Cara Mudah Membuat Jurnal Umum untuk Transaksi Harian

Cara Mudah Membuat Jurnal Umum untuk Transaksi Harian

Kalau akuntansi itu cerita, maka jurnal umum adalah buku hariannya. Semua kejadian keuangan usaha kamu dicatat dulu di sini, sebelum dipindah ke buku besar.

Tenang, bikin jurnal umum nggak serumit skripsi. Ada 4 langkah aja. Ikutin ini, dijamin nggak kebalik debit-kredit.

1. Apa Itu Jurnal Umum?

Jurnal Umum = catatan kronologis semua transaksi usaha. Dicatat tiap hari, urut tanggal.

Fungsinya: biar semua transaksi ada buktinya, nggak ada yang kelewat, dan debit kreditnya seimbang.

Bentuknya tabel sederhana kayak gini:

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit
27 Jun 2026 Kas 101 Rp500.000
Pendapatan Jasa 401 Rp500.000

2. 4 Langkah Bikin Jurnal Umum Anti Pusing

Langkah 1: Identifikasi Transaksinya Dulu

Tanya ke diri sendiri: “Apa yang kejadian hari ini?”

Contoh: “Tadi servis AC pelanggan, dibayar tunai Rp500rb”

Kalau ada bukti kayak nota, kwitansi, transferan, simpan. Itu jadi dasar nyatet.

Langkah 2: Tentukan Akun Apa Aja yang Kena

Dari transaksi tadi, 2 hal yang berubah:

  1. Kas nambah Rp500rb → Ini akun Harta
  2. Pendapatan Jasa nambah Rp500rb → Ini akun Pendapatan

Kalau masih bingung, cek lagi artikel blog 2 tentang 5 Jenis Akun Dasar.

Langkah 3: Tentukan Debit atau Kredit Pakai Rumus DEAL GIRL

  • DEA = Debit → Dividends/Prive, Expenses/Beban, Assets/Harta
  • GIRL = Kredit → Gains/Pendapatan, Income, Revenue, Liabilities/Utang, Equity/Modal

Balik ke contoh:

  1. Kas = Harta. Harta nambah → Debit Rp500.000
  2. Pendapatan Jasa = Pendapatan. Pendapatan nambah → Kredit Rp500.000

Aturan emas: Total Debit harus sama dengan Total Kredit. Kalau nggak sama, berarti salah.

Langkah 4: Tulis di Jurnal + Kasih Keterangan Jelas

Formatnya: Akun yang di-Debit tulis duluan, akun yang di-Kredit tulis di bawahnya agak menjorok.

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit
27 Jun 2026 Kas 101 Rp500.000
Pendapatan Jasa 401 Rp500.000
(Terima jasa servis AC Bu Ani)

Keterangan di bawah itu penting. Biar 3 bulan lagi kamu baca masih ingat ini transaksi apa.

3. Contoh Transaksi Harian Lainnya

Biar makin nempel, nih contoh lain:

Contoh 1: Bayar Gaji Karyawan Rp2.000.000 Tunai

  1. Akun kena: Beban Gaji nambah, Kas berkurang
  2. Beban Gaji = Beban → Debit Rp2.000.000
  3. Kas = Harta berkurang → Kredit Rp2.000.000
Keterangan Debit Kredit
Beban Gaji Rp2.000.000
Kas Rp2.000.000

Contoh 2: Beli Peralatan Rp3.000.000 Tapi Ngutang

  1. Akun kena: Peralatan nambah, Utang Usaha nambah
  2. Peralatan = Harta nambah → Debit Rp3.000.000
  3. Utang Usaha = Utang nambah → Kredit Rp3.000.000
Keterangan Debit Kredit
Peralatan Rp3.000.000
Utang Usaha Rp3.000.000

Contoh 3: Pemilik Setor Modal Rp10.000.000 ke Rekening Usaha

  1. Akun kena: Kas nambah, Modal nambah
  2. Kas = Harta nambah → Debit Rp10.000.000
  3. Modal Disetor = Modal nambah → Kredit Rp10.000.000
Keterangan Debit Kredit
Kas Rp10.000.000
Modal Disetor Rp10.000.000

4. 3 Kesalahan Pemula yang Harus Dihindari

  1. Lupa total Debit = Kredit → Selalu cek ulang. Kalkulator teman terbaikmu.
  2. Nulis keterangan males-malesan → Jangan cuma tulis “Bayar”. Tulis “Bayar listrik Juni ke PLN”. Detail itu menyelamatkan.
  3. Nggak urut tanggal → Jurnal itu diary. Kalau loncat-loncat tanggalnya, auditor bisa nangis.

Kesimpulan

Bikin jurnal umum itu cuma 4 langkah:

  1. Catat transaksi apa yang terjadi
  2. Tentuin kena akun apa aja
  3. Tentuin debit-kredit pakai DEAL GIRL
  4. Tulis rapi + kasih keterangan

Lakuin tiap hari. Jangan ditumpuk seminggu. Dijamin laporan keuangan akhir bulan jadi gampang banget.

Udah siap nyatet? Sekarang giliran kamu praktik. Ambil 1 transaksi hari ini, coba bikin jurnalnya pakai format di atas.

Kenapa Pendapatan Selalu di Kredit? Logika Sederhana Biar Nggak Bingung

Kenapa Pendapatan Selalu di Kredit? Logika Sederhana Biar Nggak Bingung

Kediri – Baru belajar akuntansi terus bingung: “Lho, dapat uang kok malah dicatat Kredit? Bukannya nambah?”

Tenang, kamu nggak sendiri. 90% pemula kepikiran hal yang sama. Artikel ini bakal bongkar logikanya pakai bahasa warung kopi, bukan bahasa textbook.

1. Balik Dulu ke Pondasi: Harta = Utang + Modal

Semua aturan debit-kredit itu ujungnya balik ke persamaan dasar ini:

Harta = Utang + Modal

Artinya, semua yang kamu punya = asalnya dari utang ke orang lain + hak kamu sebagai pemilik.

2. Pendapatan Itu Sebenarnya Apa?

Pendapatan = pemasukan karena kamu jualan barang atau jasa. Contoh: dapat bayaran servis AC, jual kopi, jual baju.

