Month: August 2026
Hujan Deras Ubah Gurun Madinah Jadi Aliran Air
Jakarta – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mengguyur sejumlah wilayah Madinah, Arab Saudi. Cuaca mendung disertai hujan susulan membuat beberapa kawasan mengalami banjir, sementara hamparan gurun yang biasanya kering berubah menjadi aliran air.
Peringatan Cuaca di Sejumlah Wilayah Arab Saudi
Di tengah hujan yang mengguyur Madinah, Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi juga mengeluarkan prakiraan mengenai potensi cuaca buruk di sejumlah wilayah.
Pusat Meteorologi Nasional memperkirakan terjadinya badai petir yang disertai hujan es di sebagian wilayah Jazan, Asir, Baha, Makkah, dan Madinah.
Selain itu, awan badai berpotensi terbentuk di beberapa wilayah lainnya, seperti Hail, Jouf, Wilayah Perbatasan Utara, Provinsi Timur, dan Najran.
Kondisi angin juga menjadi perhatian. Angin yang membawa debu dan pasir diperkirakan terjadi di sejumlah kawasan. Bahkan, jarak pandang horizontal di beberapa wilayah Tabuk berpotensi turun hingga mendekati nol.
Di kawasan Laut Merah, kecepatan angin permukaan diperkirakan berada pada kisaran 15-35 kilometer per jam. Kecepatannya dapat meningkat hingga lebih dari 50 kilometer per jam di wilayah yang terdampak awan badai, khususnya bagian tengah dan selatan.
Tinggi gelombang diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,5 meter. Namun, gelombang dapat meningkat hingga lebih dari 2 meter ketika badai petir terjadi.
Kondisi laut di wilayah yang terdampak badai juga diperkirakan cukup ganas.
Sementara itu, kondisi di kawasan Teluk Arab relatif lebih tenang. Kecepatan angin diperkirakan berkisar 10-30 kilometer per jam dengan tinggi gelombang antara 0,5 hingga 1 meter.
Fenomena tersebut turut menarik perhatian para penggemar aktivitas lintas alam. Salah satunya Jawaher Shaheen yang bersama suaminya menjelajahi sejumlah kawasan di sekitar Madinah menggunakan kendaraan off-road.
Dilansir dari Arab News, Minggu (30/8/2026), keduanya melakukan perjalanan ke beberapa lokasi di sekitar Madinah pada pekan ini. Jarak antarlokasi yang mereka datangi berkisar 15-20 kilometer. Perjalanan dilakukan ketika hujan mulai turun dengan intensitas yang semakin tinggi.
Kepada Arab News, Shaheen menceritakan pengalaman mereka saat menyaksikan perubahan lanskap gurun setelah diguyur hujan.
“Lokasi pertama yang kami kunjungi adalah Al-Qaa di Afrah Al-Raddadi sekitar pukul 16.00, saat hujan mulai turun dengan deras,” ujarnya.
Setelah dari lokasi pertama, Shaheen dan suaminya melanjutkan perjalanan menuju Al-Furaish. Di kawasan tersebut, hujan turun lebih lebat hingga membuat air mulai mengalir di sejumlah area.
“Lokasi kedua adalah Al-Furaish, tempat hujan turun lebih lebat. Karena intensitasnya yang tinggi, air banjir mulai mengalir.”
Perjalanan antara kedua lokasi tersebut membutuhkan waktu sekitar satu jam. Menurut Shaheen, hujan dengan intensitas paling tinggi terjadi di sekitar Malaf Aar di Al-Sadarah.
“Hujan di lokasi pertama dan kedua berlangsung antara 15 hingga 30 menit; hujan sempat sangat deras sebelum akhirnya mereda menjelang matahari terbenam,” katanya.
Ia juga menyebut hujan terus terjadi selama tiga hari. Curah hujan paling tinggi tercatat pada Jumat.
Gurun Berubah Jadi Aliran Air
Bagi Shaheen, hujan di kawasan gurun Madinah memberikan pengalaman tersendiri. Ia memang memiliki pengalaman dalam perjalanan lintas alam atau overlanding di berbagai wilayah Arab Saudi.
Bersama suaminya, ia tertarik menjelajahi kawasan Madinah karena wilayah tersebut memiliki lanskap alam yang beragam, termasuk medan gurun yang luas.
Menurutnya, perubahan kondisi gurun setelah hujan menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Hamparan pasir dan bebatuan yang sebelumnya kering dapat berubah menjadi jalur aliran air dalam waktu singkat.
“Masih ada kemungkinan hujan lagi,” ujarnya. “Kami sangat antusias menyambut musim ini dan menantikan saat lanskap berubah dari gurun menjadi aliran air, sebelum akhirnya menghijau dan tampak seperti surga tersembunyi.”
Fenomena tersebut memperlihatkan karakter alam Arab Saudi yang tidak selalu identik dengan kondisi kering dan panas. Pada musim tertentu, hujan dapat turun dengan intensitas cukup tinggi dan menyebabkan air mengalir di kawasan gurun.
