Minyak dan Gas Bumi Membesarkan Bangsa Indonesia

Minyak dan Gas Bumi Membesarkan Bangsa Indonesia

Mempunyai sejarah yang panjang di Indonesia, sektor hulu migas masih menjadi motor utama dalam menggerakkan pembangunan di tanah air. Sektor strategis ini memegang peranan vital dalam keberlanjutan pembangunan sejak Indonesia merdeka. Berbagai kegiatan pengeboran eksplorasi di wilayah Sumatera, Jawa, dan Kalimantan berhasil menemukan cadangan minyak dalam jumlah besar. Bahkan di tahun 1869, Pemerintah Hindia Belanda mencatat sedikitnya ada 53 tempat di mana minyak bumi merembes ke luar. Setelah Indonesia merdeka, minyak tetap menjadi primadona. 

Di Tahun 1651, Pemerintah pun membentuk Panitia Negara Urusan Pertambangan yang bertugas memberi pertimbangan tentang sengketa tambang minyak, pembentukan ini bertujuan agar kegiatan usaha hulu migas lebih tertata. Langkah ini pun disusul dengan diterbitkannya UU Nomor 44 Tahun 1960 tentang perminyakan Indonesia pada 26 Oktober 1960. 

Industri hulu migas nasional pun terus berkembang, berbagai aktivitas pengeboran dan eksplorasi berhasil menemukan berbagai sumber minyak dan gas bumi. Hingga 1977, jumlah cadangan minyak yang ditemukan mencapai 213 juta barel dan gas sebesar 766 miliar kaki kubik. 

Gairah pengembangan produksi migas juga meningkat. Antara 1967 sampai 1977 saja, jumlah kegiatan pengeboran mencapai 568 sumur. Selain minyak, aktivitas pengeboran dan eksplorasi menemukan cadangan gas dalam jumlah besar di Arun, Aceh dan Badak, Kalimantan Timur. Perkembangan yang begitu pesat membuat industri hulu migas di tanah air memberikan sumbangan yang sangat besar bagi penerimaan Negara di era 1970-1980an. 

Selain itu, di tahun 1969 hingga 1994, kontribusi migas mencapai lebih dari 50 persen dari total pendapatan negara. Kontribusi tersebut menjadikan sektor hulu migas sebagai tulang punggung perekonomian bangsa. Pendapatan dari migas memungkinkan pemerintah untuk melakukan pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Di saat yang sama, sektor non migas juga turut berkembang, terlihat dari makin besarnya kontribusi sektor ini bagi penerimaan negara. 

Hingga 1989, pendapatan negara dari sektor non migas, baik pajak maupun non pajak, masih di bawah 50 persen. Memasuki tahun 1990 an, sumbangan sektor non migas bagi kas negara mencapai lebih dari 50 persen

Gas Alam Indonesia Sebagai tumpuan Energi Masyarakat

Sejarah panjang industri hulu migas di tanah air memang menjadi bukti bahwa sektor ini memegang peranan vital dalam membesarkan bangsa. Meski produksi minyak mentah Indonesia merosot dalam beberapa tahun terakhir seiring menurunnya jumlah cadangan, migas masih menjadi kontributor utama bagi penerimaan negara. Bahkan saat memasuki tahun 2000an, sektor hulu migas masih mampu menyumbang lebih dari US$10 miliar ke kas negara. 

Berkat kontribusi tersebut, Indonesia bisa melaksanakan program-program pembangunan untuk memajukan negara dan mensejahterakan rakyat. Keberadaan industri hulu migas juga mendorong pengembangan industri lainnya di tanah air. Hal ini bisa dilihat dari peningkatan pemanfaatan komponen dalam negeri. 

Sejak 2006 hingga sekarang, pencapaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) terus mengalami peningkatan. Sebagai informasi, pada 2006, pemanfaatan komponen dalam negeri di hulu migas mencapai 43 persen. Sementara untuk tahun 2015, penggunaan komponen dalam negeri hingga Juni mencapai 67,71 persen. 

Apabila melihat fakta tersebut, manfaat dari keberadaan industri hulu migas di tanah air bisa dirasakan seluruh rakyat Indonesia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Melihat ke depan, kontribusi sektor hulu migas masih sangat berpotensi untuk lebih ditingkatkan dengan mengoptimalkan lapangan-lapangan yang belum dikembangkan. 

