Salat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apa pun selama seorang hamba masih hidup dan berakal.
Kewajiban tersebut tidak gugur meskipun seseorang sedang sakit, melakukan perjalanan jauh, atau bahkan berada dalam kondisi perang. Namun, dalam keadaan tertentu, Islam memberikan rukhsah atau keringanan dalam pelaksanaannya.
Meski demikian, dalam praktiknya, kita terkadang lalai mengerjakan salat, baik karena lupa maupun tertidur.
Padahal, Allah SWT sudah menegaskan bahwa salat wajib sudah ditetapkan batas waktunya masing-masing dalam surah An-Nisa ayat 103.
“Sungguh, salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.”
Salah satu kondisi yang cukup sering terjadi adalah seseorang terlewat melaksanakan salat Subuh tepat waktu karena ketiduran.
Hal ini kemudian memunculkan pertanyaan, terutama mengenai sah atau tidaknya salat Subuh yang dikerjakan di luar waktu yang telah ditentukan.
Lantas, apakah masih boleh melaksanakan salat Subuh pada pukul 05.30?
Memahami Batas Waktu Salat Subuh
Setiap muslim wajib mengetahui batas waktu salat, termasuk salat Subuh. Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Dan waktu salat Subuh adalah dari terbitnya fajar (shadiq) sampai sebelum terbitnya matahari (syuruq).” (HR Muslim)
Yang dimaksud fajar shadiq dalam hadis itu adalah cahaya yang menyebar di sisi timur dan semakin terang seiring waktu.
Artinya, salat Subuh masih boleh dikerjakan sebelum matahari benar-benar terbit.
Apakah Jam 05.30 Masih Bisa Salat Subuh?
Jam 05.30 masih termasuk waktu yang memungkinkan untuk melaksanakan salat Subuh selama matahari belum terbit di wilayah masing-masing.
Sebagai contoh, berdasarkan data BMKG pada 27 Juli 2026, matahari terbit pukul 06.04 WIB di Jakarta dan sekitarnya.
Sementara itu, matahari terbit pukul 06.34 WIB di Banda Aceh dan pukul 05.45 WIT di Jayapura.
Artinya, salat Subuh pada pukul 05.30 masih dapat dilakukan di wilayah-wilayah tersebut.
Namun, perlu diperhatikan bahwa waktu salat Subuh di Jayapura pada pukul 05.30 sudah sangat mendekati waktu terbit matahari.
Oleh karena itu, menunda salat hingga waktu tersebut tanpa alasan yang dibenarkan syariat hukumnya makruh.
Pembagian Waktu Salat Subuh
Setidaknya ada lima pembagian waktu salat yang harus diketahui umat Islam. Berikut penjelasannya:
Waktu fadhilah (waktu utama): Mengerjakan salat di awal waktu Subuh
Waktu ikhtiyar: Dimulai dari awal waktu hingga langit mulai terang (isfar)
Waktu jawaz (boleh) tanpa makruh: Salat Subuh di antara awal waktu sampai muncul cahaya kemerahan di langit
Waktu jawaz dengan makruh: Saat cahaya merah sudah tampak hingga mendekati matahari terbit
Waktu tahrim (terlarang): Waktu yang tersisa sudah tidak cukup untuk melakukan salat Subuh
Bagaimana Jika Waktu Salat Subuh Terlewat?
Jika waktu salat Subuh terlewat, entah karena sudah terbit matahari atau bangun kesiangan, tetap wajib mengerjakan dengan mengqada salat.
Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Barangsiapa yang lupa salat atau terlewat karena tertidur, maka kafaratnya (tebusannya) adalah ia kerjakan ketika ia ingat.” (HR Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda:
“Tidaklah dikatakan mengakhirkan (meremehkan) salat karena ketiduran. Hanya saja, meremehkan (salat) itu (khusus) bagi orang yang tidak menunaikan salat hingga tiba waktu salat lain. Oleh karena itu, siapa yang melakukan hal ini, hendaknya ia salat ketika sadar atau terjaga. Dan hendaknya esok hari ia melakukan tepat pada waktunya.” (HR Muslim)
Niat Qada Salat Subuh
Berikut ini adalah bacaan niat mengqada salat Subuh:
Artinya: “Saya niat salat fardu Subuh dua rakaat menghadap kiblat sebagai qodho karena Allah Ta’ala.”
Keutamaan Salat Subuh Tepat Waktu
Meskipun salat Subuh jam 05.30 masih dibolehkan selama matahari belum terbit, salat tepat waktu tetap yang paling utama.
Nabi Muhammad SAW bahkan menyebut bahwa salah satu amalan yang dicintai Allah SWT adalah salat pada waktunya.
Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu, ia pernah bertanya kepada Rasulullah SAW; “Amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah?” Nabi Muhammad SAW menjawab, “Salat pada waktunya (di awal waktu).” (HR Muslim)
Selain dicintai Allah SWT, berikut adalah keutamaan salat Subuh tepat waktu lainnya:
Sebab dihapusnya dosa-dosa
Dijaga malaikat
Tubuhnya selalu diberi kesehatan
Terpancar cahaya dari wajahnya
Dilembutkan hatinya oleh Allah SWT
Melewati jembatan shiratal mustaqim secepat kilat
Diselamatkan dari api neraka
Ditempatkan dalam golongan orang-orang yang tidak takut dan bersedih
Salah satu syarat sah salat adalah suci dari hadas dan najis. Salah satu cara untuk membersihkan diri adalah dengan berwudu.
Dalam surah Al-Maidah ayat 6, Allah SWT berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki…”
Oleh karena itu, umat Islam wajib mengetahui tata cara wudu yang benar. Namun, dalam sehari-hari, masih banyak muslim yang ragu mengenai hal-hal yang membatalkan wudu.
