10 Ide Tukar Kado Rp50 Ribuan yang Bermanfaat, Cocok untuk Acara Kantor hingga 17 Agustusan

10 Ide Tukar Kado Rp50 Ribuan yang Bermanfaat, Cocok untuk Acara Kantor hingga 17 Agustusan

Acara tukar kado menjadi salah satu permainan yang hampir selalu ada untuk memeriahkan berbagai acara, mulai dari gathering kantor, acara reuni, hingga perayaan 17 Agustus.

Selain menciptakan suasana yang lebih akrab, kegiatan ini juga menghadirkan keseruan karena setiap peserta tidak pernah tahu hadiah apa yang akan mereka dapatkan.

Biar kegiatan seru dilakukan tanpa membebani keuangan orang lain, biasanya ditetapkan batas harga hadiah sebesar Rp50 ribu.

Meski nominalnya terjangkau, masih banyak pilihan kado yang menarik, bermanfaat, dan layak diberikan. Berikut beberapa ide tukar kado Rp50 ribuan yang cocok untuk berbagai acara seru.

Kumpulan Ide Tukar Kado Rp50 Ribuan yang Bermanfaat

1. Notebook

Hadiah ini sangat berguna sekali untuk penerimanya karena dapat digunakan untuk mencatat pekerjaan, materi kuliah, membuat to-do list, dan lain sebagainya. Biar berkesan, pilihlah notebook dengan desain minimalis atau motif agar terlihat lebih istimewa.

2. Dompet Kartu

Zaman sekarang orang sudah mulai nyaman melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu.

Untuk memudahkan mereka, kamu bisa belikan hadiah berupa dompet kartu untuk menyimpan berbagai kartu pembayaran seperti ATM, kartu kredit, hingga kartu identitas.

3. Waist Bag atau Tas Pinggang

Barang murah yang bermanfaat lainnya yang bisa dibeli adalah waist bag atau tas pinggang.

Tas ini akan sangat bermanfaat karena dapat digunakan untuk membawa barang-barang penting seperti ponsel, dompet, kunci, hingga charger.

Tas ini cocok dipakai saat bepergian, berolahraga, maupun aktivitas sehari-hari.

4. Payung Lipat

Hadiah yang satu ini sangat sederhana, tetapi sangat berguna sekali digunakan saat musim panas maupun hujan.

Biar bisa dibawa ke mana-mana, pilihlah payung lipat yang ukurannya singkat agar bisa disimpan di dalam tas. Dengan begitu, penerima bisa membawanya setiap saat dan menggunakannya saat dibutuhkan.

5. Set Sapu dan Pengki

Hadiah yang satu ini sangat cocok sekali untuk acara tukar kado di kantor atau acara kompleks untuk seru-seruan.

Daripada bingung mencari kado yang cocok, lebih baik belikan saja peralatan rumah tangga sederhana seperti set sapu dan pengki.

6. Minyak Goreng 2 Liter

Buat yang tidak ingin ribet, bisa belikan hadiah berupa minyak goreng 2 liter. Selain harganya yang sesuai dengan budget, barang ini bisa dibeli dengan mudah di mana saja. Jadi tidak perlu repot-repot belanja online atau pergi ke toko tertentu.

7. Voucher Belanja

Buat yang bingung ingin membelikan barang, bisa pakai voucher belanja dengan nominal yang telah ditetapkan.

Anda bisa membelikan voucher minimarket, marketplace, atau kedai kopi, atau lainnya.

8. Meja Laptop Lipat

Meja laptop lipat menjadi hadiah yang cocok untuk pelajar, mahasiswa, maupun pekerja yang sering bekerja dari rumah.

Selain dapat digunakan untuk meletakkan laptop, meja ini juga nyaman dipakai saat membaca buku atau menikmati camilan di tempat tidur.

9. Gantungan Kunci

Buat yang teman kantornya banyak yang bawa kendaraan, bisa berikan hadiah berupa gantungan kunci.

Biar terlihat semakin mewah, pilihlah gantungan kunci kulit yang bisa diukir grafis dengan nama kantor.

10. Crewneck

Buat yang kantornya memakai AC Central, bisa berikan hadiah berupa crewneck atau jaket yang bisa mereka pakai untuk menghangatkan diri.

Biar bisa dipakai pria maupun wanita, belilah ukuran yang sedikit lebih besar seperti L atau XL, dengan desain polos atau minimalis.

Hadiah ini akan lebih mudah digunakan oleh siapa pun dan tetap terlihat menarik meski dibeli dengan anggaran sekitar Rp50 ribu.

Sumber : https://www.inilah.com/10-ide-tukar-kado-rp50-ribuan-yang-bermanfaat-cocok-untuk-acara-kantor-hingga-17-agustusan

8 Nama Pintu Surga, Mau Masuk Lewat Mana?

8 Nama Pintu Surga, Mau Masuk Lewat Mana?

Surga dalam Alquran digambarkan sebagai tempat seluas langit dan bumi, sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Ali Imran ayat 133:

“Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.”

Saking luasnya, surga memiliki delapan pintu yang memiliki keistimewaan masing-masing berdasarkan amalan hidup manusia.

Lantas, apa saja nama-nama pintu surga yang dimaksud?

Mengenal Nama-Nama Pintu Surga

Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAW menyebut empat pintu surga yang menjadi jalan masuk manusia sesuai amal ibadahnya.

“Siapa yang berinfak sedikit saja untuk dua kendaraan di jalan Allah, maka dia akan dipanggil dari pintu-pintu surga: wahai hamba Allah ini adalah hasil kebaikanmu! Jika ia ahli salat, maka akan dipanggil dari babus shalah (pintu salat), jika ia ahli jihad maka akan dipanggil dari babul jihad (pintu jihad), jika ia ahli sedekah maka akan dipanggil dari babus shadaqah (pintu sedekah), jika ahli puasa maka akan dipanggil dari pintu puasa atau babur rayyan (pintu Ar-Rayyan).” (HR Bukhari dan Muslim)

Berdasarkan hadis ini, para ulama sepakat bahwa empat pintu surga yaitu:

  1. Babus shalah (pintu salat)
  2. Babul jihad (pintu jihad)
  3. Babus shadaqah (pintu sedekah)
  4. Babur rayyan (pintu Ar-Rayyan)

Namun, para ulama memiliki perbedaan pendapat terkait empat pintu surga lainnya. Imam Muslim menyebut bahwa nama-nama pintu surga lainnya adalah babut taubah (pintu tobat), babul kazhimil ghaiza (pintu menahan marah), babur radhiin (pintu rida), dan babul ayman (pintu kanan atau bagi orang yang masuk surga tanpa hisab).

