Meniup Lilin Saat Ulang Tahun, Bolehkah?

Meniup Lilin Saat Ulang Tahun, Bolehkah?

Setiap tahun jutaan orang merayakan ulang tahun. Kue dihiasi lilin, lagu selamat ulang tahun dinyanyikan, kemudian lilin ditiup bersama doa dan harapan. Bagi sebagian orang, prosesi itu hanyalah tradisi yang dianggap biasa.

Namun bagi seorang Muslim, pertanyaan yang lebih mendasar bukanlah apakah tradisi itu populer, melainkan apakah ia memiliki landasan dalam syariat Islam.

Islam pada dasarnya tidak melarang seseorang bergembira atas nikmat usia yang Allah berikan. Bahkan rasa syukur merupakan salah satu ajaran utama agama. Persoalannya terletak pada bentuk ekspresi syukur tersebut. Syariat mengajarkan bahwa setiap tradisi perlu diukur dengan timbangan Al-Qur’an dan Sunah, bukan semata-mata karena telah menjadi kebiasaan masyarakat.

Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah menjelaskan bahwa peringatan ulang tahun, baik untuk individu maupun organisasi, termasuk persoalan ijtihadiyah. Tidak terdapat nash yang secara langsung memerintahkan ataupun melarang perayaan ulang tahun, dan para sahabat Nabi juga tidak dikenal memiliki tradisi memperingatinya.

Karena itu, penilaiannya dikembalikan kepada kaidah-kaidah umum syariat, yaitu sejauh mana suatu kegiatan menghadirkan kemaslahatan atau justru membuka jalan kepada kemudaratan.

Prinsip tersebut berangkat dari firman Allah SWT:

﴿وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ﴾

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali ‘Imran [3]: 104).

Ayat ini menjadi dasar bahwa setiap aktivitas sosial dinilai dari kandungannya. Apabila sebuah peringatan ulang tahun diisi dengan pengajian, santunan, bakti sosial, silaturahmi, atau kegiatan yang menguatkan keimanan serta memberi manfaat bagi masyarakat, maka kegiatan semacam itu termasuk dalam kategori makruf yang dianjurkan.

Sebaliknya, jika diwarnai kemaksiatan, pemborosan, minuman keras, atau perilaku yang menjauhkan manusia dari Allah, maka ia menjadi sesuatu yang tercela. Hal itu sejalan dengan firman Allah:

﴿يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ ۖ وَأُولَٰئِكَ مِنَ الصَّالِحِينَ﴾

“Mereka beriman kepada Allah dan hari akhir, menyuruh kepada yang makruf, mencegah dari yang mungkar, serta bersegera mengerjakan berbagai kebajikan. Mereka itulah termasuk orang-orang yang saleh.” (QS. Ali ‘Imran [3]: 114).

Lalu bagaimana dengan meniup lilin?

Dalam fatwa tersebut dijelaskan bahwa menyalakan dan meniup lilin tidak memiliki tuntunan dalam ajaran Islam sehingga tidak perlu dilakukan. Penjelasan itu bukan semata-mata karena lilin sebagai benda, melainkan karena sejarah tradisi tersebut. Berdasarkan penelusuran sejarah yang dikemukakan dalam fatwa, tradisi menyalakan lilin merupakan cara masyarakat Yunani Kuno mempersembahkan semacam upeti kepada dewi bulan Artemis. Asap lilin dipercaya membawa doa-doa mereka menuju sang dewi.

Dengan demikian, meniup lilin bukan sekadar kebiasaan tanpa makna, melainkan memiliki akar historis yang berkaitan dengan ritual keagamaan masyarakat pagan Yunani.

Karena memiliki hubungan dengan praktik peribadatan agama lain, Majelis Tarjih mengaitkannya dengan sabda Rasulullah saw.:

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud).

Hadis ini dipahami sebagai peringatan agar umat Islam tidak mengadopsi simbol ataupun ritual keagamaan yang menjadi ciri khas agama lain. Oleh sebab itu, meniup lilin bukan dipandang sekadar persoalan meniup api, tetapi dipertimbangkan dari asal-usul dan makna historis tradisi tersebut.

Pandangan ini sekaligus menunjukkan bahwa Islam membedakan antara adat yang bersifat duniawi dengan ritual yang memiliki dimensi keagamaan. Tidak semua tradisi otomatis ditolak. Fatwa yang sama menjelaskan bahwa adat pada dasarnya boleh dilakukan selama tidak mengandung unsur syirik, tidak menimbulkan pemborosan, tidak memberatkan masyarakat, dan tidak bertentangan dengan syariat Islam. Artinya, Islam tidak memusuhi budaya, tetapi menyeleksinya berdasarkan nilai tauhid.

Karena itu pula Muhammadiyah tetap memperingati Milad setiap tahun. Perbedaannya terletak pada substansi. Milad Muhammadiyah tidak dibangun di atas simbol-simbol ritual tertentu, melainkan menjadi momentum memperluas syiar Islam, mengenang perjuangan para pendiri, memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, serta menghadirkan manfaat nyata melalui pengajian, pelayanan sosial, dan berbagai amal usaha.

Dalam perspektif ini, yang diperingati bukan sekadar bertambahnya usia, tetapi bertambahnya kesempatan untuk menghadirkan kemanfaatan bagi umat.

Sumber : https://muhammadiyah.or.id/2026/07/meniup-lilin-saat-ulang-tahun-bolehkah/

Belajar pada Kehidupan Sang Daun

Belajar pada Kehidupan Sang Daun

Islamedia – “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi(seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Ali Imran 190-191).
Saudaraku, apa yang kau rasakan saat membaca ayat tersebut? Adakah kau merasakan ajakan Allah Azza wa Jalla untuk memikirkan ciptaan-Nya, yang mana bila kau lakukan maka Dia akan memberi tanda/petunjuk-Nya padamu?
Bila kita merenungi ayat tersebut kemudian mencoba mengikutinya maka akan terasa tanda-tanda itu bicara pada kita. Sebagai contoh sederhana, kau tahu daun kan? Saking banyaknya daun di sekitar kita, mungkin kita tak pernah memikirkan pelajaran apa yang dapat kita petik dari kehidupan daun.
Mungkin saat mengenyam ilmu di sekolah atau kampus yang berkaitan dengan ilmu biologi atau pertanian, ada sedikit pengetahuan akan kehidupan daun kita peroleh dari ulasan guru atau dosen, baik tentang proses fotosintesis, kemanfaatannya buat alam, manusia, hewan juga tanaman itu sendiri. Tetapi bisa jadi kita menelaahnya hanya sebatas itu, tanpa pernah menyentuh hal ini dari sudut pandang iman.
Oleh karenanya Saudaraku, mari sejenak kita perhatikan daun. Ya, sejenak saja dari sekian banyak waktu yang kau habiskan dengan segala rutinitasmu. Kau pasti tahu bahwa sang daun sejak tumbuh ia memiliki peran penting untuk proses kehidupannya sendiri dan tak diragukan lagi teramat banyak manfaat bagi sekitanya termasuk untuk kita. Kau pun pasti sangat faham saat sang daun luruh ke bumi, ia tetap memberi manfaat sebagai humus yang menyuburkan tanah.
Tidakkah kita bisa mengambil hikmah/pelajaran dari siklus hidupnya ini? Ada sebuah tanda yang Allah tunjukkan pada kita tentang kehidupan daun. Mari kita garisbawahi, bahwa sejak tumbuh hingga luruh ke bumi ia bermanfaat untuk sekitarnya.
Tidakkah kita menginginkan kehidupan kita bisa bermanfaat seperti kehidupan sang daun? Di mana hal ini selaras  dengan apa yang diriwayatkan dari Jabir berkata,”Rasulullah saw bersabda,’Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Thabrani dan Daruquthni)
 
