Sejak 2005 Tetap Bertahan, Ayam Goreng Mbok Mi Jadi Ikon Kuliner Ponorogo

Sejak 2005 Tetap Bertahan, Ayam Goreng Mbok Mi Jadi Ikon Kuliner Ponorogo

Ponorogo (beritajatim.com) – Di balik jalan kecil Jl Tanggulangi di Desa Purwosari, Kecamatan Babadan, berdiri sebuah warung makan sederhana yang namanya sudah tidak asing lagi bagi pencinta kuliner di Ponorogo dan sekitarnya.

Warung Ayam Goreng Mbok Mi, menjadi salah satu destinasi kuliner yang tak pernah kehilangan pelanggan sejak mulai beroperasi pada 2005 silam. Reputasinya terus bertahan, karena tetap mempertahankan resep turun-temurun dan cita rasa khas yang konsisten hingga sekarang.

Meski tampil sederhana, warung tersebut hampir selalu ramai didatangi pembeli. Tidak hanya warga Ponorogo, pelanggan juga datang dari berbagai daerah di luar kota. Mereka sengaja mampir untuk menikmati sajian ayam kampung yang telah lama menjadi ikon kuliner di Bumi Reog.

Pemilik Warung Mbok Mi, Mbah Parmi, mengatakan sejak awal membuka usaha, dirinya tidak pernah mengubah resep maupun bahan baku yang digunakan. Ayam kampung menjadi bahan utama di warung ini. Baginya, menjaga kualitas adalah kunci agar pelanggan tetap datang dari waktu ke waktu.

“Dari dulu masaknya tetap seperti ini. Ayam kampung diungkep pakai kayu bakar supaya empuk,” kata Mbah Parmi, ditulis Minggu (26/7/2026).

Konsistensi tersebut terbukti membuat Warung Mbok Mi tetap eksis di tengah berkembangnya berbagai tempat makan modern. Dalam sehari, warung ini mampu menghabiskan sekitar 20 ekor ayam kampung. Saat akhir pekan maupun musim liburan, jumlahnya bahkan meningkat hingga sekitar 50 ekor ayam.

“Akhir pekan atau saat liburan permintaan meningkat, bisa menghabiskan kurang lebih 50 ekor ayam,” katanya.

Selain ayam goreng kampung, warung ini menyajikan menu rumahan khas pedesaan. Seporsi nasi hangat disajikan bersama aneka sayur, sambal bawang yang dibuat saat dipesan, serta minuman tradisional seperti sinom maupun kunyit asam. Kombinasi menu sederhana itu, jstru menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelanggan.

Suasana pedesaan yang masih kental juga menjadi nilai tambah. Area memasak tradisional yang menyatu dengan ruang makan, menghadirkan kesan hangat dan sederhana. Pengunjung dapat menikmati hidangan sambil merasakan suasana kampung yang kini mulai sulit ditemukan.

Salah seorang pelanggan asal Surabaya, Nana Suryo Sudarmadi, mengaku selalu menyempatkan diri mampir setiap kali berkunjung ke Ponorogo. Menurutnya, Warung Mbok Mi memiliki karakter rasa yang sulit ditemukan di tempat lain.

“Kalau ke Ponorogo wajib mampir ke sini. Rasanya khas sekali, mungkin karena dimasak menggunakan kayu bakar. Saya paling suka sayur tempe, sambalnya, ayam kampungnya, sampai dengan minuman sinomnya,” kata Nana Suryo Sudarmadi.

Dengan harga sekitar Rp35 ribu per porsi, pengunjung sudah dapat menikmati satu paket lengkap berisi nasi, ayam kampung, aneka sayur, sambal bawang, dan minuman tradisional. Perpaduan antara resep yang tetap terjaga, suasana sederhana, dan statusnya sebagai kuliner legendaris membuat Ayam Goreng Mbok Mi masih menjadi salah satu tujuan wisata kuliner yang wajib dikunjungi saat berada di Ponorogo.

Sumber : https://beritajatim.com/sejak-2005-tetap-bertahan-ayam-goreng-mbok-mi-jadi-ikon-kuliner-ponorogo

Pengembangan Hidrogen Hijau Digenjot, Incar Pasar Industri dan Penerbangan

Pengembangan Hidrogen Hijau Digenjot, Incar Pasar Industri dan Penerbangan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mulai membangun ekosistem hidrogen hijau sebagai bagian dari strategi jangka panjang mendukung transisi energi nasional.

Melalui pengembangan teknologi, kemitraan strategis, serta model bisnis yang terintegrasi, PLN EPI membidik pasar hidrogen rendah karbon untuk sektor industri, pembangkit listrik, hingga bahan bakar penerbangan berkelanjutan (electro- Sustainable Aviation Fuel/e-SAF).

Strategi tersebut disampaikan Vice President Strategi dan Pengembangan Bisnis Biomassa PLN EPI Anita Puspita Sari dalam sesi Bioenergy to Biohydrogen: Unlocking the Next Clean Energy Opportunity pada Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).

Hidrogen hijau adalah jenis hidrogen yang dibuat lewat proses pemisahan air menggunakan listrik dari energi bersih. Proses ini memakai tenaga surya, angin, atau panas bumi tanpa menghasilkan polusi karbon

Anita menjelaskan, hidrogen merupakan salah satu pilar penting dalam peta jalan Net Zero Emissions (NZE) PLN Group 2060. Setelah memperkuat pengembangan bioenergi melalui program co-firing biomassa, PLN EPI kini memperluas portofolio bisnis energi primer dengan membangun rantai nilai hidrogen hijau sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru perusahaan.

“Selain terus mengembangkan energi terbarukan, pembangkit nuklir, Carbon Capture, Utilization and Storage (CCUS), energy storage, dan Green Energy Super Grid, PLN Group juga menjadikan hidrogen dan amonia sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk mendukung sistem energi rendah karbon,” ujar Anita dikutip Minggu (26/7/2026).