Pertanyaannya: Kalau ada pendapatan, apa yang terjadi sama persamaan dasar?

Contoh: Kamu servis AC pelanggan, dibayar Rp500rb tunai.

  • Harta naik: Kas nambah Rp500rb → Catat Debit di akun Kas
  • Modal ikut naik: Hak kamu sebagai pemilik nambah Rp500rb, karena usaha kamu untung

Nah, di sinilah kuncinya.

3. Aturan Mainnya: Modal Nambah Itu Kredit

Dalam akuntansi, ada kesepakatan:

Akun Kalau Nambah Kalau Berkurang
Harta / Aset Debit Kredit
Utang Kredit Debit
Modal / Ekuitas Kredit Debit

Karena Pendapatan itu sifatnya nambah Modal, maka posisi normal Pendapatan ngikutin Modal: Kredit.

4. Bedain “Uangnya” vs “Kejadiannya”

Ini yang sering ketuker. Waktu dapat pendapatan, ada 2 hal terjadi:

  1. Uangnya masuk → Kas nambah → Debit Kas
  2. Kejadiannya dicatat → Pendapatan diakui → Kredit Pendapatan

Jadi bukan “dapat uang kok kredit”. Yang kredit itu akun Pendapatannya. Kas-nya tetap debit.

Contoh jurnalnya:

Tanggal Keterangan Debit Kredit
27 Jun Kas Rp500.000
Pendapatan Jasa Rp500.000

Lihat? Seimbang kan? Debit Rp500rb, Kredit Rp500rb.

5. Rumus Gampang: DEAL GIRL

Biar nggak lupa, pakai singkatan ini:

  • DEA = Debit → Dividends/Prive, Expenses/Beban, Assets/Harta
  • GIRL = Kredit → Gains/Pendapatan, Income, Revenue, Liabilities/Utang, Equity/Modal

Pendapatan masuk kelompok GIRL, jadi Kredit.

6. Kalau Pelanggan Belum Bayar Gimana?

Misal kamu servis AC Rp500rb tapi pelanggan bayar bulan depan.

Tetap catat:

  1. Piutang Usaha Debit Rp500rb → Harta kamu nambah, walau uangnya belum di tangan
  2. Pendapatan Jasa Kredit Rp500rb → Karena jasanya udah kamu kerjain

Jadi pendapatan dicatat waktu kamu berhak dapat uang, bukan waktu uangnya masuk. Ini namanya basis akrual.

Kesimpulan

Kenapa pendapatan di kredit? Karena:

  1. Pendapatan itu nambah Modal
  2. Modal kalau nambah posisinya Kredit
  3. Jadi Pendapatan ngikut, posisinya Kredit juga

Yang debit itu kas atau piutangnya. Bukan pendapatannya.

Udah nggak bingung lagi kan? Lain kali kalau dapat uang, langsung cek: yang nambah kas-nya debit, yang nambah pendapatannya kredit.

5 Jenis Akun Dasar yang Wajib Diketahui Pemula

5 Jenis Akun Dasar yang Wajib Diketahui Pemula

Kediri – Baru belajar akuntansi? Anggap aja kamu lagi belajar alfabet. Nah, 5 akun ini adalah huruf A, B, C, D, E-nya akuntansi. Kalau ini belum hafal, baca laporan keuangan bakal kerasa kayak baca tulisan alien.

1. Harta / Aset

Kode umum: 1xx

Posisi normal: Debit

Artinya: Semua kekayaan yang dimiliki perusahaan dan bisa diuangkan.

Contoh paling sering muncul:

  • Kas: Uang tunai di laci atau di bank
  • Piutang Usaha: Tagihan ke pelanggan yang belum dibayar
  • Persediaan: Stok barang dagang yang siap dijual
  • Peralatan: Laptop, meja, mesin fotokopi
  • Gedung & Tanah: Properti milik usaha

Logika: Kalau harta nambah, catat di Debit. Kalau harta berkurang, catat di Kredit.

2. Utang / Liabilitas

Kode umum: 2xx

Posisi normal: Kredit

Artinya: Kewajiban yang harus dibayar ke pihak lain.

Contoh paling sering muncul:

  • Utang Usaha: Tagihan dari supplier yang belum kamu bayar
  • Utang Bank: Pinjaman modal dari bank
  • Utang Gaji: Gaji karyawan yang belum dibayar bulan ini
  • Pendapatan Diterima Dimuka: Uang pelanggan udah masuk tapi jasanya belum dikerjain

Logika: Kalau utang nambah, catat di Kredit. Kalau utang lunas, catat di Debit.

3. Modal / Ekuitas

Kode umum: 3xx

Posisi normal: Kredit

Artinya: Hak pemilik atas perusahaan setelah semua utang dikurangi.

Contoh paling sering muncul:

  • Modal Disetor: Uang yang pertama kali disetor pemilik
  • Laba Ditahan: Keuntungan tahun lalu yang nggak dibagi, dipakai buat muter usaha lagi
  • Prive: Pengambilan uang perusahaan oleh pemilik buat keperluan pribadi

Logika: Kalau modal nambah, catat di Kredit. Kalau modal berkurang karena rugi atau prive, catat di Debit.

4. Pendapatan

Kode umum: 4xx

Posisi normal: Kredit

Artinya: Penghasilan yang didapat perusahaan karena jualan barang atau jasa.

Contoh paling sering muncul:

  • Pendapatan Jasa: Kalau usaha kamu di bidang jasa
  • Penjualan: Kalau usaha kamu jual barang
  • Pendapatan Bunga: Bunga dari tabungan di bank

Logika: Pendapatan itu nambah modal. Karena modal posisi normalnya Kredit, pendapatan juga Kredit.

5. Beban

Kode umum: 5xx

Posisi normal: Debit

Artinya: Biaya yang dikeluarkan biar usaha bisa jalan dan dapat pendapatan.

Contoh paling sering muncul:

  • Beban Gaji: Bayar karyawan
  • Beban Sewa: Bayar sewa ruko
  • Beban Listrik & Air: Bayar PLN dan PDAM
  • Beban Iklan: Biaya promosi di IG atau TikTok
  • Beban Penyusutan: Nilai peralatan yang makin lama makin turun

Logika: Beban itu ngurangin modal. Karena modal posisi normalnya Kredit, beban jadi lawannya yaitu Debit.