Mari sejenak kita renungi pula hadits ini, dari Ibnu Umar bahwa seorang lelaki mendatangi Nabi saw dan berkata,”Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling dicintai Allah ? dan amal apakah yang paling dicintai Allah swt?” Rasulullah saw menjawab,”Orang yang paling dicintai Allah adalah orang yang paling bermanfaat buat manusia dan amal yang paling dicintai Allah adalah kebahagiaan yang engkau masukkan kedalam diri seorang muslim atau engkau menghilangkan suatu kesulitan atau engkau melunasi utang atau menghilangkan kelaparan. Dan sesungguhnya aku berjalan bersama seorang saudaraku untuk (menuaikan) suatu kebutuhan lebih aku sukai daripada aku beritikaf di masjid ini—yaitu Masjid Madinah—selama satu bulan. Dan barangsiapa yang menghentikan amarahnya maka Allah akan menutupi kekurangannya dan barangsiapa menahan amarahnya padahal dirinya sanggup untuk melakukannya maka Allah akan memenuhi hatinya dengan harapan pada hari kiamat. Dan barangsiapa yang berjalan bersama saudaranya untuk (menunaikan) suatu keperluan sehingga tertunaikan (keperluan) itu maka Allah akan meneguhkan kakinya pada hari tidak bergemingnya kaki-kaki (hari perhitungan).” (HR. Thabrani)
Mereka, kata Rasulullah, adalah sebaik-baik manusia. Mereka mendapatkan cinta Allah karena kebaikan dan manfaat hidupnya terhadap orang lain. Para sahabat pada masa Nabi memahami secara mendalam sebuah kaidah usul fiqih yang menyebutkan bahwa kebaikan yang amalnya dirasakan orang lain lebih bermanfaat ketimbang yang manfaatnya dirasakan oleh diri sendiri.
Tidakkah kita ingin mendapat cinta Allah dengan menjadi bagian dari “Khairunnas anfa’uhum linnas?” Kurasa tak ada seorang pun yang tak menginginkan dicintai Allah. Bila demikian, mari kita tengok diri kita, apa saja yang sudah diperbuat sepanjang perjalanan hidup kita, adakah yang kita lakukan telah bermanfaat tak hanya untuk diri pribadi tetapi berguna pula untuk orang lain? Bagaimana peran kita selama ini sebagai anak, sebagai suami atau isteri, sebagai ayah atau bunda, sebagai bagian dari masyarakat,  sebagai pengajar, pekerja, pedagang, pencari ilmu, atau peran apa pun yang saat ini sedang dilakoni? Dan, apa pula yang kita ingin orang lain sebutkan tentang diri kita saat meninggalkan kefanaan dunia?
Bila perjalanan hidupmu Saudaraku… masih sama denganku, masih jauh dari bermanfaat untuk sekitar, mulai saat ini mari menyusun langkah dan menata aktivitas kita dengan berorientasi pada kemanfaatan untuk orang banyak. Dengan segenap potensi yang Allah karuniakan, mari kita berjuang menjadi pribadi yang dicintai-Nya.
Indah sekali rasanya bila hidup kita diwarnai semangat untuk selalu menebar kebaikan dan memberi manfaat bagi orang lain. Elok juga rasanya bila ajal telah tiba mengakhiri aktivitas kita di dunia, namun nilai kemanfaatan dari apa yang kita lakukan tetap dirasakan oleh mereka yang masih berkelana di dunia.
Sungguh sangat bermakna pula ketika kita dapat memikirkan tanda-tanda dari ciptaan-Nya, seperti sang daun itu. Mari kita segera bergerak untuk belajar pada kehidupannya : dari tumbuh hingga luruh meninggalkan manfaat untuk sekitar.
Semoga dengan mengingat dan belajar pada salah satu ciptaan Allah ini, membuat kita terpacu menjadi bagian dari Khairunnas anfa’uhum linnas.

Sumber : https://www.islamedia.id/2011/11/belajar-pada-kehidupan-sang-daun.html

Emir Dubai Bangun Mesin Roti Gratis 24 Jam, Ubah Sedekah Jadi Sistem Ketahanan Pangan

Emir Dubai Bangun Mesin Roti Gratis 24 Jam, Ubah Sedekah Jadi Sistem Ketahanan Pangan

Di banyak negara, bantuan pangan masih identik dengan pembagian sembako atau dapur umum saat terjadi bencana. Namun Dubai memilih pendekatan berbeda.

Kota Uni Emirat Arab (UEA) yang terletak di Jazirah Arab dan terkenal sebagai pusat modernitas ini membangun sebuah sistem yang memungkinkan masyarakat memperoleh makanan pokok kapan saja melalui teknologi, tanpa antre, tanpa birokrasi, dan tetap menjaga martabat penerima manfaat.

Gagasan tersebut diwujudkan melalui Bread for All, sebuah inisiatif kemanusiaan yang digagas oleh Penguasa Dubai, Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum. Program tersebut menghadirkan mesin pintar yang memproduksi roti segar selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis oleh warga yang membutuhkan.

Berbeda dengan bantuan sosial konvensional yang bersifat insidental, Bread for All dirancang sebagai model filantropi yang berkelanjutan.

Teknologi ditempatkan sebagai penghubung antara para dermawan dan masyarakat yang membutuhkan, sehingga bantuan dapat terus mengalir tanpa bergantung pada momentum tertentu.

Syekh Mohammed ingin memastikan kebutuhan paling mendasar masyarakat tetap terpenuhi. Dia tak ingin ada warga Dubai yang tidur dalam keadaan lapar.

Dilansir dari Khaleej Times, Selasa (14/7/2026), melalui yayasannya, The Mohammed bin Rashid Global Centre for Endowment Consultancy (MBRGCEC), ia meluncurkan Bread for All sebagai bagian dari visi membangun masyarakat yang lebih inklusif.

Menurut laporan itu, inisiatif digital tersebut telah diluncurkan sejak 2022. Mesin pintar Bread for All memproduksi roti segar yang dapat diambil secara gratis sebagai bagian dari model kerja amal modern dan berkelanjutan. Mesin-mesin itu ditempatkan di berbagai lokasi strategis di Dubai.

Sedekah tak Lagi Sekadar Memberi, tetapi Membangun Sistem

Keunikan Bread for All bukan hanya pada mesin pembuat rotinya. Program tersebut juga membuka ruang partisipasi publik.

Siapa pun dapat menyumbang langsung melalui mesin tersebut atau bahkan berkontribusi menghadirkan mesin baru di lokasi lain. Dengan demikian, setiap mesin bukan sekadar tempat mengambil roti, melainkan menjadi simpul filantropi yang terus bergerak.

Pendekatan seperti ini menunjukkan perubahan besar dalam praktik wakaf dan sedekah di era digital. Jika selama ini donasi umumnya diberikan secara langsung kepada penerima, kini teknologi memungkinkan bantuan dikelola sebagai sistem yang bekerja sepanjang waktu.

Visi besar itu sejalan dengan pesan yang disampaikan Syekh Mohammed pada awal pandemi COVID-19. Proyek itu mewujudkan visi Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA dan Penguasa Dubai, yang menekankan bahwa ‘Di UEA, tidak seorang pun tidur dalam keadaan lapar atau kekurangan’ pada awal pandemi COVID-19.”

Wakaf Produktif Berbasis Teknologi

Direktur MBRGCEC, Zainab Juma Al Tamimi, menegaskan Bread for All merupakan bagian dari pengembangan model wakaf yang mampu menjawab tantangan sosial masa depan.

“Wakaf inovatif adalah alat yang berkontribusi pada pembangunan sosial-ekonomi. Masyarakat Emirat adalah masyarakat yang simpatik, dan kami ingin mengembangkan solusi untuk masa depan yang lebih baik dan orang-orang lebih bahagia,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan wakaf tidak lagi dipandang sebatas pembangunan masjid atau fasilitas pendidikan, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan ekonomi dan perlindungan sosial.

Dalam konteks ini, mesin roti pintar menjadi aset wakaf produktif yang manfaatnya terus mengalir kepada masyarakat setiap hari.

MBRGCEC juga menyebut Bread for All sebagai inisiatif pertama yang menerapkan konsep short-term community funding, yaitu pendanaan gotong royong masyarakat yang langsung dihubungkan dengan layanan sosial.

Selain melalui mesin, masyarakat dapat berdonasi menggunakan aplikasi Dubai Now, layanan pesan singkat (SMS), maupun situs resmi MBRGCEC dengan nominal sesuai kemampuan.

Pendekatan tersebut membuat setiap warga dapat menjadi bagian dari solusi tanpa harus menjadi donatur besar. Dengan kata lain, teknologi menghilangkan jarak antara pemberi dan penerima manfaat.

