Operator Seluler RI Akan Sediakan Paket Kuota Rollover Sesuai Putusan MK

Operator Seluler RI Akan Sediakan Paket Kuota Rollover Sesuai Putusan MK

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian gugatan terkait sisa kuota internet yang hangus. Artinya, operator seluler wajib menyediakan opsi paket akumulasi kuota data yang menjamin sisa kuota pengguna tetap aktif dan bisa digunakan (rollover). Sementara itu, paket kuota internet yang sifatnya hangus setelah masa berlakunya habis, tetap ada dan berlaku.

Direktur Eksekutif Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Marwan O. Baasir memastikan, operator seluler akan memfasilitasi dan menyediakan paket akumulasi kuota data atau rollover.

“(Gugatan) yang (dikabulkan) oleh majelis hakim MK itu adalah sebagian. Jadi ada kewajiban untuk menyediakan produk pilihan yang berbentuk kuota rollover,” kata Marwan kepada kumparanTECH.

“Tidak semua (gugatan) yang diterima tapi hanya sebagian. Bukan mengabulkan gugatan secara keseluruhan tapi sebagian,” tambahnya.

Marwan mengatakan, sebenarnya saat ini beberapa operator seluler telah menyediakan opsi paket internet kuota dengan sistem rollover atau tetap aktif dan bisa digunakan, meski tidak ada aturan yang mewajibkan.
Namun di sisi lain, ATSI tetap menunggu revisi Permenkomdigi nomor 5 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi. Sebagai catatan, ini adalah payung hukum bagi para operator seluler dalam memberikan layanan paket internet.

Permenkomdigi Nomor 5 tahun 2021 merupakan salah satu aturan turunan dari UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Ciptaker yang digugat ke MK.

Duduk perkara

Perdebatan kuota hangus mencuat setelah penggugat yakni Didi Supandi (driver online), Wahyu Triana Sari (pedagang online), dan Raga Felix (dosen/advokat) melayangkan gugatan ke MK.

Mereka menilai kuota internet yang sudah dibayar semestinya tidak otomatis hilang ketika masa aktif berakhir, apalagi jika belum digunakan sepenuhnya. Mereka mempersoalkan Pasal 71 UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Ciptaker yang sebelumnya berbunyi:

(1) Besaran tarif Penyelenggaraan Jaringan Telekomunikasi dan/atau Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi ditetapkan oleh penyelenggara Jaringan Telekomunikasi dan/atau Jasa Telekomunikasi dengan berdasarkan formula yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

(2) Pemerintah Pusat dapat menetapkan tarif batas atas dan/atau tarif batas bawah Penyelenggaraan Telekomunikasi dengan memperhatikan kepentingan masyarakat dan persaingan usaha yang sehat.

Namun, di tengah perdebatan tersebut, industri telekomunikasi mulai menawarkan paket rollover atau fasilitas akumulasi kuota data sebagai salah satu jalan tengah antara perlindungan konsumen dan keberlanjutan bisnis operator. Melalui skema ini, sisa kuota utama dari periode sebelumnya dapat dibawa ke periode berikutnya dan digabungkan dengan paket baru, sehingga tidak langsung hangus.

MK Kabulkan Sebagian Gugatan

MK memandang penting penyelenggara telekomunikasi meningkatkan keterbukaan dan kemudahan akses informasi kepada pengguna perihal harga, volume kuota, masa berlaku, segmentasi penggunaan, kebijakan pemakaian secara wajar, berakhirnya layanan, perlakuan sisa kuota harus disampaikan secara sederhana, jelas, dan mudah dipahami. Untuk itu, penyelenggara telekomunikasi juga harus menyediakan kanal yang memudahkan pengguna jasa telekomunikasi memantau penggunaan termasuk sisa kuota layanan yang telah dipilih.

Atas pertimbangan tersebut, ketentuan dalam Pasal 71 UU Nomor 6 Tahun 2023 kini berbunyi:

Besaran tarif penyelenggaraan jaringan telekomunikasi dan/atau penyelenggaraan jasa telekomunikasi ditetapkan oleh penyelenggara jaringan telekomunikasi dan/atau jasa telekomunikasi berdasarkan formula yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dengan kewajiban menyediakan pilihan layanan jasa telekomunikasi yang menjamin sisa kuota milik pengguna jasa telekomunikasi tetap aktif dan dapat digunakan.

Respons Operator Seluler

Keputusan MK mengabulkan sebagian gugatan menuai respons dari operator seluler. VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi mengatakan pihaknya menghormati putusan Mahkamah Konstitusi terkait penyelenggaraan layanan paket data. Telkomsel mendukung upaya untuk terus memperkuat perlindungan serta kepastian layanan bagi pelanggan.

“Kami memahami bahwa pemanfaatan kuota internet yang optimal merupakan hal yang penting bagi pelanggan di tengah kebutuhan digital yang terus berkembang,” ujar Abdullah.

“Telkomsel mencermati bahwa putusan tersebut menekankan pentingnya perlindungan hak pelanggan atas pemanfaatan layanan telekomunikasi, yang dapat diwujudkan melalui berbagai pilihan layanan yang memberikan fleksibilitas sesuai kebutuhan pelanggan.”