Menurut Anita, pengembangan hidrogen dilakukan secara bertahap, dimulai dari penyusunan model bisnis, pembangunan kemitraan, hingga penyiapan skema komersialisasi.

PLN EPI membuka peluang kerja sama melalui Hydrogen Gas Purchase Agreement (HGPA) maupun Kerja Sama Operasi (KSO) dengan mitra yang mengembangkan fasilitas produksi hidrogen.

Melalui skema tersebut, PLN EPI akan berperan sebagai agregator dan penyedia pasokan hidrogen bagi berbagai sektor yang membutuhkan energi rendah karbon.

“Sebagai subholding yang mengelola energi primer, kami melihat hidrogen sebagai komoditas energi masa depan,” kata Anita.

Pada tahap awal, PLN EPI menargetkan sektor industri yang memiliki kebutuhan hidrogen relatif tinggi, seperti industri pupuk dan amonia, kilang minyak dan petrokimia, industri baja dan logam, serta industri kimia. Sektor-sektor tersebut dinilai memiliki potensi menjadi pasar awal bagi pengembangan hidrogen hijau di Indonesia.

Selain memenuhi kebutuhan industri, PLN EPI juga melihat peluang besar pada pengembangan e-SAF. Melalui teknologi ini, hidrogen hijau dikombinasikan dengan karbon dioksida hasil penangkapan emisi untuk menghasilkan synthetic crude, yang selanjutnya diolah menjadi bahan bakar penerbangan rendah karbon melalui konsep closed carbon loop.

Anita menjelaskan, kebutuhan e-SAF diproyeksikan terus meningkat seiring berkembangnya regulasi internasional yang mendorong penggunaan bahan bakar penerbangan berkelanjutan guna menekan emisi sektor aviasi.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain penting dalam industri hidrogen hijau karena didukung sumber energi terbarukan yang melimpah. Tantangan berikutnya adalah mempercepat pembangunan ekosistem, penguasaan teknologi, serta menciptakan pasar yang mampu mendukung pengembangan hidrogen secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam roadmap NZE PLN Group, hidrogen dan amonia diproyeksikan menjadi bagian dari bauran energi jangka panjang.

Sumber : https://www.tribunnews.com/bisnis/7859387/pengembangan-hidrogen-hijau-digenjot-incar-pasar-industri-dan-penerbangan

7 Makanan yang Mengandung Zinc Tinggi

7 Makanan yang Mengandung Zinc Tinggi

Memasukkan makanan yang mengandung zinc dalam menu makanan sehari-hari merupakan cara agar kebutuhan zinc harian terpenuhi. Pilihannya pun terbilang beragam, mulai dari sumber nabati hingga hewani.

Zinc adalah mineral penting yang berperan meningkatkan imunitas, mempercepat penyembuhan luka, dan mengurangi peradangan. Suplementasi zinc juga digunakan dalam terapi diare pada anak.

Zinc tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga konsumsi makanan yang mengandung zinc perlu dilakukan agar kebutuhan harian nutrisi ini terpenuhi.

Pilihan Makanan yang Mengandung Zinc

Kebutuhan zinc berbeda-beda tergantung usia dan jenis kelamin. Perempuan dewasa memerlukan sekitar 8 mg per hari, sedangkan laki-laki dewasa sekitar 11 mg per hari. Kekurangan zinc dapat menyebabkan rambut rontok, perubahan mood lebih cepat, berkurangnya nafsu makan, dan diare.

Beberapa makanan kaya zinc yang bisa dikonsumsi antara lain:

1. Tiram

Tiram merupakan sumber makanan yang mengandung zinc. Dalam 1 buah tiram, terkandung 5,5 miligram zinc. Artinya, konsumsi 1 buah tiram sudah bisa memenuhi setengah kebutuhan zinc harian orang dewasa.

Selain zinc, tiram juga mengandung nutrisi lain, seperti vitamin B12 dan selenium yang juga bermanfaat dalam meningkatkan imunitas tubuh.

2. Daging sapi

Setiap 100 gram daging sapi mentah mengandung 6,4 mg zinc. Kandungan zinc yang tinggi ini membuat konsumsi daging sapi matang bisa membantu memenuhi kebutuhan zinc harian orang dewasa.

Meski tinggi akan kandungan zinc, Anda tetap harus membatasi konsumsi daging sapi. Pasalnya, terlalu banyak mengonsumsi daging merah dapat meningkatkan kadar kolesterol yang berkaitan dengan peningkatan risiko terjadinya penyakit jantung.

3. Kacang-kacangan

Untuk yang menerapkan pola makan vegan atau vegetarian, kebutuhan zinc harian dapat dipenuhi dengan mengonsumsi kacang-kacangan, seperti lentil, kacang hitam, edamame, dan buncis. Dalam 1 cangkir lentil contohnya, terkandung 2,5 miligram zinc.

Sementara kandungan zinc pada edamame, kacang hitam, dan buncis bisa mencapai 2 miligram. Selain memuat kandungan zinc, kacang-kacangan juga menjadi sumber makanan rendah lemak yang tinggi akan kandungan protein, vitamin, dan serat, sehingga membawa banyak manfaat untuk kesehatan.

4. Susu dan produk olahannya

Tak hanya tinggi akan kandungan kalsium, susu dan produk olahannya, seperti keju yoghurt, juga termasuk dalam makanan yang mengandung zinc tinggi. Dalam 1 cangkir susu rendah lemak, terkandung sekitar 1 miligram zinc. Sementara 1 cangkir yoghurt rendah lemak, memuat sekitar 2,2 miligram zinc.

Untuk meningkatkan kandungan zinc dari susu ataupun yogurt, Anda dapat menambahkan susu atau yoghurt ke dalam sereal, oats, atau biji-bijian lain seperti chia seed, Pasalnya, sereal, oats, dan chia seed juga mengandung zinc.