Sekretaris Jenderal Awqaf and Minors Affairs Foundation (AMAF), Ali Al Mutawa, menilai Bread for All merupakan contoh baru pengelolaan wakaf yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Inisiatif tersebut, lanjutnya, merupakan model teladan bagi wakaf komunitas yang inovatif yang memungkinkan semua orang berpartisipasi, menciptakan gerakan amal yang menyeluruh serta memperkuat semangat solidaritas di berbagai lapisan masyarakat.

“Kami berharap dapat memperluas kerja sama dengan para mitra agar manfaatnya menjangkau lebih banyak penerima,” ujarnya.

Menjaga Martabat Penerima Bantuan

Bread for All bekerja sama dengan jaringan supermarket Aswaaq untuk memasang mesin roti pintar di sejumlah cabang, seperti Al Mizhar, Al Warqa’a, Mirdif, Nad Alsheba, Nadd Al Hamar, Al Qouz, dan Al Bada’a.

Mesin tersebut dirancang sederhana dan mudah digunakan. Pengguna cukup menekan tombol pemesanan, kemudian mesin akan memanggang roti hangat dan mengeluarkannya beberapa saat kemudian.

Selain di supermarket, layanan ini juga tersedia di sejumlah masjid. Menurut Dubai Scoops, roti segar tersedia selama 24 jam bagi masyarakat yang memenuhi syarat.

Hanya dengan memindai Kartu Identitas Emirates mereka di supermarket dan masjid-masjid terpilih yang berpartisipasi, warga bisa mengambil roti harian mereka dengan mudah, pribadi, dan bermartabat.

Aspek terakhir itulah yang menjadi pembeda utama Bread for All. Program ini tidak hanya memastikan bantuan tersedia, tetapi juga menjaga harga diri penerimanya. Mereka tidak perlu mengantre panjang atau memperlihatkan kondisi ekonominya di depan publik.

Deputi CEO Aswaaq, Affan Khouri, menyebut Bread for All sebagai bagian dari pembangunan social safety net atau jaring pengaman sosial.

“Kami senang dapat bermitra dengan MBRGCEC dalam inisiatif Bread for All yang menciptakan jaring pengaman sosial, di mana semua orang dapat bekerja sama untuk membantu keluarga kurang mampu, individu, dan para pekerja. Kami berharap dapat menyediakan roti bagi mereka yang membutuhkan di sejumlah cabang supermarket di seluruh Dubai,” pungkasnya.

Konsep jaring pengaman sosial inilah yang menjadi pembeda utama Bread for All. Bantuan tidak hadir sebagai respons terhadap krisis semata, melainkan sebagai layanan permanen yang selalu tersedia.

Pelajaran bagi Indonesia

Bagi negara-negara dengan populasi Muslim besar seperti Indonesia, Bread for All menawarkan pelajaran penting. Potensi zakat, infak, sedekah, dan wakaf nasional sangat besar, tetapi efektivitas distribusi masih menjadi tantangan.

Model yang dikembangkan Dubai memperlihatkan teknologi dapat mengubah filantropi dari sekadar kegiatan karitatif menjadi infrastruktur sosial yang bekerja tanpa henti.

Jika konsep serupa diterapkan melalui kolaborasi pemerintah, lembaga zakat, badan wakaf, pelaku usaha, dan komunitas, bukan tidak mungkin mesin-mesin pangan berbasis wakaf produktif dapat hadir di kawasan padat penduduk, kampus, rumah sakit, terminal, hingga masjid-masjid besar di Indonesia.

Dengan demikian, filantropi Islam tidak lagi berhenti pada pemberian bantuan sesaat, tetapi berkembang menjadi ekosistem yang mampu menjaga ketahanan pangan masyarakat secara berkelanjutan.

Bread for All pada akhirnya bukan sekadar kisah tentang roti gratis. Program ini merupakan contoh bagaimana kepemimpinan, teknologi, dan nilai-nilai Islam dipadukan menjadi sistem ketahanan pangan yang menjaga martabat manusia sekaligus memperkuat budaya berbagi di tengah masyarakat modern.

Sumber : https://mozaik.inilah.com/berbagi/emir-dubai-bangun-mesin-roti-gratis-24-jam-ubah-sedekah-jadi-sistem-ketahanan-pangan

Di Balik Mesin Penggiling Daging Ada Titik Rawan Haram, Perhatikan Catatan Berikut

Di Balik Mesin Penggiling Daging Ada Titik Rawan Haram, Perhatikan Catatan Berikut

Jakarta, MUI Digital –  Kehalalan produk olahan daging tidak hanya ditentukan oleh jenis hewan dan proses penyembelihannya. Proses penggilingan daging menggunakan mesin juga menjadi salah satu titik kritis yang dapat menentukan status halal suatu produk.

Dikutip dari Jurnal Halal LPPOM pada Rabu (15/7/2026). Hal tersebut disampaikan Rina Maulidiyah, STP, dalam artikel bertajuk Jejak Halal di Balik Mesin Penggiling Daging.

Ia menjelaskan bahwa mesin penggiling daging yang tampak bersih belum tentu memenuhi ketentuan syariat apabila sebelumnya digunakan untuk menggiling bahan haram, seperti daging babi, tanpa proses penyucian yang sesuai.

“Mesin penggiling dapat menjadi penentu status kehalalan produk. Kontaminasi yang tidak terlihat sekalipun dapat menyebabkan produk yang semula halal berubah menjadi tidak halal,” tulisnya.

Rina menjelaskan, mesin penggiling daging digunakan mulai dari skala rumah tangga hingga industri besar.

Untuk kebutuhan rumahan umumnya digunakan blender atau food processor, sedangkan industri menggunakan meat grinder dan bowl cutter yang mampu menghasilkan adonan daging dalam jumlah besar dengan tingkat kehalusan yang tinggi.

Menurutnya, dalam perspektif halal, kebersihan peralatan tidak cukup hanya dilihat secara fisik. Apabila mesin pernah bersentuhan dengan bahan haram atau najis, maka proses penyuciannya harus mengikuti ketentuan syariat Islam.

Dalam kasus najis mughallazah seperti babi dan turunannya, proses penyucian dilakukan melalui sertu, yakni pencucian sebanyak tujuh kali, dengan salah satu tahap menggunakan tanah suci atau bahan lain yang memiliki daya pembersih setara sesuai ketentuan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mewajibkan penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) pada proses penggilingan daging guna memastikan seluruh tahapan produksi memenuhi standar halal.

Terdapat sejumlah persyaratan penting yang harus dipenuhi pelaku usaha jasa penggilingan. Pertama, seluruh bahan baku daging wajib berasal dari pemasok yang telah memiliki sertifikat halal dan dapat diverifikasi sebelum diproses.

Kedua, mesin penggiling harus dikhususkan untuk bahan halal (halal dedicated). Apabila sebelumnya digunakan untuk menggiling bahan nonhalal, maka seluruh jalur produksi wajib melalui proses penyucian sesuai ketentuan syariat sebelum kembali digunakan.

Setelah disertifikasi halal, mesin tersebut tidak diperkenankan lagi menangani produk berbahan babi.

Selain itu, pelaku usaha diwajibkan memiliki prosedur pembersihan yang terdokumentasi dengan baik. Mesin harus dibongkar, dibersihkan menggunakan bahan pencuci yang bebas najis, kemudian dilakukan validasi untuk memastikan tidak ada sisa kontaminasi.

Apabila menggunakan metode swab test, media pengujian juga harus dipastikan tidak berasal dari unsur babi.

Seluruh aktivitas pembersihan tersebut harus dicatat sebagai bagian dari implementasi SJPH, mulai dari frekuensi pembersihan, metode yang digunakan, bahan pencuci, hingga petugas yang bertanggung jawab.

Meski regulasi telah tersedia, penerapannya di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan di Yogyakarta, masih ditemukan jasa penggilingan daging yang bersedia menggiling daging babi menggunakan mesin yang sama dengan daging halal.

Kondisi tersebut menunjukkan masih rendahnya pemahaman sebagian pelaku usaha terhadap pentingnya sertifikasi halal, terutama di sektor usaha mikro dan kecil.

