kematangan yang pas untuk dikonsumsi. Simak ulasan lengkapnya yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (8/8/2026).

1. Perhatikan warna kulit pisang

Warna kulit merupakan petunjuk paling mudah untuk menilai kematangan pisang. Pisang yang matang pas umumnya memiliki warna kuning cerah dan merata di hampir seluruh permukaan kulitnya. Sedikit warna hijau di bagian ujung masih dapat diterima, terutama jika pisang tidak langsung dikonsumsi.

Warna kuning menandakan proses pematangan telah berlangsung baik sehingga pati di dalam buah mulai berubah menjadi gula alami yang membuat rasanya lebih manis. Sebaliknya, pisang yang masih dominan hijau biasanya belum matang dan teksturnya cenderung keras serta rasanya kurang manis.

Hindari pula pisang yang kulitnya sudah dipenuhi bercak hitam besar atau tampak kusam karena kondisi tersebut sering menandakan buah terlalu matang dan lebih cepat membusuk. Memilih pisang dengan warna kuning yang segar dan merata membantu Anda mendapatkan buah dengan rasa manis, tekstur lembut, dan kualitas yang masih baik.

2. Pilih yang memiliki bintik cokelat kecil dan merata

Banyak orang mengira bintik cokelat pada kulit pisang menandakan buah sudah tidak bagus, padahal tidak selalu demikian. Bintik kecokelatan yang kecil dan tersebar merata justru sering menjadi tanda bahwa pisang telah matang secara alami.

Pada tahap ini, sebagian besar pati di dalam buah sudah berubah menjadi gula sederhana sehingga rasa pisang menjadi lebih manis dan aromanya lebih kuat. Pisang dengan bintik kecil biasanya juga memiliki tekstur yang lebih lembut dibandingkan pisang kuning polos. Namun, penting untuk membedakan antara bintik kecil dan bercak hitam besar.

Jika bercaknya besar, menyatu, atau disertai bagian kulit yang lembek, kemungkinan buah sudah terlalu matang dan kualitasnya menurun. Untuk konsumsi langsung, pilih pisang yang berwarna kuning dengan sedikit bintik cokelat kecil karena kombinasi ini umumnya menghasilkan rasa paling manis dan kematangan yang pas.

3. Cek tekstur buah

Selain warna, tekstur menjadi indikator penting dalam memilih pisang yang matang pas. Cara mengeceknya cukup dengan menekan buah secara perlahan menggunakan jari. Pisang yang baik akan terasa empuk, kenyal, dan padat, bukan keras seperti batu dan bukan pula terlalu lembek.

Tekstur yang sedikit lentur menandakan daging buah sudah matang dan siap dimakan. Jika pisang terasa keras, kemungkinan proses pematangannya belum sempurna sehingga rasanya kurang manis dan agak sepat. Sebaliknya, pisang yang terlalu lembek, berair, atau berlendir menandakan buah sudah lewat matang dan mulai mengalami penurunan kualitas.

Tekstur yang tepat juga memengaruhi kenyamanan saat dikonsumsi, terutama untuk dimakan langsung, dibuat jus, atau dijadikan campuran makanan lain. Memilih pisang dengan tekstur empuk namun tetap padat membantu Anda memperoleh buah yang manis, segar, dan tidak cepat rusak setelah dibeli.

4. Cium aromanya

Aroma merupakan tanda alami yang sering terlupakan saat memilih pisang. Pisang yang matang sempurna biasanya mengeluarkan harum manis yang lembut dan khas, terutama di bagian ujung buah atau dekat tangkainya. Aroma ini muncul karena terbentuknya senyawa volatil selama proses pematangan, yang juga berkaitan dengan meningkatnya rasa manis buah.

Saat memilih di pasar atau supermarket, cobalah mencium aromanya secara ringan tanpa perlu menekan buah terlalu keras. Jika pisang hampir tidak beraroma, kemungkinan buah masih belum matang. Sebaliknya, bila baunya sangat menyengat, terlalu tajam, atau tercium aroma asam dan fermentasi, hal itu dapat menjadi tanda pisang sudah terlalu matang atau mulai membusuk.

Aroma yang seimbang biasanya menunjukkan kualitas buah yang baik dan rasa yang lebih enak saat dimakan. Mengandalkan indera penciuman bersama warna dan tekstur akan membuat pilihan pisang menjadi lebih akurat.