Ia mengatakan, saat ini, Telkomsel telah menyediakan beragam opsi produk dan layanan, termasuk paket dengan mekanisme rollover kuota pada produk terkait, sehingga pelanggan dapat memilih layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan pola penggunaannya.

Telkomsel akan terus mengevaluasi dan mengembangkan layanan, memperkuat mekanisme penanganan pelanggan, serta menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah dengan tetap mengedepankan perlindungan konsumen, kualitas layanan yang andal, dan keberlanjutan ekosistem telekomunikasi nasional.

“Telkomsel senantiasa terbuka untuk berdialog dan berkolaborasi dengan regulator, pelanggan, serta berbagai pemangku kepentingan guna memastikan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung kemajuan ekosistem digital Indonesia,” jelasnya.

Sumber : https://kumparan.com/kumparantech/operator-seluler-ri-akan-sediakan-paket-kuota-rollover-sesuai-putusan-mk-27qhPsqMORp

Siap-Siap HP Android Makin Mahal, Qualcomm bakal Naikkan Harga Chipset per September!

Siap-Siap HP Android Makin Mahal, Qualcomm bakal Naikkan Harga Chipset per September!

Pengguna gawai dan pencinta teknologi siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Raksasa semikonduktor asal Amerika Serikat, Qualcomm, dilaporkan berencana mengerek harga jual jajaran prosesor besutannya dalam waktu dekat seiring membengkaknya biaya produksi dan pasokan komponen global yang kian terbatas.

Berdasarkan laporan Bloomberg yang dikutip pada Minggu (26/7/2026), produsen chip yang mendominasi pasar ponsel pintar Android tersebut sudah melayangkan surat pemberitahuan resmi kepada para klien utamanya. Langkah penyesuaian tarif ini bakal berlaku efektif untuk seluruh pengiriman produk setelah 1 September 2026.

Pihak manajemen menyebut keputusan pahit ini terpaksa diambil lantaran perusahaan tak lagi sanggup menanggung beban lonjakan harga komponen dasar dari para pemasok hulu. Meski Qualcomm mengaku telah berupaya mencari jalur pasokan alternatif dari sumber-sumber baru, langkah efisiensi tersebut rupanya belum cukup untuk menahan tekanan biaya.

Imbas Krisis Komponen dan Demam Pusat Data AI

Sebagian besar lini chip Qualcomm selama ini dirakit oleh manufaktur semikonduktor ternama asal Taiwan, TSMC, yang saat ini tengah mengalami kebuntuan dan tekanan hebat pada rantai pasoknya.

Masalah ini kian diperparah oleh demam pengembangan kecerdasan artifisial (AI) secara global yang menyedot pasokan memori serta komponen mikro dalam jumlah masif untuk kebutuhan pembangunan pusat data.

Di sisi lain, hambatan rantai pasok tersebut sempat berimbas pada kinerja volume penjualan Qualcomm tahun ini, di mana banyak vendor gawai terpaksa memangkas target produksi karena kekurangan pasokan bahan baku.

Meski demikian, kinerja keuangan Qualcomm secara umum sejatinya masih terbilang tangguh dengan raihan pendapatan kuartal II-2026 yang sukses melampaui estimasi awal para analis.

Dari HP Lipat Samsung hingga Kacamata Pintar Ray-Ban

Langkah Qualcomm menaikkan harga prosesor dipastikan bakal memicu efek domino yang cukup tebal pada harga jual beragam lini perangkat elektronik di tingkat konsumen. Mengingat posisinya sebagai raja chipset Android, kenaikan tarif ini hampir dipastikan berimbas langsung pada banderol ponsel pintar kelas atas (flagship) buatan produsen papan atas.

Sederet gawai populer yang bergantung pada dapur pacu Qualcomm antara lain deretan ponsel lipat generasi terbaru Samsung, seperti Galaxy Z Fold8 Ultra, Fold8, hingga Flip8. Tak hanya ponsel pintar, dampaknya juga berpotensi menjalar ke lini perangkat laptop Microsoft CoPilot+ PC hingga gawai pintar kekinian seperti kacamata Ray-Ban Meta.

Sumber : https://www.inilah.com/siap-siap-hp-android-makin-mahal-qualcomm-bakal-naikkan-harga-chipset-per-september

Pakar usul pengembangan bioetanol dari sorgum agar tak ganggu pangan

Pakar usul pengembangan bioetanol dari sorgum agar tak ganggu pangan

Jakarta (ANTARA) – Pakar energi dari Universitas Indonesia Ali Ahmudi Achyak mengusulkan pengembangan bioetanol dari sorgum agar tidak mengganggu ketahanan pangan.

Menurut dia, masyarakat Indonesia lebih sedikit yang mengkonsumsi sorgum dibanding beras, jagung dan gandum. Karenanya sorgum lebih memiliki potensi dikembangkan menjadi bioetanol, tanpa harus mengganggu kebutuhan pasok pangan.

Ali yang merupakan peneliti bioenergi itu saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Minggu, mengatakan persyaratan lahan untuk menanam sorgum tidaklah sulit.

Lebih lanjut ia mengatakan sorgum bisa tumbuh di lahan yang kering, kurang air, di lahan bekas hutan gundul, hingga di daerah-daerah pesisir pantai yang kering.