Banyak pelaku usaha yang masih menganggap kehalalan sepenuhnya menjadi tanggung jawab konsumen, bukan penyedia jasa.

Di samping itu, biaya sertifikasi, proses administrasi, hingga keterbatasan kemampuan menelusuri asal-usul bahan baku (traceability) menjadi tantangan tersendiri dalam penerapan standar halal.

Aspek teknis juga menjadi perhatian. Sebagian mesin penggiling masih menggunakan material besi cor yang sulit dibersihkan dan berpotensi menyerap lemak. Penggunaan satu mesin untuk berbagai jenis daging tanpa prosedur pembersihan yang benar meningkatkan risiko kontaminasi silang.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Rina mendorong adanya edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan kepada pelaku usaha.

Pemerintah, lembaga sertifikasi halal, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan dinilai perlu memperluas pelatihan sekaligus memberikan kemudahan pembiayaan sertifikasi halal bagi UMKM.

Ia juga menyoroti pentingnya penggunaan mesin berbahan stainless steel food grade SS 304 yang lebih higienis, tahan karat, dan lebih mudah dibersihkan dibandingkan besi cor.

Sejumlah penelitian turut mendukung pentingnya prosedur pembersihan mesin secara menyeluruh. Penelitian Sunjung Chung dan Rosalee S Hellberg yang dipublikasikan dalam jurnal Food Control (2023) menyebutkan bahwa kontaminasi silang pada produk daging giling dapat dicegah apabila mesin dibersihkan sesuai prosedur yang benar.

Sementara itu, Food and Agriculture Organization (FAO) juga telah menerbitkan panduan teknis mengenai sanitasi peralatan penggilingan daging bagi industri kecil dan menengah.

Rina menegaskan kehalalan bukan sekadar label pada kemasan, melainkan hasil dari proses produksi yang dilakukan secara konsisten dan bertanggung jawab sejak bahan baku, penggunaan peralatan, hingga distribusi produk.

Ia mengajak masyarakat untuk lebih cermat memilih produk maupun jasa penggilingan daging yang telah menerapkan Sistem Jaminan Produk Halal. Status sertifikasi halal dapat dicek melalui layanan resmi BPJPH maupun LPPOM.

“Memastikan kehalalan bukan hanya hak konsumen, tetapi juga tanggung jawab bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat,” tutupnya.

Sumber : https://mui.or.id/baca/halal/di-balik-mesin-penggiling-daging-ada-titik-rawan-haram-perhatikan-catatan-berikut

12 Obat Flu Alami untuk Ibu Hamil, Aman Tanpa Bahan Kimia

12 Obat Flu Alami untuk Ibu Hamil, Aman Tanpa Bahan Kimia

Flu adalah salah satu penyakit yang umum terjadi dan dapat menginfeksi siapa saja, termasuk ibu hamil. Selama kehamilan, sistem kekebalan tubuh mengalami perubahan, hal ini membuat ibu hamil lebih rentan terhadap infeksi virus.

Saat mengalami flu, banyak ibu hamil yang mencari alternatif obat flu alami tanpa menggunakan bahan kimia. Pengobatan alami tidak hanya lebih aman tetapi juga dapat membantu mengurangi gejala flu secara efektif.

Selain itu, pengobatan alami sering kali memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan, seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memberikan hidrasi yang diperlukan.

Dengan demikian, ibu hamil dapat meredakan gejala flu tanpa khawatir akan efek samping yang mungkin ditimbulkan oleh obat-obatan kimia.

Apa saja obat flu alami yang aman dan efektif untuk ibu hamil? Melansir Mama Natural, Popmama.com telah merangkum informasi mengenai 12 obat flu alami untuk ibu hamil, aman tanpa bahan kimia.

1. Madu dan lemon

Madu dan lemon adalah kombinasi klasik yang tidak hanya lezat tetapi juga efektif dalam meredakan gejala flu.

Madu memiliki sifat antibakteri dan dapat membantu meredakan tenggorokan yang sakit, sementara lemon kaya akan vitamin C yang penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C juga membantu dalam mempercepat proses penyembuhan.

Untuk membuat ramuan ini, campurkan satu sendok makan madu dengan perasan lemon dalam segelas air hangat.

Minum ramuan ini secara rutin, terutama saat Mama merasa gejala flu mulai muncul. Selain itu, madu dapat memberikan rasa manis yang menyenangkan, membuatnya lebih mudah dikonsumsi saat tidak nafsu makan.

Namun, perlu diingat bahwa madu sebaiknya tidak diberikan kepada anak di bawah usia satu tahun. Meski aman untuk ibu hamil, tetap disarankan untuk tidak mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan.

2. Jahe

Jahe dikenal luas karena kemampuannya meredakan berbagai masalah pencernaan dan peradangan. Jahe mengandung gingerol, senyawa yang memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu meredakan gejala flu seperti sakit tenggorokan dan hidung tersumbat. Selain itu, jahe juga membantu mengurangi mual, yang sering kali menyertai flu.

Untuk membuat teh jahe, cukup rebus beberapa irisan jahe segar dalam air selama 10-15 menit. Setelah itu, saring dan tambahkan madu atau lemon sesuai selera. Teh jahe dapat diminum beberapa kali sehari untuk mendapatkan manfaat maksimal. Konsumsi jahe secara teratur dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat selama masa kehamilan.

Meskipun jahe umumnya aman, sebaiknya hindari mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan, terutama jika Mama mengalami masalah lambung.

3. Kunyit

Kunyit adalah rempah yang terkenal dengan sifat antiinflamasi dan antimikroba. Kunyit mengandung kurkumin, senyawa aktif yang memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk membantu meredakan gejala flu.

Mengonsumsi kunyit selama kehamilan dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan dalam tubuh.

Salah satu cara terbaik untuk mengonsumsi kunyit adalah dengan menambahkannya ke dalam susu hangat. Mama dapat membuat “golden milk” dengan mencampurkan satu sendok teh kunyit ke dalam segelas susu, tambahkan sedikit madu, dan sedikit lada hitam untuk meningkatkan penyerapan kurkumin.

Minuman ini tidak hanya menyehatkan tetapi juga dapat memberikan rasa hangat yang nyaman di tenggorokan. Walaupun kunyit termasuk aman untuk ibu hamil, tetapi sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan, ya, Ma.

4. Bawang putih

Bawang putih adalah bahan alami yang mudah ditemukan di dapur dan sering kali menjadi bahan penyedap masakan. Bawang putih memiliki sifat antivirus dan antibakteri.

Mengonsumsi bawang putih dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi, termasuk flu. Bawang putih juga dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan sirkulasi darah.

Mama dapat mengonsumsi bawang putih mentah dengan mencincangnya dan mencampurkannya ke dalam makanan atau salad. Alternatif lainnya adalah menambahkan bawang putih ke dalam masakan saat memasak sup atau tumisan.

Meskipun bawang putih aman untuk ibu hamil, beberapa orang mungkin mengalami gangguan pencernaan setelah mengonsumsinya dalam jumlah besar. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan reaksi tubuh dan mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar.

5. Sup ayam

Sup ayam merupakan sajian makanan yang hangat dan menenangkan yang dapat membantu meredakan gejala flu bagi ibu hamil.  Sup ayam mengandung nutrisi penting dan dapat memberikan hidrasi yang dibutuhkan tubuh saat flu. Selain itu, sup ayam juga dapat membantu melegakan tenggorokan dan hidung tersumbat.

Untuk membuat sup ayam, rebus potongan ayam dengan sayuran seperti wortel, seledri, dan bawang. Tambahkan bumbu seperti garam dan merica sesuai selera.

Sup ini tidak hanya memberikan rasa hangat tetapi juga nutrisi yang dibutuhkan tubuh selama masa pemulihan. Konsumsi sup ayam hangat secara teratur dapat membantu mempercepat proses penyembuhan.

Pastikan untuk menggunakan ayam yang segar dan memasak sup dengan baik untuk menghindari risiko kontaminasi. Jika Mama mengalami alergi atau memiliki masalah kesehatan tertentu, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi sup ayam.

6. Teh peppermint

Teh peppermint dapat membantu meredakan hidung tersumbat dan sakit tenggorokan. Aroma peppermint yang menyegarkan juga dapat memberikan efek relaksasi dan membantu mengurangi stres.