5. Sesuaikan dengan waktu konsumsi

Memilih pisang sebaiknya disesuaikan dengan kapan buah tersebut akan dikonsumsi:

  • Jika ingin langsung dimakan hari itu, pilih pisang yang sudah berwarna kuning cerah dengan sedikit bintik cokelat kecil karena rasanya biasanya paling manis dan teksturnya sudah lembut.
  • Untuk konsumsi satu hingga dua hari ke depan, pisang kuning mulus tanpa banyak bercak lebih ideal karena masih memiliki daya simpan yang lebih baik.
  • Sementara itu, jika Anda berencana menyimpannya selama beberapa hari, pilih pisang yang masih memiliki sedikit warna hijau di ujung atau sepanjang tangkainya. Pisang jenis ini akan terus matang secara alami pada suhu ruangan.

Hindari menyimpan pisang mentah di lemari es karena proses pematangannya bisa terganggu. Dengan menyesuaikan tingkat kematangan dengan rencana konsumsi, Anda dapat menikmati pisang pada kondisi terbaiknya sekaligus mengurangi risiko buah cepat lembek atau terbuang sia-sia.

Pertanyaan Seputar Memilih Pisang Manis dan Matang Pas

Bagaimana cara mengetahui pisang sudah matang sempurna?

Pisang matang sempurna ditandai dengan kulit berwarna kuning cerah, terkadang dengan sedikit bercak cokelat atau semburat hijau di ujungnya. Teksturnya akan terasa empuk saat ditekan, dan mengeluarkan aroma manis yang khas. Kulitnya juga akan lebih mudah dikupas.

Apa arti bintik cokelat pada kulit pisang?

Bintik kecoklatan kecil dan merata pada kulit pisang menunjukkan bahwa buah tersebut matang secara alami dari pohonnya dan rasanya cenderung lebih manis. Namun, hindari pisang dengan bintik hitam besar karena bisa menandakan buah sudah terlalu matang atau berpotensi cepat busuk.

Bagaimana tekstur dan aroma pisang yang matang?

Pisang yang matang sempurna akan terasa empuk dan lembut saat ditekan perlahan, serta memiliki tekstur halus dan tampak bersinar. Dari segi aroma, pisang matang umumnya mengeluarkan aroma manis dan khas yang harum lembut.

Bagaimana cara memilih pisang berdasarkan rencana konsumsi?

Untuk langsung dimakan, pilih pisang kuning dengan atau tanpa bercak cokelat. Jika ingin dikonsumsi dalam satu hingga dua hari, pisang kuning mulus tanpa banyak bercak adalah pilihan tepat. Bagi yang berencana mengonsumsi pisang beberapa hari ke depan, disarankan memilih pisang yang masih memiliki warna hijau di ujung-ujungnya.

Sumber : https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8265051/cara-memilih-pisang-yang-manis-dan-matang-pas

Indomaret Volleyball Tournament 2026 Dongkrak Pembinaan Atlet Probolinggo

Indomaret Volleyball Tournament 2026 Dongkrak Pembinaan Atlet Probolinggo

Probolinggo, MCI News – Pemerintah Kota Probolinggo mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan Indomaret Volleyball Tournament 2026 Se-Probolinggo Raya yang resmi berakhir di GOR Mastrip, Kota Probolinggo, Sabtu (01/08/2026) seperti yang di kutip di website kominfo.jatimprov.go.id. Turnamen yang didukung AQUA tersebut dinilai menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan organisasi olahraga dalam membina atlet muda sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Sekretaris Daerah Kota Probolinggo, Budiono Wirawan, mengatakan penyelenggaraan kompetisi selama sepekan memberikan manfaat yang tidak hanya dirasakan oleh dunia olahraga, tetapi juga masyarakat dan pelaku usaha di sekitar lokasi pertandingan.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan PBVSI, kita bisa menyelenggarakan kegiatan yang luar biasa. Animonya sangat besar dan mudah-mudahan dari sini lahir bibit-bibit atlet yang menjadi masa depan cerah bagi bola voli Kota Probolinggo,” ujar Budiono usai menutup turnamen.

Menurutnya, ribuan suporter yang memadati GOR Mastrip selama pertandingan menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga bola voli. Kehadiran penonton juga memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi, mulai dari pelaku UMKM, pedagang kuliner, hingga jasa di sekitar arena pertandingan.

Budiono berharap sinergi antara Pemerintah Kota Probolinggo, Indomaret, PBVSI, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus berlanjut sehingga turnamen tersebut berkembang menjadi agenda olahraga tahunan yang semakin berkualitas.

Sementara itu, Manajer Akademi Bola Voli Indomaret (ABVI), Sutono, mengapresiasi tingginya dukungan masyarakat yang tetap konsisten selama empat kali penyelenggaraan turnamen di Kota Probolinggo.