“Itu sorgum bisa hidup. Kalau itu dikembangkan, misalnya di pesisir selatan Jawa, kemudian NTT, NTB, di pesisir barat Sumatera, itu bisa besar dan menjadi pasokan bioetanol,” kata Ali.

Sementara itu, bila pemerintah mengembangkan bioetanol dari bahan-bahan pangan pokok, seperti tebu, singkong, hingga jagung, Ali mengkhawatirkan pengembangan program bioetanol mengganggu program ketahanan pangan.

Ali berpandangan, bila pemerintah akan menggunakan tebu untuk pengembangan bioetanol, pemerintah harus betul-betul menghitung berapa kebutuhan gula dibanding produksi tebu nasional agar tidak mengganggu ketahanan pangan.

“Jangan sampai karena tebunya dipakai untuk etanol, gulanya jadi impor. Kan gula itu bukan hanya urusan konsumsi rumah tangga, tapi industri kue, industri makanan, itu menggunakan gula,” ujar Ali.

Ia juga berpesan untuk menghindari penggunaan jagung sebagai bahan baku bioetanol, sebab jagung tidak hanya dikonsumsi oleh manusia, tetapi juga untuk pakan ternak.

“Kalau jagung ini nanti muncul pertengkaran tiga pihak. Pertama untuk manusia, kedua pakan ternak, ketiga buat energi. Prioritaskan dulu yang pangan,” kata Ali.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah menargetkan penerapan campuran etanol 10 persen dalam bahan bakar minyak (E10) mulai 2027 sebagai tahap awal sebelum beralih ke E20.

Ia mengatakan pemerintah telah mengkaji kebijakan mandatori etanol sejak 2025. Saat ini, kajian tersebut hampir rampung dan menjadi dasar penyusunan peta jalan penerapan E20 yang ditargetkan berlangsung secara bertahap hingga 2028–2029.

Menurut Bahlil, kebijakan pencampuran etanol ke dalam bensin bertujuan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak, khususnya bensin.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5666359/pakar-usul-pengembangan-bioetanol-dari-sorgum-agar-tak-ganggu-pangan

OpenAI Rilis ChatGPT Health di AS, Sehari Setelah Digugat Pendeta

OpenAI Rilis ChatGPT Health di AS, Sehari Setelah Digugat Pendeta

OpenAI baru saja merilis ChatGPT Health kepada seluruh pengguna berusia 18 tahun ke atas di Amerika Serikat. Pengumuman tersebut datang sehari setelah OpenAI digugat oleh seorang pendeta asal Florida yang mengklaim saran medis dari ChatGPT membuatnya nyaris kehilangan nyawa.

Dilansir CBS, gugatan diajukan oleh Scott Winters, 55 tahun, ke Pengadilan Tinggi San Francisco pada 21 Juli lalu waktu setempat. Dalam dokumen gugatan disebutkan bahwa Winters mengandalkan ChatGPT untuk mencari informasi terkait kondisi kesehatannya, bahkan menolak desakan keluarga dan teman-temannya agar segera memeriksakan diri ke rumah sakit.

Beberapa pekan sebelum mengalami kondisi kritis, Winters mengaku berkonsultasi dengan ChatGPT mengenai pusing berulang dan tekanan darah yang tidak stabil. Alih-alih menyarankan pemeriksaan medis, chatbot tersebut disebut berulang kali meyakinkannya bahwa kondisinya akan membaik dan tidak memerlukan penanganan dokter.

Tak lama kemudian, Winters mengalami emboli paru masif akibat sejumlah gumpalan darah di kedua paru-parunya. Dokter yang menanganinya menyebut kondisi tersebut diduga dipicu oleh kurangnya mobilitas dalam waktu lama, situasi yang nyaris merenggut nyawanya.

Diduga Memanfaatkan Keyakinan Agama Pengguna

Salah satu poin yang menjadi sorotan dalam gugatan adalah dugaan bahwa ChatGPT tidak hanya memberikan saran medis yang keliru, tetapi juga mengaitkan jawabannya dengan keyakinan religius Winters.

Berdasarkan tangkapan layar percakapan yang dilampirkan dalam berkas perkara, chatbot tersebut beberapa kali memberikan kalimat bernuansa spiritual, seperti menyatakan bahwa Tuhan tidak menciptakan tubuh manusia untuk terus mengalami kegagalan serta masih menjaga setiap detak jantung dan napas penggunanya.

Kuasa hukum Winters menilai respons tersebut memperkuat ketergantungan kliennya terhadap ChatGPT. Mereka berpendapat gaya komunikasi chatbot yang terdengar meyakinkan, ditambah penggunaan konteks agama yang sebelumnya diketahui dari percakapan lain, membuat Winters semakin yakin tidak perlu mencari pertolongan medis.

Akibat ketergantungan tersebut, gugatan menyebut Winters kehilangan pekerjaan dan tempat tinggal, serta harus menjalani pemulihan fisik maupun psikologis dalam jangka panjang. Ia kini meminta ganti rugi kepada OpenAI sekaligus mendesak mereka menerapkan perlindungan yang lebih kuat agar kejadian serupa tidak dialami pengguna lain.