Peppermint memiliki sifat antispasmodik yang dapat membantu mengurangi gejala batuk dan ketidaknyamanan perut.

Untuk membuat teh peppermint, cukup seduh daun peppermint segar dalam air panas selama beberapa menit. Mama bisa menambahkan sedikit madu untuk memberikan rasa manis.

Meskipun teh peppermint termasuk obat alami untuk ibu hamil, sebaiknya tidak mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak, ya, Ma.

7. Teh chamomile

Teh chamomile dikenal karena kemampuannya menenangkan dan membantu tidur. Selain itu, chamomile juga memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu meredakan gejala flu.

Mengonsumsi teh chamomile dapat membantu meredakan sakit tenggorokan dan meningkatkan relaksasi, sehingga membantu ibu hamil merasa lebih baik.

Namun, penting diketahui beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi. Jika Mama memiliki riwayat alergi terhadap tanaman dari keluarga Asteraceae, seperti ragweed, sebaiknya hindari mengonsumsinya,

8. Air garam hangat

Berkumur dengan air garam hangat adalah cara sederhana namun efektif untuk meredakan sakit tenggorokan akibat flu. Air garam dapat membantu mengurangi pembengkakan dan membersihkan kuman di tenggorokan. Ini adalah pengobatan yang aman dan mudah dilakukan di rumah.

Studi di International Journal of Preventive Medicine tahun 2013 menemukan bahwa berkumur air garam mungkin lebih efektif untuk mencegah infeksi ulang dibandingkan vaksinasi flu. Berkumur air garam juga mampu meredakan peradangan pada kasus-kasus tertentu.

Untuk membuat larutan garam, campurkan satu sendok teh garam dalam segelas air hangat. Berkumurlah selama beberapa detik dan kemudian keluarkan. Lakukan ini beberapa kali sehari.

9. Cuka sari apel

Cuka sari apel mengandung polifenol, senyawa alami yang terdapat pada tanaman dan dikenal karena sifat antioksidannya. Polifenol ini berperan penting dalam membantu meredakan gejala pilek dan flu dengan melawan radikal bebas dan mendukung sistem kekebalan tubuh.

Untuk mendapatkan manfaatnya, Mama dapat mencampurkan 1-2 sendok makan cuka sari apel ke dalam segelas air atau teh hitam. Minuman ini bisa diminum 2-3 kali sehari atau digunakan sebagai obat kumur untuk membantu mengurangi iritasi tenggorokan.

10. Minyak kelapa

Minyak kelapa terkenal karena memiliki sifat antijamur, antibakteri, dan antivirus yang kuat. Kandungan asam laurat yang tinggi dalam minyak kelapa efektif dalam menghancurkan lapisan lipid yang melindungi virus.

Selain itu, asam laurat pada minyak kelapa juga mampu merusak selubung virus, menghambat proses pematangan virus, serta mencegah virus menempel pada membran sel inang. Minyak kelapa sangat aman dikonsumsi selama kehamilan.

Mama dapat menambahkan satu sendok minyak kelapa yang dapat dimakan ke dalam minuman panas untuk membantu meredakan gejala flu.

11. Kayu manis

Kayu manis merupakan rempah yang kaya akan senyawa antioksidan dan antimikroba, sehingga dapat berfungsi sebagai obat alami untuk meredakan flu, terutama bagi ibu hamil.

Senyawa aktif dalam kayu manis, seperti cinnamaldehyde, memiliki kemampuan untuk melawan infeksi dengan menghambat pertumbuhan bakteri dan virus yang sering menyebabkan flu.

Selain itu, sifat antiinflamasi kayu manis membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, yang sering terjadi saat seseorang terserang flu.

Carar mengonsumsinya tambahkan setengah sendok teh bubuk kayu manis ke dalam segelas susu hangat. Aduk hingga rata, dan minum sebelum tidur. Susu hangat dengan kayu manis tidak hanya membantu meredakan gejala flu, tetapi juga dapat memberikan kenyamanan dan membantu tidur lebih nyenyak.

12. Banyak konsumsi air putih

Banyak mengonsumsi air putih adalah salah satu cara paling sederhana dan efektif untuk meredakan flu, terutama bagi ibu hamil.

Air putih membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi, yang sangat penting saat mengalami flu, karena dehidrasi dapat memperburuk gejala seperti sakit tenggorokan dan hidung tersumbat.

Air putih juga membantu mengencerkan lendir di saluran pernapasan, memudahkan pengeluarannya, sehingga dapat meringankan gejala flu. Selain itu, dengan cukup minum air, tubuh dapat lebih efisien dalam mengeluarkan racun dan virus penyebab flu.

Dengan menjaga asupan air yang cukup, ibu hamil dapat mendukung proses pemulihan tubuh dari flu secara alami tanpa perlu bergantung pada obat-obatan kimia, yang kadang-kadang harus dihindari selama kehamilan.

Nah, demikianlah 12 obat flu alami untuk ibu hamil, aman tanpa bahan kimia. Semua obat alami ini bekerja dengan memperkuat sistem kekebalan tubuh, sehingga bisa menyembuhkan flu pada ibu hamil tanpa risiko efek samping bagi dirinya maupun janin. Segera berkonsultasi dengan dokter jika flu yang Mama alami tak kunjung sembuh!

Sumber : https://www.popmama.com/pregnancy/first-trimester/obat-flu-alami-untuk-ibu-hamil-00-tts1w-sfk66l

5 Tips Mengatur Keuangan buat Freelancer yang Penghasilannya Gak Pasti

5 Tips Mengatur Keuangan buat Freelancer yang Penghasilannya Gak Pasti

Menjadi freelancer menawarkan banyak keuntungan, mulai dari waktu kerja yang lebih fleksibel hingga kesempatan memilih proyek yang sesuai minat. Namun, di balik kebebasan tersebut ada tantangan yang gak bisa dianggap remeh, yaitu penghasilan yang berubah-ubah setiap bulan. Ada masa ketika proyek datang bertubi-tubi, tetapi ada juga periode yang lebih sepi sehingga pemasukan ikut menurun. Kondisi ini membuat pengelolaan keuangan menjadi jauh lebih penting dibanding sekadar mencatat pemasukan dan pengeluaran.

Kalau kamu bekerja sebagai freelancer, cara mengatur uang tentu berbeda dengan karyawan yang menerima gaji tetap setiap bulan. Kamu perlu mempersiapkan diri menghadapi bulan-bulan yang penghasilannya lebih kecil tanpa mengorbankan kebutuhan sehari-hari. Kabar baiknya, kondisi tersebut tetap bisa diatasi jika kamu memiliki strategi yang tepat. Berikut lima tips mengatur keuangan yang bisa membantu freelancer menjaga kondisi finansial tetap stabil.

1. Buat anggaran berdasarkan penghasilan terendah

Salah satu kesalahan yang cukup sering dilakukan freelancer adalah menyusun anggaran berdasarkan penghasilan tertinggi yang pernah diterima. Padahal, nominal tersebut belum tentu kembali didapatkan pada bulan berikutnya. Cara yang lebih aman adalah membuat anggaran berdasarkan rata-rata pemasukan terendah dalam beberapa bulan terakhir. Dengan begitu, kebutuhan utama tetap bisa terpenuhi meski proyek sedang berkurang.

Kalau ternyata bulan itu kamu mendapatkan penghasilan lebih besar, anggap selisihnya sebagai bonus, bukan alasan untuk meningkatkan pengeluaran. Dana tambahan tersebut bisa dialokasikan untuk tabungan, investasi, atau dana darurat. Cara ini membuat kondisi keuangan lebih stabil karena kamu gak bergantung pada pemasukan yang belum tentu datang setiap bulan. Hidup pun terasa lebih tenang meski pendapatan berubah-ubah.

2. Pisahkan rekening pribadi dan rekening kerja

Sebagai freelancer, pemasukan dari klien sering bercampur dengan uang untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau dibiarkan, kamu akan kesulitan mengetahui berapa sebenarnya pendapatan yang diperoleh dan berapa uang yang masih tersedia untuk kebutuhan pribadi. Karena itu, sebaiknya gunakan rekening terpisah untuk menerima pembayaran dari klien. Cara ini membuat arus kas menjadi lebih mudah dipantau.

