Rajin Ibadah tetapi Hati Masih Gelisah? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Rajin Ibadah tetapi Hati Masih Gelisah? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ketenangan hati merupakan salah satu kenikmatan yang didambakan setiap manusia. Kekuatan fisik, kecantikan rupa, kekayaan, dan berbagai kemewahan lahiriah tidak akan terasa sempurna tanpa ketenangan hati. Sebab, hati yang tenteram membuat seseorang mampu menikmati kehidupan dengan penuh rasa syukur.

Sebaliknya, kegelisahan hati merupakan keadaan yang tidak diinginkan siapa pun. Berbagai upaya dilakukan untuk memperoleh ketenangan dan menghindarkan diri dari perasaan gelisah. Namun, kenyataan terkadang berkata lain. Kegelisahan tetap datang meskipun seseorang merasa telah rajin beribadah.

Pertanyaan pun muncul: mengapa hati masih gelisah padahal shalat telah dijaga, zikir telah dibaca, dan ibadah lainnya rutin dilaksanakan?

Dalam keadaan seperti ini, ibadah seakan-akan belum memberikan pengaruh terhadap kehidupan sehari-hari. Ia belum sepenuhnya menjadi penenang ketika seseorang menghadapi musibah, konflik rumah tangga, tekanan pekerjaan, maupun kesulitan hidup lainnya.

Tentu, kegelisahan dapat muncul karena banyak faktor. Tulisan ini secara khusus mengajak pembaca melakukan evaluasi dari sisi spiritual dan sosial. Setidaknya, terdapat tiga kemungkinan yang perlu direnungkan, yaitu kualitas ibadah yang belum terjaga, kemaksiatan yang masih menutupi hati, dan hubungan sosial yang belum baik.

Kemungkinan Pertama: Kualitas Ibadah Belum Terjaga

Tidak ada yang salah dengan kerajinan dalam beribadah. Kebiasaan tersebut harus terus dijaga dengan sabar. Sebab, bersabar dalam menjalankan ketaatan merupakan salah satu bentuk kesabaran yang sangat penting dalam kehidupan seorang Muslim.

Namun, selain menjaga kuantitas, kita juga perlu meningkatkan kualitas ibadah. Cobalah merenung: apakah ibadah yang kita kerjakan sudah benar-benar menyentuh hati? Apakah syarat dan rukunnya telah dilaksanakan sesuai tuntunan syariat? Apakah ibadah tersebut telah disertai keikhlasan, kekhusyukan, dan kesadaran menghadap Allah?

Jawabannya tentu terdapat dalam hati kita masing-masing. Mari mengambil contoh ibadah shalat. Allah SWT berfirman dalam Surat Al-‘Ankabut ayat 45:

اُتْلُ مَآ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِۗ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ

Artinya, “Bacalah (Nabi Muhammad) Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu dan tegakkanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Sungguh, mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaannya daripada ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al-‘Ankabut [29]: 45).

Ayat tersebut secara tegas menyatakan bahwa shalat dapat mencegah seseorang dari perbuatan keji dan mungkar. Namun, mengapa masih ada orang yang rajin shalat, tetapi tetap melakukan keburukan?

Salah satu jawabannya terletak pada kualitas shalat yang dikerjakan. Shalat seseorang mungkin telah sah secara fiqih dan menggugurkan kewajiban, tetapi pengaruhnya terhadap jiwa dan perilaku belum tentu sempurna.

Berkaitan dengan hal ini, Imam Al-Qurthubi mengutip sebuah riwayat tentang Ibnu Mas‘ud:

وَقِيلَ لِابْنِ مَسْعُودٍ: إِنَّ فُلَانًا كَثِيرُ الصَّلَاةِ فَقَالَ: إِنَّهَا لَا تَنْفَعُ إِلَّا مَنْ أَطَاعَهَا

Artinya, “Dikatakan kepada Ibnu Mas‘ud, ‘Sesungguhnya si fulan adalah orang yang rajin shalat.’ Ia kemudian berkata, ‘Sesungguhnya shalat tidak akan memberikan manfaat kecuali kepada orang yang menaati tuntunan shalat tersebut.’” (Imam Syamsuddin Al-Qurthubi, Tafsirul Qurthubi, [Mesir: Darul Kutub Al-Mishriyyah, 1964], jilid XIII, hlm. 348).

Manfaat yang dimaksud dalam penjelasan tersebut adalah pengaruh shalat dalam mencegah seseorang dari perbuatan keji dan mungkar. Adapun dari sisi hukum fiqih, shalat yang telah memenuhi syarat dan rukunnya tetap menggugurkan kewajiban.
Lalu, seperti apakah shalat yang mampu mencegah kemungkaran? Jawabannya tergambar dalam penjelasan Imam Abu al-‘Aliyah yang dikutip oleh Imam Ibnu Katsir:

وَقَالَ أَبُو الْعَالِيَةِ فِي قَوْلِهِ: إِنَّ الصَّلاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ، قَالَ: إِنَّ الصَّلَاةَ فِيهَا ثَلَاثُ خِصَالٍ فَكُلُّ صَلَاةٍ لَا يَكُونُ فِيهَا شَيْءٌ مِنْ هَذِهِ الْخِصَالِ فَلَيْسَتْ بِصَلَاةٍ: الْإِخْلَاصُ، وَالْخَشْيَةُ، وَذِكْرُ اللَّهِ

Artinya, “Imam Abu al-‘Aliyah berkata mengenai firman Allah, ‘Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.’ Ia mengatakan, ‘Sesungguhnya di dalam shalat terdapat tiga unsur. Setiap shalat yang tidak memiliki ketiga unsur tersebut belum mencapai kesempurnaannya, yaitu keikhlasan, khasyyah atau rasa takut kepada Allah, dan mengingat Allah.’” (Imam Ibnu Katsir, Tafsirul Qur’anil ‘Azhim, [Beirut: Darul Kutub Al-Ilmiyah, 1999], jilid VI, hlm. 282).

Keikhlasan, rasa takut kepada Allah, dan mengingat-Nya merupakan tiga unsur yang membuat shalat mampu membentuk perilaku seseorang. Dalam kelanjutan penjelasannya, Ibnu Katsir menerangkan bahwa keikhlasan mendorong seseorang melakukan kebaikan, khasyyah mencegahnya dari kemungkaran, sedangkan mengingat dan merenungkan Al-Qur’an mengajaknya kepada kebaikan sekaligus mencegahnya dari keburukan.

Dengan demikian, solusi pertama ketika hati masih gelisah meskipun telah rajin beribadah adalah mengevaluasi kualitas ibadah. Jangan hanya memperhatikan seberapa sering ibadah dilakukan, tetapi perhatikan pula keikhlasan, kekhusyukan, kesadaran, dan pengaruhnya terhadap perilaku sehari-hari.

Kemungkinan Kedua: Maksiat Masih Menutupi Hati

Kemungkinan berikutnya yang perlu direnungkan adalah adanya kemaksiatan yang belum benar-benar ditinggalkan. Maksiat yang dilakukan terus-menerus dapat menumpuk menjadi noda yang menutupi hati, sehingga pengaruh baik dari ibadah sulit dirasakan.