Sementara, Ibnu Hajar Al Asqalani berpendapat pintu-pintu itu adalah babul hajji (pintu haji), babul kazhiminal ghaiza wal ‘afina ‘anin naas (pintu menahan marah dan memaafkan manusia), babul ayman (pintu kanan), dan babudz dzikri (pintu zikir) atau babul ilmi (pintu ilmu).

Ada juga hadis riwayat At-Tirmidzi yang menyebutkan bahwa salah satu di antara pintu-pintu tersebut adalah babul walid (pintu berbakti kepada orang tua).

Berikut pintu-pintu surga lainnya berdasarkan pendapat para ulama:

  1. Babul kazhiminal ghaizha (pintu menahan marah): dimasuki orang-orang yang bisa menahan marah semasa hidupnya.
  2. Babul ayman (pintu kanan): dimasuki orang-orang yang sempurna tawakalnya dan masuk surga tanpa hisab.
  3. Babur radhiin (pintu rida): dimasuki orang-orang yang rida kepada takdir Allah SWT.
  4. Babut taubah (pintu tobat): gerbangnya orang-orang yang melakukan tobat nasuha.
  5. Babul walid (pintu berbakti kepada orang tua): dimasuki orang-orang yang berbakti kepada orang tuanya.
  6. Babul hajji (pintu haji): dimasuki orang-orang yang menyempurnakan zikirnya.
  7. Babuz dzikri (pintu zikir): dimasuki oleh orang-orang yang banyak berzikir.
  8. Babul ilmi (pintu ilmu): tempat masuk orang-orang yang memiliki ilmu yang bermanfaat.

Seberapa Luas Pintu-Pintu Surga?

Saking luasnya surga, bahkan pintu-pintunya pun digambarkan sangat besar. Jarak antara dua pintu surga bisa mencapai waktu 40 tahun.

Hal itu sebagaimana diriwayatkan Utbah dan Ghazwan radhiyallahu anhu. Mereka berkata:

“Disebutkan kepada kami bahwa jarak di antara dua daun pintu dari daun-daun pintu surga adalah seperti perjalanan empat puluh tahun, dan sungguh akan datang kepadanya satu hari dan ia penuh karena berdesakan.” (HR Muslim)

Dalam riwayat lain dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, ia berkata bahwa pada suatu hari, Nabi Muhammad SAW dibawakan daging dan beliau bersabda:

“Demi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diri Muhammad berada di tangannya, sesungguhnya jarak di antara dua daun pintu surga adalah seperti jarak di antara Makkah dan Hajar atau seperti jarak di antara Makkah dan Bushra.” (HR Bukhari dan Muslim)

Orang Pertama yang Masuk Surga

Nabi Muhammad SAW adalah orang pertama yang masuk surga, sebagaimana sabda beliau berikut ini:

“Aku mendatangi pintu surga pada hari kiamat, lalu meminta dibuka pintu. Penjaga bertanya, ‘Siapakah engkau?’ Aku menjawab, ‘Muhammad.’ Ia berkata, ‘Denganmu aku diperintah agar aku tidak membuka (pintu surga) untuk seseorang sebelum engkau.” (HR Muslim)

Golongan yang Pertama Masuk Surga

Adapun golongan pertama yang masuk surga adalah umat Nabi Muhammad SAW. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah SAW bersabda:

“Kami adalah umat terakhir, tetapi pertama pada hari kiamat. Kamilah yang pertama kali masuk surga. Walaupun mereka mendapatkan kitab suci sebelum kami dan kami mendapatkan kitab suci setelah mereka. Lalu mereka berselisih dan kami ditunjukkan Allah kepada kebenaran dalam hal yang mereka perselisihkan. Inilah hari mereka, yang mereka berselisih padanya, dan Allah tunjukkan kepada kita.’” (HR Muslim)

Sumber : https://mozaik.inilah.com/dakwah/8-nama-pintu-surga-mau-masuk-lewat-mana

Benarkah Hepatitis Menular Lewat Makanan? Ini Penjelasannya

Benarkah Hepatitis Menular Lewat Makanan? Ini Penjelasannya

Jakarta, CNN Indonesia — Pernah mendengar anggapan bahwa makan di tempat yang kurang bersih bisa menyebabkan hepatitis? Anggapan ini tidak sepenuhnya keliru. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua jenis hepatitis dapat menular melalui makanan.

Hepatitis merupakan peradangan pada organ hati (liver). Penyakit ini tidak hanya disebabkan oleh infeksi virus, tetapi juga bisa dipicu konsumsi alkohol berlebihan, paparan zat beracun, efek samping obat-obatan, hingga penyakit autoimun.

Hepatitis dapat bersifat akut atau berlangsung dalam waktu singkat. Namun, penyakit ini juga bisa berkembang menjadi kronis dan berlangsung selama bertahun-tahun. Pada kondisi kronis, hepatitis berisiko menyebabkan sirosis, gagal hati, hingga kanker hati.

Mengutip Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), terdapat lima jenis virus utama penyebab hepatitis, yakni hepatitis A, B, C, D, dan E. Meski sama-sama menyerang hati, masing-masing memiliki cara penularan, tingkat keparahan, serta penanganan yang berbeda.

Apakah hepatitis bisa menular lewat makanan?

Jawabannya adalah ya, tetapi hanya pada jenis hepatitis tertentu.

Menurut WHO, hepatitis A (HAV) ditularkan melalui jalur fekal-oral, yakni ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi tinja penderita hepatitis A. Risiko penularan meningkat di wilayah dengan sanitasi yang buruk atau akses air bersih yang terbatas.