Setelah menerima pembayaran, pindahkan sejumlah uang ke rekening pribadi sesuai anggaran bulanan yang sudah ditentukan. Sisanya bisa digunakan untuk biaya operasional, pajak, atau ditabung sebagai cadangan ketika proyek sedang sepi. Kebiasaan ini membuat pengelolaan keuangan terasa lebih rapi dan profesional. Kamu juga akan lebih mudah mengevaluasi perkembangan pendapatan dari waktu ke waktu.

3. Bangun dana darurat lebih besar dari pekerja bergaji tetap

Karena penghasilan freelancer gak selalu stabil, dana darurat menjadi salah satu prioritas yang perlu dipersiapkan. Idealnya, dana ini mampu menutupi kebutuhan hidup selama beberapa bulan jika sewaktu-waktu proyek berkurang atau berhenti sementara. Dana darurat memberikan rasa aman sehingga kamu gak perlu panik ketika pemasukan menurun. Keputusan finansial pun bisa diambil dengan lebih tenang.

Mulailah menyisihkan sebagian penghasilan setiap kali menerima pembayaran dari klien. Gak perlu langsung dalam jumlah besar, yang terpenting adalah konsisten. Simpan dana tersebut di tempat yang mudah diakses tetapi gak tercampur dengan uang belanja sehari-hari. Semakin cepat dana darurat terkumpul, semakin kuat pula kondisi keuanganmu enghadapi situasi yang gak terduga.

4. Jangan langsung menghabiskan penghasilan besar

Saat mendapatkan proyek bernilai tinggi, rasa ingin memberi hadiah untuk diri sendiri memang wajar. Namun, hindari kebiasaan langsung meningkatkan gaya hidup hanya karena pemasukan sedang naik. Ingat, bulan depan belum tentu ada proyek dengan nilai yang sama. Pengeluaran yang ikut naik akan sulit diturunkan ketika penghasilan kembali normal.

Lebih bijak jika penghasilan besar dimanfaatkan untuk memperkuat kondisi finansial terlebih dahulu. Tambahkan tabungan, dana darurat, atau modal untuk mengembangkan kemampuan kerja, seperti membeli perangkat baru atau mengikuti pelatihan. Cara ini membuat setiap pemasukan besar memberikan manfaat jangka panjang. Kamu pun lebih siap menghadapi fluktuasi pekerjaan sebagai freelancer.

5. Catat semua pemasukan dan pengeluaran secara rutin

Karena jumlah proyek bisa berbeda setiap bulan, freelancer perlu lebih disiplin mencatat arus keuangan. Tuliskan setiap pembayaran yang diterima, kapan proyek selesai, serta seluruh pengeluaran yang berkaitan dengan pekerjaan maupun kebutuhan pribadi. Catatan ini akan membantumu melihat pola pendapatan dan mengetahui bulan-bulan yang biasanya lebih ramai atau lebih sepi.

Selain itu, pencatatan juga memudahkanmu membuat target keuangan yang lebih realistis. Kamu bisa mengevaluasi apakah penghasilan sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan atau masih perlu mencari proyek tambahan. Semakin lengkap data yang dimiliki, semakin mudah pula mengambil keputusan finansial. Kebiasaan sederhana ini menjadi fondasi penting bagi freelancer yang ingin memiliki kondisi keuangan yang sehat.

Menjadi freelancer memang menuntut kemampuan mengelola keuangan yang lebih disiplin. Penghasilan yang gak tetap bukan berarti kondisi finansial harus selalu gak menentu. Selama kamu memiliki anggaran yang realistis, membangun dana darurat, dan mengendalikan pengeluaran, kehidupan finansial tetap bisa berjalan dengan baik. Kuncinya adalah mempersiapkan diri saat pemasukan sedang tinggi agar tetap aman ketika proyek berkurang.

Kalau kamu baru memulai karier sebagai freelancer, jangan menunggu sampai penghasilan besar untuk mulai mengatur keuangan. Bangun kebiasaan baik sejak sekarang, sekecil apa pun nominal yang diterima. Disiplin mencatat, menabung, dan memisahkan uang pribadi dari uang kerja akan memberikan manfaat besar dalam jangka panjang. Dengan begitu, kamu bisa menikmati fleksibilitas sebagai freelancer tanpa harus terus-menerus merasa cemas terhadap kondisi keuangan setiap bulan.

Sumber : https://www.idntimes.com/business/finance/5-tips-mengatur-keuangan-buat-freelancer-yang-penghasilannya-gak-pastic1c2-01-rnn9f-n68q4y

Prancis Segera Legalkan Aturan Pasien Akhiri Hidup Secara Medis

Prancis Segera Legalkan Aturan Pasien Akhiri Hidup Secara Medis

Liputan6.com, Paris – Prancis semakin dekat menjadi salah satu negara yang melegalkan hak untuk meninggal dengan bantuan medis (assisted dying) setelah parlemen menyetujui rancangan undang-undang yang didukung Presiden Emmanuel Macron.

Jika nantinya disahkan oleh Dewan Konstitusi, regulasi tersebut akan menjadi salah satu reformasi sosial terbesar di negara itu dalam lebih dari satu dekade terakhir.

Dikutip dari Channel News Asia, Jumat (17/7/2026), Macron sebelumnya berjanji akan mendorong lahirnya undang-undang mengenai assisted dying setelah kembali terpilih sebagai presiden untuk masa jabatan kedua pada 2022. Kebijakan ini dinilai sebagai salah satu perubahan sosial paling signifikan sejak Prancis melegalkan pernikahan sesama jenis pada 2012.

Melalui unggahan di platform X, Macron menyatakan bahwa komitmen yang ia buat kepada rakyat Prancis akhirnya berhasil diwujudkan.

“Saya berjanji pada 2022 untuk membuka jalan ini bersama rakyat Prancis. Dengan keseriusan, kerendahan hati, dan penghormatan penuh terhadap demokrasi, komitmen itu kini telah dipenuhi,” tulis Macron.

Apabila Dewan Konstitusi menyatakan undang-undang tersebut sesuai dengan konstitusi, Prancis akan bergabung dengan sejumlah negara seperti Belanda, Belgia, Swiss, dan Kanada yang telah lebih dulu melegalkan assisted dying.

Rancangan undang-undang tersebut sebelumnya lolos dengan mudah di Majelis Nasional. Namun, Senat yang didominasi partai-partai konservatif menolaknya. Meski demikian, pemerintah memanfaatkan ketentuan konstitusi yang memungkinkan Majelis Nasional memberikan persetujuan akhir tanpa harus memperoleh restu dari Senat.

Perdana Menteri Sebastien Lecornu kemudian meminta Dewan Konstitusi untuk meninjau kembali isi undang-undang tersebut sebelum resmi diberlakukan. Pemerintah menilai minimnya pembahasan di Senat membuat naskah akhir belum sepenuhnya mengakomodasi aspirasi para pendukung maupun kekhawatiran pihak yang menolak penerapannya.

Dewan Konstitusi memiliki kewenangan untuk menyatakan suatu undang-undang sah atau tidak. Dalam kondisi tertentu, lembaga tersebut bahkan dapat membatalkan seluruh isi undang-undang atau memberikan catatan terhadap pasal-pasal tertentu.

Sejumlah tokoh dari Partai Republik yang menguasai Senat tetap menentang kebijakan tersebut. Di antaranya Ketua Senat Gerard Larcher dan mantan Menteri Dalam Negeri Bruno Retailleau yang sejak awal menyuarakan penolakan terhadap legalisasi assisted dying.

Siapa yang Berhak Mengajukan?

Undang-undang ini memberikan hak untuk mengakhiri hidup dengan bantuan medis kepada orang dewasa yang menderita penyakit yang tidak dapat disembuhkan.

Pemohon harus mampu menyampaikan keinginannya secara bebas dan sadar, serta mengalami penderitaan fisik yang berat. Rasa sakit tersebut harus tidak lagi dapat diatasi melalui pengobatan atau dianggap tidak tertahankan oleh pasien, termasuk jika pasien memilih menghentikan atau menolak pengobatan.

