10 Manfaat Jus Semangka, Tak Kalah Manis dengan Rasanya

10 Manfaat Jus Semangka, Tak Kalah Manis dengan Rasanya

Manfaat jus semangka sebagai pelepas dahaga tidak perlu diragukan, apalagi saat cuaca terik. Namun, tidak hanya itu saja, masih banyak manfaat lain dari jus semangka untuk kesehatan tubuh yang dapat diperoleh berkat tingginya kandungan air, vitamin, mineral, dan antioksidan.  

Minum segelas jus semangka di siang hari merupakan pilihan sehat untuk menyegarkan tenggorokan. Selain kaya manfaat karena kandungan nutrisinya yang melimpah, jus semangka juga memiliki rasa manis alami yang lebih nikmat dibandingkan jenis minuman lainnya.

Untuk nutrisinya, jus semangka mengandung karbohidrat, protein, serat, vitamin A, vitamin C, kalium, fosfor, kalsium, magnesium, serta likopen dan cucurbitacin E yang berperan sebagai antioksidan. Jumlah kalori jus semangka juga rendah. Di dalam satu gelas ukuran 200 ml hanya mengandung sekitar 72 kalori!

Kebaikan di Balik Segelas Jus Semangka

Nutrisi yang melimpah membuat manfaat jus semangka untuk kesehatan tubuh begitu menakjubkan. Hanya dengan mengonsumsi segelas jus semangka murni tanpa tambahan susu atau gula, kamu bisa memperoleh beragam manfaat berikut ini:

1. Menghidrasi tubuh

Air merupakan penyusun utama buah semangka sehingga baik untuk menghidrasi tubuh. Tubuh yang terhidrasi dengan baik memungkinkan seluruh organ berfungsi dengan normal dan kamu pun bisa beraktivitas dengan lancar.

Namun, meski kaya akan air dan rasanya enak, kamu tidak boleh menjadikan jus semangka sebagai pengganti air putih untuk memenuhi kebutuhan cairan harian ya. Soalnya, jus semangka masih mengandung kalori yang jika dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan kenaikan berat badan.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh

Vitamin C mampu mendukung sistem kekebalan tubuh dan melawan kuman penyebab infeksi. Makanya, biar tubuh tidak mudah sakit, kamu perlu mencukupi asupan vitamin C harian. Nah, jus semangka merupakan salah satu sumber vitamin C yang murah dan mudah didapat.

3. Melancarkan pencernaan

Selain menghidrasi tubuh, kandungan air, biji dan serat dalam jus semangka juga bisa melancarkan pencernaanmu lho. Air dan serat berperan penting dalam menjaga pergerakan usus agar tetap teratur dan membantu memecah makanan sehingga tubuh bisa menyerap semua nutrisi.

4. Menjaga kesehatan kulit

Ingin punya kulit yang sehat dan tampak awet muda? Cobalah minum jus semangka. Soalnya, semangka kaya akan nutrisi yang baik untuk kesehatan kulit, seperti vitamin A, vitamin B6, vitamin C, dan likopen.

Vitamin C mampu meningkatkan produksi kolagen, sedangkan vitamin A mampu memperbaiki sel-sel kulit yang rusak dan mencegah kulit kering. Sementara itu, vitamin B6 diketahui bagus untuk merawat kulit berjerawat dan likopen bisa mencegah kulit terbakar akibat paparan sinar matahari berlebih.

5. Menjaga kesehatan mata

Tidak hanya memberi warna cerah pada jus semangka, likopen juga mampu membuat penglihatanmu tetap jernih. Jenis antioksidan ini dapat mencegah atau memperlambat pembentukan katarak, bahkan diyakini bisa menurunkan risiko terjadinya degenerasi makula.

Manfaat jus semangka untuk mata ini juga berkat vitamin A yang baik untuk kesehatan retina dan penglihatan dalam cahaya redup.

6. Mengendalikan berat badan

Kalau dikonsumsi secukupnya, manfaat jus semangka bisa mengendalikan berat badan. Kandungan air yang tinggi dalam semangka dapat memberikan sensasi kenyang lebih lama, bahkan hingga 90 menit setelah mengonsumsinya. Hal ini membuat asupan kalori harianmu bisa lebih terkontrol.

7. Meredakan nyeri otot

Sering mengalami nyeri otot setelah berolahraga? Kamu bisa nih, mengonsumsi jus semangka untuk mengatasinya. Bahkan, beberapa atlet juga minum jus semangka setelah bertanding untuk memulihkan otot mereka.

Semangka diketahui mengandung asam amino citrulline yang mampu mengurangi penumpukan laktat penyebab nyeri otot. Selain itu, senyawa ini juga membantu tubuh memproduksi nitrogen oksida untuk meningkatkan aliran darah dan fungsi otot.

8. Mengendalikan kadar gula darah

Meski indeks glikemiknya tinggi, beban glikemik semangka tergolong rendah. Beban glikemik menunjukkan seberapa besar karbohidrat dalam satu porsi makanan mampu meningkatkan gula darah. Ini artinya, jus semangka tidak menyebabkan peningkatan gula darah yang signifikan karena beban glikemiknya rendah.

Asalkan dikonsumsi tidak berlebihan atau cukup 1 gelas per hari, jus semangka bisa menjadi alternatif pengganti minuman manis yang tidak membuat kadar gula darahmu melonjak naik.

9. Menjaga kesehatan jantung

Minum jus semangka bikin jantung sehat? Kok bisa? Jadi, jus semangka mengandung likopen yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol jahat dalam darah. Jika tekanan darah dan kolesterol selalu terkontrol, kesehatan jantung pun akan selalu terjaga.

10. Menurunkan risiko terjadinya kanker

Antioksidan dalam jus semangka, yaitu likopen dan cucurbitacin E, juga bersifat antikanker. Kedua antioksidan ini bisa menghambat pertumbuhan beberapa jenis kanker, seperti kanker prostat dan kanker usus besar. Namun, manfaat jus semangka ini masih memerlukan uji klinis lebih lanjut.

Aneka manfaat jus semangka ini tidak hanya bisa kamu dapat dari daging buahnya saja, tetapi juga bijinya. Biji semangka kaya akan magnesium, folat, dan asam lemak yang diperlukan agar fungsi tubuh tetap normal. Jadi, mulai sekarang, ikut sertakan bijinya saat memblender buah semangka menjadi jus ya.

Dalam mengolah jus semangka, sebaiknya tidak menambahkan gula atau susu kental manis agar kalorinya tidak bertambah. Nah, supaya rasanya manis, pilihlah buah semangka yang matang sempurna. Kematangan semangka bisa dilihat dari adanya bercak kuning atau krem pada kulitnya serta berat buah saat ditimbang.