Dukungan investasi yang kuat sangat dibutuhkan agar penemuan-penemuan cadangan migas baru yang komersial bisa lebih banyak. Makin banyaknya temuan cadangan berarti makin besar pula kontribusi yang bisa diberikan sektor hulu migas dalam menggerakkan roda perekonomian negara dan membesarkan bangsa.

5 Daerah Penghasil Minyak Bumi Terbesar Di Indonesia

5 Daerah Penghasil Minyak Bumi Terbesar Di Indonesia

seperti yang kita ketahui bahwa minyak bumi adalah hasil alam yang melimpah di Indonesia, hal ini membuat Indonesia  menyandang predikat sebagai salah satu penghasil terbesar. Perkiraan jumlah keseluruhan minyak bumi yang telah diambil dari Indonesia sekitar 915.798 barel dalam satu hari

Minyak Bumi di Indonesia ditemukan pertama kali tahun 1883 oleh A. G. Zeijlker. Tempatnya berada di Telaga Tiga dan Telaga Said, Pangkalan Brandan, Provinsi Sumatera Utara. Dari penemuan ini menjadi awal berdirinya Shell perusahaan minyak asing yang berasal dari Netherland. 

Selain itu penemuan juga semakin melebar ke daerah-daerah lainnya. Pada kesempatan ini akan kami akan menjelaskan mengenai daerah-daerah dengan kandungan minyak bumi terbesar di Indonesia.

5 Daerah Penghasil Minyak Bumi Terbesar Di Indonesia
Diagram showing fractional distillation illustration

Daerah Penghasil Minyak Bumi Terbesar di Indonesia

1. Provinsi Riau

Riau merupakan provinsi terbesar penghasil minyak bumi di Indonesia. Jumlah minyak mentah yang dihasilkan di daerah ini diperkirakan sekitar 365.8277 barrel/hari. Jumlah ini menyumbang sepertiga dari seluruh produksi minyak bumi harian di Indonesia.

Keistimewaan minyak mentah dari Provinsi Riau adalah viskositas yang dimiliki sangat bagus untuk ukuran hidrokarbon. Oleh karena itu minyak mentah ini tergolong paling baik di Indonesia. Selain itu Minyak dan gas adalah dua hal yang saling berkaitan, karena sebagian besar daerah yang memiliki sumber minyak bumi di sini memiliki cadangan gas. Begitu pula yang terjadi di Riau.

Ada 6 blok daerah operasi yang digunakan perusahaan, antara lain Mointain Front, Siak Blok, Coastal, Rokan, Selat Panjang, dan Pekanbaru. Rokan menjadi blok yang paling besar karena terdapat gient field. Contoh perusahaan minyak yang menjalankan penambangan di Riau adalah Pertamina, Siak Pusako, Chevron, dan Petroselat.

2. Provinsi Kalimantan Timur

Kalimantan Timur  memiliki hasil minyak bumi melimpah meskipun tidak sebanyak di Riau. Buktinya ada kota di provinsi tersebut yang menjadi kota minyak, yaitu Balikpapan.

Pengeboran minyak dilakukan pada beberapa lokasi seperti Mamburungan, blok Mahakam, Sanga-Sanga dan juga Kutai.  Selain itu beberapa perusahaan yang turut mengelola minyak bumi di sini adalah Total, Medco, Vico, dan Chevron.

Perusahaan ini mampu menghasilkan minyak hingga 134.626 barrel per hari yang mengandung minyak mentah 60.331 barrel, dan sisanya sebanyak 74.925 barrel merupakan kondensat. Selain menjadi salah satu surganya minyak, Kalimantan Timur juga banyak mengandung gas alam. Bahkan, di sana ada pengolahan gas alam sekaligus kilang minyak.

3. Laut Jawa

5 Daerah Penghasil Minyak Bumi Terbesar Di Indonesia

Di laut Jawa yang membentang dari kota Sumatera hingga Jawa Barat juga memiliki sumber gas alam dan minyak bumi. Keduanya termasuk kategori terbesar di Indonesia. Sumur minyak offshore dalam laut ini bersifat netral, artinya tidak ada provinsi yang mengklaim.

Jika semua kapasitas produk pada sumur-sumur yang ada di laut Jawa digabung menjadi satu, maka setiap hari sebanyak 65.154 barell minyak bumi akan dihasilkan dari area tersebut. Jika dijabarkan maka minyak mentah yang terkandung sebanyak 62.130 barrel dan kondensatnya  3,024 barrel.

