Jangan Sering Bersumpah Saat Jual Beli, Keuntungan Bisa Hilang Berkah

Jangan Sering Bersumpah Saat Jual Beli, Keuntungan Bisa Hilang Berkah

Banyak pedagang mengira bahwa semakin pandai meyakinkan pembeli, semakin besar pula keuntungan yang akan diperoleh. Bahkan, tidak sedikit yang menjadikan sumpah sebagai senjata agar dagangannya cepat laku. Padahal, Rasulullah ﷺ mengingatkan bahwa sumpah memang bisa melariskan barang, tetapi juga dapat menghapus keberkahan hasil usaha. Lalu, bagaimana seharusnya seorang muslim berdagang?

Imam Nawawi rahimahullah membawa bahasan dałam kitab larangan dari Riyadhush Sholihin

318. Bab: Makruh Bersumpah Saat Berjual Beli, Meskipun Jujur

1/1720 — Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:

«الْحَلِفُ مَنْفَقَةٌ لِلسِّلْعَةِ، مَمْحَقَةٌ لِلْكَسْبِ»

“Sumpah memang dapat melariskan barang dagangan, tetapi menghilangkan keberkahan hasil usahanya.” (Muttafaq ‘alaih)

2/1721 — Dari Abu Qatadah radhiyallahu ‘anhu, bahwa ia mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:

«إِيَّاكُمْ وَكَثْرَةَ الْحَلِفِ فِي الْبَيْعِ، فَإِنَّهُ يُنَفِّقُ ثُمَّ يَمْحَقُ»

“Jauhilah kebiasaan banyak bersumpah dalam jual beli. Sebab, sumpah itu memang dapat melariskan barang, tetapi kemudian menghapus keberkahannya.” (HR. Muslim)

Kosakata Hadits

مَنْفَقَةٌ لِلسِّلْعَةِ: menjadi sebab barang dagangan cepat laku.

مَمْحَقَةٌ لِلْكَسْبِ: menjadi sebab hilangnya keberkahan hasil usaha.

Faedah Hadits

  1. Makruh bersumpah ketika melakukan jual beli, meskipun orang yang bersumpah berkata jujur. Seorang pedagang hendaknya membiasakan kejujuran tanpa perlu menguatkannya dengan sumpah.
  2. Tolok ukur keberhasilan dalam berdagang bukanlah banyaknya transaksi atau besarnya keuntungan semata, tetapi keberkahan yang Allah berikan pada rezeki tersebut. Rezeki yang sedikit namun penuh berkah jauh lebih baik daripada keuntungan besar yang kehilangan keberkahan.
  3. Hadits ini mengajarkan etika bisnis Islam, yaitu membangun kepercayaan dengan kejujuran, amanah, dan akhlak yang baik, bukan dengan sering mengucapkan sumpah untuk meyakinkan pembeli. Rezeki yang diberkahi akan membawa ketenangan, manfaat, dan kebaikan bagi pemiliknya di dunia maupun di akhirat.

Pada akhirnya, yang kita cari dalam setiap transaksi bukanlah sekadar barang cepat laku atau keuntungan yang besar, melainkan keberkahan dari Allah. Karena itu, marilah kita senantiasa memohon kepada-Nya agar diberi kecukupan melalui jalan yang halal. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan doa yang sangat indah untuk tujuan tersebut, yaitu:

اللَّهُمَّ اكْفِني بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

“Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi, no. 3563; Ahmad, 1:153; dan Al-Hakim, 1:538. Hadits ini dinilai hasan menurut At-Tirmidzi. Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilaliy menyetujui hasannya hadits ini sebagaimana dalam Bahjah An-Nazhirin Syarh Riyadh Ash-Shalihin, 2:509-510).

Ingatlah rezeki yang halal walau sedikit itu pasti lebih berkah. Abul ‘Abbas Ahmad bin ‘Abdul Halim bin Taimiyyah Al-Harrani (661-728 H) rahimahullah pernah berkata,

وَالْقَلِيلُ مِنْ الْحَلَالِ يُبَارَكُ فِيهِ وَالْحَرَامُ الْكَثِيرُ يَذْهَبُ وَيَمْحَقُهُ اللَّهُ تَعَالَى

“Sedikit dari yang halal itu lebih bawa berkah di dalamnya. Sedangkan yang haram yang jumlahnya banyak hanya cepat hilang dan Allah akan menghancurkannya.” (Majmu’ah Al-Fatawa, 28:646)

Sumber : https://rumaysho.com/42533-jangan-sering-bersumpah-saat-jual-beli-keuntungan-bisa-hilang-berkah.html

Bukan Hujan Lebat, Angin Kencang Mengintai Kediri dan Nganjuk Dua Hari, Begini Prediksi BMKG

Bukan Hujan Lebat, Angin Kencang Mengintai Kediri dan Nganjuk Dua Hari, Begini Prediksi BMKG

KEDIRI, JP Radar Kediri – Warga Kediri Raya diminta lebih waspada terhadap kondisi cuaca dalam dua hari ke depan.