OpenAI: ChatGPT Bukan Pengganti Dokter

Menanggapi gugatan tersebut, juru bicara OpenAI, Drew Pusateri, menegaskan bahwa ChatGPT bukan tenaga medis dan tidak boleh dijadikan pengganti konsultasi, diagnosis, maupun pengobatan profesional.

Menurutnya, kecerdasan buatan seharusnya hanya membantu pengguna memahami informasi kesehatan, menyusun pertanyaan, dan mempersiapkan konsultasi dengan dokter, bukan menggantikan keputusan medis.

Sikap tersebut juga tercantum dalam ketentuan penggunaan ChatGPT. OpenAI mengingatkan pengguna agar tidak menjadikan chatbot sebagai satu-satunya sumber kebenaran, terutama saat mengambil keputusan penting yang berkaitan dengan kesehatan, hukum, keuangan, pendidikan, maupun aspek lain yang berdampak besar terhadap kehidupan.

ChatGPT Health Bisa Terintegrasi dengan Rekam Medis

Di tengah sorotan tersebut, OpenAI tetap melanjutkan peluncuran ChatGPT Health secara luas di Amerika Serikat sehari setelah gugatan tersebut didaftarkan Winters.

Fitur ini pertama kali diuji pada awal tahun melalui pusat layanan khusus yang memungkinkan pengguna menghubungkan data kesehatan dari berbagai platform, seperti Apple Health, MyFitnessPal, Function Health, One Medical, hingga rekam medis dari sistem rumah sakit Epic dan Oracle Health.

OpenAI mengungkapkan sekitar 70 persen pertanyaan kesehatan selama masa uji coba justru diajukan melalui percakapan biasa, sehingga perusahaan memutuskan mengintegrasikan kemampuan tersebut ke seluruh pengalaman ChatGPT.

Penggunaan chatbot untuk topik kesehatan juga mengalami lonjakan signifikan. Jika pada awal pengujian terdapat sekitar 230 juta pertanyaan kesehatan setiap pekan, kini jumlahnya meningkat menjadi sekitar 300 juta kueri mingguan.

OpenAI menyebut model AI terbarunya, GPT-5.6 Luna, menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menjawab pertanyaan kesehatan berdasarkan pengujian HealthBench, benchmark open source yang dikembangkan untuk mengevaluasi kualitas model bahasa besar di bidang medis.

OpenAI juga menyatakan pengembangan fitur dilakukan bersama tenaga medis, namun tetap mengimbau pengguna untuk selalu memverifikasi informasi yang diterima dan menjadikan dokter sebagai rujukan utama sebelum mengambil keputusan terkait kesehatan.

Sumber : https://kumparan.com/kumparantech/openai-rilis-chatgpt-health-di-as-sehari-setelah-digugat-pendeta-27qhWaW1Twk

Strava Jadi Aplikasi Bawaan Samsung Galaxy Watch9 dan Watch Ultra2

Strava Jadi Aplikasi Bawaan Samsung Galaxy Watch9 dan Watch Ultra2

London – Strava, aplikasi pelacak kebugaran dengan lebih dari 200 juta pengguna di lebih dari 185 negara, mengumumkan kemitraan strategis dengan Samsung dalam ajang Galaxy Unpacked terbaru. Melalui kolaborasi ini, aplikasi Strava akan terpasang secara otomatis pada lini jam tangan pintar Galaxy Watch yang dipasarkan secara global.

Hadirnya Strava sebagai aplikasi bawaan ini akan dimulai dari perangkat terbaru Samsung, yakni Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra2.

Setiap pembelian Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra2 juga akan disertai dengan penawaran khusus bagi pengguna. Beberapa keuntungan yang diberikan mencakup:

  • Langganan Strava gratis selama 60 hari.
  • Akses langsung untuk menikmati seluruh fitur premium sejak pertama kali pengguna mengaktifkan jam tangan pintar mereka.

Lebih dari itu, Strava juga akan terintegrasi secara mendalam dengan aplikasi kesehatan bawaan perangkat, Samsung Health. Mulai akhir tahun ini, pelanggan akan dapat mengakses fitur Strava Routes langsung melalui Samsung Health. Hal ini memungkinkan salah satu fitur navigasi favorit pengguna tersebut dinikmati dengan mulus langsung dari Galaxy Watch.

Chief Executive Officer Strava, Michael Martin, menyampaikan bahwa Galaxy Watch kini semakin menjadi pilihan utama bagi komunitas penggunanya. Ia menyebutkan bahwa mereka ingin Strava hadir sejak pengguna memulai perjalanan aktif mereka, sehingga setiap rekam jejak aktivitas fisik dapat tercatat dengan mudah.

“Galaxy Watch semakin menjadi pilihan utama komunitas pengguna Strava. Karena itu, kami ingin Strava hadir sejak pengguna memulai perjalanan aktif mereka, sehingga setiap aktivitas dapat tercatat dengan mudah,” jelas Martin.

Dengan menghadirkan Strava sebagai aplikasi bawaan dan mengintegrasikan fitur Routes ke Samsung Health, pengguna diharapkan dapat merasakan pengalaman penggunaan yang maksimal sejak pertama kali mengenakan jam tangan mereka. Langkah ini disebut sebagai awal dari berbagai inovasi lanjutan yang akan segera dihadirkan untuk pengguna.