“Melihat antusiasme masyarakat Kota Probolinggo yang sudah empat kali berturut-turut tetap luar biasa dan penyelenggaraannya selalu sukses, tidak menutup kemungkinan turnamen ini akan kembali kami selenggarakan di Kota Probolinggo tahun depan,” katanya.

Ia menambahkan, Indomaret juga membuka peluang menghadirkan Akademi Bola Voli Indomaret (ABVI) di Kota Probolinggo apabila didukung sarana dan prasarana yang memadai. Kehadiran akademi diharapkan semakin memperkuat pembinaan atlet muda agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Pada laga final, SMAN 2 Probolinggo meraih gelar juara kategori putra setelah mengalahkan SMA SAQA dengan skor 3-1. Sementara SMAN 4 Probolinggo menjadi juara kategori putri usai menundukkan SMAN 2 Probolinggo dengan skor 3-0. Kedua sekolah tersebut berhasil mempertahankan dominasinya dengan meraih gelar juara empat kali berturut-turut sejak turnamen pertama digelar pada 2023.

Setelah seri Probolinggo Raya, Indomaret Volleyball Tournament 2026 akan berlanjut di Tulungagung pada 19 hingga 26 Agustus 2026. Para juara dari masing-masing seri akan bertemu dalam Mini Tournament di GOR Akademi Bola Voli Indomaret (ABVI) Sidoarjo.

Sumber : https://mcinews.id/2026/08/02/indomaret-volleyball-tournament-2026-dongkrak-pembinaan-atlet-probolinggo/

Mengapa Indonesia Targetkan Nol Kematian DBD di 2030? Ini Kuncinya

Mengapa Indonesia Targetkan Nol Kematian DBD di 2030? Ini Kuncinya

Ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi tantangan kesehatan serius di Indonesia.

Guna menekan angka kasus dan membangun budaya pencegahan sejak usia dini, Enesis Group melalui jenama lotion antinyamuk Soffell kembali menggelar rangkaian peringatan ASEAN Dengue Day 2026.

Mengusung tema “Indonesia Pionir Gerakan Bebas Dengue di ASEAN”, kegiatan edukasi kesehatan ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung target nasional Indonesia Zero Dengue Death atau Nol Kematian akibat Dengue pada tahun 2030.

Rangkaian acara ini diawali dengan roadshow edukasi ke sejumlah sekolah dasar di Jakarta, yakni SDN 03 & 05 Tanah Tinggi, SDN 20 Utan Kayu Selatan, dan SDN 02 Mampang Prapatan.

Dalam kegiatan interaktif tersebut, para siswa diajarkan pentingnya menerapkan Gerakan 3M+ (Menguras, Menutup, Mendaur Ulang) serta membiasakan perlindungan diri dari gigitan nyamuk sebagai langkah pencegahan utama.

Sinergi Lintas Sektor dan Uji Ampuh Bersama Ririn Ekawati

Puncak peringatan ASEAN Dengue Day 2026 diselenggarakan di Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia, Jakarta. Acara ini terselenggara berkat kolaborasi strategis dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Direktorat Penyakit Menular Kemenkes RI yang diwakili oleh Dr. Agus Handito menegaskan bahwa penanggulangan DBD tidak bisa hanya dibebankan pada sektor kesehatan semata.

“Dibutuhkan keterlibatan aktif pemerintah daerah, dunia pendidikan, sektor komunikasi publik, organisasi profesi, akademisi, masyarakat sipil, dan seluruh mitra pembangunan. Pendekatan kolaboratif berbasis bukti harus menjadi landasan dalam setiap implementasi program menuju target Indonesia Zero Kematian Akibat Dengue pada tahun 2030,” urai Dr. Agus.

Salah satu momen yang paling menarik perhatian dalam acara puncak tersebut adalah demonstrasi uji ampuh (efficacy test) perlindungan antinyamuk. Uji coba ini dilakukan langsung oleh figur publik Ririn Ekawati bersama putrinya, Abigail Cattleya Putri.

Setelah mengoleskan lotion Soffell, Ririn dan Abigail dengan percaya diri memasukkan tangan mereka ke dalam kotak kaca berisi nyamuk. Hasilnya, tidak ada satu pun nyamuk yang menggigit keduanya selama demonstrasi berlangsung. Momen ini sukses memberikan visualisasi edukatif yang kuat kepada masyarakat tentang pentingnya proteksi diri atau personal care sehari-hari.