Virus hepatitis A juga dikenal cukup tahan terhadap lingkungan. WHO menyebut virus ini tidak selalu mati melalui metode pengolahan makanan yang umumnya efektif membunuh bakteri. Artinya, makanan yang tampak bersih belum tentu bebas dari virus apabila proses pengolahan dan kebersihan lingkungannya tidak terjaga.

Hal serupa juga berlaku pada hepatitis E (HEV). Virus ini umumnya menyebar melalui konsumsi air atau makanan yang telah terkontaminasi.

Pada sebagian besar orang, infeksi hepatitis E bersifat akut dan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, pada ibu hamil, terutama yang memasuki trimester ketiga, infeksi hepatitis E dapat meningkatkan risiko gagal hati hingga kematian.

Penularan hepatitis melalui makanan bukan sekadar dugaan. Hepatitis A merupakan salah satu penyebab utama wabah penyakit akibat pangan yang terkontaminasi.

Salah satu wabah terbesar pernah terjadi di Shanghai, China, pada 1988. Sekitar 300 ribu orang dilaporkan terinfeksi hepatitis A setelah mengonsumsi makanan laut yang telah terkontaminasi virus.

Temuan yang dimuat dalam International Journal of Food Microbiology juga menyebut hepatitis A sebagai penyebab utama wabah penyakit akibat virus yang ditularkan melalui makanan (foodborne virus) di berbagai negara.

Sementara itu, hepatitis E juga semakin sering dikaitkan dengan penularan melalui pangan, terutama akibat konsumsi daging babi atau produk olahannya yang mentah maupun kurang matang.

Mengapa hepatitis B, C, dan D tidak menular lewat makanan?
Berbeda dengan hepatitis A dan E, virus hepatitis B (HBV), hepatitis C (HCV), dan hepatitis D (HDV) tidak ditularkan melalui makanan atau minuman. WHO menjelaskan, hepatitis B menyebar melalui kontak dengan darah yang terinfeksi, hubungan seksual, serta penularan dari ibu ke bayi saat proses persalinan.

Sementara itu, hepatitis C sebagian besar ditularkan melalui paparan darah, misalnya akibat penggunaan jarum suntik secara bergantian atau penggunaan alat medis yang tidak steril. Adapun hepatitis D hanya dapat menginfeksi orang yang telah terinfeksi hepatitis B karena virus ini membutuhkan HBV untuk berkembang biak.

Dengan demikian, makan bersama, berbagi makanan, atau mengonsumsi masakan yang dibuat oleh penderita hepatitis B maupun hepatitis C tidak akan menyebabkan penularan penyakit tersebut.

Cara mencegah hepatitis

Karena hepatitis A dan hepatitis E berkaitan erat dengan kebersihan makanan serta air, pencegahannya dapat dilakukan melalui beberapa langkah sederhana berikut:

  • Mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah menggunakan toilet.
  • Mengonsumsi makanan yang dimasak hingga matang.
  • Memastikan air minum berasal dari sumber yang aman.
  • Menjaga kebersihan peralatan makan dan lingkungan.
  • Mendapatkan vaksin hepatitis A bagi kelompok yang direkomendasikan.

Sementara itu, pencegahan hepatitis B dilakukan melalui vaksinasi, menghindari kontak dengan darah yang terkontaminasi, tidak berbagi jarum suntik, serta menerapkan hubungan seksual yang aman.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260728110542-255-1385643/benarkah-hepatitis-menular-lewat-makanan-ini-penjelasannya

7 Buah dan Sayuran yang Bikin Kulit Kencang Jika Dikonsumsi Rutin

7 Buah dan Sayuran yang Bikin Kulit Kencang Jika Dikonsumsi Rutin

Jakarta, CNN Indonesia — Kulit butuh perawatan dari dalam lewat makanan yang kamu konsumsi. Berikut rekomendasi buah dan sayuran yang bikin kulit kencang jika dikonsumsi rutin.

Mungkin kamu sudah yakin produk perawatan kulit yang dipakai cukup membuat kulit sehat dan kencang. Namun perawatan kulit tak sekadar dari luar atau topikal.

Apa pun yang kamu konsumsi dapat memengaruhi kondisi kulit. Jika kamu mengonsumsi pangan tinggi vitamin, mineral, dan antioksidan, niscaya kulit tetap segar dan awet muda.

Buah dan sayuran yang bikin kulit kencang

Studi menunjukkan pangan berbasis tumbuhan seperti sayuran buah, kacang-kacangan, biji-bijian, dan polong-polongan termasuk tinggi nutrisi untuk mendukung kesehatan kulit.

Berikut beberapa buah dan sayuran yang sebaiknya rutin dikonsumsi.

1. Paprika merah

Jeruk bukan satu-satunya pangan sumber vitamin C. Justru paprika merah mengandung vitamin C yang jumlahnya lebih tinggi daripada jeruk.

Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang membantu merangsang kolagen yakni, protein yang berguna untuk meningkatkan kelembapan dan elastisitas kulit.

Konsumsi paprika merah secara rutin bisa mengurangi kerutan kulit dan menjadikan kulit lebih halus. Selain itu, kandungan kapsantin yang membuat paprika berwarna merah dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari.

2. Anggur

Anggur mengandung resveratrol yang memiliki efek seperti estrogen. Resveratrol mampu memperlambat penuaan kulit dan membantu mencegah kemunculan bintik hitam.

Rutin mengonsumsi anggur juga menjauhkan dari risiko kanker kulit sebab resveratrol membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar ultraviolet.

3. Wortel

Masukkan wortel dalam menu harian jika ingin kulit sehat. Melansir dari GoodRX, wortel tinggi kandungan beta karoten yakni, antioksidan yang berubah jadi vitamin A.

Beta karoten membantu mencegah jerawat, mengurangi kerutan, dan melindungi dari sengatan sinar matahari.

Akan tetapi, konsumsi wortel tidak dalam jumlah berlebihan sebab sayuran ini dapat membuat kulit berwarna kuning-oranye (karotenemia).