Kemunculan Bintang Suhail Jadi Penanda Pergantian Musim
Selain fenomena hujan, perubahan musim di Arab Saudi juga dikaitkan dengan kemunculan bintang Suhail. Majed Al-Sahoubi, pakar astronomi dan studi mengenai hubungan antara bintang, musim, dan cuaca, menjelaskan bahwa waktu kemunculan bintang tersebut berbeda-beda berdasarkan wilayah.
“Bintang ini muncul di Jazan, wilayah selatan Kerajaan, sekitar tanggal 7 Agustus; di wilayah tengah Arab Saudi sekitar tanggal 24 Agustus; dan di wilayah paling utara antara tanggal 7 hingga 10 September,” ujarnya.
Menurut Al-Sahoubi, awal musim Suhail tidak dapat ditentukan berdasarkan satu tanggal yang berlaku untuk seluruh wilayah Arab Saudi.
Ia menjelaskan bahwa masyarakat Arab telah lama mengenal bintang Suhail dan mengaitkannya dengan perubahan kondisi cuaca. Namun, kemunculan bintang tersebut bukan penyebab terjadinya hujan.
“Bangsa Arab telah mengenal dan mengagumi Suhail sejak zaman dahulu, namun kemunculannya tidak memiliki kaitan langsung dengan curah hujan.”
“Sebaliknya, kemunculannya dikaitkan dengan membaiknya kondisi cuaca. Hubungan ini bersifat sebagai penanda, bukan hubungan sebab-akibat. Suhail merupakan pertanda bahwa kondisi mulai membaik, namun bintang itu sendiri tidak memengaruhi atau mengubah cuaca.”
Dengan kata lain, kemunculan Suhail lebih berfungsi sebagai indikator perubahan musim berdasarkan pengamatan tradisional masyarakat Arab, bukan sebagai faktor yang menyebabkan perubahan cuaca.
Hujan di Gurun Masih Belum Konsisten
Al-Sahoubi juga menjelaskan bahwa curah hujan pada periode ini masih memiliki pola yang tidak menentu. Kondisi tersebut terutama terjadi di kawasan tengah Arab Saudi dan wilayah gurun.
Berbeda dengan wilayah selatan, seperti Abha dan Al-Baha, yang cenderung memiliki curah hujan lebih konsisten pada periode tertentu.
“Di kawasan gurun, curah hujan pada masa ini biasanya tidak menentu, sedangkan periode hujan yang lebih konsisten baru akan dimulai sekitar tanggal 16 Oktober, insya Allah.”
Kondisi tersebut membuat hujan yang turun di kawasan gurun menjadi fenomena yang menarik perhatian. Dalam waktu singkat, air dapat mengalir melewati permukaan gurun dan menciptakan pemandangan berbeda dari kondisi biasanya.
Sumber : https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-8640231/hujan-deras-ubah-gurun-madinah-jadi-aliran-air
Perbedaan Masya Allah, Tabarakallah, dan Allahumma Baarik
Jakarta – Ucapan Masya Allah, Tabarakallah, dan Allahumma Baarik sangat akrab di telinga umat Islam. Ketiga ucapan ini sering diucapkan saat melihat hal-hal yang menakjubkan, keindahan, atau ketika mendoakan keberhasilan seseorang.
Meskipun sama-sama mengandung puji-pujian kepada Allah SWT, masih banyak orang yang keliru dalam memahami perbedaan arti serta waktu penggunaan yang tepat.
Lantas, bagaimanakah perbedaan ucapan Masya Allah, Tabarakallah, dan Allahumma Baarik? Bagaimana tulisan Arab, Latin, dan artinya serta kapan waktu diucapkannya ketiga ucapan tersebut?
Bacaan Masya Allah, Tabarakallah, dan Allahumma Baarik
Berikut adalah lafaz dan arti dari masing-masing ucapan Masya Allah, Tabarakallah, dan Allahumma Baarik:
1. Masya Allah
مَا شَاءَ اللَّهُ
Latin: Masya Allah
Arti: “Sesuatu yang Allah SWT kehendaki.”
Kata Masya Allah sudah tercantum dalam KBBI dengan makna apa yang dikehendaki Allah SWT.
2. Tabarakallah
تَبَارَكَ اللَّهُ
Latin: Tabarakallah
Arti: “Maha Suci Allah.”
Dalam kitab Al Tahrir wa al Tanwir karya Ibnu ‘Asyur, kata tabarak menampakkan sifat pada sesuatu yang disifati. Dan Tabaraka ini dalam banyak hadits selalu berdampingan dengan kata Ta’ala, yang digunakan untuk Keagungan Allah SWT.
3. Allahumma Baarik
اللَّهُمَّ بَارِكْ
Latin: Allahumma Baarik (atau lengkapnya Allahumma baarik ‘alaih / ‘alaihi / ‘alaika)
Arti: “Ya Allah, berkahilah dia/hal ini.”