Cara Gampang Ingat Debit-Kredit

Pakai rumus DEAL GIRL:

  • Dividends / Prive → Debit
  • Expenses / Beban → Debit
  • Assets / Harta → Debit
  • Liabilities / Utang → Kredit
  • Gains / Pendapatan → Kredit
  • Income → Kredit
  • Revenue → Kredit
  • Liabilities & Equity / Modal → Kredit

Yang DEA itu Debit. Yang GIRL itu Kredit.

Kesimpulan

Hafalin 5 akun ini + posisi normalnya. Begitu ketemu transaksi, tanya aja: “Ini nambah harta atau ngurangin? Masuk akun apa?” Nanti lama-lama otomatis bisa bikin jurnal.

Memahami Persamaan Dasar Akuntansi: Harta = Utang + Modal

Memahami Persamaan Dasar Akuntansi: Harta = Utang + Modal

Memahami Persamaan Dasar Akuntansi: Harta = Utang + Modal

Kalau akuntansi itu rumah, maka persamaan dasar akuntansi adalah pondasinya. Semua pencatatan transaksi ujung-ujungnya harus bikin persamaan ini tetap seimbang. Rumusnya simpel:

Harta = Utang + Modal

Atau dalam bahasa internasional: Assets = Liabilities + Equity

1. Kenalan Dulu dengan 3 Komponennya

Komponen Nama Lain Artinya Contoh
Harta Aset / Aktiva Semua yang dimiliki perusahaan dan punya nilai uang Kas, gedung, mobil, piutang, stok barang
Utang Liabilitas / Kewajiban Pinjaman atau tanggungan ke pihak lain yang harus dibayar Utang bank, utang gaji, utang dagang
Modal Ekuitas Hak pemilik atas harta perusahaan setelah dikurangi utang Modal disetor, laba ditahan

2. Logika Sederhananya Gini

Bayangin kamu mau buka warung kopi. Untuk punya warung, kamu butuh Harta: gerobak, mesin kopi, bahan baku. Total nilainya Rp50 juta.

Nah, uang Rp50 juta itu asalnya dari mana? Ada 2 sumber:

  1. Modal kamu sendiri, misal Rp30 juta
  2. Utang ke bank, misal Rp20 juta

Jadi: Harta Rp50jt = Utang Rp20jt + Modal Rp30jt. Seimbang kan?

Intinya: Semua harta yang dimiliki perusahaan itu dananya pasti berasal dari 2 sumber. Dari pemilik = Modal. Dari pihak luar = Utang. Nggak ada harta yang tiba-tiba muncul tanpa sumber.

3. Kenapa Harus Selalu Seimbang?

Sistem akuntansi pakai double-entry, artinya setiap transaksi dicatat 2 sisi: debit dan kredit. Efeknya, persamaan ini nggak akan pernah meleset.

Contoh transaksi:

  1. Beli laptop Rp10jt pakai kas → Harta laptop naik Rp10jt, harta kas turun Rp10jt. Total harta tetap, sisi kanan nggak berubah. Seimbang.
  2. Pinjam uang bank Rp50jt → Harta kas naik Rp50jt, Utang naik Rp50jt. Kiri nambah Rp50jt, kanan juga nambah Rp50jt. Seimbang.
  3. Pemilik setor modal Rp100jt → Harta kas naik Rp100jt, Modal naik Rp100jt. Seimbang lagi.

Kalau nggak seimbang, berarti ada yang salah catat.

4. Pengembangan Rumusnya

Seiring usaha jalan, Modal bisa berubah karena untung atau rugi. Jadi rumusnya berkembang:

Harta = Utang + Modal Awal + Pendapatan – Beban – Prive

  • Pendapatan nambah Modal
  • Beban & Prive ngurangin Modal
  • Tapi konsep dasarnya tetap: Harta = apa yang kamu punya, Utang + Modal = dari mana dananya.

5. Cara Gampang Ingatnya

Pakai analogi kue. Satu loyang kue utuh = Harta.

Kue itu kamu potong buat 2 orang: 1 potong buat bayar Utang, sisanya jadi hak Modal kamu.

Mau dipotong gimana pun, total potongannya tetap 1 loyang utuh.

Kesimpulan

Sebelum belajar jurnal, neraca, atau laporan keuangan, pastikan kamu paham dulu persamaan ini. Karena semua laporan keuangan nanti basically cuma penjabaran detail dari Harta = Utang + Modal.

Minyak Ikan: Ikhtiar Mencegah Diabetes LADA dalam Thibbun Nabawi

Minyak Ikan: Ikhtiar Mencegah Diabetes LADA dalam Thibbun Nabawi

Diabetes Melitus, atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai kencing manis, masih menjadi salah satu problem kesehatan yang belum selesai hingga hari ini. Penyakit ini tidak hanya mengganggu kadar gula darah, tetapi juga memengaruhi stamina, daya tahan tubuh, dan kualitas hidup seseorang.

Selama ini masyarakat lebih banyak mengenal Diabetes Melitus tipe 1 dan tipe 2. Namun, ada satu jenis diabetes lain yang juga mulai banyak diperhatikan, yaitu Latent Autoimmune Diabetes in Adult atau LADA. Penyakit ini sering disebut sebagai diabetes tipe 1,5 karena memiliki karakteristik yang berada di antara diabetes tipe 1 dan tipe 2

Salah satu keluhan yang sering dialami penderita diabetes adalah tubuh terasa lemas dan kurang bertenaga. Hal ini terjadi karena gula darah tidak dapat dimanfaatkan sel tubuh secara optimal sebagai sumber energi. Akibatnya, stamina mudah menurun, aktivitas terganggu, dan tubuh cepat lelah

Karena itu, pembahasan tentang diabetes tidak cukup hanya berhenti pada pengobatan. Pencegahan juga sangat penting. Salah satu hal yang menarik untuk dibahas adalah peran makanan bergizi, terutama ikan berlemak dan minyak ikan, dalam membantu menjaga kesehatan tubuh

Pertanyaannya, apakah minyak ikan dapat membantu menurunkan risiko LADA dan diabetes lainnya? Apakah kandungan gizinya juga bermanfaat untuk meningkatkan stamina? Dan bagaimana menariknya, dalam tradisi Islam, ada keterangan hadits tentang makanan pertama penduduk surga yang berhubungan dengan hati ikan Hūt?