4. Stroberi

Seperti paprika merah, stroberi tinggi kandungan vitamin C. Selain stroberi, vitamin C juga banyak terdapat pada buah-buahan sitrus dan kiwi.

Kamu bisa mengonsumsi buah-buahan ini secara bersamaan dalam olahan salad buah.

5. Tomat

Melansir dari Cleveland Clinic, tomat mengandung likopen yaitu jenis antioksidan yang membantu membuat kulit lebih halus.

6. Blueberry

Blueberry tinggi kandungan antosianin yakni jenis flavonoid yang diyakini mampu menekan pertumbuhan sel tumor dan meregulasi gula darah.

Blueberry dapat mencegah glikasi atau proses yang membuat kolagen dan jaringan elastis kulit menjadi kaku dan kehilangan kekencangannya.

7. Brokoli

Brokoli patut dimasukkan dalam menu harian sebab tinggi lutein. Lutein merupakan molekul yang melindungi kulit dari kekeringan dan kerutan akibat kerusakan oksidatif.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260724193317-262-1384680/7-buah-dan-sayuran-yang-bikin-kulit-kencang-jika-dikonsumsi-rutin

Simak Baik-baik, Ini 7 Cara Memilih Durian yang Bagus dan Berkualitas

Simak Baik-baik, Ini 7 Cara Memilih Durian yang Bagus dan Berkualitas

Jakarta, CNN Indonesia — Durian dikenal sebagai raja buah yang memiliki cita rasa khas dan digemari banyak orang. Namun, tidak semua durian yang terlihat menarik dari luar memiliki kualitas daging buah yang baik di dalamnya.
Lantas, bagaimana cara memilih durian yang bagus sebelum dibeli?

Memilih durian bukan sekadar soal ukuran atau jenisnya. Setiap buah memiliki tingkat kematangan, kesegaran, dan kondisi yang berbeda meskipun berasal dari varietas yang sama.

Bahkan, orang yang sudah terbiasa membeli durian pun terkadang masih menemukan durian yang kurang sempurna. Meski begitu, peluang mendapatkan durian terbaik akan jauh lebih besar jika Anda mengetahui indikator yang tepat saat memilihnya.

Cara memilih durian yang bagus

Dengan sedikit ketelitian, Anda bisa menghindari durian yang kurang matang, terlalu matang, atau bahkan rusak di bagian dalam. Dikutip dari Durianed, berikut cara memilih durian yang bagus dan berkualitas.

1. Periksa kondisi tangkai durian
Tangkai merupakan salah satu indikator penting untuk menilai kesegaran durian. Durian yang baru jatuh dari pohon umumnya memiliki tangkai yang masih keras dengan warna hijau atau putih pada bagian bekas lepas dari pohonnya.

Sebaliknya, jika bagian tersebut sudah berubah menjadi cokelat tua atau hitam, kemungkinan durian sudah cukup lama dipanen sehingga tingkat kesegarannya mulai menurun.

Hindari pula durian yang tangkainya tampak dipotong rata menggunakan pisau, karena hal tersebut bisa menjadi upaya menyamarkan kondisi buah.

Meski demikian, perlu dipahami bahwa tangkai hanya menunjukkan tingkat kesegaran, bukan jaminan bahwa durian

2. Amati kondisi kulit bagian luar
Langkah berikutnya dalam memilih durian yang bagus adalah memperhatikan kulit buah secara menyeluruh. Pastikan tidak terdapat lubang kecil atau bercak hitam pada permukaan kulit.

Lubang-lubang kecil bisa menjadi tanda adanya ulat atau serangga yang masuk ke dalam buah, sedangkan bercak hitam dapat mengindikasikan aktivitas hama.

Selain itu, periksa juga bagian bawah durian untuk memastikan tidak ada retakan akibat benturan selama proses pengangkutan.

Durian yang sudah retak lebih rentan terpapar udara sehingga kualitas daging buahnya dapat menurun lebih cepat.

3. Pilih bentuk durian yang proporsional
Bentuk durian ternyata turut memengaruhi jumlah daging buah di dalamnya. Durian dengan bentuk bulat atau oval yang simetris umumnya memiliki ruang buah yang lebih penuh sehingga menghasilkan lebih banyak daging.

Sebaliknya, durian yang bentuknya tidak beraturan atau terlalu pipih biasanya memiliki beberapa ruang yang kosong atau berisi daging lebih sedikit. Jika membeli durian yang dijual per buah, memilih bentuk yang proporsional tentu memberikan nilai yang lebih baik.

Namun, ukuran besar bukan berarti selalu lebih baik. Dalam beberapa kasus, durian berukuran sedang justru memiliki rasa yang lebih pekat karena konsentrasi daging buahnya lebih tinggi.

4. Cium aroma durian
Aroma merupakan salah satu indikator kematangan yang paling mudah dikenali. Durian yang matang biasanya mengeluarkan aroma khas yang harum dan cukup kuat, tetapi tidak menyengat berlebihan.
Jika aroma yang tercium masih menyerupai bau rumput atau sangat samar, kemungkinan buah belum matang. Sebaliknya, aroma yang terlalu tajam dapat menjadi tanda bahwa durian sudah terlalu matang.

Untuk hasil yang lebih akurat, cobalah mencium aroma pada bagian atas dan bawah buah karena tingkat kematangannya bisa sedikit berbeda.

5. Goyangkan durian secara perlahan
Cara sederhana lainnya adalah menggoyangkan durian dengan lembut menggunakan kedua tangan. Tujuannya untuk merasakan apakah daging buah di dalam masih memiliki sedikit ruang untuk bergerak.

Apabila terasa ada gerakan halus dari dalam buah, umumnya durian sudah matang dan siap dikonsumsi. Sebaliknya, jika tidak terasa adanya pergerakan sama sekali, kemungkinan durian masih mentah, terlalu matang, atau kualitas dagingnya kurang baik.

Selain itu, durian yang terasa sedikit lebih ringan dari perkiraan ukurannya sering kali menunjukkan kadar air yang sudah pas sehingga cita rasanya lebih maksimal.