Perbedaan Masya Allah, Tabarakallah, dan Allahumma Baarik
Perbedaan mendasar dari ketiga ucapan ini terletak pada fokus ucapan dan tujuan spiritualnya:
Masya Allah (Bentuk Pengakuan)
Diucapkan sebagai bentuk ikrar bahwa segala bentuk keindahan, kehebatan, atau keberhasilan yang kita lihat terjadi semata-mata atas kehendak dan izin Allah SWT, bukan karena kehebatan manusia.
Tabarakallah (Bentuk Pujian Agung)
Diucapkan untuk memuji keagungan Allah SWT yang Maha Melimpahkan keberkahan atas penciptaan atau karunia-Nya yang menakjubkan.
Allahumma Baarik (Bentuk Doa Permohonan)
Berbeda dengan dua ucapan sebelumnya yang berupa pujian dan pengakuan, Allahumma Baarik secara khusus berbentuk doa permohonan keberkahan (mubarak) langsung kepada Allah untuk orang lain atau barang/hal yang sedang dilihat.
Waktu Mengucapkan Masya Allah, Tabarakallah, dan Allahumma Baarik
Agar tidak salah tempat, berikut panduan waktu dan situasi yang tepat untuk mengucapkan ketiga ucapan tersebut:
1. Waktu Mengucapkan Masya Allah
Diucapkan saat merasa kagum, takjub dan heran akan suatu hal yang berhasil diraih oleh diri sendiri.
Contoh: Saat melihat anak sendiri mendapat nilai bagus, melihat kendaraan pribadi yang baru dibeli, atau memiliki bangunan yang megah.
2. Waktu Mengucapkan Tabarakallah
Diucapkan saat menyaksikan kekuasaan atau keindahan ciptaan Allah yang sangat menakjubkan di alam semesta maupun kelebihan pada diri seseorang.
Contoh: Saat melihat pemandangan alam yang sangat indah, kelahiran bayi yang lucu, atau mengagumi bakat seseorang.
3. Waktu Mengucapkan Allahumma Baarik
Sangat dianjurkan diucapkan ketika memuji atau melihat kenikmatan maupun keberhasilan orang lain dengan memohon keberkahan Allah SWT.
Contoh: Saat memuji tumbuh kembang anak teman, melihat usaha teman yang makin sukses, atau mendatangi acara pernikahan.
IDI Usul Gaji Dokter Umum Minimal Rp 30 Juta, Spesialis Rp 110 Juta per Bulan
Jakarta – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengajukan usulan penetapan Standar Pendapatan Minimum (Take Home Pay Minimum) bagi dokter umum dan dokter spesialis yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah.
Usulan tersebut disampaikan melalui surat resmi bernomor 2009/PB/E.9/08/2026 yang ditujukan kepada Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Keuangan. Langkah ini diambil guna menjamin keberlangsungan pelayanan medis, meningkatkan kesejahteraan tenaga medis, serta mendukung pemerataan dokter di seluruh wilayah Indonesia.
Rincian Standar Pendapatan Minimum Usulan IDI
Berdasarkan hasil kajian dan analisis IDI, standar pendapatan minimum ini dihitung berdasarkan standar waktu kerja normal 8 jam per hari, 40 jam per minggu, atau 160 jam per bulan:
- Dokter Umum Puskesmas: Rp 34.830.140 per bulan (Rp 217.688 per jam)
- Dokter Umum Rumah Sakit: Rp 30.825.067 per bulan (Rp 192.656 per jam)
- Dokter Spesialis: Rp 110.943.487 per bulan (Rp 693.396 per jam)
Skema pendapatan ini dihitung berdasarkan ketersediaan waktu kerja dokter, bukan jumlah pasien yang dilayani. Dengan demikian, dokter tetap berhak menerima pendapatan minimum sesuai jam kerjanya tanpa bergantung pada banyak atau sedikitnya pasien.
Insentif Daerah Terpencil dan Penyesuaian Tahunan
Dalam dokumen yang ditandatangani Ketua Umum PB IDI Slamet Budiarto dan Sekretaris Jenderal Telogo Wismo Agung Durmanto, IDI juga mendorong pemberian insentif tambahan bagi dokter yang bertugas di wilayah dengan akses terbatas.
“Dokter yang bekerja di daerah terpencil, sangat terpencil, perbatasan, kepulauan, dan/atau daerah dengan keterbatasan tenaga medis diberikan pendapatan sekurang-kurangnya 50% lebih tinggi dari standar pendapatan minimum tersebut,” tulis surat resmi PB IDI.
Selain itu, guna menjaga nilai riil pendapatan sejalan dengan laju inflasi dan biaya hidup, IDI mengusulkan agar standar pendapatan minimum ini disesuaikan atau ditingkatkan sekurang-kurangnya 10 persen setiap tahunnya. IDI juga meminta kepastian pembayaran jasa pelayanan dilakukan paling lambat 1 bulan setelah bulan pelayanan dilaksanakan.
Pakar Ungkap Kepribadian Otrovert, Apakah Kamu Termasuk?