<h2>Minyak Ikan dan Potensinya untuk Mencegah LADA</h2>
LADA atau diabetes tipe 1,5 merupakan penyakit autoimun yang menyerang sel penghasil insulin di pankreas. Pada kondisi ini, tubuh secara perlahan mengalami gangguan dalam mengatur gula darah. Karena sifatnya yang berkembang secara perlahan, LADA sering kali tidak teridentifikasi sejak awal.

Salah satu nutrisi yang banyak dikaitkan dengan kesehatan metabolik adalah omega-3. Nutrisi ini banyak terdapat pada ikan berlemak dan minyak ikan. Dalam pola makan modern, konsumsi ikan juga menjadi bagian penting dari Diet Mediterania, yaitu pola makan yang dikenal baik untuk kesehatan jantung, pembuluh darah, tekanan darah, dan metabolisme tubuh.

Hasil penelitian di Swedia menunjukkan bahwa konsumsi ikan berlemak berpotensi menurunkan risiko LADA. Dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa konsumsi lebih dari satu porsi ikan berlemak setiap minggu berkaitan dengan penurunan risiko LADA. Penelitian ini dilakukan oleh Lofvenborg dkk. dengan judul “Fatty fish consumption and risk of latent autoimmune diabetes in adults,” yang diterbitkan dalam Nutrition & Diabetes, 20 Oktober 2014

Temuan ini tentu tidak berarti bahwa minyak ikan adalah obat tunggal untuk diabetes. Namun, ia menunjukkan bahwa pola makan yang kaya ikan berlemak dapat menjadi salah satu ikhtiar untuk menjaga kesehatan, terutama bila disertai pola hidup yang baik, aktivitas fisik, tidur yang cukup, dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

<h2>Hati Ikan, Omega-3, dan Nutrisi Penting Lainnya</h2>
Salah satu bagian ikan yang kaya minyak adalah hati. Pada jenis ikan tertentu, terutama ikan besar dan ikan berlemak, minyak tidak hanya terdapat pada daging, tetapi juga pada hati dan organ lainnya. Ikan seperti tuna, sidat, sardin, lemuru, cucut, beberapa jenis hiu, pari, dan ikan besar lainnya dikenal memiliki kandungan minyak yang bermanfaat

Jenis-jenis ikan tersebut tidak seluruhnya berasal dari kelompok yang sama. Ada ikan bertulang lunak, ikan sejati, dan ada pula mamalia laut yang bentuk tubuhnya menyerupai ikan. Ikan sejati bernapas dengan insang, sedangkan mamalia laut seperti paus bernapas dengan paru-paru. Meski demikian, keduanya sama-sama dikenal memiliki kandungan minyak dan nutrisi tertentu pada jaringan tubuhnya.

Hati dan daging ikan berlemak mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat, seperti omega-3, vitamin A, vitamin D, squalene, dan berbagai zat lain yang baik untuk kesehatan. Kandungan inilah yang membuat ikan berlemak sering dibahas dalam ilmu gizi, farmasi, dan kesehatan masyarakat.

Dalam bahasa Arab, ikan besar sering disebut dengan istilah Hūt (حوت). Istilah ini dapat mencakup ikan besar seperti hiu, paus, dan jenis ikan besar lainnya. Penggunaan istilah Hūt bersifat relatif, sehingga dapat merujuk pada binatang laut berukuran besar yang dikenal dalam konteks bahasa Arab klasik.

<h2>Hati Ikan Hūt dalam Hadits</h2>
Menariknya, dalam hadits disebutkan bahwa makanan pertama penduduk surga adalah tambahan dari hati ikan Hūt. Tentu, makanan surga tidak dapat disamakan dengan makanan dunia. Namun, keterangan ini menunjukkan gambaran istimewa tentang organ hati ikan Hūt dalam tradisi Islam.

Dalam hadits riwayat Imam Bukhari disebutkan:

أَوَّلُ شَيْءٍ يَأْكُلُهُ أَهْلُ الْجَنَّةِ زِيَادَةُ كَبِدِ الْحُوْتِ

Artinya, “Sesuatu yang pertama kali dimakan oleh penduduk surga adalah tambahan hati ikan Hūt.” (HR. Bukhari)
Ibnu Hajar menjelaskan bahwa makanan pertama yang akan dimakan oleh penghuni surga adalah lobus tambahan hati ikan Hūt. Lobus tambahan ini merupakan bagian yang menggantung pada hati, dan dalam penjelasan ulama disebut sebagai bagian yang sangat lezat dan memuaskan.

Dalam kajian biologi, bagian yang disebut sebagai tambahan pada hati ikan dapat dikaitkan dengan lobus kaudatif, yaitu organ tambahan yang terletak di antara lobus hati kanan dan lobus hati kiri. Pada ikan hiu karang, deskripsi morfologi hati ini pernah dibahas oleh De Melo dkk. dalam “Morphological description of blue shark liver, Prionace glauca (Linnaeus, 1758), Elasmobranchii, Carcharhiniformes,” yang diterbitkan dalam International Journal of Advanced Engineering Research and Science 6(5), 286–290, tahun 2019.

<h2>Vitamin D, LADA, dan Kesehatan Tubuh</h2>
Selain omega-3, minyak ikan juga dikenal mengandung vitamin D. Vitamin ini sangat penting untuk kesehatan tulang, daya tahan tubuh, dan fungsi metabolisme. Dalam beberapa kajian, vitamin D juga dikaitkan dengan kesehatan autoimun, termasuk pada diabetes autoimun seperti LADA.

Penelitian Morelatau dkk. membahas kemungkinan peran vitamin D sebagai strategi tambahan dalam pengelolaan diabetes autoimun, termasuk LADA. Kajian tersebut diterbitkan dengan judul “Vitamin D Supplementation as a Therapeutic Strategy in Autoimmune Diabetes: Insights and Implications for LADA Management,” dalam Nutrients, 16(23): 4072, tahun 2024.