Masih dalam konteks penafsiran ayat sebelumnya, Imam Al-Qurthubi menyebutkan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam At-Thabrani:

مَنْ لَمْ تَنْهَهُ صَلَاتُهُ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ لَمْ تَزِدْهُ مِنَ اللَّهِ إِلَّا بُعْدًا

Artinya, “Siapa yang shalatnya tidak mencegahnya dari perbuatan keji dan mungkar, maka shalat tersebut tidak menambah apa pun baginya selain semakin jauh dari Allah.” (HR At-Thabrani).

Dalam mengomentari hadits tersebut, Imam Al-Qurthubi menjelaskan:

فَالْمَعْنَى الْمَقْصُودُ بِالْحَدِيثِ: لَمْ تَزِدْهُ مِنَ اللَّهِ إِلَّا بُعْدًا وَلَمْ يَزْدَدْ بِهَا مِنَ اللَّهِ إِلَّا مَقْتًا، إِشَارَةٌ إِلَى أَنَّ مُرْتَكِبَ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ لَا قَدْرَ لِصَلَاتِهِ، لِغَلَبَةِ الْمَعَاصِي عَلَى صَاحِبِهَا

Artinya, “Maksud hadits, ‘Shalat itu tidak menambah apa pun baginya selain semakin jauh dari Allah dan semakin mendapatkan kemurkaan-Nya,’ merupakan isyarat bahwa orang yang melakukan perbuatan keji dan mungkar tidak memperoleh kadar manfaat dari shalatnya karena dirinya telah dikuasai oleh kemaksiatan.” (Imam Al-Qurthubi, Tafsirul Qurthubi, jilid XIII, hlm. 348–349).

Penjelasan Imam Al-Qurthubi tersebut menunjukkan bahwa ibadah sama sekali tidak memberikan pengaruh. Akan tetapi, pengaruh baiknya dapat tertutupi oleh kemaksiatan yang terus dilakukan.

Karena itu, solusinya adalah memperbarui taubat dengan sungguh-sungguh. Taubat tidak cukup hanya dengan mengucapkan istighfar, tetapi juga harus disertai penyesalan, meninggalkan kemaksiatan, serta bertekad untuk tidak mengulanginya. Apabila kemaksiatan tersebut berkaitan dengan hak orang lain, hak itu juga harus dikembalikan atau diselesaikan dengan baik.

Di samping itu, ibadah tetap harus dijaga dan kualitasnya terus ditingkatkan. Dengan taubat dan istighfar yang dilakukan secara istiqamah, kita berharap noda-noda kemaksiatan yang menutupi hati perlahan dihapuskan sehingga ibadah dapat menghadirkan ketenangan.

Kemungkinan Ketiga: Hubungan Sosial Belum Baik

Kemungkinan terakhir adalah adanya hubungan sosial yang perlu diperbaiki. Hubungan seseorang dengan Allah mungkin telah dijaga melalui ibadah dan ketaatan. Namun, bagaimana hubungannya dengan sesama manusia?

Apakah lisannya pernah menyakiti orang lain? Apakah perilakunya merugikan keluarga, tetangga, rekan kerja, atau masyarakat? Apakah masih ada hak orang lain yang belum ditunaikan? Jawabannya kembali kepada hati kita masing-masing.
Rasulullah SAW mengingatkan bahwa salah satu ciri Muslim yang baik adalah tidak menyakiti orang lain. Beliau bersabda:

قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَيُّ الْإِسْلَامِ أَفْضَلُ؟ قَالَ: مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ

Artinya, “Para sahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah, Islam yang paling utama itu seperti apa?’ Beliau menjawab, ‘Yaitu orang yang kaum Muslimin selamat dari lisan dan tangannya.’” (HR Al-Bukhari).

Dalam menjelaskan hadits tersebut, Syekh Badruddin Al-‘Aini mengatakan:

الْمُرَادُ أَفْضَلُ الْمُسْلِمِينَ مَنْ جَمَعَ إِلَى أَدَاءِ حُقُوقِ اللَّهِ أَدَاءَ حُقُوقِ الْمُسْلِمِينَ وَالْكَفَّ عَنْ أَعْرَاضِهِمْ

Artinya, “Yang dimaksud adalah bahwa Muslim terbaik ialah orang yang mampu menggabungkan pelaksanaan hak-hak Allah dengan pelaksanaan hak-hak kaum Muslimin, serta menahan diri dari merusak kehormatan mereka.” (Syekh Badruddin Al-‘Aini, Umdatul Qari Syarhu Shahihil Bukhari, [Beirut: Dar Ihya’it Turats Al-‘Arabi, tanpa tahun], jilid I, hlm. 132).

Hadits tersebut mengajarkan bahwa kesalehan tidak hanya berkaitan dengan hubungan vertikal kepada Allah, tetapi juga hubungan horizontal dengan sesama manusia. Rajin beribadah harus berjalan beriringan dengan menjaga lisan, menunaikan hak orang lain, meminta maaf atas kesalahan, dan menghindari tindakan yang merugikan sesama.

Boleh jadi, kegelisahan yang dirasakan merupakan dorongan batin agar kita segera memperbaiki hubungan yang rusak, meminta maaf kepada orang yang pernah disakiti, menyelesaikan perselisihan, atau menunaikan hak yang selama ini terabaikan.

Terus Beribadah dan Melakukan Muhasabah

Dari seluruh uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa rajin beribadah tetapi masih merasakan kegelisahan bukanlah alasan untuk meninggalkan ibadah. Justru dalam keadaan seperti itu, seseorang perlu bersabar, mempertahankan ketaatan, dan melakukan muhasabah secara jujur.

Pertama, tingkatkan kualitas ibadah dengan menghadirkan keikhlasan, kekhusyukan, rasa takut, dan kesadaran mengingat Allah. Kedua, perbarui taubat serta tinggalkan kemaksiatan yang dapat menutupi hati. Ketiga, perbaiki hubungan dengan sesama manusia dengan menjaga lisan, perilaku, dan kehormatan mereka.

Dengan menjalankan ketiga ikhtiar tersebut secara istiqamah, insyaallah kegelisahan perlahan berkurang dan digantikan dengan hati yang lebih tenang dalam menghadapi berbagai kesulitan hidup. Wallahu a’lam bis shawab.

Syifaul Qulub Amin, alumnus PP Nurul Cholil, perumus LBM Nurul Cholil, dan pengajar di Pondok Pesantren Putri Al-Masyhuriyah Kebonan, Bangkalan.

Sumber : https://islam.nu.or.id/tasawuf-akhlak/rajin-ibadah-tetapi-hati-masih-gelisah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasinya-k9yPv

Bengkak Kebiruan di Sekitar Luka Suntikan, Berbahayakah?

Bengkak Kebiruan di Sekitar Luka Suntikan, Berbahayakah?

Tidak jarang, bekas suntikan berubah menjadi bengkak kebiruan. Apakah hal ini wajar atau harus diwaspadai? Berikut penjelasannya.

Menyuntik terkadang harus dilakukan pada mereka yang sedang sakit. Tak jarang, area di sekitar suntikan berubah menjadi bengkak kebiruan.

Apakah kondisi bengkak setelah disuntik termasuk normal, atau ada sesuatu yang tidak beres?

Setelah injeksi, pembengkakan dan inflamasi (peradangan) dapat terjadi pada area di mana jarum masuk ke kulit. Ini adalah reaksi yang normal terhadap jarum atau obat yang disuntikkan. Atau mungkin reaksi terhadap keduanya.