Harapan Pionir Bebas Dengue di Asia Tenggara

Selain demonstrasi, acara turut dimeriahkan dengan talkshow interaktif di mana Ririn membagikan pengalamannya sebagai seorang ibu dalam menanamkan kesadaran pencegahan DBD kepada anak-anaknya di rumah.

Head of Human Resources, Services and Public Relations Enesis Group, RM Ardiantara, berharap kampanye ini dapat membawa dampak jangka panjang yang signifikan, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di kawasan regional.

“Kami berharap Gerakan 3M+ tidak hanya menjadi jargon, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan di sekolah, di rumah, dan di lingkungan masyarakat. Sebagai perusahaan Indonesia yang juga hadir di sejumlah negara ASEAN, kami berharap semangat Gerakan Bebas Dengue yang dimulai dari Indonesia ini dapat menginspirasi lahirnya inisiatif serupa di negara-negara tetangga,” pungkas Ardiantara.

Sumber : https://www.inilah.com/mengapa-indonesia-targetkan-nol-kematian-dbd-di-2030-ini-kuncinya

Tim SAR Gabungan Evakuasi Penyintas KMP Mutiara Sentosa II di Surabaya

Tim SAR Gabungan Evakuasi Penyintas KMP Mutiara Sentosa II di Surabaya

Surabaya, MCI News – Tim SAR gabungan terus melaksanakan evakuasi penyintas insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (03/08/2026). Proses evakuasi dilakukan secara bertahap terhadap korban selamat maupun korban meninggal dunia, sementara operasi pencarian di lokasi kejadian tetap dilanjutkan.

Evakuasi pertama berlangsung sekitar pukul 05.00 WIB saat Kapal Selaras Mas sandar di Pelabuhan Tanjung Perak dengan membawa 13 penumpang dalam kondisi selamat. Seluruh penyintas kemudian diarahkan ke kawasan Gapura Surya Nusantara untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan pendataan identitas.

Tidak lama kemudian, lima dari sembilan orang yang sebelumnya dievakuasi KN SAR 249 Permadi melalui Pelabuhan Kalianget tiba di Surabaya. Bersama mereka, seorang penyintas yang lebih dahulu ditemukan oleh nelayan juga dibawa ke Tanjung Perak. Seluruh korban kembali menjalani pemeriksaan medis serta verifikasi identitas.

Gelombang evakuasi berikutnya berlangsung pukul 06.43 WIB ketika Kapal Mutiara Ferindo 1 bersandar dengan membawa delapan korban selamat dan satu korban meninggal dunia. Para penyintas langsung menjalani pemeriksaan kesehatan di Gapura Surya Nusantara, sedangkan jenazah dievakuasi menuju RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya untuk proses identifikasi.

Selanjutnya, pada pukul 08.40 WIB, KRI Nala-363 milik TNI Angkatan Laut sandar di Dermaga Koarmada II dengan membawa 30 korban selamat dan dua korban meninggal dunia. Korban selamat kembali mendapatkan layanan kesehatan dan pendataan, sementara dua jenazah diberangkatkan ke RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso.

Di tengah proses evakuasi tersebut, operasi pencarian terhadap korban yang belum ditemukan terus dilakukan di lokasi kejadian. Search Mission Coordinator (SMC) Nanang Sigit P.H. mengatakan KN SAR 249 Permadi kembali diberangkatkan dari Pelabuhan Kalianget menuju area pencarian.

“KN SAR 249 Permadi kembali bertolak dari Pelabuhan Kalianget pada pukul 08.15 WIB menuju lokasi kejadian untuk melanjutkan pencarian sesuai rencana operasi SAR,” kata Nanang Sigit P.H.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain KP Manyar 5003, KRI Bung Hatta-370, KNP Grantin P.211, serta helikopter Ditpolairud Polda Jawa Timur. Seluruh personel melakukan penyisiran di sejumlah titik untuk mencari kemungkinan adanya korban yang masih belum ditemukan.

Hingga Senin pagi, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 234 orang penumpang dan awak kapal KMP Mutiara Sentosa II. Dari jumlah tersebut, sebanyak 229 orang ditemukan selamat, sedangkan lima orang dinyatakan meninggal dunia.