Sumber : https://www.alodokter.com/10-manfaat-jus-semangka-tak-kalah-manis-dengan-rasanya

Pepes Tahu, Makanan Tradisional yang Lezat dan Kaya Manfaat

Pepes Tahu, Makanan Tradisional yang Lezat dan Kaya Manfaat

Pepes tahu merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang tidak hanya lezat, tetapi juga kaya nutrisi. Hidangan ini dibuat dari tahu yang dicampur bumbu rempah, dibungkus daun pisang, lalu dikukus hingga matang. Karena tidak digoreng, pepes tahu lebih rendah minyak dan kalori dibandingkan olahan tahu lainnya.

Sebagai bahan utama, tahu merupakan sumber protein nabati yang baik. Selain itu, pepes tahu juga mengandung berbagai vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Kandungan gizinya pun dapat semakin lengkap jika ditambahkan bahan lain, seperti jamur, daun kemangi, daun bawang, atau aneka sayuran.

Kandungan Nutrisi Pepes Tahu

Dalam sekitar 100 gram pepes tahu yang diolah dengan bumbu alami tanpa digoreng terdapat 80–90 kalori dan beberapa nutrisi berikut:

  • 9–10 gram protein
  • 4–5 gram lemak
  • 1–2 gram karbohidrat
  • 200–250 milligram kalsium
  • 150–200 milligram fosfor
  • 40–60 milligram magnesium
  • 40–60 milligram kalium
  • 2–3 milligram zat besi

Selain itu, pepes tahu juga mengandung vitamin B kompleks yang berperan dalam metabolisme energi. Jika ditambahkan daun kemangi, cabai, atau sayuran lain, hidangan ini juga dapat mengandung vitamin C, serat, serta isoflavon, yaitu senyawa antioksidan alami yang berasal dari kedelai.

Manfaat Pepes Tahu bagi Kesehatan

Berkat kandungan nutrisinya, pepes tahu dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan, di antaranya:

1. Membantu memenuhi kebutuhan protein

Pepes tahu merupakan sumber protein nabati yang baik untuk tubuh. Protein dibutuhkan untuk membangun dan memperbaiki jaringan, menjaga massa otot, mendukung proses penyembuhan, serta membantu pembentukan enzim dan hormon yang berperan dalam berbagai fungsi tubuh.

2. Menjaga kesehatan tulang

Kandungan kalsium, fosfor, dan magnesium dalam pepes tahu berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang dan gigi. Asupan mineral yang cukup juga dapat membantu mempertahankan kekuatan tulang sehingga menurunkan risiko osteoporosis, terutama jika diimbangi dengan olahraga dan asupan vitamin D.

3. Membantu mencegah anemia

Pepes tahu mengandung zat besi yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Agar penyerapannya lebih optimal, pepes tahu dapat dikonsumsi bersama makanan yang kaya vitamin C, seperti tomat, paprika, atau buah jeruk.

4. Membantu menjaga berat badan

Pepes tahu termasuk makanan yang relatif rendah kalori, tetapi tinggi protein sehingga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama. Hal ini dapat membantu mengurangi keinginan untuk makan berlebihan atau ngemil di antara waktu makan, sehingga baik dijadikan salah satu pilihan menu saat menjaga berat badan.

5. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Pepes tahu yang dipadukan dengan sayuran atau jamur mengandung serat yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan saluran cerna. Serat dapat membantu melancarkan buang air besar, menjaga keseimbangan bakteri baik di usus, serta mengurangi risiko sembelit apabila dikonsumsi secara rutin sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.

6. Menjaga kesehatan jantung

Kandungan kalsium, fosfor, dan magnesium dalam pepes tahu berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang dan gigi. Asupan mineral yang cukup juga dapat membantu mempertahankan kekuatan tulang sehingga menurunkan risiko osteoporosis, terutama jika diimbangi dengan olahraga dan asupan vitamin D.

Cara Mengolah Pepes Tahu

Pepes tahu cukup mudah dibuat di rumah dengan bahan-bahan yang sederhana. Selain menghasilkan cita rasa yang lezat, proses memasaknya yang dikukus juga membantu mengurangi penggunaan minyak sehingga lebih sehat.

Berikut ini adalah bahan-bahan dan cara mengolah pepes tahu yang bisa Anda lakukan:

Bahan-bahan

  • 300 gram tahu putih
  • 4 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 3 buah cabai merah (sesuai selera)
  • 2 butir kemiri
  • 1 batang daun bawang, iris
  • 10 gram daun kemangi
  • 50 gram wortel parut (opsional)
  • 50 gram jamur cincang (opsional)
  • 1 butir telur (opsional)
  • 1 sdt garam
  • ½ sdt gula
  • ½ sdt kaldu bubuk
  • Daun pisang dan lidi secukupnya

Cara membuat

  • Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai, dan kemiri hingga lembut.
  • Hancurkan tahu, lalu campurkan dengan bumbu yang telah dihaluskan. Tambahkan garam, gula, kaldu bubuk, daun bawang, daun kemangi, wortel, jamur, dan telur, kemudian aduk hingga merata.
  • Ambil secukupnya adonan, letakkan di atas daun pisang yang telah dilayukan, lalu bungkus dan sematkan kedua ujungnya menggunakan lidi.
  • Kukus pepes tahu selama 25–30 menit hingga matang dan harum.
  • Angkat dan diamkan selama 2–3 menit. Jika perlu, panggang selama 5–10 menit agar aroma daun pisang lebih harum.
  • Sajikan pepes tahu selagi hangat.

Jika Anda memiliki alergi kedelai, penyakit ginjal, atau sedang menjalani pola makan tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui porsi konsumsi pepes tahu yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Anda juga bisa memanfaatkan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER kapan saja tanpa perlu ke rumah sakit untuk mengetahui apakah pepes tahu cocok dijadikan bagian dari pola makan Anda. Dokter juga dapat memberikan saran mengenai porsi konsumsi, cara mengolah pepes tahu yang lebih sehat, serta rekomendasi menu yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan Anda.

Sumber : https://www.alodokter.com/pepes-tahu-makanan-tradisional-yang-lezat-dan-kaya-manfaat

Minuman Gula Aren: Berbahaya atau Tidak?

Minuman Gula Aren: Berbahaya atau Tidak?

Minuman dengan gula aren makin sering muncul di mana-mana. Mulai dari kopi susu sampai minuman kekinian lainnya. Rasanya yang khas dan kesan “lebih alami” bikin banyak orang menganggapnya lebih sehat dibanding gula putih.