Reaksi bisa terjadi segera setelah penyuntikan atau beberapa jam setelahnya. Dalam kebanyakan kasus, reaksinya tidak serius dan hilang dengan sendirinya.

Namun, pembengkakan yang abnormal juga bisa terjadi. Pembengkakan ini terasa lunak, lembek, dan sangat nyeri. Untuk lebih jelasnya, baca selengkapnya di bawah ini.

Penyebab Biru dan Bengkak Setelah Disuntik

Penyebab paling umum dari bengkak kebiruan setelah disuntik adalah respons kulit terhadap jarum atau obat.

Lalu, penyebab yang kurang umum adalah reaksi alergi terhadap obat. Atau Anda mungkin mengalami infeksi di tempat suntikan.

Fakta lain, bengkak kebiruan di sekitar luka suntikan terjadi akibat adanya perdarahan dan rusaknya jaringan di bawah kulit.

Hal ini karena pembuluh darah vena, pembuluh darah kecil, serta jaringan-jaringan yang terletak di sekitarnya mudah sekali pecah.

Alhasil, robekan pembuluh darah dan kerusakan jaringan di bawah kulit bisa saja terjadi.

Robekan pembuluh darah tersebut membuat darah keluar, menumpuk, dan menyebabkan kebiruan di sekitar bekas suntikan. Sedangkan kerusakan jaringan menyebabkan bengkak.

Cara Menghilangkan Bengkak Bekas Suntikan

Jika hal ini terjadi, jangan panik. Dalam keadaan normal, bengkak kebiruan setelah disuntik dapat hilang dengan sendirinya. Hanya saja, proses ini memerlukan waktu yang tidak sebentar.

Namun, jika bengkak kebiruan semakin meradang, terasa nyeri, timbul nanah, bertambah besar dari hari ke hari, Anda perlu waspada. Karena hal ini menjadi pertanda bahwa luka Anda sudah terjangkit infeksi.

Berikut adalah cara menghilangkan bengkak bekas suntikan:

1. Kompres Dingin

Pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengompres bengkak kebiruan tersebut dengan air dingin atau es batu selama 10-20 menit.

Jika keluhan tidak kunjung membaik, apalagi ditambah dengan kejadian demam, jangan ragu untuk segera membawa diri ke dokter.

2. Gunakan Obat Pereda Nyeri

Anda juga bisa menggunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti paracetamol atau ibuprofen.

Obat ini dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan yang terjadi.

3. Periksa ke Dokter

Jika terjadi tanda-tanda infeksi atau abses, Anda disarankan periksa ke dokter untuk mendapatkan resep antibiotik sebagai penanganan.

Tanda-tanda benjolan abses meliputi:

  • Benjolan merembes atau mengeluarkan cairan seperti nanah atau darah.
  • Pembengkakan tumbuh dari ukuran yang kecil dan semakin membesar. Jika benjolan ini terus berkembang dan tak ada perbaikan, segera hubungi dokter.
  • Disertai gejala sistemik seperti demam, pembesaran kelenjar getah bening, nyeri otot, badan lemas, dan sakit kepala.

Anda tidak boleh memencet abses tersebut, guna mencegah infeksi menyebar ke seluruh tubuh.

Sekarang Anda sudah tahu bahwa bengkak kebiruan di area injeksi setelah disuntik tidak selalu berbahaya. Tapi tetaplah waspada dan jaga kesehatan Anda pasca injeksi.

Sumber : https://www.klikdokter.com/info-sehat/kesehatan-umum/bengkak-kebiruan-di-sekitar-luka-suntikan-berbahayakah

Sederet Efek Minum Kopi, Usir Kantuk hingga Jadi Booster Energi

Sederet Efek Minum Kopi, Usir Kantuk hingga Jadi Booster Energi

Jakarta – Di tengah pidato yang berlangsung cukup panjang, Prabowo terlihat menyeruput kopi yang telah tersedia di meja sebelum kembali melanjutkan pidatonya. Ia meminta izin untuk minum kopi di tengah pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Kopi memang kerap hadir dalam berbagai agenda yang berlangsung cukup lama, termasuk rapat, seminar, konferensi hingga acara resmi. Dari sisi gizi, kebiasaan ini menarik karena kopi mengandung kafein yang dapat memberikan efek stimulan pada tubuh.

Lantas, apa saja manfaat kopi ketika diminum di tengah pidato?

Membantu Mengurangi Rasa Kantuk

Manfaat kopi yang paling dikenal adalah membantu mengurangi rasa kantuk.

Kopi mengandung kafein yang bekerja pada sistem saraf pusat dengan menghambat kerja adenosin. Senyawa adenosin berperan dalam memunculkan rasa kantuk ketika kadarnya meningkat selama tubuh beraktivitas.

Ketika kerja adenosin dihambat oleh kafein, rasa kantuk dapat berkurang sehingga tubuh terasa lebih terjaga.

Hal ini tentu bisa membantu ketika pidato berlangsung cukup panjang. Pembicara perlu tetap terjaga dan berkonsentrasi dari awal hingga akhir penyampaian materi.

Membantu Menjaga Fokus

Kafein juga dapat membantu mempertahankan perhatian dan konsentrasi.

Ketika tubuh mulai lelah, fokus dapat ikut menurun. Rasa kantuk membuat perhatian lebih mudah teralihkan dan kemampuan untuk mempertahankan konsentrasi menjadi lebih sulit.

Kafein membantu menekan rasa kantuk tersebut sehingga kondisi tetap fokus. Dalam pidato yang membutuhkan konsentrasi tinggi, efek ini dapat membantu pembicara tetap mengikuti materi yang sedang disampaikan.

Memberikan Dorongan Energi Saat Mulai Lelah

Kopi juga dapat memberikan dorongan energi ketika tubuh mulai lelah setelah berdiri dan berbicara secara intens dalam waktu cukup lama. Kafein dapat membuat tubuh terasa berenergi dan mengurangi persepsi terhadap kelelahan, sehingga tubuh terasa lebih siap untuk melanjutkan aktivitas.

Jika kopi ditambahkan gula, efeknya bisa semakin terasa. Gula merupakan sumber karbohidrat sederhana yang dapat digunakan tubuh sebagai energi. Saat tubuh mulai lelah, asupan gula dapat memberikan tambahan energi yang lebih cepat tersedia.

Jadi, dalam kopi manis terdapat dua komponen yang dapat mendukung kondisi tubuh saat aktivitas berlangsung lama. Kafein membantu meningkatkan fokus sekaligus memberikan dorongan energi, sedangkan gula menyediakan sumber energi yang cepat bagi tubuh.

Budaya di Indonesia

Di luar manfaat kafeinnya, kopi memang sudah lama menjadi bagian dari kebiasaan sosial dan budaya kerja di Indonesia.

Kopi sering disajikan dalam rapat, seminar, konferensi hingga berbagai acara resmi. Minuman ini juga kerap menjadi bagian dari jamuan yang tersedia selama agenda berlangsung.