Bukan hujan lebat yang menjadi perhatian, melainkan potensi angin kencang yang diprakirakan melanda Kabupaten Kediri, Kota Kediri, dan Nganjuk pada 27–28 Agustus.

Peringatan dini tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri melalui informasi peringatan dini cuaca tiga harian.

Dalam prakiraan untuk Kamis (27/8) dan Jumat (28/8), potensi angin kencang tercantum pada wilayah Kabupaten Kediri, Kota Kediri, dan Nganjuk.

Menariknya, pada dua hari tersebut BMKG tidak mencantumkan potensi hujan dengan kategori waspada, siaga, maupun awas.

 Potensi hujan sedang hingga lebat tercatat nihil, begitu pula hujan lebat hingga sangat lebat serta hujan sangat lebat hingga ekstrem.

Potensi hujan petir juga tercatat nihil. Kondisi tersebut membuat angin kencang menjadi satu-satunya peringatan cuaca yang ditampilkan dalam informasi BMKG Dhoho Kediri untuk wilayah tersebut.

Meski tidak disertai peringatan hujan ekstrem, masyarakat tetap diminta berhati-hati.

Angin kencang berpotensi meningkatkan risiko dahan atau pohon tumbang, terutama di kawasan yang banyak terdapat pepohonan serta bangunan dengan struktur yang kurang kokoh.

Pengendara sepeda motor juga perlu meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di jalan yang terbuka.

Hembusan angin yang kuat dapat mengganggu keseimbangan kendaraan, terlebih bagi pengendara yang membawa barang atau menggunakan kendaraan dengan muatan tinggi.

BMKG Dhoho Kediri mengeluarkan peringatan tersebut sebagai bagian dari pemantauan kondisi atmosfer di wilayah Kediri dan sekitarnya.

Masyarakat diimbau terus mengikuti pembaruan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah dalam waktu singkat.

Selain Kabupaten dan Kota Kediri, wilayah Nganjuk juga masuk dalam daerah yang perlu mewaspadai potensi angin kencang.

Karena itu, warga yang beraktivitas di luar ruangan pada Kamis hingga Jumat mendatang diharapkan memperhatikan perkembangan cuaca sebelum bepergian.

Sumber : https://radarkediri.jawapos.com/kediri-raya/2608270015/bukan-hujan-lebat-angin-kencang-mengintai-kediri-dan-nganjuk-dua-hari-begini-prediksi-bmkg

Calon Pengantin Wajib Tahu, Ini 5 Tes Kesehatan Sebelum Nikah

Calon Pengantin Wajib Tahu, Ini 5 Tes Kesehatan Sebelum Nikah

Liputan6.com, Jakarta – Menjelang pernikahan, pasangan biasanya sibuk mempersiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari tempat acara hingga daftar tamu. Namun, ada satu persiapan yang tidak kalah penting, yaitu tes kesehatan sebelum nikah atau premarital medical check-up (MCU).

Menurut laman EMC dalam tulisan praktisi umum dr. Levica A. Tiranda, MKK, pemeriksaan kesehatan pranikah bukan sekadar formalitas. Pemeriksaan ini merupakan langkah preventif untuk membantu pasangan mengetahui kondisi kesehatan masing-masing sebelum membangun keluarga.

Pemeriksaan tersebut juga dapat membantu mendeteksi penyakit yang mungkin belum menimbulkan gejala, tetapi berpotensi memengaruhi pasangan maupun keturunan, dikutip pada Senin (24/8/2026).

Melalui MCU pranikah, pasangan dapat:

  • Mengetahui kondisi kesehatan satu sama lain.
  • Mendeteksi penyakit lebih awal.
  • Mengurangi risiko penularan penyakit tertentu.
  • Merencanakan kehamilan dengan lebih aman.
  • Mendapatkan edukasi kesehatan yang sesuai.

Jenis pemeriksaan dapat berbeda-beda, tergantung kondisi dan kebutuhan masing-masing pasangan serta rekomendasi dokter. Namun, secara umum, premarital medical check-up dapat meliputi beberapa pemeriksaan berikut.

1. Tes Darah Rutin

Pemeriksaan darah menjadi salah satu bagian dari MCU pranikah. Tes ini dapat membantu melihat kondisi umum tubuh, termasuk kadar hemoglobin, gula darah, serta fungsi hati dan ginjal.

2. Skrining Penyakit Menular

Pasangan juga dapat menjalani pemeriksaan untuk mendeteksi sejumlah penyakit menular, seperti:

  • Hepatitis B
  • Hepatitis C
  • HIV
  • Sifilis

Menurut Levica, deteksi lebih awal penting untuk membantu mencegah penularan kepada pasangan maupun calon bayi di masa mendatang.