5. Cokelat hitam

Cokelat hitam termasuk salah satu makanan yang mengandung zinc. Semakin pekat cokelatnya, semakin tinggi kandungan zinc-nya. Dalam 100 gram cokelat hitam (70–85% kakao) terkandung 3,3 mg zinc, cukup untuk memenuhi sekitar 30% kebutuhan harian laki-laki dewasa dan 41% perempuan dewasa.

Meski begitu, perhatikan kadar cokelat yang dipilih, karena cokelat dengan kadar rendah mengandung zinc lebih sedikit.

6. Telur

Jumlah zinc yang terkandung dalam 1 butir telur memang tidak terlalu banyak, yaitu sekitar 1 miligram. Namun, Anda tetap dapat menjadikannya sebagai sumber makanan yang mengandung zinc.

Alasannya, walau zinc di dalam telur tidak sebanyak pada makanan lain, jenis makanan satu ini memuat nutrisi seperti protein, lemak sehat, vitamin B, selenium, dan kolin, yang baik untuk kesehatan.

7. Bayam

Bayam merupakan sumber protein nabati yang juga mengandung zinc. Jadi, Anda bisa memasukkan sayuran ini ke dalam menu makanan yang dikonsumsi guna membantu memenuhi kebutuhan zinc harian.

Selain zinc, bayam mengandung mineral penting lain yang dibutuhkan untuk menjalankan berbagam macam fungsi tubuh, seperti menjaga kadar gula darah dan memelihara kesehatan jantung. Mineral yang terkandung dalam bayam di antaranya adalah magnesium, mangan, zat besi, fosfor, serta kalium.

Selain yang sudah disebutkan, Anda juga bisa mendapatkan zinc dari makanan lain, seperti daging domba, kepiting, udang, lobster, jamur, biji wijen, biji labu, kale, dan brokoli.

Namun, konsumsi zinc tetap perlu dibatasi, karena kelebihan zinc dapat menimbulkan mual, muntah, diare, kram perut, atau sakit kepala. Asupan zinc yang terlalu tinggi juga berisiko mengganggu penyerapan tembaga dan zat besi.

Sumber : https://www.alodokter.com/7-makanan-yang-mengandung-zinc-tinggi

Dokter Ungkap Jenis Olahraga Paling Efektif Atasi Kolesterol Tinggi

Dokter Ungkap Jenis Olahraga Paling Efektif Atasi Kolesterol Tinggi

Jakarta, Beritasatu.com – Olahraga diyakini sangat mampu mengatasi kolesterol tinggi. Hanya saja masih ada banyak pertanyaan olahraga jenis apa yang sebaiknya dilakukan untuk melawan kolesterol tinggi.

Dikutip Mens Health, Minggu (11/1/2026), berdasarkan studi ilmiah, kombinasi antara latihan aerobik (kardio) dan latihan beban (resistance training) terbukti paling optimal. Kedua jenis olahraga ini bekerja pada lemak darah dengan mekanisme yang berbeda, menghasilkan efek sinergi yang lebih baik daripada salah satunya.

Menurut Dr Neil Smart, Profesor Ilmu Olahraga dari University of New England Australia, jawabannya adalah kombinasi keduanya. Penelitiannya yang terbit di jurnal Sports Medicine menggarisbawahi pentingnya sinergi antara kardio dan latihan beban untuk mengelola profil lipid. Secara rata-rata, olahraga terbukti sangat bermanfaat dalam mengurangi kolesterol LDL (“kolesterol jahat”) dan trigliserida, serta menaikkan HDL (kolesterol baik).

Meskipun penurunan angka LDL mungkin terlihat kecil dibandingkan efek obat, Dr Smart menjelaskan satu keunggulan besar olahraga: kemampuannya untuk meningkatkan HDL. Peningkatan HDL ini sulit dicapai hanya dengan obat-obatan seperti statin. Hampir semua orang dengan kadar lipid berbahaya yang tinggi juga memiliki HDL yang rendah, dan menaikkan HDL adalah aspek penting dari solusi masalah kolesterol mereka yang memerlukan bantuan ekstra.

Latihan kardio atau aerobik, seperti berjalan kaki, berlari, berenang, dan bersepeda, memiliki dampak instan. Jenis olahraga ini tidak hanya mengurangi total kolesterol, tetapi juga mulai membakar trigliserida yang ada dalam aliran darah segera setelah Anda mulai beraktivitas. Kardio juga mengubah sifat LDL sehingga lebih mudah dibersihkan dari darah, mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah.

Latihan beban (resistance training) dapat menaikkan kadar HDL hampir sama efektifnya dengan latihan aerobik, dan kombinasi keduanya jauh lebih baik. Latihan beban dianggap membantu HDL memindahkan lipid yang menyumbat arteri ke hati untuk dibuang. Karena angkat beban adalah aktivitas membangun protein, masuk akal jika HDL, yang kaya protein, merespons dengan baik terhadapnya.

Untuk mendapatkan manfaat optimal dalam mengendalikan kolesterol, Anda perlu membakar sekitar 1.000 hingga 1.200 kalori melalui olahraga per minggu. Misalnya, berjalan kaki selama 50 menit sebanyak lima kali seminggu dengan kecepatan sedang dapat mencapai target ini. Konsistensi terbayar: peningkatan satu menit dalam sesi latihan mingguan dapat menaikkan HDL sebesar 2 mg/dL. Untuk latihan beban, lakukan dua hingga tiga kali per minggu, fokus pada kelompok otot besar.

Dr Sara K Rosenkranz menekankan bahwa efek olahraga pada LDL relatif kecil dibandingkan dengan perubahan pola makan dan obat-obatan. “Anda tidak bisa mengalahkan diet buruk dengan lari,” katanya.

