KOMPAS.com – Induk Instagram, WhatsApp, dan Facebook, Meta resmi meluncurkan aplikasi baru bernama Seller.
Aplikasi ini dirancang khusus untuk pengguna yang aktif berjualan di platform jual beli yang ada di Facebook, Facebook Marketplace.
Secara umum, Seller menghadirkan berbagai tools untuk mengelola bisnis, mulai dari pembuatan listing berbasis kecerdasan buatan (AI), hingga pengelolaan inventaris.
Salah satu fitur unggulan Seller adalah Meta AI yang sudah terintegrasi ke dalam aplikasi.
Dengan fitur ini, pengguna cukup mengunggah foto barang, kemudian AI akan membuat judul, deskripsi, menentukan kategori, sekaligus memberikan rekomendasi harga.
Aplikasi ini juga mendukung fitur bulk listing untuk mengunggah banyak produk sekaligus. Sehingga, pengguna tak perlu repot mengunggah barang jualan satu per satu secara manual.
Seller turut menghadirkan Seller Home yang menampilkan aktivitas penting, seperti pesanan yang harus dikirim, pesan pembeli yang belum dibalas, serta ringkasan performa penjualan.
Kemudian ada fitur Unified Seller Inbox mengelompokkan percakapan berdasarkan produk sehingga lebih mudah dikelola.
Ada pula fitur Performance Insights yang menampilkan data seperti jumlah tayangan, klik, percakapan dengan pembeli, dan produk yang terjual untuk membantu penjual mengevaluasi performa bisnisnya.

Verifikasi penjual
Salah satu perubahan yang akan segera diberlakukan adalah kewajiban verifikasi identitas formal bagi pengguna yang ingin mendaftar sebagai penjual, terutama untuk kategori barang berisiko tinggi dan bernilai mahal, seperti barang elektronik, kendaraan, hingga properti.
Jika sebelumnya pengguna Facebook bisa dengan mudah mengunggah foto barang bekas dan langsung menawarkannya ke publik hanya dalam hitungan detik, kini Meta akan meminta penjual untuk melengkapi verifikasi tanda pengenal resmi (KTP) dan pemindaian wajah.
Langkah verifikasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa akun yang menawarkan barang adalah manusia nyata yang dapat dimintai pertanggungjawaban, bukan bot komputasi atau sindikat penipu siber yang kerap memanfaatkan akun-akun kloningan atau akun hasil retasan.
Meta juga dikabarkan akan memberikan label khusus “Penjual Terverifikasi” (Verified Seller) pada profil pengguna yang telah lolos verifikasi.
Akun-akun terverifikasi ini nantinya akan diprioritaskan oleh algoritma Facebook, sehingga iklan produk mereka akan lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli di sekitarnya.
Baru ada di iOS
Saat ini, Seller baru tersedia di Apple App Store bagi pengguna iOS berusia 18 tahun ke atas di Amerika Serikat (AS). Tak disebutkan kapan negara lain akan dapat aplikasi ini.
Selain menyediakan Seller di AS, Meta juga tengah menguji versi web dari Seller untuk pengguna aplikasi di iOS dan Android.
Meta menegaskan pengguna yang tak memakai aplikasi Seller akan tetap bisa berjualan melalui aplikasi Facebook seperti biasa.
Bagi yang menggunakan Seller, seluruh listing, riwayat pesan, dan histori penjualan akan otomatis tersinkronisasi dengan akun Facebook. Produk yang dibuat di Seller juga akan langsung muncul di Facebook Marketplace.
Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari laman Meta, peluncuran Seller ini dilakukan bertepatan dengan hampir 10 tahun usia Facebook Marketplace.
Menurut Meta, platform tersebut kini menampung lebih dari 430 juta listing setiap bulan di seluruh dunia.
Platform ini, kata Meta, juga telah berkembang dari tempat jual beli barang bekas menjadi sarana usaha bagi banyak pengguna.