Pembaruan integrasi dengan Samsung Health yang mencakup dukungan bawaan untuk fitur Strava Routes ini akan mulai digulirkan secara bertahap bagi para pengguna Galaxy Watch di seluruh dunia dalam beberapa bulan ke depan.

Sumber :https://inet.detik.com/consumer/d-8588408/strava-jadi-aplikasi-bawaan-samsung-galaxy-watch9-dan-watch-ultra2

Google: AI dan YouTube Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Indonesia

Google: AI dan YouTube Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Google merilis laporan dan diskusi peluang AI serta pemanfaatannya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif, Kamis (23/7/2026) di Jakarta. Acara ini bertujuan mewujudkan era AI di Indonesia dalam pertumbuhan ekonomi kreatif.

Sektor ekonomi di Indonesia terus tumbuh menjadi lebih kuat dari tahun ke tahun, terutama terlihat dari pertumbuhan dalam penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan juga YouTube.

Di Indonesia sendiri pengguna AI tingkat menengah dan mahir hampir mencapai dua per tiga dari total keseluruhan pengguna.

Sebagai informasi, lebih dari 59% pengguna internet di Indonesia (sekitar 130 juta hingga 150 juta orang) telah menggunakan atau mencoba alat berbasis AI.

Mereka memanfaatkan AI sebagai wadah untuk mencari ide dan manfaat lainnya yang mendorong produktivitas.

YouTube menjadi wadah bagi kreator, memanfaatkan platform sebagai penggerak perekonomian. Country Director Google Indonesia, Veronica Utami, mengatakan ekosistem kreatif YouTube di Indonesia sudah berkontribusi lebih dari Rp 8,4 triliun produk domestik bruto atau PDB Indonesia.

Di Indonesia, kreator konten telah menjadi salah satu profesi utama, terutama di YouTube. Banyak kreator menjadi pelaku UMKM yang mampu membuka lapangan pekerjaan serta menggerakkan perekonomian.

“Tidak hanya ekosistem, tetapi juga mendukung lebih dari 190.000 lapangan pekerjaan dan juga membantu 81% kreator di Indonesia untuk memperoleh pendapatan dari YouTube dan menjangkau audiens internasional.” ujar Veronica.

Berkat YouTube, 81% kreator menyebutkan konten mereka menjadi mudah menjangkau audiens internasional yang sebelumnya sulit mereka akses. Tidak hanya itu, 75% usaha kecil dan menengah (UKM) dengan channel YouTube juga dapat menjangkau pasar internasional.

Bukti Nyata

Melalui AI, para kreator dan UKM Indonesia dapat dengan mudah menjangkau audiens internasional lebih luas tanpa hambatan penerjemahan, produksi, pemasaran, dan distribusi.

Salah satu bukti nyatanya pada Podcast “Keluarga Artis” oleh Mario Caesar dan Niky Putra yang mendapat ribuan subscribers. Melalui podcast ini, mereka dapat mengubah penonton setia mereka menjadi sumber pendapatan dengan perencanaan yang matang.

Selain itu, lebih dari 25% jumlah saluran di YouTube dapat menghasilkan pendapatan sebesar 10 digit atau lebih secara tahunan.

Sementara aplikasi streaming Vidio dapat menggaet 5 juta pelanggan berbayar dan 20 juta penonton bulanan. Dengan mengambil pendekatan hibrida terhadap AI, memudahkan mereka dalam mempercepat produksi dan penyuntingan.

Hasil dari pembuatan konten animasi yang didukung AI, selain waktu, mereka mendapat peningkatan penonton sebesar 93% naik dari peringkat 11 ke 6 dalam peringkat TV prime-time.

Hal ini menjadi bukti nyata atas sumber penghasilan dari YouTube tidak lagi terpaku pada satu jalur konvensional, namun kreator kini sudah lebih dapat melihat peluang lebih luas demi membangun penghasilan yang lebih stabil.

Sumber : https://www.liputan6.com/tekno/read/8253110/google-ai-dan-youtube-jadi-mesin-baru-pertumbuhan-ekonomi-kreatif-indonesia

Cara Tersembunyi untuk Kosongkan Penyimpanan Google Photos dalam Sekejap

Cara Tersembunyi untuk Kosongkan Penyimpanan Google Photos dalam Sekejap

Liputan6.com, Jakarta – Ketika bar penyimpanan berada di zona merah dan hampir penuh, pengguna biasanya akan langsung terpikir melakukan peningkatan layanan Google One sebelum memeriksa pengaturan.

Membiarkan Google menghapus hampir 150GB foto dan video yang sudah dicadangkan terdengar mengerikan. Namun, pengaturan ini dapat membantu kamu memberikan ruang penyimpanan lebih besar. Demikian sebagaimana dilansir Android Police, Senin (20/7/2026).Ubah Kualitas Cadangan ke Penghemat Penyimpanan

Ketika mulai menggunakan Google Photos, terdapat pertanyaan muncul apakah ingin mencadangkan foto asli dalam kualitas penuh.