Namun, menggabungkan olahraga dan perubahan diet dapat mengurangi LDL hingga 20 hingga 30 persen. Selain itu, olahraga juga meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi peradangan kronis, yang secara keseluruhan mengurangi risiko kerusakan arteri dari kolesterol tinggi.

sumber : https://www.beritasatu.com/lifestyle/2957192/dokter-ungkap-jenis-olahraga-paling-efektif-atasi-kolesterol-tinggi

Dokter: Orang Kurus Bukan Jaminan Bebas Kolesterol Tinggi

Dokter: Orang Kurus Bukan Jaminan Bebas Kolesterol Tinggi

Jakarta, Beritasatu.com – Tubuh kurus ternyata tidak menjadi jaminan terbebas dari risiko kolesterol tinggi maupun penyakit jantung dan pembuluh darah. Menurut dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki), dr Susetyo Atmojo, orang dengan tubuh kurus atau normal tetap berisiko mengalami kolesterol tinggi.

Dokter Susetyo menuturkan, kondisi tersebut karena berat badan yang tergolong normal tidak selalu mencerminkan kondisi kesehatan kardiovaskular seseorang. Seseorang dapat terlihat kurus, tetapi tetap memiliki kadar kolesterol low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat yang tinggi.

Ia menilai anggapan masyarakat awam yang menilai penyakit jantung hanya menyerang orang dengan tubuh gemuk adalah hal keliru. Pasalnya, berbagai penelitian menunjukkan, orang bertubuh kurus juga dapat memiliki faktor risiko penyakit kardiovaskular yang signifikan.

“Jadi kurus itu bukan berarti aman, karena yang lebih menentukan adalah bagaimana profil faktor risiko seseorang, terutama kadar kolesterol LDL di dalam darah,” kata dr Susetyo, mengutip Antara, Sabtu (25/7/2026).

Bahkan, berdasarkan hasil studi populasi, hampir satu dari empat orang bertubuh kurus memiliki kumpulan faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Oleh karena itu, bentuk tubuh bukan satu-satunya indikator untuk menilai kesehatan jantung seseorang.

Orang bertubuh kurus dengan kadar kolesterol LDL yang tinggi memiliki risiko dua hingga tiga kali lebih besar mengalami penyakit jantung dan pembuluh darah dibandingkan mereka yang memiliki kadar LDL normal.

Kondisi tersebut dapat dipicu oleh berbagai faktor, antara lain kelainan genetik seperti familial hypercholesterolemia, pola makan yang tinggi makanan berminyak atau digoreng, kurangnya aktivitas fisik, hingga penumpukan lemak viseral yang menyebabkan obesitas sentral.

Karena itu, menurutnya, penilaian risiko penyakit jantung tidak cukup hanya berdasarkan angka pada timbangan. Lingkar perut, kadar kolesterol LDL, serta faktor risiko lain juga perlu diperhatikan sebagai bagian dari evaluasi kesehatan secara menyeluruh.

Ia menambahkan, obesitas sentral dapat terjadi meskipun seseorang memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang normal. Kondisi ini ditandai dengan lingkar pinggang lebih dari 90 sentimeter pada pria Asia dan lebih dari 80 sentimeter pada perempuan Asia.

Dokter Susetyo, mengingatkan kadar kolesterol tinggi umumnya tak bergejala. Akibatnya, banyak orang baru mengetahui dirinya berisiko mengidap penyakit jantung setelah menjalani pemeriksaan kesehatan. Oleh sebab itu, pemeriksaan kolesterol secara berkala tetap diperlukan, termasuk bagi orang-orang dengan berat badan ideal hingga yang bertubuh kurus.

“Tak hanya angka di timbangan yang menentukan risiko penyakit jantung. Namun, lingkar perut, kadar kolesterol LDL, dan faktor risiko lainnya juga harus diperhatikan,” tutup dr Susetyo.

Sumber : https://www.beritasatu.com/lifestyle/3013782/dokter-orang-kurus-bukan-jaminan-bebas-kolesterol-tinggi

10 Negara Asia dengan Biaya Hidup Paling Murah, Cocok untuk Kerja dan Kuliah

10 Negara Asia dengan Biaya Hidup Paling Murah, Cocok untuk Kerja dan Kuliah

Bila berbicara tentang negara dengan biaya hidup terjangkau, maka Asia adalah jawabannya. Benua ini memiliki banyak kota modern dengan biaya hidup yang relatif rendah.

Selain itu, fasilitas penunjang yang mereka miliki juga tidak kalah canggih dengan negara-negara barat, seperti fasilitas kesehatan, keamanan, dan infrastruktur yang terus berkembang.

Tak heran jika banyak pekerja, pelajar, pensiunan, hingga digital nomad memilih negara-negara di Asia sebagai tempat untuk tinggal, bekerja, atau melanjutkan pendidikan.

Negara dengan Biaya Hidup Termurah di Asia

1. Indonesia

Indonesia disebut sebagai salah satu negara dengan biaya hidup terjangkau dibandingkan negara-negara lainnya di Asia.

Secara keseluruhan, hampir semua kota di Indonesia menawarkan biaya hidup yang sangat terjangkau.

Tapi hanya beberapa kota yang memiliki fasilitas yang cukup baik seperti Bandung, Yogyakarta, Jakarta, dan Bali.

Mengutip dari berbagai sumber, berikut adalah kisaran rata-rata biaya hidup di Indonesia:

  • Makan: Rp25.000 per porsi (US$1,39)
  • Biaya hidup sehari-hari: Rp6,5 juta per bulan (US$362,82)
  • Sewa apartemen pusat kota: Rp4 juta per bulan (US$223,23)
  • Sewa di luar pusat kota: Rp2,5 juta per bulan. (US$139,52)
  • Total biaya hidup di pusat kota: Rp12 jutaan atau US$711,15 per bulan

2. Thailand

Thailand juga menjadi salah satu negara favorit ekspatriat karena kaya akan budaya dan kuliner yang lezat.

Negara yang dijuluki “Land of Smiles” ini juga menawarkan fasilitas kesehatan yang cukup baik di kelasnya.

Kota terbaik untuk ditinggali di negara ini ialah Bangkok, Chiang Mai, Phuket, dan Koh Samui.