Salah satu yang paling sering jadi perbincangan adalah apakah tidur bisa membatalkan wudu?
Apakah Tidur Membatalkan Wudu?
Tidur bisa membatalkan wudu, tergantung pada posisi tidur dan tingkat kesadaran seseorang.
Tidur sebentar dalam posisi duduk, dengan pantat tetap menempel pada lantai atau kursi, tidak membatalkan wudu.
Hal itu didasarkan pada riwayat Anas bin Malik berikut:
“Sesungguhnya para sahabat menunggu pelaksanaan salat Isya pada masa Rasulullah SAW sampai kepalanya terkantuk-kantuk, kemudian mereka salat tanpa berwudu.” (HR Muslim)
Kondisi itu tidak membatalkan wudu sebab dianggap masih dapat merasakan sesuatu dan mengendalikan keluarnya angin atau kentut dari dubur.
Sementara itu, tidur yang membatalkan wudu adalah tidur lelap dalam posisi berbaring, telentang, atau tengkurap.
Hilangnya kesadaran akibat tertidur lelap membuat seseorang tidak menyadari jika ia buang angin atau kentut.
“Tidur itu membatalkan wudu kecuali tidur yang sedikit ketika duduk atau berdiri.”
Apa Saja yang Membatalkan Wudu?
Selain tidur lelap, berikut ini adalah hal-hal yang pasti membatalkan wudu:
1. Keluar Sesuatu dari Qubul dan Dubur
Segala yang keluar dari qubul atau lubang kemaluan dan dubur bisa membatalkan wudu, seperti kentut, buang air kecil, dan buang air besar.
Keluarnya madzidan wadi juga menjadi sebab batalnya wudu. Mazi merupakan cairan bening, halus, dan lengket yang keluar karena syahwat.
Hal-hal yang menyebabkan keluarnya madzi antara lain bercumbu dan berhubungan suami istri, sebagaimana hadis berikut:
“Aku adalah seorang laki-laki yang sering mengeluarkan madzi. Terkait hal itu, aku menyuruh seseorang untuk bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, mengingat kedudukan puterinya sebagai istriku. Setelah orang itu bertanya, Nabi Muhammad SAW menjawab, ‘Wudulah dan cucilah kemaluanmu.’” (HR Bukhari)
Sementara, wadi adalah cairan berwarna putih dan kental yang biasanya keluar setelah buang air kecil.
Dari Aisyah radhiyallahu anha, ia berkata:
“Wadi adalah cairan yang keluar setelah kencing, yang seseorang harus mencuci kemaluannya dan berwudu tanpa harus mandi.” (HR Ibnul Mundzir)
2. Hilang Akal atau Kesadaran
Selain tidur lelap, hilang akal atau kesadaran bisa disebabkan karena pingsan, mabuk, atau gila. Kondisi ini mewajibkan seorang muslim untuk berwudu lagi sebelum salat.
Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata bahwa melihat Nabi Muhammad SAW tidur dalam posisi sujud sampai ia mendengkur. Kemudian, berdiri untuk salat.
Ia lalu bertanya kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau telah tertidur.” Maka nabi bersabda, “Sesungguhnya wudu itu wajib (batal) melainkan bagi orang-orang yang tidak berbaring karena jika berbaring maka lemaslah sendi-sendinya.” (HR At-Tirmidzi dan Ahmad)
3. Menyentuh Kemaluan
Menyentuh kemaluan dengan telapak tangan atau jari tanpa penghalang juga membatalkan wudu. Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Barangsiapa yang memegang kemaluannya maka berwudulah.” (HR Ahmad)
4. Bersentuhan Kulit dengan yang Bukan Mahram
Batal wudu seorang muslim jika menyentuh kulit laki-laki atau perempuan yang bukan mahram, sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Al-Maidah ayat 6:
“Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu.”
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah cara banyak orang dalam membuat karya tulis.
Kini, AI tidak hanya dimanfaatkan untuk mencari informasi, tetapi juga membantu menyusun ide, mengatasi writer’s block, hingga mempercepat pembuatan draf awal sehingga proses menulis menjadi lebih efisien.
Di antara berbagai platform AI untuk menulis yang tersedia, ChatGPT dan Gemini menjadi dua yang paling banyak digunakan untuk membuat beragam jenis tulisan, termasuk artikel SEO, tutorial, blog pribadi, hingga artikel informatif lainnya.
Meski sama-sama mampu menghasilkan artikel, keduanya menawarkan pengalaman yang berbeda dalam proses penulisan.
Lantas, bagaimana pengalaman menggunakan ChatGPT dan Gemini untuk menulis artikel?
Dalam artikel ini, tim INILAH.com akan membagikan pengalaman menggunakan kedua AI tersebut, mulai dari menyusun ide hingga menghasilkan artikel, sekaligus membahas kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Parameter Pengujian ChatGPT dan Gemini untuk Menulis
Agar perbandingan kemampuan menulis antara ChatGPT dan Gemini berlangsung secara adil dan objektif, tim inilah.com akan menggunakan skenario pengujian yang sama untuk kedua AI.
Beberapa parameter yang disamakan dalam pengujian ini meliputi:
Menggunakan prompt yang sama.
Mengangkat topik yang sama.
Menggunakan bahasa Indonesia.
Menargetkan pembaca yang sama.
Menghasilkan artikel dengan panjang sekitar 600 kata.
Setelah artikel dari masing-masing AI selesai dibuat, tim inilah.com akan membandingkan berbagai aspek penting dalam kualitas tulisan.
Penilaian tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada bagaimana masing-masing AI mengembangkan sebuah topik menjadi artikel yang utuh.
Beberapa aspek yang akan menjadi perhatian antara lain struktur penulisan, alur pembahasan, keterpaduan antarparagraf, pemilihan diksi, hingga kenyamanan tulisan saat dibaca.