4. Kepulauan Riau

Di Kepulauan Riau  juga memiliki lautan sebesar 95% dari luas daratan. Walaupun daratannya hanya kecil, namun jangan Anda sepelekan, karena di kepulauan ini sangat kaya karena melimpahnya minyak bumi. Kekayaan yang terpendam tidak hanya berhenti sampai di sini saja karena masih ada cadangan gas alam yang sangat banyak jumlahnya.

Sebagian besar minyak ada di laut. Block offshore di Kepulauan Riau terbagi menjadi tiga, yaitu Natuna Sea Block A, Natuna Sea Block B, dan South Natuna Sea Block A. Apabila dijumlahkan total minyak bumi dari Kepulauan Riau adalah 59.210 barrel per hari ditambah kondesat 2.365 barrel.

Sekarang ini Kepulauan Riau masuk dalam deretan daerah terbesar yang memproduksi minyak bumi di Indonesia. Bahkan, tidak sedikit perusahaan luar yang turut andil mengelola sumber daya alamnya. Tambang minyak bumi di kepulauan tersebut dikelola oleh beberapa perusahaan asing seperti Cocono Philips, Star Energy, dan Premier Oil.

5. Provinsi Jawa Timur

Banyak penawaran menarik yang ditawarkan dari daerah Jawa Timur dari sektor wisata, kuliner hingga pertambangan. Salah satu pertambangan yang cukup populer adalah blok brantas dan blok cepu. Blok brantas merupakan area penambangan perusahaan Bakri yang kini menjadi lumpur lapindo.

Ladang minyak di provinsi ini cukup banyak. Total minyak per hari diperkirakan sebanyak 52.616 barrel. Adapun rinciannya terdiri atas 326 barrel kondensat dan 52.290 barrel minyak mentah. Besarnya migas yang diproduksi di Jawa Timur ini tidak lepas dari peran perusahaan-perusahan dalam maupun luar negeri yang mengelolanya. 

Tidak bisa dipungkiri lagi apabila penghasil minyak terbesar jatuh pada kelima daerah di atas, mengingat begitu besar jumlah yang tersimpan di dalamnya. Selain itu, sumber minyak bumi juga terdapat di berbagai daerah lain seperti Jambi, Papua, dan Sumatera Selatan. Daerah-daerah tersebut juga mendukung jumlah total minyak nasional.  

Naah salah satu potensi besar yang di miliki oleh indonesia ini lah yang kami Trisna Group yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perminyakan dan gas alam berkomitmen untuk mengembangkan potensi di perminyakan dan gas yang ada di Indonesia dan turut andil dalam pendistribusiannya ke masyarakat secara langsung.

5 Manfaat Gas Alam untuk Kehidupan Manusia

5 Manfaat Gas Alam untuk Kehidupan Manusia

Terdapat banyak manfaat gas alam yang bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini Manfaat ini tentu banyak yang sudah Anda tahu. 

Memang Indonesia dikaruniai dengan kekayaan alam berlimpah mulai dari hasil laut sampai sumber daya lainnya berupa sumber gas alam.

Gas alam yang merupakan bahan bakar fosil yang terperangkap dalam lapisan batu kapur di atas reservoir minyak bumi.

Berdasarkan Kemendikbud RI, sumber energi ini bisa  di ladang minyak, ladang gas bumi, dan juga tambang batubara.

Hal utama dalam penyusunan gas alam merupakan metana (CH4), adalah molekul hidrokarbon rantai terpendek dan teringan.

Gas alam Indonesia merupakan salah satu komoditi yang diekspor ke banyak negara seperti negara Jepang, Korea, China dan Amerika Serikat.

Mungkin anda  bertanya-tanya, apa manfaat dari gas alam? Namun, simak dahulu berbagai daerah penghasil gas alam di Indonesia

Daerah Penghasil Gas Alam di Indonesia

5 Manfaat Gas Alam untuk Kehidupan Manusia
Gas industry. row red gas valves

Dilansir dari Kompas.com, cadangan gas alam Indonesia sebesar 2,8 triliun meter kubik (97 triliun kaki kubik).

Walaupun cadangan gas alam Indonesia hanya 1,5% dari cadangan gas alam dunia, ternyata memiliki potensi yang lebih besar dibandingkan minyak bumi.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, setidaknya ada empat daerah penghasil gas alam terbesar di Indonesia. Berikut ini daftarnya.

1. Sumatera Selatan

Di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan menempati urutan pertama daerah dengan cadangan gas alam terbesar di Indonesia.

Daerah lain di Sumatera selatan dengan cadangan gas alam besar adalah Lahat, Muara Enim, Prabumulih, dan Musi Rawas.