Untuk rata-rata biaya hidupnya juga cukup terjangkau, yakni:

  • Makan: 60 Baht (US$1,77)
  • Biaya hidup sehari-hari: 18.200 Baht/bulan (US$538,57)
  • Sewa pusat kota: 14.200 Baht (US$420,21)
  • Sewa luar pusat kota: 7.200 Baht (US$213,06)
  • Total biaya hidup di pusat kota: sekitar US$968 per bulan (sekitar Rp17,32 juta)

3. Vietnam

Vietnam tidak hanya menawarkan biaya hidup yang murah, tetapi juga memiliki pemandangan alam yang sangat memukau.

Kota-kota terbaik untuk ditinggali di negara ini juga cukup banyak, seperti Hanoi, Ho Chi Minh City, dan Da Nang.

Rata-rata biaya hidup:

  • Makan: 50.000 Dong (US$1,89)
  • Biaya hidup sehari-hari: 10,4 juta Dong/bulan (US$394,81)
  • Sewa pusat kota: 9,4 juta Dong (US$356,84)
  • Sewa luar pusat kota: 6 juta Dong (US$227,77)
  • Total biaya hidup di pusat kota: sekitar US$866 per bulan (sekitar Rp15,5 juta)

4. Sri Lanka

Sri Lanka menjadi salah satu negara tujuan bagi pensiunan dan ekspatriat untuk tinggal karena negara ini memiliki pantai tropis yang begitu indah serta biaya hidup yang relatif lebih rendah.

Rata-rata biaya hidup:

  • Makan: 400 Rupee Sri Lanka (US$1,18)
  • Biaya hidup sehari-hari: 93.000 Rupee/bulan (US$276,40)
  • Sewa pusat kota Colombo: 100.000 Rupee (US$297,23)
  • Sewa luar Colombo: 35.000 Rupee (US$104,03)
  • Total biaya hidup di pusat kota: sekitar US$653 per bulan (sekitar Rp11,69 juta)

5. India

India menawarkan biaya hidup yang terjangkau dengan pilihan kota metropolitan yang cukup banyak, seperti di Bangalore, Kolkata, Puducherry, Goa, dan Mumbai. Negara ini juga membuka peluang kerja yang begitu besar untuk ekspatriat.

Rata-rata biaya hidup:

  • Makan: 200 Rupee (US$2,07)
  • Biaya hidup sehari-hari: 25.000 Rupee/bulan (US$259,01)
  • Sewa pusat kota: 16.000 Rupee (US$165,77)
  • Sewa luar pusat kota: 10.000 Rupee (US$103,60)
  • Total biaya hidup: sekitar US$544 per bulan (di luar Mumbai, sekitar Rp9,73 juta)

6. Filipina

Filipina terdiri dari lebih dari 7.000 pulau yang menawarkan pantai berpasir putih, wisata bahari, serta masyarakat yang dikenal ramah. Negara ini juga menjadi pilihan menarik bagi pekerja asing dan pensiunan.

Rata-rata biaya hidup:

  • Makan: 180 Peso (US$2,91)
  • Biaya hidup sehari-hari: 26.500 Peso/bulan (US$429,04)
  • Sewa pusat kota: 20.000 Peso (US$323,80)
  • Sewa luar pusat kota: 10.700 Peso (US$173,23)
  • Total biaya hidup di pusat kota: sekitar US$907 per bulan (sekitar Rp16,23 juta)

7. Kamboja

Kamboja menawarkan perpaduan kota modern, pantai, dan situs sejarah seperti Angkor Wat, kompleks candi terbesar di dunia. Negara ini juga dikenal memiliki biaya hidup yang relatif rendah.

Rata-rata biaya hidup:

  • Makan: US$2,80
  • Biaya hidup sehari-hari: US$620/bulan
  • Sewa pusat kota: US$440
  • Sewa luar pusat kota: US$250
  • Total biaya hidup di pusat kota: sekitar US$1.060 per bulan (sekitar Rp18,97 juta)

8. Malaysia

Malaysia merupakan salah satu negara paling maju di Asia Tenggara dengan infrastruktur modern, pantai indah, taman nasional, serta kualitas hidup yang baik. Negara ini menjadi salah satu tujuan favorit ekspatriat di kawasan Asia.

Rata-rata biaya hidup:

  • Makan: 10 Ringgit (US$2,44)
  • Biaya hidup sehari-hari: 2.000 Ringgit/bulan (US$489,19)
  • Sewa pusat kota: 1.500 Ringgit (US$366,89)
  • Sewa luar pusat kota: 1.000 Ringgit (US$244,59)
  • Total biaya hidup di pusat kota: sekitar US$831 per bulan (sekitar Rp14,87 juta)

9. Tiongkok

China hadir sebagai negara yang memadukan budaya kuno dan kota metropolitan yang modern.

Kota terbaik untuk ditinggali di negara ini cukup banyak, seperti Guangzhou, Qingdao, Tianjin, dan Hangzhou.

Rata-rata biaya hidup:

  • Makan: 30 Yuan (US$4,42)
  • Biaya hidup sehari-hari: 3.800 Yuan/bulan (US$560,97)
  • Sewa pusat kota: 5.250 Yuan (US$775,03)
  • Sewa luar pusat kota: 3.100 Yuan (US$457,63)
  • Total biaya hidup di pusat kota: sekitar US$1.422 per bulan (sekitar Rp25,45 juta)

10. Bangladesh

Negara ini memang tidak sepopuler dengan negara Asia lainnya. Selain menawarkan biaya hidup yang relatif rendah, negara ini juga memiliki berbagai destinasi menarik.

Seperti Sundarbans, hutan bakau terbesar di dunia, dan Pantai Cox’s Bazar, salah satu pantai berpasir terpanjang di dunia.