3. Pemeriksaan Golongan Darah dan Rhesus

Pemeriksaan selanjutnya adalah mengetahui golongan darah dan rhesus. Rhesus merupakan jenis protein yang terdapat pada permukaan sel darah merah.

Levica melalui laman EMC menjelaskan bahwa perbedaan rhesus tertentu dapat berpengaruh terhadap kehamilan. Karena itu, informasi mengenai rhesus penting diketahui sejak awal.

4. Skrining Penyakit Genetik

Dalam kondisi tertentu, dokter dapat menyarankan pemeriksaan penyakit genetik, seperti talasemia.

Pemeriksaan ini terutama dapat dipertimbangkan jika terdapat riwayat penyakit genetik dalam keluarga.

5. Pemeriksaan Kesehatan Reproduksi

Pemeriksaan kesehatan reproduksi mencakup evaluasi organ reproduksi serta konsultasi mengenai rencana kehamilan.

Jenis pemeriksaan yang dilakukan dapat berbeda pada setiap pasangan, sesuai kondisi kesehatan dan rekomendasi dokter.

Manfaat Jangka Panjang

MCU pranikah tidak hanya bermanfaat bagi pasangan, tetapi juga dapat membantu mempersiapkan kesehatan generasi selanjutnya.

Deteksi dini memungkinkan suatu kondisi kesehatan ditangani lebih cepat dan dikendalikan secara efektif. Pasangan juga dapat merencanakan kehamilan dengan lebih aman.

Misalnya, jika salah satu pasangan mengalami anemia, infeksi, atau kondisi medis tertentu, penanganan dapat dilakukan sebelum pasangan mulai menjalani program kehamilan.

Kapan Sebaiknya Dilakukan?

MCU pranikah idealnya dilakukan beberapa bulan sebelum pernikahan. Dengan demikian, pasangan masih memiliki waktu untuk menjalani pemeriksaan lanjutan atau mendapatkan pengobatan jika ditemukan masalah kesehatan.

Pemeriksaan ini juga tidak seharusnya dipandang sebagai bentuk kecurigaan terhadap pasangan. Sebaliknya, MCU pranikah dapat menjadi bentuk keterbukaan dan tanggung jawab dalam mempersiapkan kehidupan bersama.

Pemeriksaan pranikah pun tidak berarti setiap pasangan harus menjalani seluruh jenis tes. Jenis pemeriksaan dapat disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, riwayat kesehatan, dan rekomendasi dokter.

Pada akhirnya, pernikahan bukan sekadar perayaan satu hari, melainkan perjalanan panjang bersama. Selain kesiapan mental, emosional, dan finansial, kesiapan kesehatan juga menjadi bagian penting yang perlu dipersiapkan sejak sebelum menikah.

Sumber : https://kesehatan.liputan6.com/relationship/read/8276842/calon-pengantin-wajib-tahu-ini-5-tes-kesehatan-sebelum-nikah

Cara Berpikir Ternyata Bisa Memengaruhi Stres dan Kesehatan

Cara Berpikir Ternyata Bisa Memengaruhi Stres dan Kesehatan

Liputan6.com, Jakarta – Cara seseorang memandang suatu masalah dapat memengaruhi bagaimana dia menghadapi stres dan kecemasan. Sikap optimistis serta kebiasaan berpikir positif (positive thinking) menjadi bagian penting dalam pengelolaan stres yang efektif.

Optimisme dan pesimisme juga dapat berkaitan dengan kesehatan serta kesejahteraan seseorang. Namun, positive thinking bukan berarti mengabaikan situasi yang tidak menyenangkan atau berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja.

Melansir Mayo Clinic, Senin (24/8/2026), berpikir positif berarti menghadapi situasi yang tidak menyenangkan dengan cara yang lebih lembut dan produktif. Kebiasaan tersebut sering kali dimulai dari self-talk atau dialog batin, yaitu aliran pikiran yang muncul dalam diri seseorang.

Pikiran otomatis dapat bersifat positif maupun negatif. Sebagian muncul berdasarkan logika, sementara lainnya dapat terbentuk akibat kesalahpahaman, kurangnya informasi, atau asumsi mengenai apa yang akan terjadi.

Berpikir Positif untuk Kesehatan

Sejumlah penelitian menemukan kemungkinan manfaat berpikir positif dan optimisme terhadap kesehatan. Beberapa di antaranya meliputi tingkat depresi dan tekanan psikologis yang lebih rendah, kemampuan menghadapi masa sulit yang lebih baik, serta peningkatan kesejahteraan psikologis dan fisik.

Berpikir positif juga dikaitkan dengan kesehatan kardiovaskular yang lebih baik. Selain itu, optimisme dikaitkan dengan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular dan stroke yang lebih rendah. Beberapa penelitian juga menemukan kaitan antara pola pikir positif dan risiko kematian yang lebih rendah akibat kanker, gangguan pernapasan, serta infeksi.