6. Dengarkan suara saat kulit diketuk
Penjual durian berpengalaman biasanya mengetuk kulit durian menggunakan alat atau gagang pisau. Cara ini bertujuan untuk mengetahui kondisi ruang di dalam buah.

Durian yang baik akan menghasilkan suara yang terdengar lebih nyaring dan berongga. Sebaliknya, suara yang terdengar padat atau berat dapat mengindikasikan ruang buah tidak berkembang dengan baik atau tingkat kematangannya belum optimal.

Memang dibutuhkan pengalaman untuk membedakan karakter suara tersebut, tetapi semakin sering memperhatikan proses ini, kemampuan mengenalinya akan semakin baik.

7. Tekan daging buah setelah durian

Jika penjual membuka durian sebelum transaksi selesai, manfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksa tekstur daging buahnya. Tekan perlahan menggunakan ujung jari.

Daging durian yang matang biasanya terasa lembut, sedikit kenyal, dan tidak keras.

Hindari daging yang masih kaku karena menandakan buah belum matang sempurna. Sebaliknya, jika teksturnya terlalu lembek hingga berair, kemungkinan durian sudah melewati puncak kematangannya.

Langkah ini menjadi tahap akhir yang paling meyakinkan untuk memastikan kualitas durian sebelum dibeli.

Nah, itulah cara memilih durian yang bagus agar bisa langsung dinikmati. Di Indonesia sendiri, musim panen durian umunya berlangsung mulai September.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260720093409-262-1382607/simak-baik-baik-ini-7-cara-memilih-durian-yang-bagus-dan-berkualitas

Awas! Lebih dari 70% Depot Air Minum Isi Ulang Tak Higienis

Awas! Lebih dari 70% Depot Air Minum Isi Ulang Tak Higienis

Jakarta – Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Dirjen PKTN) Kementerian Perdagangan, Moga Simatupang, menyebut keberadaan depot air minum isi ulang atau DAMIU merupakan solusi terjangkau untuk memenuhi kebutuhan banyak keluarga.

Namun akses air minum yang terjangkau itu sering kali tak memenuhi aspek keamanan, kualitas, dan perlindungan konsumen. Membuat air minum yang dijual jauh dari kata layak konsumsi.

“Seperti kita ketahui kan ada beberapa kali viral ya, banyak kemasan air minum itu yang sudah kotor, kusam, sudah tidak layak, tapi masih digunakan untuk mengisi air minum di masyarakat,” kata Moga saat ditemui usai diskusi publik terkait DAMIU di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2026).

Berdasarkan hasil uji laboratorium yang dilakukan Yayasan Jiva Svastha Nusantara sepanjang 2025 di tiga kota yakni Bandung, Sumedang, dan Jakarta Selatan, diketahui mayoritas atau lebih dari 70% depot air minum isi ulang yang beroperasi tidak higienis dan positif terkontaminasi bakteri E. coli dan Coliform.

Terburuk ada di wilayah Bandung, di mana 61 dari 72 (84%) depot air minum yang diuji menunjukkan hasil positif terkontaminasi. Selanjutnya ada di Jakarta Selatan, di mana 21 dari 27 (78%) depot yang dinyatakan positif terkontaminasi.

Kemudian di Kota Sumedang, 11 dari 15 (73%) depot air minum menunjukkan hasil positif terpapar bakteri E. coli dan Coliform. Menunjukkan bagaimana mayoritas depot tidak memenuhi standar terkait higienis.

“Kepatuhan merupakan bagian dari tanggung jawab pelaku usaha kepada konsumen. Pelaku usaha harus memastikan bahwa barang dan jasa yang diperdagangkan memiliki ketentuan yang berlaku,” ujar Moga.

Untuk itu, Moga kembali menegaskan bahwa praktik perdagangan air minum isi ulang sudah lama diatur dalam Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan (Kepmenperindag) Nomor 651 Tahun 2004 tentang Persyaratan Teknis Depot Air Minum dan Perdagangannya.

Kemudian ada juga Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen yang mewajibkan pelaku usaha menjamin mutu barang yang diproduksi dan diperdagangkan sesuai dengan standar mutu barang atau jasa yang berlaku.

“Depotnya itu harus memiliki NIB. Kemudian yang kedua, dia harus mempunyai sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS) dan juga berasal dari sumber air yang memiliki izin, serta secara reguler alatnya itu dimonitor oleh lembaga yang berkompeten,” jelas Moga terkait aturan berusaha DAMIU.

Selain kewajiban, ada juga sejumlah larangan yang tidak boleh dilanggar pelaku usaha DAMIU seperti menyediakan atau menggunakan galon bermerek, memiliki stok produk air minum dalam wadah siap jual, mengisi ulang dan menggunakan galon yang tidak layak pakai, dan memasang segel atau ‘shrink wrap’ pada tutup galon.

“Ketika masyarakat membeli air minum, masyarakat bukan hanya membeli sebuah produk. Masyarakat juga memiliki hak untuk mendapatkan produk yang aman, bermutu, dan sesuai dengan informasi yang diberikan oleh pelaku usaha,” tandasnya.

Sumber : https://finance.detik.com/industri/d-8593559/awas-lebih-dari-70-depot-air-minum-isi-ulang-tak-higienis

Meta Luncurkan Seller, Aplikasi Khusus untuk Facebook Marketplace

Meta Luncurkan Seller, Aplikasi Khusus untuk Facebook Marketplace

KOMPAS.com – Induk Instagram, WhatsApp, dan Facebook, Meta resmi meluncurkan aplikasi baru bernama Seller.

Aplikasi ini dirancang khusus untuk pengguna yang aktif berjualan di platform jual beli yang ada di Facebook, Facebook Marketplace.

Secara umum, Seller menghadirkan berbagai tools untuk mengelola bisnis, mulai dari pembuatan listing berbasis kecerdasan buatan (AI), hingga pengelolaan inventaris.

Salah satu fitur unggulan Seller adalah Meta AI yang sudah terintegrasi ke dalam aplikasi.