Rata-rata biaya hidup:

  • Makan: 150 Taka (US$1,21)
  • Biaya hidup sehari-hari: 33.000 Taka/bulan (US$267,32)
  • Sewa pusat kota: 9.200 Taka (US$74,52)
  • Sewa luar pusat kota: 6.300 Taka (US$51,03)
  • Total biaya hidup di pusat kota: sekitar US$489 per bulan (sekitar Rp8,75 juta)

Sumber : https://www.inilah.com/10-negara-asia-dengan-biaya-hidup-paling-murah-cocok-untuk-kerja-dan-kuliah

Sering Diabaikan, Waspada Diabetes dan Hipertensi Bisa Picu Kebutaan

Sering Diabaikan, Waspada Diabetes dan Hipertensi Bisa Picu Kebutaan

Jakarta, CNBC Indonesia – Para penderita diabetes dan tekanan darah tinggi (hipertensi) diimbau untuk tidak menyepelekan kesehatan mata. Kerusakan organ penglihatan akibat kedua penyakit kronis ini sering kali terjadi secara diam-diam (silent) tanpa disertai rasa sakit atau kaburnya penglihatan pada tahap awal.

Diabetes diketahui dapat merusak pembuluh darah halus pada retina (retinopati diabetik). Sementara itu, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dalam jangka panjang mampu mengganggu sirkulasi serta struktur pendukung fungsi penglihatan.

Ironisnya, proses kerusakan ini bisa berlangsung saat pasien masih merasa bisa membaca, menyetir, dan beraktivitas normal sehari-hari.

“Banyak pasien secara rutin memantau kadar gula darah, tekanan darah, serta fungsi jantung dan ginjal, tetapi mungkin belum menyadari bahwa mata juga dapat terdampak,” ujar Dr. Low Jin Rong, dokter spesialis mata konsultan di Cornerstone Eye Centre saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026).

Lebih lanjut, Dr. Low menjelaskan bahwa meskipun diabetes dan hipertensi sudah sangat sering dikaitkan dengan risiko fatal seperti serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal, dampak buruknya terhadap mata jarang dibahas dengan tingkat urgensi yang sama.

Glaukoma: Sang Pencuri Penglihatan

Salah satu ancaman terbesar yang dipicu oleh kondisi ini adalah Glaukoma, penyakit yang kerap dijuluki sebagai “pencuri penglihatan”. Glaukoma merusak saraf optik secara bertahap dan umumnya menyerang penglihatan samping (perifer) terlebih dahulu.

Lantaran fungsi penglihatan tengah masih jernih, pasien kerap tidak sadar bahwa sebagian lapang pandang mereka telah hilang secara permanen.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena glaukoma dan masalah mata serius lainnya meliputi:

– Tekanan bola mata yang tinggi

– Riwayat glaukoma dalam keluarga

– Miopia (mata minus) tinggi & pertambahan usia

– Riwayat cedera mata & penggunaan kortikosteroid jangka panjang

– Kondisi sistemik seperti diabetes dan hipertensi

Penting diketahui, kerusakan penglihatan akibat glaukoma tidak dapat dikembalikan (ireversibel). Namun, diagnosis dini dan pemeriksaan rutin ke dokter spesialis mata dapat memperlambat keparahan penyakit melalui penanganan yang tepat, seperti obat-obatan, terapi laser, atau tindakan operasi.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260725013116-33-753730/sering-diabaikan-waspada-diabetes-dan-hipertensi-bisa-picu-kebutaan

Jangan Katakan 10 Kalimat Ini Jika Mau Anak Sukses di Masa Depan

Jangan Katakan 10 Kalimat Ini Jika Mau Anak Sukses di Masa Depan

Jakarta, CNBC Indonesia – Kesuksesan anak di masa depan ternyata tidak hanya ditentukan oleh pendidikan formal, tetapi juga oleh pola komunikasi orang tua di rumah. Tanpa disadari, banyak orang tua sering melontarkan kalimat refleks yang justru bisa mematikan kreativitas, rasa percaya diri, hingga kemandirian anak sejak dini.

Psikolog dan pakar pengasuhan memperingatkan bahwa setiap kata yang diucapkan orang tua akan menjadi “suara batin” bagi anak hingga mereka dewasa. Kalimat yang bersifat meremehkan emosi atau memberikan tekanan tersembunyi dapat menghambat perkembangan kecerdasan emosional (EQ) yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja profesional nantinya.

Berikut adalah 10 kalimat yang sebaiknya tidak diucapkan orang tua, dilansir dari Parents, Minggu (15/2/2026):

1. “Good job” atau “Kamu hebat”
Pujian umum seperti “Kamu anak yang baik” atau “Good job!” saat anak berhasil melakukan sesuatu ternyata tak sepenuhnya baik untuk diucapkan. Berdasarkan penelitian, ucapan tersebut dapat membuat anak bergantung pada pujian orang lain, alih-alih membangun motivasi dari dalam diri sendiri.

Penasihat orang tua sekaligus penulis buku The A to Z Guide to Raising Happy Confident Kids, Jenn Berman, mengungkapkan bahwa orang tua sebaiknya memberikan pujian pada waktu yang tepat dengan memberikan keterangan yang spesifik.

Sebagai contoh, katakan: “Itu adalah umpan (assist) yang bagus. Ayah/Ibu suka cara kamu melihat posisi rekan setimmu.” Hindari sekadar mengucapkan “Permainan yang hebat!”.

2. “Berlatih adalah kunci kesempurnaan” (Practice makes perfect)
Ucapan yang terlalu mendorong anak untuk terus berlatih justru bisa meningkatkan tekanan untuk selalu unggul atau menang. Kalimat ini juga bisa disalahartikan bahwa saat anak gagal, hal itu disebabkan karena mereka kurang keras berlatih.

“Kalimat ini mengisyaratkan jika Anda membuat kesalahan, berarti Anda tidak berlatih cukup keras,” kata penulis 101 Ways to Be a Terrific Sports Parent, Joel Fish. Orang tua sebaiknya mendorong anak bekerja keras dengan fokus pada proses peningkatan diri dan rasa bangga atas kemajuannya.

3. “Jangan menangis!”
Kalimat “Jangan menangis” kerap dilontarkan saat anak terluka atau terjatuh. Padahal, kalimat ini tidak membantu mereka merasa lebih baik. Berman menjelaskan bahwa anak-anak menangis karena emosi mereka memang sedang tidak baik-baik saja.