Meski demikian, alasan pasti di balik kaitan tersebut belum sepenuhnya diketahui. Salah satu teorinya adalah pandangan positif dapat membantu seseorang menghadapi situasi penuh tekanan dengan lebih baik sehingga mengurangi dampak buruk stres terhadap tubuh.

Kenali Pola Pikiran Negatif

Sebelum melatih pola pikir positif, seseorang dapat mulai dengan mengenali bentuk self-talk negatif yang muncul dalam keseharian. Beberapa di antaranya:

  • Filtering, yaitu hanya berfokus pada sisi buruk dari suatu kondisi.
  • Personalizing, ketika seseorang langsung menyalahkan diri sendiri atas suatu kejadian.
  • Catastrophizing, yaitu selalu memperkirakan kemungkinan terburuk tanpa bukti yang jelas dan mendukung.

Selain itu, pola pikir negatif juga dapat berupa kebiasaan membesar-besarkan masalah kecil, menetapkan standar yang tidak mungkin dicapai, bersikap terlalu perfeksionis, serta melihat segala sesuatu secara hitam-putih tanpa mempertimbangkan kemungkinan yang lebih realistis.

Cara Melatih Pikiran Lebih Positif

Seseorang dapat memulai dengan memilih satu aspek dalam kehidupan sehari-hari yang paling sering memicu pikiran negatif. Selanjutnya, periksa pola pikir tersebut secara berkala dan cobalah melihat situasi dari sudut pandang yang lebih positif serta membangun.

Pola pikir positif juga dapat dilatih dengan menerapkan pola hidup sehat, rutin berolahraga, tidur yang cukup, mencari hal-hal yang dapat mengundang tawa dalam keseharian, serta berada di lingkungan yang suportif.

Selain itu, positive self-talk dapat dilatih dengan berhenti mengatakan sesuatu kepada diri sendiri yang sebenarnya tidak akan dikatakan kepada orang lain.

Perlu diingat, mengubah pola pikir dari sesuatu yang tidak nyaman menjadi lebih positif membutuhkan waktu dan latihan.

Seseorang tidak perlu langsung menjadi optimistis. Perubahan dapat dimulai secara bertahap dengan mengurangi kritik keras dan kebiasaan menyalahkan diri sendiri hingga akhirnya mampu mencapai penerimaan diri (self-acceptance).

Sumber : https://kesehatan.liputan6.com/psikologi/read/8276902/cara-berpikir-ternyata-bisa-memengaruhi-stres-dan-kesehatan

Islam Melarang Pornografi, Ini Dalil tentang Menjaga Pandangan

Islam Melarang Pornografi, Ini Dalil tentang Menjaga Pandangan

Jakarta – Di era digital yang serba cepat, akses terhadap konten media sosial dan internet semakin mudah dijangkau oleh siapa saja. Namun, kemudahan ini juga membawa tantangan besar, salah satunya adalah maraknya paparan konten pornografi dan pornoaksi yang dapat merusak moral serta kesehatan mental.
Islam melarang pornografi dan memerintahkan umatnya untuk menjaga pandangan (ghaddul bashar). Bagaimana pandangan syariat terhadap pornografi? Apa saja dalil tentang menjaga pandangan?

Hukum Pornografi dalam Fatwa MUI

Mengutip buku Edisi Tafsir: Pornografi dan Pornoaksi dalam dalam Penjelasan Al-Qur’an oleh Saiyid Mahadhir,Lc, MA, Islam mengategorikan pornografi sebagai perbuatan fahisyah (kekejian) yang menjadi pintu masuk menuju perbuatan zina.

Pentingnya membendung dampak buruk media terhadap moral umat juga ditegaskan melalui Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 287 Tahun 2001 tentang Pornografi dan Pornoaksi. MUI menetapkan sejumlah ketentuan mengenai pornografi dan pornoaksi, di antaranya sebagai berikut:

  • Menggambarkan, secara langsung atau tidak langsung, tingkah laku secara erotis, baik dengan lukisan, gambar, tulisan, suara, reklame, iklan, maupun ucapan, baik melalui media cetak maupun elektronik yang dapat membangkitkan nafsu birahi adalah haram.
  • Membiarkan aurat terbuka dan atau berpakaian ketat atau tembus pandang dengan maksud untuk diambil gambarnya, baik untuk dicetak maupun divisualisasikan adalah haram.
  • Melakukan pengambilan gambar sebagaimana dimaksud angka 2 adalah haram.
  • Melakukan hubungan seksual atau adegan seksual di hadapan orang, melakukan pengambilan gambar hubungan seksual atau adegan seksual, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain, dan melihat hubungan seksual atau adegan seksual adalah haram.
  • Memperbanyak, mengedarkan, menjual, membeli dan melihat atau memperlihatkan gambar orang, baik cetak atau visual, yang terbuka auratnya atau berpakaian ketat atau tembus pandang yang dapat membangkitkan nafsu birahi, atau gambar hubungan seksual atau adegan seksual adalah haram.
  • Berbuat intim atau berdua-duaan (khalwat) antara laki-laki dengan perempuan yang bukan mahramnya, dan perbuatan sejenis lainnya yang mendekati dan atau mendorong melakukan hubungan seksual di luar pernikahan adalah haram.
  • Memperlihatkan aurat, yakni bagian tubuh antara pusar dan lutut bagi laki-laki dan bagian tubuh selain muka, telapak tangan, dan telapak kaki bagi perempuan, adalah haram, kecuali dalam hal-hal yang dibenarkan secara syar’i.
  • Memakai pakaian tembus pandang atau ketat yang dapat memperlihatkan lekuk tubuh adalah haram.
    Melakukan suatu perbuatan dan/atau suatu ucapan yang dapat mendorong terjadinya hubungan seksual di luar pernikahan atau perbuatan sebagaimana dimaksud angka 6 adalah haram.
  • Membantu dengan segala bentuknya dan atau membiarkan tanpa pengingkaran perbuatan-perbuatan yang diharamkan di atas adalah haram.
  • Memperoleh uang, manfaat, dan atau fasilitas dari perbuatan-perbuatan yang diharamkan di atas adalah haram.

Dalil Al-Qur’an tentang Perintah Menjaga Pandangan

Salah satu landasan larangan pornografi dalam Islam adalah perintah Allah SWT untuk menundukkan pandangan dan memelihara kehormatan. Hal ini termaktub dalam Surah An-Nur ayat 30-31:

قُل لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ

“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menjaga pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.”

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Isra’ ayat 36 tentang pertanggungjawaban semua indra:

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ ۗاِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ اُولٰۤىِٕكَ كَانَ عَنْهُ مَسْـُٔوْلًا

“Janganlah engkau mengikuti sesuatu yang tidak kau ketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.”

Dalam Surah Ghafir ayat 19, Allah SWT menegaskan bahwa Dia mengetahui pandangan mata yang khianat dan segala yang tersembunyi di dalam dada:

يَعْلَمُ خَاۤىِٕنَةَ الْاَعْيُنِ وَمَا تُخْفِى الصُّدُوْرُ

“Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang tersembunyi di dalam dada.”

Hadits tentang Menjaga Pandangan

Merujuk kitab Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa zina mata dapat terjadi melalui pandangan yang haram.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda,

“Zina kedua mata adalah melihat, zina kedua telinga adalah mendengar, zina lidah adalah berbicara, zina kedua tangan adalah menyentuh, zina kedua kaki adalah melangkah, dan zina hati adalah berkeinginan dan berangan-angan, sedangkan semua itu akan dibenarkan atau ditolak oleh kemaluan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Saat para sahabat sedang duduk di pinggir jalan dan bercakap-cakap, Rasulullah mendatangi mereka dan bersabda,

“Mengapa kalian duduk-duduk di pinggir jalan? Jauhilah duduk-duduk di pinggir jalan!”. Para sahabat menjawab mereka duduk untuk bercakap-cakap dan saling mengingatkan. Lalu Nabi SAW bersabda, “kalau begitu, tunaikan hak jalanan, yaitu: menundukkan pandangan, menjawab salam, dan berbicara yang baik.” (HR. Muslim)

Selain itu, ketika sahabat Jarir bin Abdillah RA bertanya kepada Rasulullah SAW tentang pandangan yang tidak sengaja, Rasulullah SAW bersabda,

“Palingkanlah pandanganmu!” (HR. Muslim)

Sumber : https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-8635686/islam-melarang-pornografi-ini-dalil-tentang-menjaga-pandangan

Tak Selalu Butuh 8 Jam Tidur, Ini Kata Peneliti soal Durasi Tidur yang Dibutuhkan

Tak Selalu Butuh 8 Jam Tidur, Ini Kata Peneliti soal Durasi Tidur yang Dibutuhkan

Jakarta – Istirahat yang cukup merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan. Namun, kebutuhan tidur setiap orang tidak selalu sama.

Sebuah ulasan terbaru yang diterbitkan dalam Brain Medicine pada Agustus 2026 mempertanyakan anggapan bahwa semua orang dewasa harus tidur selama delapan jam setiap malam agar tetap sehat.

“Pola tidur manusia di masyarakat praindustri menunjukkan fleksibilitas yang substansial, yang menunjukkan bahwa norma-norma kontemporer tentang tidur malam yang teratur bukanlah sesuatu yang tetap secara evolusioner,” menurut para penulis.

Dengan kata lain, pola tidur manusia dapat berbeda-beda. Sejarah juga menunjukkan bahwa kebiasaan tidur tidak selalu mengikuti pola delapan jam tanpa terputus setiap malam.