2. Kalimantan Timur

Kedua sebagai daerah penghasil gas alam terdapat Kalimantan Timur yang terpusat dalam Blok Mahakam.

Kota ini juga memiliki salah satu kilang gas alam berbentuk Liquified Natural Gas (LNG) terbesar di dunia.

3. Jambi

Daerah ini menjadi nomor tiga penghasil gas alam terbesar di Indonesia. Ladang gas alam terbesar di Jambi berada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Manfaat Gas Alam untuk Kehidupan Sehari-hari

5 Manfaat Gas Alam untuk Kehidupan Manusia
Propane tanks

Setelah Anda mengetahui daerah penghasil gas alam di Indonesia, Perlu diketahui jugamanfaat dari energi tersebut.

1. Untuk Bahan Bakar Kendaraan

Manfaat dari gas alam yang pertama untuk bagi kehidupan manusia adalah digunakan sebagai bahan bakar untuk kendaraan.

Berdasarkan penelitian, gas alam juga dianggap sebagai energi lingkungan alternatif, hal ini karena tidak menghasilkan emisi berbahaya.

2. Energi Alternatif Rumah Tangga

Selain berfungsi sebagai bahan bakar kendaraan, ternyata bisa digunakan gas alam untuk rumah tangga.

Mulai dari digunakan pada kompor gas alam, hingga digunakan untuk keperluan rumah tangga lainnya.

3. Bahan Baku Industri

Manfaat gas alam selanjutnya juga dapat digunakan sebagai bahan baku industri plastik, mungkin ini banyak yang belum tahu ya.

Bahkan. ada banyak industri lain yang menggunakan gas alam seperti industri mesin api dan industri pengolahan baja.

4. Pengolahan Kertas

Manfaat gas alam untuk kehidupan manusia selanjutnya, digunakan pada pengolahan tissue dan kertas.

Akan tetapi, pada pengolahannya, gas alam tidak dipakai sebagai bahan bakar tetapi sebagai sumber energi untuk menyalakan mesin.

5. Keperluan Rekayasa Hujan

Bukan hanya untuk industri saja namun gas alam juga dianggap mampu merekayasa hujan lo. menarik sekali bukan?

Caranya, cukup dengan menaburkan karbon dioksida ke awan guna memancing awan hujan, lantas hujan bisa turun.

Itulah manfaat gas alam bagi kehidupan manusia, ternyata sangat penting  dan semoga bisa menambah pengetahuan Dan karena manfaat ini Trisna Group yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perminyakan dan gas alam berkomitmen untuk mengembangkan potensi besar yang ada di Indonesia dan turut andil dalam pendistribusiannya ke masyarakat secara langsung.

Gas Alam Indonesia Sebagai tumpuan Energi Masyarakat

Gas Alam Indonesia Sebagai tumpuan Energi Masyarakat

Seperti yang kita ketahui bahwa sebagian besar negara di dunia bertumpu pada gas alam atau gas bumi untuk sumber energi untuk mendukung kehidupan masyarakatnya. Dan gas alam merupakan sumber energi yang berasal dari fosil tanaman, hewan atau mikroorganisme yang ada di bawah tanah selama ribuan bahkan jutaan tahun.

selain itu kegunaan utama dari gas alam antara lain untuk memproduksi bahan bakar dan juga amonia atau komponen utama dalam pembuatan pupuk. Gas alam atau gas bumi juga mempunyai  peran penting bagi kehidupan masyarakat Indonesia seperti contohnya mendukung perindustrian, pembangkit listrik, komersil, dan untuk kehidupan sehari-hari. 

Dan di Indonesia sendiri, gas alam atau gas bumi  mulai dimanfaatkan sejak tahun 1960-an, dan sejak saat itu perusahaan gas Indonesia mulai berkembang. Salah satu fakta yang mengejutkan adalah pada tahun 2015 Indonesia masuk ke dalam 10 besar negara di dunia yang menghasilkan gas alam terbanyak. Selain itu, Indonesia termasuk urutan ketiga sebagai negara yang memiliki sumber cadangan gas alam terbesar di Asia Pasifik setelah Australia dan Republik Rakyat Tiongkok pada tahun yang sama.

Berdasarkan catatan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, per tahun 2017 Indonesia diperkirakan memiliki potensi cadangan gas alam  sebesar 142.7 TSCF, dengan 100.36 TSFC cadangan gas alam yang telah terbukti dan cadangan potensial gas alam sebesar 42.36 TSCF. 