Operasi SAR melibatkan Kantor SAR Kelas A Surabaya bersama Koarmada II TNI AL, KSOP Utama Tanjung Perak, VTS Surabaya, SROP Surabaya, KSOP Kalianget, SROP Kalianget, Polda Jawa Timur, Polres Sumenep, Satpolairud Sumenep, Pelindo, BMKG, BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Sumenep, BPBD Kota Surabaya, Dinas Perhubungan, Satpol PP Sumenep, Rumah Zakat, serta sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Sumber : https://mcinews.id/2026/08/03/tim-sar-gabungan-evakuasi-penyintas-kmp-mutiara-sentosa-ii-di-surabaya/

Hukum Tindik dalam Islam bagi Perempuan dan Laki-Laki, Aturan, Batasan, hingga Dalilnya

Hukum Tindik dalam Islam bagi Perempuan dan Laki-Laki, Aturan, Batasan, hingga Dalilnya

Memakai tindik mungkin sudah menjadi hal yang biasa bagi banyak orang, terutama sebagai tempat untuk mengenakan anting.

Namun, bagi umat Islam, masih banyak yang bertanya-tanya apakah tindik diperbolehkan dalam ajaran Islam.

Dalam hal ini, Islam memiliki aturan tersendiri mengenai penggunaan tindik.

Hukumnya pun bisa berbeda-beda tergantung pada siapa yang memakainya, letak tindiknya, dan tujuan penggunaannya.

Hukum Tindik dalam Islam berdasarkan Jenis Kelamin

Hukum Tindik bagi Perempuan

Mayoritas ulama dari empat mazhab, yaitu Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali, sepakat bahwa hukum menindik telinga sewajarnya bagi perempuan adalah mubah atau diperbolehkan.

Kebolehan ini didasarkan pada kebiasaan para wanita sejak masa Nabi Muhammad SAW yang mengenakan anting sebagai perhiasan.

Bahkan, sebagian ulama berpendapat bahwa hukum tersebut bisa berubah menjadi wajib jika seorang suami secara khusus memerintahkan istrinya untuk berhias demi menyenangkan suaminya.

Dasar kebolehan ini terdapat dalam hadis riwayat Bukhari:

“Dari Ibnu Abbas ra. sesungguhnya Nabi SAW melaksanakan salat Id dua rakaat dan tidak melakukan salat lagi, baik sebelum atau sesudahnya.

Kemudian, beliau disertai Bilal ra. mendatangi jemaah wanita, lalu memerintahkan mereka untuk bersedekah. Kemudian, para wanita tersebut melemparkan anting-anting mereka.” (HR. Bukhari)

Hukum Tindik bagi Laki-Laki

Berbeda dengan perempuan, mayoritas ulama sepakat bahwa hukum tindik bagi laki-laki adalah haram.

Alasan utamanya adalah karena tindik dianggap sebagai bentuk tasyabbuh, yaitu perilaku menyerupai perempuan.

Dalam tradisi Islam, tindik identik dengan perhiasan yang dikenakan oleh wanita.

Maka dari itu, larangan tersebut bertujuan untuk menjaga perbedaan identitas antara laki-laki dan perempuan.

Hukum Tindik bagi Perempuan berdasarkan Letaknya

Meski diperbolehkan bagi perempuan, prosedur tindik tetap perlu diperhatikan agar tidak menyalahi aturan agama.

Pasalnya, Islam juga menegaskan bahwa hukum tindik bagi perempuan bisa berubah berdasarkan letaknya.

Berikut adalah penjelasan selengkapnya:

1. Hukum Tindik Telinga

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, menindik telinga bagi perempuan berstatus hukum mubah atau boleh dalam Islam.

Bahkan, dalam hadis sahih Al-Bukhari juga terdapat riwayat yang menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah meminta Aisyah untuk meniru Ummu Zar yang menindik telinganya dan mengenakan anting.

2. Hukum Tindik Telinga Lebih dari Satu

Sebagian ulama berpendapat bahwa menindik telinga lebih dari satu lubang diperbolehkan bagi perempuan.

Alasannya, Syekh Kifah Mustapha menjelaskan bahwa tidak ada dalil yang secara khusus melarang praktik tersebut.

3. Hukum Tindik Hidung dan Bagian Tubuh Lain

Berbeda dengan tindik telinga, hukum menindik bagian tubuh lain seperti hidung, bibir, alis, pusar, atau lidah masih menjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama.

Sebagian ulama berpendapat bahwa tindik di luar telinga tidak diperbolehkan.

Menurut Ibnu Hajar Al-Haytami, tindik hidung tidak memiliki dasar kebutuhan ataupun kebiasaan yang diakui sebagaimana tindik telinga.

Di sisi lain, beberapa ulama membolehkan tindik hidung jika sudah menjadi adat atau kebiasaan perempuan muslimah di suatu daerahm salah satunya Imam Ibnu Abidin.

Meski begitu, pendapat mayoritas ulama tetap lebih cenderung mengharamkan tindik pada bagian tubuh selain telinga.