Tapi, sebenarnya aman tidak sih kalau sering diminum?

Supaya kamu tidak cuma ikut tren, penting untuk melihatnya dari berbagai sisi: mulai dari proses pembuatannya sampai dampaknya bagi tubuh.

  1. Dari Mana Gula Aren Berasal?

Gula aren dibuat dari nira pohon aren yang direbus hingga mengental lalu mengkristal. Prosesnya tergolong lebih tradisional dan minim pemurnian dibanding gula putih. Karena itu, gula aren masih mengandung sedikit mineral seperti: kalium, magnesium, dan zat besi.

Meski terdengar lebih “alami”, jumlah nutrisi ini sebenarnya sangat kecil. Jadi, jangan langsung menganggap gula aren sebagai pilihan yang bebas risiko.

  1. Tetap Saja, Gula Aren adalah Gula

Terlepas dari prosesnya, gula aren tetap termasuk gula, dengan kandungan utama sukrosa. Artinya: Gula aren tetap bisa meningkatkan kadar gula darah, dan tetap berkontribusi pada asupan kalori harian.

Memang, indeks glikemiknya sedikit lebih rendah dibanding gula putih. Tapi dalam praktiknya, perbedaan ini tidak terlalu berarti jika kamu mengonsumsinya dalam jumlah banyak.

Buat kamu yang punya diabetes atau resistensi insulin, ini jadi hal yang perlu diperhatikan serius.

  1. Risiko Kalau Mengonsumsi Gula Aren Berlebihan

Masalah utama bukan pada jenis gulanya, tapi jumlahnya. Minuman manis, termasuk yang pakai gula aren, biasanya tinggi kalori dan rendah rasa kenyang. Akibatnya, kamu bisa dengan mudah mengonsumsi kalori berlebih tanpa sadar. Kalau ini jadi kebiasaan, risikonya meningkat, seperti kenaikan berat badan, obesitas, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.

  1. Tidak Selalu Murni Gula Aren

Hal penting yang sering terlewat: banyak minuman “gula aren” di pasaran sebenarnya bukan murni gula aren. Sering kali ditambahkan gula tambahan lain, sirup, krimmer, dan susu tinggi lemak.

Contohnya kopi susu gula aren yang populer. Kombinasi bahan-bahan ini bisa membuat minuman tersebut jadi tinggi kalori, bahkan bisa disebut “bom kalori” kalau sering dikonsumsi.

  1. Boleh Tidak Konsumsi Gula Aren?

Jawabannya: boleh, selama tahu batasnya.

Mengonsumsi minuman gula aren sesekali dalam porsi wajar umumnya aman untuk orang sehat. Tubuh masih bisa memproses gula dengan baik jika tidak berlebihan. Yang jadi masalah adalah kalau diminum setiap hari, dalam porsi besar, dengan kadar gula tinggi.

Sebagai gambaran, rekomendasi umum menyarankan asupan gula tambahan tidak lebih dari 10% dari total kalori harian, bahkan idealnya di bawah 5%. Sayangnya, satu gelas minuman kekinian saja sering kali sudah mendekati atau bahkan melebihi batas tersebut.

  1. Siapa yang Harus Lebih Waspada?

Kalau kamu punya kondisi seperti diabetes, sindrom metabolik, dan berat badan berlebih, maka konsumsi gula aren perlu lebih dikontrol. Bahkan dalam porsi kecil pun, bisa berdampak pada kadar gula darah.

Dalam kondisi ini, ada baiknya diskusi dengan ahli gizi atau tenaga kesehatan untuk menentukan batas aman.

  1. Tips Supaya Tetap Bisa Menikmati Gula Aren

Kamu tetap bisa kok menikmati minuman gula aren tanpa harus “mengorbankan” kesehatan. Caranya:

    • Pilih ukuran porsi lebih kecil

    • Minta opsi “less sugar” saat membeli

    • Batasi frekuensi, misalnya hanya sesekali

    • Hindari tambahan krimer atau sirup berlebih

Alternatif lainnya, coba buat sendiri di rumah. Dengan begitu, kamu bisa mengontrol jumlah gula, memilih bahan yang lebih sehat, dan menyesuaikan rasa sesuai kebutuhan.

  1. Jangan Lupa Cek Label Gizi

Kalau kamu membeli minuman kemasan, biasakan lihat label gizinya. Perhatikan total gula, dan kalori per porsi. Semakin tinggi angkanya, semakin besar kontribusinya terhadap asupan harian kamu.

Jadi, Berbahaya atau Tidak?

Minuman gula aren bukan sesuatu yang otomatis berbahaya, tapi juga bukan pilihan sehat kalau dikonsumsi tanpa kontrol.

Intinya sederhana: Bukan jenis gula saja yang penting, tapi seberapa sering dan seberapa banyak kamu mengonsumsinya. Karena tidak ada makanan atau minuman yang sepenuhnya “jahat” atau “sempurna”. Yang menentukan dampaknya adalah kebiasaanmu sehari-hari. Kalau kamu bisa menjaga keseimbangan, menikmati minuman favorit tetap bisa jadi bagian dari gaya hidup sehat.

Sumber : https://ayosehat.kemkes.go.id/minuman-gula-aren-berbahaya-atau-tidak

Cara Membaca Label Gizi Pada Kemasan: Jangan Mudah Percaya Klaim!

Cara Membaca Label Gizi Pada Kemasan: Jangan Mudah Percaya Klaim!

Pernahkah kamu membaca label gizi di balik kemasan makanan atau minuman yang kamu beli?

Banyak orang sebenarnya melewatkan bagian ini. Alasannya klasik: malas, terburu-buru, atau memang belum paham cara membacanya. Padahal, dari label gizi itulah kamu bisa tahu apa saja yang masuk ke tubuh kamu dan keluarga.

Sering kali produk kemasan menampilkan klaim seperti “rendah lemak”, “tanpa gula”, atau “tinggi serat”. Kedengarannya sehat, tapi belum tentu sepenuhnya benar. Bisa saja itu hanya strategi pemasaran.

Nah, supaya kamu tidak mudah terkecoh, di bawah ini cara membaca label gizi dengan lebih praktis dan relevan.

 

Kenapa Label Gizi Penting untuk Kamu Perhatikan?

Label gizi menyajikan informasi lengkap tentang kandungan nutrisi dalam suatu produk, seperti: energi (kalori), makronutrien (karbohidrat, protein, lemak), mikronutrien (vitamin dan mineral), gula serta natrium (garam).