Dikutip dari laman New York Post, jauh sebelum penerapan jam kerja 40 jam per minggu, penemuan alarm, dan penggunaan telepon seluler, manusia mengandalkan pola tidur yang lebih mengikuti kondisi alami.

Para peneliti pun mempelajari komunitas pemburu-pengumpul untuk memahami pola tidur alami manusia. Ulasan tersebut mengutip studi yang diterbitkan dalam jurnal Current Biology, yang menemukan masyarakat di Tanzania dan Bolivia tidur sekitar 5,7 hingga 7,1 jam setiap malam.

Durasi tidur yang lebih pendek tersebut tidak dapat semata-mata dikaitkan dengan faktor modern, seperti kebisingan lalu lintas, penggunaan media sosial, atau paparan cahaya buatan pada malam hari.

Lama waktu tidur yang biasa dialami masyarakat praindustri bervariasi, tergantung pada bagaimana tidur diukur, tempat tinggal mereka, musim, dan faktor lingkungan lainnya. Sebuah analisis yang diterbitkan pada Februari 2025 memperkirakan rata-ratanya adalah 6,4 jam.
Perkembangan industrialisasi, penggunaan listrik, dan urbanisasi telah mengubah waktu, durasi, serta keteraturan tidur manusia secara signifikan. Salah satu faktor utamanya adalah terganggunya siklus alami terang dan gelap.

Di era modern, paparan cahaya buatan dan aktivitas kerja pada malam hari dapat menyebabkan ketidaksesuaian ritme sirkadian yang berlangsung terus-menerus, sehingga berpotensi memengaruhi kesehatan fisik maupun mental.

Dikutip dari laman The Conversation, jika definisi tidur optimal adalah jumlah tidur yang berkaitan dengan kesehatan terbaik, banyak penelitian besar menunjukkan bahwa jumlah idealnya memang kurang lebih delapan jam.

Namun, sebuah studi lain yang diterbitkan di Nature pada Mei 2026 meneliti bagaimana tidur berhubungan dengan penuaan berbagai organ. Dengan menggunakan pemindaian otak dan tubuh, serta pengukuran molekuler, studi ini memperkirakan bahwa jumlah tidur ideal adalah antara 6,4 dan 7,8 jam, tergantung pada jenis kelamin individu dan organ spesifik yang diamati.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa delapan jam bukanlah aturan emas untuk tidur. Delapan jam mungkin cocok untuk seseorang, tetapi kurang atau berlebihan bagi orang lainnya. Sleep Foundation merekomendasikan orang dewasa berusia antara 26 dan 64 tahun untuk tidur selama tujuh hingga sembilan jam per hari, meskipun beberapa orang dewasa mungkin membutuhkan antara enam hingga 10 jam. Jadi, waktu tidur yang ideal berbeda-beda untuk setiap orang, dan delapan jam tentu bukanlah jawaban yang pasti.

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8635707/tak-selalu-butuh-8-jam-tidur-ini-kata-peneliti-soal-durasi-tidur-yang-dibutuhkan

Minum Americano di Pagi Hari Efektif Turunkan BB? Dokter Gizi Ungkap Faktanya

Minum Americano di Pagi Hari Efektif Turunkan BB? Dokter Gizi Ungkap Faktanya

Jakarta – Tren mengonsumsi kopi americano di pagi hari kerap diidentikkan dengan metode instan untuk memangkas berat badan. Lantas, apakah kebiasaan ini benar-benar efektif?

Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan minum americano saat pagi pada dasarnya dapat dijadikan salah satu trik untuk menekan nafsu makan. Minuman berbasis espresso tanpa gula ini memberikan efek kenyang yang cenderung lebih lama setelah dikonsumsi.

Meski demikian, efeknya terhadap penurunan berat badan tergolong relatif kecil dan tidak bekerja secara ajaib.

“Minum americano itu sebenarnya memang bisa membantu untuk menekan nafsu makan, jadi setelah minum terasa kenyang lebih lama,” beber dr Yaze dalam live TikTok detikHealth, Kamis (20/8/2026).

“Tapi kalau ditanya apakah efektif, iya membantu tapi sedikit efeknya. Tidak bisa tiba-tiba minum americano langsung turun 2-3 kg,” sambungnya.

Kunci utama dalam upaya menurunkan berat badan tetap terletak pada prinsip defisit kalori. Artinya, jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh harus lebih sedikit dibandingkan dengan energi yang dikeluarkan untuk beraktivitas.

Oleh karena itu, dr Yaze mengingatkan dalam mengonsumsi americano perlu diimbangi dengan beberapa langkah strategis. Mulai dari mengonsumsi makan yang tinggi protein, tinggi serat, mengurangi makanan bertepung, serta yang digoreng.

“Kurangi karbohidrat yang kopleks dan mulai konsumsi juga probiotik,” tegas dr Yaze.