Jakarta – Ada tipe kepribadian yang dikenal dengan nama otrovert. Konsep kepribadian tersebut diperkenalkan ke dalam kosakata pada tahun 2025 oleh psikiater Rami Kaminski, MD, dalam bukunya The Gift of Not Belonging.
Tak seperti introvert, ekstrovert, atau ambivert, otrovert bukan tipe kepribadian yang diakui secara resmi.
“Ini lebih merupakan gagasan yang dilihat orang dalam diri mereka sendiri dan dirasakan keterkaitannya,” kata peneliti psikolog kesehatan, Dr Alivia Murdock-Frazier.
Apa Itu Otrovert?
Otrovert digambarkan sebagai seseorang yang bisa bersosialisasi dengan baik, tetapi tidak terlalu peduli untuk diterima dalam kelompok. Dikutip dari laman Cleveland Clinic, mereka tidak merasa terlalu terikat pada identitas kelompok atau persetujuan orang lain.
Ciri-ciri Otrovert
Kaminski menjelaskan bahwa otrovert bisa menyesuaikan diri secara sosial, bahkan membentuk hubungan individu yang kuat. Namun, lingkungan kelompok bukan sesuatu yang mereka sukai.
“Otrovert dapat diterima dalam kelompok dan bahkan menjadi populer, tetapi mereka tetap menjadi orang luar secara emosional,” jelas Kaminski, dikutip dari laman India Today. Berikut ciri-ciri dari otrovert:
1. Rasa Kemandirian yang Kuat
Dari sudut pandang psikologis, otrovert dianggap sebagai individu yang mandiri dan tidak membutuhkan validasi eksternal. Otrovert cenderung fokus menjadi diri mereka sendiri daripada mengikuti norma atau kebiasaan yang dilakukan dalam sebuah kelompok.
“Mereka mungkin menjalani hidup mereka secara otonom dan mandiri, tanpa terlalu mempertimbangkan apa yang dipikirkan orang lain,” kata Dr Murdock-Frazier.
2. Lebih Menyukai Hubungan Personal
Otrovert bisa berinteraksi dalam berbagai situasi sosial. Namun, mereka tidak bergantung pada interaksi sosial untuk membangun identitas atau menentukan harga diri.
Otrovert juga cenderung lebih menyukai hubungan yang mendalam secara personal, seperti percakapan satu lawan satu, dibandingkan dinamika dalam kelompok besar. Terkadang, orang otrovert memang merasa kesepian, tetapi tidak terlalu parah.
“Orang otrovert sering merasa kesepian dalam kelompok, tetapi jarang bosan saat sendirian atau bersama beberapa teman dekat,” kata Kaminski.
3. Tidak Terlalu Memikirkan Penerimaan Sosial
Otrovert dapat merasakan adanya perbedaan atau jarak dengan orang-orang di sekitarnya dan tidak terlalu membutuhkan validasi dari lingkungan.
“Anda mungkin merasa tidak cocok dengan orang lain. Atau sebenarnya bisa menyesuaikan diri, tetapi Anda tidak peduli apakah Anda cocok atau tidak,” kata Dr Murdock-Frazier.
Dalam bukunya, Kaminski menunjuk seniman Frida Kahlo sebagai salah satu contoh yang mungkin menggambarkan karakter otrovert.
“Dia adalah sosok yang mandiri,” kata Dr Murdock-Frazier. “Kehidupan dan pekerjaannya mencerminkan seseorang yang mampu terhubung dengan orang lain sekaligus tetap nyaman berdiri terpisah dari norma dan harapan kelompok.”
Perbedaan Otrovert dengan Tipe Kepribadian Introvert-Ekstrovert-Ambivert
Berikut tipe kepribadian introvert-ekstrovert-ambivert dan perbedaannya dengan otrovert.
- Introvert: Cenderung menyukai tingkat stimulasi yang lebih rendah dan bisa merasa lelah setelah banyak bersosialisasi. Sementara itu, otrovert tidak selalu mencari kesendirian atau suasana yang tenang untuk melakukan refleksi diri.
- Ekstrovert: Biasanya mendapatkan energi dari interaksi dengan orang lain. Otrovert juga dapat berbaur dalam pesta dan berada dalam kelompok, tetapi mereka tidak merasa harus selalu dikelilingi banyak orang.
- Ambivert: Dapat memperoleh energi baik saat sendirian maupun ketika berada dalam kelompok, sehingga posisinya berada di tengah antara ekstrovert dan introvert.
Sementara itu, otrovert kemungkinan berada di posisi yang berbeda dalam spektrum tersebut.
Otrovert kemungkinan tidak menggantikan tipe kepribadian lain yang sudah dikenal dan juga belum diakui secara resmi sebagai kategori kepribadian tersendiri.
Jadi, seseorang bisa mengidentifikasi diri sebagai introvert atau ekstrovert dan juga merasa cocok dengan karakter otrovert.
Momen Kebersamaan Fun Hiking 2026
Kediri, 29 Agustus 2026 — Momen memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dirayakan secara berbeda dan penuh kehangatan oleh keluarga besar Trisna Group. Dipimpin langsung oleh sang CEO, Eggy Adityawan, lebih dari 100 karyawan dari berbagai divisi melangkah bersama menaklukkan jalur pendakian Gunung Klotok, Mojoroto, dalam ajang bertajuk Fun Hiking 2026.