Selain itu, tim juga akan menilai apakah hasil tulisan masih terasa seperti dibuat AI, misalnya penggunaan kalimat yang terlalu kaku, berulang, atau kurang natural.
Tak kalah penting, pengujian ini juga akan melihat sejauh mana ChatGPT dan Gemini mampu mengembangkan pembahasan secara kreatif.
Apakah keduanya hanya menyampaikan informasi secara umum, atau mampu menghadirkan penjelasan yang lebih kaya, relevan, serta memberikan nilai tambah bagi pembaca.
Dengan pendekatan tersebut, hasil perbandingan diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kemampuan masing-masing AI dalam menghasilkan artikel berbahasa Indonesia.
Contoh Hasil Pengujian Artikel Blog ChatGPT dan Gemini
Untuk melihat bagaimana kemampuan ChatGPT dan Gemini dalam menghasilkan sebuah artikel blog, tim inilah.com melakukan pengujian dengan memberikan prompt yang sama kepada kedua AI.
Adapun prompt yang digunakan dalam pengujian ini mencakup beberapa poin berikut:
Menggunakan keyword utama: “cara upload foto di IG”.
Membuat artikel dengan panjang sekitar 600 kata.
Menghasilkan artikel yang informatif, berbobot, dan mudah dipahami oleh pembaca.
Membuat judul artikel yang telah disesuaikan dengan kebutuhan SEO.
Membuat pembukaan artikel dengan memasukkan data dari Statista mengenai “Number of Instagram users worldwide 2025”, yang menunjukkan Instagram memiliki sekitar 2,99 miliar pengguna aktif setiap bulan.
Membuat bagian pembahasan utama dengan heading H2 yang membahas cara upload foto di Instagram secara lengkap, termasuk tahapan atau langkah-langkah yang perlu dilakukan pengguna.
Melalui prompt tersebut, ChatGPT dan Gemini diminta menghasilkan artikel dengan struktur dan kebutuhan konten yang sama.
Hasil tulisan dari kedua AI kemudian akan dibandingkan berdasarkan beberapa aspek, seperti struktur artikel, kualitas alur pembahasan, penggunaan bahasa, tingkat kealamian tulisan, hingga kemampuan masing-masing AI dalam mengembangkan informasi.
Berikut adalah hasil artikel yang dibuat oleh ChatGPT dan Gemini berdasarkan prompt yang telah diberikan sebelumnya:
Analisis Perbandingan Hasil Penulisan ChatGPT dan Gemini
Berikut adalah hasil analisis perbandingan berdasarkan beberapa aspek penilaian:
1. Kesesuaian dengan Prompt
Secara keseluruhan, ChatGPT dan Gemini sama-sama mampu mengikuti arahan yang diberikan.
Keduanya berhasil membuat artikel dengan topik “cara upload foto di IG”, menggunakan bahasa Indonesia, serta menyajikan pembahasan sesuai dengan target pembaca yang ditentukan.
2. Perbandingan Judul SEO
Dari sisi judul, kedua AI mampu menghasilkan judul yang relevan dengan keyword utama dan sudah memenuhi unsur SEO.
Namun, berdasarkan penilaian tim inilah.com, judul yang dihasilkan oleh ChatGPT dinilai lebih unggul karena memiliki susunan kata yang lebih menarik dan terasa lebih natural bagi pembaca.
Judul tersebut tidak hanya mengandung keyword utama, tetapi juga memiliki daya tarik yang lebih besar untuk mendorong pengguna membuka artikel.
Sementara itu, judul dari Gemini juga sudah sesuai dengan kebutuhan SEO, tetapi terasa lebih umum dan belum memiliki unsur daya tarik sebesar hasil dari ChatGPT.
3. Kualitas Pembukaan Artikel
Pada bagian pembukaan, kedua AI menghasilkan hasil yang cukup baik. ChatGPT dan Gemini sama-sama mampu mengikuti instruksi untuk memasukkan data dari Statista mengenai “Number of Instagram users worldwide 2025”, yang menunjukkan jumlah pengguna aktif Instagram mencapai sekitar 2,99 miliar pengguna setiap bulannya.
Penempatan informasi tersebut juga sudah sesuai karena berada di bagian awal artikel.
Hal ini membuat pembukaan artikel tetap relevan dengan topik dan memberikan konteks kepada pembaca mengenai pentingnya memahami penggunaan Instagram.
4. Struktur dan Alur Pembahasan
Untuk bagian isi artikel, ChatGPT dan Gemini memiliki gaya penulisan masing-masing.
Dari sisi kelengkapan informasi, keduanya mampu menjelaskan cara upload foto di Instagram secara detail dengan tahapan yang runtut.
Namun, perbedaan terlihat pada struktur penyampaian.
Hasil dari ChatGPT dinilai memiliki struktur yang lebih rapi dengan alur pembahasan yang lebih nyaman diikuti.
Setiap bagian artikel terasa lebih terhubung sehingga memberikan pengalaman membaca yang lebih baik.
Sementara itu, Gemini juga mampu memberikan informasi yang lengkap, tetapi gaya penulisannya cenderung lebih langsung dan ringkas.
Hal tersebut membuat artikel terasa lebih kaku dibandingkan hasil dari ChatGPT.
5. Pengembangan Pembahasan dan Kreativitas
Salah satu perbedaan paling terlihat terdapat pada bagian akhir artikel. ChatGPT memberikan pengembangan tambahan berupa tips agar pengguna dapat membuat hasil unggahan foto di Instagram menjadi lebih menarik.
Selain itu, ChatGPT juga memberikan bagian penutup yang membuat artikel terasa lebih lengkap dan natural.