“Karena dengan sering (makan) makanan yang digoreng, berlemak, dan manis bisa membuat bakteri-bakteri baik yang ada di usus kita bisa terjadi kerusakan,” tutupnya.

Sumber : https://health.detik.com/diet/d-8635847/minum-americano-di-pagi-hari-efektif-turunkan-bb-dokter-gizi-ungkap-faktanya

Benarkah Berat Badan Turun, Tekanan Darah Ikut Stabil? Ini Kata Dokter Gizi

Benarkah Berat Badan Turun, Tekanan Darah Ikut Stabil? Ini Kata Dokter Gizi

Jakarta – Penurunan berat badan melalui program diet tidak hanya berdampak pada penampilan, tetapi juga dapat membantu mengendalikan tekanan darah pada orang dengan hipertensi.

Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan penurunan berat badan dapat mengurangi penumpukan lemak viseral. Lemak berlebih tersebut dapat meningkatkan beban kerja jantung dan berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah.

Menurut dr Yaze, ketika berat badan dan lemak berlebih mulai berkurang, kerja jantung dapat menjadi lebih optimal sehingga tekanan darah berangsur lebih stabil.

“Ketika lemaknya sudah mulai berkurang, pasti pompa jantungnya akan baik-baik saja dan lega lagi karena tidak ada yang membuat dia berat,” terang dr Yaze dalam Live TikTok detikHealth, Kamis (20/8/2026).

“Tensinya pasti akan kembali stabil,” tambahnya.

dr Yaze mengungkapkan orang dengan hipertensi umumnya memiliki masalah berat badan berlebih. Ketika mereka berhasil menurunkan berat badan melalui perubahan gaya hidup yang lebih sehat, tekanan darah pun perlahan kembali normal.

Selain menstabilkan tensi, proses penurunan berat badan juga membantu mengurangi berbagai tingkat peradangan kronis di dalam tubuh.

“Jadi memang dengan penurunan berat badan itu menurunkan berbagai macam peradangan lain, termasuk tensi yang naik, jadi bisa lebih stabil,” jelas dr Yaze.

“Termasuk misalnya gula darah yang tadinya tinggi bisa jadi lebih stabil,” pungkasnya.

Sumber : https://health.detik.com/diet/d-8635862/benarkah-berat-badan-turun-tekanan-darah-ikut-stabil-ini-kata-dokter-gizi

Yomif Kejelcha Pecahkan Rekor Dunia Half Marathon, Lari 21 Km 56 Menit

Yomif Kejelcha Pecahkan Rekor Dunia Half Marathon, Lari 21 Km 56 Menit

Jakarta – Yomif Kejelcha, pelari dari Ethiopia memecahkan rekor dunia lari Half Marathon dengan catatan waktu 56 menit dan 51 detik di Media Maratón Ciudad de Buenos Aires 2026, pada 23 Agustus. Ini berarti, Kejelcha kurang lebih berlari dengan pace 2:42/km.

Dikutip dari ABC, Kejelcha memangkas 29 detik dari rekor sebelumnya yaitu 57:20, yang dicetak oleh Jacob Kiplimo dari Uganda yang dicetaknya di EDP Lisbon Half Marathon, Portugal, pada 8 Maret 2026.

“Aku sangat senang dan saat ini aku tidak merasa lelah sama sekali. Perjalanan dari Ethiopia terlalu panjang dan aku merasa lelah di hari-hari pertama di sini, tetapi kemudian aku merasa lebih baik dan hari ini aku sangat bersemangat,” kata Kejelcha kepada World Athletics.

“Awalnya saya berencana untuk berlari dengan hati-hati di tahap awal, tetapi saya merasa baik dan memutuskan untuk mengerahkan seluruh kemampuan saya.”

Cara Ethiopia Menciptakan ‘Monster’ Lari

Kejelcha merupakan salah satu produk dari metode latihan khusus yang dilakukan oleh Ethiopia.

Dalam penelitian berjudul ‘Effects of training modalities on physiology, hematology, and performance in elite Ethiopian distance male athletes’ yang terbit tahun 2026 ditemukan bahwa para pelari elit putra nomor 3.000-10.000 meter memiliki pola latihan khusus. Mereka menjalani tiga blok latihan masing-masing enam minggu:

  • Endurance training
  • Strength training
  • Speed training

Hasilnya menarik: latihan endurance meningkatkan estimasi VO2 Max rata-rata 6,2 ml/kg/menit, sementara latihan kekuatan meningkatkan running economy dengan menurunkan kebutuhan oksigen saat berlari sekitar 4,2 persen. Latihan kecepatan juga memperbaiki running economy dan kecepatan 400 meter.

Dengan demikian, bisa dijelaskan bahwa kemampuan berlari Half Marathon atau 21,1 km dengan pace sekitar 2:42/km bukan cuma soal paru-paru kuat. Ada kombinasi kapasitas aerobik, kekuatan otot, kecepatan, dan efisiensi gerakan.