Karena itu, keberadaan kopi di meja saat pidato kenegaraan bukan sesuatu yang asing. Dalam situasi seperti yang dialami Prabowo, kopi dapat menjadi minuman pendamping sekaligus membantu menjaga fokus dan energi ketika harus menyampaikan pidato dalam waktu cukup panjang

Sumber : https://health.detik.com/diet/d-8619477/sederet-efek-minum-kopi-usir-kantuk-hingga-jadi-booster-energi

Google mungkinkan hapus tanda air terlihat pada gambar dan video AI

Google mungkinkan hapus tanda air terlihat pada gambar dan video AI

Jakarta (ANTARA) – Pengguna layanan kecerdasan artifisial (AI) Google akan dapat menghapus watermark atau tanda air yang terlihat dari gambar maupun video, kata Wakil Direktur Google Josh Woodward melalui unggahan di media sosial.

Opsi untuk memasang dan menghapus tanda air tersebut akan tersedia untuk model AI Nano Banana, Omni, dan Lyria. Pada ketiga model AI itu setiap konten biasanya ditandai oleh Google dengan ikon kilauan yang familiar untuk menunjukkan konten buatan AI, menurut laporan laman Endgadget, Jumat (14/8).

Fitur tersebut juga disiapkan hadir di Gemini maupun layanan editor video dari Google bernama Flow.

Perusahaan teknologi beberapa waktu belakangan menggunakan tanda air atau keterangan lainnya jika sebuah konten dibuat dengan AI, untuk membedakan dengan konten yang dibuat secara manual. Google memastikan konten-konten video maupun gambar yang dibuat model AI mereka tetap disertai oleh tanda air, namun, yang bersifat tidak terlihat.

Tanda yang dimaksud adalah SynthID dan metadata C2PA. Keduanya mungkin sulit diidentifikasi oleh pengguna biasa atau masyarakat awam dan mereka harus melakukan pencarian lebih dalam untuk mengecek kedua hal itu.

Woodward mengatakan fitur opsi menghilangkan tanda air pada konten AI buatan Google itu dirilis hampir di banyak negara kecuali “di negara-negara yang diwajibkan oleh hukum untuk mempertahankannya”.

Fitur itu artinya tidak akan tersedia di Uni Eropa yang baru-baru ini mengumumkan aturan mengenai transparansi AI dan mewajibkan tanda air perlu terlihat pada konten AI yang “tampak autentik”. Tidak hanya itu, Korea Selatan juga telah melakukan langkah serupa di awal 2026.

Tanda air terkadang menjadi penghalang bagi pengguna yang memanfaatkan AI untuk membantu pekerjaan kreatif.

“Kami tengah menyeimbangkan antara kendali kreatif dan keamanan,” kata Woodward.

Penanda untuk konten AI saat ini tengah menjadi salah satu sorotan banyak pihak secara global. Selain Google, terbaru ada Suno yang menawarkan layanan AI untuk membuat musik dan mengumumkan sistem pelabelan untuk menunjukkan kontennya memang dibuat oleh AI.

Pelabelan itu juga dapat berfungsi untuk menunjukkan konten buatan AI itu dapat diidentifikasi juga oleh platform audio lainnya.

Selain itu, Anthropic juga mengumumkan bahwa mereka telah menambahkan penanda konten AI yang tidak terlihat berbasis C2PA pada konten teks ataupun file yang dihasilkan oleh Claude.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5695788/google-mungkinkan-hapus-tanda-air-terlihat-pada-gambar-dan-video-ai?utm_source=antaranews&utm_medium=desktop&utm_campaign=editor_picks

Pertamina Patra Niaga turunkan harga LPG Bright Gas per 15 Agustus

Pertamina Patra Niaga turunkan harga LPG Bright Gas per 15 Agustus

Jakarta (ANTARA) – PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga produk LPG nonsubsidi jenis Bright Gas, yang berlaku efektif mulai 15 Agustus 2026.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, mengatakan penyesuaian harga Bright Gas merupakan bagian dari evaluasi berkala perusahaan untuk menghadirkan produk LPG nonsubsidi yang kompetitif bagi masyarakat.

“Penyesuaian harga Bright Gas dilakukan melalui evaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi kondisi pasar, serta tetap mengacu pada mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Melalui evaluasi tersebut, menurut Kitty, harga Bright Gas kemasan tabung 12 kg mengalami penurunan dari Rp220.000/tabung menjadi Rp218.000/tabung atau turun Rp2.000/tabung.

Sementara, untuk harga LPG Bright Gas kemasan tabung 5,5 kg dari Rp103.000/tabung menjadi Rp102.000/tabung atau turun Rp1.000/tabung.

Harga itu merupakan harga jual agen Bright Gas untuk wilayah Pulau Jawa yang berlaku efektif mulai 15 Agustus 2026.

Sementara, harga di wilayah lain dapat berbeda sesuai ketentuan yang berlaku.

“Selain menghadirkan harga yang lebih kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas Bright Gas tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menikmati LPG yang aman, praktis, dan berkualitas untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” terang Kitty.

Lebih lanjut, Kitty menjelaskan bahwa pada periode 15-23 Agustus 2026, Pertamina Patra Niaga juga menghadirkan program diskon Semarak Merdeka MyPertamina.

Program itu berlaku untuk pembelian refill Bright Gas 5,5 kg dan Bright Gas 12 kg secara langsung di Bright Store dan pembelian daring di aplikasi dan website Klik Indomaret tanpa minimum pembelian menggunakan seluruh metode pembayaran.

“Selama periode promo, konsumen yang melakukan pembelian isi ulang Bright Gas 5,5 kg akan memperoleh diskon Rp4.050 per tabung, sedangkan pembelian isi ulang Bright Gas 12 Kg mendapatkan diskon Rp8.100 per tabung,” jelas Kitty.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5695731/pertamina-patra-niaga-turunkan-harga-lpg-bright-gas-per-15-agustus

4 Rempah untuk Bantu Atasi Susah BAB, Pencernaan Jadi Lancar

4 Rempah untuk Bantu Atasi Susah BAB, Pencernaan Jadi Lancar

Jakarta, CNN Indonesia — Sering mengalami sembelit alias susah buang air besar (BAB)? Kondisi ini memang membuat perut terasa tak nyaman, begah, bahkan mengganggu aktivitas.

Selain memastikan asupan serat dan cairan, beberapa rempah yang biasa digunakan dalam masakan ternyata dapat melancarkan pencernaan dan mengatasi susah BAB.

“Rempah-rempah tertentu diimbangi dengan kebiasaan gaya hidup dapat mendukung kelancaran buang air besar dengan bekerja sama dengan proses pencernaan alami tubuh Anda,” ujar dietisien Payton Brewer, dikutip dari EatingWell.

Berikut beberapa rempah yang disebut dapat membantu melancarkan buang air besar.

1. Jahe

Jahe dikenal dapat membantu meredakan berbagai masalah pencernaan, termasuk mual, kembung, sembelit, sakit perut, refluks, dan gangguan pencernaan.

“Jahe dapat meningkatkan pergerakan usus yang sehat dengan menurunkan peradangan, meningkatkan motilitas usus, meningkatkan fungsi penghalang usus dan mendukung mikrobioma usus yang sehat,” ujar ahli diet Avery Zenker.

Jahe juga dapat membantu mempercepat pengosongan lambung sehingga makanan dapat bergerak melalui sistem pencernaan dengan lebih baik.

Namun, dosis perlu diperhatikan agar tidak terlalu banyak mengonsumsi jahe dalam satu waktu. Meski begitu, menambahkan sedikit jahe segar atau bubuk jahe ke dalam makanan tetap dapat menjadi salah satu cara menambah variasi dalam pola makan.