Meski hasilnya menjanjikan, penggunaan vitamin D tetap perlu dipahami secara proporsional. Vitamin D bukan pengganti pengobatan diabetes. Suplementasi juga sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan, bila perlu, dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan, terutama bagi orang yang sudah memiliki penyakit tertentu atau sedang menjalani terapi medis.

<h2>Squalene: Kandungan Minyak Ikan yang Dikaitkan dengan Stamina</h2>
Kandungan lain yang menarik dari minyak ikan tertentu adalah squalene. Zat ini berbentuk cairan mirip minyak, tetapi tidak mudah membeku ketika dimasukkan ke dalam freezer. Squalene banyak dibahas karena potensinya dalam mendukung kesehatan tubuh.

Beberapa manfaat yang sering dikaitkan dengan squalene antara lain membantu memperlancar peredaran darah, mendukung penurunan kadar kolesterol, digunakan sebagai bahan kosmetik untuk kesehatan kulit, serta memiliki potensi antiradang dan antikanker. Squalene juga dikenal dalam beberapa tradisi kesehatan di Asia Timur, termasuk Jepang, sebagai salah satu bahan bernilai tinggi.

Pada jenis ikan cucut seperti hiu botol atau Centrophorus atromarginatus, hati ikan diketahui mengandung squalene dalam jumlah besar. Ikan jenis ini banyak ditemukan di perairan Nusantara. Karena itu, minyak dari hati ikan cucut sering dikaitkan dengan manfaat untuk menjaga stamina, terutama bagi orang yang membutuhkan energi tambahan dalam bekerja atau beraktivitas berat.

Jenis hūṭ lain yang disebut memiliki kandungan squalene adalah paus sei atau paus balin. Penelitian Hashimoto dan Namuro menunjukkan bahwa minyak dari paus balin mengandung squalene. Penelitian tersebut berjudul “Unsaponifiable Matter of Sei-Whale Blubber Oil Presence of Pristane and Squalene,” diterbitkan dalam Yukagaku Oil Chemistry, Vol. 16, No. 12, halaman 657–661, tahun 1967.

Namun, terdapat catatan menarik dari sisi anatomi. Penelitian disertasi doktoral Massaro dari Universitas Charles menyebutkan bahwa hati ikan paus dikategorikan sebagai hati tidak berlobus. Keterangan ini terdapat dalam disertasi “Repopulation of decellularized scaffold with cells: Development and optimization of repopulation techniques for engineering functional vessel and liver tissue,” Charles University, Republik Ceko, tahun 2025, halaman 43.

<h2>Cara Mengonsumsi Ikan Berminyak dengan Lebih Sehat</h2>
Bila dikaitkan dengan pencegahan LADA dan diabetes secara umum, konsumsi ikan berlemak dapat menjadi bagian dari pola makan yang sehat. Masyarakat dapat meningkatkan konsumsi ikan berminyak secara rutin, misalnya sekitar 3–5 porsi dalam satu minggu, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh masing-masing.

Manfaat pola konsumsi ikan tidak hanya berkaitan dengan diabetes, tetapi dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Omega-3, vitamin D, dan zat gizi lain dalam ikan berlemak dapat mendukung fungsi tubuh dengan lebih baik bila dikonsumsi dalam pola makan seimbang.

Cara pengolahan juga penting. Ikan sebaiknya tidak terlalu sering digoreng, apalagi jika minyaknya digunakan berulang kali. Cara yang lebih baik adalah dipanggang, direbus, dibakar, dikukus, atau dipepes. Dengan cara ini, kandungan gizinya lebih terjaga dan tambahan lemak dari proses penggorengan dapat dikurangi.

Ikan berminyak yang mudah dijumpai oleh masyarakat antara lain sardin, lemuru, tuna, lele, dan sidat. Bila sulit mendapatkan ikan besar yang masuk dalam kategori Hūt, ikan-ikan lokal yang tersedia di pasar tetap dapat menjadi pilihan yang baik. Bagi yang ingin lebih praktis, kapsul minyak ikan juga dapat digunakan, tetapi sebaiknya tetap memperhatikan dosis, kualitas produk, serta kondisi kesehatan masing-masing.

Minyak ikan merupakan salah satu sumber nutrisi penting yang berpotensi mendukung kesehatan tubuh. Kandungan omega-3, vitamin D, dan squalene di dalamnya dapat berperan dalam menjaga metabolisme, mendukung stamina, dan membantu ikhtiar pencegahan penyakit tertentu, termasuk LADA, meskipun tetap tidak dapat menggantikan pemeriksaan dan penanganan medis.

Dalam perspektif Islam, pembahasan tentang hati ikan Hūt menjadi semakin menarik karena disebutkan dalam hadits sebagai makanan pertama bagi penduduk surga. Tentu, kenikmatan surga berada di luar jangkauan perbandingan dengan dunia. Namun, keterangan ini memberi ruang untuk merenungkan bahwa ciptaan Allah di laut menyimpan banyak rahasia, baik dari sisi nutrisi, kesehatan, maupun tanda-tanda kebesaran-Nya.

Karena itu, mengonsumsi ikan berminyak dengan cara yang sehat dapat menjadi bagian dari ikhtiar menjaga kesehatan tubuh. Di dunia, ia bermanfaat sebagai sumber nutrisi. Kelak di akhirat, hati ikan Hūt disebut sebagai bagian dari hidangan pembuka bagi penduduk surga. Wallahu a’lam bis shawab.

<h3>Ustadz Yuhansyah Nurfauzi</h3>, Apoteker dan peneliti farmasi.

Sumber: https://nu.or.id/kesehatan/minyak-ikan-ikhtiar-mencegah-diabetes-lada-dalam-thibbun-nabawi-zvg6K

sumber : https://nu.or.id/kesehatan/minyak-ikan-ikhtiar-mencegah-diabetes-lada-dalam-thibbun-nabawi-zvg6K

Hukum Memberikan Hadiah kepada Pejabat Publik

Hukum Memberikan Hadiah kepada Pejabat Publik

Dalam kehidupan sosial, memberi hadiah merupakan tradisi yang lazim dilakukan. Islam bahkan mendorong umatnya untuk saling memberi hadiah karena dapat mempererat hubungan antarsesama dan menumbuhkan rasa cinta. Rasulullah saw. bersabda:

تَهَادَوْا تَحَابُّوا

“Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai.”