Sumber : https://health.detik.com/kebugaran/d-8635988/yomif-kejelcha-pecahkan-rekor-dunia-half-marathon-lari-21-km-56-menit

Stop Jilati Bibir! Begini Cara Paling Efektif Atasi Bibir Kering

Stop Jilati Bibir! Begini Cara Paling Efektif Atasi Bibir Kering

Jakarta – Bibir kering dan pecah-pecah kerap dianggap masalah sepele yang bisa diatasi dengan lip balm sembarangan. Padahal, bibir termasuk bagian dari jaringan lunak rongga mulut yang punya karakteristik berbeda dari kulit wajah pada umumnya.

Dikutip dari sejumlah studi, ada penjelasan ilmiah di balik kenapa beberapa pelembab bibir bekerja lebih efektif dibanding yang lain. Berikut penjelasannya.

Bibir Rentan Pecah karena Terus Bergerak

Bibir menjadi semacam “jembatan” antara kulit wajah dan bagian dalam mulut. Area ini aktif bergerak saat seseorang berbicara, makan, atau tersenyum, sehingga rentan mengalami retakan-retakan halus atau microcracks ketika kondisinya kering.

Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berkembang menjadi peradangan pada bibir atau yang dikenal dengan istilah cheilitis. Pada kasus tertentu, peradangan juga bisa muncul di sudut mulut, dikenal sebagai angular cheilitis, dengan gejala kulit merah, perih, dan retak di ujung bibir kiri-kanan.

Tiga Cara Kerja Pelembab Bibir

Secara umum, pelembab bibir bekerja lewat tiga mekanisme berbeda.

  • Oklusif, yaitu membentuk lapisan tipis di permukaan bibir agar air yang sudah ada di kulit tidak menguap. Bahan seperti petroleum jelly masuk kategori ini.
  • Humektan, yang bekerja menarik air dari udara atau lapisan kulit yang lebih dalam ke permukaan. Gliserin dan hyaluronic acid adalah contohnya.
  • Emolien, yang berfungsi mengisi celah-celah kecil di antara sel kulit sehingga bibir terasa lebih halus. Lanolin dan shea butter termasuk dalam golongan ini.

Petroleum Jelly Disebut Paling Efektif Kunci Air

Dari ketiga mekanisme tersebut, petroleum jelly kerap disebut sebagai salah satu bahan paling efektif dalam mencegah penguapan air dari kulit. Petrolatum merupakan bahan oklusif yang sangat efektif dalam mengurangi kehilangan air dari kulit. Sejumlah literatur melaporkan penurunan transepidermal water loss sekitar 50-99%, bergantung pada kondisi penggunaannya.

Meski begitu, petroleum jelly perlu dipahami bukan sebagai bahan yang menambahkan kelembapan baru, melainkan hanya mengunci kelembapan yang sudah ada di bibir. Karena itu, penggunaannya disarankan saat bibir masih dalam kondisi agak lembap, misalnya setelah minum air atau mandi, bukan ketika bibir sudah dalam kondisi kering.

Lazim Dipakai di Praktik Dokter Gigi

Di dunia kedokteran gigi, petroleum jelly grade medis bukan bahan asing. Bahan ini biasa dipakai untuk melumasi area sekitar mulut pasien saat prosedur gigi berlangsung, agar sarung tangan dokter tidak lengket ke gusi maupun bibir. Hal ini menunjukkan bahan tersebut relatif aman digunakan di area mulut.

Berkaitan dengan Masalah Mulut Kering

Kesehatan bibir ternyata juga berkaitan dengan kondisi mulut kering atau xerostomia. Beberapa penelitian menemukan bahwa penggunaan pelembab khusus rongga mulut secara rutin dapat mengurangi rasa tidak nyaman pada pasien, sekaligus membantu menjaga produksi air liur tetap normal.

Jadi Pilihan Pertama untuk Sudut Bibir Pecah

Untuk kasus sudut bibir pecah-pecah atau angular cheilitis, penggunaan salep berbahan petroleum jelly kerap menjadi langkah pertama yang disarankan. Sebab, penyebab utama kondisi ini biasanya berasal dari kulit yang terus-menerus terpapar air liur hingga mengalami iritasi atau maserasi.

Perlu Diimbangi dengan Hentikan Kebiasaan Menjilat Bibir

Meski terbilang efektif, penggunaan pelembab bibir berbahan petroleum jelly secara berlebihan tanpa menghentikan kebiasaan menjilat bibir justru bisa berisiko. Area yang terus-menerus lembap berpotensi memicu munculnya infeksi jamur atau cheilocandidiasis.

Dengan kata lain, pelembab bibir berfungsi sebagai pelindung, bukan pengganti untuk menghilangkan kebiasaan menjilat bibir yang sebaiknya tetap dihentikan.

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8633438/stop-jilati-bibir-begini-cara-paling-efektif-atasi-bibir-kering