2. Kunyit

Kunyit mengandung senyawa bernama kurkumin yang bertanggung jawab atas banyak manfaat rempah tersebut.

“Penelitian mengenai kunyit masih terus berkembang, namun sebuah studi menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi suplemen kurkumin mengalami perbaikan kondisi sembelit,” ujar dietisien Amanda Sauceda.

Penelitian lain menunjukkan bahwa kurkumin mungkin memiliki efek yang serupa dengan jahe dengan membantu mendukung motilitas atau pergerakan usus.

Namun, penelitian tersebut umumnya menggunakan suplemen kurkumin dalam konsentrasi tinggi. Karena itu, belum diketahui secara pasti apakah konsumsi kunyit dalam jumlah yang digunakan untuk memasak dapat memberikan efek yang sama.

Kunyit tetap dapat ditambahkan ke berbagai makanan, seperti nasi, sup, sayuran panggang, atau minuman berbahan kunyit.

3. Biji adas

Biji adas secara tradisional digunakan untuk membantu meredakan gangguan pencernaan, termasuk kembung, gas, dan kram perut. Rempah ini juga disebut dapat membantu menjaga pergerakan sistem pencernaan.

“Adas mengandung senyawa yang disebut fenchone, yang dapat mempercepat waktu transit dan membantu mengoordinasikan kontraksi kolon di saluran pencernaan, sehingga dapat membantu mengurangi penumpukan tinja,” kata Zenker.

Biji adas dapat ditambahkan ke sayuran akar panggang atau hidangan ikan. Rempah ini juga dapat digunakan untuk membuat teh yang diminum setelah makan.

4. Kayu manis

Kayu manis tidak hanya berfungsi sebagai penambah aroma dan rasa makanan. Rempah ini mengandung polifenol bioaktif bernama cinnamaldehyde.

Menurut Zenker, senyawa tersebut dapat mendorong gerakan peristaltik usus, yakni kontraksi otot berulang yang membantu memindahkan isi saluran pencernaan.

Dengan mendukung proses peristaltik, kayu manis berpotensi membantu mempermudah pengeluaran feses, terutama pada orang yang mengalami sembelit sebagai gejala utama sindrom iritasi usus atau irritable bowel syndrome (IBS).

Demikian rempah-rempah yang bisa membantu melancarkan buang air besar. Meski begitu, konsumsinya bukan lantas menggantikan asupan serat dan air putih dalam tubuh.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260812103543-262-1391343/4-rempah-untuk-bantu-atasi-susah-bab-pencernaan-jadi-lancar

Arti La Hawla Wala Quwwata Illa Billah Beserta Manfaat dan Keutamaannya, Simpanan Surga yang Berharga

Arti La Hawla Wala Quwwata Illa Billah Beserta Manfaat dan Keutamaannya, Simpanan Surga yang Berharga

Liputan6.com, Jakarta – Arti la hawla wala quwwata illa billah beserta manfaat dan keutamaannya kerapkali menjadi pertanyaan sebagian awam yang ingin mengamalkan dzikir agung ini. Kalimat yang juga dikenal dengan sebutan hauqalah ini merupakan salah satu dzikir yang paling ringan namun begitu besar fadhilahnya.

Rasulullah SAW bersabda: “Wahai Abdullah bin Qais, maukah aku tunjukkan kepadamu suatu simpanan dari berbagai simpanan surga?” Aku menjawab: “Tentu, wahai Rasulullah.” Kemudian beliau bersabda: “La haula wala quwwata illa billah.” (HR. al-Bukhari).

Hadits ini menjadi landasan utama keutamaan dzikir ini sebagai salah satu simpanan surga yang paling berharga. Inilah salah satu alasan muslim yang mengamalkannya. Di samping itu, bacaan ini disebut oleh Rasulullah sebagai ringan di lisan, tetapi berat di timbangan pahala.

Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menjelaskan bahwa kalimat ini adalah ungkapan kepasrahan dan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah. Kementerian Agama RI dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari juga mencantumkan kalimat ini sebagai dzikir yang dianjurkan dalam kehidupan sehari-hari.

Syaikh Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani dalam Buku Dzikir Pagi dan Petang dan Sesudah Sholat Fardhu (terjemahan dari kitab Hisnul Muslim) menyusun dzikir ini sebagai bagian dari amalan yang dianjurkan, termasuk saat mendengar adzan.

Tulisan Arab, Latin, dan Arti La Hawla Wala Quwwata Illa Billah

Berikut adalah bacaan lengkap dzikir la hawla wala quwwata illa billah dengan tulisan Arab, latin, dan terjemahannya:

Teks Arab: لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ

Latin: Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil ‘azhīm

Artinya: “Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”

Makna Mendalam La Hawla Wala Quwwata Illa Billah

1. Kepatuhan dan Kepasrahan kepada Allah

Imam Nawawi memberikan penjelasan yang mendalam tentang makna kalimat ini. Kalimat ‘la haula wala quwwata illa billah’ adalah kalimat yang penuh kepatuhan dan kepasrahan diri (kepada Allah) dan sungguh seorang hamba tidak memiliki urusannya sedikit pun, ia tidak memiliki daya untuk menolak keburukan dan tidak memiliki kekuatan untuk menarik kebaikan, kecuali dengan kehendak Allah swt.

Hauqalah adalah ungkapan penyerahan diri total (istislām) dan kepasrahan penuh (tafwīḍ) seorang hamba kepada Allah SWT. Seseorang yang mengucapkannya mengakui bahwa dirinya tidak memiliki kuasa apa pun atas urusannya sendiri—baik untuk menolak keburukan maupun meraih kebaikan—kecuali dengan izin dan pertolongan Allah.

2. Bersandar pada Pertolongan Allah

Kalimat hauqalah mengandung dua makna fundamental. Pertama menolak kemaksiatan, “Tiada daya” bermakna seorang hamba tidak memiliki kemampuan untuk menghindari maksiat tanpa pertolongan Allah.

Kedua, melaksanakan ketaatan, “Tiada kekuatan” bermakna seorang hamba tidak memiliki kekuatan untuk beribadah dan taat kepada Allah kecuali dengan pertolongan-Nya.

3. Pengakuan Keterbatasan Manusia

Syekh M Nawawi Al-Bantani menjelaskan bahwa lafal hauqalah merupakan pengakuan keterbatasan manusia atas kuasa Allah SWT. Ini adalah bentuk kerendahan hati seorang hamba di hadapan Rabb-nya, yang menyadari bahwa dirinya tidak berdaya tanpa pertolongan Allah.

Dalam setiap kesulitan, seorang Muslim diajarkan untuk mengucapkan kalimat ini sebagai bentuk ketergantungan penuh kepada Allah.

4. Inti Ajaran Tauhid dan Tawakal

Kalimat ini juga mengajarkan bahwa seluruh kekuatan, kemampuan, dan pertolongan sejatinya hanya berasal dari Allah SWT. Seorang Muslim tetap diperintahkan berikhtiar, tetapi hasil akhirnya diserahkan sepenuhnya kepada kehendak Allah sebagai bentuk tawakal. Ini adalah inti dari ajaran tauhid—hanya kepada Allah tempat bergantung dan memohon pertolongan.

Manfaat dan Keutamaan La Hawla Wala Quwwata Illa Billah

1. Simpanan Surga (Kanzun Min Kunuzil Jannah)

Keutamaan paling utama dari kalimat ini adalah sebagaimana disebutkan dalam hadits shahih riwayat al-Bukhari bahwa hauqalah adalah simpanan dari berbagai simpanan surga.