Sementara itu, Gemini memberikan bagian kesimpulan sebagai penutup tanpa tambahan informasi atau pengembangan pembahasan lainnya.
Dari sisi kreativitas, ChatGPT terlihat lebih mampu memberikan nilai tambah di luar informasi dasar yang diminta dalam prompt.
6. Penggunaan Keyword
Dalam aspek penggunaan keyword, hasil ChatGPT dinilai lebih baik karena keyword utama dapat ditempatkan secara lebih natural dan tersebar di beberapa bagian artikel.
Sementara itu, pada hasil Gemini, penggunaan keyword lebih terlihat hanya pada bagian heading dan bagian akhir artikel.
Meskipun tetap memenuhi kebutuhan dasar SEO, penyebaran keyword tersebut masih dapat dikembangkan agar lebih optimal.
7. Jumlah Kata Artikel
Dari sisi jumlah kata, ChatGPT dan Gemini menghasilkan artikel dengan panjang yang mendekati target yang telah ditentukan, yaitu sekitar 600 kata.
Hasil artikel dari ChatGPT memiliki jumlah sekitar 622 kata, sehingga sedikit melebihi target yang diberikan.
Meskipun demikian, tambahan jumlah kata tersebut masih dalam batas wajar karena digunakan untuk memperkaya pembahasan dan memberikan informasi tambahan yang relevan.
Sementara itu, artikel dari Gemini memiliki jumlah sekitar 593 kata, yang berarti sedikit kurang dari target 600 kata.
Meski selisihnya tidak terlalu jauh, hasil tersebut menunjukkan bahwa Gemini cenderung menyampaikan informasi secara lebih ringkas dan langsung pada inti pembahasan.
Secara keseluruhan, kedua AI masih mampu memenuhi kebutuhan panjang artikel. Namun, dari sisi pengembangan konten, ChatGPT terlihat lebih leluasa dalam memperluas pembahasan tanpa keluar dari topik utama.
8. Kesimpulan Perbandingan
Secara keseluruhan, tim inilah.com menilai bahwa artikel hasil ChatGPT memiliki kualitas yang lebih unggul dalam pengujian ini.
Struktur tulisan lebih rapi, bahasa yang digunakan lebih natural, serta pengembangan pembahasannya terasa lebih matang.
Hasil dari ChatGPT juga dinilai sudah mendekati artikel siap publikasi sehingga hanya membutuhkan sedikit penyuntingan.
Di sisi lain, Gemini tetap mampu menghasilkan artikel yang informatif dan sesuai dengan instruksi.
Gaya penulisannya yang lebih ringkas dan langsung juga menjadi kelebihan tersendiri.
Namun, agar lebih nyaman dibaca oleh pembaca umum, hasil dari Gemini masih membutuhkan beberapa penyesuaian, terutama pada aspek gaya bahasa, alur tulisan, dan pengembangan informasi tambahan.
Tabel Perbandingan Hasil Penulisan ChatGPT dan Gemini
Aspek
ChatGPT
Gemini
Kesesuaian Prompt
Sesuai dengan seluruh instruksi yang diberikan.
Sesuai dengan instruksi utama yang diberikan.
Judul SEO
Lebih menarik dan natural untuk pembaca.
Sudah sesuai SEO, tetapi lebih umum.
Pembukaan Artikel
Memasukkan data Statista dengan alur yang lebih natural.
Memasukkan data Statista sesuai arahan.
Struktur Artikel
Lebih rapi dan memiliki alur pembahasan yang nyaman dibaca.
Struktur cukup baik, tetapi lebih sederhana.
Isi Pembahasan
Detail, terstruktur, dan memiliki pengembangan tambahan.
Detail dan informatif, tetapi lebih to the point.
Gaya Bahasa
Lebih natural dan terasa seperti tulisan manusia.
Cenderung lebih formal dan sedikit kaku.
Kreativitas
Memberikan tambahan tips dan pengembangan informasi.
Fokus pada pembahasan utama sesuai prompt.
Penggunaan Keyword
Keyword tersebar lebih natural di dalam artikel.
Keyword lebih banyak muncul di heading dan bagian akhir.
Penutup Artikel
Memiliki penutup yang membuat artikel terasa lebih lengkap.
Menggunakan kesimpulan sebagai bagian akhir.
Hasil Akhir
Lebih siap dipublikasikan dengan sedikit revisi.
Membutuhkan penyesuaian agar lebih menarik dibaca.
Kelebihan dan Kekurangan ChatGPT dan Gemini dalam Penulisan Artikel
Berdasarkan hasil pengujian dan analisis perbandingan sebelumnya, ChatGPT dan Gemini memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing dalam menghasilkan artikel blog.
Berikut adalah penjelasannya:
Kelebihan ChatGPT
Memiliki struktur artikel yang lebih rapi dan alur pembahasan yang lebih mudah diikuti.
Gaya bahasa lebih natural sehingga tulisan terasa lebih seperti dibuat oleh manusia.
Mampu mengembangkan pembahasan dengan memberikan tambahan informasi yang relevan.
Penggunaan keyword lebih tersebar secara alami dan mendukung kebutuhan SEO.
Hasil tulisan sudah cukup matang dan membutuhkan sedikit penyuntingan sebelum dipublikasikan.
Kekurangan ChatGPT
Terkadang memberikan pembahasan yang lebih panjang dibandingkan kebutuhan awal.
Membutuhkan arahan yang cukup spesifik agar hasil tulisan benar-benar sesuai dengan gaya atau karakter media tertentu.
Kelebihan Gemini
Mampu menghasilkan artikel sesuai dengan prompt dan struktur yang diberikan.
Pembahasan yang dibuat cukup lengkap dan informatif.
Gaya penulisan lebih ringkas sehingga pembaca dapat menemukan informasi utama dengan cepat.
