Benarkah Berat Badan Turun, Tekanan Darah Ikut Stabil? Ini Kata Dokter Gizi

Benarkah Berat Badan Turun, Tekanan Darah Ikut Stabil? Ini Kata Dokter Gizi

Jakarta – Penurunan berat badan melalui program diet tidak hanya berdampak pada penampilan, tetapi juga dapat membantu mengendalikan tekanan darah pada orang dengan hipertensi.

Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan penurunan berat badan dapat mengurangi penumpukan lemak viseral. Lemak berlebih tersebut dapat meningkatkan beban kerja jantung dan berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah.

Menurut dr Yaze, ketika berat badan dan lemak berlebih mulai berkurang, kerja jantung dapat menjadi lebih optimal sehingga tekanan darah berangsur lebih stabil.

“Ketika lemaknya sudah mulai berkurang, pasti pompa jantungnya akan baik-baik saja dan lega lagi karena tidak ada yang membuat dia berat,” terang dr Yaze dalam Live TikTok detikHealth, Kamis (20/8/2026).

“Tensinya pasti akan kembali stabil,” tambahnya.

dr Yaze mengungkapkan orang dengan hipertensi umumnya memiliki masalah berat badan berlebih. Ketika mereka berhasil menurunkan berat badan melalui perubahan gaya hidup yang lebih sehat, tekanan darah pun perlahan kembali normal.

Selain menstabilkan tensi, proses penurunan berat badan juga membantu mengurangi berbagai tingkat peradangan kronis di dalam tubuh.

“Jadi memang dengan penurunan berat badan itu menurunkan berbagai macam peradangan lain, termasuk tensi yang naik, jadi bisa lebih stabil,” jelas dr Yaze.

“Termasuk misalnya gula darah yang tadinya tinggi bisa jadi lebih stabil,” pungkasnya.

Sumber : https://health.detik.com/diet/d-8635862/benarkah-berat-badan-turun-tekanan-darah-ikut-stabil-ini-kata-dokter-gizi