Semangat hadis ini menunjukkan bahwa hadiah pada dasarnya merupakan perbuatan yang terpuji. Hadiah menjadi sarana memperkuat ukhuwah, menghilangkan kebencian, dan menumbuhkan kasih sayang di tengah masyarakat.

Namun demikian, Islam tidak hanya melihat bentuk lahiriah suatu perbuatan. Islam juga melihat tujuan dan motif yang melatarbelakanginya. Karena itu Rasulullah saw. mengingatkan:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

“Sesungguhnya segala amal perbuatan bergantung pada niatnya.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Prinsip ini menjadi kunci dalam memahami hukum pemberian hadiah kepada pejabat. Hadiah yang diberikan kepada teman, kerabat, atau tetangga tentu berbeda dengan hadiah yang diberikan kepada seseorang karena kedudukannya sebagai pejabat atau pemegang kewenangan.

Ketika hadiah diberikan kepada pejabat setelah suatu urusan selesai, sering kali muncul pertanyaan apakah hadiah itu benar-benar murni sebagai ungkapan terima kasih ataukah merupakan investasi untuk memperoleh kemudahan di masa mendatang. Di sinilah Islam memberikan peringatan yang sangat tegas. Rasulullah Saw bersabda:

هَدَايَا الْعُمَّالِ غُلُولٌ

“Hadiah yang diterima para pejabat adalah ghulul (penggelapan atau korupsi).” (HR. Ahmad)

Hadis ini menunjukkan bahwa hadiah yang berkaitan dengan jabatan bukan lagi sekadar hadiah biasa. Seorang pejabat telah menerima gaji dan fasilitas dari negara untuk menjalankan tugasnya secara profesional. Karena itu, menerima pemberian dari pihak yang memiliki kepentingan terhadap kewenangannya berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, ketidakadilan, dan penyalahgunaan jabatan.

Dalam konteks modern, praktik semacam ini dikenal dengan istilah gratifikasi. Gratifikasi dapat berupa uang, barang, komisi, diskon, tiket perjalanan, fasilitas, atau berbagai bentuk pemberian lainnya yang berhubungan dengan jabatan seseorang. Walaupun dibungkus dengan istilah “ucapan terima kasih”, substansinya dapat berubah menjadi sarana mempengaruhi keputusan pejabat atau memperoleh perlakuan khusus.

Persoalan menjadi semakin serius ketika pejabat secara langsung meminta fee, cashback, atau komisi sebagai syarat pemberian proyek atau pelayanan. Praktik semacam ini termasuk bentuk risywah atau suap yang diharamkan dalam Islam. Tujuannya bukan lagi menjaga hubungan baik, melainkan memperoleh keuntungan dengan menyalahgunakan kewenangan yang dimiliki.

Al-Qur’an mengingatkan:

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh perbuatan tangan manusia.” (QS. ar-Rum [30]: 41)

Ayat ini relevan untuk menggambarkan dampak buruk korupsi, suap, dan penyalahgunaan wewenang. Ketika jabatan dijadikan alat mencari keuntungan pribadi, yang rusak bukan hanya individu yang terlibat, melainkan juga sistem pelayanan publik, keadilan, dan kepercayaan masyarakat terhadap negara.

Karena itu, etika Islam menuntut agar hubungan antara masyarakat dan pejabat dibangun di atas profesionalitas, transparansi, dan amanah. Masyarakat tidak perlu memberikan hadiah kepada pejabat karena pelayanan yang diberikan memang merupakan kewajiban jabatan. Sebaliknya, pejabat juga tidak boleh memanfaatkan kedudukannya untuk meminta imbalan di luar hak yang telah ditetapkan.

Referensi:

Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, “Hukum Memberi Hadiah Kepada Pejabat”, Majalah Suara Muhammadiyah edisi 108 tahun 2023.

sumber : https://muhammadiyah.or.id/2026/06/hukum-memberikan-hadiah-kepada-pejabat-publik/

Banyuwangi BMX Supercross 2026 Dongkrak Ekonomi Warga, Rumah Disewa Atlet hingga Warung Kebanjiran Pembeli

Banyuwangi BMX Supercross 2026 Dongkrak Ekonomi Warga, Rumah Disewa Atlet hingga Warung Kebanjiran Pembeli

Banyuwangi (beritajatim.com) – Satu bulan menjelang penyelenggaraan Banyuwangi BMX Supercross 2026, geliat ekonomi mulai dirasakan masyarakat di sekitar Sirkuit BMX Muncar, Kabupaten Banyuwangi. Kedatangan ratusan atlet, ofisial, dan keluarga dari berbagai daerah hingga mancanegara membawa berkah bagi pelaku usaha lokal, mulai dari penyedia penginapan, warung makan, penyewaan kendaraan, hingga pedagang kaki lima.

Banyuwangi BMX Supercross 2026 diikuti 343 pembalap dari empat negara, yakni Indonesia, Singapura, Thailand, dan Filipina. Selain para atlet, ribuan orang turut datang sebagai ofisial tim maupun anggota keluarga sehingga menciptakan perputaran ekonomi di kawasan sekitar sirkuit.

Kompetisi ini menjadi satu-satunya ajang BMX di Indonesia yang masuk kalender resmi Federasi Balap Sepeda Dunia atau Union Cycliste Internationale (UCI). Status tersebut membuat para pembalap memanfaatkan kejuaraan ini untuk mengumpulkan poin internasional sekaligus meningkatkan peringkat mereka.

Dampaknya mulai dirasakan masyarakat bahkan sejak sebulan sebelum perlombaan berlangsung. Banyak atlet memilih datang lebih awal untuk menjalani latihan sehingga kebutuhan akomodasi meningkat signifikan.

Salah satunya dirasakan Erwin yang telah dua tahun menyewakan rumahnya kepada atlet BMX beserta keluarganya.

“Awalnya diberitahu saudara kalau ada yang mencari penginapan. Akhirnya saya tawarkan, dan mereka mau. Sampai sekarang keterusan karena pendapatannya lumayan,” ujarnya.