Syekh Muhammad Asyraf bin Amir Syaraful Haq as-Siddiqi (wafat 1329 H) menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan simpanan (kanzun) dalam hadits tersebut adalah pahala yang oleh Allah disimpan di dalam surga yang kelak di akhirat akan diberikan kepada orang-orang yang membaca kalimat ini.

Bisa juga diartikan sebagai barang surga yang sangat indah yang sudah dipersiapkan oleh Allah untuk orang-orang yang membacanya.

2. Terhindar dari Kefakiran Seumur Hidup

Salah satu keutamaan besar dari membaca hauqalah adalah perlindungan dari kefakiran. Syekh M Nawawi Al-Bantani mengutip hadits riwayat Ibnu Abid Dunya:

“Siapa saja yang membaca Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil azhīmi setiap hari sebanyak 100 kali, maka ia selamanya takkan ditimpa oleh kefakiran.”

Amalan ini dianjurkan oleh banyak ulama dan diamalkan oleh para salihin sebagai bentuk ikhtiar spiritual memohon kemudahan rezeki dan pelunasan utang. Rasulullah SAW juga bersabda: “Barangsiapa yang lambat datang rezekinya hendaklah banyak mengucapkan La hawla Wala Quwwata Illa billah”.

3. Obat bagi 99 Penyakit, Terkecil Adalah Kegelisahan

Para ulama menyebutkan bahwa membaca la hawla wala quwwata illa billah memiliki khasiat sebagai obat bagi 99 penyakit, dan penyakit yang paling ringan di antaranya adalah kegelisahan (ghamm atau hamm).

Ibnu Qayyim menjelaskan bahwa kalimat ini memiliki pengaruh dalam menangkal kecemasan dan depresi karena ia mengandung kepasrahan total, pengakuan bahwa tidak ada kekuatan dan daya kecuali dengan Allah. Dengan mengucapkan hauqalah, seorang Muslim menyerahkan segala kekhawatiran dan kecemasannya kepada Allah, sehingga hati menjadi tenang dan tenteram.

4. Pembuka Pintu Rezeki dan Jalan Keluar dari Kesulitan

Kalimat hauqalah juga dikenal sebagai kalimat pembuka pintu rezeki. Dalam sebuah riwayat disebutkan: “Bila kebimbangan hinggap di hati seseorang lalu ia membaca Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil azhīmi sebanyak 300 kali, niscaya Allah membukakan jalan keluar baginya, maksudnya Allah mengurangi beban kesulitannya.”

5. Perlindungan dari Berbagai Marabahaya Membaca la haula wala quwwata illa billah juga menjadi benteng perlindungan dari berbagai marabahaya. Dalam riwayat disebutkan bahwa malaikat akan turun memberikan kesehatan dan kesembuhan bagi orang yang membacanya.

6. Mendapat Kemuliaan dan Keselamatan

Kalimat ini tidak hanya menjadi media untuk mendapatkan pahala, namun juga menjadi penyebab orang mendapat kenikmatan di surga serta sarana untuk mendapatkan kemuliaan abadi dan keselamatan atas pertolongan-Nya.

Cara Pengamalan La Hawla Wala Quwwata Illa Billah

Berikut adalah panduan tata cara mengamalkan dzikir hauqalah yang dianjurkan:

1. Membaca 100 Kali Setiap Hari

Amalan yang paling dianjurkan adalah membaca Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil azhīmi sebanyak 100 kali setiap hari. Dengan mengamalkannya secara istiqamah, seseorang akan dihindarkan dari kefakiran dan mendapatkan perlindungan Allah.

2. Dibaca Setelah Shalat Lima Waktu

Habib Sholeh menjelaskan bahwa doa ini sebaiknya dibaca setelah shalat lima waktu, sebanyak 100 kali. Ini menjadi amalan rutin yang mudah dan tidak memberatkan.

3. Dibaca 300 Kali Saat Mengalami Kesulitan

Ketika seseorang tengah dirundung kesulitan dan kebuntuan, dianjurkan untuk membaca hauqalah sebanyak 300 kali. Dengan izin Allah, kesulitan akan teratasi dan jalan keluar akan terbuka.

4. Saat Mendengar Adzan

Dalam Hisnul Muslim, diajarkan bahwa ketika muadzin mengucapkan “Hayya ‘alal falah” (marilah menuju kemenangan), kita dianjurkan untuk mengucapkan:

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

Lā ḥawla wa lā quwwata illā billāh

“Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

5. Saat Keluar Rumah

Dalam doa keluar rumah, Rasulullah SAW mengajarkan untuk membaca:

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

Bismillāhi tawakkaltu ‘alallāhi, wa lā ḥawla wa lā quwwata illā billāh

“Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

6. Dilafalkan dengan Penuh Keyakinan dan Kekhusyukan

Yang terpenting dalam mengamalkan dzikir ini adalah membacanya dengan penuh keyakinan dan menghayati maknanya. Dzikir bukan sekadar rangkaian kata, melainkan ungkapan hati yang mengakui kelemahan diri dan kekuasaan mutlak Allah SWT.

Pertanyaan Seputar arti la hawla wala quwwata illa billah

1. Apa arti la hawla wala quwwata illa billah?

Arti la hawla wala quwwata illa billah adalah “Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.” Kalimat ini merupakan pengakuan bahwa segala kemampuan dan pertolongan hanya berasal dari Allah SWT.

2. Berapa kali membaca la hawla wala quwwata illa billah setiap hari?

Dianjurkan membaca Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil azhīmi sebanyak 100 kali setiap hari, yang dapat diamalkan setelah shalat lima waktu. Amalan ini akan melindungi dari kefakiran sepanjang hayat.

3. Apa keutamaan membaca la hawla wala quwwata illa billah?

Keutamaan membacanya antara lain: menjadi simpanan surga, terhindar dari kefakiran, obat bagi 99 penyakit (terkecil adalah kegelisahan), pembuka pintu rezeki, serta mendapatkan kemuliaan dan keselamatan dari Allah SWT.

4. Kapan sebaiknya membaca la hawla wala quwwata illa billah?

Sebaiknya dibaca setiap hari sebanyak 100 kali, saat mendengar adzan (mengganti ucapan “Hayya ‘alal falah”), saat keluar rumah, dan 300 kali ketika sedang menghadapi kesulitan berat.

5. Apakah la hawla wala quwwata illa billah termasuk simpanan surga?

Ya, Rasulullah SAW bersabda bahwa kalimat ini adalah salah satu simpanan dari simpanan surga (kanzun min kunuzil jannah). Pahala membaca kalimat ini disimpan oleh Allah di surga dan akan diberikan kepada orang yang membacanya di akhirat kelak.

Sumber : https://www.liputan6.com/islami/read/8270323/arti-la-hawla-wala-quwwata-illa-billah-beserta-manfaat-dan-keutamaannya-simpanan-surga-yang-berharga

BMKG Ungkap Pemicu Gempa NTT, Potensi Maksimal Capai M 7,9

BMKG Ungkap Pemicu Gempa NTT, Potensi Maksimal Capai M 7,9

Liputan6.com, Jakarta – Gempa yang mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026), dipicu aktivitas sesar naik di Busur Belakang Flores. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kawasan tersebut memiliki potensi gempa maksimum hingga Magnitudo (M) 7,8–7,9.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan gempa yang terjadi hari ini tercatat memiliki kekuatan M 7,7. Menurutnya, mekanisme gempa tersebut berkaitan dengan aktivitas sesar naik di kawasan Busur Belakang Flores.