Seorang dokter akan memverifikasi apakah pasien memenuhi seluruh persyaratan. Setelah itu, sebuah panel akan melakukan penilaian sebelum dokter mengambil keputusan akhir. Pasien juga berhak membatalkan persetujuannya kapan saja sebelum prosedur dilakukan.

Dalam pelaksanaannya, pasien diwajibkan memberikan sendiri obat yang mengakhiri hidupnya. Namun, bagi pasien yang secara fisik tidak mampu melakukannya, tenaga kesehatan dapat memberikan bantuan sesuai ketentuan yang berlaku.

Agnes Firmin Le Bodo, anggota parlemen dari kubu tengah-kanan sekaligus mantan Menteri Kesehatan yang ikut menyusun rancangan undang-undang tersebut pada 2024, menilai regulasi ini akan disahkan karena telah disusun secara seimbang dan mempertimbangkan berbagai kepentingan.

Sebaliknya, Christophe Bentz dari partai sayap kanan National Rally menilai aturan tersebut sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan penyalahgunaan dalam praktiknya.

Polemik mengenai legalisasi assisted dying masih terus berlangsung di Prancis. Meski mendapat dukungan luas dari kelompok yang memperjuangkan hak pasien untuk menentukan akhir hidupnya, kebijakan tersebut juga menuai penolakan dari kalangan konservatif yang mengkhawatirkan dampak etis dan potensi penyalahgunaannya.

Sumber : https://www.liputan6.com/global/read/8247517/prancis-segera-legalkan-aturan-pasien-akhiri-hidup-secara-medis

Dari Roti hingga Ketan, Ini Ide Sarapan yang Bikin Ketagihan

Dari Roti hingga Ketan, Ini Ide Sarapan yang Bikin Ketagihan

Sarapan tidak melulu harus berupa nasi atau menu gurih. Sesekali, sajian manis seperti roti bakar, pisang goreng, hingga ketan keju juga bisa jadi pilihan untuk membuka hari, terutama saat punya waktu lebih santai di pagi hari.

Berbagai menu ini memakai bahan yang cukup familiar dan bisa dikreasikan sesuai selera. Tambahan meses, keju, dan Kental Manis Frisian Flag sebagai topping pun membuat rasanya semakin creamy dan legit.

Mulai dari roti bakar hingga ketan keju, berikut lima inspirasi sarapan manis yang bisa kamu coba di rumah.

1. Roti Bakar Coklat Keju

Roti bakar cocok jadi pilihan saat ingin menyiapkan sarapan tanpa banyak langkah. Perpaduan roti hangat, meses coklat, keju, dan Kental Manis Frisian Flag menghadirkan rasa manis dan gurih yang sulit ditolak.

Bahan:

  • 4 lembar roti tawar

  • Margarin secukupnya

  • Meses coklat secukupnya

  • Keju parut secukupnya

  • Kental Manis Frisian Flag

Cara membuat:

1. Olesi kedua sisi roti tawar dengan margarin.

2. Panggang roti di atas teflon hingga kedua sisinya kecoklatan.

3. Angkat roti, lalu tambahkan meses cokelat dan keju parut.

4. Tuangkan Kental Manis Frisian Flag sebagai topping.

5. Potong roti sesuai selera dan sajikan selagi hangat.

2. Pisang Goreng Keju

Pisang goreng hangat juga bisa jadi pilihan sarapan manis. Bagian luarnya renyah, sedangkan bagian dalamnya tetap lembut. Tambahan keju parut dan Kental Manis Frisian Flag membuat rasanya semakin gurih dan legit.

Bahan:

  • 5 buah pisang kepok atau pisang raja

  • Tepung pisang goreng instan secukupnya

  • Air secukupnya

  • Minyak untuk menggoreng

  • Keju parut secukupnya

  • Kental Manis Frisian Flag secukupnya

Cara membuat:

1. Kupas dan belah pisang sesuai selera.

2. Campurkan tepung pisang goreng instan dengan air hingga membentuk adonan yang agak kental.

3. Celupkan pisang ke dalam adonan hingga seluruh permukaannya terlapisi.

4. Goreng pisang dalam minyak panas hingga matang dan berwarna kuning keemasan.

5. Angkat dan tiriskan, lalu tambahkan keju parut serta Kental Manis Frisian Flag di atasnya.

3. Singkong Goreng Keju

Selain pisang, singkong juga bisa diolah menjadi menu sarapan dengan rasa manis dan gurih. Teksturnya yang empuk di bagian dalam dan sedikit garing di luar terasa makin nikmat saat disajikan bersama keju dan Kental Manis Frisian Flag.

Bahan:

  • 500 gram singkong, kupas dan potong

  • Garam secukupnya

  • Air untuk merebus

  • Minyak untuk menggoreng

  • Keju parut secukupnya

  • Kental Manis Frisian Flag secukupnya

Cara membuat:

1. Rebus singkong bersama sedikit garam hingga empuk.

2. Angkat dan tiriskan singkong.

3. Goreng singkong hingga bagian luarnya berwarna keemasan dan sedikit garing.

4. Angkat, lalu tata singkong di atas piring saji.

5. Tambahkan keju parut dan Kental Manis Frisian Flag sebelum disajikan.

4. Martabak Manis Mini

Martabak manis mini bisa bikin suasana sarapan bersama keluarga terasa lebih seru. Ukurannya yang kecil membuatnya lebih mudah disantap, sementara pilihan topping-nya bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.

Bahan:

  • Adonan martabak mini siap pakai atau pancake mix instan

  • Margarin secukupnya

  • Meses cokelat secukupnya

  • Keju parut secukupnya

  • Kacang cincang, bila suka

  • Kental Manis Frisian Flag secukupnya

Cara membuat:

1. Tuangkan adonan ke atas teflon atau cetakan martabak mini.

2. Masak hingga permukaannya mulai berpori dan bagian bawahnya matang.

3. Angkat, lalu olesi permukaannya dengan margarin.

4. Tambahkan meses, keju parut, atau kacang cincang sesuai selera.

5. Tuangkan Kental Manis Frisian Flag sebagai topping dan sajikan selagi hangat.

5. Ketan Keju Kental Manis

Bagi kamu yang ingin sarapan dengan tekstur lebih padat, ketan keju bisa jadi pilihan. Ketan yang pulen berpadu dengan keju parut dan Kental Manis Frisian Flag, menghasilkan rasa gurih, creamy, dan legit dalam satu sajian.

Bahan:

  • 250 gram beras ketan putih

  • 150 ml santan

  • Sejumput garam

  • Keju parut secukupnya

  • Kental Manis Frisian Flag secukupnya

Cara membuat:

1. Rendam beras ketan selama kurang lebih dua jam, lalu tiriskan.

2. Kukus beras ketan hingga setengah matang.

3. Angkat, kemudian campurkan ketan dengan santan dan sedikit garam.

4. Kukus kembali hingga ketan matang dan pulen.

5. Tata ketan di atas piring, lalu tambahkan keju parut dan Kental Manis Frisian Flag sebagai topping.

6. Sarapan manis bisa jadi pilihan saat kamu ingin menikmati menu yang berbeda dari biasanya. Dari roti hingga ketan, berbagai sajian ini bisa dikreasikan sesuai bahan dan topping favorit di rumah.

7. Tambahkan Kental Manis Frisian Flag sebagai topping untuk membuat sajian terasa semakin creamy dan legit. Temukan juga berbagai inspirasi resep lainnya dengan Kental Manis Frisian Flag

Sumber : https://kumparan.com/kumparanfood/dari-roti-hingga-ketan-ini-ide-sarapan-yang-bikin-ketagihan-27lF6XfMikB

Spesies Baru Monyet Berbibir Oranye Ditemukan di Kongo

Spesies Baru Monyet Berbibir Oranye Ditemukan di Kongo

Spesies baru monyet dengan bercak mencolok berwarna jingga krem di sekitar mulut ditemukan di kawasan hutan hujan Republik Demokratik Kongo. Primata bernama ilmiah Colobus congoensis itu menjadi spesies monyet baru kelima yang ditemukan di Afrika dalam 75 tahun terakhir.

Masyarakat Balanga yang tinggal di sekitar habitatnya mengenal monyet tersebut sebagai Likweli. Peneliti menjelaskan temuan ini dalam studi yang terbit di jurnal PLOS One pada 15 Juli 2026.