Tidak hanya rumah Erwin, sejumlah rumah warga di sekitar sirkuit juga dimanfaatkan sebagai penginapan bagi para peserta yang datang dari luar daerah maupun luar negeri.

Manfaat ekonomi juga dirasakan Tumini yang tinggal tepat di samping Sirkuit BMX Muncar. Selain membuka warung makan, ia menyediakan jasa penyewaan kendaraan dan toilet umum bagi para pengunjung.

Menurutnya, keberadaan sirkuit bertaraf internasional tersebut telah membuka peluang usaha baru yang terus memberikan tambahan pendapatan setiap kali digelar kejuaraan.

“Kehadiran sirkuit BMX ini sangat menguntungkan. Karena sering ada lomba, kami ikut kecipratan rezeki dengan berjualan makanan, menyewakan kendaraan, dan toilet umum,” ujarnya.

Hal serupa diungkapkan Dewi, warga yang setiap penyelenggaraan lomba BMX membuka lapak makanan dan minuman di sekitar arena balap.

Ia mengaku mulai berjualan sejak sekitar satu pekan sebelum perlombaan dimulai karena banyak atlet telah datang lebih awal untuk berlatih di lintasan.

Sehari-hari Dewi menjalankan usaha toko kelontong di rumahnya. Namun, momentum kejuaraan BMX selalu dimanfaatkan untuk menambah penghasilan keluarga melalui penjualan makanan dan minuman.

“Senang banget. Setiap ada lomba, kami bisa berjualan. Bisa menambah penghasilan keluarga,” jelasnya.

sumber : https://beritajatim.com/banyuwangi-bmx-supercross-2026-dongkrak-ekonomi-warga-rumah-disewa-atlet-hingga-warung-kebanjiran-pembeli

Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6,05 Persen, Mojokerto Jadi Contoh Kebijakan Daerah yang Sukses

Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6,05 Persen, Mojokerto Jadi Contoh Kebijakan Daerah yang Sukses

Mojokerto (beritajatim.com) – Meski memiliki wilayah yang relatif kecil dan minim sumber daya alam (SDA), Kota Mojokerto berhasil menarik perhatian peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXVI Tahun 2026 dari Lembaga Administrasi Negara. Kota ini dipilih sebagai lokasi Kunjungan Lapangan Pendalaman Policy Brief berkat berbagai kebijakan inovatif yang mampu mengubah keterbatasan menjadi beragam prestasi dan capaian pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari memaparkan berbagai strategi penguatan ekonomi kerakyatan yang menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah. Menurutnya, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Kota Mojokerto sehingga perlu mendapatkan afirmasi dan dukungan yang berkelanjutan.

“Pemerintah Kota Mojokerto secara konsisten melaksanakan berbagai program penguatan UMKM, mulai dari pelatihan upscaling, packaging dan branding, digital marketing, coaching clinic, fasilitasi promosi melalui berbagai event regional dan nasional, hingga fasilitasi sertifikasi produk secara berkelanjutan,” ungkapnya di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Kamis (25/6/2026).

Ning Ita (sapaan akrab, red) menjelaskan, khusus sektor makanan dan minuman, sebanyak 3.430 dari total 4.649 UMKM atau sekitar 73,8 persen telah mengantongi sertifikat halal. Sementara 1.219 UMKM lainnya terus difasilitasi untuk memperoleh sertifikasi melalui skema self-declare bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Berbagai upaya tersebut turut berdampak pada peningkatan kinerja ekonomi daerah. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto mencapai 5,34 persen, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 5,32 persen. Bahkan pada triwulan I tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto mencapai 6,05 persen, melampaui capaian pertumbuhan ekonomi nasional maupun Provinsi Jawa Timur.

“Capaian ini menunjukkan bahwa strategi penguatan UMKM, koperasi, industri kecil dan menengah, serta ekonomi kreatif yang dijalankan secara kolaboratif telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan perekonomian daerah. Namun, capaian ini bukan alasan untuk berpuas diri, tetapi sebagai motivasi untuk terus memperkuat fondasi ekonomi daerah agar semakin adaptif, inklusif, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan global,” katanya.

Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN LAN RI, Tri Widodo Wahyu Utomo, menilai Kota Mojokerto layak disebut sebagai laboratorium kepemimpinan. Menurutnya, Kota Mojokerto menunjukkan bagaimana sebuah kebijakan dapat diimplementasikan secara efektif hingga menghasilkan dampak nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“PKN merupakan pelatihan untuk membentuk karakter dan kapasitas pemimpin. Kota Mojokerto menjadi contoh bagaimana kebijakan yang dirancang pemimpin daerah dapat diwujudkan dan memberikan hasil yang konkret. Kami mengapresiasi capaian pembangunan Kota Mojokerto yang luar biasa, termasuk pertumbuhan ekonomi yang melampaui rata-rata Jawa Timur maupun nasional,” ujarnya.

Menurutnya, dinamika sosial dan ekonomi masyarakat yang berkembang pesat menjadikan Kota Mojokerto sebagai salah satu simpul pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. “Pihaknya ingin menggali berbagai best practice yang ada di sini untuk kemudian dianalisis dan dikembangkan menjadi rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan kepada para pemangku kepentingan di tingkat pusat,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Peserta PKN Tingkat I Angkatan LXVI Tahun 2026 LAN RI, Hendriyanto Hadi Tjahyono, menjelaskan bahwa peserta tengah menyusun rekomendasi kebijakan yang berfokus pada tiga isu utama, yakni penguatan UMKM, tata kelola Koperasi Desa Merah Putih, serta hilirisasi industri kecil dan menengah.

“Untuk penyusunan policy brief terkait tiga aspek tersebut, kami melihat Kota Mojokerto memiliki banyak contoh dan praktik baik,” imbuhnya.

Karena itulah, lanjutnya, pihaknya datang ke Mojokerto untuk belajar secara langsung. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan PKN Tingkat I Angkatan LXVI Tahun 2026, para peserta juga dijadwalkan mengunjungi sejumlah lokus strategis, antara lain Sentra IKM Maja Barama Wastra dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Gunung Gedangan.

