Di era digital, memulai bisnis tidak harus memiliki toko, tetapi bisa dilakukan dengan fasilitas yang ada, seperti aplikasi WhatsApp.
Aplikasi pesan instan yang biasa digunakan untuk menjalin hubungan dengan keluarga, saudara, dan teman ini, juga bisa berfungsi sebagai sumber penghasilan.
Selain karena penerapan strategi bisnis yang tepat, mereka mampu memanfaatkan fitur-fitur gratis yang ada di dalamnya secara maksimal, sehingga WhatsApp bisa menjadi jendela penghasilan utamanya.
Apa Itu WA Bisnis?
Aplikasi WhatsApp punya dua jenis yang menawarkan fitur berdasarkan kemampuan operasionalnya, yaitu WA Biasa dan WA Bisnis.
Sesuai dengan namanya, WA Bisnis dirancang secara khusus bagi para pelaku usaha dengan tambahan fitur-fitur canggih, seperti:
- Nama Bisnis
- Kategori Bisnis
- Tampilan Katalog Produk
- Deskripsi Perusahaan
- Lokasi dan Jam Operasional Kerja
- Otomatisasi Pesan
Salah satu fitur yang menjadi andalan para pelaku usaha adalah otomatisasi pesan. Fitur ini memungkinkan pelaku usaha untuk memberikan respon pesan cepat kepada pelanggan.
Jenis Jualan yang Bisa Dijual di WA
Hampir semua jenis produk bisa dijual di WA, selama bukan produk yang melawan hukum.
Untuk memberikan gambaran, berikut adalah beberapa jenis produk yang berpotensi bisa dijual di platform ini:
1. Produk Barang
Kategori yang paling umum ditemui di WhatsApp dan jenisnya sangat beragam, seperti:
- Kuliner: Makanan siap saji, frozen food.
- Fashion & Lifestyle: Pakaian, aksesoris, produk kecantikan.
- Peralatan Rumah Tangga: Barang-barang dekorasi atau perabot rumah tanggan.
2. Produk Jasa
Di WhatsApp, kamu juga bisa memasarkan produk jasa yang bersifat profesional, seperti:
- Kreatif & Teknis: Desain grafis, penulisan artikel, jasa reparasi elektronik, hingga layanan kebersihan rumah.
- Pendidikan & Pelatihan: Les privat, kursus memasak, atau bimbingan belajar.
3. Produk Digital
Kamu juga bisa menjual dan memasarkan produk-produk digital di WhatsApp. Berikut beberapa contohnya:
- Edukasi dan Hiburan: Template desain, kursus dalam bentuk rekaman video, e-Book.
- Voucher & Top-up: Jualan pulsa, paket data, voucher game.
Cara Berjualan dan Mendapatkan Pembeli dari WA
1. Beralih dari WA Biasa ke WA Bisnis
Untuk kebutuhan pribadi dan komunikasi dengan keluarga, sebaiknya menggunakan akun WA biasa.
Tetapi jika ingin serius menjalani bisnis, disarankan untuk membuat akun WA Bisnis agar terlihat lebih profesional dan bisa mengetahui mana pesan yang memang dari pelanggan atau bukan.
2. Buat Profil di WA Bisnis
Lengkapi profil bisnis di akun WA agar terlihat profesional dan tidak membuat calon pembeli ragu. Kamu bisa memulainya dengan:
- Memasang logo toko atau foto produk jualan.
- Lengkapi deskripsi dan jam operasional toko.
- Cantumkan alamat, website, dan media sosial, untuk meningkatkan kepercayaan.
3. Buat Etalase Foto Produk di WA
Di WA Bisnis ada fitur katalog yang fungsinya adalah untuk menampilkan produk-produk jualan agar bisa dilihat oleh pelanggan, tanpa harus berkomunikasi kepada admin.
Biar pelanggan bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan, sertakan foto berkualitas tinggi minimal 2-3 foto dari sudut berbeda, lengkapi informasi barang (harga, ukuran, berat), dan manfaat produk.
Jika pelanggan tertarik dengan produknya, ia bisa langsung menekan tombol CTA (call to action) yang akan langsung terhubung ke admin.
4. Buat Story di WA untuk Mempromosikan Barang Jualan
Gunakan fitur status atau story di WA untuk memasarkan barang jualan. Biar tidak terlihat spam, buatlah agenda story agar tidak mengganggu kontak yang terhubung dengan nomor akun WA Bisnis.
Untuk jenis storynya sendiri bisa berupa gambar statis berisi kata-kata promo, video edukasi, testimoni, dan produk jualan.
5. Buat Pesan Broadcast di Kontak
Di WhatsApp bisnis ada fitur berupa Label yang bisa digunakan untuk mengelompokkan kontak, misalnya “Baru Tanya”, “Pelanggan Tetap”, “Reseller”.
Dengan label ini, kamu bisa membuat strategi promo yang berbeda untuk setiap kategori pelanggan.
Hasilnya, pesan siaran atau broadcast yang dikirim jadi lebih relevan dan tepat sasaran.
6. Buat Penawaran Khusus Lewat WhatsApp
Jangan lupa untuk membuat penawaran khusus secara berkala bagi pelanggan yang belanja lewat WA.
Promo yang ditawarkan bisa bermacam-macam, mulai dari diskon eksklusif di WA, bundling produk, dan lain sebagainya.
7. Gabung Komunitas atau Group dan Berbagai Produk Jualan
Bila memungkinkan, gabunglah dengan komunitas atau grup di WhatsApp yang relevan dengan produk yang dijual.
Misalnya, kalau kamu jualan produk digital, maka ikutilah grup yang relevan, seperti komunitas SEO, Affiliate Marketing, dan lain sebagainya.
Biasanya, mereka yang bergabung di dalam grup tersebut sering menggunakan produk-produk digital dan mencari rekomendasi atau vendor yang menjual produk yang dibutuhkan.
Ide Kata-Kata Broadcast Jualan di WA
Berikut adalah kumpulan contoh kata-kata broadcast yang bisa digunakan untuk berjualan di WA:
- “Baju baru, semangat baru! Dapatkan diskon 15% khusus hari ini untuk koleksi kemeja premium kami.”
- “Cuma hari ini! Beli 2 gratis 1 untuk semua kaos polos. Yuk, ajak teman kamu patungan!”
- “Spesial untuk pelanggan setia! Voucher potongan Rp20rb tanpa minimal belanja. Gunakan kode: SETIA20.”
- “Promo E-book eksklusif! Pelajari strategi [Topik] hanya dalam satu malam. Diskon 50% untuk 10 pembeli pertama.”
- “Akses akun premium [Nama Layanan] tanpa ribet. Proses cepat, legal, dan bergaransi penuh!”
- “Jasa service AC terpercaya di [Nama Kota]. Dingin maksimal, harga minimal. Hubungi kami untuk jadwal hari ini.”
- “Jasa titip (Jastip) [Nama Kota/Negara] buka besok! Kirim daftar belanjaanmu sekarang ya.”
- “Lagi malas masak? Pesan paket katering harian kami. Menu berganti setiap hari, gizi terjamin!”
- “Khusus untuk kontak WA saya: Harga spesial yang tidak ada di marketplace. Balas ‘MAU’ untuk dapatkan kodenya.”
- “Terima kasih sudah menyimpan nomor kami. Sebagai apresiasi, ini voucher diskon khusus buat kamu”
Sumber : https://www.inilah.com/cara-menghasilkan-uang-dari-hp-dengan-whatsapp