Dengan fitur ini, pengguna cukup mengunggah foto barang, kemudian AI akan membuat judul, deskripsi, menentukan kategori, sekaligus memberikan rekomendasi harga.

Aplikasi ini juga mendukung fitur bulk listing untuk mengunggah banyak produk sekaligus. Sehingga, pengguna tak perlu repot mengunggah barang jualan satu per satu secara manual.

Seller turut menghadirkan Seller Home yang menampilkan aktivitas penting, seperti pesanan yang harus dikirim, pesan pembeli yang belum dibalas, serta ringkasan performa penjualan.

Kemudian ada fitur Unified Seller Inbox mengelompokkan percakapan berdasarkan produk sehingga lebih mudah dikelola.

Ada pula fitur Performance Insights yang menampilkan data seperti jumlah tayangan, klik, percakapan dengan pembeli, dan produk yang terjual untuk membantu penjual mengevaluasi performa bisnisnya.

Verifikasi penjual

Salah satu perubahan yang akan segera diberlakukan adalah kewajiban verifikasi identitas formal bagi pengguna yang ingin mendaftar sebagai penjual, terutama untuk kategori barang berisiko tinggi dan bernilai mahal, seperti barang elektronik, kendaraan, hingga properti.

Jika sebelumnya pengguna Facebook bisa dengan mudah mengunggah foto barang bekas dan langsung menawarkannya ke publik hanya dalam hitungan detik, kini Meta akan meminta penjual untuk melengkapi verifikasi tanda pengenal resmi (KTP) dan pemindaian wajah.

Langkah verifikasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa akun yang menawarkan barang adalah manusia nyata yang dapat dimintai pertanggungjawaban, bukan bot komputasi atau sindikat penipu siber yang kerap memanfaatkan akun-akun kloningan atau akun hasil retasan.

Meta juga dikabarkan akan memberikan label khusus “Penjual Terverifikasi” (Verified Seller) pada profil pengguna yang telah lolos verifikasi.

Akun-akun terverifikasi ini nantinya akan diprioritaskan oleh algoritma Facebook, sehingga iklan produk mereka akan lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli di sekitarnya.

Baru ada di iOS

Saat ini, Seller baru tersedia di Apple App Store bagi pengguna iOS berusia 18 tahun ke atas di Amerika Serikat (AS). Tak disebutkan kapan negara lain akan dapat aplikasi ini.

Selain menyediakan Seller di AS, Meta juga tengah menguji versi web dari Seller untuk pengguna aplikasi di iOS dan Android.

Meta menegaskan pengguna yang tak memakai aplikasi Seller akan tetap bisa berjualan melalui aplikasi Facebook seperti biasa.

Bagi yang menggunakan Seller, seluruh listing, riwayat pesan, dan histori penjualan akan otomatis tersinkronisasi dengan akun Facebook. Produk yang dibuat di Seller juga akan langsung muncul di Facebook Marketplace.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari laman Meta, peluncuran Seller ini dilakukan bertepatan dengan hampir 10 tahun usia Facebook Marketplace.

Menurut Meta, platform tersebut kini menampung lebih dari 430 juta listing setiap bulan di seluruh dunia.

Platform ini, kata Meta, juga telah berkembang dari tempat jual beli barang bekas menjadi sarana usaha bagi banyak pengguna.

Sumber : https://tekno.kompas.com/read/2026/07/25/10400037/meta-luncurkan-seller-aplikasi-khusus-untuk-facebook-marketplace

5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya

5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya

Ajaran tentang adab bertetangga dijelaskan dalam Al-Qur’an, hadis Nabi Muhammad SAW, hingga nasihat para ulama. Karena itu, menjaga hubungan baik dengan tetangga bukan sekadar etika sosial, tetapi juga bagian dari ibadah kepada Allah SWT.

Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa tetangga adalah rumah-rumah yang berada di sekitar tempat tinggal seseorang. Meski ada riwayat yang menyebut batas 40 rumah dari empat penjuru, para ulama menilai riwayat tersebut lemah. Karena itu, penentuan siapa yang disebut tetangga dikembalikan kepada kebiasaan atau adat masyarakat setempat (‘urf).

Yang terpenting, Islam memberikan pedoman yang jelas tentang bagaimana seorang muslim harus memperlakukan orang-orang yang tinggal di sekitarnya. Berikut-adab-adab bertetangga yang harus diperhatikan kaum muslimin.

Adab Bertetangga dalam Islam

1. Menghormati dan Memuliakan Tetangga

Islam memerintahkan setiap muslim untuk menghormati dan memuliakan tetangganya. Sikap ini menjadi kunci terciptanya kehidupan yang rukun dan damai di tengah masyarakat.

Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tetangganya.” (HR Bukhari dan Muslim).

Menghormati tetangga dapat diwujudkan dengan berbagai cara, di antaranya:

(1) Tidak membuka atau menyebarkan aib tetangga

(2) Tidak mencampuri urusan pribadi mereka selama tidak melanggar syariat maupun merugikan orang lain

(3) Berkomunikasi dengan sopan dan menjaga tutur kata.

2. Berbuat Baik kepada Tetangga

Berbuat baik kepada tetangga merupakan perintah Allah SWT. Hal tersebut ditegaskan dalam Surah An-Nisa ayat 36 yang memerintahkan kaum muslimin untuk berbuat baik kepada orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin, serta tetangga dekat maupun tetangga jauh.

Allah SWT berfirman:

“Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Berbuat baiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh…” (QS An-Nisa: 36).

Bentuk kebaikan kepada tetangga antara lain:
– Menjenguk ketika sakit. – Membantu saat mengalami kesulitan.
– Mengucapkan salam dan tersenyum ketika bertemu.
– Tidak membedakan perlakuan terhadap tetangga karena status sosial.

3. Gemar Berbagi dan Menghargai Pemberian Tetangga

Islam sangat menganjurkan berbagi makanan kepada tetangga. Selain mempererat silaturahmi, kebiasaan ini juga menjadi bentuk kepedulian sosial.

Rasulullah SAW bersabda: “Wahai Abu Dzar, apabila engkau memasak kuah, perbanyaklah airnya, lalu berikanlah kepada tetanggamu.” (HR Muslim).

