Unitomo Terapkan Teknologi Pengolahan Hasil Laut di Kedungpandan Sidoarjo

Unitomo Terapkan Teknologi Pengolahan Hasil Laut di Kedungpandan Sidoarjo

Sidoarjo, MCI News – Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) memperkuat pemberdayaan masyarakat pesisir Desa Kedungpandan, Kabupaten Sidoarjo, melalui penerapan inovasi teknologi dalam budidaya dan pengolahan hasil laut. Program tersebut menjadi bagian dari Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) dengan pendanaanDirektorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan bertajuk “PDB Penguatan Perekonomian Masyarakat Desa melalui Pengolahan Hasil-Hasil Laut Berbasis Inovasi Teknologi di Desa Kedungpandan Sidoarjo” tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi sumber daya laut.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pendampingan dan praktik teknik budidaya rumput laut yang baik dan benar. Tim Unitomo memberikan pendampingan kepada masyarakat agar teknologi yang diperkenalkan dapat diterapkan dalam kegiatan produksi sehari-hari.

Penerapan teknologi tersebut diharapkan mampu menjawab sejumlah tantangan yang dihadapi masyarakat pesisir, termasuk produktivitas budidaya yang belum optimal, efisiensi produksi, serta pengelolaan hasil panen.

Ketua Pemberdayaan Desa Binaan Unitomo, Prof. Dr. Ir. Fadjar Kurnia Hartati, M.P., menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran untuk memastikan inovasi yang dikembangkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Program ini merupakan bentuk nyata kontribusi Unitomo dalam menjembatani inovasi perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat. Kami ingin teknologi yang dikembangkan tidak berhenti di lingkungan kampus, tetapi benar-benar dapat diterapkan dan memberikan dampak terhadap produktivitas serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Prof. Fadjar saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, pada Kamis, (20/08/2026).

Selain aspek teknologi, masyarakat juga memperoleh pendampingan terkait pengelolaan usaha dan pengembangan produk. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuka peluang peningkatan nilai tambah dari hasil laut yang selama ini dihasilkan masyarakat.

Potensi rumput laut di Desa Kedungpandan dinilai dapat menjadi salah satu sumber penguatan ekonomi lokal. Dengan peningkatan kualitas budidaya dan pengolahan, masyarakat diharapkan mampu memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar dari sumber daya pesisir yang tersedia.

Unitomo juga mendorong masyarakat untuk mengembangkan hasil rumput laut tidak hanya dalam bentuk bahan mentah. Diversifikasi dan pengolahan produk menjadi salah satu langkah yang diarahkan untuk meningkatkan nilai jual sekaligus memperluas peluang usaha masyarakat.

“Harapannya, teknologi ini dapat menjadi solusi yang mudah diterapkan oleh masyarakat dan memberikan dampak jangka panjang. Ketika produktivitas meningkat, kualitas hasil semakin baik, dan nilai tambah produk berkembang, maka peluang peningkatan pendapatan masyarakat juga semakin besar,” kata Prof. Fadjar.

Melalui program tersebut, Unitomo menempatkan perguruan tinggi sebagai mitra masyarakat dalam pengembangan solusi berbasis teknologi. Kolaborasi dengan pemerintah desa dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan dapat menjaga keberlanjutan program sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.

Sumber : https://mcinews.id/2026/08/20/unitomo-terapkan-teknologi-pengolahan-hasil-laut-di-kedungpandan-sidoarjo/