Orang tua seharusnya membantu anak memahami dan mengelola emosi mereka, bukan mengabaikannya. “Coba berikan pelukan kepada anak dan akui apa yang mereka rasakan dengan menanyakan apakah mereka ingin diobati, dipeluk, atau keduanya,” ungkapnya.

4. “Cepat!”
Ucapan “Cepat!” untuk mendesak anak bergerak fleksibel ternyata justru menambah tingkat stres mereka, ungkap Linda Acredolo, co-author buku Baby Minds.

Orang tua dapat menggantinya dengan kalimat “Ayo, segera kita selesaikan” menggunakan nada yang lembut. “Kalimat ini memberikan sinyal bahwa Anda berada di dalam tim yang sama dengan anak,” ujar Acredolo.

5. “Ayah/Ibu sedang diet”
Orang tua sebaiknya tidak secara terbuka menunjukkan bahwa mereka sedang melakukan diet di depan anak. Pesan ini disampaikan oleh Profesor Pediatri dan Epidemiologi di Nassau University Medical Center, New York, Marc S. Jacobson.

Anak yang sering melihat orang tuanya menimbang berat badan setiap hari dan mendengar keluhan tentang kegemukan dapat mengembangkan persepsi atau citra tubuh (body image) yang tidak sehat.

6. “Ayah/Ibu tidak punya uang untuk membelinya”
Hindari mengatakan “Tidak punya uang” saat anak meminta barang atau mainan yang mahal. Kalimat tersebut mengisyaratkan bahwa orang tua tidak mampu mengendalikan keuangannya.

Orang tua dapat menggantinya dengan kalimat: “Kita tidak membelinya sekarang karena kita sedang menabung untuk hal-hal yang lebih penting,” saran Jayne Pearl, penulis buku Kids and Money.

7. “Jangan berbicara dengan orang asing!”
Larangan ini ternyata kurang efektif diucapkan kepada anak-anak. Direktur Eksekutif National Center for Missing & Exploited Children, Nancy McBride, menjelaskan bahwa konsep “orang asing” belum sepenuhnya dipahami oleh anak usia dini.

Anak-anak dapat menganggap semua orang yang tidak dikenal sebagai figur yang jahat, atau sebaliknya, mereka bisa menolak bantuan dari petugas polisi atau pemadam kebakaran yang belum mereka kenal saat situasi darurat.

8. “Hati-hati!”
Peringatan “Hati-hati!” yang dilontarkan terus-menerus justru dapat memecah fokus anak dari apa yang sedang mereka lakukan, terang penulis Baby Knows Best, Deborah Carlisle Solomon.

Jika merasa cemas, Anda bisa mendekati anak saat mereka bermain untuk memastikan keselamatannya. Tetap tenang dan amati mereka tanpa memberikan kepanikan verbal.

9. “Tidak boleh jajan kalau makanannya tidak habis!”
Terkadang orang tua menggunakan ancaman ini agar anak menghabiskan makanan utamanya. Namun, Direktur New Balance Foundation Obesity Prevention Center di Boston Children’s Hospital sekaligus penulis Ending the Food Fight, David Ludwig, mengingatkan bahwa ucapan ini justru meningkatkan nilai ‘istimewa’ dari makanan penutup (dessert) dan menurunkan kepuasan terhadap makanan utama.

10. “Sini Ayah/Ibu bantu”
Menawarkan bantuan terlalu cepat dapat menghambat proses belajar anak. Biarkan anak berusaha menyelesaikan masalahnya sendiri terlebih dahulu guna memupuk rasa mandiri.

“Jika Anda terlalu cepat ikut campur, hal itu dapat mengikis kemandirian anak,” kata Profesor Emeritus Psikologi di Drexel University, Philadelphia, serta penulis Raising a Thinking Child, Myrna Shure.

Orang tua tetap boleh membimbing, tetapi alih-alih langsung mengambil alih, berikan pertanyaan pancingan yang mengarahkan anak untuk menemukan solusinya sendiri.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260725233951-33-753833/jangan-katakan-10-kalimat-ini-jika-mau-anak-sukses-di-masa-depan

Tiga Taman Nasional Resmi Jadi BLU, Tak Lagi Bergantung APBN

Tiga Taman Nasional Resmi Jadi BLU, Tak Lagi Bergantung APBN

Liputan6.com, Jakarta – Tiga destinasi wisata alam unggulan Indonesia, yakni Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Taman Nasional Komodo, dan Taman Nasional Gunung Rinjani, resmi menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU). Status baru ini memberikan fleksibilitas pengelolaan keuangan untuk mempercepat pembangunan fasilitas, meningkatkan layanan ekowisata, sekaligus memperkuat konservasi kawasan.

Penetapan tersebut merujuk pada Keputusan Menteri Keuangan Nomor 186 Tahun 2026 tertanggal 22 Juli 2026. Tiga unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian Kehutanan itu kini menjadi satuan kerja (satker) yang menerapkan PPK-BLU.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan, penerapan BLU menjadi bagian dari transformasi pengelolaan taman nasional agar semakin profesional dan mampu memberikan pelayanan publik berkualitas.

“Penerapan status BLU pada TN Bromo Tengger Semeru, TN Komodo, dan TN Gunung Rinjani adalah wujud komitmen Kementerian Kehutanan untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan bertaraf internasional,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/7/2026).

“Fleksibilitas yang diberikan bukan untuk mencari keuntungan, melainkan agar pendapatan dari layanan dapat langsung diputar kembali untuk membiayai operasional, perlindungan kawasan, serta pengembangan fasilitas yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan wisatawan,” tambah dia.

Dengan skema tersebut, pendapatan dari layanan taman nasional dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung pengelolaan kawasan dengan tetap mengedepankan akuntabilitas dan tata kelola yang baik.