Selain untuk menyemarakkan hari kemerdekaan, kegiatan ini digelar untuk mempererat tali silaturahmi serta membangun keakraban antarstaf dan manajemen. Suasana kekeluargaan terasa kental sepanjang jalur pendakian; para peserta saling menyemangati dan bahu-membahu melewati setiap medan.
Di sela-sela perjalanan, Eggy Adityawan memberikan pesan mendalam kepada seluruh jajarannya untuk menikmati setiap langkah tanpa menjadikannya sebagai beban.
“Pelan-pelan saja, tidak usah terburu-buru. Kalau capek, berhenti. Jangan dijadikan beban, gunakan sebagai tadabur ciptaan ALLAH Subhanahu wa ta’ala—bahwa ALLAH menciptakan gunung, udara yang segar, hewan-hewan, dan lain sebagainya. Bersikap ramahlah ke pendaki lain. Ingat, baca takbir saat menanjak dan baca tasbih saat menurun,” pesan Bapak Eggy Adityawan.
Rasa lelah para peserta terbayar tuntas saat rombongan berhasil menapakkan kaki di puncak Gunung Klotok. Suasana haru dan bangga tak terbendung, terutama bagi beberapa karyawan yang baru pertama kali meraskan pengalaman mendaki gunung. Kepuasan berhasil melampaui batas diri bersama rekan sejawat menjadi momen yang tak terlupakan.
Setibanya di garis finish, acara berlanjut dengan sesi sarapan bersama untuk mengembalikan stamina seluruh rombongan. Untuk menambah keceriaan dan mengapresiasi semangat para karyawan, Eggy Adityawan juga membagi-bagikan hadiah berupa uang tunai kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan kuis.
Berjalan sukses, aman, dan lancar, Fun Hiking 2026 meninggalkan kesan yang mendalam. Tak sedikit karyawan yang berharap kegiatan positif seperti ini dapat rutin diadakan kembali di tahun-tahun mendatang.
Warna Ungu Luntur saat Dimasak, Manfaat Ube Berkurang? Ini Faktanya
Jakarta – Ube (Dioscorea alata) atau yang dikenal juga dengan sebutan purple yam kerap menjadi primadona dalam berbagai olahan makanan kekinian berkat warna ungunya yang menggugah selera. Namun, saat diolah, terkadang warna ungu pekat pada ube bisa memudar atau luntur.
Warna ungu pada ube dihasilkan oleh antosianin yang merupakan senyawa antioksidan. Sehingga, banyak orang beranggapan bahwa memudarnya warna ungu ini menjadi pertanda hilangnya kandungan antioksidan di dalamnya.
Kaitan Warna Ungu dengan Antioksidan
Meluruskan kesalahpahaman tersebut, ahli Ilmu Pangan dan Teknologi Pangan dari Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran, Dr Aldila Din Pangawikan menjelaskan mekanisme sebenarnya di balik warna dan antioksidan pada ube.
Karena ube cenderung lebih tahan panas dibandingkan umbi ungu lainnya, banyak yang menyimpulkan bahwa kadar antioksidannya otomatis lebih terjaga.
Namun, meski warna dan antioksidan memiliki benang merah yang saling berkaitan melalui struktur antosianin, Aldi menegaskan, keduanya bukanlah parameter yang identik.
“Jadi, kalau ditanya apakah warna yang memudar itu berarti antioksidannya hilang, jawabannya nggak selalu. Jadi, perubahan warna itu terutama berkaitan dengan perubahan struktur kromofor, sebetulnya,” jelas Aldi kepada detikcom, Kamis (27/8/2026).
Kromofor adalah zat pada molekul yang menyebabkan ube berwarna ungu saat memantulkan cahaya tampak.
Jika struktur kromofor ini rusak atau berubah akibat pemanasan, warnanya akan pudar. Namun, pudarnya kromofor ini tidak selalu berarti kemampuan antioksidannya lenyap.
Mengapa Antioksidan Bertahan Meski Warna Pudar?
Secara ilmiah, antioksidan adalah senyawa yang dengan rela mendonorkan elektron atau hidrogennya untuk menangkap radikal bebas (senyawa yang tidak memiliki elektron berpasangan).
Menariknya, warna ungu bisa hilang lebih cepat daripada hilangnya total aktivitas antioksidan itu sendiri.
Aldi mengatakan hal tersebut dibuktikan oleh berbagai literatur ilmiah yang menunjukkan bukti bahwa kapasitas antioksidan bisa tetap relatif stabil meskipun pigmen warnanya mengalami perubahan.
Perubahan warna akibat pemanasan memang menunjukkan adanya degradasi kimia, tetapi hal ini tidak selalu berbanding lurus dengan penurunan aktivitas antioksidannya.
Setelah melalui perlakuan panas tertentu, aktivitas antioksidan bisa tetap bertahan sementara warnanya sudah hilang.