Cocok digunakan untuk kebutuhan artikel yang membutuhkan penyampaian informasi secara langsung.
Kekurangan Gemini
Gaya bahasa cenderung lebih formal dan terasa lebih kaku dibandingkan hasil ChatGPT.
Pengembangan ide dan kreativitas dalam artikel masih terbatas.
Penyebaran keyword belum seoptimal ChatGPT karena lebih banyak muncul pada bagian tertentu.
Membutuhkan penyesuaian tambahan agar tulisan terasa lebih natural dan menarik bagi pembaca.
Secara keseluruhan, ChatGPT lebih unggul dalam aspek kreativitas, struktur tulisan, dan pengalaman membaca.
Sementara itu, Gemini tetap memiliki kemampuan yang baik dalam menghasilkan artikel informatif dengan penyampaian yang lebih sederhana dan langsung.
PT Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian harga berkala Bahan Bakar Minyak (BBM) Non-Subsidi yang berlaku mulai 1 Agustus 2026.
Penyesuaian harga ini dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan tetap memperhatikan daya beli masyarakat serta mendukung ketersediaan pasokan BBM nasional.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan mengikuti tren harga rata-rata harga minyak dunia serta mempertimbangkan nilai tukar rupiah sesuai ketentuan yang berlaku.
“Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat,” ujar Kitty dikonfirmasi inilah.com, Jakarta, Sabtu (31/7/2026).
Dengan penyesuaian tersebut, harga BBM Non-Subsidi Pertamina per 1 Agustus 2026 yakni harga Pertamax Turbo turun dari Rp19.300 per liter menjadi Rp18.300 per liter, kemudian Pertamax Green 95 turun dari Rp17.000 per liter menjadi Rp16.600 per liter, dan Pertamax (RON 92) turun dari Rp16.250 per liter menjadi Rp15.950 per liter.
Sementara itu, Pertamina Dex tetap di harga Rp21.150 per liter dan Dexlite tetap di harga Rp19.700 per liter.
Harga tersebut berlaku untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, seperti DKI Jakarta.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus menyediakan energi yang berkualitas, menjaga keandalan pasokan, serta memberikan layanan terbaik kepada masyarakat di seluruh Indonesia,” jelasnya.
TRIBUNNEWS.COM – Botok sarang tawon menjadi salah satu kuliner yang belakangan menarik perhatian masyarakat.
Botok tawon sendiri merupakan kuliner ekstrem khas Banyuwangi, Jawa Timur, yang terbuat dari sarang dan larva lebah dicampur parutan kelapa serta bumbu pedas, lalu dibungkus daun pisang dan dikukus.
Namun, muncul pertanyaan di kalangan umat Islam mengenai status hukum mengkonsumsi botok yang berbahan dasar sarang tawon beserta larvanya. Apakah makanan tersebut halal atau justru haram untuk dikonsumsi?
Menanggapi hal itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan penjelasan mengenai pandangan hukum Islam terkait konsumsi sarang tawon.
Dikutip dari laman resmi mui.or.id, Anggota Komisi Fatwa MUI Pusat, Achmad Fuad, menjelaskan bahwa tawon atau lebah termasuk dalam empat hewan yang dilarang untuk dibunuh menurut sabda Nabi Muhammad SAW.
Berdasarkan kaidah fiqh (mengutip Imam Syafi’i dari Imam Ghazali), apa yang diharamkan untuk dibunuh, maka haram pula untuk dimakan.
Oleh karena itu, sengaja membuat dan mengkonsumsi olahan botok yang dicampur dengan lebah/tawon dan sarangnya hukumnya adalah haram.
“Membuat botok yaitu dari bikinan kelapa yang diparut dan itu dibikin, dicampur dengan lebah, bahkan sarangnya yang memang disengaja untuk memberikan cita rasa khusus bahwa itu adalah ada tawonnya dan sarangnya, bahkan kita tahu yang namanya tawon itu adalah dari larvanya kemudian dari telurnya berasalnya setelah telur mati menjadi tawon, dan itu prosesnya lama.”
“Oleh karena itu, hukumnya haram mengkonsumsi botok sarang tawon karena tawon adalah termasuk hewan yang haram juga untuk dibunuh sebagaimana hadis Nabi Muhammad SAW.” ucap Achmad, dikutip dari Instagram resmi MUI Pusat, Sabtu (1/8/2026).
Namun, Islam juga memberikan keringanan (darurat). Jika sedang memanen madu dan ada sedikit bagian tawon atau sarang yang sangat sulit dipisahkan dan terikut, maka hal tersebut diperbolehkan agar madu tidak terbuang sia-sia.
Hewan yang Dilarang Dibunuh dalam Islam
Dalam Islam, terdapat beberapa hewan yang dilarang dibunuh dalam Islam.
Hewan-hewan tersebut adalah semut, burung hudhud, lebah, shurad, katak, dan laba-laba yang dipandang memiliki manfaat dan sifat khususnya.
Berikut adalah alasan kenapa hewan tersebut dilarang dibunuh, mengutip dari laman Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat:
Semut
Seekor semut dilarang dibunuh karena dalam sebuah hadis dikisahkan jika salah seekor semut pernah menggigit salah seorang nabi, lalu nabi tersebut memerintahkan untuk mendatangi sarang semut dan membakarnya.
Namun kemudian turun wahyu Allah “Apakah hanya karena seekor semut menggigitmu lantas kamu membinasakan satu umat yang selalu bertasbih?”
Burung hudhud
Selanjutnya adalah burung hud hud, asalan hewan ini dilarang dibunuh karena jasanya kepada Nabi Sulaiman dalam menyampaikan informasi tentang keberadaan ratu yang tidak mau menyembah Allah.