Dalam hadis lain Rasulullah bersabda: “Janganlah seorang tetangga meremehkan pemberian tetangganya meskipun hanya berupa kaki kambing.” (HR Bukhari dan Muslim).

Hadis tersebut mengajarkan agar seorang muslim tidak meremehkan sekecil apa pun pemberian tetangganya, karena menghargai pemberian berarti menjaga hati dan mempererat persaudaraan.

4. Tidak Menyakiti Tetangga

Islam melarang keras menyakiti tetangga, baik melalui ucapan maupun perbuatan. Larangan ini bahkan dikaitkan langsung dengan kesempurnaan iman.

Rasulullah SAW bersabda:

“Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman.” Para sahabat bertanya, “Siapa wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Orang yang tetangganya tidak merasa aman dari gangguannya.” (HR Bukhari dan Muslim).

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dalam Syarah Riyadhus Shalihin menjelaskan bahwa seorang muslim tidak boleh berbuat zalim, berkhianat, culas maupun jahat kepada tetangganya. Gangguan tersebut dapat berupa perkataan yang menyakiti maupun tindakan yang merugikan.
Karena itu, setiap muslim hendaknya menjaga lisan, sikap, dan perilaku agar tidak menjadi sebab keresahan bagi tetangganya.

5. Tidak Mengganggu Kenyamanan Tetangga

Selain tidak menyakiti, seorang muslim juga diperintahkan untuk tidak mengganggu kenyamanan tetangga.

Dalam Al-Adab Al-Mufrad, Rasulullah SAW memberikan peringatan bahwa ibadah yang banyak tidak akan bernilai jika seseorang gemar mengganggu tetangganya.

Dalam kehidupan sehari-hari, adab ini dapat diwujudkan dengan cara:

– Tidak memarkir kendaraan hingga menghalangi akses rumah tetangga.
– Tidak memutar musik atau suara keras yang mengganggu.
– Menjaga kebersihan lingkungan.
– Merapikan pohon atau tanaman agar tidak mengganggu halaman tetangga.

Sumber : https://kalam.sindonews.com/read/1730941/70/5-adab-bertetangga-dalam-islam-lengkap-dengan-dalilnya-1784689640

Cara Mengenali Rumah Tangga Samawa, Ini 7 Ciri-Cirinya Menurut Ajaran Islam

Cara Mengenali Rumah Tangga Samawa, Ini 7 Ciri-Cirinya Menurut Ajaran Islam

Ciri-ciri rumah tangga yang Samawa atau sakinah, mawaddah dan rahmah (penuh ketentraman, berkasih sayang dan dirahmati Allah Ta’ala), penting diketahui kaum Muslim. Apa saja ciri-cirinya tersebut?

Saat ini marak terjadi pertikaian dan problematika rumah tangga digembor-gemborkan di ruang publik dan laman jagat maya. Kondisi ini sangat memprihatinkan, terutama kemungkinan jejak digital yang akan terus ada dan bisa memperkeruh kondisi keluarga.

Dalam Islam, banyak contoh yang bisa diteladani ketika menyelesaikan konflik rumah tangga tersebut. Bahkan, Islam juga memberikan solusi terbaik bagaimana menciptakan keluarga atau rumah tangga Islami ini, yakni keluarga Samawa (sakinah, mawaddah dan rahmah)

Ciri-ciri rumah tangga yang Samawa atau sakinah, mawaddah dan rahmah (penuh ketentraman, berkasih sayang dan dirahmati Allah Ta’ala), penting diketahui kaum Muslim. Apa saja ciri-cirinya tersebut?

Saat ini marak terjadi pertikaian dan problematika rumah tangga digembor-gemborkan di ruang publik dan laman jagat maya. Kondisi ini sangat memprihatinkan, terutama kemungkinan jejak digital yang akan terus ada dan bisa memperkeruh kondisi keluarga.

Dalam Islam, banyak contoh yang bisa diteladani ketika menyelesaikan konflik rumah tangga tersebut. Bahkan, Islam juga memberikan solusi terbaik bagaimana menciptakan keluarga atau rumah tangga Islami ini, yakni keluarga Samawa (sakinah, mawaddah dan rahmah)

Dalam Kitab Uqudulujain karya Syeikh Nawawi Al-Bantani , ulama besar asal Banten yang berdakwah di Makkah menjelaskan ada beberapa kriteria atau tanda rumah tangga islami ini. Di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Dibentuk atas dasar Ibadah

Rumah tangga didirikan dalam rangka ibadah kepada Allah, dari proses pemilihan jodoh, pernikahan (akad nikah, walimah) sampai membina rumah tangga jauh dari unsur kemaksiatan atau yang tidak islami. Sebagaimana tugas kita di muka bumi ini yang hanya untuk mengabdi/beribadah kepada Allah, maka pernikahan pun harus diniatkan dalam rangka hal tersebut.

Beberapa contoh yang tidak islami, pemilihan jodoh tidak berdasarkan diennya (agamanya), proses berpacaran, dan tradisi-tradisi budaya yang melanggar syariat.

2. Terjadi internalisasi nilai Islam secara kaffah (Menyeluruh)

Dalam rumah tangga islami segala adab-adab Islam dipelajari dan dipraktikkan sebagai filter bagi penyakit moral di era globalisasi ini. Suami bertanggung jawab terhadap perkembangan pengetahuan keislaman dari istri, dan bersama-sama menyusun program bagi pendidikan anak-anaknya. Saling tolong-menolong dan saling mengingatkan untuk meningkatkan kefahaman dan praktik ibadah. Oleh sebab itu suami dan istri harus memiliki pengetahuan yang cukup memadai tentang Islam.

3. Terdapat qudwah (Keteladanan)

Setiap hendak keluar atau masuk rumah anggota keluarga membiasakan mengucapkan salam dan mencium tangan. Ini merupakan contoh yang akan membekas pada anak-anak sehingga mereka tidak canggung mengucapkan salam ketika telah dewasa. Bagaimana mungkin anak akan mendirikan salat di awal waktu, sementara orang tuanya asyik melihat televisi pada saat azan berkumandang (ini contoh yang buruk).