“Kenapa seperti itu? Karena degradasi antosianin enggak otomatis berarti senyawanya enggak aktif. Jadi, sebagian produk degradasi atau transformasi kromofor tadi tetap memiliki kemampuan menangkap radikal,” papar Aldi.
Selain itu, antioksidan di dalam umbi-umbian seperti Dioscorea alata tidak hanya berasal dari antosianin. Terdapat senyawa bioaktif lain yang melimpah, seperti senyawa fenolat dan flavonoid, yang juga berperan aktif sebagai antioksidan.
Warna Ungu Pekat Juga Bukan Jaminan
Lebih lanjut, Aldi menjelaskan, warna ube yang masih sangat ungu menandakan antioksidannya masih utuh sempurna.
“Sebaiknya kita juga enggak bisa mengatakan misalnya dari satu sisi warnanya masih ungu, berarti antioksidannya pasti masih utuh. Nah, ini juga sebenarnya enggak tepat,” tegasnya.
Untuk mengetahui secara pasti apakah aktivitas antioksidan masih baik, tidak bisa hanya dengan melihat warna dengan mata telanjang. Peneliti harus melakukan uji retensi bioaktif melalui pengujian kimia.
Kesimpulannya, hubungan antara warna ungu pada ube dan kandungan antioksidannya tidaklah linier. Warna ube yang luntur saat dimasak tidak serta-merta mengindikasikan bahwa manfaat kesehatan dari antioksidannya telah hilang sepenuhnya.
Doa Kebaikan Dunia Akhirat dan Manfaat Mengamalkannya
Jakarta – Doa kebaikan dunia akhirat jadi salah satu bacaan yang sering diamalkan muslim. Sesuai dengan namanya, doa tersebut berisi permohonan agar diberi kebaikan di dunia maupun akhirat.
Melalui doa kebaikan dunia akhirat, muslim juga meminta perlindungan dari Allah SWT. Dengan begitu, seseorang akan mendapat keselamatan fisik maupun rohani serta terhindar dari segala keburukan.
Menurut buku Dahsyatanya Doa Para Nabi karya Syamsuddin Noor, doa kebaikan dunia akhirat juga memiliki nama lain yaitu doa sapu jagat. Bacaan tersebut bersumber dari hadits Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik RA.
Turut dijelaskan dalam buku 165 Kebiasaan Nabi SAW yang ditulis Abduh Zulfidar Akaha, Nabi Muhammad SAW menyukai doa kebaikan dunia akhirat karena ringkas dan memiliki keutamaan luar biasa.
Sejatinya, doa tak hanya sekadar permintaan melainkan wujud tawakal serta pengakuan bahwa Allah SWT sumber petunjuk serta perlindungan bagi muslim. Perintah berdoa sendiri tertuang dalam surah Gafir ayat 60, Allah SWT berfirman:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
Artinya: “Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.”
Doa Kebaikan Dunia Akhirat: Arab, Latin dan Arti
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanaa aatinaa fiddun yaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, waqinaa ‘adzaa bannaar.
Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa api neraka.”
Doa tersebut sering dibaca Rasulullah SAW, sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut:
عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya: “Doa yang paling banya dibaca oleh Nabi SAW, yaitu ‘Allaahumma aatinaa fid dun-yaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban naar’ (doa kebaikan dunia-akhirat).” (HR Muttafaq Alaih)
Doa Memohon Kebaikan Dunia Akhirat Hadits Muslim
Dikutip dari Buku Pintar Doa dan Zikir Rasulullah yang disusun Abdullah Zaedan, ada juga doa lainnya yang berisi permohonan kebaikan di dunia maupun akhirat. Berikut bunyinya,
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِيْنِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيْهَا مَعَاشِي وَأَصْلِحْ لي آخِرَتِي الَّتِي فِيْهَا مَعَادِي وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةٌ لِي مِنْ كُلِّ شَرٍ
Allaahumma ashlih lii diinil ladzii huwa ‘ishmatu amriiwaashlih liidun-yaayallatii fiihaa ma’aasyii, wa ashlih lii aakhiratiil latii fiihaa ma’aadii waj-‘alil hayaata ziyaadatan lii fii kulli khairin waj-‘alil mauta raahatan lii min kulli syarrin.
Artinya: “Ya Allah, perbaikilah urusan agamaku yang menjadi pegangan bagi setiap urusanku. Perbaikilah duniaku yang menjadi urusan kehidupanku. Perbaikilah akhiratku yang ke sanalah aku akan kembali. Jadikanlah hidupku ini sebagai tambahan kesempatan untuk memperbanyak amal kebajikan dan jadikanlah kematianku sebagai tempat peristirahatan dari setiap kejahatan.” (HR Muslim)
Waktu Mengamalkan Doa Kebaikan Dunia Akhirat
Menurut buku Zikir dan Doa Setelah Sholat Ala Rasulullah tulisan Hamdan Hamedan, doa kebaikan dunia akhirat sering dibaca setelah salat. Baik itu salat sunnah maupun fardhu.