Lebah
Lebah memiliki manfaat kepada manusia melalui madunya, bahkan lebah termasuk salah satu binatang istimewa dalam Al-Quran, yakni pada surah An-Nahl.
Dalam Al-Quran, Allah mewahyukan kepada lebah untuk membuat sarang-sarang di perbukitan, pepohonan, dan bangunan-bangunan yang dibuat manusia.
Bahkan, Nabi Muhammad SAW sendiri menggunakan madu sebagai obat penyembuhan penyakit selain habbatussauda dan bekam.
Burung shurad
Sama halnya dengan lebah, burung shurad dapat memberikan manfaat bagi kelangsungan hidup lingkungan. Di Indonesia burung ini dikenal dengan jenis burung cendet atau pentet.
Katak
Katak memiliki kandungan obat yang dapat dimanfaatkan untuk manusia, Ulama fiqih Wazzaratu Al-Auqaf menjelaskan dalam kitab Al-Mausuu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah 17/283.
“Syariat agama melarang membunuh sebagian jenis binatang seperti katak. Berdasarkan riwayat dari Abdur Rahman bin Utsman yang menyebutkan, seorang tabib menjelaskan obat di sisi Rasulullah saw. adalah katak. Kemudian Rasulullah melarang membunuh katak. Bahkan pengarang kitab ‘Adaab Asy-Syar’iyyah’ cenderung memilih hukum haram.”
Laba-laba
Terakhir adalah Laba-laba. Binatang ini tidak boleh dibunuh dikarenakan jasanya yang menolong Nabi Muhammad saw.
Pertolongan tersebut dilakukan laba-laba dengan membuat sarang di mulut gua di Gunung Tsur tempat Nabi Muhammad saw. bersembunyi dari kejaran kaum kafir.
Liputan6.com, Jakarta – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendorong Pemprov DKI Jakarta menerapkan inovasi teknologi pengolahan sampah hasil inovasi perguruan tinggi.
Menurut Brian, kunci efektivitas berbagai teknologi pengolahan sampah terletak pada pemilahan langsung dari sumbernya.
“Dari Bapak Presiden memang meminta kami bersama-sama mencari teknologi-teknologi apa yang mungkin untuk menyelesaikan masalah,” ucapnya dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Berbagai inovasi riset perguruan tinggi telah diinventarisasi oleh Kemendiktisaintek untuk memperkuat pengelolaan sampah di wilayah DKI Jakarta.
Riset Kampus Siap Diterapkan dalam Pengelolaan Sampah
Solusi teknologi seperti biodigester, komposting, hingga hydrothermal carbonization (HTC), siap diterapkan sesuai jenis sampah dan kondisi lapangan.
Penguatan fasilitas pengolahan berbasis wilayah, dinilai Menteri Brian efektif meningkatkan efisiensi sekaligus memangkas biaya transportasi pengangkutan sampah.
“Kami bersama-sama kemudian mencari teknologi-teknologi yang sudah dikembangkan di kampus-kampus. Bersama Kepala Dinas juga sudah melakukan kajian-kajian di DKI,” kata Brian Yuliarto.
Pemprov DKI Perkuat Fasilitas Pengolahan Sampah
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan peralihan paradigma pengelolaan sampah di Jakarta dari pola konvensional “angkut-buang” menuju sistem “pilah-angkut-olah”.
Guna mendukung hal tersebut, Pemprov DKI memperkuat fasilitas pengolahan sampah lewat optimalisasi TPS 3R, peningkatan produksi Refuse Derived Fuel RDF, serta pembangunan pembangkit listrik berbasis sampah.
“Pemprov DKI membuka rung kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, BUMN, dan swasta, untuk mengembangkan berbagai model pengolahan sampah yang telah menunjukkan hasil pada proyek percontohan,” ujar Pramono, melansir Antara, Jumat, (31/7/2026).
Melalui kolaborasi ini, pemanfaatan inovasi riset perguruan tinggi diharapkan mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah perkotaan.
Jakarta – Bos Hermes punya cara unik untuk memprediksi penjualan produknya. Selagi selalu memastikan brand high end asal Prancis itu selalu memberi pelayanan terbaik, ia juga memantau ‘pergerakan’ dengan melihat harga daging babi. Dikatakan bahwa cara tersebut selalu berhasil untuk memperkirakan kapan orang-orang akan membeli tas lagi.
Ketua eksekutif Hermès, Axel Dumas, memiliki metode tersendiri saat mengukur kemungkinan kenaikan kembali penjualan Hermes, terutama di China. Bukan nilai tukar mata uang setempat tapi melihat harga daging babi di pasaran.
“Daging babi terutama dikonsumsi saat jamuan makan dan restoran, ini merupakan indikator yang baik untuk perayaan di China,” kata Axel Dumas kepada para analis saat presentasi pendapatan semester pertama beberapa waktu lalu.
“Aku tidak mengatakan bahwa semua klien kami sensitif terhadap harga daging babi, namun aku menunggu kenaikan harga, yang akan menjadi indikator optimisme dan keinginan untuk sesuatu yang menyenangkan,” jelasnya dilansir Business of Fashion.
Menurut Axel, ketika harga daging babi naik, artinya banyak orang bisa mengeluarkan cukup banyak uang untuk bersenang-senang dan makan enak. Hal itu dijadikan pertanda bahwa situasi ekonomi sedang membaik dan potensi kenaikan penjualan begitu juga untuk membeli barang-barang tersier.
Di China, sayangnya kini pasar barang mewah dilaporkan sedang terpukul keras karena konsumen membatasi pengeluaran mereka. Padahal pelanggan di Negeri Tirai Bambu adalah salah satu pendorong utama bagi industri ini. Meskipun Hermès International SCA melaporkan pertumbuhan penjualan kuartal kedua yang sesuai dengan ekspektasi, tidak adanya pemulihan penjualan di China disebut oleh para analis sebagai kekhawatiran.