Dengan memahami ini, kamu bisa mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak jenuh berlebih, memilih makanan yang lebih tinggi serat dan protein, dan mengatur berat badan dan kesehatan metabolik dengan lebih terarah

Orang yang terbiasa membaca label gizi umumnya lebih selektif dalam memilih makanan dan cenderung menghindari produk tinggi “kalori kosong”.

 

Bagian Penting dalam Label Gizi yang Wajib Kamu Pahami

Berikut ini komponen utama yang perlu kamu perhatikan di kemasan makanan atau minuman yang kamu beli:

  1. Ukuran Porsi (Serving Size)

Ini sering banget diabaikan, padahal semua angka di label dihitung berdasarkan satu porsi. Kalau kamu makan lebih dari satu porsi, otomatis semua nilai harus dikalikan, seperti nilai kalori, karbohidrat, gula, dan lemak.

Contoh sederhana: kalau satu porsi 150 kkal dan kamu makan dua porsi, berarti totalnya 300 kkal.

Kesalahan memahami porsi ini sering jadi alasan kenapa diet terasa “tidak berhasil”.

 

  1. Kalori (Energi)

Kalori adalah sumber energi tubuh untuk beraktivitas. Kalau tujuanmu menurunkan berat badan, kamu perlu menciptakan defisit kalori.

Label gizi membantu kamu menghitung asupan energi dengan lebih akurat, asalkan kamu memperhatikan ukuran porsinya juga.

 

  1. Makronutrien: Karbohidrat, Protein, Lemak

Tiga komponen ini sangat berpengaruh pada rasa kenyang dan komposisi tubuh:

    • Karbohidrat total mencakup gula dan serat. Serat bikin kenyang lebih lama dan bagus untuk pencernaan

    • Protein penting untuk menjaga massa otot

    • Lemak tinggi energi (9 kkal/gram), jadi perlu dikontrol

Fokus utamanya: batasi lemak jenuh dan lemak trans demi kesehatan jantung.

 

  1. Gula dan Natrium

Dua komponen ini sering “tersembunyi” dalam makanan olahan:

    • Gula tambahan menyumbang kalori tanpa nutrisi penting. Idealnya kurang dari 10% total kalori harian

    • Natrium berlebih bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi

Makanya, membaca label itu penting supaya kamu tidak kebablasan konsumsi.

 

  1. %AKG / % Daily Value

Angka ini menunjukkan seberapa besar kontribusi suatu nutrisi terhadap kebutuhan harian (umumnya berdasarkan 2000 kkal). Patokan cepatnya:

    • ≤5% → rendah

    • ≥20% → tinggi

Ini membantu kamu mengambil keputusan cepat saat belanja tanpa harus mikir terlalu lama.

 

  1. Daftar Bahan (Ingredients)

Jangan cuma lihat tabel gizi—cek juga komposisinya. Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan:

    • Bahan ditulis dari jumlah terbanyak ke paling sedikit

    • Kalau gula, sirup, atau tepung olahan muncul di awal, tandanya tinggi proses

Hindari produk dengan banyak bahan tambahan yang tidak perlu. Ini penting banget buat kamu yang sedang diet atau ingin makan lebih “clean”.

 

Cara Praktis Membaca Label Gizi

Supaya tidak ribet, kamu bisa pakai langkah sederhana ini:

  1. Mulai dari ukuran porsi

  2. Hitung ulang kalau kamu makan lebih dari satu porsi

  3. Perhatikan total kalori

  4. Cek %AKG terutama untuk gula, lemak, dan karbohidrat

  5. Pilih produk yang tinggi serat dan protein

  6. Lihat daftar bahan, hindari yang terlalu banyak tambahan

 

Jangan Mudah Percaya Klaim di Kemasan

Istilah seperti “natural”, “low fat”, atau “zero sugar” sering terdengar meyakinkan, tapi belum tentu sesuai kenyataan. Yang paling penting tetap angka di label gizi, bukan kata-kata di bagian depan kemasan.

Memahami label gizi bukan hal sepele. Ini adalah langkah penting supaya kamu bisa mengontrol asupan makanan, memilih produk dengan lebih bijak, dan menjalankan pola hidup sehat secara konsisten.

Mulai sekarang, jangan cuma tergoda tampilan depan kemasan. Biasakan cek bagian belakang, biar kamu benar-benar tahu apa yang kamu konsumsi.

Sumber : https://ayosehat.kemkes.go.id/cara-membaca-label-gizi-pada-kemasan-jangan-mudah-percaya-klaim

Brownies Ketan Sidoarjo: Berawal Dari Dapur Rumah Tembus Pasar Global

Brownies Ketan Sidoarjo: Berawal Dari Dapur Rumah Tembus Pasar Global

Jakarta, CNBC Indonesia – Perjalanan sukses UMKM kuliner “It’s Me Time” menjadi bukti bahwa bisnis yang dikelola secara serius dan didukung pendampingan yang tepat dapat tumbuh secara berkelanjutan. Usaha brownies ketan dengan varian unggulan Choco Chip asal Sidoarjo, Jawa Timur, ini dirintis oleh Jalian Setiarsa pada 2 November 2017.

Bermula dari dapur rumah dengan kapasitas produksi sekitar 300 buah per bulan, Arso perlahan melihat peluang untuk mengembangkan usahanya seiring meningkatnya permintaan pasar. Untuk mendukung pengelolaan usahanya yang semakin berkembang, ia mulai menjadi nasabah simpanan BRI sejak tahun 2018 dan menjalin hubungan perbankan yang kemudian membuka akses terhadap berbagai layanan dan solusi finansial BRI.

Pria yang kerap disapa Arso ini mengatakan bahwa dukungan BRI tidak hanya dirasakan dari sisi pembiayaan, tetapi juga dari proses pendampingan yang diberikan secara langsung oleh petugas BRI di lapangan.

“Saya merasakan bagaimana petugas BRI turut memahami kebutuhan usaha kami, memberikan penjelasan dengan ramah, serta membantu proses bisnis saya berjalan lebih mudah dan sesuai kebutuhan bisnis,” ujarnya, Minggu (12/7/2026).

Lebih lanjut, Arso menyebut selama menjadi bagian dari keluarga besar nasabah BRI, dia merasakan betul keseriusan dan komitmen BRI dalam menyokong pelaku usaha cilik. Bahkan, segala dukungan dari petugas BRI menjadi pemantik semangat untuk terus membesarkan usahanya, karena merasa tidak berjalan sendirian dalam menghadapi tantangan modal usaha.