Meski begitu, sebetulnya muslim bisa membaca doa kebaikan dunia akhirat kapan saja tanpa ketentuan waktu.
Manfaat Mengamalkan Doa Kebaikan Dunia Akhirat
Terdapat sejumlah manfaat yang bisa diraih muslim dari membaca doa kebaikan dunia akhirat, berikut bahasannya yang dinukil dari buku Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa karya Ustaz Zacky El Syafa.
- Berisi permohonan agar mendapat ketenteraman, keselamatan dan harta yang cukup
- Diberikan nikmat sehat, rumah lapang, pasangan yang penuh dengan kebaikan
- Rezekinya dilancarkan
- Mendapat harta yang cukup
- Mengandung permohonan agar masuk surga
- Dijauhkan dari segala keburukan
Penelitian NASA Ungkap Cara Matahari Membentuk Iklim Bumi
Jakarta, CNN Indonesia — Sebuah penelitian yang didanai oleh NASA mengungkap bahwa peristiwa kuno dalam sejarah Matahari kemungkinan memengaruhi iklim Bumi dan mendorong perubahan iklim.
Selama puluhan juta tahun Bumi terus mengalami perubahan iklim yang signifikan. Untuk menjelaskan periode pemanasan dan pendinginan Bumi, para ilmuwan meneliti faktor-faktor internal Bumi (perubahan orbit, gas rumah kaca, dan es).
Penelitian terbaru dari SHIELD (Solar Wind with Hydrogen Ion charge Exchange and Large-Scale Dynamics) yang merupakan bagian dari pusat sains DRIVE (Diversify, Realize, Integrate, Venture, Educate) milik NASA mengungkapkan faktor eksternal berupa perubahan lingkungan Matahari yang berhubungan dengan perubahan suhu Bumi.
Penelitian tersebut menelusuri lintasan heliosfer atau gelembung pelindung besar (seperti atmosfer) yang terbentuk oleh angin dan partikel yang mengalir keluar dari Matahari ke segala arah.
Penelitian yang diterbitkan pada 21 Agustus di Annual Review of Astronomy and Astrophysics mengungkapkan bahwa lingkungan yang dilalui heliosfer dapat memicu perubahan di Bumi.
Peneliti utama SHIELD Merav Opher dan timnya mengungkapkan bahwa Matahari bertemu dengan hamparan gas dan debu yang sangat dingin setidaknya tiga kali dalam beberapa juta tahun terakhir.
Gas dan debu dingin ini menekan heliosfer sehingga menyusut. Paparan ini membuat Bumi berada di luar perlindungan heliosfer dan terpapar lingkungan antarbintang.
Paparan-paparan ini terjadi sekitar 2-3 juta tahun, 6-7 juta tahun, dan 13-14 juta tahun yang lalu.
Hasil simulasi menunjukkan kecocokan dengan bukti geologis bahwa unsur-unsur yang ada dalam debu antarbintang juga ditemukan dalam sampel inti sedimen laut dalam, salju Antartika, dan sampel Bulan selama rentang waktu tersebut.
Ketika atmosfer terpapar awan hidrogen galaksi yang dingin dan padat, kandungan uap air meningkat dan dinamika atmosfer atas bergeser, mengubah kondisi di permukaan.
Penelitian mengenai heliosfer dan heliofisika ini dapat menjelaskan perubahan iklim kuno di Bumi, termasuk misteri evolusi, kemungkinan zaman es (ice age), dan mengungkap sistem bintang layak huni lainnya.
Matahari Muda
Penelitian lain dari Pusat Penerbangan Antariksa Goddard NASA Vladimir Airapetian yang diterbitkan di Astrophysical Journal Letters, berfokus pada paradoks bagaimana Bumi bertahan dari Matahari purba yang redup.
Tiga miliar tahun lalu, Matahari hanya memiliki 70 persen kecerahan dibanding kecerahan saat ini. Dalam kondisi ini, seharusnya Bumi membeku sepenuhnya.
Paradoks ini dipecahkan dari bintang-bintang muda mirip Matahari yang secara teratur meletus dengan superflare besar-besaran yang melontarkan partikel berenergi tinggi ke segala arah.
Airapetian berpendapat bahwa jika Matahari muda kita sama seperti yang lain, lontaran partikel berenergi tinggi itu yang memicu reaksi kimia yang menghasilkan pemanasan Bumi purba.
Para peneliti membuat simulasi atmosfer Bumi dengan mencampurkan nitrogen molekuler, amonia, karbon dioksida, dan karbon monoksida.Kemudian mereka menembakkan proton ke dalam campurannya untuk meniru serangan partikel superflare.
Paparan proton ini memicu produksi nitrogen oksida (nitrous oxide), gas rumah kaca yang 300 kali lebih kuat daripada karbon dioksida. Nitrogen oksida ini dapat membantu Bumi mempertahankan panas.
Radiasi ultraviolet intens Matahari mungkin akan menguraikannya, tapi 10 persen nitrogen oksida saja mampu menghangatkan wilayah khatulistiwa Bumi hingga 5 derajat Celcius di atas titik beku air.