Syarat dan Batasan Syariat dalam Menggunakan Tindik

Bagi perempuan yang diperbolehkan memakai tindik, ada beberapa batasan syariat yang penting untuk diperhatikan, yaitu:

A. Tidak Bertujuan untuk Tabarruj

Tindik harus digunakan sebagai perhiasan yang wajar, bukan untuk tabarruj, yaitu menarik perhatian secara berlebihan atau bahkan menggoda syahwat orang lain.

Hukum tabarruj sendiri telah disebutkan dalam Alquran surat Al-Ahzab ayat 33:

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ ۖ وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ ۚ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا

Latin: Wa qarna fee bu yoo tikunna wa laa tabarrajna tabarrujal Jaahiliyyatil oolaa wa aqimnas Salaata w aaateenaz Zakaata wa ati’nal laaha wa Rasoolah; 

innamaa yureedul laahu liyuzhiba ‘ankumur rijsa Ahlal Bayti wa yutahhirakum tatheeraa

Artinya: “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan (bertingkah laku) seperti orang-orang jahiliah dahulu, dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya.

Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai ahlulbait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.”

B. Tetap Menjaga Aurat

Anting atau perhiasan yang dipakai tidak boleh sengaja diperlihatkan kepada laki-laki yang bukan mahram.

Perhiasan tersebut cuma boleh ditunjukkan kepada suami dan mahram.

C. Tidak Membahayakan Diri Sendiri

Pada dasarnya, Islam menjunjung prinsip la dharar wa la dhirar, yaitu tidak boleh menimbulkan bahaya bagi diri sendiri maupun orang lain.

Karena itu, tindik tidak boleh dilakukan dengan cara yang merusak tubuh, menyebabkan infeksi serius, atau menimbulkan risiko kesehatan.

Sumber : https://mozaik.inilah.com/dakwah/hukum-tindik-dalam-islam-bagi-perempuan-dan-laki-laki-aturan-batasan-hingga-dalilnya

S&P: Industri Manufaktur Indonesia Kembali Ekspansi di Juli 2026

S&P: Industri Manufaktur Indonesia Kembali Ekspansi di Juli 2026

Liputan6.com, Jakarta – Aktivitas manufaktur Indonesia kembali menunjukkan perbaikan pada awal kuartal III 2026. Hal itu tercermin dari Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang dirilis S&P Global, dengan indeks naik menjadi 50,2 pada Juli 2026, setelah sebelumnya berada di level 46,9 pada Juni.

Kenaikan tersebut menandai sektor manufaktur kembali memasuki zona ekspansi setelah sempat mengalami kontraksi pada bulan sebelumnya. Indeks di atas level 50 menunjukkan aktivitas bisnis mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.

Ekonom S&P Global Market Intelligence, Usamah Bhatti, mengatakan, data survei Juli menunjukkan volume produksi sektor manufaktur Indonesia kembali meningkat. Hal ini sebagian didorong oleh stabilnya penerimaan pesanan baru.

“Berdasarkan laporan para responden, perusahaan mulai melihat adanya peningkatan kepercayaan pelanggan. Namun, pemulihan yang lebih kuat masih tertahan oleh dampak berlanjutnya kenaikan harga,” kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (3/8/2026).

Menurut survei tersebut, perbaikan aktivitas manufaktur didorong oleh mulai pulihnya produksi serta stabilnya pesanan baru setelah sempat mengalami penurunan tajam pada Juni. Sejumlah pelaku industri juga melaporkan meningkatnya kepercayaan pelanggan yang membantu mendorong permintaan.

Meski demikian, pemulihan belum berlangsung sepenuhnya. Kenaikan harga bahan baku masih menjadi tantangan utama yang membatasi laju pertumbuhan sektor manufaktur Indonesia.

Optimisme Pelaku Industri

Laporan S&P Global juga menunjukkan perusahaan mulai meningkatkan jumlah tenaga kerja setelah empat bulan melakukan pengurangan karyawan. Di sisi lain, tekanan terhadap kapasitas produksi mulai meningkat seiring bertambahnya pesanan yang harus diselesaikan.

Selain itu, tingkat optimisme pelaku industri terhadap prospek bisnis dalam 12 bulan ke depan menjadi yang tertinggi dalam enam bulan terakhir. Harapan tersebut didorong oleh ekspektasi meningkatnya penjualan dan membaiknya kepercayaan pelanggan.