Setelah mantap menjadi nasabah, Arso pun kian melangkah lebih jauh ke dalam ekosistem pembinaan dengan bergabung sebagai salah satu anggota Rumah BUMN BRI. Di sinilah proses transformasi usahanya mulai berlangsung secara lebih terarah. Melalui pendampingan yang diberikan secara rutin, tim Rumah BUMN membantu Arso membenahi berbagai aspek bisnis, mulai dari tata kelola usaha, peningkatan kualitas produksi, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran.

“Petugas Rumah BUMN membimbing It’s Me Time secara mendalam dan intensif untuk membenahi aspek manajerial. Banyak sekali pelatihan-pelatihan bisnis yang makin membuat saya paham dalam mengurus bisnis,” katanya.

Ia menyebut bahwa para mentor mendampingi Arso melakukan penataan tempat kerja, mulai dari memisahkan area dapur produksi dengan tempat tinggal pribadi, hingga memfasilitasi pengurusan berbagai legalitas baku. Berkat bimbingan berkelanjutan tersebut, produk pangan ini berhasil memperoleh berbagai pengakuan resmi dari skala nasional hingga global, meliputi sertifikat PIRT, Halal, GMP, SNI, hingga standar keamanan pangan internasional Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP).

Langkah penataan mutu dan standardisasi itu pun sukses mengantarkan bisnis kuliner ini naik kelas ke level yang jauh lebih tinggi. Pada tahun 2021, volume produksi It’s Me Time melonjak tajam hingga menyentuh angka 20.000 hingga 25.000 buah per bulan, dengan jangkauan pemasaran yang meluas ke Pulau Jawa, Sumatera, hingga Kalimantan melalui kanal penjualan daring dan luring.

Puncaknya, BRI secara aktif membukakan akses pasar dunia dengan mengikutsertakan mereka pada ajang pameran bergengsi seperti Brilianpreneur, Trade Expo Indonesia, Halal Food Turki, hingga Indonesian Exhibition Australia. Jaringan internasional tersebut berhasil membuahkan transaksi realisasi ekspor ke Turki dan Hong Kong pada 2021, Singapura dan Australia pada 2022, hingga Malaysia pada 2023, yang turut dibarengi raihan penghargaan bergengsi seperti Produk Terbaik No. 1 BRI hingga peringkat utama di ajang SNI Award.

“Kami sangat terbantu dengan adanya program pelatihan rutin, pendampingan yang intens, sampai ke dukungan pembiayaan. Fasilitas-fasilitas inilah yang membuat wawasan kami jadi lebih terbuka dalam mengelola bisnis, sekaligus membuka jalan buat pemasaran produk kami jadi jauh lebih luas,” ungkap Arso.

Senior Executive Vice President Ultra Micro Business BRI M. Candra Utama menegaskan bahwa BRI memiliki komitmen jangka panjang untuk selalu hadir mendampingi perjalanan usaha para pelaku industri kreatif lokal dari akar rumput sebagai upaya untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“BRI berkomitmen untuk terus mendorong UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh dan naik kelas secara berkelanjutan. Melalui Rumah BUMN, kami fokus pada peningkatan kapasitas usaha dan literasi digital agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh berkelanjutan dan naik kelas,” pungkas Candra.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260712210932-25-750235/brownies-ketan-sidoarjo-berawal-dari-dapur-rumah-tembus-pasar-global

Google Rupanya Pantau Kita 24 Jam Penuh, Buruan Setop Pakai Cara Ini

Google Rupanya Pantau Kita 24 Jam Penuh, Buruan Setop Pakai Cara Ini

Jakarta, CNBC Indonesia – Banyak pengguna internet tidak menyadari aktivitas mereka saat menggunakan layanan Google terus direkam. Mulai dari pencarian di mesin telusur, video yang ditonton, hingga lokasi yang dikunjungi dapat menjadi bagian dari data yang dikumpulkan perusahaan.
Informasi tersebut kemudian dimanfaatkan Google untuk membangun profil pengguna berdasarkan kebiasaan, minat, dan aktivitas sehari-hari. Profil ini digunakan agar layanan menjadi lebih personal, sekaligus menampilkan iklan yang dinilai paling relevan.

Meski begitu, pengguna sebenarnya memiliki kendali untuk membatasi proses pelacakan tersebut. Google menyediakan pengaturan yang memungkinkan aktivitas pencarian dan penggunaan aplikasi tidak lagi disimpan secara otomatis.

Berikut cara menghentikan Google mengumpulkan data pengguna, dikutip dari CNET, Minggu (19/7/2026):

– Buka laman Google.com melalui browser di desktop atau ponsel.

– Masuk ke akun Google.

– Pilih menu Manage your Google Account.

– Masuk ke Privacy & Personalization, lalu pilih Manage your Data & Personalization.

– Gulir ke bawah hingga menemukan Activity Controls, kemudian pilih Manage your Activity Controls.

– Pada bagian Web & App Activity, geser tombol (toggle) hingga nonaktif.

– Setelah muncul konfirmasi, pilih Pause untuk menghentikan penyimpanan aktivitas.

Perlu diketahui, setelah fitur ini dimatikan, iklan yang muncul kemungkinan tidak lagi sesuai dengan minat pengguna. Pengalaman menggunakan berbagai layanan Google juga akan menjadi lebih sedikit dipersonalisasi.

Selain itu, menonaktifkan pelacakan tidak otomatis menghapus data yang telah tersimpan sebelumnya. Pengaturan tersebut hanya mencegah Google mengumpulkan aktivitas baru di masa mendatang.

Data yang Dikumpulkan Google

Google mengumpulkan berbagai informasi pengguna melalui layanan seperti Gmail, Google Search, hingga perangkat Android. Data tersebut digunakan untuk memahami preferensi pengguna dan meningkatkan layanan.

Berikut beberapa jenis data yang dikumpulkan Google, dikutip dari CNBC Internasional:

– Nama, jenis kelamin, dan tanggal lahir.

– Nomor telepon.

– Riwayat pencarian di Google.

– Situs web yang dikunjungi.

– Minat pengguna, mulai dari olahraga hingga makanan dan minuman favorit.

– Tempat bekerja.

– Alamat tempat tinggal.

– Video yang ditonton.

Pengguna juga dapat melihat data apa saja yang tersimpan pada masing-masing layanan Google melalui halaman pengaturan akun.

Jenis Iklan yang Diminati

Untuk mengetahui kategori iklan yang dipersonalisasi oleh Google, masuk ke akun Google lalu pilih Manage Ads Settings. Halaman tersebut menampilkan informasi seperti usia, jenis kelamin, hingga topik iklan yang diperkirakan sesuai dengan minat pengguna, termasuk daftar iklan yang pernah diblokir.

