Daftar 4 Penyakit yang Sebabkan Kolesterol Susah Turun, Perhatikan Pula Faktor Genetik

Daftar 4 Penyakit yang Sebabkan Kolesterol Susah Turun, Perhatikan Pula Faktor Genetik

TRIBUNJATIM.COM – Meski sudah berupaya menjalani pola hidup sehat dengan mengurangi asupan makanan berlemak, sebagian orang masih mendapati kadar kolesterolnya tetap tinggi.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kolesterol tidak semata-mata dipengaruhi oleh pilihan makanan sehari-hari.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dr Christy Efiyanti, SpPD, menegaskan bahwa peningkatan kolesterol dalam darah dapat dipicu oleh berbagai faktor kesehatan yang lebih kompleks, termasuk sejumlah penyakit yang memengaruhi metabolisme tubuh.

Dalam siaran pers IPB University yang diterima pada Kamis (18/6/2026), Christy menjelaskan bahwa kondisi medis tertentu juga dapat berperan dalam naiknya kadar kolesterol sehingga perlu diwaspadai sejak dini.

Selama ini, kolesterol tinggi kerap diasosiasikan langsung dengan konsumsi makanan berlemak. Namun, menurut Christy, anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat karena ada banyak faktor lain yang turut berkontribusi.

Selain pola makan, gaya hidup seperti kurang aktivitas fisik, kelebihan berat badan, kebiasaan merokok, hingga konsumsi alkohol juga dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi.

Ia juga menekankan bahwa faktor penyakit tertentu sering kali tidak disadari, padahal dapat mengganggu proses metabolisme lemak dalam tubuh.

“Kadar kolesterol seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor yang lebih kompleks,” ujar dr. Christy.

Berikut daftar penyakit yang dimaksud:

1. Diabetes

Salah satu penyakit yang dapat berkaitan dengan tingginya kadar kolesterol adalah diabetes. Menurut Christy, diabetes termasuk kondisi medis yang dapat berkontribusi terhadap peningkatan kolesterol dalam darah. Karena itu, seseorang yang memiliki diabetes perlu memantau kadar kolesterolnya secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan secara menyeluruh.

2. Gangguan ginjal

Gangguan pada fungsi ginjal juga dapat memengaruhi kadar kolesterol. Ginjal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan berbagai zat dalam tubuh. Ketika fungsinya terganggu, proses metabolisme dapat ikut terpengaruh, termasuk yang berkaitan dengan kolesterol. Oleh sebab itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi penting untuk mendeteksi gangguan ginjal sejak dini.

3. Penyakit hati

Selain ginjal, hati atau liver juga berperan besar dalam mengatur produksi dan pengolahan kolesterol. Menurut Christy, penyakit hati termasuk salah satu kondisi yang dapat menyebabkan kadar kolesterol meningkat. Karena itu, seseorang yang memiliki masalah pada organ hati sebaiknya tidak hanya fokus pada gejala penyakitnya, tetapi juga memperhatikan kondisi metabolisme tubuh secara keseluruhan.

4. Gangguan tiroid

Gangguan tiroid juga masuk dalam daftar kondisi medis yang dapat memengaruhi kadar kolesterol.

Tiroid berfungsi mengatur berbagai proses metabolisme tubuh. Ketika terjadi gangguan pada kelenjar ini, kadar kolesterol dapat ikut berubah dan cenderung meningkat.

Hal ini menunjukkan bahwa kolesterol tinggi tidak selalu berkaitan langsung dengan makanan yang dikonsumsi setiap hari.

Faktor Genetik
Selain penyakit tertentu, Christy mengatakan faktor keturunan juga dapat menyebabkan kolesterol tinggi.

Salah satu contohnya adalah familial hypercholesterolemia, yaitu kelainan genetik yang menyebabkan kadar kolesterol tinggi sejak usia muda.

Pada kondisi ini, seseorang bisa memiliki kolesterol tinggi meski telah berusaha menjalani pola hidup sehat.

Untuk menjaga kadar kolesterol tetap normal, Christy menyarankan masyarakat menerapkan pola hidup sehat, termasuk membatasi makanan tinggi lemak dan makanan olahan yang mengandung lemak jenuh, rutin berolahraga, serta menjaga berat badan ideal.

Namun, ia menekankan bahwa upaya tersebut perlu dibarengi dengan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Rutin melakukan medical check up agar dapat mendeteksi dini bila ada masalah kesehatan dan memperoleh penanganan sejak dini sebelum terlambat dan sulit diobati,” kata dr. Christy.

Menurut dia, pemeriksaan rutin dapat membantu menemukan penyebab kolesterol tinggi yang mungkin tidak terlihat dari gejala sehari-hari, termasuk penyakit penyerta yang memerlukan penanganan khusus.

sumber : https://jatim.tribunnews.com/kesehatan/549644/daftar-4-penyakit-yang-sebabkan-kolesterol-susah-turun-perhatikan-pula-faktor-genetik