Kondisi dingin tapi tidak beku tersebut mempercepat prebiotik sintesis yang dapat efisien membangun rantai asam amino kompleks (pembentuk protein) yang memungkinkan kehidupan makhluk hidup.
Facebook-Instagram Bakal Berubah Demi Remaja, Ada Jam Malam
Jakarta, CNN Indonesia — Facebook dan Instagram bakal berubah dengan menerapkan sejumlah pembatasan baru bagi pengguna di bawah 18 tahun. Perubahan ini merupakan bagian dari kesepakatan Meta untuk menyelesaikan gugatan di Amerika Serikat terkait tuduhan bahwa platformnya membahayakan anak dan remaja.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, pengguna di bawah 18 tahun akan dibatasi menggunakan platform Meta itu maksimal dua jam per hari. Meta juga akan menerapkan ‘jam malam’ mulai pukul 00.00 hingga 06.00 serta penonaktifan sebagian notifikasi selama jam sekolah, mulai pukul 08.00 hingga 15.00.
Secara default, platform juga akan menyembunyikan fitur like dan reaksi pada akun anak-anak serta melarang penggunaan filter yang mengubah penampilan. Pengaturan yang diterapkan untuk mengurangi potensi efek perbandingan sosial ini hanya dapat diubah dengan persetujuan orang tua.
Selain itu, orang tua akan menerima notifikasi pemberitahuan setiap anak menerima atau mengirim pesan dengan orang dewasa, disertai informasi akun tersebut. Notifikasi juga akan diberikan jika anak-anak mencari kata kunci yang terkait dengan bunuh diri, melukai diri sendiri, atau gangguan makan.
Meta juga setuju untuk meningkatkan teknologi yang digunakan untuk memeriksa usia anak-anak, dengan audit eksternal berkala tentang seberapa baik pemantauan ini berfungsi.
Melansir Al Jazeera, Kamis (27/8), perubahan ini merupakan bagian dari penyelesaian gugatan yang melibatkan sejumlah negara bagian AS. Meta setuju membayar ‘uang damai’ hingga US$18 miliar atau sekitar Rp320 triliun kepada sejumlah negara bagian AS yang mengguggat raksasa teknologi itu.
Total pembayaran yang harus ditanggung Meta akan dicicil selama 10 tahun. Jumlah US$18 miliar terbilang ringan jika dibandingkan dengan pendapatan tahunan Meta pada 2025 yang mencapai US$201 miliar.
Sejauh ini, Meta baru setuju untuk membayar 70 persen dari penyelesaian tersebut atau sekitar US$12,7 miliar selama 10 tahun ke depan. Mereka hanya akan membayar sisanya jika Snapchat, TikTok, YouTube, dan para pesaingnya juga melakukan langkah serupa dan membayar jumlah yang sama.
Mereka juga menambahkan akan mengurangi batasan waktu menjadi satu jam per hari jika platform lain melakukan hal yang sama.
Perubahan feed non-personalisasi, langkah-langkah kepatuhan yang lebih luas, dan persyaratan verifikasi usia akan dilakukan secara bertahap dalam jangka waktu satu tahun setelah pengadilan menyetujui kesepakatan tersebut.
Belum dapat dipastikan apakah Meta juga berencana untuk menerapkannya di seluruh dunia. Namun, perusahaan tersebut terus mendapat tekanan regulasi dari negara-negara Uni Eropa dan negara-negara lain untuk menerapkan perubahan serupa.
Sebelumnya, Meta menghadapi serangkaian kasus hukum tahun ini, sebagian besar berargumen bahwa mereka sengaja merancang platformnya agar adiktif dan telah membahayakan anak-anak. Mereka telah kalah dalam dua kasus tersebut dan dipaksa untuk membayar ganti rugi.
Kesepakatan ini dapat berdampak luas secara global karena beberapa negara di seluruh dunia sudah mengambil tindakan regulasi terhadap Meta dan perusahaan media sosial lainnya terkait platform mereka.
Menurut berkas yang diajukan di California, sejumlah 29 negara bagian AS menggugat Meta atas tuduhan bahwa perusahaan tersebut merancang platformnya “mendorong perilaku adiktif, gagal memverifikasi usia pengguna, mendorong remaja untuk melewati kontrol orang tua, dan tidak cukup melindungi dari konten berbahaya dan/atau sengaja memperkuat konten berbahaya dan eksploitatif”
Gugatan tersebut juga menuduh Meta telah melanggar Undang-Undang Perlindungan Privasi Online Anak-anak dengan mengumpulkan, menyimpan, dan menggunakan data pribadi dari anak-anak di bawah usia 13 tahun tanpa persetujuan orang tua yang semestinya.
Meta membantah melakukan kesalahan tetapi setuju untuk menyelesaikan kasus tersebut setelah bukti-bukti menunjukkan bahwa Meta mengetahui produk-produknya membahayakan kesehatan mental anak-anak.