Tempat yang Pernah Dikunjungi

Riwayat lokasi pengguna juga dapat tersimpan melalui fitur Google Location History yang terhubung dengan Google Maps. Di sana pengguna bisa melihat lokasi-lokasi yang pernah dikunjungi.

Aktivitas YouTube

Google turut menyimpan aktivitas pengguna di YouTube, termasuk riwayat pencarian dan video yang ditonton. Informasi tersebut dapat dilihat melalui menu Search dan YouTube Watch History.

Hapus Riwayat Internet

Selain mematikan pelacakan, pengguna juga dapat mengurangi jejak digital dengan menghapus riwayat penelusuran di browser.

Berikut caranya:

1. Google Chrome

Buka menu Settings, pilih Privacy & Security, lalu klik Clear browsing data.

Pilih rentang waktu yang ingin dihapus, kemudian tekan Clear data.

2. Mozilla Firefox

Masuk ke Settings > Privacy & Security, lalu gulir ke bagian Cookies & Site Data.

Pengguna dapat menghapus seluruh data atau mengatur Firefox agar otomatis menghapus data penelusuran setiap kali browser ditutup.

3. Safari

Masuk ke menu Clear History, pilih periode waktu yang ingin dihapus, lalu tekan Clear History.

4. Microsoft Edge

Klik ikon tiga titik di pojok kanan atas, masuk ke Settings > Privacy, lalu pilih Clear browsing data dan klik Choose what to clear.

Pilih jenis data yang ingin dihapus, kemudian tekan Clear Now.

5. Opera

Masuk ke Settings, buka menu Privacy & Security, lalu pilih Browsing data.

Selanjutnya klik Clear, tentukan jenis data dan rentang waktu yang ingin dihapus, kemudian pilih Clear Data.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260719111429-37-751943/google-rupanya-pantau-kita-24-jam-penuh-buruan-setop-pakai-cara-ini

Ciri Orang Psikopat Mudah Dikenali, Bisa Dilihat dari Makanan Kesukaan

Ciri Orang Psikopat Mudah Dikenali, Bisa Dilihat dari Makanan Kesukaan

Jakarta, CNBC Indonesia – Kepribadian seseorang ternyata dapat tercermin dari banyak hal, termasuk pilihan makanan favoritnya. Sejumlah penelitian menemukan adanya hubungan antara preferensi terhadap rasa tertentu dengan sifat-sifat kepribadian, termasuk kecenderungan perilaku antisosial yang kerap dikaitkan dengan psikopat.

Meski begitu, para ahli menegaskan, menyukai makanan tertentu bukan berarti seseorang otomatis merupakan psikopat. Preferensi makanan hanya menunjukkan korelasi dalam penelitian, bukan menjadi alat diagnosis gangguan kepribadian.

Eric Patterson, seorang konselor profesional berlisensi yang berbasis di Cabot, Pennsylvania menjelaskan, dalam dunia kesehatan mental sendiri, istilah psikopat bukan merupakan diagnosis medis resmi.

Kondisi yang paling dekat dengan istilah tersebut adalah gangguan kepribadian antisosial atau Antisocial Personality Disorder (ASPD), yang hanya dapat ditegakkan melalui pemeriksaan oleh tenaga profesional. Berikut adalah beberapa tanda dan gejala ASPD mengutip Psych Central, Minggu (19/7/2026).

1. Mengabaikan hak orang lain dan nilai-nilai di masyarakat

Patterson bilang, mengabaikan hak orang lain adalah salah satu tanda ASPD yang paling menonjol. Perilaku ini melanggar hak-hak orang lain dan hukum yang telah ditetapkan oleh masyarakat.

Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders edisi ke-5 mencatat, penderita ASPD menunjukkan pola pengabaian terhadap hak orang lain. Seseorang dengan ASPD mungkin tidak mengikuti norma-norma sosial, dan mereka mungkin melakukan hal-hal yang dianggap melanggar hukum oleh orang lain.

Penelitian pada tahun 2018 menunjukkan, orang-orang dengan psikopati memiliki kemampuan untuk melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain tetapi mereka tidak terampil dalam hal ini, sehingga berkontribusi pada ketidakpedulian mereka terhadap orang-orang di sekitar mereka.

2. Berbohong dan manipulatif

Orang dengan ASPD juga cenderung melakukan kebohongan. Mereka bahkan berbohong tentang namanya dan menggunakan nama samaran atau identitas lainnya.

Biasanya, kebohongan dilakukan untuk mendapatkan sesuatu dari orang lain, seperti seks atau keuntungan finansial. Mereka mungkin memanipulasi orang dengan menggunakan pesona dan pujian. Manipulasi ini mungkin juga melibatkan pelecehan emosional atau pemerasan.

3. Agresif

Penting untuk diperhatikan tidak semua psikopat agresif secara fisik. Namun ciri umum di antara orang-orang dengan ASPD adalah mereka bertindak agresif atau sangat mudah tersinggung. Agresif tidak harus bersifat fisik, tapi juga bisa melibatkan pelecehan verbal.

4. Impulsif

Orang dengan ASPD mungkin bertindak impulsif. Artinya mereka melakukan sesuatu tanpa mempertimbangkan konsekuensinya.

Ketika melakukan hal berisiko, mereka mungkin tidak memikirkan keselamatan mereka sendiri atau keselamatan orang lain. Sebagian karena sifat impulsif ini, orang dengan ASPD lebih mungkin mengalami gangguan penggunaan narkoba dibandingkan orang lain.

Orang dengan ASPD juga memiliki peluang lebih tinggi tertular Infeksi Menular Seksual (IMS) karena perilaku seksual impulsif, dan mungkin memiliki angka kematian lebih awal dibandingkan orang tanpa gangguan tersebut karena kecelakaan, cedera, dan bunuh diri.

5. Tidak memiliki rasa penyesalan

Seseorang dengan ASPD tidak memiliki penyesalan atas tindakan mereka, meskipun mereka telah berbohong hingga melanggar hak orang lain. Dengan kata lain, mereka tidak merasa bersalah atas apa yang telah mereka lakukan.

Hubungan antara makanan dan kepribadian

Para peneliti dari University of Innsbruck di Austria menyelidiki preferensi selera 953 orang Amerika. Para peserta ditanya tentang keberpihakan mereka terhadap makanan dan minuman manis, asam, asin, dan pahit.

Mereka juga harus menjawab empat survei kepribadian berbeda yang menilai ciri-ciri kepribadian antisosial seperti psikopat, narsisme, agresi, dan sadisme. Para peneliti mengatakan mereka menemukan hubungan antara peningkatan kenikmatan makanan pahit dan kecenderungan perilaku sadis.