Alex Dumas pun mengakui bahwa pasar China masih belum pulih. Hal ini mendorongnya untuk mengawasi tidak hanya pasar properti di sana tetapi juga harga daging babi.
Sayangnya, harga babi di China sepertinya belum bisa memberinya rasa lega. Harga grosir daging tersebut mencapai titik terendah dalam 16 tahun pada bulan lalu. Meski para pedagang telah mendapat bantuan dari pemerintah untuk membatasi produksi, pemulihan harganya kemungkinan akan memakan waktu lama.
Penjualan barang-barang kulit Hermès memang sedang tidak memenuhi ekspektasi investor. Hal itu meningkatkan kekhawatiran karena brand tersebut bergantung pada pasar China yang juga sedang melemah. Sahamnya Hermes disebut anjlok sebanyak 11,5 persen pada hari Rabu dan mencapai level terendah sejak Januari 2023.
Hermès memang populer di China dibanding banyak pesaing brand high end lain. Negara tersebut menghasilkan sekitar 43 persen pendapatan perusahaan pada akhir Juni. Sebagai catatan, untuk brand-brand di bawah grup LVMH, Asia selain Jepang menyumbang 29 persen pendapatan pada periode yang sama.
Jakarta – Saraf kejepit, sebutan awam untuk hernia nukleus pulposus (HNP), bisa terjadi di titik mana pun sepanjang tulang belakang. Titik atau lokasi L4 dan L5 paling sering disebut saat bicara tentang kondisi ini.
Salah seorang pesohor yang mengalami saraf kejepit di bagian tersebut baru-baru ini adalah pengacara kondang Hotman paris. Ia bahkan sampai menjalani operasi untuk mengembalikan rasa nyaman di pinggangnya.
Dalam istilah medis, saraf kejepit sering dikenal sebagai hernia nukleus pulposus (HNP) atau kondisi ketika bantalan antar-ruas tulang belakang menonjol dan menekan saraf di sekitarnya.
Spesialis bedah saraf dr M. Aulia Rahman Sp.BS-FTB, FINSS dari RS Abdi Waluyo mengatakan dalam kasus Hotman Paris, posisi L4 dan L5 atau lumbar 4 dan 5 ada di sekitar tulang panggul belakang. Menurut dr Aulia, di posisi inilah saraf kejepit paling sering terjadi.
“Paling sering lagi kalau kita bicara daerah lumbar atau tulang belakang bagian bawah, yang berikutnya adalah ruas L5 dan S1 dan juga pada leher, ruas 5 dan 6,” kata dr Aulia saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (1/8/2026)
Apa Penyebab Saraf Kejepit L4 dan L5?
Menurut dr Aulia, penyebab paling sering dari saraf kejepit di L4 dan L5 adalah keseringan duduk dan sedentary lifestyle.
“Kita mau istirahat kantor, biasanya dulu jalan bareng-bareng ke warteg, kalau sekarang layanan pesan antar, sudah sampai kantor nyuruh ngambilin OB. Jadi itu memang perubahan gaya hidup di era modern ini,” katanya.
Kebiasaan bekerja para pekerja kantoran yang dari jam 9 hingga 5, menurut dr Aulia terkadang banyak dihabiskan untuk duduk di depan layar komputer.
“Jadi proses duduk itu membuat tulang belakang ketekuk, sehingga bantalannya ini jadi stres. Itu lah asal muasal mengapa kita sering mengalami masalah saraf kejepit,” katanya.
Gejala Saraf Kejepit L4 dan L5
Saraf kejepit yang spesifik di L4 dan L5, menurut dr Aulia memiliki tanda-tanda atau gejala yang khas.
“Paling sering itu yang terjadi ada sakit menjalar atau kebas pada paha bagian samping luar. Itu adalah tanda yang paling gampang untuk mengetahui bahwa itu di L4 dan L5,” katanya.
Tanda lain, lanjut dr Aulia adalah muncul rasa nyeri muncul di punggung belakang yang kemudian menjalar.
“Jadi nyeri punggungnya itu akibat masalah di tulang belakang dan bantalannya. Nyeri yang ke paha itu adalah saraf kejepitnya,” tutupnya.
Jakarta (ANTARA) – Apple telah dirumorkan bakal merilis MacBook Ultra yang digadang-gadang menjadi varian tertinggi dari MacBook Pro dengan layar OLED namun ternyata laporan baru mengungkap bahwa desain anyar tersebut tidak akan eksklusif untuk waktu yang lama.
Kabar ini terungkap oleh Mark Gurman dari Bloomberg seperti diwartakan Macrumors, Kamis (30/7) waktu setempat, yang menyebutkan bahwa desain MacBook Ultra tersebut mungkin “menjangkau Mac yang jauh lebih murah dalam waktu sekitar satu tahun setelah peluncuran”.
Menurutnya Apple berencana untuk memperbarui setiap Mac yang dijualnya selama dua tahun ke depan.
Ia menyebutkan dalam laporan itu bahwa MacBook Pro 14 inci kelas bawah akan dirilis pada 2027 dan bakal memiliki kode nama K104 yang dikatakan menyerupai desain mesin kelas atas sambil menggunakan chip M7 standar.
Adapun dalam hal desain, terakhir kali perusahaan melakukan desain ulang pada MacBook Pro terjadi pada 2021 bersamaan dengan pengenalan chip M1 Pro dan M1 Max.
Perombakan tersebut dinilai berjalan berlawanan arah dengan tindakan Apple yang akan diambil untuk 2027 mendatang.
Pada 2021 itu MacBook Pro hadir dengan bobot yang lebih berat dan tebal, Apple mengembalikan port HDMI, hingga slot kartu SD.