4. Adanya pembagian tugas sesuai dengan Syariat

Islam memberikan hak dan kewajiban masing-masing bagi anggota keluarga secara tepat dan manusiawi. Sebagaimana Firman Allah:

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian daripada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. An-Nisa: 32).

Suami atau istri harus faham apa kewajiban dan haknya, sehingga tidak terjadi pertengkaran karena masing-masing hanya menuntut haknya terpenuhi tanpa melakukan kewajibannya.

5. Tercukupinya kebutuhan materi secara wajar

Suami harus membiayai kelangsungan kebutuhan materi keluarganya, karena itu salah satu tugas utamanya. Seperti yang tercantum dalam Al-Qur’an surat Al Baqarah 233: “…Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang makruf”.

6. Menghindari hal-hal yang tidak Islami

Banyak kegiatan atau barang-barang yang tidak islami harus disingkirkan dari dalam rumah. Misalnya penghormatan kepada benda-benda keramat, memajang patung-patung, media atau tayangan yang tidak islami seperti gambar mesum dan adegan kekerasan, atau memperdengarkan lagu-lagu yang tidak menambah keimanan.

7. Berperan dalam pembinaan masyarakat

Keluarga islami harus memberikan kontribusi bagi perbaikan masyarakat sekitarnya. “Serulah (manusia) kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik.Sesungguhnya Rabbmu Dia-lah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia-lah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. An-Nahl: 125).

Kita tidak bisa hidup sendirian terpisah dari masyarakat. Oleh sebab itu setiap anggota keluarga islami harus memiliki semangat berdakwah. Suami harus dapat mengatur waktu yang seimbang untuk Allah (ibadah ritual), untuk keluarga (mendidik keluarga serta bercengkrama bersama istri dan anak-anak), waktu untuk umat (mengisi ceramah, mendatangi pengajian, menjadi pengurus masjid, panitia kegiatan keislaman) dan waktu mencari nafkah. Begitu pula dengan istri harus diberi kesempatan untuk bekiprah di jalan dakwah untuk memperbaiki muslimah di sekitarnya.

Demikian ciri-ciri rumah tangga islami yang dijelaskan oleh Syeikh Nawawi Al-Bantani secara singkat.

Sumber : https://kalam.sindonews.com/read/1732921/69/cara-mengenali-rumah-tangga-samawa-ini-7-ciri-cirinya-menurut-ajaran-islam-1785200875

Ternyata Ini Cara AI Bantu Konsultan SAP Kerja Lebih Rapi

Ternyata Ini Cara AI Bantu Konsultan SAP Kerja Lebih Rapi

JAKARTA – PT Soltius Indonesia mulai memakai teknologi AI baru bernama SAP Joule for Consultants. Sederhananya, ini adalah asisten AI yang bisa diajak “ngobrol” untuk membantu tim konsultan IT menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan hasilnya lebih seragam kualitasnya.

Soltius sendiri adalah salah satu mitra resmi SAP (perusahaan software besar asal Jerman yang biasa dipakai perusahaan-perusahaan untuk mengurus data keuangan, gudang, sampai karyawan) dengan status tertinggi, yaitu SAP Platinum Partner.

Soltius berkantor di Jakarta dengan sekitar 350 karyawan. Tugas mereka membantu banyak perusahaan mengatur sistem digitalnya, mulai dari sistem gudang, keuangan, sumber daya manusia, sampai analisis data.

Tapi makin lama, tim konsultan mereka makin kewalahan karena beberapa hal ini:

  • Waktu banyak habis hanya untuk mencari-cari dokumen dan panduan kerja yang berserakan
  • ⁠Hasil kerja tiap konsultan tidak selalu sama bagusnya, tergantung pengalaman masing-masing orang
  • Proses pengaturan sistem dan perbaikan masalah masih dikerjakan manual, jadi lambat
  • Saat klien bertanya hal rumit, tidak selalu bisa dijawab cepat
  • Karyawan baru butuh waktu lama untuk benar-benar siap kerja

Kalau dibiarkan, semua ini bikin pelanggan menunggu lebih lama dan kualitas layanan jadi naik-turun.

Apa yang Bisa Dilakukan SAP Joule?

SAP Joule for Consultants ibarat “kamus berjalan” yang sudah dilatih dengan semua pengetahuan resmi SAP — dokumentasi, diskusi komunitas, sampai panduan teknis.

Konsultan tinggal bertanya, jawabannya langsung muncul, kapan saja dibutuhkan selama proyek berjalan.

AI tersebut juga sudah terhubung langsung ke beberapa sistem SAP yang biasa dipakai perusahaan, yaitu SAP S/4HANA Cloud, SAP SuccessFactors, dan SAP Business Technology Platform.

Jadi konsultan bisa langsung mengambil data yang dibutuhkan dan mengerjakan tugas di sistem itu, dengan tetap aman dan terkontrol.

Bernardy Suhendra, Presiden Direktur PT Soltius Indonesia, menjelaskan alasan perusahaannya memakai AI ini.

“Masa depan konsultasi SAP ada pada pemanfaatan AI yang efektif. SAP Joule for Consultants memungkinkan tim kami memanfaatkan pengetahuan SAP secara kolektif, mempercepat pemecahan masalah, dan menghasilkan hasil yang lebih baik dengan keyakinan yang lebih tinggi,” kata Bernardy.

Sianto Wongjoyo, Managing Director SAP Indonesia, menambahkan bahwa mitra seperti Soltius berperan penting menyalurkan manfaat AI ke pelanggan.

“Mitra seperti Soltius berperan kunci dalam membawa nilai AI kepada pelanggan. Dengan SAP Joule for Consultants, kami memberdayakan tim konsultasi dengan konteks SAP yang mendalam dan bantuan berbasis AI,” ujar Sianto.

Sumber : https://tekno.sindonews.com/read/1732949/207/ternyata-ini-cara-ai-bantu-konsultan-sap-kerja-lebih-rapi-1785208038