Ketika memilih untuk mencadangkan foto asli dengan kualitas penuh, keputusan tersebut berakhir disesali, sebagaimana seiring berjalannya waktu, foto kamera semakin canggih dan koleksi foto kian banyak.

Penghemat Penyimpanan (Storage Saver) dapat membatasi resolusi foto hingga 16MP dan untuk video hingga 1080p, serta berfungsi pada beberapa file media yang kompatibel. Beberapa jenis foto seperti mode Portrait, tidak bisa dikompres sama sekali.

Dengan demikian, kamu harus ganti dari Kualitas Asli ke Penghemat Penyimpanan (Storage Saver). Untuk gambar dan video dengan kualitas tinggi, kamu juga bisa mencadangkan ke tempat lain.

Pengaturan ini hanya akan berpengaruh pada unggahan baru, dan ini tidak langsung terlihat saat melakukan pengaturan awal. Juga tidak akan memengaruhi gambar berkualitas tinggi yang sudah lama ada di akun kamu.

Nonaktifkan Pencadangan untuk Folder yang Tidak Perlu

Google Photos memberikan pilihan folder lokal tertentu sejak 2014. Dengan mengaktifkan pencadangan untuk semua folder, termasuk sinkronisasi otomatis pada folder baru yang muncul, hasilnya setiap folder di galeri otomatis masuk ke cloud.

Hal ini termasuk foto-foto dan video-video yang sudah lama mengendap bertahun-tahun, juga salinan duplikat di berbagai folder dan sudah terlupakan.

Saat mencoba untuk mematikan fitur penyebab masalah dan menghapus yang sudah diunggah, hal ini tidak mengurangi jumlah angka pada penyimpanan.

Kosongkan Sampah

Google Photos menahan foto atau video yang terhapus di ‘tempat sampah’ selama 60 hari sebelum dihapus permanen. Hal ini tentu akan memakan kuota kamu.

Meskipun sistem itu berfungsi sebagai pengaman, akan menjengkelkan ketika ingin menghapus media demi mengosongkan ruang penyimpanan, namun indikatornya sama sekali tidak bergerak.

Untuk dapat benar-benar melihat angka penyimpanan berkurang, kamu perlu menghapus media yang tersimpan di tempat sampah.

Buka Kelola Penyimpanan

Di bawah pengaturan Photos (Photos settings) > Cadangan (Backup) > Kelola penyimpanan (Manage storage), Google memberikan daftar kategori yang bisa kamu bersihkan, seperti foto buram, tangkapan layar, foto dan video berukuran besar, serta lampiran Gmail berukuran besar dan file yang tersimpan di folder Sampah Drive.

Melalui kelola penyimpanan, banyak media tersembunyi yang diperlihatkan Google untuk kamu mengosongkan ruang penyimpanan sebelum mengeluarkan uang demi meningkatkan paket Google One.

Ubah Foto ke Mode Penghemat Penyimpanan

Di klien web photos.google.com, di bawah Pengaturan (Settings) > Kelola penyimpanan (Manage storage) > Pulihkan penyimpanan (Recover storage) > Ubah foto & video yang ada ke mode Penghemat penyimpanan (Convert existing photos & videos to Storage saver). Fitur ini juga tersedia versi aplikasi Android.

Setelah prosesnya selesai, dikatakan telah turun di bawah 50% dari perpustakaan yang hampir penuh selama hampir setahun.

Sebagai catatan, sebelum mengklik, proses ini sifatnya menyeluruh sehingga kamu tidak bisa melindungi foto tertentu dari kompresi sambil mengonversi sisanya. File asli kamu juga akan langsung terganti dengan file berukuran kecil secara permanen.

Foto beresolusi penuh bisa kamu simpan di tempat lain terlebih dahulu.

Pengaturan yang Seharusnya Default

Membeli penyimpanan cloud mungkin akan sama saja mengembalikan notifikasi serupa kembali, karena masalah sebenarnya bukan soal kapasitas.

Folder yang belum diperiksa, dan setiap file berkualitas asli yang tidak diperlukan akan tetap di sana, hanya untuk mengisi lebih banyak ruang.

Google perlu menambahkan fitur penghapusan duplikat seperti Samsung Gallery agar pengguna tidak perlu lagi melakukan pemeriksaan secara manual.

Sumber : https://www.liputan6.com/tekno/read/8250334/cara-tersembunyi-untuk-kosongkan-penyimpanan-google-photos-dalam-sekejap

Apple Siapkan Kejutan Baru, MacBook Terbaru Dikabarkan Dapat Banyak Upgrade

Apple Siapkan Kejutan Baru, MacBook Terbaru Dikabarkan Dapat Banyak Upgrade

Liputan6.com, Jakarta – Rumor terkait peningkatan Macbook telah berhembus beberapa bulan lalu. Apple dikabarkan, akan menambahkan layar sentuh OLED ke MacBook Pro.

Namun, dilaporkan edgadget, Jumat (24/7/2026), peningkatan jajaran MacBook Apple ini, tidak hanya sebatas layar sentuh saja. Raksasa teknologi Amerika Serikat ini juga berencana untuk menggunakan chip A19 Pro yang pertama kali diperkenalkan di iPhone 17 Pro pada MacBook Neo. Selain itu, peningkatan tersebut juga termasuk penggunaan RAM yang lebih besar, dan pilihan warna-warna baru.