Colobus congoensis memiliki tubuh yang didominasi bulu hitam. Bercak jingga krem mengelilingi mulut, filtrum, dan sebagian bawah hidungnya sehingga membentuk pola menyerupai topeng. Ciri lainnya mencakup bulu yang memantulkan cahaya, rambut hitam panjang di wajah, telinga besar yang terlipat, serta bercak putih di sekitar anus.

Kisah penemuan primata itu bermula dari sebuah foto buram pada 2008. Tim Lukuru Wildlife Research Foundation yang menjelajahi hutan di sekitar Taman Nasional Lomami memotret seekor monyet yang sebagian tubuhnya tertutup objek lain.

Meski foto itu tidak jelas, tim lapangan menduga mereka melihat jenis monyet yang belum pernah didokumentasikan ilmuwan. Bukti yang lebih kuat baru muncul satu dekade kemudian ketika seorang peneliti lapangan kembali memotretnya pada November 2018.

Peneliti kemudian mendokumentasikan monyet tersebut di sejumlah lokasi lain. Sepanjang 2018 hingga 2022, tim mencatat 114 perjumpaan dalam wilayah sebaran yang diperkirakan hanya mencapai 1.700 kilometer persegi.

“Penemuan ini terasa menarik sekaligus sangat personal, menunjukkan keanekaragaman hayati luar biasa di tanah air saya dan betapa banyak kekayaan alam yang masih belum terdokumentasi,” kata Junior Amboko, salah satu penulis korespondensi penelitian tersebut, dalam pernyataan resmi.

Primata pemalu yang jarang terlihat
Colobus congoensis tergolong sulit diamati karena bersifat pemalu dan lebih sering bersembunyi di bagian tengah hingga atas kanopi hutan. Peneliti mewawancarai warga dari 52 desa di sekitar habitatnya. Hanya masyarakat di delapan desa yang mengaku pernah melihat monyet itu.

Hasil pengamatan menunjukkan spesies tersebut hidup dalam kelompok beranggotakan satu hingga 20 individu. Rata-rata jumlah anggotanya sekitar 6,2 ekor. Monyet ini juga kerap bergerak bersama beberapa spesies primata lain.

Sebagian besar perjumpaan terjadi di hutan berkanopi tinggi dan rapat yang tumbuh di atas tanah liat. Sebanyak 104 dari 114 deteksi tercatat dalam jarak 10 kilometer dari Sungai Lomami.

Wilayah hidupnya berada di antara Sungai Lomami dan Sungai Kongo atau Lualaba, tepatnya di Provinsi Tshopo dan Maniema, bagian timur-tengah Republik Demokratik Kongo. Sungai dan perbedaan tipe hutan diduga mengisolasi populasinya secara alami.

“Penemuan Colobus congoensis merupakan kemenangan ilmiah sekaligus pengingat bahwa beberapa makhluk paling langka di Bumi dapat menghilang sebelum dunia mengetahui keberadaan mereka,” ujar Kate Detwiler, penulis korespondensi dan profesor madya ilmu biologi dari Charles E Schmidt College of Science di Florida Atlantic University.

Terancam kehilangan habitat

Masyarakat setempat mengatakan pemburu tidak secara khusus mengincar Colobus congoensis. Namun, wilayah sebarannya yang kecil, populasinya yang diperkirakan terbatas, konversi hutan, dan potensi peningkatan tekanan perburuan menimbulkan kekhawatiran.

Peneliti mencatat sedikitnya 15 desa baru muncul di dekat zona penyangga Taman Nasional Lomami sepanjang 2015 hingga 2023. Pertumbuhan permukiman dapat memperbesar tekanan terhadap petak-petak hutan dataran tinggi yang menjadi habitat utama spesies tersebut.

Tim peneliti mengusulkan agar Colobus congoensis memperoleh klasifikasi awal Terancam Punah atau Endangered dalam Daftar Merah International Union for Conservation of Nature. Mereka menilai perlindungan Taman Nasional Lomami dan pelibatan masyarakat lokal dalam pencegahan perburuan menjadi langkah utama untuk menjaga kelangsungan spesies ini.

Sumber : https://kumparan.com/kumparansains/spesies-baru-monyet-berbibir-oranye-ditemukan-di-kongo-27nfJUy42rg

3 Rekomendasi Parfum Lokal untuk Pria yang Ingin Tampil Beda di Tongkrongan

3 Rekomendasi Parfum Lokal untuk Pria yang Ingin Tampil Beda di Tongkrongan

Kediri – Memilih parfum bukan hanya soal wangi. Aroma yang tepat juga dapat membantu menciptakan kesan pertama, meningkatkan rasa percaya diri, dan menjadi ciri khas yang mudah diingat oleh orang lain.

Jika Anda sedang mencari parfum pria dengan karakter yang berbeda dari kebanyakan, berikut tiga rekomendasi parfum dari Umair yang layak dipertimbangkan.

1. Umair Active Core – Segar dan Energik

Bagi Anda yang menyukai aktivitas di luar ruangan, sering nongkrong bersama teman, atau rutin berolahraga, Umair Active Core bisa menjadi pilihan yang tepat.

Parfum ini memadukan aroma jasmine dan bergamot sehingga menghasilkan kesan segar, bersih, dan nyaman dipakai sepanjang hari. Wanginya tidak berlebihan sehingga cocok digunakan dalam berbagai suasana, baik santai maupun semi formal.

Menggunakan jenis Extrait de Parfum, Active Core memiliki konsentrasi parfum yang lebih tinggi sehingga aroma dapat bertahan lebih lama. Dikemas dalam botol 30 ml dengan hardcase tebal yang memberikan kesan premium sekaligus aman saat dibawa bepergian.

Cocok untuk:

  • Nongkrong bersama teman
  • Olahraga
  • Aktivitas harian
  • Kuliah atau bekerja

2. Umair Hustbeast – Aroma Unik yang Mudah Diingat

Jika Anda ingin tampil berbeda dari orang lain, Umair Hustbeast menawarkan karakter aroma yang tidak pasaran.

Perpaduan mandarin essence, bergamot, dan musk menghasilkan aroma yang mengingatkan pada nuansa rempah seperti kunyit asam. Karakter ini memberikan identitas yang unik sehingga cocok bagi Anda yang ingin meninggalkan kesan berbeda saat bertemu banyak orang.

Dengan jenis Extrait de Parfum, Hustbeast memiliki ketahanan aroma yang baik untuk menemani aktivitas seharian.

Cocok untuk:

  • Nongkrong
  • Acara komunitas
  • Berkumpul bersama teman
  • Pengguna yang menyukai aroma rempah yang khas

3. Umair Morning Blaaarrr – Tobacco dan Honey yang Maskulin

Untuk Anda yang menyukai aroma maskulin dengan sentuhan berbeda, Umair Morning Blaaarrr patut dicoba.

Parfum ini mengombinasikan aroma tobacco dan honey, menghasilkan karakter yang kuat namun tetap terasa segar. Perpaduan tersebut menciptakan kesan berani, dewasa, dan percaya diri tanpa terasa terlalu berat.

Menggunakan formula Extrait de Parfum, Morning Blaaarrr cocok digunakan pada sore hingga malam hari ketika ingin tampil lebih berkarakter.

Cocok untuk:

  • Nongkrong malam
  • Kencan
  • Acara santai
  • Pria yang menyukai aroma tobacco modern

Ketahanan Aroma

Ketiga parfum Umair menggunakan jenis Extrait de Parfum dengan klaim ketahanan aroma hingga 12 jam pada kondisi penggunaan normal. Lama ketahanan dapat berbeda pada setiap orang karena dipengaruhi oleh jenis kulit, suhu lingkungan, dan tingkat aktivitas.

Selain itu, seluruh parfum Umair telah berlabel halal, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengguna yang memperhatikan aspek tersebut.

Kalau loe pengen jadi pusat perhatian saat nongkrong, semuanya bisa dimulai dari memilih parfum yang tepat. Ketiga parfum di atas punya karakter yang berbeda-beda, jadi tinggal pilih mana yang paling sesuai dengan kepribadian loe. Yang jelas, Umair Active Core, Umair Hustbeast, dan Umair Morning Blaaarrr layak masuk daftar parfum yang wajib loe coba.