Kota Mojokerto sendiri bukan kali pertama menjadi tujuan studi lapangan bagi peserta pelatihan kepemimpinan nasional. Pada tahun 2024, kota ini juga dipercaya menjadi lokus Studi Lapangan bagi peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III. Kepercayaan yang kembali diberikan tersebut semakin menegaskan posisi Kota Mojokerto sebagai salah satu daerah rujukan dalam pengembangan kebijakan dan tata kelola pemerintahan yang inovatif.

sumber : https://beritajatim.com/pertumbuhan-ekonomi-tembus-605-persen-mojokerto-jadi-contoh-kebijakan-daerah-yang-sukses

DPRD Kota Kediri Sahkan Perda Cagar Budaya dan Kota Cerdas

DPRD Kota Kediri Sahkan Perda Cagar Budaya dan Kota Cerdas

Kediri – DPRD Kota Kediri bersama Pemerintah Kota Kediri menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Kediri, Kamis (25/6). Kedua regulasi tersebut yakni Raperda tentang Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya serta Raperda tentang Penyelenggaraan Kota Cerdas.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan Perda Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya menjadi landasan hukum penting dalam menjaga warisan budaya yang dimiliki Kota Kediri. Menurutnya, cagar budaya merupakan aset daerah yang memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan kebudayaan.

“Keberadaannya menjadi identitas dan jati diri daerah yang harus dijaga, dilestarikan, serta dimanfaatkan secara bertanggung jawab untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat,” ujarnya.

Vinanda menjelaskan, di tengah pesatnya pembangunan dan perkembangan kota, upaya pelestarian cagar budaya memerlukan payung hukum yang kuat guna memberikan kepastian dalam perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan cagar budaya secara berkelanjutan.

“Peraturan daerah ini diharapkan menjadi pedoman bagi pemerintah daerah, masyarakat, pelaku usaha, akademisi, maupun seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pelestarian cagar budaya yang terencana, terpadu, dan berkesinambungan,” katanya.

Selain itu, regulasi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat karakter masyarakat, meningkatkan kualitas pendidikan sejarah dan kebudayaan, serta mendukung pengembangan sektor usaha berbasis kebudayaan yang memiliki daya saing dan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Sementara itu, terkait Perda Penyelenggaraan Kota Cerdas, Vinanda menegaskan bahwa transformasi digital telah menjadi salah satu pendorong utama pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah daerah dituntut menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Konsep kota cerdas bukan semata-mata penerapan teknologi digital, tetapi juga pendekatan pembangunan yang mengintegrasikan inovasi, tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pengelolaan sumber daya, pembangunan ekonomi, pelestarian lingkungan, serta partisipasi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan,” jelasnya.

Ketua DPRD Kota Kediri, Firdaus, menyambut baik disahkannya kedua perda tersebut. Menurutnya, Perda Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya menjadi instrumen penting untuk menjaga berbagai situs dan warisan budaya yang dimiliki Kota Kediri.

“Kalau pelestarian cagar budaya tentu situs-situs yang kita miliki dan budaya-budaya yang kita miliki perlu kita rawat dan jaga. Karena kita sudah memiliki perda, tentu pemerintah harus memberikan dukungan, termasuk melalui penganggaran,” ujarnya.

Terkait Perda Penyelenggaraan Kota Cerdas, Firdaus menilai seluruh institusi pemerintahan harus mengambil peran aktif agar tujuan pembangunan kota cerdas dapat terwujud secara optimal.

“Tujuannya sama-sama memacu Kota Kediri menjadi kota yang benar-benar cerdas, baik cerdas insannya maupun cerdas lingkungannya. Karena itu semua institusi pemerintahan harus mengampu dan mendukung pelaksanaannya,” pungkasnya.

sumber : https://www.beritakediri.com/dprd-kota-kediri-sahkan-perda-cagar-budaya-dan-kota-cerdas/

Pembangunan Sekolah Rakyat Kota Kediri Capai 87 Persen, Ditarget 90 Persen Akhir Pekan Ini

Pembangunan Sekolah Rakyat Kota Kediri Capai 87 Persen, Ditarget 90 Persen Akhir Pekan Ini

Kediri – Pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat (SR) Kota Kediri terus dikebut menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 87 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 90 persen pada akhir pekan ini.

Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Imam Muttaqin mengatakan pekerjaan konstruksi kini memasuki tahap akhir. Sejumlah bangunan utama telah berdiri dan hanya menyisakan beberapa pekerjaan penyelesaian.

“Untuk bangunan saat ini kurang lebih 87 persen. Targetnya hari Minggu besok itu 90 persen. Saat ini tinggal pekerjaan atap di satu gedung asrama dan finishing bangunan saja,” kata Imam, Kamis (25/6).

Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah juga terus mempersiapkan kebutuhan operasional Sekolah Rakyat. Kebutuhan tenaga pendidik, tenaga kependidikan, wali asuh, hingga personel pendukung lainnya masih dikoordinasikan dengan Kementerian Sosial dan instansi terkait.

“Untuk tenaga operasional baik itu guru, tendik, wali asuh dan sebagainya, kami masih koordinasikan dengan Kementerian Sosial dan instansi terkait. Tapi secara umum pemerintah daerah sudah siap untuk memenuhinya,” ujarnya.

Imam menjelaskan, untuk kebutuhan guru saat ini masih menunggu arahan dan keputusan dari Kementerian Sosial. Meski demikian, hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Kediri menunjukkan kesiapan pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan tenaga pengajar.

“Ini masih menunggu dari Kemensos. Tapi dari hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan kemarin, setelah dihitung perkiraan kebutuhan gurunya, mereka menyatakan siap untuk memenuhi,” terangnya.

Di sisi lain, proses penjaringan peserta didik juga terus berjalan. Hingga saat ini tercatat sekitar 158 calon siswa atau 58 persen dari kuota yang tersedia telah menyatakan minat dan melengkapi berkas administrasi. Jumlah tersebut terdiri dari 13 siswa jenjang SD, 69 siswa SMP, dan 76 siswa SMA.

“Data ini masih terus bergerak karena kami masih menunggu kelengkapan data beberapa calon siswa. Sesuai data ada total 164 calon siswa, tetapi enam orang datanya belum lengkap,” pungkasnya.

sumber : https://www.beritakediri.com/pembangunan-sekolah-rakyat-kota-kediri-capai-87-persen-ditarget-90-persen-akhir-pekan-ini/