Dalam waktu dekat, Apple juga telah menyiapkan pembaruan untuk iMac dan MacBook Pro 14 inci kelas pemula. Selain itu, penyegaran juga memungkinkan untuk penggunaan chip M5 dan M6.

Sementara itu, pada akhir tahun atau awal 2027, perusahaan juga berencana untuk memperkenalkan MacBook Ultra, yang akan menggunakan hip M5 Pro dan M5 Max dari MacBook Pro kelas atas saat ini, tetapi dengan layar sentuh OLED baru dan penyesuaian antarmuka macOS .

Sedangkan untuk tahun depan, Apple dilaporkan berencana untuk memperbarui MacBook Air 13 inci dan 15 inci, kemungkinan juga dengan chip M6, dan dengan asumsi kendala pasokan tidak bermasalah.

Tidak berhenti sampai di situ, Apple juga dikabarkan sedang menguji versi Mac Mini dengan chip M5 Pro dan M6.

Penyegaran Lini MacBook Lainnya

Mac Studio yang sedang dalam pengembangan saat ini, dikabarkan bakal menggunakan chip M5 Max atau M5 Ultra. Rencana perusahaan untuk mendesain ulang sepenuhnya MacBook Pro 14 inci juga masih dalam pengerjaan, dan laptop baru tersebut dilaporkan akan dipasarkan dengan chip M7.

Selain peningkatan langsung tersebut, tampaknya layar OLED juga akan perlahan-lahan diterapkan pada produk-produk perusahaan, dimulai dengan iPad Mini, kemudian hadir di MacBook Pro, versi MacBook Air 2028, dan suatu saat nanti, iMac. Versi Pro dan Max dari chip M7 juga akan diperkenalkan pada MacBook Pro tahun depan.

Sumber : https://www.liputan6.com/tekno/read/8253235/apple-siapkan-kejutan-baru-macbook-terbaru-dikabarkan-dapat-banyak-upgrade

Kabar Bahagia Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus

Kabar Bahagia Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus

Liputan6.com, Jakarta – Pengguna layanan internet mendapat angin segar. Sisa kuota yang selama ini kerap hangus saat masa aktif paket berakhir, kini berpeluang tetap bisa digunakan.

Harapan itu muncul setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait penghangusan kuota internet. Dalam putusannya, MK mewajibkan penyelenggara telekomunikasi menyediakan pilihan layanan yang menjamin sisa kuota pengguna tetap aktif dan dapat digunakan.

Ketua MK Suhartoyo membacakan amar putusan Nomor 273/PUU-XXIII/2025 dalam sidang pengucapan putusan di Jakarta, Kamis (23/7/2026).

“Mengabulkan permohonan para pemohon untuk sebagian,” kata Suhartoyo.

MK menyatakan Pasal 28 ayat (1) dalam Pasal 71 angka 2 Lampiran Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat sepanjang tidak dimaknai bahwa penyelenggara telekomunikasi wajib menyediakan pilihan layanan yang menjamin sisa kuota pengguna tetap aktif dan dapat digunakan.

Dalam pertimbangannya, Hakim Konstitusi Adies Kadir mengatakan tarif layanan telekomunikasi harus mencerminkan manfaat yang diterima pelanggan, termasuk perlindungan terhadap kuota internet yang sudah dibayar tetapi belum digunakan.

Menurut dia, pengguna layanan telekomunikasi, baik prabayar maupun pascabayar, berhak mendapatkan perlindungan hukum atas sisa kuota yang masih dimiliki.

MK menilai perlindungan tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai pilihan layanan. Di antaranya akumulasi atau rollover kuota, perpanjangan masa aktif, pengalihan manfaat, kompensasi, pengembalian dana (refund), maupun mekanisme lain yang memberikan manfaat serupa kepada pelanggan.

Mahkamah menegaskan pilihan layanan itu perlu diatur secara jelas agar memberikan kepastian hukum bagi penyelenggara telekomunikasi sekaligus menjamin perlindungan yang adil bagi konsumen.

“Kuota yang belum sepenuhnya digunakan harus tetap dilindungi sebagai hak milik pengguna jasa telekomunikasi atau dapat dipergunakan hingga habis tanpa dibebani biaya atau tarif tambahan,” kata Adies.

Selain itu, MK meminta pemerintah menetapkan formula tarif telekomunikasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, model bisnis, dan kebutuhan masyarakat, dengan tetap mengedepankan perlindungan konsumen.

Pemerintah dan penyelenggara telekomunikasi juga diminta melibatkan pemangku kepentingan serta lembaga perlindungan konsumen dalam setiap penyesuaian tarif.

Sosok Penggugat Kuota Internet Hangus

Permohonan uji materi ini diajukan oleh pasangan suami istri (pasutri) Didi Supandi dan Wahyu Triana Sari. Didi bekerja sebagai pengemudi ojek daring, sementara Triana Sari pedagang kuliner daring.

Gugatan dilayangkan ke MK pada 26 Desember 2025. Keduanya menggugat ketentuan Pasal 71 angka 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja karena dinilai membuka ruang bagi operator untuk mengatur masa berlaku kuota secara sepihak.