Secara khusus, perilaku sadisme sehari-hari secara signifikan berkorelasi positif dengan preferensi rasa pahit secara umum.

Makanan yang disukai orang dengan kecenderungan psikopat

Dalam mempelajari preferensi makanan, penelitian lain yang dilakukan Sagioglou dan Greitemeyer juga menunjukkan korelasi positif antara preferensi rasa pahit dan sifat kejam.

Makanan dan minuman pahit itu di antaranya adalah kopi, lobak, bir, air tonik, dan seledri. Dibandingkan dengan rasa lain, pahit lebih menunjukkan “sisi psikopat” pada masing-masing orang.

Sagioglou dan Greitemeyer mencatat, supertasting, yang didefinisikan sebagai peningkatan kepekaan terhadap rasa pahit, berkaitan dengan tingkat emosi yang lebih tinggi pada manusia. Hal yang sama juga ditemukan pada tikus.

Dan sesuai dengan sifatnya, orang yang ramah lebih suka makanan manis, seperti permen dan cokelat, serta tidak suka makanan pahit.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/news/20260719112710-4-751945/ciri-orang-psikopat-mudah-dikenali-bisa-dilihat-dari-makanan-kesukaan

Menakar Pergeseran Pola Pikir Gen Z dan Milenial Indonesia yang Mulai Mengutamakan Keseimbangan Hidup

Menakar Pergeseran Pola Pikir Gen Z dan Milenial Indonesia yang Mulai Mengutamakan Keseimbangan Hidup

PORTALBERITA.CO.ID – Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan fisik kini tengah mengalami transformasi besar di kalangan generasi muda Indonesia. Kelompok usia produktif ini mulai meninggalkan paradigma lama yang hanya mengagungkan produktivitas tanpa batas.

Di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat, khususnya di kawasan perkotaan Indonesia, tekanan kerja sering kali memicu kejenuhan ekstrem. Fenomena ini akhirnya mendorong para pemuda untuk mengevaluasi kembali makna kesuksesan yang sesungguhnya.

Pergeseran prioritas ini terjadi bukan karena menurunnya etos kerja, melainkan sebagai bentuk adaptasi yang realistis terhadap kondisi kesehatan mereka. Generasi muda menyadari bahwa bekerja terus-menerus tanpa jeda justru dapat menurunkan kualitas hidup dan efektivitas kerja dalam jangka panjang.

Kini, fokus utama mereka beralih pada pemulihan energi secara berkala dan pencapaian keseimbangan hidup yang lebih harmonis. Langkah ini diimplementasikan melalui pengelolaan waktu yang lebih bijak, termasuk membatasi jam kerja dan meluangkan waktu untuk rekreasi.

Perubahan perilaku tersebut mencerminkan adanya evolusi pemahaman yang mendalam mengenai konsep kesehatan secara holistik. Kesehatan tidak lagi didefinisikan hanya sebagai kondisi bebas dari penyakit fisik, melainkan juga mencakup kebugaran mental dan emosional yang stabil.

Fenomena pergeseran nilai kehidupan ini menjadi sinyal positif bagi masa depan dunia kerja yang lebih sehat di tanah air. Informasi mengenai perubahan tren gaya hidup anak muda ini dikutip dari INFOTREN.ID.

Pada akhirnya, tren baru ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem kerja yang lebih manusiawi dan berkelanjutan di Indonesia. Perusahaan dan pelaku industri pun dituntut untuk mulai beradaptasi dengan menyediakan ruang bagi kesejahteraan karyawan mereka.

Sumber : https://portalberita.co.id/post/menakar-pergeseran-pola-pikir-gen-z-dan-milenial-indonesia-yang-mulai-mengutamakan-keseimbangan-hidup

Bukan Harus Dipendam, Ini Cara Mengelola Amarah agar Lebih Sehat

Bukan Harus Dipendam, Ini Cara Mengelola Amarah agar Lebih Sehat

KOMPAS.com – Kemarahan kerap dianggap sebagai emosi yang harus dihindari.

Tak sedikit orang merasa bangga karena mengaku “tidak pernah marah” atau selalu mampu menahan emosi.

Namun, menurut penulis buku Good Anger, Sam Parker, anggapan tersebut belum tentu benar.

Seseorang yang merasa tidak pernah marah bisa jadi sebenarnya hanya terbiasa memendam amarah.

“Ketika orang berkata, ‘Saya tidak pernah marah,’ yang sebenarnya mereka maksud adalah mereka sangat pandai menahan amarah, sering kali dengan mengorbankan diri sendiri,” kata Parker, dikutip dari The Guardian, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, kemarahan bukanlah emosi yang buruk.

Sama seperti sedih, takut, atau bahagia, marah merupakan respons alami yang membantu seseorang mengenali ketika ada batasan yang dilanggar, kebutuhan yang tidak terpenuhi, atau ketidakadilan yang dialami.

Yang perlu dipelajari bukanlah menghilangkan rasa marah, melainkan mengelolanya dengan cara yang sehat.

Mengapa amarah tidak sebaiknya dipendam?

Parker menjelaskan bahwa banyak orang terbiasa menyamakan kemarahan dengan agresi atau kekerasan. Padahal, keduanya berbeda.

Agresi merupakan perilaku, sedangkan kemarahan adalah emosi.

Seseorang bisa merasakan marah tanpa harus melampiaskannya dengan cara yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Sebaliknya, memendam amarah dalam waktu lama justru dapat menimbulkan dampak negatif.

Menurut Parker, kemarahan yang terus ditekan dapat memperpanjang respons stres tubuh, termasuk meningkatkan kadar hormon kortisol yang berkaitan dengan berbagai gangguan kesehatan.

Ia juga menemukan bahwa orang yang terbiasa menekan amarah kerap mengalami kecemasan, karena emosi tersebut tidak pernah benar-benar diproses.

Cara mengelola amarah dengan lebih sehat

Alih-alih menekan atau meluapkan amarah secara berlebihan, Parker menyarankan beberapa cara yang lebih sehat untuk mengelola emosi tersebut.

1. Akui bahwa Anda sedang marah

Langkah pertama adalah menerima bahwa rasa marah memang sedang muncul.

Mengakui emosi bukan berarti membenarkan tindakan agresif.

Sebaliknya, hal ini membantu seseorang memahami apa yang sebenarnya sedang dirasakan.

Dengan mengenali emosi, seseorang dapat berpikir lebih jernih sebelum mengambil keputusan.