“Ini adalah mekanisme gempa yang diakibatkan oleh sesar naik busur belakang Flores. Di belakang busur Flores ini ada potensi gempa dengan maksimum 7,8–7,9. Hari ini sudah rilis 7,7,” kata Wijayanto dalam konferensi pers, Sabtu (15/8/2026).

Wijayanto menjelaskan, gempa besar dengan mekanisme serupa pernah terjadi di wilayah tersebut pada 1992. Saat itu, gempa berkekuatan M 7,5 dan menyebabkan kerusakan besar.

“Dari sejarah yang ada, itu pernah terjadi tahun 1992 dengan magnitudo 7,5. Ini juga sangat luar biasa kerusakannya waktu itu,” ujarnya.

BMKG Pantau Terus Perkembangan Terkini

Gempa besar kembali mengguncang kawasan tersebut setelah lebih dari tiga dekade. BMKG kini masih memantau perkembangan aktivitas seismik, termasuk kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Meski peringatan dini tsunami telah berakhir, pemantauan terhadap kondisi di wilayah terdampak tetap dilakukan. BMKG juga terus mengawasi perubahan tinggi muka air laut melalui stasiun tide gauge.

“BMKG akan terus monitor aktivitas gempa susulannya dan akan terus menyampaikan ke masyarakat,” kata Wijayanto.

Pemantauan tinggi muka air laut tetap dilakukan melalui sejumlah stasiun tide gauge BMKG untuk memastikan kondisi tetap aman setelah peringatan dini tsunami berakhir.

Sumber : https://www.liputan6.com/news/read/8270398/bmkg-ungkap-pemicu-gempa-ntt-potensi-maksimal-capai-m-79

Sudah Minum Obat & Istirahat Cukup, Tapi Kenapa Belum Pulih?

Sudah Minum Obat & Istirahat Cukup, Tapi Kenapa Belum Pulih?

Jakarta, CNBC Indonesia – Dalam kesehatan ada kondisi yang membuat banyak orang frustrasi. Ini terjadi ketika seseorang sudah minum obat sesuai resep, istirahat cukup, dan makan bergizi, tetapi tubuh tetap terasa belum kembali seperti semula.
Kondisi seperti ini bukan berarti pengobatan gagal. Seringkali, tubuh hanya membutuhkan sesuatu yang lebih mendasar dari sekedar obat: oksigen yang cukup, di tempat yang tepat, dalam konsentrasi yang jauh lebih tinggi dari udara biasa.

Di sinilah Hyperbaric Oxygen Therapy (HBOT) masuk sebagai pilihan terapi yang semakin banyak dipilih.

Apa Itu Hyperbaric Oxygen Therapy?

HBOT adalah terapi medis di mana pasien menghirup oksigen murni di dalam ruangan bertekanan tinggi dan jauh di atas tekanan atmosfer normal. Sesi berlangsung selama 60-90 menit di dalam hyperbaric chamber khusus untuk satu orang, sehingga memberikan pengalaman yang tenang, pribadi, dan terkontrol.

Pada tekanan tinggi, jumlah oksigen yang terlarut dalam plasma darah meningkat secara signifikan. Berbeda dengan kondisi normal yang sebagian besar oksigen diangkut oleh hemoglobin dalam sel darah merah, oksigen terlarut ini dapat berdifusi lebih jauh ke berbagai jaringan tubuh. Menurut dr. Ravenska Theodora, inilah yang membuat HBOT berbeda secara fundamental dari terapi oksigen biasa.

“Dengan tekanan yang lebih tinggi, oksigen bisa menjangkau area jaringan yang mengalami hipoksia (kekurangan oksigen) yang seringkali menjadi alasan utama mengapa proses penyembuhan berjalan lebih lambat dari yang diharapkan,” jelas dr. Ravenska dikutip dari keterangannya, Jumat (13/8/2026).

Mengapa Oksigen Penting untuk Pemulihan?

Tubuh manusia adalah mesin yang sangat bergantung pada oksigen untuk hampir setiap proses regenerasinya. Sel-sel yang rusak butuh oksigen untuk memperbaiki diri.

Jaringan yang meradang butuh oksigen untuk meredakan respons inflamasinya. Pembuluh darah baru yang terbentuk selama penyembuhan, proses yang disebut angiogenesis, juga sangat bergantung pada ketersediaan oksigen yang memadai.

Ketika suplai oksigen ke jaringan yang sedang dalam proses pemulihan tidak mencukupi, seluruh rangkaian proses itu melambat. Tubuh tetap bekerja, tetapi tidak dengan kapasitas penuhnya.

Dia menjelaskan kekurangan oksigen di tingkat jaringan sering kali luput dari perhatian. “Banyak pasien yang datang dengan keluhan pemulihan yang lambat baik setelah prosedur medis, cedera, maupun sakit tanpa menyadari bahwa jaringan mereka sebenarnya sedang kekurangan oksigen di level seluler. HBOT membantu mengatasi hambatan itu,” ujar dia.

Siapa yang Relevan dengan Terapi Ini?

HBOT bukan terapi yang eksklusif untuk satu kondisi tertentu. Justru karena mekanismenya bekerja di level yang sangat fundamental dengan memperkaya oksigenasi jaringan tubuh secara menyeluruh, relevansinya mencakup berbagai kondisi dan kebutuhan.

Bagi mereka yang sedang dalam masa pemulihan pasca sakit atau pasca prosedur medis dan merasa proses penyembuhannya berjalan lebih lambat dari yang diharapkan, HBOT dapat menjadi terapi pendukung yang membantu mempercepat regenerasi jaringan dari dalam.

Bagi mereka yang mengalami kelelahan kronis, brain fog, atau penurunan stamina yang tidak memiliki penjelasan medis yang jelas, peningkatan oksigenasi ke otak dan sistem saraf yang ditawarkan HBOT dapat membantu kualitas fungsi kognitif dan energi harian.

Bagi mereka yang aktif secara fisik dan ingin memaksimalkan recovery pasca latihan atau kompetisi, HBOT dapat menjadi bagian dari protokol pemulihan atlet profesional dan kini tersedia dengan standar yang sama di Seraphim Medical Center.

dr. Ravenska menegaskan bahwa sebelum memutuskan menjalani HBOT, evaluasi medis tetap menjadi langkah yang tidak bisa dilewati.

“Terapi ini memiliki indikasi dan kontraindikasi yang harus dinilai secara individual. Hasilnya bisa sangat signifikan ketika diberikan kepada pasien yang tepat, dengan panduan klinis yang benar,” tegas dr. Ravenska.

Pada akhirnya, HBOT bukan hanya tentang mempercepat pemulihan dari kondisi yang sudah ada. Ini tentang memahami bahwa tubuh yang bekerja optimal adalah tubuh yang mendapat suplai oksigen yang optimal, dan bahwa standar “cukup” tidak selalu sama dengan standar “terbaik.”