Usamah Bhatti menambahkan, “Kondisi tersebut turut mendorong meningkatnya optimisme terhadap prospek usaha dalam satu tahun ke depan. Tingkat kepercayaan perusahaan menjadi yang tertinggi dalam enam bulan terakhir, didukung harapan bahwa pertumbuhan penjualan dan kepercayaan pelanggan akan terus menguat.”

Meski indikator utama menunjukkan perbaikan, S&P Global mengingatkan bahwa tekanan biaya akibat mahalnya bahan baku serta lemahnya permintaan ekspor masih menjadi tantangan yang perlu diwaspadai dalam beberapa bulan mendatang.

Sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/8260773/sampp-industri-manufaktur-indonesia-kembali-ekspansi-di-juli-2026

Apakah Cacar Ular Menular? Begini Penjelasannya

Apakah Cacar Ular Menular? Begini Penjelasannya

Jakarta, CNN Indonesia — Herpes zoster sering juga disebut sebagai cacar api atau cacar ular. Lantas, apakah cacar ular menular?

Cacar ular merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Varicella-zoster (VZV), yang juga menjadi penyebab cacar air. Pasalnya, setelah seseorang terkena cacar air, virus tersebut tetap hidup dalam tubuh tetapi tidak aktif.

Virus dapat aktif kembali atau disebut herpes zoster jika sistem kekebalan tubuh menurun atau terjadi kontak langsung dengan pasien cacar api.

Adapun, penyakit yang memiliki masa inkubasi virus kurang lebih 10-21 hari ini biasanya terjadi pada orang dewasa.

Apakah cacar ular menular?

Cacar ular terdengar menakutkan. Seringkali, kita pun mempertanyakan apakah cacar ular menular?

Mengutip Healthline, cacar ular memang menular, tetapi jika bersentuhan langsung dengan lepuhan atau ruam herpes zoster yang aktif. Virus ini tidak dapat ditularkan melalui air liur atau sekresi hidung, kecuali dalam kasus yang jarang terjadi.

Namun, seseorang yang belum pernah menderita cacar air atau mendapatkan vaksin harus berhati-hati karena dapat tertular virus ini. Biasanya, penularan dapat terjadi melalui kontak langsung dengan cairan lepuh ruam herpes zoster, dikutip CDC.

Peluang seseorang terkena cacar ular jika terpapar virus meningkat seiring bertambahnya usia. Sekitar setengah dari semua kasus, cacar ular terjadi setelah usia 60 tahun dan risikonya meningkat secara signifikan dari usia 70 tahun ke atas.

Adapun, kondisi lain yang menyebabkan seseorang terkena cacar ular adalah:

– memiliki kondisi kesehatan yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh,
– sedang mengonsumsi obat-obatan yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh,
– terlalu banyak terpapar sinar matahari.

Cara menghindari penyebaran cacar ular

Berikut ini salah satu tips untuk penderita cacar ular supaya membantu mengurangi penyebaran virus:

1. Jaga ruam cacar tetap bersih dan tertutup. Hal tersebut dapat membantu mencegah orang lain secara tidak sengaja bersentuhan dengan lepuhan cacar.

2. Cuci tangan sesering mungkin. Kebersihan tangan dan berusaha untuk tidak menyentuh lepuhan sangat penting.

3. Jangan berada dekat ibu hamil. Virus cacar ular dapat menyebabkan risiko kesehatan serius bagi ibu hamil dan bayi mereka.

4. Hindari orang lain yang berisiko seperti bayi prematur, bayi dengan berat badan lahir rendah, dan anak-anak yang belum pernah terkena cacar air atau belum menerima vaksin.

Selain itu, seseorang dengan cacar ular juga perlu menghindari berada di dekat orang dengan kekebalan tubuh lemah.

Meskipun cacar ular dapat sembuh sendiri dengan, Anda mungkin perlu memeriksakan ke dokter jika mengalami gejala lainnya.

Demikian penjelasan tentang apakah cacar ular menular yang bisa Anda cermati.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260727200507-255-1385489/apakah-cacar-ular-menular-begini-penjelasannya

Mengenal Kimi K3 dari Moonshot yang Guncang Industri AI

Mengenal Kimi K3 dari Moonshot yang Guncang Industri AI

Jakarta, CNN Indonesia — Industri kecerdasan buatan (AI) kembali diguncang kehadiran model asal China. Setelah DeepSeek mengejutkan dunia pada awal 2025, kini giliran Kimi K3 buatan startup Moonshot AI yang mencuri perhatian.

Antusiasme terhadap Kimi K3 bahkan membuat Moonshot menghentikan sementara langganan baru hanya dua hari setelah peluncuran karena kapasitas komputasinya kewalahan menghadapi permintaan.