 

Beberapa gas alam yang dapat ditemukan di Indonesia antara lain, LNG (liquefied natural gas) adalah jenis gas alam metana yang akan memiliki komposisi 90% metana (CH4) saat dicairkan pada tekanan atmosfer dan suhu -163 derajat celcius. Jika dilihat dari sisi keunggulannya, LNG merupakan gas alam atau gas bumi yang memiliki proses penyimpanan yang mudah serta pengangkutan dari kilang gas satu ke kilang gas yang lainnya yang juga mudah untuk dilakukan. LNG adalah gas alam atau gas bumi yang memiliki sifat tidak berbau, tidak beracun, tidak korosif dan juga tidak mudah terbakar. LNG merupakan gas alam yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan bakar. 

Selain itu, Indonesia juga memiliki gas alam atau gas bumi yang bernama LPG (liquefied petroleum gas) yang merupakan gas alam yang memiliki komponen utama propana (C3H8) dan Butana (C4H10). LPG sendiri banyak digunakan masyarakat Indonesia untuk bahan bakar memasak atau membuat korek api. Dilihat dari sifatnya, LPG adalah gas alam atau gas bumi yang tidak memiliki bau, tidak berwarna, tidak berasa, mudah terbakar dan memiliki tingkat racun yang sangat sedikit. 

Menariknya Indonesia mempunyai gas alam atau gas bumi bernama CNG (compressed natural gas) yang merupakan gas alam yang tetap jernih meskipun di bawah tekanan tinggi. Selain itu, CNG juga memiliki sifat tidak berbau dan tidak korosif. Untuk metode penyimpanannya sendiri CNG membutuhkan tempat penyimpanan yang besar dan tekanan yang sangat tinggi supaya kemurniannya tetap terjaga. Tentu ini menyebabkan CNG cukup sulit untuk didistribusikan ke tempat yang jauh. CNG memiliki dimanfaatkan untuk keperluan gas industri oleh masyarakat Indonesia.

Berjalannya waktu, kebutuhan gas alam atau gas bumi akan semakin meningkat melihat jumlah penduduk Indonesia yang juga akan semakin bertambah. Berdasarkan pemaparan diatas, kita bisa melihat potensi gas alam atau gas bumi di indonesia. Baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang, gas alam akan menjadi salah satu sumber energi yang menjadi tumpuan masyarakat Indonesia untuk menunjang keberlangsungan hidup mereka. Oleh karena itu, harapannya Indonesia akan bisa mengoptimalkan pencarian sumber gas alam atau gas bumi yang tertanam di bumi Indonesia.

Karena itulah Trins Group yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perminyakan dan gas alam berkomitmen untuk mengembangkan potensi besar Indonesia dan ikut andil dalam pendistribusiannya ke masyarakat secara langsung.

Manfaat Minyak dan Gas Bumi untuk Energi Kehidupan

Manfaat Minyak dan Gas Bumi untuk Energi Kehidupan

Sumber daya energi yang dihasilkan oleh alam adalah anugerah bagi kehidupan manusia. Tentunya, sumber daya alam ini  memberikan sejumlah manfaat yang dibutuhkan untuk aktivitas sehari-hari. 

Mulai dari untuk produksi dan pengolahan makanan dan minuman, membangun tempat tinggal, membuat pakaian, hingga urusan telekomunikasi dan juga transportasi, semua sumber daya energi sangat dibutuhkan.

Dan adanya sumber daya energi yang dihasilkan oleh alam ini tidak lain merupakan anugerah untuk kehidupan manusia. Selain itu sumber daya alam ini juga memberikan sejumlah manfaat yang dibutuhkan untuk aktivitas sehari-hari.

Dan salah satu sumber daya alam penghasil energi yang paling dibutuhkan ini adalah minyak dan gas bumi. Minyak dan gas bumi merupakan sumber daya alam yang ditemukan tersimpan di bawah permukaan bumi.  Ada yang berbentuk zat cair dan juga zat gas. Secara detail, minyak dan gas bumi ada di dalam pori-pori batuan pada suatu kolam di perut bumi. Pori-pori inti dinakaman reservoir.

Secara ilmiah, minyak dan gas bumi teridentifikasi memiliki unsur senyawa yang kompleks. Unsur utamanya ini adalah atom hidrogen (H) dan karbon (C), sehingga dalam ilmu kimia disebut dengan senyawa hidrokarbon (CxHy).

