8 Nama Pintu Surga, Mau Masuk Lewat Mana?

8 Nama Pintu Surga, Mau Masuk Lewat Mana?

Surga dalam Alquran digambarkan sebagai tempat seluas langit dan bumi, sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Ali Imran ayat 133:

“Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.”

Saking luasnya, surga memiliki delapan pintu yang memiliki keistimewaan masing-masing berdasarkan amalan hidup manusia.

Lantas, apa saja nama-nama pintu surga yang dimaksud?

Mengenal Nama-Nama Pintu Surga

Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAW menyebut empat pintu surga yang menjadi jalan masuk manusia sesuai amal ibadahnya.

“Siapa yang berinfak sedikit saja untuk dua kendaraan di jalan Allah, maka dia akan dipanggil dari pintu-pintu surga: wahai hamba Allah ini adalah hasil kebaikanmu! Jika ia ahli salat, maka akan dipanggil dari babus shalah (pintu salat), jika ia ahli jihad maka akan dipanggil dari babul jihad (pintu jihad), jika ia ahli sedekah maka akan dipanggil dari babus shadaqah (pintu sedekah), jika ahli puasa maka akan dipanggil dari pintu puasa atau babur rayyan (pintu Ar-Rayyan).” (HR Bukhari dan Muslim)

Berdasarkan hadis ini, para ulama sepakat bahwa empat pintu surga yaitu:

  1. Babus shalah (pintu salat)
  2. Babul jihad (pintu jihad)
  3. Babus shadaqah (pintu sedekah)
  4. Babur rayyan (pintu Ar-Rayyan)

Namun, para ulama memiliki perbedaan pendapat terkait empat pintu surga lainnya. Imam Muslim menyebut bahwa nama-nama pintu surga lainnya adalah babut taubah (pintu tobat), babul kazhimil ghaiza (pintu menahan marah), babur radhiin (pintu rida), dan babul ayman (pintu kanan atau bagi orang yang masuk surga tanpa hisab).

Sementara, Ibnu Hajar Al Asqalani berpendapat pintu-pintu itu adalah babul hajji (pintu haji), babul kazhiminal ghaiza wal ‘afina ‘anin naas (pintu menahan marah dan memaafkan manusia), babul ayman (pintu kanan), dan babudz dzikri (pintu zikir) atau babul ilmi (pintu ilmu).

Ada juga hadis riwayat At-Tirmidzi yang menyebutkan bahwa salah satu di antara pintu-pintu tersebut adalah babul walid (pintu berbakti kepada orang tua).

Berikut pintu-pintu surga lainnya berdasarkan pendapat para ulama:

  1. Babul kazhiminal ghaizha (pintu menahan marah): dimasuki orang-orang yang bisa menahan marah semasa hidupnya.
  2. Babul ayman (pintu kanan): dimasuki orang-orang yang sempurna tawakalnya dan masuk surga tanpa hisab.
  3. Babur radhiin (pintu rida): dimasuki orang-orang yang rida kepada takdir Allah SWT.
  4. Babut taubah (pintu tobat): gerbangnya orang-orang yang melakukan tobat nasuha.
  5. Babul walid (pintu berbakti kepada orang tua): dimasuki orang-orang yang berbakti kepada orang tuanya.
  6. Babul hajji (pintu haji): dimasuki orang-orang yang menyempurnakan zikirnya.
  7. Babuz dzikri (pintu zikir): dimasuki oleh orang-orang yang banyak berzikir.
  8. Babul ilmi (pintu ilmu): tempat masuk orang-orang yang memiliki ilmu yang bermanfaat.

Seberapa Luas Pintu-Pintu Surga?

Saking luasnya surga, bahkan pintu-pintunya pun digambarkan sangat besar. Jarak antara dua pintu surga bisa mencapai waktu 40 tahun.

Hal itu sebagaimana diriwayatkan Utbah dan Ghazwan radhiyallahu anhu. Mereka berkata:

“Disebutkan kepada kami bahwa jarak di antara dua daun pintu dari daun-daun pintu surga adalah seperti perjalanan empat puluh tahun, dan sungguh akan datang kepadanya satu hari dan ia penuh karena berdesakan.” (HR Muslim)

Dalam riwayat lain dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, ia berkata bahwa pada suatu hari, Nabi Muhammad SAW dibawakan daging dan beliau bersabda:

“Demi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diri Muhammad berada di tangannya, sesungguhnya jarak di antara dua daun pintu surga adalah seperti jarak di antara Makkah dan Hajar atau seperti jarak di antara Makkah dan Bushra.” (HR Bukhari dan Muslim)

Orang Pertama yang Masuk Surga

Nabi Muhammad SAW adalah orang pertama yang masuk surga, sebagaimana sabda beliau berikut ini:

“Aku mendatangi pintu surga pada hari kiamat, lalu meminta dibuka pintu. Penjaga bertanya, ‘Siapakah engkau?’ Aku menjawab, ‘Muhammad.’ Ia berkata, ‘Denganmu aku diperintah agar aku tidak membuka (pintu surga) untuk seseorang sebelum engkau.” (HR Muslim)

Golongan yang Pertama Masuk Surga

Adapun golongan pertama yang masuk surga adalah umat Nabi Muhammad SAW. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah SAW bersabda:

“Kami adalah umat terakhir, tetapi pertama pada hari kiamat. Kamilah yang pertama kali masuk surga. Walaupun mereka mendapatkan kitab suci sebelum kami dan kami mendapatkan kitab suci setelah mereka. Lalu mereka berselisih dan kami ditunjukkan Allah kepada kebenaran dalam hal yang mereka perselisihkan. Inilah hari mereka, yang mereka berselisih padanya, dan Allah tunjukkan kepada kita.’” (HR Muslim)

Sumber : https://mozaik.inilah.com/dakwah/8-nama-pintu-surga-mau-masuk-lewat-mana