“Bagi kamu yang selama ini sudah melakukan semua hal yang benar tapi merasa tubuh belum benar-benar pulih, mungkin yang dibutuhkan bukan lebih banyak obat atau lebih banyak istirahat,melainkan pendekatan yang lebih dalam, yang bekerja langsung di level jaringan dan sel,” ungkap dr. Ravenska.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260814162823-33-759454/sudah-minum-obat-istirahat-cukup-tapi-kenapa-belum-pulih

Mengapa NTT Rawan Gempa Besar? Ini Penyebab & Sejarah Gempa Dahsyatnya

Mengapa NTT Rawan Gempa Besar? Ini Penyebab & Sejarah Gempa Dahsyatnya

Jakarta, CNBC Indonesia – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,0 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Gempa ini memperpanjang deretan catatan gempa besar di provinsi tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada 04.58 WIB, dengan lokasi 8,33 Lintang Selatan dan 121,32 Bujur Timur. Pusat gempa berada sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, dengan kedalaman 10 kilometer.

Gempa memicu tsunami setidaknya di 10 wilayah dan menewaskan dua orang. Peringatan tsunami sudah dicabut.

Catatan Sejarah Gempa Besar NTT
NTT menjadi salah satu wilayah Indonesia yang rawan gempa.

Bersama Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB), NTT merupakan bagian dari Kepulauan Sunda Kecil, gugusan pulau yang berada di antara timur Jawa dan Kepulauan Banda.

Kawasan ini terletak di zona transisi Busur Sunda-Banda, tepat di wilayah pertemuan Lempeng Eurasia dan Australia, sehingga memiliki aktivitas seismik yang tinggi.

Aktivitas kegempaan di kawasan ini tidak hanya dipicu oleh pertemuan lempeng. Ada pula Flores Back-Arc Thrust (FBT), yakni sistem patahan di busur belakang yang terbentuk akibat proses subduksi. Kombinasi pertemuan lempeng dan patahan aktif tersebut membuat Bali, NTB, hingga NTT memiliki sejumlah sumber gempa.

Catatan dalam katalog BMKG menunjukkan besarnya aktivitas tersebut. Sejumlah gempa besar pernah mengguncang NTT, antara lain di Flores pada 1992 hingga gempa Alor pada 2015.

Kawasan NTT memiliki sejumlah sumber kegempaan. Aktivitasnya berasal dari zona subduksi di selatan NTT, Flores Back-Arc Thrust di utara, sesar-sesar aktif di daratan, serta zona outer rise di selatan NTT.

Artinya, gempa di NTT tidak berasal dari satu garis patahan saja. Ada beberapa sistem tektonik yang dapat menyimpan dan kemudian melepaskan energi dalam bentuk gempa.

Risiko Tsunami Juga Tinggi

Posisi NTT yang dikelilingi laut membuat gempa kuat di kawasan tertentu juga berpotensi memicu tsunami.

Sejarah mencatat gempa Alor M7,5 pada 2004 memicu tsunami dengan ketinggian sekitar 2 meter di Dili dan Alor. Gempa tersebut juga menyebabkan 31 orang meninggal, 400 orang luka-luka, serta kerusakan pada ratusan rumah dan bangunan.

Sementara pada 2021, gempa M7,5 di Flores kembali memicu tsunami, meskipun ketinggiannya tercatat 0,07 meter.

Ada sejumlah faktor mengapa gempa besar kerap terjadi di NTT:

1. Ada tumbukan lempeng Indo-Australia dan Eurasia

NTT berada di kawasan pertemuan dan tumbukan lempeng tektonik. Lempeng Indo-Australia bergerak dan menunjam ke bawah sistem lempeng Eurasia.

Aktivitas penunjaman ini menjadi salah satu sumber utama gempa di kawasan Nusa Tenggara. BMKG menyebut NTT sebagai wilayah aktif gempa akibat interaksi Lempeng Indo-Australia dengan Eurasia.

2. Ada Flores Back-Arc Thrust di utara NTT

Ini salah satu penyebab penting di NTT.

Di sebelah utara Flores terdapat struktur Flores Back-Arc Thrust, yakni zona sesar naik yang membentang di kawasan Laut Flores. Struktur ini sangat aktif dan dapat menghasilkan gempa dangkal dengan magnitudo besar.

Inilah salah satu alasan mengapa wilayah Flores dan pulau-pulau di sekitarnya berulang kali mengalami gempa kuat.

NTT punya beberapa sumber kegempaan sekaligus. BMKG menyebut setidaknya ada zona subduksi di selatan NTT, Flores Back-Arc Thrust di utara, sesar-sesar aktif di daratan;, hingga zona outer rise di selatan NTT.

Berdasarkan data Katalog Gempabumi Signifikan & Merusak Tahun 1821-2023 yang diterbitkan Pusat gempabumi dan tsunami BMKG, berikut gempa besar di atas M6 yang pernah mengguncang NTT:

1. Gempa Flores 1992 – M7,5
Ini salah satu yang paling dahsyat dalam sejarah NTT. Gempa 12 Desember 1992 mengguncang Flores dan memicu tsunami. Katalog BMKG mencatat sekitar 2.500 orang meninggal atau hilang, lebih dari 500 orang luka-luka, dan sekitar 90% bangunan di Maumere hancur. Tsunami masuk hingga 300 meter ke daratan dan mencapai 26 meter di Kalaotoa.

2. Gempa Flores 2021 – M7,5
Pada 14 Desember 2021, gempa M7,5 berpusat di laut sekitar 112 km barat laut Larantuka. BMKG mencatat tsunami 0,07 meter. Dampaknya mencapai 5.064 warga mengungsi dan 736 rumah rusak.

3. Gempa Alor 2004 – M7,5
Gempa 12 November 2004 berpusat di sekitar Kalabahi, Alor, dengan kedalaman hanya 10 km. Tsunami sekitar 2 meter teramati di Dili dan Alor. Katalog mencatat 31 orang meninggal, 400 orang luka-luka, serta kerusakan pada ratusan rumah dan bangunan.

Gempa besardi NTT 1821-2023

Tahun Tanggal Wilayah Magnitudo Kedalaman Tsunami Dampak utama
2021 14 Desember Flores, NTT 7,5 12 km Ya 5.064 warga mengungsi, 736 rumah rusak; tsunami 0,07 m
2016 12 Februari Sumba Barat 6,6 10 km Tidak 2 fasilitas umum rusak sedang, 7 sekolah dan 10 rumah rusak ringan
2015 04-Nov Alor 6,2 89 km Tidak 1.098 rumah rusak berat dan 64 fasilitas publik rusak
2004 12-Nov Kalabahi, Alor 7,5 10 km Ya 31 meninggal, 400 luka-luka, sekitar 500 rumah dan sejumlah bangunan rusak
1992 12 Desember Flores, NTT 7,5 28 km Ya Sekitar 2.500 orang meninggal/hilang; sekitar 90% bangunan Maumere hancur
1991 4 Juli Kalabahi, Alor 6,2 29 km Tidak 23 meninggal, 181 luka-luka, 5.400 kehilangan tempat tinggal, 1.150 bangunan hancur
1989 15 Juli Alor Timur 6,4 10 km Tidak 29 rumah roboh; puluhan rumah dan fasilitas umum rusak
1975 30 Juli Kupang 6,1 30 km Tidak Dinding rumah banyak yang rontok dan tembok retak

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/research/20260815091227-128-759597/mengapa-ntt-rawan-gempa-besar-ini-penyebab-sejarah-gempa-dahsyatnya