Memindahkan Jurnal ke Buku Besar: Langkah Demi Langkah

Memindahkan Jurnal ke Buku Besar: Langkah Demi Langkah

Kediri – Kalau jurnal umum itu buku harian, maka buku besar itu buku tabungan per akun.

Di jurnal, semua transaksi campur aduk urut tanggal. Di buku besar, transaksi dipisah-pisah: Kas ngumpul sama Kas, Beban Gaji ngumpul sama Beban Gaji.

Proses mindahin dari jurnal ke buku besar namanya “posting”. Ini langkah wajib sebelum kamu bisa bikin laporan keuangan.

1. Apa Bedanya Jurnal Umum vs Buku Besar?

Jurnal Umum Buku Besar
Catat urut tanggal Catat per akun
Semua akun campur 1 akun = 1 halaman/kartu
Belum tahu saldo tiap akun Bisa lihat saldo tiap akun
Kayak struk belanja Kayak mutasi rekening

Jadi kalau mau tau “Saldo Kas sekarang berapa?”, kamu ceknya di Buku Besar Kas, bukan di Jurnal.

2. Bentuk Buku Besar: Pakai Bentuk T atau 3 Kolom

Paling gampang buat pemula pakai Bentuk T atau Bentuk 3 Kolom.

Bentuk T / T-Account

Nama Akun: Kas

Debit Kredit
Rp500.000 Rp200.000
Rp1.000.000

Saldo Kas = Total Debit – Total Kredit = Rp1.500.000 – Rp200.000 = Rp1.300.000 Debit

Bentuk 3 Kolom – Lebih Rapi Buat Laporan

Nama Akun: Kas | No. Akun: 101

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo Debit Saldo Kredit
1 Jun 2026 Saldo Awal Rp1.000.000
27 Jun 2026 Pendapatan Jasa JU-1 Rp500.000 Rp1.500.000
28 Jun 2026 Beban Listrik JU-2 Rp200.000 Rp1.300.000

3. 3 Langkah Posting dari Jurnal ke Buku Besar

Kita pakai contoh jurnal dari blog 3 ya:

Jurnal 27 Juni 2026

Keterangan Debit Kredit
Kas Rp500.000
Pendapatan Jasa Rp500.000

Langkah 1: Buka Buku Besar untuk Setiap Akun yang Ada di Jurnal

Di jurnal ada Kas dan Pendapatan Jasa. Berarti kamu buka 2 buku besar:

  1. Buku Besar Kas
  2. Buku Besar Pendapatan Jasa

Kalau akunnya belum ada, buat baru. Kasih nomor akun biar rapi. Contoh Kas = 101, Pendapatan Jasa = 401.

Langkah 2: Pindahkan / Posting Angkanya

Aturannya gampang:

  1. Kalau di jurnal akunnya Debit → di buku besar catat di kolom Debit
  2. Kalau di jurnal akunnya Kredit → di buku besar catat di kolom Kredit

Posting ke Buku Besar Kas:

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo
27 Jun 2026 Pendapatan Jasa JU-1 Rp500.000 Rp500.000 D

Posting ke Buku Besar Pendapatan Jasa:

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo
27 Jun 2026 Kas JU-1 Rp500.000 Rp500.000 K

Lihat kolom “Keterangan”? Diisi lawan akunnya. Ini biar kamu tau uang Rp500rb di Kas itu asalnya dari Pendapatan Jasa. Kolom “Ref” diisi nomor halaman jurnal, misal JU-1 = Jurnal Umum hal 1.

Langkah 3: Hitung Saldo Akhir Tiap Akun

Setelah semua jurnal bulan Juni diposting, totalin debit dan kredit di tiap akun.

  • Kalau total Debit > Kredit → Saldo Debit
  • Kalau total Kredit > Debit → Saldo Kredit

Contoh saldo akhir Kas = Rp1.300.000 Debit. Artinya sisa uang tunai kamu segitu.

4. Contoh Kasus Lengkap 1 Hari

Misal tanggal 28 Juni ada 2 transaksi:

Jurnal 28 Juni 2026:

  1. Bayar Beban Listrik Rp200.000 tunai
  2. Terima pelunasan Piutang dari Pak Budi Rp1.000.000
Tanggal Keterangan Debit Kredit
28 Jun Beban Listrik Rp200.000
Kas Rp200.000
28 Jun Kas Rp1.000.000
Piutang Usaha Rp1.000.000

Hasil posting ke Buku Besar Kas:

Tanggal Keterangan Debit Kredit Saldo
27 Jun Pendapatan Jasa Rp500.000 Rp500.000 D
28 Jun Beban Listrik Rp200.000 Rp300.000 D
28 Jun Piutang Usaha Rp1.000.000 Rp1.300.000 D

Jadi saldo Kas akhir 28 Juni = Rp1.300.000. Gampang kan kalau udah dipisah?

5. 3 Kesalahan Posting yang Sering Terjadi

  1. Salah kolom: Di jurnal Debit, eh diposting ke Kredit. Solusi: pakai penggaris pas nyalin.
  2. Lupa posting 1 akun: Jurnal ada 2 baris, yang diposting cuma 1. Solusi: centang di jurnal kalau udah diposting.
  3. Salah hitung saldo: Buru-buru ngitung. Solusi: pakai kalkulator, cek 2x.

Kesimpulan

Posting itu intinya mindahin data biar rapi:

  1. Buka buku besar untuk tiap akun di jurnal
  2. Salin angka: Debit ke Debit, Kredit ke Kredit
  3. Tulis keterangan lawan akunnya + nomor referensi
  4. Hitung saldo akhir