Pembiayaan Inovatif

Penerapan BLU juga akan diperkuat melalui Satgas Pembiayaan Inovatif Taman Nasional. Satgas tersebut bertugas mendampingi pengembangan pembiayaan berkelanjutan melalui skema inovatif, kemitraan strategis, serta optimalisasi nilai jasa lingkungan tanpa mengorbankan kelestarian ekosistem.

Raja Juli berharap kombinasi skema BLU dan pembiayaan inovatif dapat meningkatkan kemandirian finansial kawasan konservasi sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Melalui kolaborasi antara status BLU dan keberadaan Satgas Pembiayaan Inovatif Taman Nasional, kita mendorong kedaulatan finansial kawasan konservasi agar tidak bergantung pada APBN. Ini adalah bentuk nyata efisiensi dan transparansi anggaran negara demi menjaga kelestarian alam Indonesia sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar kawasan,” tegas Menhut Raja Juli Antoni.

Sementara itu, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Satyawan Pudyatmoko menjelaskan, skema PPK-BLU akan mengadopsi praktik manajemen modern, mulai dari perencanaan bisnis dan pengendalian biaya hingga pengukuran kinerja serta manajemen risiko.

Siapkan Kelembagaan dan Regulasi Turunan

Menurut Satyawan, status BLU memungkinkan pengelola tiga taman nasional merespons kebutuhan pemeliharaan kawasan maupun peningkatan layanan pengunjung dengan lebih cepat tanpa melalui proses anggaran yang panjang.

“Status BLU memungkinkan ketiga balai taman nasional merespons kebutuhan pemeliharaan kawasan dan peningkatan layanan pengunjung secara cepat tanpa terhambat proses birokrasi anggaran yang panjang. Tata kelola ini mengacu pada UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, PP No. 23 Tahun 2005 (j.o. PP No. 74 Tahun 2012), serta PMK No. 129 Tahun 2020. Kinerja setiap satker akan diukur dengan ketat melalui Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Rencana Bisnis Anggaran (RBA) yang transparan,” jelas Satyawan Pudyatmoko.

Dalam enam bulan ke depan, Kemenhut akan fokus menyiapkan kelembagaan dan regulasi turunan, termasuk aturan mengenai struktur organisasi serta tarif layanan BLU.

“Langkah konkret kami dalam enam bulan ke depan adalah menyiapkan dan mengawal penterbitan Peraturan Menteri Kehutanan (Permenhut) terkait SOTK Satker BLU serta Peraturan Menteri Keuangan (PMK) mengenai Tarif Layanan BLU. Kami memastikan transisi ini berjalan mulus sehingga kualitas layanan pemanfaatan jasa lingkungan dan perlindungan keanekaragaman hayati dapat segera terakselerasi,” pungkas Dirjen KSDAE.

Dengan perubahan tersebut, Kemenhut berharap Bromo Tengger Semeru, Komodo, dan Gunung Rinjani dapat menjadi contoh pengelolaan taman nasional yang menggabungkan konservasi, kemandirian finansial, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/8254627/tiga-taman-nasional-resmi-jadi-blu-tak-lagi-bergantung-apbn

Ribuan Orang Gotong Royong Bersihkan Pantai Ancol Plengsengan Banyuwangi

Ribuan Orang Gotong Royong Bersihkan Pantai Ancol Plengsengan Banyuwangi

Liputan6.com, Jakarta – Lebih dari seribu orang bergerak membersihkan pantai di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Pantai Ancol Plengsengan, Kelurahan Lateng, Banyuwangi, Selasa 21 Juli 2026 pagi.

Aksi itu bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), gerakan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Aksi bersih-bersih pantai di Banyuwangi tersebut diinisiasi oleh Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri dan Pemkab, diikuti berbagai unsur elemen masyarakat. Ada nelayan, warga, pegiat lingkungan, aparatur sipil negara, kepolisian, TNI, mahasiswa, hingga pelajar.

Sejak pagi mereka menyebar ke berbagai area untuk membersihkan sampah di sekitar kawasan tersebut.

“Hari ini di Banyuwangi, Kemendagri bekerja sama dengan pemkab melakukan gerakan Indonesia ASRI. Ini gerakan peduli lingkungan, terutama kepedulian terhadap sampah, kepedulian terhadap ketertiban lingkungan,” kata Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal.

Dia menyebut, Kemendagri sengaja memilih Banyuwangi sebagai salah satu daerah promosi gerakan Indonesia ASRI lantaran dinilai selalu konsisten dalam mengimplementasikan program strategis nasional.

“Karakter Banyuwangi ini kalau ada arahan selalu dilakukan dengan serius. Oleh karena itu, kami yakin daerah ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Termasuk pelaksanaan gerakan Indonesia ASRI,” jelas Safrizal.

Di Banyuwangi, Gerakan Indonesia ASRI telah diadopsi dan diimplementasikan sebagai gerakan Banyuwangi Asri. Aksi bersih-bersih sampah tersebut secara rutin dan berkelanjutan digelar di berbagai titik.

“Rutin kita lakukan, bahkan tiap kecamatan, kelurahan/desa lakukan bersih-bersih lingkungannya,” kata Ipuk.

Berbagai Upaya Lain

Ipuk menjelaskan, Banyuwangi mengimplementasikan Gerakan Indonesia ASRI bukan hanya dengan bersih-bersih kawasan pantai. Tetap juga dengan berbagai upaya yang lain.

“Misalnya dengan memunculkan kesadaran masyarakat untuk menjaga Banyuwangi agar selalu dalam kondisi aman, sehat, resik, dan indah,” ucap dia.

Soal persampahan, kata dia, Kabupaten Banyuwangi juga memiliki beberapa TPS3R yang saat ini telah beroperasi dan tengah dibangun. Kehadiran TPS3R berdampak signifikan terhadap pengelolaan sampah di Banyuwangi.

Sumber : https://www.liputan6.com/news/read/8253609/ribuan-orang-gotong-royong-bersihkan-pantai-ancol-plengsengan-banyuwangi