KEDIRI, JP Radar Kediri – Warga Kediri Raya diminta lebih waspada terhadap kondisi cuaca dalam dua hari ke depan.
Bukan hujan lebat yang menjadi perhatian, melainkan potensi angin kencang yang diprakirakan melanda Kabupaten Kediri, Kota Kediri, dan Nganjuk pada 27–28 Agustus.
Peringatan dini tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri melalui informasi peringatan dini cuaca tiga harian.
Dalam prakiraan untuk Kamis (27/8) dan Jumat (28/8), potensi angin kencang tercantum pada wilayah Kabupaten Kediri, Kota Kediri, dan Nganjuk.
Menariknya, pada dua hari tersebut BMKG tidak mencantumkan potensi hujan dengan kategori waspada, siaga, maupun awas.
Potensi hujan sedang hingga lebat tercatat nihil, begitu pula hujan lebat hingga sangat lebat serta hujan sangat lebat hingga ekstrem.
Potensi hujan petir juga tercatat nihil. Kondisi tersebut membuat angin kencang menjadi satu-satunya peringatan cuaca yang ditampilkan dalam informasi BMKG Dhoho Kediri untuk wilayah tersebut.
Meski tidak disertai peringatan hujan ekstrem, masyarakat tetap diminta berhati-hati.
Angin kencang berpotensi meningkatkan risiko dahan atau pohon tumbang, terutama di kawasan yang banyak terdapat pepohonan serta bangunan dengan struktur yang kurang kokoh.
Pengendara sepeda motor juga perlu meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di jalan yang terbuka.
Hembusan angin yang kuat dapat mengganggu keseimbangan kendaraan, terlebih bagi pengendara yang membawa barang atau menggunakan kendaraan dengan muatan tinggi.
BMKG Dhoho Kediri mengeluarkan peringatan tersebut sebagai bagian dari pemantauan kondisi atmosfer di wilayah Kediri dan sekitarnya.
Masyarakat diimbau terus mengikuti pembaruan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah dalam waktu singkat.
Selain Kabupaten dan Kota Kediri, wilayah Nganjuk juga masuk dalam daerah yang perlu mewaspadai potensi angin kencang.
Karena itu, warga yang beraktivitas di luar ruangan pada Kamis hingga Jumat mendatang diharapkan memperhatikan perkembangan cuaca sebelum bepergian.




