Di dunia browser web, ada satu aplikasi yang paling digandrungi oleh banyak orang, yaitu Google Chrome.
Berdasarkan data Statcounter Global Stats, jumlah pengguna Chrome di seluruh dunia mencapai 68.22 persen, sementara Edge yang merupakan aplikasi bawaan Windows 10 dan 11, jumlah penggunanya hanya sekitar 5.37 persen per Juli 2026.
Fitur dan fungsi yang ditawarkan kurang lebih sama, lantas apa yang membuat keduanya memiliki jumlah pengguna yang jauh berbeda?
Untuk menjawab hal tersebut, tim inilah.com mencoba menggunakan kedua aplikasi browser ini di laptop berkapasitas RAM 8 GB:
Kelebihan dan Kekurangan Google Chrome
Merupakan browser web yang dikembangkan oleh Google sejak tahun 2008. Sejak pertama kali dirilis, Chrome menjadi salah satu browser paling populer di dunia.
Terlepas dari popularitasnya, Google Chrome memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan menurut pengalaman tim inilah.com, seperti:
1. Tampilan Halaman Utama
Tampilan halaman utama Google Chrome sangat sederhana, hanya berupa kolom pencarian langsung di Google dan shortcut untuk menuju website yang telah disimpan sebelumnya.
2. Terdapat Fitur Split Screen
Fitur Split Screen pada Google Chrome bisa ditemukan dengan mudah dengan hanya mengklik kanan di bagian tab.
Fitur ini juga ada di Microsoft Edge. Akan tetapi cara pengaktifannya membutuhkan langkah-langkah yang cukup panjang dan tidak ada fitur shortcut untuk mengaktifkannya.
3. Fitur Reading Mode
Terdapat fitur Reading Mode di mana pengguna bisa membaca artikel atau jurnal tanpa adanya gangguan iklan.
Bagian terbaiknya, terdapat banyak tools pendukung yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, seperti memilih jenis Font, Line Height, Letter Spacing, dan tema.
Di Reading Mode juga terdapat fitur ‘dibacakan’ atau “Read Aloud”. Hal yang patut disayangkan, fitur ini hanya bisa diaktifkan dalam mode membaca, tidak seperti Microsoft Edge yang bisa menggunakannya kapan pun saat dibutuhkan.
4. Performa Chrome
Dengan membuka 4 tab (ChatGPT, Inilah.com, YouTube Music, dan YouTube), Chrome hanya memakan memori sebesar 1.8 GB.
Angka tersebut bisa dibilang standar dan cukup ramah bagi pengguna laptop atau komputer dengan RAM terbatas, seperti 8GB.
5. Fitur dan Tools Terbatas
Hal yang sangat disayangkan pada Google Chrome adalah fitur yang terbatas, seperti tidak ada fitur bawaan langsung untuk meringkas artikel ke Gemini dan Summarize Video.
Meski terbatas, Google Chrome jauh lebih diminati oleh banyak orang di seluruh dunia karena mungkin yang dicari bukan fitur gimmick, melainkan kesederhanaan dan kecepatan.
Kelebihan dan Kekurangan Microsoft Edge
Microsoft Edge adalah browser web yang dikembangkan oleh Microsoft. Browser ini menjadi aplikasi bawaan Windows 10 dan Windows 11, menggantikan Internet Explorer.
Secara fitur dan fungsi yang sama seperti browser web pada umumnya. Tetapi, ada beberapa fitur yang memudahkan pengguna untuk browsing di Microsoft Edge, seperti:
1. Customize Edge
Microsoft Edge memberi kebebasan kepada pengguna untuk kustomisasi panel menu. Dengan adanya fitur ini, pengguna bebas memilih tools apa saja yang muncul di quick panel.
Misalnya saja, tools Split Screen untuk melihat dua website berbeda dalam satu halaman yang sama.
2. Banyak Tools
Microsoft Edge memiliki banyak tools yang dapat digunakan untuk membantu pengguna dalam mengerjakan pekerjaan.
Menurut tim inilah.com, beberapa tools yang bermanfaat untuk pekerjaan kami adalah seperti:
- Split Screen: untuk melihat dan membandingkan dua berita yang berbeda dalam satu halaman.
- Read Aloud: fitur di mana pengguna akan dibacakan isi berita atau tulisan oleh Microsoft Edge.
- Reading Mode: fitur untuk membaca berita, artikel, dan lainnya dengan tampilan yang lebih sederhana, agar lebih fokus dan tidak terdistraksi dengan adanya iklan.
- Summarize with Copilot: bisa meminta bantuan Copilot dari Microsoft untuk meringkas isi berita atau jurnal tertentu langsung di dalam browser.
- Summarize Video: fitur yang muncul saat menonton video di YouTube, di mana pengguna bisa meminta Copilot untuk meringkas video yang sedang ditonton.
- Group Tab: fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengelompokkan beberapa tab terbuka ke dalam satu kategori.
3. Fitur Screen Capture
Windows memang menyediakan tools screen capture bernama Snipping Tools, tetapi fiturnya sedikit berbeda dengan yang dimiliki Microsoft Edge.
Di Microsoft Edge, tools Screen Capture mereka menyediakan 3 pilihan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan pengguna:
- Capture Area: menangkap layar sesuai dengan area yang ditentukan.
- Capture Screen Area: menangkap seluruh layar yang terlihat.
- Capture Full Page: menangkap seluruh isi halaman.
Terlihat sederhana, tetapi fitur ini cukup berguna untuk mendokumentasikan suatu berita atau informasi dalam waktu ringkas.
4. Homepage Edge
Buat penulis dan jurnalis seperti tim inilah.com, fitur ini oke banget karena kita bisa langsung melihat berita apa saja yang sedang trending.
Selain melihat berita, kita disajikan informasi penting lainnya seperti cuaca, harga saham, dan masih banyak lainnya.
5. Performa Edge
Saat menggunakan Microsoft Edge selama kurang lebih 30 hingga 60 menit dengan hanya membuka 4 tab saja (ChatGPT, YouTube, Inilah.com, dan YouTube Music), Microsoft Edge memakan memori yang cukup besar, sekitar 2,2 GB.
Bagi yang menggunakan perangkat dengan RAM kecil (8GB), hal ini bisa menjadi masalah karena semakin banyak tab yang dibuka, semakin besar memori yang digunakan oleh aplikasi.
6. Terlalu Banyak Jendela
Saat menggunakan pintasan keyboard (Alt + Tab) untuk berpindah antar jendela atau aplikasi, Microsoft Edge menampilkan terlalu banyak jendela.
Bagi beberapa orang, mungkin hal ini sangat membantu karena bisa langsung menuju tab yang dituju.
Namun, menurut opini pribadi tim inilah.com, fitur ini sangat mengganggu dan terlihat berantakan. Tapi itu semua balik lagi ke preferensi masing-masing.
Jadi, Kamu Tim Mana? Chrome atau Edge?
Saat mencoba Microsoft Edge selama kurang lebih 30 hingga 60 menit, tim inilah.com cukup suka dengan fitur yang dimiliki pada browser ini, terutama Read Aloud dan Summarize Video langsung ke Copilot.
Hal yang tidak disukai hanyalah tampilan pintasan untuk berpindah antar-jendela yang menampilkan banyak jendela sehingga terlihat sangat berantakan atau tidak beraturan.
Sumber : https://www.inilah.com/chrome-vs-edge-mana-yang-lebih-ringan-untuk-laptop-dan-pc-ram-8-gb



