Jakarta, MCI News – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempercepat pengembangan teknologi bedah robotik sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan nasional. Langkah tersebut diperkuat melalui pengadaan 40 unit robot bedah untuk rumah sakit pemerintah, pembangunan ekosistem kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), peningkatan kompetensi dokter, serta transfer teknologi guna mendukung kemandirian industri alat kesehatan nasional. Program itu disampaikan di Jakarta, Senin (27/07/2026) seperti yang dikutip di websitekemkes.go.id.
Komitmen tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat menghadiri peringatan hampir 1.000 tindakan bedah robotik di Rumah Sakit Bunda Jakarta sekaligus peluncuran kolaborasi strategis antara Kementerian Kesehatan, Rumah Sakit Bunda, dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Menurut Budi Gunadi Sadikin, robotik menjadi salah satu dari tiga teknologi prioritas Kemenkes bersama AI dan bioteknologi dalam memperkuat pelayanan kesehatan berbasis inovasi.
“Robotik adalah tren global. Teknologi ini memberikan kualitas layanan yang lebih baik bagi pasien, operasi lebih presisi, nyeri lebih ringan, dan masa rawat lebih singkat. Tugas pemerintah adalah memastikan layanan ini semakin mudah diakses, berkualitas, dan biayanya semakin terjangkau,” kata Budi Gunadi Sadikin.
Ia menilai pemanfaatan teknologi bedah robotik di Indonesia masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara. Karena itu, pemerintah membentuk Komite Robotik Kementerian Kesehatan untuk menyusun arah pengembangan teknologi robotik, mulai dari standar pelayanan, kebutuhan teknologi, hingga strategi pembiayaan agar layanan semakin mudah diakses masyarakat.
Selain itu, Kemenkes juga mengevaluasi skema pembiayaan melalui BPJS Kesehatan agar tindakan bedah robotik dapat menjadi bagian dari sistem pembiayaan nasional.
Sebagai fondasi pengembangan teknologi tersebut, Kemenkes memperluas pelatihan bedah minimal invasif melalui program operasi laparoskopi bagi dokter bedah di 514 kabupaten dan kota.
“Kita ingin semakin banyak dokter Indonesia memiliki kompetensi bedah minimal invasif dan robotik. Jangan sampai kemampuan ini hanya dimiliki kelompok tertentu atau hanya tersedia di kota-kota besar,” ujar Budi Gunadi Sadikin.
Ia menjelaskan pengembangan bedah robotik juga diarahkan untuk mendukung sistem AI kesehatan nasional melalui integrasi data kependudukan, data klinis, data genomik, serta data tindakan bedah robotik.
“AI bukan menggantikan dokter, tetapi menjadi augmented intelligence yang membantu dokter mengambil keputusan berdasarkan pembelajaran dari ribuan hingga jutaan data klinis,” jelasnya.
Dalam pengadaan robot bedah, Kemenkes mewajibkan adanya transfer teknologi, terutama untuk produksi komponen habis pakai (consumables) di dalam negeri. Kebijakan tersebut diharapkan dapat menekan biaya tindakan sekaligus memperkuat industri alat kesehatan nasional.
Rektor ITB Prof. Tatacipta Dirgantara menyatakan kolaborasi antara akademisi dan tenaga medis menjadi faktor penting dalam menghasilkan inovasi kesehatan.
“Fasilitasi dari Kementerian Kesehatan sangat penting agar peneliti dan dokter dapat bekerja bersama mengembangkan teknologi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia. Dengan kolaborasi ini, kami optimistis Indonesia mampu menghasilkan inovasi alat kesehatan yang berdaya saing global,” ujarnya.
Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk dr. Ivan Rizal Sini menegaskan Rumah Sakit Bunda siap mendukung pengembangan pusat pelatihan dan transfer pengetahuan kepada dokter dari berbagai daerah.
“Kami percaya pengalaman harus dibagikan. Semakin banyak dokter Indonesia yang menguasai bedah robotik, semakin besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat,” kata Ivan Rizal Sini.
Melalui kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, rumah sakit, dan industri, Kemenkes menargetkan Indonesia menjadi salah satu pusat pengembangan teknologi bedah robotik di kawasan sekaligus memperkuat kemandirian industri alat kesehatan nasional.
Sumber : https://mcinews.id/2026/07/28/kemenkes-percepat-pengembangan-bedah-robotik-dan-ai-kesehatan/