Kini perusahaan kembali mencoba untuk membuat laptop yang lebih tipis dan tidak lagi tebal.
Sasisnya diperkirakan akan jauh lebih tipis dan ringan, lalu perusahaan juga akan mengganti lampu latar mini-LED dengan susunan OLED hibrida.
Meski begitu belum ada indikasi bahwa Apple bakal mengorbankan port konektivitas seperti yang sebelumnya pernah dilakukan karena langkah itu pernah terbukti tidak efektif dan tidak efisien bagi pengguna.
Perubahan paling banyak mungkin terjadi pada bagian depan perangkat. Notch diperkirakan akan hilang dan digantikan oleh kamera punch-hole yang lebih kecil.
Lubang kamera tersebut dikatakan dirancang berbentuk pil memungkinkan hadirnya fitur Dynamic Island interaktif yang dapat berkembang seperti pada iPhone.
Untuk ukurannya belum dapat dipastikan apakah ada penambahan atau tidak namun yang jelas perusahaan riset industri Omdia dalam laporannya mengklaim bahwa Samsung Display akan memasok panel 14,3 inci dan 16,3 inci untuk Apple.
Ukurannya sedikit lebih besar dari layar 14,2 inci dan 16,2 inci pada model yang saat ini beredar.
Apple juga dikabarkan memasang engsel yang diperkuat agar layar tidak goyang saat disentuh, tetapi belum jelas apakah ini akan menghasilkan perubahan visual eksternal.
Gurman menggambarkan pendekatan terhadap pengalaman sentuhan itu sebagai “ramah sentuhan, bukan mengutamakan sentuhan”.
Dalam laporan Gurman disebutkan juga belum ada kepastian mengenai penamaan MacBook Pro kelas atas di masa mendatang.
Mungkin saja penamaan MacBook Ultra yang baru dapat menggantikan model MacBook Pro dengan M5 Pro dan M5 Max yang saat ini ada di pasaran dengan harga yang lebih tinggi atau hadir di atasnya sebagai tingkatan yang baru.
Jakarta (ANTARA) – Kaki kram saat tidur merupakan kondisi yang kerap dialami, akibat kontraksi otot secara tiba-tiba yang menimbulkan rasa nyeri, terutama pada bagian betis, paha, atau telapak kaki.
Kram kaki saat malam hari atau nocturnal leg cramps dapat membuat seseorang terbangun karena rasa sakit yang muncul secara mendadak. Kondisi ini biasanya berlangsung selama beberapa detik hingga beberapa menit, kemudian meninggalkan rasa pegal pada area otot yang mengalami kram.
Meski penyebab pastinya belum selalu diketahui, sejumlah faktor dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kaki kram saat tidur, mulai dari kelelahan otot, kurang aktivitas fisik, posisi tidur tertentu, hingga gangguan keseimbangan cairan dan mineral dalam tubuh.
1. Otot mengalami kelelahan
Aktivitas fisik yang berlebihan, seperti olahraga dengan intensitas tinggi atau berdiri dalam waktu lama, dapat membuat otot kaki mengalami kelelahan. Kondisi tersebut dapat memicu kontraksi otot yang tidak terkendali saat tubuh sedang beristirahat.
2. Kurang cairan tubuh
Dehidrasi dapat memengaruhi fungsi otot dan saraf. Ketika tubuh kekurangan cairan, keseimbangan elektrolit seperti natrium, kalium, dan magnesium dapat terganggu sehingga meningkatkan risiko terjadinya kram otot.
3. Posisi tidur tertentu
Posisi kaki saat tidur juga dapat menjadi salah satu pemicu. Ketika kaki berada dalam posisi tertentu dalam waktu lama, misalnya telapak kaki menekuk ke bawah, otot betis dapat menjadi tegang dan lebih mudah mengalami kram.
4. Bertambahnya usia
Kram kaki saat tidur lebih sering dialami oleh orang dewasa dan lanjut usia. Hal ini berkaitan dengan perubahan massa otot, fungsi saraf, serta kondisi metabolisme tubuh yang dapat berubah seiring bertambahnya usia.
5. Kondisi kesehatan tertentu
Dalam beberapa kasus, kaki kram yang sering terjadi dapat berkaitan dengan kondisi medis tertentu, seperti gangguan ginjal, diabetes, gangguan tiroid, anemia, atau masalah saraf. Jika kram terjadi terus-menerus dan mengganggu aktivitas, pemeriksaan medis diperlukan.
Cara mengatasi kaki kram saat tidur
Saat kaki mengalami kram secara tiba-tiba, beberapa langkah berikut dapat membantu meredakan rasa nyeri:
Lakukan peregangan otot secara perlahan, terutama dengan menarik jari kaki ke arah tubuh.
Pijat lembut bagian kaki yang mengalami kram agar otot lebih rileks.
Berdiri dan berjalan perlahan untuk membantu mengendurkan otot.
Gunakan kompres hangat untuk membantu meredakan ketegangan otot.
Pastikan tubuh mendapatkan cukup cairan setiap hari.
Cara mencegah kaki kram saat tidur
Untuk mengurangi risiko kram kaki berulang, beberapa kebiasaan dapat diterapkan, seperti melakukan peregangan kaki sebelum tidur, menjaga asupan cairan, rutin melakukan aktivitas fisik ringan, serta menghindari posisi tidur yang membuat otot kaki terlalu tegang.
Selain itu, penggunaan alas kaki yang nyaman saat beraktivitas dan menjaga pola hidup sehat juga dapat membantu menjaga kondisi otot tetap baik.
Apabila kram kaki terjadi sangat sering, berlangsung lama, disertai pembengkakan, mati rasa, kelemahan otot, atau perubahan warna kulit, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mengetahui penyebabnya.