Kuasa hukum para pemohon, Viktor Santoso Tandiasa, menilai ketentuan tersebut mengandung norma yang multitafsir dan tidak memiliki parameter pembatas sehingga memberi keleluasaan kepada operator mencampuradukkan tarif layanan dengan durasi kepemilikan kuota.

“Hal ini menciptakan ketidakpastian hukum bagi pengguna jasa telekomunikasi selaku konsumen karena mereka tidak pernah tahu pasti mengapa komoditas data yang sudah dibayar lunas bisa hilang hanya karena variabel waktu yang ditentukan secara sepihak,” kata Viktor dalam sidang perdana, Selasa (13/1).

Operator Perlu Terapkan Kuota Rollover

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) telah mendorong operator seluler menghadirkan pilihan paket data dengan skema rollover, yakni sisa kuota yang belum terpakai dapat digunakan kembali pada periode berikutnya.

Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Kemkomdigi Denny Setiawan mengatakan penerapan layanan rollover tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan masing-masing operator dalam menyediakan kapasitas jaringan serta strategi bisnis yang dijalankan.

Menurut dia, operator juga dapat menetapkan batas akumulasi kuota rollover, baik berdasarkan besaran kuota (gigabyte/GB) maupun masa berlaku tertentu. Langkah tersebut diperlukan agar operator dapat mengelola kapasitas jaringan dengan lebih baik dan mencegah network congestion atau kepadatan lalu lintas data yang berpotensi mengganggu kualitas layanan bagi pelanggan.

Selain itu, Denny mendorong operator melakukan pemetaan profil pelanggan secara lebih akurat. Dengan begitu, operator dapat menawarkan paket data yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing pengguna.

“Sistem kuota ini sebenarnya memberi manfaat kepada masyarakat. Jadi, Kemkomdigi mendorong operator lebih transparan,” ujar Denny Setiawan.

Sumber : https://www.liputan6.com/news/read/8253468/kabar-bahagia-sisa-kuota-internet-tak-boleh-hangus

Pemerintah finalisasi pembentukan otoritas pelindungan data pribadi

Pemerintah finalisasi pembentukan otoritas pelindungan data pribadi

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah sedang memfinalisasi pembentukan otoritas pelindungan data pribadi, yang nantinya akan bekerja secara independen.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengatakan bahwa lembaga itu diproyeksikan tidak berada di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital.

“Badan pelindungan data pribadi ini akan bekerja secara independen dengan seluruh strukturnya, tetapi semua laporannya ditujukan kepada presiden melalui Kementerian Komdigi,” katanya sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian yang dikonfirmasi di Jakarta pada Rabu.

Ia mengatakan bahwa pembentukan badan pelindungan data pribadi dibahas dalam tahapan akhir penyusunan Peraturan Presiden tentang Pelindungan Data Pribadi, yang ditargetkan rampung sekitar dua bulan mendatang.

Bersamaan dengan finalisasi peraturan tentang pelindungan data pribadi, pemerintah memfinalisasi penyusunan Peraturan Presiden tentang Peta Jalan AI Nasional.

Peraturan presiden tentang pelindungan data pribadi dan peta jalan AI nasional disusun sebagai fondasi tata kelola kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia.

“Fondasi tata kelola AI bertumpu pada dua aspek utama, yaitu etika AI dan pelindungan data pribadi,” kata Nezar.

“Karena itu, penyusunan kedua peraturan presiden tersebut berjalan bersamaan agar Indonesia memiliki kerangka regulasi yang mampu mendorong inovasi sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ia menambahkan.

Nezar menyampaikan bahwa pemerintah menginginkan regulasi AI yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tidak menghambat inovasi.

Melalui Peta Jalan AI Nasional, pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi pengembangan teknologi AI sekaligus memberikan kepastian arah pengembangannya.

“Kami membuka semua inisiatif dan inovasi AI yang akan dikembangkan di Indonesia. Peta Jalan AI Nasional disusun untuk mendukung inovasi tersebut, bukan membatasinya,” kata Nezar.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah akan menerapkan pendekatan regulasi berbasis risiko dalam tata kelola AI.

Dengan pendekatan tersebut, setiap produk AI akan diklasifikasikan berdasarkan tingkat risiko, mulai dari risiko rendah, menengah, hingga tinggi.

“Fokus kami adalah mitigasi risiko AI. Produk AI yang memiliki risiko tinggi tentu akan diatur lebih komprehensif dibandingkan produk dengan risiko rendah,” kata Nezar.

“Dengan demikian, inovasi dapat terus berkembang tanpa mengabaikan aspek keamanan, etika, dan perlindungan masyarakat,” katanya.

Selain menyiapkan regulasi, pemerintah berupaya memperkuat ekosistem AI nasional dengan membangun infrastruktur digital, mengembangkan pusat data, meningkatkan kapasitas komputasi, serta meningkatkan talenta digital.

“Kombinasi antara regulasi yang adaptif, pelindungan data pribadi yang kuat, dan dukungan terhadap inovasi akan menjadi modal penting bagi Indonesia dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi digital dan memperkuat daya saing di tingkat global,” demikian Nezar Patria.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5660744/pemerintah-finalisasi-pembentukan-otoritas-pelindungan-data-pribadi