2. Cari tahu penyebab sebenarnya

Menurut Parker, kemarahan sering kali bukan semata-mata disebabkan oleh orang lain.

Emosi tersebut justru dapat menjadi petunjuk bahwa ada kebutuhan yang belum terpenuhi, batasan yang dilanggar, atau pengalaman masa lalu yang belum selesai.

Karena itu, cobalah bertanya kepada diri sendiri mengenai alasan di balik kemarahan yang muncul.

3. Salurkan melalui aktivitas fisik

Parker mengaku mulai memahami emosinya setelah rutin berlatih tinju.

Aktivitas fisik seperti berjalan kaki, jogging, menari, atau olahraga lainnya dapat membantu tubuh melepaskan ketegangan sehingga emosi menjadi lebih terkendali.

Cara ini dinilai lebih efektif dibanding sekadar melampiaskan amarah dengan berteriak atau memukul benda.

4. Ekspresikan lewat cara yang kreatif

Selain bergerak, kemarahan juga dapat disalurkan melalui kegiatan kreatif.

Menulis jurnal, menggambar, melukis, atau menuangkan perasaan dalam bentuk karya dapat membantu seseorang memahami emosinya tanpa harus menyakiti diri sendiri maupun orang lain.

5. Putuskan langkah yang perlu diambil setelah emosi mereda

Setelah perasaan lebih tenang, barulah tentukan apakah situasi tersebut memang memerlukan tindakan.

Dalam beberapa kondisi, seseorang mungkin perlu menyampaikan keberatan, menetapkan batasan, atau melakukan percakapan yang sulit dengan orang lain.

Namun, ada pula situasi yang cukup diselesaikan dengan memahami emosi yang muncul tanpa harus bereaksi berlebihan.

Sumber :https://lifestyle.kompas.com/read/2026/07/13/160000820/bukan-harus-dipendam-ini-cara-mengelola-amarah-agar-lebih-sehat

Ajari Anak Percaya Diri dengan 5 Kalimat Ini

Ajari Anak Percaya Diri dengan 5 Kalimat Ini

KOMPAS.com – Rasa percaya diri pada anak bisa dibangun sejak dini dengan bantuan orangtua lewat latihan yang dilakukan berulang kali dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah membiasakan anak mengucapkan kalimat-kalimat tertentu ketika menghadapi berbagai situasi.

Berikut beberapa kalimat yang menurut para ahli perlu diajarkan kepada anak sejak dini.

Ajari Anak Percaya Diri dengan 5 Kalimat Ini

1. “Aku tidak paham” atau “aku butuh bantuan”

Psikiater anak dan remaja di Psychiatry Connection, Nevada, dr. Sid Khurana, mengatakan kepada Good Housekeeping banyak anak merasa malu mengakui bahwa mereka belum memahami sesuatu. Padahal, kemampuan meminta bantuan merupakan bagian penting dari membangun kepercayaan diri anak.

“Sangat penting bagi anak untuk memiliki kepercayaan diri mengatakan hal ini, serta memiliki kesadaran diri dan harga diri bahwa tidak apa-apa jika mereka belum memahami suatu instruksi.Dan tidak apa-apa meminta seseorang untuk menjelaskannya,” ujar dr. Sid dilansir dari Good Housekeeping.

Orangtua dapat melatih anak dengan membiasakan kalimat seperti, “Bapak, aku belum paham,” atau “Ibu, bisa tolong jelaskan sekali lagi?”.

Ketika anak bertanya, respons yang sabar dari orang tua juga membantu mereka merasa aman untuk terus belajar.

2. “Aku bisa mencari jalan keluarnya”

Keinginan orangtua untuk segera menyelesaikan masalah anak sering kali muncul secara spontan. Namun, menurut pendiri platform parenting Moms on Call, Jennifer Walker, anak sebaiknya dibiasakan percaya bahwa mereka mampu menghadapi tantangan mereka sendiri.

Ia menyarankan orangtua untuk sering mengucapkan kalimat seperti “Kamu pasti bisa, Nak”. Seiring berjalannya waktu, kalimat tersebut akan berubah menjadi suara batin positif yang dimiliki anak.

3. “Aku sedang merasa…”

Kemampuan mengenali dan mengungkapkan emosi juga menjadi bagian penting dari rasa percaya diri. Direktur Mental Health and Wellness Mingo Health Solutions, Lakiesha K. Oliver memaparkan bahwa anak perlu mengetahui bahwa semua emosi boleh dirasakan dan diungkapkan.

“Kemampuan mengekspresikan perasaan adalah fondasi utama kesehatan mental dan kesejahteraan,” tutur Lakiesha.

Sementara itu, dr. Sid menambahkan bahwa anak juga perlu belajar menerima emosi yang tidak menyenangkan. Dengan mengungkapkan rasa marah, sedih, atau kecewa, anak bisa belajar mengelola emosi dengan lebih sehat dan tidak memendamnya seorang diri.

4. “Pak, Bu, aku boleh lihat ini?”

Kalimat di atas memang tampak sangat sederhana. Namun, kalimat sederhana ini menjadi semakin penting di era digital ketika anak-anak tumbuh besar bersama teknologi.

Menurut Direktur Eksekutif Health-e-Habits, Jim Festante, anak perlu merasa nyaman meminta bantuan ketika menemukan sesuatu yang membingungkan atau mencurigakan di internet.

“Ketika anak membuka pesan phishing, menerima permintaan mengikuti akun yang mencurigakan, mengobrol dengan orang asing, atau tanpa sengaja meneruskan tautan spam, reaksi pertama mereka biasanya adalah menghapus semua buktinya karena malu atau takut perangkat mereka disita,” ujar Jim,.

Oleh karena itu, orangtua sebaiknya membangun suasana yang membuat anak tidak takut untuk melapor, “Bapak, Ibu, aku melihat sesuatu yang aneh di internet dan tidak tahu itu apa.”

5. “Aku berarti”

Anak perlu memahami bahwa dirinya memiliki nilai sebagai individu, bukan karena prestasi atau pencapaiannya. Untuk menanamkan pola pikir ini pada anak, orangtua dapat membiasakan anak menyadari bahwa dirinya berarti.

Orangtua, misalnya, dapat mengajak anak berbagi momen ketika anak merasa telah membantu atau memberi arti bagi orang lain. Dari kebiasaan kecil seperti itu, kepercayaan diri dapat tumbuh secara perlahan dan bertahan hingga dewasa.

Sumber : https://lifestyle.kompas.com/read/2026/07/19/110500720/ajari-anak-percaya-diri-dengan-5-kalimat-ini