TRIBUNNEWS.COM – Google kembali melanjutkan pengembangan Android 17 QPR2 dengan merilis Beta 3 untuk perangkat Pixel yang kompatibel.
Meski berstatus versi beta, pembaruan kali ini membawa sejumlah perubahan yang cukup terasa.
Pembaruan tersebut mulai dari App Lock bawaan, opsi kustomisasi tampilan yang lebih luas, efek blur pada layar kunci, hingga sistem keamanan baru untuk mencegah penyalahgunaan fitur penerusan panggilan.
Beta 3 hadir hanya sekitar satu minggu setelah Beta 2 dan menjadi salah satu pembaruan QPR2 yang membawa perubahan paling banyak sejauh ini.
Google sendiri masih menargetkan Android 17 QPR2 versi stabil meluncur pada Desember 2026.
App Lock akhirnya hadir di Pixel
Salah satu fitur yang paling menarik perhatian adalah App Lock.
Fitur ini memungkinkan pengguna mengunci aplikasi tertentu sehingga tidak bisa dibuka sembarang orang meskipun perangkat sudah dalam keadaan terbuka.
Cara mengaktifkannya cukup sederhana. Pengguna hanya perlu menekan dan menahan ikon aplikasi, kemudian memilih opsi App lock.
Setelah diaktifkan, aplikasi tersebut akan meminta autentikasi berupa sidik jari atau PIN setiap kali hendak dibuka.
Google juga memberikan perlindungan tambahan. Notifikasi dari aplikasi yang dikunci tidak akan ditampilkan di layar kunci, sementara widget dan pintasan yang berkaitan dengan aplikasi tersebut juga akan disembunyikan.
Namun, App Lock bukanlah mekanisme untuk membatasi akses aplikasi secara menyeluruh.
Agen AI atau layanan lain yang sebelumnya sudah mendapatkan izin untuk mengakses data aplikasi masih dapat membacanya.
Dengan kata lain, fitur ini lebih ditujukan untuk mencegah orang lain yang memegang perangkat mengintip aplikasi pribadi.
Pengaturan App Lock juga dapat dikelola melalui Settings > Security & privacy > App lock.
Kustomisasi warna Dynamic Color semakin bebas
Google juga memperluas kemampuan kustomisasi Dynamic Color pada Android 17 QPR2 Beta 3.
Sebelumnya, pengguna Pixel hanya dapat memilih sejumlah opsi warna yang telah disediakan sistem.
Kini, pengguna mendapatkan penggeser warna yang memungkinkan mereka memilih nuansa warna aksen dengan lebih bebas.
Pengaturannya dapat ditemukan melalui Settings > Wallpaper & style > Colors.
Selain memilih warna, Google menambahkan empat gaya tema yang memberikan karakter berbeda pada tampilan sistem, yakni Neutral, Soft, Bright, dan Bold.
Dengan pilihan tersebut, pengguna memiliki kontrol lebih besar terhadap tampilan antarmuka tanpa harus bergantung sepenuhnya pada warna otomatis yang dipilih sistem.
Quick Settings kini bisa diatur ulang
Panel Quick Settings juga mendapatkan sedikit perubahan.
Pada Beta 3, pengguna dapat membuka ikon pensil untuk menemukan tab Layout baru.
Dari sana, posisi beberapa elemen seperti brightness bar, tiles, dan media player dapat diatur ulang.
Google menyediakan enam kemungkinan susunan.
Meski ketiga elemen tersebut belum dapat dihapus sepenuhnya, fleksibilitas ini memberikan ruang lebih besar bagi pengguna untuk menyesuaikan Quick Settings dengan kebiasaan mereka.
Layar kunci dibuat lebih transparan dan buram
Google juga terus mengembangkan tampilan layar kunci Android 17 dengan menambahkan efek blur yang lebih terlihat.
Pada Beta 3, efek tersebut diterapkan pada daftar notifikasi, dua pintasan di layar kunci, serta ikon pemindai sidik jari.
Tingkat keburamannya dapat berbeda tergantung wallpaper yang digunakan.
Perubahan ini membuat elemen antarmuka terlihat lebih menyatu dengan wallpaper sekaligus memberikan kesan visual yang lebih modern.
Google perketat keamanan penerusan panggilan
Selain perubahan visual, Android 17 QPR2 Beta 3 membawa peningkatan keamanan yang cukup penting.
Google memperketat mekanisme call forwarding untuk mengurangi risiko penipuan yang memanfaatkan rekayasa sosial.
Salah satu metode yang kerap digunakan dalam skema semacam ini adalah meminta korban memasukkan kode USSD tertentu untuk mengaktifkan penerusan panggilan.
Kini, aplikasi biasa tidak lagi dapat menjalankan kode USSD penerusan panggilan tertentu di latar belakang hanya dengan izin CALL_PHONE.
Jika aplikasi mencoba melakukannya tanpa memenuhi persyaratan yang ditentukan sistem, permintaan tersebut akan diblokir.
Pengguna yang memasukkan kode penerusan panggilan secara manual melalui aplikasi telepon juga akan mendapatkan dialog konfirmasi dari sistem sebelum perintah dijalankan.
Menariknya, perubahan ini tidak berlaku untuk seluruh kode USSD. Kode yang digunakan untuk kebutuhan lain, seperti mengecek saldo atau layanan transfer uang seluler, tidak terdampak oleh pembatasan tersebut.
Daftar perangkat Pixel yang mendukung Beta 3
Android 17 QPR2 Beta 3 tersedia untuk sejumlah perangkat Pixel yang memenuhi syarat, termasuk:
- Pixel 6a
- Pixel 7, 7 Pro, dan 7a
- Pixel Tablet
- Pixel Fold
- Pixel 8, 8 Pro, dan 8a
- Pixel 9, 9 Pro, 9 Pro XL, 9 Pro Fold, dan 9a
- Pixel 10, 10 Pro, 10 Pro XL, 10 Pro Fold, dan 10a
Cara mengikuti Android 17 QPR2 Beta 3
Bagi pengguna Pixel yang ingin mencoba fitur-fitur terbaru sebelum versi stabil dirilis, Beta 3 dapat diikuti melalui Android Beta Program.
Secara umum, langkahnya adalah:
- Pastikan perangkat Pixel termasuk dalam daftar perangkat yang kompatibel.
- Cadangkan data penting sebelum memasang versi beta.
- Daftarkan perangkat ke Android Beta Program menggunakan akun Google yang digunakan pada perangkat.
- Setelah perangkat terdaftar, buka Settings > System > Software updates.
- Periksa pembaruan yang tersedia.
- Jika Beta 3 tersedia untuk perangkat, unduh dan instal pembaruan tersebut.
- Setelah proses selesai, perangkat akan menjalankan Android 17 QPR2 Beta 3.
Perlu diingat, versi beta masih dalam tahap pengembangan sehingga bug, aplikasi yang tidak berjalan sempurna, konsumsi baterai yang lebih tinggi, atau masalah kompatibilitas masih mungkin terjadi.
Karena itu, versi beta lebih cocok digunakan pada perangkat yang memang siap digunakan untuk pengujian.