Kimi K3 menarik perhatian karena diklaim mampu menyamai, bahkan dalam sejumlah pengujian melampaui, model AI canggih asal Amerika Serikat (AS) seperti versi terbaru GPT milik OpenAI dan Claude buatan Anthropic.

Kehadiran Kimi K3 yang juga bisa digunakan secara gratis semakin memanaskan persaingan AI antara AS dan China.

Washington selama beberapa tahun terakhir memperketat pembatasan ekspor teknologi ke China untuk memperlambat perkembangan AI dan cip yang berpotensi digunakan dalam sektor militer.

Setelah Kimi K3 dirilis, pejabat AS dan Anthropic kembali menuduh Moonshot menggunakan teknik distillation terhadap model Amerika.

Teknik tersebut memungkinkan suatu model AI dilatih menggunakan keluaran dari model lain. Moonshot membantah tuduhan itu.

Kemampuan Kimi K3 juga kembali memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pembatasan teknologi AS. Model tersebut menantang anggapan bahwa pengembangan AI terdepan selalu membutuhkan investasi pusat data dan cip canggih dalam jumlah besar.

Berbeda dari sebagian besar model milik perusahaan AS yang bersifat tertutup, Kimi K3 dirilis sebagai model berbobot terbuka atau open weight.

Pengembang dapat mengunduh, memodifikasi, dan menjalankan model itu melalui server mereka sendiri secara gratis. Pendekatan tersebut dinilai mempermudah adopsi Kimi K3 di pasar global.

Analis senior Morningstar Chelsey Tam mengatakan banyak organisasi memilih model terbuka karena dapat dijalankan secara mandiri dan memberi kendali lebih besar terhadap data sensitif.

“Berbagai organisasi menghargai kemampuan untuk menjalankan model terbuka secara mandiri sehingga mereka dapat mempertahankan kendali atas bobot model dan data sensitif, alih-alih hanya bergantung pada penyedia model tertutup,” katanya, dikutip dari CNN, Jumat (31/7).

Siapa pembuat Kimi K3?

Moonshot AI didirikan tiga tahun lalu oleh Yang Zhilin, insinyur perangkat lunak asal Shantou, China.

Yang menempuh pendidikan di Tsinghua University sebelum melanjutkan studi doktoral ilmu komputer di Carnegie Mellon University.

Ia mendirikan Moonshot ketika berusia 32 tahun dan menjadi salah satu pengusaha AI termuda di China.

Nama Moonshot terinspirasi dari album favorit Yang, The Dark Side of the Moon milik Pink Floyd. Ia berharap perusahaannya dapat menciptakan sesuatu yang bernilai besar, tetapi sangat sulit dilakukan, seperti mendarat di Bulan.

Moonshot mulai dikenal setelah merilis model Kimi pertama pada 2023. Pada tahun yang sama, perusahaan mengumpulkan hampir US$300 juta dari dua putaran pendanaan pertamanya.

Bukan sekadar DeepSeek kedua

Kemunculan Kimi K3 mengingatkan pada momen DeepSeek-R1 yang mengguncang industri AI global.

Namun, analis Morningstar Ivan Su mengatakan keunggulan biaya Kimi K3 terhadap model terdepan AS tidak sebesar selisih biaya DeepSeek saat pertama kali muncul.

Meski demikian, Kimi K3 menunjukkan perusahaan China terus memperkecil kesenjangan dengan model AS.

Pendiri buletin Hello China Tech Poe Zhao menilai DeepSeek kini terlihat bukan sebagai kejutan tunggal, melainkan awal dari sebuah pola.

“DeepSeek adalah kejutan. K3 menjadi bukti bahwa kemajuan China semakin dapat diulang,” ujarnya.

Analis Counterpoint Research Wei Sun memperkirakan jarak kemampuan umum model China dan AS kini menyempit menjadi sekitar tiga hingga enam bulan, meski berbeda-beda tergantung tugasnya.

Namun, sejumlah analis masih meragukan apakah kemampuan Kimi K3 benar-benar setara dengan model terdepan AS dalam penggunaan nyata.

Di sisi lain, analis Morningstar Malik Ahmed Khan mengatakan hasil pengujian Kimi K3 belum tentu mencerminkan performa di dunia nyata karena pengembang model terbuka sebelumnya diketahui mengoptimalkan perangkat lunaknya untuk memperoleh nilai tinggi dalam sejumlah benchmark.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260731153534-192-1387143/mengenal-kimi-k3-dari-moonshot-yang-guncang-industri-ai