Dan untuk mendapatkan manfaat yang optimal dari minyak dan gas bumi, para pakar telah melakukan berbagai pengolahan yang disesuaikan dengan kebutuhan merinci di setiap aspek. Tentunya setiap aspek berjalan dengan berbagai elemen yang berbeda, sehingga berbeda tipe minyak dan juga gas bumi yang diperlukan. Tentunya para ahli tersebut menemukan beberapa klasifikasi yang penting untuk seterusnya dijadikan produk siap pakai. lebih detailnya adalah sebagai berikut :

Pertama, kondensat yaitu minyak mentah yang memiliki sifat sangat ringan. Gas bumi ini berjenis hidrokarbon yang merupakan produk ikutan dari sumur gas. Dan dalam kondensat ini, terdapat kandungan gas bumi dalam jumlah yang besar.

Kedua, gas kering yaitu fluida yang ada di dalam sebuah reservoir dalam bentuk fase gas yang kemudian dialirkan ke permukaan tetap dalam kondisi gas. Gas alam ini dianggap ’kering’ saat hampir seratus persen metana murni. Namun, terdapat kemungkinan bahwa gas kering ini juga mengandung Etana dan juga Propana.

Ketiga, Gas basah yang merupakan gas bumi yang hampir seluruh komposisinya mengandung molekul metana. Kandungan metana dalam zat ini sekitar 80 persen hingga 90 persen, ditambah dengan etana, propana, butana dan komponen zat lainnya.

Keempat, adalah minyak ringan yang berasal dari hasil sulingan minyak bumi dari proses penguapan dan pengembunan pada tekanan atmosfer. Minyak ringan ini mengandung kadar logam dan belerang yang rendah dan memiliki sedikit kandungan gas bumi

Kelima, adalah minyak berat, ini merupakan minyak mentah dengan komposisi hidrokarbon berat yang besar. Jenis minyak bumi satu ini mengandung sedikit sekali gas bumi, bahkan terkadang tidak ditemukan sama sekali. Minyak berat pun juga menghasilkan klasifikasi lainnya, yaitu klasifikasi keenam, bitumen yang di dalam reservoir bersifat kental seperti aspal.

selain itu dari pengklasifikasian tersebut, minyak dan gas bumi diolah menjadi produk siap pakai yang digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari, seperti keperluan rumah tangga, industri, pembangkit listrik sampai bahan bakar kendaraan.

sedangkan yang digunakan sebagai rumah tangga, kita sama-sama mengenal gas LPG untuk kebutuhan memasak menggunakan kompor sumbu. Di beberapa rumah atau gedung, digunakan pula minyak tanah untuk mesin diesel guna membangkitkan tenaga listrik. Dan gas LPG ini yang kami sebarkan secara meluas oleh Trisna Group.

Selain untuk kebutuhan memasak, produk-produk rumah tangga lainnya seperti pupuk, tinta, plastik, cat, deterjen, pencegah serangga, petrokimia, dan sebagainya juga merupakan hasil olahan minyak dan gas bumi. Yang mana pada penggunaan peralatan elektronik, gas bumi dimanfaatkan untuk pengering pakaian, pemanas atau pendingin ruangan, serta pemanas air.

Pada bidang industri, hasil minyak dan gas bumi yang dimanfaatkan berupa bahan bakar diesel untuk mesin diesel serta alat pemanas, minyak tanah untuk traktor, dan juga minyak pelumas untuk berbagai mesin.

Dalam skala yang lebih besar, gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) bisa digunakan sebagai bahan bakar boiler, furnace dan pembangkit listrik di industri. untuk bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar dan bahan baku industri, LNG regasifikasi (diubah kembali menjadi bentuk gas) terlebih dahulu di terminal penerimaan LNG (LNG receiving terminal).

selain itu untuk hasil minyak dan gas bumi sebagai pembangkit energi juga banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan sarana dan prasarana transportasi. Untuk jalur udara, avtur digunakan sebagai bahan bakar pesawat dengan mesin turbin, dan avgas yang digunakan sebagai bahan bakar pesawat bermesin propeler. 

Di darat, aspal merupakan hasil yang sangat krusial untuk pembuatan jalur yang mulus dan kokoh. Di atas jalan tersebut, berlalu-lalang kendaraan bermotor yang bergerak dengan energi dari bensin yang diolah dari naphtha sebagai bahan intermediate-nya.

Selain itu minyak bumi, kini gas bumi juga dimanfaatkan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor. yang membedakan gas alam mengandung zat oktan yang lebih tinggi dan lebih bersih dari diesel dan bensin. Sehingga, dapat membantu keawetan dan perawatan mesin kendaraan.